kecilkan semua  

Teks -- Roma 8:1-39 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Hidup oleh Roh
8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. 8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. 8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, 8:4 supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. 8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. 8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. 8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. 8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. 8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu. 8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. 8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" 8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. 8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.
Pengharapan anak-anak Allah
8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. 8:19 Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. 8:20 Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, 8:21 tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah. 8:22 Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin. 8:23 Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita. 8:24 Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya? 8:25 Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun. 8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. 8:27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus. 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. 8:29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. 8:30 Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.
Keyakinan iman
8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? 8:32 Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia? 8:33 Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? 8:34 Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita? 8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? 8:36 Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan." 8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. 8:38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, 8:39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , BIS , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Hagelberg , Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH , Utley , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Rm 8:1 - MEREKA YANG ADA DI DALAM KRISTUS. Nas : Rom 8:1 Paulus baru saja menunjukkan bahwa hidup tanpa kasih karunia Kristus adalah kekalahan, kesedihan, dan perbudakan kepada dosa. Kini da...

Nas : Rom 8:1

Paulus baru saja menunjukkan bahwa hidup tanpa kasih karunia Kristus adalah kekalahan, kesedihan, dan perbudakan kepada dosa. Kini dalam pasal Rom 8:1-39 Paulus memberitahukan kita bahwa kehidupan rohani, kebebasan dari hukuman, kemenangan atas dosa, dan persekutuan dengan Allah dapat terjadi melalui persatuan dengan Kristus oleh Roh Kudus yang mendiami kita. Dengan menerima dan mengikuti pimpinan Roh, kita dibebaskan dari kuasa dosa dan dituntun kepada pemuliaan terakhir dalam Kristus. Inilah kehidupan Kristen yang normal di bawah persediaan sepenuhnya dari Injil.

Full Life: Rm 8:2 - (HUKUM) ROH. Nas : Rom 8:2 (Dalam versi Inggris NIV bukan "Roh" tetapi "Hukum Roh"). "Roh yang memberi hidup" ini ialah kuasa dan hidup yang mengatur dan menggi...

Nas : Rom 8:2

(Dalam versi Inggris NIV bukan "Roh" tetapi "Hukum Roh"). "Roh yang memberi hidup" ini ialah kuasa dan hidup yang mengatur dan menggiatkan dari Roh Kudus yang bekerja dalam hati orang percaya. Roh Kudus memasuki kehidupan orang berdosa dan membebaskan mereka dari kuasa dosa (bd. Rom 7:23). Hukum Roh kini bekerja secara leluasa pada saat orang percaya menyerahkan diri untuk menaati Roh (ayat Rom 8:4-5,13-14). Mereka mendapati kekuatan baru yang bekerja di dalam dirinya, suatu kuasa yang memungkinkan mereka mengatasi dosa. "Hukum dosa dan hukum maut" adalah kuasa dosa yang mengikat, sehingga memperbudak orang (Rom 7:14) dan membawa mereka kepada keadaan yang menyedihkan (Rom 7:24).

Full Life: Rm 8:4 - TUNTUTAN HUKUM TAURAT DIGENAPI DI DALAM KITA. Nas : Rom 8:4 Roh Kudus yang bekerja dalam orang percaya memungkinkan mereka hidup dengan benar, yang dianggap sebagai penggenapan hukum moral Alla...

Nas : Rom 8:4

Roh Kudus yang bekerja dalam orang percaya memungkinkan mereka hidup dengan benar, yang dianggap sebagai penggenapan hukum moral Allah. Demikianlah pekerjaan kasih karunia dan ketaatan kepada hukum Allah tidak bertentangan (bd. Rom 2:13; 3:31; 6:15; 7:12,14). Keduanya mengacu kepada kebenaran dan kekudusan.

Full Life: Rm 8:5-14 - HIDUP MENURUT DAGING ... MENURUT ROH. Nas : Rom 8:5-14 Paulus menguraikan dua golongan orang: mereka yang hidup menurut daging (tabiat berdosa) dan mereka yang hidup menurut Roh. 1...

Nas : Rom 8:5-14

Paulus menguraikan dua golongan orang: mereka yang hidup menurut daging (tabiat berdosa) dan mereka yang hidup menurut Roh.

  1. 1) Hidup "menurut daging" berarti mengingini, menyenangi, memperhatikan, dan memuaskan keinginan tabiat manusia berdosa. Ini meliputi bukan saja kedursilaan seksual, perzinaan, kebencian, kepentingan diri sendiri, kemarahan, dan sebagainya (lih. Gal 5:19-21), tetapi juga percabulan, pornografi, obat bius, kesenangan mental dan emosional dari adegan seksual dalam sandiwara, buku, TV atau bioskop, dan sejenisnya

    (lihat art. PERBUATAN-PERBUATAN DOSA DAN BUAH ROH).

  2. 2) Hidup "menurut Roh" ialah mencari dan tunduk kepada pimpinan dan kemampuan Roh Kudus dan memusatkan pikiran pada hal-hal dari Allah

    (lihat art. PERBUATAN-PERBUATAN DOSA DAN BUAH ROH).

  3. 3) Mustahil untuk mengikuti hukum daging dan pimpinan Roh pada saat yang bersamaan (ayat Rom 8:7-8; Gal 5:17-18). Jikalau seorang gagal melawan keinginan dosa dengan pertolongan Roh dan sebaliknya hidup menurut hukum daging (ayat Rom 8:13), dia menjadi seteru Allah (ayat Rom 8:7; Yak 4:4) dan dapat menantikan kematian rohani yang kekal (ayat Rom 8:13). Mereka yang terutama mengasihi dan memperhatikan hal-hal dari Allah dalam hidup ini dapat mengharapkan hidup kekal dan hubungan dengan Allah (ayat Rom 8:10-11,15-16).

Full Life: Rm 8:9 - ROH ALLAH DIAM DI DALAM KAMU. Nas : Rom 8:9 Semua orang percaya sejak saat menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan memiliki Roh Kudus yang berdiam dalam mereka (bd....

Nas : Rom 8:9

Semua orang percaya sejak saat menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan memiliki Roh Kudus yang berdiam dalam mereka (bd. 1Kor 3:16; 6:19-20; Ef 1:13-14;

lihat art. AJARAN TENTANG ROH KUDUS).

Full Life: Rm 8:10 - TUBUH MEMANG MATI KARENA DOSA. Nas : Rom 8:10 Karena dosa telah memasuki aspek jasmaniah dalam diri kita, tubuh kita harus mati atau diubah (bd. 1Kor 15:50-54; 1Tes 4:13-17). Aka...

Nas : Rom 8:10

Karena dosa telah memasuki aspek jasmaniah dalam diri kita, tubuh kita harus mati atau diubah (bd. 1Kor 15:50-54; 1Tes 4:13-17). Akan tetapi, karena Kristus ada di dalam diri kita, kini kita mengalami hidup Roh.

Full Life: Rm 8:13 - MEMATIKAN PERBUATAN-PERBUATAN TUBUHMU. Nas : Rom 8:13 Paulus menekankan perlunya peperangan terus-menerus terhadap segala yang akan membatasi karya Allah di dalam hidup kita (bd. Rom 6:1...

Nas : Rom 8:13

Paulus menekankan perlunya peperangan terus-menerus terhadap segala yang akan membatasi karya Allah di dalam hidup kita (bd. Rom 6:11-19), karena dosa senantiasa berusaha untuk berkuasa atas kita.

  1. 1) Pertempuran rohani ini, sekalipun diarahkan kepada Iblis dan bala kekuatannya (Ef 6:12), terutama terarah kepada hawa nafsu dan keinginan "tabiat berdosa" (Gal 5:16-21; Yak 4:1; 1Pet 2:11). Sebagai orang percaya, kita harus senantiasa memutuskan apakah kita akan menyerah kepada keinginan dosa atau kepada tuntutan tabiat ilahi yang dalamnya kita ikut ambil bagian (Gal 5:16,18; 2Pet 1:4).
  2. 2) Akibat kegagalan untuk mematikan perbuatan-perbuatan tubuh ialah kematian rohani (ayat Rom 8:6,13) dan hilangnya warisan dalam kerajaan Allah (Gal 5:19-21). Perkataan "kamu akan mati" berarti bahwa orang Kristen dapat berpindah dari kehidupan rohani kembali ke kematian rohani. Demikian, hidup Allah yang diterima pada saat lahir baru (Yoh 3:3-6) dapat dipadamkan di dalam jiwa orang percaya yang menolak untuk mematikan oleh Roh perbuatan-perbuatan buruk tubuh.

Full Life: Rm 8:13-14 - SEMUA ORANG ... ADALAH ANAK ALLAH. Nas : Rom 8:13,14 Di sini Paulus memberikan dasar bagi kepastian keselamatan. Jikalau seorang terus-menerus mematikan perbuatan-perbuatan buruk tub...

Nas : Rom 8:13,14

Di sini Paulus memberikan dasar bagi kepastian keselamatan. Jikalau seorang terus-menerus mematikan perbuatan-perbuatan buruk tubuh, maka dia sedang dipimpin oleh Roh. Mereka yang dipimpin oleh Roh adalah anak-anak Allah.

Full Life: Rm 8:14 - DIPIMPIN ROH ALLAH. Nas : Rom 8:14 Roh Kudus berdiam di dalam anak Allah supaya memimpinnya agar berpikir, berbicara, dan bertindak sesuai dengan Firman Allah. 1)...

Nas : Rom 8:14

Roh Kudus berdiam di dalam anak Allah supaya memimpinnya agar berpikir, berbicara, dan bertindak sesuai dengan Firman Allah.

  1. 1) Dia memimpin terutama dengan dorongan-dorongan yang
    1. (a) merupakan dorongan batiniah untuk melakukan kehendak Allah dan mematikan perbuatan buruk tubuh (ayat Rom 8:13; Fili 2:13; Tit 2:11-12);
    2. (b) senantiasa selaras dengan Alkitab (1Kor 2:12-13; bd. 2Pet 1:20-21);
    3. (c) dimaksudkan memberi pengarahan dalam hidup ini (Luk 4:1; Kis 10:19-20; 16:6-7);
    4. (d) bertentangan dengan keinginan-keinginan berdosa (Gal 5:17-18; 1Pet 2:11);
    5. (e) memperhatikan kesalahan dosa, standar kebenaran Kristus dan hukuman Allah terhadap kejahatan (Yoh 16:8-11);
    6. (f) mendorong orang percaya agar bertekun dalam iman dan mengingatkan mereka mengenai kemurtadan dari iman pribadi dalam Kristus (ayat Rom 8:13; Ibr 3:7-14);
    7. (g) menjadi lebih lemah makin lama orang percaya melawan untuk menaati dorongan Roh Kudus (Rom 1:28; Ef 4:17-19,30-31; 1Tes 5:19);
    8. (h) mengakibatkan kematian rohani apabila ditolak (ayat Rom 8:6,13);
    9. (i) menghasilkan kehidupan rohani dan damai apabila ditaati (ayat Rom 8:6,10-11,13; Gal 5:22-23).
  2. 2) Dorongan Roh Kudus datang oleh
    1. (a) membaca Firman Allah (Yoh 14:26; 15:7,26; 16:13; 2Tim 3:16-17);
    2. (b) berdoa dengan sungguh-sungguh (ayat Rom 8:26; Kis 13:2-3);
    3. (c) mendengarkan khotbah dan ajaran yang saleh (2Tim 4:1-2; Ibr 13:7,17);
    4. (d) menjalankan penyataan-penyataan Roh (lih. 1Kor 12:7-10; 1Kor 14:6); dan
    5. (e) memperhatikan nasihat orang-tua dan para pemimpin Kristen yang dapat diandalkan (Ef 6:1; Kol 3:20).

Full Life: Rm 8:15 - "YA ABBA, YA BAPA!" Nas : Rom 8:15 Lihat cat. --> Gal 4:6. [atau ref. Gal 4:6]

Nas : Rom 8:15

Lihat cat. --> Gal 4:6.

[atau ref. Gal 4:6]

Full Life: Rm 8:16 - ROH ITU BERSAKSI BERSAMA-SAMA DENGAN ROH KITA. Nas : Rom 8:16 Roh Kudus memberikan kepada kita kepastian bahwa melalui Kristus dan dengan Kristus kita kini menjadi anak-anak Allah (ayat Rom 8:15...

Nas : Rom 8:16

Roh Kudus memberikan kepada kita kepastian bahwa melalui Kristus dan dengan Kristus kita kini menjadi anak-anak Allah (ayat Rom 8:15). Dia menjadikan nyata kebenaran bahwa Kristus mengasihi kita, tetap mengasihi kita dan hidup bagi kita di sorga sebagai Pengantara kita (bd. Ibr 7:25). Roh Kudus juga menunjukkan kepada kita bahwa kasih Bapa kepada kita sebagai anak angkat-Nya tidak kurang dari kasih-Nya bagi Anak-Nya yang tunggal (Yoh 14:21,23; 17:23). Akhirnya, Roh Kudus menciptakan di dalam kita kasih dan keyakinan yang membuat kita berseru kepada-Nya, "Ya Abba, ya Bapa" (ayat Rom 8:15).

Full Life: Rm 8:17 - JIKA KITA MENDERITA BERSAMA-SAMA DENGAN DIA. Nas : Rom 8:17 Paulus mengingatkan kita bahwa kehidupan yang berkemenangan di dalam Roh bukan suatu jalan yang mudah dilewati. Yesus menderita, dan...

Nas : Rom 8:17

Paulus mengingatkan kita bahwa kehidupan yang berkemenangan di dalam Roh bukan suatu jalan yang mudah dilewati. Yesus menderita, dan kita yang mengikuti-Nya juga akan menderita. Penderitaan ini dianggap menderita bersama dengan Dia (bd. 2Kor 1:5; Fili 3:10; Kol 1:24; 2Tim 2:11-12), dan merupakan akibat dari hubungan kita dengan Allah sebagai anak, kemanunggalan kita dengan Kristus, kesaksian kita bagi Dia, dan penolakan kita untuk menjadi serupa dengan dunia ini (bd. Rom 12:1-2).

Full Life: Rm 8:18 - PENDERITAAN ZAMAN SEKARANG INI. Nas : Rom 8:18 Semua penderitaan kita zaman ini -- penyakit, nyeri, kesengsaraan, kekecewaan, kemiskinan, penganiayaan, kesedihan, dan kesusahan da...

Nas : Rom 8:18

Semua penderitaan kita zaman ini -- penyakit, nyeri, kesengsaraan, kekecewaan, kemiskinan, penganiayaan, kesedihan, dan kesusahan dalam berbagai bentuknya -- harus dianggap sebagai tidak berarti dibandingkan dengan berkat, hak istimewa, dan kemuliaan yang akan dianugerahkan kepada orang percaya yang setia pada zaman yang akan datang (bd. 2Kor 4:17).

Full Life: Rm 8:22 - SEGALA MAKHLUK SAMA-SAMA MENGELUH. Nas : Rom 8:22 Dalam ayat Rom 8:22-27 Paulus berbicara tentang tiga jenis keluhan: Keluhan ciptaan (ayat Rom 8:22), orang percaya (ayat Rom 8:23) d...

Nas : Rom 8:22

Dalam ayat Rom 8:22-27 Paulus berbicara tentang tiga jenis keluhan: Keluhan ciptaan (ayat Rom 8:22), orang percaya (ayat Rom 8:23) dan Roh Kudus (ayat Rom 8:26). "Ciptaan" (yang hidup maupun yang tidak hidup) mengalami penderitaan dan bencana alam karena dosa manusia (ayat Rom 8:20). Oleh karena itu Allah telah memutuskan bahwa alam semesta itu sendiri akan ditebus dan diciptakan kembali. Akan ada langit baru dan bumi baru, pemulihan segala sesuatu sesuai dengan kehendak Allah (bd. 2Kor 5:17; Gal 6:15; Wahy 21:1,5), pada saat anak-anak Allah yang setia menerima warisan mereka sepenuhnya (ayat Rom 8:14,23).

Full Life: Rm 8:23 - KITA JUGA MENGELUH. Nas : Rom 8:23 Walaupun orang percaya memiliki Roh Kudus dan berkat-berkat-Nya, di dalam hati mereka masih mengeluh karena mendambakan penebusan se...

Nas : Rom 8:23

Walaupun orang percaya memiliki Roh Kudus dan berkat-berkat-Nya, di dalam hati mereka masih mengeluh karena mendambakan penebusan seutuhnya. Mereka mengeluh karena dua alasan.

  1. 1) Orang percaya yang hidup di dalam dunia berdosa yang menyedihkan mereka, masih mengalami ketidaksempurnaan, rasa sakit, dan kesedihan. Keluhan mengungkapkan kesedihan dalam yang dirasai karena keadaan ini (bd. 2Kor 5:2-4).
  2. 2) Mereka mengeluh merindukan penebusan penuh dan kepenuhan Roh Kudus yang akan diberikan pada saat kebangkitan. Mereka mengeluh merindukan kemuliaan yang akan dinyatakan dan hak istimewa dari hak penuh sebagai anak (bd. 2Kor 5:4).

Full Life: Rm 8:26 - ROH SENDIRI BERDOA UNTUK KITA. Nas : Rom 8:26 Mengenai kegiatan Roh Kudus dalam menolong orang percaya ketika berdoa ada tiga pengamatan yang penting: 1) Anak Tuhan memiliki...

Nas : Rom 8:26

Mengenai kegiatan Roh Kudus dalam menolong orang percaya ketika berdoa ada tiga pengamatan yang penting:

  1. 1) Anak Tuhan memiliki dua pengantara ilahi. Kristus berdoa bagi orang percaya di dalam sorga (ayat Rom 8:34; 1Yoh 2:1;

    lihat cat. --> Ibr 7:25)

    [atau ref. Ibr 7:25]

    dan Roh Kudus berdoa di dalam orang percaya di bumi

    (lihat art. DOA SYAFAAT).

  2. 2) "Dengan keluhan-keluhan" mungkin sekali menunjuk bahwa Roh berdoa bersamaan dengan keluhan orang percaya. Keluhan ini terjadi di dalam hati orang percaya.
  3. 3) Keinginan dan kerinduan rohani orang percaya bersumber pada Roh Kudus, yang diam di dalam hati kita. Roh Kudus sendiri juga mengeluh, mendesah, dan menderita di dalam kita, mendambakan hari akhir penebusan (ayat Rom 8:23-25). Dia memohon kepada Bapa untuk keperluan kita "sesuai dengan kehendak Allah" (ayat Rom 8:27).

Full Life: Rm 8:28 - ALLAH TURUT BEKERJA DALAM SEGALA SESUATU UNTUK MENDATANGKAN KEBAIKAN. Nas : Rom 8:28 Bagian ini sangat menghibur anak-anak Tuhan ketika mereka harus menderita dalam hidup ini. 1) Allah akan mendatangkan kebaikan ...

Nas : Rom 8:28

Bagian ini sangat menghibur anak-anak Tuhan ketika mereka harus menderita dalam hidup ini.

  1. 1) Allah akan mendatangkan kebaikan dari semua kesesakan, pencobaan, penganiayaan, dan penderitaan; hal baik yang dikerjakan ialah menjadikan kita serupa dengan gambaran Kristus dan akhirnya menghasilkan kemuliaan kita (ayat Rom 8:29;

    lihat art. PEMELIHARAAN ALLAH; dan

    lihat art. PENDERITAAN ORANG BENAR).

  2. 2) Janji ini terbatas bagi mereka yang mengasihi Allah dan telah menyerahkan diri kepada-Nya melalui iman kepada Kristus (bd. Kel 20:6; Ul 7:9; Mazm 37:17; Yes 56:4-7; 1Kor 2:9).
  3. 3) "Dalam segala sesuatu" tidak termasuk dosa atau kelalaian kita (ayat Rom 8:6,13; 6:16,21,23; Gal 6:8); tidak seorang pun yang dapat membenarkan dosa dengan mengatakan bahwa Allah akan mendatangkan kebaikan daripadanya.

Full Life: Rm 8:29 - YANG DIPILIH-NYA DARI SEMULA. Nas : Rom 8:29 "Dipilih-Nya dari semula" dalam ayat ini searti dengan "dikasihi sebelumnya" dan dipakai dalam pengertian "memperhatikan dengan kasi...

Nas : Rom 8:29

"Dipilih-Nya dari semula" dalam ayat ini searti dengan "dikasihi sebelumnya" dan dipakai dalam pengertian "memperhatikan dengan kasih", "dipilih untuk menunjukkan kasih dari kekal" (bd. Kel 2:25; Mazm 1:6; Hos 13:5; Mat 7:23; 1Kor 8:3; Gal 4:9; 1Yoh 3:1).

  1. 1) Pengetahuan sebelumnya berarti bahwa dari kekekalan Allah bermaksud untuk mengasihi dan menebus umat manusia melalui Kristus (Rom 5:8; Yoh 3:16). Penerima pengetahuan sebelumnya atau kasih sebelumnya dari Allah dinyatakan dalam bentuk jamak dan menunjuk pada gereja. Yaitu, yang dikasihi Allah sebelumnya adalah bagi terutama seluruh tubuh Kristus (Ef 1:4; 2:4; 1Yoh 4:19) dan meliputi perseorangan hanya sejauh mereka bergabung dengan tubuh ini melalui persatuan dengan Kristus (Yoh 15:1-6;

    lihat art. PEMILIHAN DAN PREDESTINASI).

  2. 2) Tubuh Kristus akan mencapai pemuliaan (ayat Rom 8:30). Orang percaya secara perseorangan tidak akan mencapai pemuliaan tersebut jikalau memisahkan diri dari tubuh yang telah dikasihi Allah dan gagal memelihara iman mereka pada Kristus (ayat Rom 8:12-14,17; Kol 1:21-23).

Full Life: Rm 8:30 - DITENTUKAN-NYA DARI SEMULA. Nas : Rom 8:30 Untuk penjelasan tentang predestinasi lihat art. PEMILIHAN DAN PREDESTINASI.

Nas : Rom 8:30

Untuk penjelasan tentang predestinasi

lihat art. PEMILIHAN DAN PREDESTINASI.

Full Life: Rm 8:34 - MALAH MENJADI PEMBELA BAGI KITA. Nas : Rom 8:34 Lihat cat. --> Ibr 7:25 [atau ref. Ibr 7:25] mengenai syafaat Kristus di sorga bagi orang percaya; lihat a...

Nas : Rom 8:34

Lihat cat. --> Ibr 7:25

[atau ref. Ibr 7:25]

mengenai syafaat Kristus di sorga bagi orang percaya;

lihat art. DOA SYAFAAT.

Full Life: Rm 8:36 - DOMBA-DOMBA SEMBELIHAN. Nas : Rom 8:36 Kesulitan-kesulitan yang didaftarkan Paulus dalam ayat Rom 8:35-36 telah dialami oleh umat Allah sepanjang zaman (Kis 14:22; 2Kor 11...

Nas : Rom 8:36

Kesulitan-kesulitan yang didaftarkan Paulus dalam ayat Rom 8:35-36 telah dialami oleh umat Allah sepanjang zaman (Kis 14:22; 2Kor 11:23-29; Ibr 11:35-38). Orang percaya janganlah heran jikalau mengalami kesulitan, penganiayaan, kelaparan, kemiskinan atau bahaya. Semuanya itu tidaklah berarti bahwa Allah telah meninggalkan kita atau bahwa Dia tidak mengasihi kita lagi (ayat Rom 8:35). Sebaliknya, penderitaan kita sebagai orang percaya akan membuka peluang untuk makin mengalami kasih dan penghiburan Allah (2Kor 1:4-5). Paulus memastikan bahwa semua kesulitan ini akan diatasi dan bahwa kita akan menjadi lebih daripada pemenang melalui Kristus (ayat Rom 8:37-39; bd. Mat 5:10-12; Fili 1:29).

Full Life: Rm 8:39 - KASIH ALLAH, YANG ADA DALAM KRISTUS YESUS, TUHAN KITA. Nas : Rom 8:39 Jikalau seorang gagal dalam hidup rohaninya, maka hal itu tidak disebabkan oleh kekurangan kasih karunia dan kasih ilahi (ayat Rom 8...

Nas : Rom 8:39

Jikalau seorang gagal dalam hidup rohaninya, maka hal itu tidak disebabkan oleh kekurangan kasih karunia dan kasih ilahi (ayat Rom 8:31-34), dan bukan karena kekuatan luar atau kesulitan yang sangat hebat (ayat Rom 8:35-39), tetapi karena kelalaiannya tinggal dalam Kristus Yesus

(lihat cat. --> Yoh 15:6).

[atau ref. Yoh 15:6]

Kasih Allah hanya dinyatakan dan dialami "di dalam Kristus Yesus". Hanya selama kita tetap tinggal dalam Kristus Yesus sebagai "Tuhan kita" maka ada kepastian bahwa kita tidak pernah terpisah dari kasih Allah.

BIS: Rm 8:2 - saya saya: beberapa naskah kuno: kalian; ada juga: kita.

saya: beberapa naskah kuno: kalian; ada juga: kita.

BIS: Rm 8:10 - Roh Allah memberikan hidup kepadamu Roh Allah memberikan hidup kepadamu: atau roh kalian hidup.

Roh Allah memberikan hidup kepadamu: atau roh kalian hidup.

BIS: Rm 8:23 - dan menjadikan kita anak-anak-Nya Dalam beberapa naskah kuno tidak ada: dan menjadikan kita anak-anak-Nya.

Dalam beberapa naskah kuno tidak ada: dan menjadikan kita anak-anak-Nya.

BIS: Rm 8:28 - Allah mengatur segala hal, sehingga menghasilkan yang baik untuk orang-orang yang mengasihi Dia Allah mengatur segala hal, sehingga menghasilkan yang baik untuk orang-orang yang mengasihi Dia: beberapa naskah kuno: Segala hal menghasilkan yang ba...

Allah mengatur segala hal, sehingga menghasilkan yang baik untuk orang-orang yang mengasihi Dia: beberapa naskah kuno: Segala hal menghasilkan yang baik bagi mereka yang mengasihi Allah.

Jerusalem: Rm 5:1--11:36 - -- Pokok yang diuraikan dalam bagian kedua Roma dapat disebutkan sebagai: pembenaran sebagai jaminan keselamatan orang Kristen yang sudah dibenarkan, bdk...

Pokok yang diuraikan dalam bagian kedua Roma dapat disebutkan sebagai: pembenaran sebagai jaminan keselamatan orang Kristen yang sudah dibenarkan, bdk Rom 1-4, mendapat dalam kasih Allah dan karunia Roh Kudus suatu jaminan keselamatan. Pokok ini diuraikan dalam Rom 5:1-11 dan diuraikan kembali dalam bab 8, sedangkan dalam Rom 5:12-7:25 diperlawankan dengan kebalikannya (dosa, maut, hukum Taurat).

Jerusalem: Rm 8:2 - memerdekakan kamu Var: memerdekakan aku; var lain: memerdekakan kita

Var: memerdekakan aku; var lain: memerdekakan kita

Jerusalem: Rm 8:2 - hukum dosa dan hukum maut Paulus memperlawankan "hukum Roh" (tata susunan) bdk Rom 3:27+ dengan "hukum dosa dan hukum maut" (tata susunan). "Roh" di sini dapat berarti: diri pr...

Paulus memperlawankan "hukum Roh" (tata susunan) bdk Rom 3:27+ dengan "hukum dosa dan hukum maut" (tata susunan). "Roh" di sini dapat berarti: diri pribadi Roh Kudus (khususnya dalam Rom 8:9), atau: roh manusia yang diperbaharui oleh kehadiran Roh Kudus, bdk Rom 5:5+ dan Rom 1:9+.

Jerusalem: Rm 8:3 - tak berdaya oleh daging Hukum Taurat Musa hanya kaidah lahiriah belaka bukanlah prinsip keselamatan, Rom 7:7+. Hanya Kristus, yang menghancurkan "daging" dalam diriNya sendir...

Hukum Taurat Musa hanya kaidah lahiriah belaka bukanlah prinsip keselamatan, Rom 7:7+. Hanya Kristus, yang menghancurkan "daging" dalam diriNya sendiri melalui kematianNya, dapat menghancurkan dosa yang bersimaharajalela dalam "daging"; semenjak bersatu dengan Kristus, manusia dari "kedagingan" menjadi "rohani".

Jerusalem: Rm 8:4 - tuntutan hukum Taurat Tuntutan itu hanya dapat dilayani berkat persatuan dengan Kristus melalui iman. Tuntutan itu tersimpul dalam perintah kasih, bdk Rom 13:10; Gal 5:14, ...

Tuntutan itu hanya dapat dilayani berkat persatuan dengan Kristus melalui iman. Tuntutan itu tersimpul dalam perintah kasih, bdk Rom 13:10; Gal 5:14, lihat juga Mat 22:40. Lih. Rom 7:7.

Jerusalem: Rm 8:10 - -- Oleh karena dosa, Rom 5:12+, tubuh teruntuk bagi umat jasmaniah dan menjadi alat maut rohani. Tetapi Roh Kudus adalah hidup, daya pembangkitan, lihat ...

Oleh karena dosa, Rom 5:12+, tubuh teruntuk bagi umat jasmaniah dan menjadi alat maut rohani. Tetapi Roh Kudus adalah hidup, daya pembangkitan, lihat catatan berikutnya.

Jerusalem: Rm 8:11 - -- Kebangkitan orang Kristen sangat bergantung pada kebangkitan Kristus, 1Te 4:14; 1Ko 6:14; 15:20 dst; 2Ko 4:14; 13:4; Rom 6:5; Efe 2:6; Kol 1:18; 2:12 ...

Kebangkitan orang Kristen sangat bergantung pada kebangkitan Kristus, 1Te 4:14; 1Ko 6:14; 15:20 dst; 2Ko 4:14; 13:4; Rom 6:5; Efe 2:6; Kol 1:18; 2:12 dst; 2Ti 2:11. Dengan daya yang sama dan karunia ialah Roh yang sama, bdk Rom 1:4+, Bapa membangkitkan orang Kristen pada gilirannya. Karya itu sekarang sudah disiapkan dalam hidup baru yang membuat orang Kristen menjadi anak (Rom 8:14) serupa dengan Anak, Rom 8:29+; hidup baru itu tidak lain kecuali dipersatukan dengan Kristus menjadi tubuhNya yang dibangkitkan, hal mana terwujud melalui iman, Rom 1:16+, dan baptisan, Rom 6:4+.

Jerusalem: Rm 8:14 - -- Roh Kudus tidak hanya semacam "guru batiniah", tetapi juga prinsip hidup yang sungguh-sungguh ilahi, bdk Rom 5:5+; Gal 2:20.

Roh Kudus tidak hanya semacam "guru batiniah", tetapi juga prinsip hidup yang sungguh-sungguh ilahi, bdk Rom 5:5+; Gal 2:20.

Jerusalem: Rm 8:15 - "ya Abba" Inilah doa yang diucapkan Kristus sendiri di Getsemani, Mar 14:36, Abba adalah bahasa Aram: "Ya Bapa".

Inilah doa yang diucapkan Kristus sendiri di Getsemani, Mar 14:36, Abba adalah bahasa Aram: "Ya Bapa".

Jerusalem: Rm 8:16 - bersama-sama dengan roh kita Terjemahan lain: kepada roh kita.

Terjemahan lain: kepada roh kita.

Jerusalem: Rm 8:19 - -- Dunia jasmaniah yang diciptakan bagi manusia, juga ikut serta dalam hal ihwal manusia. Oleh karena dosa manusia dunia terkutuk, Kej 3:17, dan kini ada...

Dunia jasmaniah yang diciptakan bagi manusia, juga ikut serta dalam hal ihwal manusia. Oleh karena dosa manusia dunia terkutuk, Kej 3:17, dan kini ada dalam keadaan rusak: kesia-siaan, Rom 8:9 - suatu sifat moril yang terkait pada dosa manusia -, perbudakan kebinasaan, Rom 8:21 - suatu sifat fisik. Tetapi sama seperti tubuh manusia teruntuk bagi kemuliaan, demikianpun dunia jasmaniah turut ditebus, Rom 8:21,23. Ia pun mengambil bagian dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah, Rom 8:21,23. Adapun filsafah Yunani mau membebaskan roh manusia dari kejasmanian yang dianggap buruk; agama Kristen membebaskan kejasmanian itu sendiri. Pikiran yang sama, yang memperluas keselamatan sampai merangkum juga dunia di luar manusia, terungkap dalam Kol 1:20; Efe 1:10; 2Pe 3:13; Wah 21:1-5; 2Ko 5:17+. Tentang penciptaan baru 2Ko 5:17+.

Jerusalem: Rm 8:20 - Dia, yang telah menaklukkannya Menurut terjemahan ini maka Allah menaklukkan dunia kepada kesia-siaan untuk menghukum dosa manusia. Kiranya lebih tepat, kalau dimengerti: dia (manus...

Menurut terjemahan ini maka Allah menaklukkan dunia kepada kesia-siaan untuk menghukum dosa manusia. Kiranya lebih tepat, kalau dimengerti: dia (manusia), yang telah menaklukkannya oleh karena dosanya.

Jerusalem: Rm 8:23 - pengangkatan sebagai anak Sejumlah naskah tidak memuat kata-kata ini. Pengangkatan anak di sini dianggap sesuatu yang terjadi di akhir zaman.

Sejumlah naskah tidak memuat kata-kata ini. Pengangkatan anak di sini dianggap sesuatu yang terjadi di akhir zaman.

Jerusalem: Rm 8:24 - -- Keselamatan yang dimaksudkan di sini ialah keselamatan di akhir zaman.

Keselamatan yang dimaksudkan di sini ialah keselamatan di akhir zaman.

Jerusalem: Rm 8:27 - berdoa untuk orang-orang kudus Menurut teladan Yesus, Mat 6:5+; Mat 14:23+, dan sesuai dengan kebiasaan Gereja purba, Kis 2:42+, Paulus kerap kali mengajak orang berdoa tekun, Rom 1...

Menurut teladan Yesus, Mat 6:5+; Mat 14:23+, dan sesuai dengan kebiasaan Gereja purba, Kis 2:42+, Paulus kerap kali mengajak orang berdoa tekun, Rom 12:12; Efe 6:18; Fili 4:6; Kol 4:2; 1Te 5:17+; 1Ti 2:8; 5:5; bdk 1Ko 7:5. Paulus sendiri dengan tidak kunjung berhenti mendoakan kaum beriman, Efe 1:16; Fili 1:4; Kol 1:3,9; 1Te 1:2; 3:10; 2Te 1:11; File 4, dan mengajak kaum beriman supaya mendoakan Paulus, Rom 15:30; 2Ko 1:11; Efe 6:19; Kol 4:3; 1Te 5:25; 2Te 3:1; File 22; Ibr 13:18. Mereka perlu saling mendoakan, 2Ko 9:14; Efe 6:18. Mengenai doa untuk saudara yang berdosa dan yang sakit, bdk 1Yo 5:16; Yak 5:13-16. Doa-doa itu meminta karunia-karunia buat kemajuan rohani dan buat menghilangkan rintangan-rintangan, baik lahiriah, 1Te 2:18 dan 1Te 3:10; Rom 1:10, maupun batiniah, 2Ko 12:8-9. Diminta juga hal-hal yang baik di bidang sosial, 1Ti 2:1-2, Paulus sangat menekankan perlunya doa syukur, 2Ko 1:11+; Efe 5:4; Fili 4:6; Kol 2:7; 4:2; 1Te 5:18; 1Ti 2:1. Segala perbuatan, Efe 5:20; Kol 3:17, teristimewa makan perlu di sertai ucapan syukur, Rom 14:6; 1Ko 10:31; 1Ti 4:3-5.

Jerusalem: Rm 8:28 - bahwa Allah turut bekerja Var: bahwa segala sesuatu turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Allah.

Var: bahwa segala sesuatu turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Allah.

Jerusalem: Rm 8:29 - gambaran AnakNya Dalam penciptaan pertama Kristus adalah gambaran Allah, Kol 1:15+; bdk Ibr 1:3. Tetapi Kristus sudah datang untuk melalui penciptaan baru, 2Ko 5:17+, ...

Dalam penciptaan pertama Kristus adalah gambaran Allah, Kol 1:15+; bdk Ibr 1:3. Tetapi Kristus sudah datang untuk melalui penciptaan baru, 2Ko 5:17+, mengembalikan kepada bangsa manusia semarak gambaran Allah yang dinodai oleh dosa, Kej 1:26; 3:22-24; Rom 5:12+. Kristus berbuat demikian dengan menerakan pada manusia gambaran yang paling bagus, ialah gambaran Anak Allah (Rom 8:29 ini), yang memulihkan "manusia baru", sehingga mendapat penilaian tepat di bidang kesusilaan, Kol 3:10+, dan kembali memperoleh hak atas kemuliaan yang dihilangkan oleh dosa, Rom 3:23. Kemuliaan itu adalah milik khusus Kristus sebagai gambaran Allah, 2Ko 4:4, tetapi semakin meresap ke dalam orang Kristen, 2Ko 3:18, sampai akhirnya juga tubuhnya akan mengenakannya, menjadi serupa dengan manusia "sorgawi", 1Ko 15:49.

Jerusalem: Rm 8:30 - juga dimuliakanNya Allah telah mengarahkan segala sesuatunya kepada kemuliaan yang diuntukkanNya bagi orang-orang pilihanNya: demi kemuliaan itulah mereka dipanggil untu...

Allah telah mengarahkan segala sesuatunya kepada kemuliaan yang diuntukkanNya bagi orang-orang pilihanNya: demi kemuliaan itulah mereka dipanggil untuk percaya dan dibenarkan melalui baptisan; sekarang mereka sudah mengenakan kemuliaan itu, meski sebagai antisipasi saja sekalipun.

Jerusalem: Rm 8:39 - kuasa-kuasa Apa yang dimaksudkan dengan "kuasa-kuasa", "yang di atas" (harafiah: ketinggian-ketinggian), "yang di bawah" (harafiah: ke dalam) kiranya tidak lain k...

Apa yang dimaksudkan dengan "kuasa-kuasa", "yang di atas" (harafiah: ketinggian-ketinggian), "yang di bawah" (harafiah: ke dalam) kiranya tidak lain kecuali daya-daya rahasia dalam jagat raya; menurut pikiran orang-orang dahulu daya-daya itu l.k. bermusuhan dengan manusia. Bdk Efe 1:21; 3:18.

Ende: Rm 8:2 - Roh Tidak selalu terang apakah dengan istilah "roh" dimaksudkan oleh Paulus Roh Kudus, atau keadaan rohani-ataskodrati (rahmat pengudus) jang ditjiptakan ...

Tidak selalu terang apakah dengan istilah "roh" dimaksudkan oleh Paulus Roh Kudus, atau keadaan rohani-ataskodrati (rahmat pengudus) jang ditjiptakan Roh Kudus didalam batin kita. Pada hakekatnja maksud kedua-duanja tidak begitu berlainan. Kalau didalam terdjemahan ini dibedakan dengan menulis "roh" dengan huruf besar atau ketjil, hal itu mengandung suatu tafsiran.

Ende: Rm 8:2 - Hukum roh Tuntutan-tuntutan hidup baru jang kita punjai dalam Kristus.

Tuntutan-tuntutan hidup baru jang kita punjai dalam Kristus.

Ende: Rm 8:2 - Menjerupai daging dosa Daging dosa, ialah daging jang semata-mata ada dalam kuasa dosa. Kristus benar-benar berbentuk dan berwudjud manusia, tetapi mengenai dosa Ia hanja me...

Daging dosa, ialah daging jang semata-mata ada dalam kuasa dosa. Kristus benar-benar berbentuk dan berwudjud manusia, tetapi mengenai dosa Ia hanja menjerupai "daging".

Ende: Rm 8:2 - Demi dosa untuk mengalahkan dan meniadakan kuasa dosa.

untuk mengalahkan dan meniadakan kuasa dosa.

Ende: Rm 8:2 - Dalam daging Itu dalam terdjemahan ini dihubungkan dengan Kristus, sehingga berarti Kristus dalam keadaan daging dan menggunakan keadaan itu sebagai alat. Ada jang...

Itu dalam terdjemahan ini dihubungkan dengan Kristus, sehingga berarti Kristus dalam keadaan daging dan menggunakan keadaan itu sebagai alat. Ada jang menghubungkannja dengan "atas dosa", sehingga kalimat berarti: "atas dosa jang bermukim didalam daging".

Ende: Rm 8:4 - Kebenaran hukum Itulah kebenaran jang ditjita-tjitakan dalam Perdjandjian Lama, jaitu ketaatan sempurna kepada hukum. Kebenaran ini, disamping dan bersatu dengan kebe...

Itulah kebenaran jang ditjita-tjitakan dalam Perdjandjian Lama, jaitu ketaatan sempurna kepada hukum. Kebenaran ini, disamping dan bersatu dengan kebenaran baru dalam Kristus, hanja dapat ditjapai dengan sempurna, dalam hidup "dibawah hukum roh".

Ende: Rm 8:4 - Roh Allah Roh Kudus dinamakan oleh Paulus djuga "Roh Allah","Roh Kristus" atau "Roh" sadja.

Roh Kudus dinamakan oleh Paulus djuga "Roh Allah","Roh Kristus" atau "Roh" sadja.

Ende: Rm 8:9 - Kalau benar-benar.... Paulus rupanja hendak menginsafkan hati-nurani mereka jang barangkali kurang tepat hidup menurut tjita-tjita hukum roh, bahwa mungkin mereka sudah keh...

Paulus rupanja hendak menginsafkan hati-nurani mereka jang barangkali kurang tepat hidup menurut tjita-tjita hukum roh, bahwa mungkin mereka sudah kehilangan hadirnja Roh Kudus didalam dirinja.

Ende: Rm 8:10 - Hidup karena kebenaran mempunjai hidup rohani-ataskodrati berpokok pada kebenaran jang telah dianugerahkan kepadanja dalam Kristus.

mempunjai hidup rohani-ataskodrati berpokok pada kebenaran jang telah dianugerahkan kepadanja dalam Kristus.

Ende: Rm 8:12 - Berhutang Djalan pikiran lengkap agaknja: Kita benar berhutang, tetapi karena Roh, bukan kepada daging. "Berhutang", ialah berhutang budi, atau berwajib.

Djalan pikiran lengkap agaknja: Kita benar berhutang, tetapi karena Roh, bukan kepada daging. "Berhutang", ialah berhutang budi, atau berwajib.

Ende: Rm 8:14 - Dipimpin disini mengandung arti "mengikuti pimpinan Roh" dan "dihidupi Roh". Pimpinan Roh Kudus itu berwudjud hidup bersenjawa dengan kita dalam segala gerakan...

disini mengandung arti "mengikuti pimpinan Roh" dan "dihidupi Roh". Pimpinan Roh Kudus itu berwudjud hidup bersenjawa dengan kita dalam segala gerakan atas-kodrati. Roh Kudus itu memegang peranan utama. Putera Allah": Bdl. Yoh 1:13; 3:3-8 dan 2Pe 1:4.

Ende: Rm 8:15 - Roh Perbudakan ialah suasana hubungan manusia dengan Allah dibawah hukum taurat. Hubungan itu terutama bertjorak "takut kepada Allah".

ialah suasana hubungan manusia dengan Allah dibawah hukum taurat. Hubungan itu terutama bertjorak "takut kepada Allah".

Ende: Rm 8:15 - Roh keputeraan Terdjemahan lurus: roh ke-putera-angkat-an. Ada jang menterdjemahkan "roh pengangkatan mendjadi Putera Allah", Pada hemat kami ungkapan-ungkapan itu t...

Terdjemahan lurus: roh ke-putera-angkat-an. Ada jang menterdjemahkan "roh pengangkatan mendjadi Putera Allah", Pada hemat kami ungkapan-ungkapan itu terlalu menggeserkan tekanan kepada kata "keangkatan" atau "pengangkatan", sedangkan dalam aslinja tekanan terletak pada "putera" ("keputeraan"). Djuga dalam pertentangan ungkapan itu dengan "perbudakan" terasa "keputeraan" lebih tepat.

Ende: Rm 8:15 - Abba, ja Bapa Abba adalah sapaan mesra anak-anak Jahudi kepada ajahnja. Jesus menjapa demikian BapaNja dalam kegelisahan hatiNja di Getsemani (Mar 14:36). Seruan Je...

Abba adalah sapaan mesra anak-anak Jahudi kepada ajahnja. Jesus menjapa demikian BapaNja dalam kegelisahan hatiNja di Getsemani (Mar 14:36). Seruan Jesus itu diambil alih oleh Geredja purba sebagai satu doa pendek jang hangat dan mesra, penuh Kepertjajaan dan harapan. Tentu sadja karena keterharuan mereka, oleh seruan Jesus dalam kegelisahan itu, mereka tetap mau menggunakan bunji asli suara Jesus itu. Tetapi rupanja supaja lebih meresap dan untuk menambah kemesraan lagi, utjapan dalam bahasa asli diikuti dengan terdjemahan dalam bahasa umat sendiri. Bdl. Mar 14:36 dan Gal 4:3-9.

Ende: Rm 8:16 - Bersama dengan roh kita Segala gerak-gerik hidup ataskodrati para anak Allah dilakukan dalam kesenjawaan dengan Roh Kudus. Sebab Roh Kudus bekerdja senjawa dengan kita, barul...

Segala gerak-gerik hidup ataskodrati para anak Allah dilakukan dalam kesenjawaan dengan Roh Kudus. Sebab Roh Kudus bekerdja senjawa dengan kita, barulah segala perbuatan kita mendjadi bernilai untuk kehidupan abadi, malah mendjadi bersifat Ilahi. Patut ditjatat pula bahwa dalam bahasa asli "teknon" (anak) mengandung arti "anak sedjati","anak kandung","turunan sedarah". Demikian anak-anak Allah bukan "diangkat" sadja, menurut arti "anak-anak", seperti jang lazim diantara manusia, melainkan anak-anak Allah dalam "diangkat" diberi hidup "Bapa-pengangkat", jaitu hidup Ilahi "dari dalam Allah" menurut ungkapan Yoh 1:13.

Ende: Rm 8:17 - Ahli waris Ia berhak atau diberi hak mempunjai bagian dalam hidup jaitu dalam kemuliaan Allah.

Ia berhak atau diberi hak mempunjai bagian dalam hidup jaitu dalam kemuliaan Allah.

Ende: Rm 8:17 - Sewaris dengan Kristus Sebagai manusiapun, dalam kesatuan sepribadi dengan "Sabda Allah", Jesus dengan sendirinja dan sepenuhnja mempunjai seluruh kemuliaan Allah, jang dinj...

Sebagai manusiapun, dalam kesatuan sepribadi dengan "Sabda Allah", Jesus dengan sendirinja dan sepenuhnja mempunjai seluruh kemuliaan Allah, jang dinjatakan dalam kebangkitanNja dan sedjak itu dengan sepenuhnja dinikmati "disebelah kanan Allah". Kita "dalam Kristus" mempunjai bagian dalam kemuliaan itu.

Ende: Rm 8:19 - Seluruh machluk Jang dimaksudkan disini ialah djagat raja dengan segala isinja, baik jang hidup, maupun jang berwudjud benda sadja. Menurut I Mos. Kej 3:17-19 alam tu...

Jang dimaksudkan disini ialah djagat raja dengan segala isinja, baik jang hidup, maupun jang berwudjud benda sadja. Menurut I Mos. Kej 3:17-19 alam turut dikutuk Allah lantaran dosa manusia pertama. Ia akan musnah, tetapi akan mendjelma pula dalam suatu keadaan baru jang mulia, mendapat bagian dalam "kebenaran" para anak Allah. Demikian menurut 2Pe 3:12-13. Bdl. lagi Yes 5:17 dan Wah 21:1.

Ende: Rm 8:20 - Kepada kesia-siaan Disini sama artinja dengan "kepada kebinasaan". Dapat disadur: kepada anasir-anasir pembinasaan.

Disini sama artinja dengan "kepada kebinasaan". Dapat disadur: kepada anasir-anasir pembinasaan.

Ende: Rm 8:20 - Oleh karena Dia (dia) Ada jang mentafsirkan: oleh karena Adam jang berdosa atau untuk menjiksakan manusia (Adam) berdosa. Tetapi banjak penafsir mengerti kalimat sebagai di...

Ada jang mentafsirkan: oleh karena Adam jang berdosa atau untuk menjiksakan manusia (Adam) berdosa. Tetapi banjak penafsir mengerti kalimat sebagai dimaksud "oleh Allah", jaitu dikutuk oleh Allah karena dosa Adam.

Ende: Rm 8:21 - Mendapat bagian dalam kebebasan kemuliaan.... Aslinja "masuk kebebasan kemuliaan...". Maksudnja, dibebaskan dari kutuk dan diberi keadaan baru jang mulia.

Aslinja "masuk kebebasan kemuliaan...". Maksudnja, dibebaskan dari kutuk dan diberi keadaan baru jang mulia.

Ende: Rm 8:22 - Sakit-bersalin jaitu menderita kesakitan hebat, tetapi untuk sementara dan achirnja mendjelma mendjadi kegembiraan dan bahagia. Bdl. pemakaian bandingan itu oleh Jes...

jaitu menderita kesakitan hebat, tetapi untuk sementara dan achirnja mendjelma mendjadi kegembiraan dan bahagia. Bdl. pemakaian bandingan itu oleh Jesus dalam Yoh 16:20-21.

Ende: Rm 8:22 - Pengangkatan sebagai putera Istilah "pengangkatan" disini tidak ada hubungan dengan arti "anak-angkat" jang dibitjarakan dalam tjatatan pada Rom 8:14 dan Rom 8:15. Sebutan itu di...

Istilah "pengangkatan" disini tidak ada hubungan dengan arti "anak-angkat" jang dibitjarakan dalam tjatatan pada Rom 8:14 dan Rom 8:15. Sebutan itu disini berarti: pelantikan sebagai putera Allah dalam kemuliaan,jang akan njata dan sempurna didalam surga. Dalam pelantikan itu tubuh djuga turut dimuliakan.

Ende: Rm 8:24 - Setjara dalam pengharapan Kemuliaan surgawi sudah kita punjai sebagai bagian dalam hidup Ilahi dalam kebenaran, tetapi setjara tersembunji dan belum dapat dinikmati sepenuhnja....

Kemuliaan surgawi sudah kita punjai sebagai bagian dalam hidup Ilahi dalam kebenaran, tetapi setjara tersembunji dan belum dapat dinikmati sepenuhnja. Tetapi kita mempunjai kepertjajaan jang pasti, bahwa kita sudah mempunjai dan akan menikmatinja dengan sepenuhnja didalam surga, dan kepertjajaan (pengharapan) itu sekarang sudah membahagiakan kita.

Ende: Rm 8:26 - Kelemahan kita Maksudnja disini chususnja kelemahan semangat mengenai pengharapan kita dalam berdoa dan dalam bertekun ditengah segala kesengsaraan.

Maksudnja disini chususnja kelemahan semangat mengenai pengharapan kita dalam berdoa dan dalam bertekun ditengah segala kesengsaraan.

Ende: Rm 8:26 - Pengantara menjampaikan doa-doa kita kepada Allah, sambil mendjadikannja doaNja sendiri.

menjampaikan doa-doa kita kepada Allah, sambil mendjadikannja doaNja sendiri.

Ende: Rm 8:28 - Segala-galanja termasuk segala kesengsaraan.

termasuk segala kesengsaraan.

Ende: Rm 8:28 - Jang mentjintai Allah Supaja segala-galanja menguntungkan harus dipenuhi sjarat-sjaratnja, jaitu tjinta kepada Allah jang berwudjud ketaatan.

Supaja segala-galanja menguntungkan harus dipenuhi sjarat-sjaratnja, jaitu tjinta kepada Allah jang berwudjud ketaatan.

Ende: Rm 8:28 - Terpanggil Dalam bahasa Paulus itu berarti: dipanggil Allah dengan perantara pemakluman Indjil.

Dalam bahasa Paulus itu berarti: dipanggil Allah dengan perantara pemakluman Indjil.

Ende: Rm 8:29 - Dikenal oleh Allah Ungkapan ini dalam bahasa Kitab Kudus selalu mengandung arti "ditjintai oleh Allah".

Ungkapan ini dalam bahasa Kitab Kudus selalu mengandung arti "ditjintai oleh Allah".

Ende: Rm 8:29 - Sama rupa dengan tjitra PuteraNja Tjitra, ialah kemuliaanNja jang njata didalam surga.

Tjitra, ialah kemuliaanNja jang njata didalam surga.

Ende: Rm 8:29 - Jang sulung Didalam perundangan atau adat banjak bangsa, putera sulung adalah ahliwaris mutlak segala harta peninggalan bapa, sedangkan para adik turut menikmati ...

Didalam perundangan atau adat banjak bangsa, putera sulung adalah ahliwaris mutlak segala harta peninggalan bapa, sedangkan para adik turut menikmati dan menggunakannja atau diberi bagian sekedar diaturkan oleh putera sulung. Demikian Kristus sebagai manusia telah mewariskan seluruh kemuliaan Ilahi, dan para anak lain, sebagai adik-adik Kristus, turut mendapat bagian didalamnja.

Ende: Rm 8:30 - -- Allah jang Mahasempurna dengan sendirinja tetap setia akan tjintaNja dan hal itu mendjamin kemuliaan abadi bagi sekalian anakNja. Paulus mengatakan "t...

Allah jang Mahasempurna dengan sendirinja tetap setia akan tjintaNja dan hal itu mendjamin kemuliaan abadi bagi sekalian anakNja. Paulus mengatakan "telah" dibenarkan dan dimuliakan. Memang demikian hal para anak Allah. Sedjak dipermandikan, kemuliaan Allah memenuhi dan melimpahi dan meliputi batin mereka, biarpun belum setjara kelihatan.

Ende: Rm 8:32 - Segala-galanja jaitu segala jang perlu atau berfaedah bagi kita untuk bertekun.

jaitu segala jang perlu atau berfaedah bagi kita untuk bertekun.

Ende: Rm 8:35 - Dari tjinta Kristus jaitu dari tjinta Kristus kepada kita dan dari hubungan mesra kita denganNja.

jaitu dari tjinta Kristus kepada kita dan dari hubungan mesra kita denganNja.

Ende: Rm 8:35 - Memisahkan menjebabkan kita tidak lagi setia kepadaNja.

menjebabkan kita tidak lagi setia kepadaNja.

Ende: Rm 8:36 - Seperti ada tertulis Kutipan ini terambil dari Maz 44:22, dimana digambarkan hebatnja penganiajaan dan pengedjaran terhadap orang Israel, jang tetap setia kepada Allah. Se...

Kutipan ini terambil dari Maz 44:22, dimana digambarkan hebatnja penganiajaan dan pengedjaran terhadap orang Israel, jang tetap setia kepada Allah. Sehari-hari, dari pagi sampai malam ada jang ditangkap dan dibunuh.

Ende: Rm 8:38-39 - -- Sukar ditafsirkan apakah maksudnja ungkapan-ungkapan masing-masing. Tetapi makna keseluruhannja tjukup terang, ialah: tak suatupun kuasa atau pengaruh...

Sukar ditafsirkan apakah maksudnja ungkapan-ungkapan masing-masing. Tetapi makna keseluruhannja tjukup terang, ialah: tak suatupun kuasa atau pengaruh sanggup memutuskan hubungan tjinta kita dengan Allah.

Ref. Silang FULL: Rm 8:1 - ada penghukuman // Kristus Yesus · ada penghukuman: Rom 8:34 · Kristus Yesus: Rom 8:39; Rom 16:3; Rom 16:3

· ada penghukuman: Rom 8:34

· Kristus Yesus: Rom 8:39; Rom 16:3; [Lihat FULL. Rom 16:3]

Ref. Silang FULL: Rm 8:2 - memberi hidup // telah memerdekakan // dalam Kristus // hukum dosa · memberi hidup: 1Kor 15:45 · telah memerdekakan: Yoh 8:32,36; Rom 6:18; Rom 6:18 · dalam Kristus: Rom 7:25 · hukum dosa: ...

· memberi hidup: 1Kor 15:45

· telah memerdekakan: Yoh 8:32,36; Rom 6:18; [Lihat FULL. Rom 6:18]

· dalam Kristus: Rom 7:25

· hukum dosa: Rom 6:16; [Lihat FULL. Rom 6:16]; Rom 7:4; [Lihat FULL. Rom 7:4]

Ref. Silang FULL: Rm 8:3 - tak berdaya // oleh daging // dengan daging // menjatuhkan hukuman · tak berdaya: Ibr 7:18; 10:1-4 · oleh daging: Rom 7:18,19; Gal 5:24; Gal 5:24 · dengan daging: Fili 2:7; Fili 2:7 · menja...

· tak berdaya: Ibr 7:18; 10:1-4

· oleh daging: Rom 7:18,19; Gal 5:24; [Lihat FULL. Gal 5:24]

· dengan daging: Fili 2:7; [Lihat FULL. Fili 2:7]

· menjatuhkan hukuman: Ibr 2:14,17

Ref. Silang FULL: Rm 8:4 - supaya tuntutan // menurut Roh · supaya tuntutan: Rom 2:26 · menurut Roh: Gal 5:16; Gal 5:16

· supaya tuntutan: Rom 2:26

· menurut Roh: Gal 5:16; [Lihat FULL. Gal 5:16]

Ref. Silang FULL: Rm 8:5 - dari daging // dari Roh · dari daging: Gal 5:19-21 · dari Roh: Gal 5:22-25

· dari daging: Gal 5:19-21

· dari Roh: Gal 5:22-25

Ref. Silang FULL: Rm 8:6 - adalah maut // adalah hidup · adalah maut: Rom 6:23; Rom 6:23 · adalah hidup: Rom 8:13; Gal 6:8

· adalah maut: Rom 6:23; [Lihat FULL. Rom 6:23]

· adalah hidup: Rom 8:13; Gal 6:8

Ref. Silang FULL: Rm 8:7 - terhadap Allah · terhadap Allah: Yak 4:4

· terhadap Allah: Yak 4:4

Ref. Silang FULL: Rm 8:8 - dalam daging · dalam daging: Gal 5:24; Gal 5:24

· dalam daging: Gal 5:24; [Lihat FULL. Gal 5:24]

Ref. Silang FULL: Rm 8:9 - dalam daging // dalam kamu // Roh Kristus · dalam daging: Gal 5:24; Gal 5:24 · dalam kamu: Rom 8:11; 1Kor 6:19; 2Tim 1:14 · Roh Kristus: Yoh 14:17; Kis 16:7; Kis 16:7; 1Yo...

· dalam daging: Gal 5:24; [Lihat FULL. Gal 5:24]

· dalam kamu: Rom 8:11; 1Kor 6:19; 2Tim 1:14

· Roh Kristus: Yoh 14:17; Kis 16:7; [Lihat FULL. Kis 16:7]; 1Yoh 4:13

Ref. Silang FULL: Rm 8:10 - dalam kamu · dalam kamu: Rom 8:9; Kel 29:45; Yoh 14:20,23; 2Kor 13:5; Gal 2:20; Ef 3:17; Kol 1:27; Wahy 3:20

Ref. Silang FULL: Rm 8:11 - orang mati // juga tubuhmu · orang mati: Kis 2:24; Kis 2:24 · juga tubuhmu: Yoh 5:21; Rom 6:5; Rom 6:5

· orang mati: Kis 2:24; [Lihat FULL. Kis 2:24]

· juga tubuhmu: Yoh 5:21; Rom 6:5; [Lihat FULL. Rom 6:5]

Ref. Silang FULL: Rm 8:12 - menurut daging · menurut daging: Rom 8:4; Gal 5:24; Gal 5:24

· menurut daging: Rom 8:4; Gal 5:24; [Lihat FULL. Gal 5:24]

Ref. Silang FULL: Rm 8:13 - akan mati // perbuatan-perbuatan tubuhmu // akan hidup · akan mati: Rom 6:23; Rom 6:23 · perbuatan-perbuatan tubuhmu: Rom 6:2; Rom 6:2 · akan hidup: Rom 8:6; Gal 6:8

· akan mati: Rom 6:23; [Lihat FULL. Rom 6:23]

· perbuatan-perbuatan tubuhmu: Rom 6:2; [Lihat FULL. Rom 6:2]

· akan hidup: Rom 8:6; Gal 6:8

Ref. Silang FULL: Rm 8:14 - Roh Allah // anak Allah · Roh Allah: Gal 5:18; Gal 5:18 · anak Allah: Rom 8:19; Hos 1:10; Mal 3:17; Mat 5:9; Yoh 1:12; Yoh 1:12; Gal 3:26; 4:5; Ef 1:5; Wahy 21:...

· Roh Allah: Gal 5:18; [Lihat FULL. Gal 5:18]

· anak Allah: Rom 8:19; Hos 1:10; Mal 3:17; Mat 5:9; Yoh 1:12; [Lihat FULL. Yoh 1:12]; Gal 3:26; 4:5; Ef 1:5; Wahy 21:7

Ref. Silang FULL: Rm 8:15 - menerima roh // menjadi takut // ya Bapa · menerima roh: Yoh 20:22; Yoh 20:22 · menjadi takut: 2Tim 1:7; 2Tim 1:7 · ya Bapa: Mr 14:36; Gal 4:5,6

· menerima roh: Yoh 20:22; [Lihat FULL. Yoh 20:22]

· menjadi takut: 2Tim 1:7; [Lihat FULL. 2Tim 1:7]

· ya Bapa: Mr 14:36; Gal 4:5,6

Ref. Silang FULL: Rm 8:16 - roh kita // anak-anak Allah · roh kita: 2Kor 1:22; Ef 1:13 · anak-anak Allah: Rom 8:14; Rom 8:14; Yoh 1:12; Yoh 1:12

· roh kita: 2Kor 1:22; Ef 1:13

· anak-anak Allah: Rom 8:14; [Lihat FULL. Rom 8:14]; Yoh 1:12; [Lihat FULL. Yoh 1:12]

Ref. Silang FULL: Rm 8:17 - ahli waris // kita menderita // juga dipermuliakan · ahli waris: Kis 20:32; Kis 20:32; Gal 3:29; 4:7; Ef 3:6; Tit 3:7 · kita menderita: 2Kor 1:5; 2Kor 1:5 · juga dipermuliakan: 2Ti...

· ahli waris: Kis 20:32; [Lihat FULL. Kis 20:32]; Gal 3:29; 4:7; Ef 3:6; Tit 3:7

· kita menderita: 2Kor 1:5; [Lihat FULL. 2Kor 1:5]

· juga dipermuliakan: 2Tim 2:12; 1Pet 4:13

Ref. Silang FULL: Rm 8:18 - kepada kita · kepada kita: 2Kor 4:17; 1Pet 4:13; 5:1

· kepada kita: 2Kor 4:17; 1Pet 4:13; 5:1

Ref. Silang FULL: Rm 8:19 - anak-anak Allah · anak-anak Allah: Rom 8:14; Rom 8:14

· anak-anak Allah: Rom 8:14; [Lihat FULL. Rom 8:14]

Ref. Silang FULL: Rm 8:20 - telah menaklukkannya · telah menaklukkannya: Kej 3:17-19; 5:29

· telah menaklukkannya: Kej 3:17-19; 5:29

Ref. Silang FULL: Rm 8:21 - perbudakan kebinasaan // anak-anak Allah · perbudakan kebinasaan: Kis 3:21; 2Pet 3:13; Wahy 21:1 · anak-anak Allah: Yoh 1:12; Yoh 1:12

· perbudakan kebinasaan: Kis 3:21; 2Pet 3:13; Wahy 21:1

· anak-anak Allah: Yoh 1:12; [Lihat FULL. Yoh 1:12]

Ref. Silang FULL: Rm 8:22 - sama-sama mengeluh · sama-sama mengeluh: Yer 12:4

· sama-sama mengeluh: Yer 12:4

Ref. Silang FULL: Rm 8:23 - sulung Roh // juga mengeluh // sambil menantikan // tubuh kita · sulung Roh: 2Kor 5:5; 2Kor 5:5 · juga mengeluh: 2Kor 5:2,4 · sambil menantikan: Rom 8:19; Gal 5:5 · tubuh kita: Rom 8:11...

· sulung Roh: 2Kor 5:5; [Lihat FULL. 2Kor 5:5]

· juga mengeluh: 2Kor 5:2,4

· sambil menantikan: Rom 8:19; Gal 5:5

· tubuh kita: Rom 8:11; Fili 3:21

Ref. Silang FULL: Rm 8:24 - kita diselamatkan // pengharapan lagi · kita diselamatkan: 1Tes 5:8; Tit 3:7 · pengharapan lagi: 2Kor 4:18; 2Kor 4:18

· kita diselamatkan: 1Tes 5:8; Tit 3:7

· pengharapan lagi: 2Kor 4:18; [Lihat FULL. 2Kor 4:18]

Ref. Silang FULL: Rm 8:25 - dengan tekun · dengan tekun: Mazm 37:7

· dengan tekun: Mazm 37:7

Ref. Silang FULL: Rm 8:26 - tetapi Roh // untuk kita · tetapi Roh: Rom 8:15,16 · untuk kita: Ef 6:18

· tetapi Roh: Rom 8:15,16

· untuk kita: Ef 6:18

Ref. Silang FULL: Rm 8:27 - hati nurani // Allah, berdoa · hati nurani: Wahy 2:23; Wahy 2:23 · Allah, berdoa: Rom 8:34; Rom 8:34

· hati nurani: Wahy 2:23; [Lihat FULL. Wahy 2:23]

· Allah, berdoa: Rom 8:34; [Lihat FULL. Rom 8:34]

Ref. Silang FULL: Rm 8:28 - mendatangkan kebaikan // yang terpanggil // dengan rencana · mendatangkan kebaikan: Kej 50:20; Yes 38:17; Yer 29:11 · yang terpanggil: Rom 8:30; Rom 11:29; 1Kor 1:9; Gal 1:6,15; Ef 4:1,4; 1Tes 2:...

· mendatangkan kebaikan: Kej 50:20; Yes 38:17; Yer 29:11

· yang terpanggil: Rom 8:30; Rom 11:29; 1Kor 1:9; Gal 1:6,15; Ef 4:1,4; 1Tes 2:12; 2Tim 1:9; Ibr 9:15; 1Pet 2:9; 2Pet 1:10

· dengan rencana: Ef 1:11; 3:11; Ibr 6:17

Ref. Silang FULL: Rm 8:29 - dari semula // juga ditentukan-Nya // gambaran Anak-Nya // yang sulung · dari semula: Rom 11:2; 1Pet 1:2 · juga ditentukan-Nya: Ef 1:5,11 · gambaran Anak-Nya: 1Kor 15:49; 2Kor 3:18; Fili 3:21; 1Yoh 3:...

· dari semula: Rom 11:2; 1Pet 1:2

· juga ditentukan-Nya: Ef 1:5,11

· gambaran Anak-Nya: 1Kor 15:49; 2Kor 3:18; Fili 3:21; 1Yoh 3:2

· yang sulung: Kol 1:18; [Lihat FULL. Kol 1:18]

Ref. Silang FULL: Rm 8:30 - dari semula // juga dipanggil-Nya // juga dibenarkan-Nya // juga dimuliakan-Nya · dari semula: Ef 1:5,11 · juga dipanggil-Nya: Rom 8:28; Rom 8:28 · juga dibenarkan-Nya: Rom 4:25; Rom 4:25 · juga dimulia...

· dari semula: Ef 1:5,11

· juga dipanggil-Nya: Rom 8:28; [Lihat FULL. Rom 8:28]

· juga dibenarkan-Nya: Rom 4:25; [Lihat FULL. Rom 4:25]

· juga dimuliakan-Nya: Rom 9:23

Ref. Silang FULL: Rm 8:31 - semuanya itu // pihak kita // melawan kita · semuanya itu: Rom 4:1; 6:1; 7:7; 9:14,30 · pihak kita: Kel 3:12; Yes 41:10; Hag 1:13 · melawan kita: Mazm 56:10; 118:6; Yes 8:1...

· semuanya itu: Rom 4:1; 6:1; 7:7; 9:14,30

· pihak kita: Kel 3:12; Yes 41:10; Hag 1:13

· melawan kita: Mazm 56:10; 118:6; Yes 8:10; Yer 20:11; Ibr 13:6

Ref. Silang FULL: Rm 8:32 - menyayangkan Anak-Nya · menyayangkan Anak-Nya: Kej 22:13; Mal 3:17; Yoh 3:16; Rom 5:8

· menyayangkan Anak-Nya: Kej 22:13; Mal 3:17; Yoh 3:16; Rom 5:8

Ref. Silang FULL: Rm 8:33 - akan menggugat // akan menghukum · akan menggugat: Yes 50:8,9 · akan menghukum: Rom 8:1

· akan menggugat: Yes 50:8,9

· akan menghukum: Rom 8:1

Ref. Silang FULL: Rm 8:34 - telah mati // telah bangkit // kanan Allah // bagi kita · telah mati: Rom 5:6-8 · telah bangkit: Kis 2:24; Kis 2:24 · kanan Allah: Mr 16:19; Mr 16:19 · bagi kita: Rom 8:27; Ayub ...

· telah mati: Rom 5:6-8

· telah bangkit: Kis 2:24; [Lihat FULL. Kis 2:24]

· kanan Allah: Mr 16:19; [Lihat FULL. Mr 16:19]

· bagi kita: Rom 8:27; Ayub 16:20; Yes 53:12; Ibr 7:25; 9:24; 1Yoh 2:1

Ref. Silang FULL: Rm 8:35 - kasih Kristus // atau pedang · kasih Kristus: Rom 8:37-39 · atau pedang: 1Kor 4:11; 2Kor 11:26,27

· kasih Kristus: Rom 8:37-39

· atau pedang: 1Kor 4:11; 2Kor 11:26,27

Ref. Silang FULL: Rm 8:36 - domba-domba sembelihan · domba-domba sembelihan: Mazm 44:23; 1Kor 4:9; 15:30,31; 2Kor 4:11; 6:9; 11:23

· domba-domba sembelihan: Mazm 44:23; 1Kor 4:9; 15:30,31; 2Kor 4:11; 6:9; 11:23

Ref. Silang FULL: Rm 8:37 - yang menang // telah mengasihi · yang menang: 1Kor 15:57 · telah mengasihi: Rom 5:8; Gal 2:20; Ef 5:2; Wahy 1:5; 3:9

· yang menang: 1Kor 15:57

· telah mengasihi: Rom 5:8; Gal 2:20; Ef 5:2; Wahy 1:5; 3:9

Ref. Silang FULL: Rm 8:38 - akan datang · akan datang: 1Kor 3:22

· akan datang: 1Kor 3:22

Ref. Silang FULL: Rm 8:39 - atau kuasa-kuasa // kasih Allah // Tuhan kita · atau kuasa-kuasa: Ef 1:21; Kol 1:16; 1Pet 3:22 · kasih Allah: Rom 5:8; Rom 5:8 · Tuhan kita: Rom 8:1; Rom 16:3; Rom 16:3

· atau kuasa-kuasa: Ef 1:21; Kol 1:16; 1Pet 3:22

· kasih Allah: Rom 5:8; [Lihat FULL. Rom 5:8]

· Tuhan kita: Rom 8:1; Rom 16:3; [Lihat FULL. Rom 16:3]

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Hagelberg: Rm 8:1 - -- 8:1 Maka sekarang tidak ada hukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus, mereka yang tidak hidup447 menurut daging, tetapi menurut Roh. Langs...

8:1 Maka sekarang tidak ada hukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus, mereka yang tidak hidup447 menurut daging, tetapi menurut Roh.

Langsung dalam pasal 8:1 kita menghadapi sebuah masalah naskah yang cukup penting. Ternyata beberapa naskah448 mengakhiri ayat ini dengan kata Kristus Yesus, sehingga kata mereka yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh tidak ada. Tetapi mayoritas naskah tertulis seperti di atas. Kami menerima bentuk ayat yang panjang ini.449

Kalau begitu, rupanya ayat ini sangat sulit dimengerti. Apakah Paulus menambah syarat pada pembenaran kita? Dalam pasal 3 dan pasal 4 dia menegaskan bahwa tidak ada hukuman kekal bagi kita karena kita percaya kepada Tuhan Yesus, bukan karena kita percaya dan kita taat. Apakah dalam pasal 8 Paulus memberitakan Injil yang lain? Tidak. Paulus melanjutkan diskusi yang dimulai dalam pasal 7. Hukuman seperti apa yang digambarkan dalam pasal 1 dan pasal 7, murka Allah atas dosa yang dialami zaman ini (bukan hukuman kekal), tidak ada bagi kita yang ada di dalam Kristus Yesus, asal kita tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.450

Ada orang yang sudah percaya kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat yang masih mengalami apa yang digambarkan dalam pasal 7, karena mereka masih hidup menurut daging. Mereka tidak menuju ke neraka, karena dosa mereka sudah diampuni secara kekal, tetapi "secara operasionil", dari segi pengalaman sehari-hari mereka masih berada di dalam siklus dosa/murka yang diuraikan oleh Paulus dalam pasal 1. Jemaat Korintus merupakan contoh yang tepat. Dalam I Korintus 3:1 dan 3:3 Paulus berkata mereka tidak rohani, tetapi mereka bersifat daging.451

Dengan kata lain, untuk memperoleh pelepasan yang dirindukan dalam pasal 7:24, disyukuri dalam 7:25a, dan diuraikan dalam pasal 8, kita harus hidup menurut Roh. Roh Allah adalah kunci hidup yang berkemenangan bagi kita.

Hagelberg: Rm 8:1-13 - -- a. Melalui Roh Allah Kita Dapat Mengenal Kristus dan Kuasa KebangkitanNya, Sehingga Kita Bebas 8:1-8:13 Dalam bagian ini Paulus menjelaskan bahwa Ro...

a. Melalui Roh Allah Kita Dapat Mengenal Kristus dan Kuasa KebangkitanNya, Sehingga Kita Bebas 8:1-8:13

Dalam bagian ini Paulus menjelaskan bahwa Roh Allah siap membebaskan kita dari siklus dosa dan murka yang diceriterakan dalam pasal 1, dan dari kuasa Dosa dan tubuh kita yang "mati". Dengan memperoleh "orientasi Roh" dari Roh Allah, atau dengan ditolong untuk merenungkan kemuliaan Allah, kita menjadi bebas. Di sini Paulus menguraikan bagaimana kita dapat "mengenal Kristus dan kuasa kebangkitanNya" (seperti Filipi 3:10).

Hagelberg: Rm 8:1 - -- 8:1 Maka sekarang tidak ada hukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus, mereka yang tidak hidup447 menurut daging, tetapi menurut Roh. Langs...

8:1 Maka sekarang tidak ada hukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus, mereka yang tidak hidup447 menurut daging, tetapi menurut Roh.

Langsung dalam pasal 8:1 kita menghadapi sebuah masalah naskah yang cukup penting. Ternyata beberapa naskah448 mengakhiri ayat ini dengan kata Kristus Yesus, sehingga kata mereka yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh tidak ada. Tetapi mayoritas naskah tertulis seperti di atas. Kami menerima bentuk ayat yang panjang ini.449

Kalau begitu, rupanya ayat ini sangat sulit dimengerti. Apakah Paulus menambah syarat pada pembenaran kita? Dalam pasal 3 dan pasal 4 dia menegaskan bahwa tidak ada hukuman kekal bagi kita karena kita percaya kepada Tuhan Yesus, bukan karena kita percaya dan kita taat. Apakah dalam pasal 8 Paulus memberitakan Injil yang lain? Tidak. Paulus melanjutkan diskusi yang dimulai dalam pasal 7. Hukuman seperti apa yang digambarkan dalam pasal 1 dan pasal 7, murka Allah atas dosa yang dialami zaman ini (bukan hukuman kekal), tidak ada bagi kita yang ada di dalam Kristus Yesus, asal kita tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.450

Ada orang yang sudah percaya kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat yang masih mengalami apa yang digambarkan dalam pasal 7, karena mereka masih hidup menurut daging. Mereka tidak menuju ke neraka, karena dosa mereka sudah diampuni secara kekal, tetapi "secara operasionil", dari segi pengalaman sehari-hari mereka masih berada di dalam siklus dosa/murka yang diuraikan oleh Paulus dalam pasal 1. Jemaat Korintus merupakan contoh yang tepat. Dalam I Korintus 3:1 dan 3:3 Paulus berkata mereka tidak rohani, tetapi mereka bersifat daging.451

Dengan kata lain, untuk memperoleh pelepasan yang dirindukan dalam pasal 7:24, disyukuri dalam 7:25a, dan diuraikan dalam pasal 8, kita harus hidup menurut Roh. Roh Allah adalah kunci hidup yang berkemenangan bagi kita.

Hagelberg: Rm 8:1-39 - -- 4. Dia akan Hidup Bebas dari Maut 8:1-8:39 Maut tidak harus menakutkan kita lagi, karena kalau Roh Allah menghidupkan kita, mala Maut serta segala p...

4. Dia akan Hidup Bebas dari Maut 8:1-8:39

Maut tidak harus menakutkan kita lagi, karena kalau Roh Allah menghidupkan kita, mala Maut serta segala penderitaan dapat dimengerti sebagai alat Allah untuk menjadikan kita serupa dengan Raja kira yang akan datang.

Dalam pasal 8 Paulus mencapai puncak bagian ini, di mana dia menyatakan bahwa orang yang telah dibenarkan karena iman dapat sungguh hidup. Dia dapat sungguh hidup bebas dari Murka, bebas dari Dosa, bebas dari Hukum Taurat, dan akhirnya bebas dari Maut. Sebenarnya masalah Maut ada di latar belakang pasal 5-7. Nygren441 mengamati bahwa dalam pasal 5 diskusi mengenai pembebasan dari Murka melebar menjadi penjelasan mengenai aiwn/aion Maut dan aiwn/aion Hidup. Demikian juga dalam pasal 6 Paulus berkata bahwa "dosa memimpin kamu kepada kematian" (6:16).442 Sebagai puncak bagi pasal 7 Paulus berseru, "Siapa akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?" Memang maut melatarbelakangi diskusi Paulus mengenai pembebasan kita untuk sungguh hidup. Apa yang ada di latar belakang dalam pasal 5-7 muncul sebagai pokok diskusi dalam pasal 8. Nygren443 mengingatkan kita bahwa bagi Rasul Paulus Maut bukan merupakan peristiwa yang mengakhiri hidup kita, tetapi maut merupakan suatu kuasa yang menguasai aiwn/aion lama secara mutlak, sejak Kejadian 2:17 ("...pada hari engkau memakannya, pasti engkau mati") digenapi di Taman Eden.

Sama seperti Murka, Dosa, Hukum Taurat, dan Maut telah menjadi sekutu dalam aiwn/aion lama, demikian juga ada empat aspek dari pertolongan yang disediakan bagi kita dalam aiwn/aion baru.444

Kita bebas dari Murka berkat kasih Allah (5:1-11).

Kita bebas dari Dosa " baptisan Roh (6:1-14).

Kita bebas dari Hukum Taurat " kematian Kristus (7:1-6).

Kita bebas dari Maut " Roh Allah (8:1-11).

Ke empat hal yang disebut di atas, yaitu kasih Allah, baptisan Roh, kematian Kristus, dan Roh Allah, sangat berkaitan erat, dan sulit dipisahkan dalam praktek kehidupan kita.

Dalam Roma 1:18-32 Paulus menguraikan wujud murka Allah yang melawan dosa manusia. Dalam nats itu dia tidak menjelaskan apakah murka tersebut melawan orang yang tidak percaya saja, atau juga orang percaya yang berdosa. Tetapi pasal 7 membicarakan pengalaman Paulus sendiri dalam murka Allah pada waktu dulu sebelum dia hidup menurut Roh Allah. Orang percaya yang berdosa juga dapat kena murka Allah dalam hidup ini, dan Paulus menceriterakan frustrasi yang dia sendiri alami. Murka tersebut merupakan semacan hukuman atas dosa yang dialami pada zaman ini.445 Dosa yang dimaksudkan adalah dosa orang yang tidak percaya dan juga dosa orang percaya. Orang percaya akan tetap menggumuli hukuman tersebut selama mereka hanya melawan dosa dengan akal budi mereka, seperti apa yang dikatakan Paulus sebagai ringkasan pasal 7 dalam 7:25b, "Maka aku sendiri, dari segi akal budiku, aku melayani hukum Allah, tetapi dari segi daging, aku melayani hukum dosa."

Kemenangan yang disyukuri dalam 7:25a adalah suatu kemenangan yang tidak dapat diperoleh hanya dengan akal budi orang percaya. Kemenangan tersebut disediakan bagi kita melalui Roh Allah. Kemenangan itu diceriterakan dalam Roma 8. Ternyata istilah "roh" atau "Roh" hanya dipakai sekali dalam pasal 7446, sedangkan dalam pasal 8 istilah itu dipakai sembilan kali. Pengamatan ini menguatkan pengertian ini, bahwa pasal 7 membicarakan pergumulan orang percaya melawan dosa mereka, tanpa pertolongan dari Roh Kudus, sedangkan pasal 8 menceriterakan kemenangan atas dosa dengan pertolongan Roh Kudus.

Hagelberg: Rm 5:1--8:39 - -- B. Dia yang Dibenarkan karena Iman akan Hidup 5:1-8:39 Dari 3:21 sampai 4:25 Paulus bersikap tegas untuk membuktikan bahwa pembenaran hanya dapat dipe...

B. Dia yang Dibenarkan karena Iman akan Hidup 5:1-8:39

Dari 3:21 sampai 4:25 Paulus bersikap tegas untuk membuktikan bahwa pembenaran hanya dapat diperoleh melalaui iman, tetapi dalam bagian ini dia bersemangat untuk menjelaskan hasil dari pembenaran karena iman.

Hasil pembenaran tersebut dapat dibagi empat, menurut Nygren.248 Dalam pasal 5 dijelaskan bahwa orang yang dibenarkan hidup bebas dari murka, dalam pasal 6 dia hidup bebas dari kuasa dosa, dalam pasal 7 bebas dari kuasa hukum Taurat, dan dalam pasal 8 bebas dari kuasa maut.

Kesatuan pasal 5-8 didukung dengan pengulangan satu anak kalimat dalam 5:1 dan ayat terakhir dalam pasal 5, pasal 6, pasal 7, dan pasal 8. Anak kalimat yang diulangi adalah "melalui (atau dalam) Tuhan kita Yesus Kristus." Urutan kata dalam anak kalimat ini tidak kaku, tidak persis sama, tetapi pengulangan kata-kata khidmat ini mengikat keempat pasal menjadi satu bagian, dan juga menyatakan bahwa setiap keempat pasal memiliki kesatuan sendiri.249

Pada tempat ini Paulus beralih dari hal pembenaran pada hal pendewasaan orang percaya. Tuhan Allah telah memperoleh pembenaran bagi kita, dengan satu persyaratan saja, yaitu iman. Lalu berdasarkan kebenaran itu kehidupan kita harus berubah. Kita harus, misalnya, "bermegah dalam harapan pada kemuliaan Allah." Tetapi sebaiknya maksud dari istilah "harus" ini dijelaskan lebih lanjut, karena ada penafsir yang berkata, "Ya, harus, dan kalau tidak, maka pembenaran orang hilang!" Ada juga teolog yang berkata, "Pembenaran itu tidak hilang, tetapi kalau kehidupan orang tidak berubah, maka kita tahu bahwa sebenarnya dia tidak pernah percaya kepada Tuhan Yesus sebagai Juruselamat." Tetapi itu bukan yang diuraikan oleh Rasul Paulus. Memang di balik istilah "harus" ada sanksi. "Kamu harus melakukan ini dan itu, atau aku akan...." Pasti ada sanksi terhadap ketidaktaatan, tetapi Paulus tidak memakai hukuman kekal sebagai sanksi kepada orang percaya.

Sebenarnya Paulus tidak suka memakai istilah "harus". Kalau kita mengamati pasal-pasal ini kita melihat bahwa dia hanya berkata "kita bermegah dalam harapan pada kemuliaan Allah." Inilah pola Rasul Paulus dalam Surat Roma. Dia mengemukakan apa yang wajar bagi kita dengan berkata, "Ya, inilah yang kita lakukan." Kalimat Paulus dibentuk seolah-olah kita semua melakukan apa yang wajar bagi orang percaya, walaupun dia mengerti bahwa kita sering berdosa, dan tidak melakukan apa yang pantas bagi orang percaya. Paulus tidak mau mengemukakan apa yang sudah terlalu nyata, yaitu bahwa memang orang yang sudah dibenarkan dapat berdosa. Mungkin dia tidak mau mengemukakan hal ini karena tidak ada gunanya. Kita sudah tahu bahwa kita dapat berdosa, dan kalau disebut dalam surat ini, maka orang akan berkata, "Ya, lihat, boleh saja kita berdosa! Paulus memperbolehkan dosa!"

Roma 5-8 menjelaskan bagaimana "melalui Tuhan kita Yesus Kristus" kita dapat hidup bebas dari kuasa-kuasa aiwn/aion lama, sehingga kita bertumbuh secara rohani dan mengenal Yesus Kristus.

Hagelberg: Rm 1:18--15:13 - -- II. Injil 1:18-15:13 Cranfield,65 setelah menyelidiki seluruh bagian ini, menyatakan bahwa Paulus "membiarkan Injil berbicara sendiri... untuk menen...

II. Injil 1:18-15:13

Cranfield,65 setelah menyelidiki seluruh bagian ini, menyatakan bahwa Paulus "membiarkan Injil berbicara sendiri... untuk menentukan bentuk dan isi bagian utama dari suratnya." Perkataan ini tepat. Paulus tidak menyusun bagian ini (1:18-15:13) untuk menangani suatu situasi tertentu di kota Roma, tetapi bagian ini terbentuk sesuai dengan suatu "akal intern" dari Injil Kristus sendiri. Bukan tidak ada pengaruh sama sekali dari situasi di Roma. Mungkin rencana Paulus untuk mengadakan perjalanan ke Spanyol mempengaruhi beberapa perincian dalam surat ini, tetapi secara keseluruhan, bentuk dan isi bagian ini, 1:18-15:13, ditentukan dari logisnya Injil Kristus saja.

Dalam bagian utama ini isi dan akibat kebenaran dari Allah bagi manusia diuraikan.66

Hagelberg: Rm 8:2 - -- 8:2 Karena "hukum" Roh kehidupan dalam Kristus Yesus telah membebaskan aku452 dari Hukum Dosa dan Maut. Dengan berkata "hukum" Roh kehidupan Paulus m...

8:2 Karena "hukum" Roh kehidupan dalam Kristus Yesus telah membebaskan aku452 dari Hukum Dosa dan Maut.

Dengan berkata "hukum" Roh kehidupan Paulus memakai istilah hukum dengan arti yang lain dari hukum Taurat. "Hukum" Roh kehidupan adalah suatu prinsip atau tatanan baru, yang dapat mengalahkan hukum Taurat yang telah diperalat oleh Dosa dan Maut.

Hagelberg: Rm 8:2 - -- 8:2 Karena "hukum" Roh kehidupan dalam Kristus Yesus telah membebaskan aku452 dari Hukum Dosa dan Maut. Dengan berkata "hukum" Roh kehidupan Paulus m...

8:2 Karena "hukum" Roh kehidupan dalam Kristus Yesus telah membebaskan aku452 dari Hukum Dosa dan Maut.

Dengan berkata "hukum" Roh kehidupan Paulus memakai istilah hukum dengan arti yang lain dari hukum Taurat. "Hukum" Roh kehidupan adalah suatu prinsip atau tatanan baru, yang dapat mengalahkan hukum Taurat yang telah diperalat oleh Dosa dan Maut.

Hagelberg: Rm 8:3 - -- 8:3 Sebab apa yang tidak dapat dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus AnakNya send...

8:3 Sebab apa yang tidak dapat dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus AnakNya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa untuk menghilangkan dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,

Ketidakmampuan hukum Taurat sudah didiskusikan dalam pasal 7. Hukum Taurat tidak dapat menolong kita untuk mengatasi dosa. Tetapi Paulus menjelaskan di sini bahwa dengan jalan mengutus AnakNya sendiri dalam daging, Allah sendiri telah menolong kita.

...daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa...

Pada waktu Tuhan Yesus menjelma menjadi manusia, Dia menerima tubuh biasa, supaya Dia dapat mengalahkan Dosa dan Maut yang memperbudak manusia dalam daging. Justru yang membuat hukum Taurat menjadi lemah, yaitu daging manusia, menjadi saluran kemenangan kesucian Allah, karena dalam daging manusia Yesus Kristus mengalahkan dosa. Daging Dia sama dengan daging kita yang dikuasai dosa, tetapi daging Dia tidak dikuasai dosa. Ini jelas karena istilah yang dipakai untuk kata serupa453 tidak berarti "sama dengan", tetapi berarti serupa saja. Ayat ini tidak bertentangan dengan kesucian Tuhan Yesus.

Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging

Justru sebagai manusia sejati Dia dapat menjatuhkan hukuman atas dosa. Dengan demikian kuasa Dosa untuk mengalahkan kita sudah dipatahkan.

Hagelberg: Rm 8:3 - -- 8:3 Sebab apa yang tidak dapat dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus AnakNya send...

8:3 Sebab apa yang tidak dapat dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus AnakNya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa untuk menghilangkan dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging,

Ketidakmampuan hukum Taurat sudah didiskusikan dalam pasal 7. Hukum Taurat tidak dapat menolong kita untuk mengatasi dosa. Tetapi Paulus menjelaskan di sini bahwa dengan jalan mengutus AnakNya sendiri dalam daging, Allah sendiri telah menolong kita.

...daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa...

Pada waktu Tuhan Yesus menjelma menjadi manusia, Dia menerima tubuh biasa, supaya Dia dapat mengalahkan Dosa dan Maut yang memperbudak manusia dalam daging. Justru yang membuat hukum Taurat menjadi lemah, yaitu daging manusia, menjadi saluran kemenangan kesucian Allah, karena dalam daging manusia Yesus Kristus mengalahkan dosa. Daging Dia sama dengan daging kita yang dikuasai dosa, tetapi daging Dia tidak dikuasai dosa. Ini jelas karena istilah yang dipakai untuk kata serupa453 tidak berarti "sama dengan", tetapi berarti serupa saja. Ayat ini tidak bertentangan dengan kesucian Tuhan Yesus.

Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging

Justru sebagai manusia sejati Dia dapat menjatuhkan hukuman atas dosa. Dengan demikian kuasa Dosa untuk mengalahkan kita sudah dipatahkan.

Hagelberg: Rm 8:4 - -- 8:4 supaya tuntutan hukum Taurat dapat digenapi dalam kita yang tidak hidup menurut daging tetapi menurut Roh. Hukum Taurat hanya dapat menuntut, dan...

8:4 supaya tuntutan hukum Taurat dapat digenapi dalam kita yang tidak hidup menurut daging tetapi menurut Roh.

Hukum Taurat hanya dapat menuntut, dan tidak dapat menolong kita. Tetapi dalam Yesus Kristus apa yang dituntut oleh hukum Taurat akhirnya digenapi dalam kita, asal kita tidak hidup menurut daging tetapi menurut Roh. Ini tidak terjadi dengan sendirinya. Tetapi sejauh kita bersekutu dengan Dia, kita akan mengalami hasil yang dimaksudkanNya bagi kita.

Dengan demikian, kesucian yang dituntut oleh hukum Taurat adalah kerinduan dan tujuan kita, tetapi caranya bukan melalui hukum Taurat, tetapi melalui Yesus Kristus. Oleh karena itu, maka Dia mengatakan bahwa Dia tidak datang "untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi." Dia datang "untuk menggenapinya" (Matius 5:17).

Melalui inkarnasi, Anak Manusia menyatakan teladan yang sempurna. Tetapi, jarak pemisah antara teladan yang sempurna dan kita yang mau meneladani Dia, harus dijembatani. Melalui pengorbananNya, Dia menjembatani lowongan itu, sehingga kita selalu mempunyai dasar untuk dipulihkan dari dosa.454

Hagelberg: Rm 8:4 - -- 8:4 supaya tuntutan hukum Taurat dapat digenapi dalam kita yang tidak hidup menurut daging tetapi menurut Roh. Hukum Taurat hanya dapat menuntut, dan...

8:4 supaya tuntutan hukum Taurat dapat digenapi dalam kita yang tidak hidup menurut daging tetapi menurut Roh.

Hukum Taurat hanya dapat menuntut, dan tidak dapat menolong kita. Tetapi dalam Yesus Kristus apa yang dituntut oleh hukum Taurat akhirnya digenapi dalam kita, asal kita tidak hidup menurut daging tetapi menurut Roh. Ini tidak terjadi dengan sendirinya. Tetapi sejauh kita bersekutu dengan Dia, kita akan mengalami hasil yang dimaksudkanNya bagi kita.

Dengan demikian, kesucian yang dituntut oleh hukum Taurat adalah kerinduan dan tujuan kita, tetapi caranya bukan melalui hukum Taurat, tetapi melalui Yesus Kristus. Oleh karena itu, maka Dia mengatakan bahwa Dia tidak datang "untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi." Dia datang "untuk menggenapinya" (Matius 5:17).

Melalui inkarnasi, Anak Manusia menyatakan teladan yang sempurna. Tetapi, jarak pemisah antara teladan yang sempurna dan kita yang mau meneladani Dia, harus dijembatani. Melalui pengorbananNya, Dia menjembatani lowongan itu, sehingga kita selalu mempunyai dasar untuk dipulihkan dari dosa.454

Hagelberg: Rm 8:5 - -- 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan455 hal-hal yang dari daging, tetapi mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dar...

8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan455 hal-hal yang dari daging, tetapi mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.456

Sebaiknya kita mengingat bahwa hal-hal yang dari Roh yang menjadi orientasi hidup kita berkaitan erat dengan Tuhan Yesus, karena kita dibebaskan dari hukum, atau prinsip "Roh kehidupan dalam Kristus Yesus" (6:2). Apa yang disebut hal-hal yang dari Roh dalam pasal 8:5 dan apa yang disebut "kehidupan dalam Kristus Yesus" dalam pasal 6:2 sebenarnya satu. Seperti apa yang dikatakan dalam Yohanes 16:13-15, Roh Allah mengarahkan hidup kita kepada Tuhan Yesus, dan bukan kepada diriNya sendiri.

Hagelberg: Rm 8:5 - -- 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan455 hal-hal yang dari daging, tetapi mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dar...

8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan455 hal-hal yang dari daging, tetapi mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.456

Sebaiknya kita mengingat bahwa hal-hal yang dari Roh yang menjadi orientasi hidup kita berkaitan erat dengan Tuhan Yesus, karena kita dibebaskan dari hukum, atau prinsip "Roh kehidupan dalam Kristus Yesus" (6:2). Apa yang disebut hal-hal yang dari Roh dalam pasal 8:5 dan apa yang disebut "kehidupan dalam Kristus Yesus" dalam pasal 6:2 sebenarnya satu. Seperti apa yang dikatakan dalam Yohanes 16:13-15, Roh Allah mengarahkan hidup kita kepada Tuhan Yesus, dan bukan kepada diriNya sendiri.

Hagelberg: Rm 8:6 - -- 8:6 Karena orientasi457 daging adalah maut, tetapi orientasi Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Pernyataan ini menggaris bawahi pentingnya pasal 8...

8:6 Karena orientasi457 daging adalah maut, tetapi orientasi Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

Pernyataan ini menggaris bawahi pentingnya pasal 8:5 di atas. Bukan saja bahwa mereka "memikirkan hal-hal yang dari daging", tetapi mereka terarah pada maut. Maut yang dimaksudkan di sini adalah pengalaman yang diceriterakan dalam pasal 7, terutama pasal 7:10-13 dan pasal 7:24 ("Siapa akan melepaskan aku dari tubuh maut ini"), di mana nikmatnya pengalaman persekutuan pribadi dengan Allah "dimatikan".458

Arti dari orientasi daging adalah maut diuraikan dalam pasal 8:7-8 di bawah, sedangkan arti dari orientasi Roh adalah hidup dan damai sejahtera diuraikan dalam pasal 8:9-11.

Hagelberg: Rm 8:6 - -- 8:6 Karena orientasi457 daging adalah maut, tetapi orientasi Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Pernyataan ini menggaris bawahi pentingnya pasal 8...

8:6 Karena orientasi457 daging adalah maut, tetapi orientasi Roh adalah hidup dan damai sejahtera.

Pernyataan ini menggaris bawahi pentingnya pasal 8:5 di atas. Bukan saja bahwa mereka "memikirkan hal-hal yang dari daging", tetapi mereka terarah pada maut. Maut yang dimaksudkan di sini adalah pengalaman yang diceriterakan dalam pasal 7, terutama pasal 7:10-13 dan pasal 7:24 ("Siapa akan melepaskan aku dari tubuh maut ini"), di mana nikmatnya pengalaman persekutuan pribadi dengan Allah "dimatikan".458

Arti dari orientasi daging adalah maut diuraikan dalam pasal 8:7-8 di bawah, sedangkan arti dari orientasi Roh adalah hidup dan damai sejahtera diuraikan dalam pasal 8:9-11.

Hagelberg: Rm 8:7 - -- 8:7 Sebab orientasi daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena dia tidak tunduk kepada hukum Allah- memang dia tidak dapat tunduk kepadanya. ...

8:7 Sebab orientasi daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena dia tidak tunduk kepada hukum Allah- memang dia tidak dapat tunduk kepadanya.

Dalam pasal 1:21-32 ketidakmampuan manusia sudah diuraikan secara umum, dan dalam pasal 7:14-25 hal yang sama dikatakan mengenai orang percaya yang tidak hidup menurut Roh.

Hagelberg: Rm 8:7 - -- 8:7 Sebab orientasi daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena dia tidak tunduk kepada hukum Allah- memang dia tidak dapat tunduk kepadanya. ...

8:7 Sebab orientasi daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena dia tidak tunduk kepada hukum Allah- memang dia tidak dapat tunduk kepadanya.

Dalam pasal 1:21-32 ketidakmampuan manusia sudah diuraikan secara umum, dan dalam pasal 7:14-25 hal yang sama dikatakan mengenai orang percaya yang tidak hidup menurut Roh.

Hagelberg: Rm 8:8 - -- 8:8 Dan mereka yang hidup dalam daging tidak dapat berkenan kepada Allah. Di sini Paulus mengulangi apa yang sudah diuraikan dalam pasal 1:21-32. Wa...

8:8 Dan mereka yang hidup dalam daging tidak dapat berkenan kepada Allah.

Di sini Paulus mengulangi apa yang sudah diuraikan dalam pasal 1:21-32. Walaupun mungkin agama mereka bagus, tetapi orang yang tidak lahir baru tidak berkenan kepada Allah. Mungkin mereka melakukan sesuatu yang baik, tetapi karena hati mereka tidak benar, maka kelakuan mereka tidak mungkin diterima oleh Tuhan Allah.

Hodges459 mengamati bahwa preposisi yang dipakai dalam pasal 8:8-11 bukan lagi kata "menurut"460 tetapi kata dalam461. Jadi, dalam pasal 8:8 Paulus menjelaskan keadaan orang yang tidak percaya, dan dalam pasal 8:9-11 Paulus menjelaskan keadaan semua orang percaya, bukan hanya mereka yang percaya dan hidup menurut Roh saja, tetapi semua orang percaya, karena Roh Allah diam di dalam kita semua. Di sini Paulus tidak menjelaskan mengenai bagaimana orang hidup, apa menurut Roh atau menurut daging, tetapi dia menjelaskan berkat keberadaan Roh Allah dalam kita semua yang percaya.

Hagelberg: Rm 8:8 - -- 8:8 Dan mereka yang hidup dalam daging tidak dapat berkenan kepada Allah. Di sini Paulus mengulangi apa yang sudah diuraikan dalam pasal 1:21-32. Wa...

8:8 Dan mereka yang hidup dalam daging tidak dapat berkenan kepada Allah.

Di sini Paulus mengulangi apa yang sudah diuraikan dalam pasal 1:21-32. Walaupun mungkin agama mereka bagus, tetapi orang yang tidak lahir baru tidak berkenan kepada Allah. Mungkin mereka melakukan sesuatu yang baik, tetapi karena hati mereka tidak benar, maka kelakuan mereka tidak mungkin diterima oleh Tuhan Allah.

Hodges459 mengamati bahwa preposisi yang dipakai dalam pasal 8:8-11 bukan lagi kata "menurut"460 tetapi kata dalam461. Jadi, dalam pasal 8:8 Paulus menjelaskan keadaan orang yang tidak percaya, dan dalam pasal 8:9-11 Paulus menjelaskan keadaan semua orang percaya, bukan hanya mereka yang percaya dan hidup menurut Roh saja, tetapi semua orang percaya, karena Roh Allah diam di dalam kita semua. Di sini Paulus tidak menjelaskan mengenai bagaimana orang hidup, apa menurut Roh atau menurut daging, tetapi dia menjelaskan berkat keberadaan Roh Allah dalam kita semua yang percaya.

Hagelberg: Rm 8:9 - -- 8:9 Tetapi kalian tidak berada462 dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kalian. Tetapi jika orang tidak memiliki Ro...

8:9 Tetapi kalian tidak berada462 dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kalian. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

Seperti apa yang disebut di atas, pemakaian preposisi dalam dan bukan preposisi "menurut" dalam nats ini menyatakan bahwa yang diceriterakan dalam nats ini adalah apakah mereka lahir baru atau tidak lahir baru, dan bukan apakah mereka hidup menurut kehendak Allah atau tidak hidup menurut kehendak Allah.

jika memang Roh Allah diam di dalam kalian.

Dari istilah dan tata bahasa463 yang dipakai, kita mengerti bahwa Paulus tidak meragukan keselamatan jemaat Roma. Keberadaan Roh Allah di dalam mereka menjadi kunci kemenangan mereka yang diuraikan dalam pasal ini.

Hodges464 menjelaskan bahwa di balik istilah dalam Roh ada baptisan Roh yang dialami oleh setiap orang percaya sesuai dengan apa yang diuraikan dalam Roma 6:3-14. Adanya baptisan itu dalam pengalaman kita menjadi dasar dorongan untuk menyerahkan "anggota-anggota tubuhmu kepada Allah sebagai alat-alat kebenaran" (6:13) dalam pasal 6, dan juga dalam pasal 8, di mana Paulus berkata, "Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang..." yang harus "mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu..." (8:12-13).

Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

Baik Hodges465 maupun Cranfield466 menerima maksud Paulus secara positif, yaitu bahwa setiap orang percaya mempunyai Roh Allah. Mari, kita semua yang milik Kristus juga memiliki Roh Allah! Suasana positif ini penting dalam ayat-ayat yang berikut, di mana Paulus tidak mengancam, tetapi dia membesarkan hati kita bahwa kemenangan rohani juga disediakan bagi orang seperti kita.

Hagelberg: Rm 8:9 - -- 8:9 Tetapi kalian tidak berada462 dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kalian. Tetapi jika orang tidak memiliki Ro...

8:9 Tetapi kalian tidak berada462 dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kalian. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

Seperti apa yang disebut di atas, pemakaian preposisi dalam dan bukan preposisi "menurut" dalam nats ini menyatakan bahwa yang diceriterakan dalam nats ini adalah apakah mereka lahir baru atau tidak lahir baru, dan bukan apakah mereka hidup menurut kehendak Allah atau tidak hidup menurut kehendak Allah.

jika memang Roh Allah diam di dalam kalian.

Dari istilah dan tata bahasa463 yang dipakai, kita mengerti bahwa Paulus tidak meragukan keselamatan jemaat Roma. Keberadaan Roh Allah di dalam mereka menjadi kunci kemenangan mereka yang diuraikan dalam pasal ini.

Hodges464 menjelaskan bahwa di balik istilah dalam Roh ada baptisan Roh yang dialami oleh setiap orang percaya sesuai dengan apa yang diuraikan dalam Roma 6:3-14. Adanya baptisan itu dalam pengalaman kita menjadi dasar dorongan untuk menyerahkan "anggota-anggota tubuhmu kepada Allah sebagai alat-alat kebenaran" (6:13) dalam pasal 6, dan juga dalam pasal 8, di mana Paulus berkata, "Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang..." yang harus "mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu..." (8:12-13).

Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

Baik Hodges465 maupun Cranfield466 menerima maksud Paulus secara positif, yaitu bahwa setiap orang percaya mempunyai Roh Allah. Mari, kita semua yang milik Kristus juga memiliki Roh Allah! Suasana positif ini penting dalam ayat-ayat yang berikut, di mana Paulus tidak mengancam, tetapi dia membesarkan hati kita bahwa kemenangan rohani juga disediakan bagi orang seperti kita.

Hagelberg: Rm 8:10 - -- 8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kalian, dari satu segi467 tubuh adalah mati karena dosa, tetapi dari segi yang lain roh468 adalah kehidupan kar...

8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kalian, dari satu segi467 tubuh adalah mati karena dosa, tetapi dari segi yang lain roh468 adalah kehidupan karena kebenaran.

Sebaiknya diamati di sini bahwa Paulus berkata jika Kristus ada di dalam kalian, dan bukan, "jika kalian berjalan menurut Roh Kristus." Dia bermaksud kita semua, dan bukan hanya orang percaya yang berkemenangan dalam Roh Allah.

Dalam pasal 7 Paulus menguraikan bahwa tubuh kita mati karena dosa, terutama pada puncak diskusi itu di mana dia berkata "Siapa akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?" (7:24).

Paulus tidak menyatakan apakah dia mempunyai maksud bahwa roh kita yang dihidupkan adalah kehidupan bagi kita, atau bahwa Roh Allah yang mendiami kita adalah kehidupan bagi kita. Melihat struktur ayat ini, di mana ada kontras antara tubuh yang mati dan roh yang adalah kehidupan, mungkin yang dimaksudkan adalah roh kita. Tetapi melihat arti ayat ini, di mana Roh itu adalah kehidupan bagi kita, mungkin yang dimaksudkan adalah Roh Allah.469 Rupanya Paulus membiarkan maksudnya menjadi samar-samar, sehingga dua-duanya bisa dimaksudkan.470

Hagelberg: Rm 8:10 - -- 8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kalian, dari satu segi467 tubuh adalah mati karena dosa, tetapi dari segi yang lain roh468 adalah kehidupan kar...

8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kalian, dari satu segi467 tubuh adalah mati karena dosa, tetapi dari segi yang lain roh468 adalah kehidupan karena kebenaran.

Sebaiknya diamati di sini bahwa Paulus berkata jika Kristus ada di dalam kalian, dan bukan, "jika kalian berjalan menurut Roh Kristus." Dia bermaksud kita semua, dan bukan hanya orang percaya yang berkemenangan dalam Roh Allah.

Dalam pasal 7 Paulus menguraikan bahwa tubuh kita mati karena dosa, terutama pada puncak diskusi itu di mana dia berkata "Siapa akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?" (7:24).

Paulus tidak menyatakan apakah dia mempunyai maksud bahwa roh kita yang dihidupkan adalah kehidupan bagi kita, atau bahwa Roh Allah yang mendiami kita adalah kehidupan bagi kita. Melihat struktur ayat ini, di mana ada kontras antara tubuh yang mati dan roh yang adalah kehidupan, mungkin yang dimaksudkan adalah roh kita. Tetapi melihat arti ayat ini, di mana Roh itu adalah kehidupan bagi kita, mungkin yang dimaksudkan adalah Roh Allah.469 Rupanya Paulus membiarkan maksudnya menjadi samar-samar, sehingga dua-duanya bisa dimaksudkan.470

Hagelberg: Rm 8:11 - -- 8:11 Tetapi jika Roh Dia yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati diam di dalam kalian, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus dari orang m...

8:11 Tetapi jika Roh Dia yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati diam di dalam kalian, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus dari orang mati akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh karena RohNya yang diam di dalam kalian.

Di atas dalam pasal 8:10 kita masih bingung bagaimana kita yang punya akal budi yang rindu untuk dapat taat melaksanakan kehendak Allah dengan "tubuh kita yang mati karena dosa". Tetapi dalam ayat ini Paulus menjelaskan bahwa Allah yang telah membangkitkan Kristus dari kuburanNya, akan menghidupkan "tubuh maut" kita.

Bagi Cranfield,471 (juga Chrysostom dan Agustinus) istilah akan menghidupkan menunjuk pada kebangkitan orang percaya pada akhir zaman. Tetapi menurut Calvin472 istilah ini menunjuk pada "operasi yang terus-menerus dari Roh, di mana Dia secara bertahap mematikan sisa-sisa daging, dan memperbaharui hidup sorgawi di dalam kita."

Menurut Hodges, kebangkitan orang percaya pada akhir zaman tidak dimaksudkan dalam nats ini. Dia berkata:

Maka kehidupan Kristen dan kemenangan Kristen adalah mujizat, suatu mujizat kebangkitan... kehidupan yang dibicarakan di sini dialami oleh kita jika Roh Allah mengaruniakan kepada kita orientasi rohani... yang mustahil bagi mereka yang hidup dalam daging, yang tidak mempunyai Roh Allah. Dalam pengalaman kebangkitan itu, kematian tubuh dikalahkan, dan anggota tubuh kita menjadi alat-alat kebenaran. Memiliki orientasi Roh berarti memiliki hidup dan damai sejahtera, dan memiliki orientasi Roh berarti mengalami kebangkitan.473

Dengan membaca ayat ini kita mengingat pasal 6:4, yang berbunyi, "...sama seperti Kristus dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita hidup dalam pembaharuan hidup" (oleh kemuliaan Bapa). Kalau "kemuliaan Bapa" dapat disamakan dengan "orientasi Roh", maka kita mengerti bahwa Roh Allah melayani kita supaya kita "memikirkan" atau merenungkan "hal-hal yang dari Roh", yaitu "kemuliaan Allah Bapa" yang diilhamkan kepada kita melalui Yesus Kristus.474 Ternyata hal ini sudah dikemukakan secara sederhana dalam Roma 5:2 di mana Paulus berkata, "kita bermegah dalam pengharapan pada kemuliaan Allah." Beberapa istilah, yaitu "bermegah dalam pengharapan pada kemuliaan Allah", "memikirkan hal-hal yang dari Roh", dan mempunyai "orientasi Roh", semuanya menceriterakan aspek-aspek dari satu pelayanan Roh Allah bagi kita. Orang yang tidak dilayani oleh Roh Allah tidak dapat merenungkan hal-hal yang dari Roh Allah, tetapi Roh Allah siap melayani kita supaya kita dapat merenungkannya. Dengan demikian kita dapat mengalami pembaharuan hidup.

Sebenarnya tema ini diuraikan dalam surat-surat Paulus yang lain. Dalam Efesus 3:16-19 peranan Roh Allah ditekankan. Allah sendiri harus mengadakan sebuah mujizat batin di dalam diri kita supaya kita dapat "memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus". Dalam Filipi 3:10 Paulus menceriterakan kerinduannya sendiri untuk "mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan persekutuan dalam penderitaanNya...." Dalam Kolose 3:1-2 Paulus menekankan peranan kita dengan memberi perintah, "carilah perkara yang di atas... pikirkanlah perkara yang di atas...." Juga dalam Ibrani 7:25; 10:22; 11:6 dan 12:22 penulis Surat Ibrani mengusulkan supaya kita menghampiri Allah. Nats-nats tersebut mencerminkan kunci kehidupan Kristen yang berkemenangan: hubungan pribadi kita dengan Yesus Kristus harus dikembangkan, supaya kita semakin akrab dengan Juruselamat kita!

Hagelberg: Rm 8:11 - -- 8:11 Tetapi jika Roh Dia yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati diam di dalam kalian, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus dari orang m...

8:11 Tetapi jika Roh Dia yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati diam di dalam kalian, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus dari orang mati akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh karena RohNya yang diam di dalam kalian.

Di atas dalam pasal 8:10 kita masih bingung bagaimana kita yang punya akal budi yang rindu untuk dapat taat melaksanakan kehendak Allah dengan "tubuh kita yang mati karena dosa". Tetapi dalam ayat ini Paulus menjelaskan bahwa Allah yang telah membangkitkan Kristus dari kuburanNya, akan menghidupkan "tubuh maut" kita.

Bagi Cranfield,471 (juga Chrysostom dan Agustinus) istilah akan menghidupkan menunjuk pada kebangkitan orang percaya pada akhir zaman. Tetapi menurut Calvin472 istilah ini menunjuk pada "operasi yang terus-menerus dari Roh, di mana Dia secara bertahap mematikan sisa-sisa daging, dan memperbaharui hidup sorgawi di dalam kita."

Menurut Hodges, kebangkitan orang percaya pada akhir zaman tidak dimaksudkan dalam nats ini. Dia berkata:

Maka kehidupan Kristen dan kemenangan Kristen adalah mujizat, suatu mujizat kebangkitan... kehidupan yang dibicarakan di sini dialami oleh kita jika Roh Allah mengaruniakan kepada kita orientasi rohani... yang mustahil bagi mereka yang hidup dalam daging, yang tidak mempunyai Roh Allah. Dalam pengalaman kebangkitan itu, kematian tubuh dikalahkan, dan anggota tubuh kita menjadi alat-alat kebenaran. Memiliki orientasi Roh berarti memiliki hidup dan damai sejahtera, dan memiliki orientasi Roh berarti mengalami kebangkitan.473

Dengan membaca ayat ini kita mengingat pasal 6:4, yang berbunyi, "...sama seperti Kristus dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita hidup dalam pembaharuan hidup" (oleh kemuliaan Bapa). Kalau "kemuliaan Bapa" dapat disamakan dengan "orientasi Roh", maka kita mengerti bahwa Roh Allah melayani kita supaya kita "memikirkan" atau merenungkan "hal-hal yang dari Roh", yaitu "kemuliaan Allah Bapa" yang diilhamkan kepada kita melalui Yesus Kristus.474 Ternyata hal ini sudah dikemukakan secara sederhana dalam Roma 5:2 di mana Paulus berkata, "kita bermegah dalam pengharapan pada kemuliaan Allah." Beberapa istilah, yaitu "bermegah dalam pengharapan pada kemuliaan Allah", "memikirkan hal-hal yang dari Roh", dan mempunyai "orientasi Roh", semuanya menceriterakan aspek-aspek dari satu pelayanan Roh Allah bagi kita. Orang yang tidak dilayani oleh Roh Allah tidak dapat merenungkan hal-hal yang dari Roh Allah, tetapi Roh Allah siap melayani kita supaya kita dapat merenungkannya. Dengan demikian kita dapat mengalami pembaharuan hidup.

Sebenarnya tema ini diuraikan dalam surat-surat Paulus yang lain. Dalam Efesus 3:16-19 peranan Roh Allah ditekankan. Allah sendiri harus mengadakan sebuah mujizat batin di dalam diri kita supaya kita dapat "memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus". Dalam Filipi 3:10 Paulus menceriterakan kerinduannya sendiri untuk "mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan persekutuan dalam penderitaanNya...." Dalam Kolose 3:1-2 Paulus menekankan peranan kita dengan memberi perintah, "carilah perkara yang di atas... pikirkanlah perkara yang di atas...." Juga dalam Ibrani 7:25; 10:22; 11:6 dan 12:22 penulis Surat Ibrani mengusulkan supaya kita menghampiri Allah. Nats-nats tersebut mencerminkan kunci kehidupan Kristen yang berkemenangan: hubungan pribadi kita dengan Yesus Kristus harus dikembangkan, supaya kita semakin akrab dengan Juruselamat kita!

Hagelberg: Rm 8:12 - -- 8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. Jadi, Paulus melanjutkan, oleh karena kuas...

8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.

Jadi, Paulus melanjutkan, oleh karena kuasa kebangkitan Yesus Kristus disediakan bagi kita melalui Roh Allah yang diam di dalam kita, maka kita tidak berhutang... kepada daging, supaya hidup menurut daging. Memang dalam pasal 7 kesan kita adalah bahwa kita wajib melakukan kehendak daging, tetapi ternyata kewajiban atau hutang itu adalah khayalan.475 Ini juga sesuai dengan pengalaman kita. Berapa kali kita sudah berkata kepada diri kita, "Ya, aku tahu bahwa seharusnya aku mengasihi dia dengan kasih yang sempurnya (atau mengampuni dia sama seperti aku sudah diampuni, dst.) tetapi aku tidak mampu menjadi bebas dari dagingku yang tidak mau tunduk pada kehendak Allah." Oleh karena Roh Allah sudah membebaskan kita dari kuasa Dosa dan Maut, dan oleh karena Roh Allah sudah mendiami kita untuk menghidupkan anggota-anggota tubuh kita, maka ketidakmampuan kita adalah khayalan, bohong, yang sering kali menipu kita.

Walaupun kita tidak berhutang kepada daging, kita memang adalah orang berhutang. Melihat tata bahasa ayat ini ada kesan bahwa Paulus mau kembali menjelaskan hutang kita yang sebenarnya, tetapi dari pada itu dia mencatat pasal 8:13, dan tidak kembali pada tema hutang kita yang sebenarnya.476

Hagelberg: Rm 8:12 - -- 8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. Jadi, Paulus melanjutkan, oleh karena kuas...

8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.

Jadi, Paulus melanjutkan, oleh karena kuasa kebangkitan Yesus Kristus disediakan bagi kita melalui Roh Allah yang diam di dalam kita, maka kita tidak berhutang... kepada daging, supaya hidup menurut daging. Memang dalam pasal 7 kesan kita adalah bahwa kita wajib melakukan kehendak daging, tetapi ternyata kewajiban atau hutang itu adalah khayalan.475 Ini juga sesuai dengan pengalaman kita. Berapa kali kita sudah berkata kepada diri kita, "Ya, aku tahu bahwa seharusnya aku mengasihi dia dengan kasih yang sempurnya (atau mengampuni dia sama seperti aku sudah diampuni, dst.) tetapi aku tidak mampu menjadi bebas dari dagingku yang tidak mau tunduk pada kehendak Allah." Oleh karena Roh Allah sudah membebaskan kita dari kuasa Dosa dan Maut, dan oleh karena Roh Allah sudah mendiami kita untuk menghidupkan anggota-anggota tubuh kita, maka ketidakmampuan kita adalah khayalan, bohong, yang sering kali menipu kita.

Walaupun kita tidak berhutang kepada daging, kita memang adalah orang berhutang. Melihat tata bahasa ayat ini ada kesan bahwa Paulus mau kembali menjelaskan hutang kita yang sebenarnya, tetapi dari pada itu dia mencatat pasal 8:13, dan tidak kembali pada tema hutang kita yang sebenarnya.476

Hagelberg: Rm 8:13 - -- 8:13 (Karena jika kalian hidup menurut daging, kalian akan mati; tetapi jika oleh Roh kalian mematikan perbuatan-perbuatan tubuh, kalian akan hidup.)...

8:13 (Karena jika kalian hidup menurut daging, kalian akan mati; tetapi jika oleh Roh kalian mematikan perbuatan-perbuatan tubuh, kalian akan hidup.)

Pengalaman hidup Paulus yang diceriterakan dalam pasal 7 bukan merupakan kehidupan yang sesungguhnya. Lebih baik pengalaman itu disebut "kematian". Agustinus berkata, "Dulu kehidupanku demikian- apakah itu kehidupan?"477 Paulus setuju dengan sikap Agustinus. Orang percayapun yang hidup menurut daging dapat digambarkan sebagai orang yang sedang meninggal. Dapat dikatakan bahwa ayat ini adalah penjelasan dari apa yang sudah dikatakan dalam pasal 8:6.

Dari segi struktur, kesejajaran ayat ini mengejutkan. Dalam 8:13b kita mengira pasti dikatakan, "Tetapi jika kalian hidup menurut Roh, kalian akan hidup." Dia tidak mengatakan itu. Dia mengatakan, jika oleh Roh kalian mematikan perbuatan-perbuatan tubuh, kalian akan hidup. Jadi, dia berkata bahwa justru mematikan perbuatan-perbuatan tubuh menghasilkan hidup bagi kita! Istilah kalian akan hidup menunjuk langsung kepada tema Surat Roma dalam pasal 1:17 "orang yang benar karena iman akan hidup."

Pasal 7 menceriterakan keadaan kita tanpa pertolongan dari Roh, tetapi sekarang Paulus menjelaskan bahwa dengan pertolongan dari Roh Allah, kita dapat memilih dan melakukan apa yang baik. Pilihan yang kita hadapi adalah suatu pilihan yang sesungguhnya, dan kita mengerti bahwa belum tentu semua orang yang lahir baru akan memilih yang benar sehingga mereka ikut berkembang secara rohani dan mematikan perbuatan-perbuatan tubuh. Tidakkah ini sesuai dengan pengalaman kita? Banyak yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi tidak banyak yang menyerahkan dirinya secara total kepada Dia. Banyak orang hidup di dalam Roma pasal 7, dan belum mengalami kemenangan yang diceritakan dalam pasal 8.

Hodges478 mengkaitan "vonis" yang sudah dijatuhkan atas dosa ("Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging") dalam pasal 8:3 dengan pelaksananan vonis itu oleh kita (oleh Roh kalian mematikan perbuatan-perbuatan tubuh).

Nygren479 menceriterakan bagaimana Surat Roma menganggap Maut sebagai seorang penguasa yang dipecat, yang mau melangkah sebagai penguasa yang masih bertakhta dan masih memberi perintah kepada kita. Kita tidak usah mentaati dia. Baik gambaran "vonis" maupun "penguasa" mempunyai akar dalam teologia Surat Roma.

Dalam Roma 1:5 Paulus menyebut jabatan rasul yang diberikan kepadanya "untuk menuntun semua bangsa pada ketaatan iman demi kepentingan namaNya." Apa yang disebut dalam pasal 8:13, yaitu bahwa kalau kita mau sungguh hidup maka kita harus mematikan perbuatan-perbuatan tubuh oleh Roh Allah, adalah "ketaatan iman" yang disebut dalam pasal 1:5.

Pasal 8:1-13 dapat diberi judul, "Jalan Kemenangan adalah melalui Roh Allah", dan pasal 8:14-29 diberi judul "Pada Jalan Kemenangan tersebut Kita Mengalami Pimpinan Roh, Status sebagai Anak yang Sah, Status sebagai Ahli Waris Kristus, Penderitaan dengan Kristus, dan Kemuliaan dengan Kristus".

Hagelberg: Rm 8:13 - -- 8:13 (Karena jika kalian hidup menurut daging, kalian akan mati; tetapi jika oleh Roh kalian mematikan perbuatan-perbuatan tubuh, kalian akan hidup.)...

8:13 (Karena jika kalian hidup menurut daging, kalian akan mati; tetapi jika oleh Roh kalian mematikan perbuatan-perbuatan tubuh, kalian akan hidup.)

Pengalaman hidup Paulus yang diceriterakan dalam pasal 7 bukan merupakan kehidupan yang sesungguhnya. Lebih baik pengalaman itu disebut "kematian". Agustinus berkata, "Dulu kehidupanku demikian- apakah itu kehidupan?"477 Paulus setuju dengan sikap Agustinus. Orang percayapun yang hidup menurut daging dapat digambarkan sebagai orang yang sedang meninggal. Dapat dikatakan bahwa ayat ini adalah penjelasan dari apa yang sudah dikatakan dalam pasal 8:6.

Dari segi struktur, kesejajaran ayat ini mengejutkan. Dalam 8:13b kita mengira pasti dikatakan, "Tetapi jika kalian hidup menurut Roh, kalian akan hidup." Dia tidak mengatakan itu. Dia mengatakan, jika oleh Roh kalian mematikan perbuatan-perbuatan tubuh, kalian akan hidup. Jadi, dia berkata bahwa justru mematikan perbuatan-perbuatan tubuh menghasilkan hidup bagi kita! Istilah kalian akan hidup menunjuk langsung kepada tema Surat Roma dalam pasal 1:17 "orang yang benar karena iman akan hidup."

Pasal 7 menceriterakan keadaan kita tanpa pertolongan dari Roh, tetapi sekarang Paulus menjelaskan bahwa dengan pertolongan dari Roh Allah, kita dapat memilih dan melakukan apa yang baik. Pilihan yang kita hadapi adalah suatu pilihan yang sesungguhnya, dan kita mengerti bahwa belum tentu semua orang yang lahir baru akan memilih yang benar sehingga mereka ikut berkembang secara rohani dan mematikan perbuatan-perbuatan tubuh. Tidakkah ini sesuai dengan pengalaman kita? Banyak yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi tidak banyak yang menyerahkan dirinya secara total kepada Dia. Banyak orang hidup di dalam Roma pasal 7, dan belum mengalami kemenangan yang diceritakan dalam pasal 8.

Hodges478 mengkaitan "vonis" yang sudah dijatuhkan atas dosa ("Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging") dalam pasal 8:3 dengan pelaksananan vonis itu oleh kita (oleh Roh kalian mematikan perbuatan-perbuatan tubuh).

Nygren479 menceriterakan bagaimana Surat Roma menganggap Maut sebagai seorang penguasa yang dipecat, yang mau melangkah sebagai penguasa yang masih bertakhta dan masih memberi perintah kepada kita. Kita tidak usah mentaati dia. Baik gambaran "vonis" maupun "penguasa" mempunyai akar dalam teologia Surat Roma.

Dalam Roma 1:5 Paulus menyebut jabatan rasul yang diberikan kepadanya "untuk menuntun semua bangsa pada ketaatan iman demi kepentingan namaNya." Apa yang disebut dalam pasal 8:13, yaitu bahwa kalau kita mau sungguh hidup maka kita harus mematikan perbuatan-perbuatan tubuh oleh Roh Allah, adalah "ketaatan iman" yang disebut dalam pasal 1:5.

Pasal 8:1-13 dapat diberi judul, "Jalan Kemenangan adalah melalui Roh Allah", dan pasal 8:14-29 diberi judul "Pada Jalan Kemenangan tersebut Kita Mengalami Pimpinan Roh, Status sebagai Anak yang Sah, Status sebagai Ahli Waris Kristus, Penderitaan dengan Kristus, dan Kemuliaan dengan Kristus".

Hagelberg: Rm 8:14 - -- 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak480 Allah. Ayat ini mirip pasal 8:9, di mana dia berkata, "Tetapi kalian tidak berada dalam dag...

8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak480 Allah.

Ayat ini mirip pasal 8:9, di mana dia berkata, "Tetapi kalian tidak berada dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kalian. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus." Kami sudah menjelaskan di atas bahwa Paulus tidak meragukan keselamatan jemaat Roma. Mereka semua didiami Roh. Menurut Cranfield,481 hal yang sama dikatakan di sini, bahwa mereka semua orang percaya. Tetapi menurut Hodges482 setiap kita yang lahir baru adalah teknon/teknon (anak, atau "child") karena kita lahir dari atas.483 Tetapi istilah 'uiov/hiuos, yang berarti "anak yang sudah diangkat secara sah", dipakai dalam ayat ini untuk menggambarkan orang percaya, anak-anak Allah, yang dipimpin Roh Allah. Jadi menurut Hodges, kita semua teknon/teknon Allah karena kita lahir dari atas, tetapi hanya orang percaya yang "hidup menurut Roh Allah" dapat disebut 'uiov/hiuos, anak Allah yang sudah dewasa dan diangkat secara sah. Kalau pengertian Hodges benar, maka pasal 8:14 sudah merupakan peralihan Paulus dari keadaan semua orang percaya kepada keadaan orang percaya yang setia pada kehendak Allah. Kalau pengertian Cranfield benar, maka peralihan tersebut baru kelihatan dalam pasal 8:17.

Hagelberg: Rm 8:14-30 - -- b. Kita Dapat Mengenal Kristus dan Persekutuan dalam PenderitaanNya, Sehingga Kita Bebas 8:14-8:30 Mungkin kalau kita merenungkan pasal 8:13 di atas...

b. Kita Dapat Mengenal Kristus dan Persekutuan dalam PenderitaanNya, Sehingga Kita Bebas 8:14-8:30

Mungkin kalau kita merenungkan pasal 8:13 di atas, dua pertanyaan muncul dalam hati kita. Pertanyaan yang pertama adalah, "Apakah aku dapat melakukan apa yang diharapkan?" "Mematikan perbuatan-perbuatan tubuh", itu harus terjadi "oleh Roh". "Apakah Roh Allah diam di dalam aku?" Demikian pertanyaan atau pergumulan yang pertama. Yang ke dua adalah, "Bagaimana dengan hal itu, 'mematikan perbuatan-perbuatan tubuh'?" Rupanya ngeri, tidak enak sama sekali. "Apakah aku sungguh mau melakukannya?" "Buat apa aku menderita seperti itu?" Demikian pertanyaan yang ke dua. Jadi secara singkat, apakah aku dapat melakukannya, dan apakah akhirnya ini berguna untuk aku?

Dalam bagian ini Paulus akan memberi jawaban "Ya" yang bergema pada dua pertanyaan tersebut. "Ya", karena Roh Allah ada di dalam kita semua, dan "Ya", karena apa yang menantikan orang percaya yang taat. Kalau diamati secara teliti, kita melihat bahwa dalam nats yang panjang ini, 8:14-8:39, Paulus menjawab dua pertanyaan ini berkali-kali, secara bergantian.

Hagelberg: Rm 8:14 - -- 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak480 Allah. Ayat ini mirip pasal 8:9, di mana dia berkata, "Tetapi kalian tidak berada dalam dag...

8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak480 Allah.

Ayat ini mirip pasal 8:9, di mana dia berkata, "Tetapi kalian tidak berada dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kalian. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus." Kami sudah menjelaskan di atas bahwa Paulus tidak meragukan keselamatan jemaat Roma. Mereka semua didiami Roh. Menurut Cranfield,481 hal yang sama dikatakan di sini, bahwa mereka semua orang percaya. Tetapi menurut Hodges482 setiap kita yang lahir baru adalah teknon/teknon (anak, atau "child") karena kita lahir dari atas.483 Tetapi istilah 'uiov/hiuos, yang berarti "anak yang sudah diangkat secara sah", dipakai dalam ayat ini untuk menggambarkan orang percaya, anak-anak Allah, yang dipimpin Roh Allah. Jadi menurut Hodges, kita semua teknon/teknon Allah karena kita lahir dari atas, tetapi hanya orang percaya yang "hidup menurut Roh Allah" dapat disebut 'uiov/hiuos, anak Allah yang sudah dewasa dan diangkat secara sah. Kalau pengertian Hodges benar, maka pasal 8:14 sudah merupakan peralihan Paulus dari keadaan semua orang percaya kepada keadaan orang percaya yang setia pada kehendak Allah. Kalau pengertian Cranfield benar, maka peralihan tersebut baru kelihatan dalam pasal 8:17.

Hagelberg: Rm 8:15 - -- 8:15 Sebab kalian tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kalian telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Alla...

8:15 Sebab kalian tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kalian telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita484 berseru, "ya Abba, ya Bapa!"

Oleh karena kita telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah,485 maka, sesuai dengan pasal 8:1-11, pengalaman hidup yang sesungguhnya, yaitu pengalaman sebagai anak Allah yang dipimpin untuk tetap mematikan perbuatan-perbuatan tubuh, disediakan bagi kita. Pengalaman ini tidak mustahil bagi kita, karena kita telah menerima Roh Allah. Bukan saja pengalaman tersebut tidak mustahil, tetapi Paulus ingin meyakinkan kita bahwa pengalaman tersebut merupakan pengalaman Kristen yang wajar dan sejati.

Melalui Roh itu kita dapat mengalami suatu hubungan yang sangat akrab dengan Allah Bapa. Dia bukan hanya satu topik teologia bagi kita, tetapi Dia menjadi seperti ayah kita sendiri. Istilah Abba, dari bahasa Aram, merupakan panggilan anak-anak Yahudi untuk ayah mereka sendiri. Hodges486 berkata, "Orang yang dipimpin Allah adalah anak Allah, ayat 13, dan dia adalah orang yang... dipimpim kepada Allah dalam doa seperti seorang anak yang berseru kepada ayahnya."

Hagelberg: Rm 8:15 - -- 8:15 Sebab kalian tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kalian telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Alla...

8:15 Sebab kalian tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kalian telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita484 berseru, "ya Abba, ya Bapa!"

Oleh karena kita telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah,485 maka, sesuai dengan pasal 8:1-11, pengalaman hidup yang sesungguhnya, yaitu pengalaman sebagai anak Allah yang dipimpin untuk tetap mematikan perbuatan-perbuatan tubuh, disediakan bagi kita. Pengalaman ini tidak mustahil bagi kita, karena kita telah menerima Roh Allah. Bukan saja pengalaman tersebut tidak mustahil, tetapi Paulus ingin meyakinkan kita bahwa pengalaman tersebut merupakan pengalaman Kristen yang wajar dan sejati.

Melalui Roh itu kita dapat mengalami suatu hubungan yang sangat akrab dengan Allah Bapa. Dia bukan hanya satu topik teologia bagi kita, tetapi Dia menjadi seperti ayah kita sendiri. Istilah Abba, dari bahasa Aram, merupakan panggilan anak-anak Yahudi untuk ayah mereka sendiri. Hodges486 berkata, "Orang yang dipimpin Allah adalah anak Allah, ayat 13, dan dia adalah orang yang... dipimpim kepada Allah dalam doa seperti seorang anak yang berseru kepada ayahnya."

Hagelberg: Rm 8:16 - -- 8:16 Roh itu sendiri ikut bersaksi kepada roh kita bahwa kita adalah anak-anak487 Allah. Doa kita kepada bapa sorgawi merupakan kesaksian hati bahwa ...

8:16 Roh itu sendiri ikut bersaksi kepada roh kita bahwa kita adalah anak-anak487 Allah.

Doa kita kepada bapa sorgawi merupakan kesaksian hati bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan pada saat kita berdoa, Roh Allah menolong kita dalam doa, sama seperti apa yang dikatakan dalam pasal 8:26-27. Dengan demikian Dia ikut bersaksi kepada roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Jadi jika kita menerimanya, kita yakin dapat melakukan apa yang diharapkan karena kita didiami Roh Allah, dan kita tahu bahwa didiami bukan hanya karena kita "berseru, 'ya Abba, ya Bapa!'", tetapi juga karena kesaksian Roh Allah yang ada di dalam diri kita sendiri.

Hagelberg: Rm 8:16 - -- 8:16 Roh itu sendiri ikut bersaksi kepada roh kita bahwa kita adalah anak-anak487 Allah. Doa kita kepada bapa sorgawi merupakan kesaksian hati bahwa ...

8:16 Roh itu sendiri ikut bersaksi kepada roh kita bahwa kita adalah anak-anak487 Allah.

Doa kita kepada bapa sorgawi merupakan kesaksian hati bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan pada saat kita berdoa, Roh Allah menolong kita dalam doa, sama seperti apa yang dikatakan dalam pasal 8:26-27. Dengan demikian Dia ikut bersaksi kepada roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Jadi jika kita menerimanya, kita yakin dapat melakukan apa yang diharapkan karena kita didiami Roh Allah, dan kita tahu bahwa didiami bukan hanya karena kita "berseru, 'ya Abba, ya Bapa!'", tetapi juga karena kesaksian Roh Allah yang ada di dalam diri kita sendiri.

Hagelberg: Rm 8:17 - -- 8:17 Dan jika kita anak-anak,488 kita juga ahli waris, yaitu ahli waris Allah, dan juga ahli waris dengan Kristus jika kita menderita dengan Dia sehi...

8:17 Dan jika kita anak-anak,488 kita juga ahli waris, yaitu ahli waris Allah, dan juga ahli waris dengan Kristus jika kita menderita dengan Dia sehingga kita juga dipermuliakan dengan Dia.

Dalam bahasa Yunani,489 dan mudah-mudahan dalam terjemahan di atas, kita dapat mengerti bahwa ada dua macam ahli waris. Berdasarkan status sebagai anak yang lahir dari atas, kita yang telah percaya kepada Tuhan Yesus adalah ahli waris Allah. Tetapi kalau kita ikut menderita dengan Kristus, atau dengan kata lain, kalau kita hidup "dipimpin oleh Roh" Allah, kalau kita "hidup menurut Roh Allah", maka kita juga adalah ahli waris dengan Kristus.

Hal warisan yang ganda yang dikemukakan dalam ayat ini sesuai dengan peraturan warisan dalam Perjanjian Lama.490 Setiap anak sulung harus diberi dua bagian dalam warisan. Dia memperoleh satu bagian karena dia adalah anak yang lahir dalam keluarga itu, tetapi dia memperoleh bagian ke dua karena dia memenuhi persyaratan khusus sebagai anak sulung. Kalau kita percaya kepada Tuhan Yesus maka kita memperoleh satu warisan, kita menjadi ahli waris Allah. Antara lain, ini berarti bahwa kita akan masuk Kerajaan Allah. Tetapi kalau kita memenuhi persyaratan khusus, kalau kita menderita dengan Kristus, maka kita memperoleh warisan yang ganda, kita menjadi ahli waris dengan Kristus. Antara lain, ini berarti bahwa kita akan memiliki Kerajaan Allah bersama-sama dengan Tuhan Yesus.

Kalau kita "dipimpin Roh Allah", kalau kita "hidup menurut Roh Allah", kita pasti akan menderita dengan Kristus. Satu tema saja dikembangkan dan diuraikan oleh Rasul Paulus dalam ayat-ayat ini. Pengalaman kita sebagai orang yang "dipimpin Roh Allah" didasari pada kenyataan bahwa Roh yang sama "ikut bersaksi kepada roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah." Pengalaman kita sebagai orang yang "hidup menurut Roh Allah" didasari pada kenyataan bahwa Roh Allah "diam di dalam kalian".

Kalau kita mengikuti jalan kemenangan yang disediakan bagi kita dalam Roh Allah, memang kita akan menderita dengan Dia, tetapi selain itu kita juga akan dipermuliakan dengan Dia. Tema kemuliaan yang disediakan bagi setiap orang percaya yang rela menderita dengan Dia akan dikembangkan dalam ayat-ayat yang berikut.

Hagelberg: Rm 8:17 - -- 8:17 Dan jika kita anak-anak,488 kita juga ahli waris, yaitu ahli waris Allah, dan juga ahli waris dengan Kristus jika kita menderita dengan Dia sehi...

8:17 Dan jika kita anak-anak,488 kita juga ahli waris, yaitu ahli waris Allah, dan juga ahli waris dengan Kristus jika kita menderita dengan Dia sehingga kita juga dipermuliakan dengan Dia.

Dalam bahasa Yunani,489 dan mudah-mudahan dalam terjemahan di atas, kita dapat mengerti bahwa ada dua macam ahli waris. Berdasarkan status sebagai anak yang lahir dari atas, kita yang telah percaya kepada Tuhan Yesus adalah ahli waris Allah. Tetapi kalau kita ikut menderita dengan Kristus, atau dengan kata lain, kalau kita hidup "dipimpin oleh Roh" Allah, kalau kita "hidup menurut Roh Allah", maka kita juga adalah ahli waris dengan Kristus.

Hal warisan yang ganda yang dikemukakan dalam ayat ini sesuai dengan peraturan warisan dalam Perjanjian Lama.490 Setiap anak sulung harus diberi dua bagian dalam warisan. Dia memperoleh satu bagian karena dia adalah anak yang lahir dalam keluarga itu, tetapi dia memperoleh bagian ke dua karena dia memenuhi persyaratan khusus sebagai anak sulung. Kalau kita percaya kepada Tuhan Yesus maka kita memperoleh satu warisan, kita menjadi ahli waris Allah. Antara lain, ini berarti bahwa kita akan masuk Kerajaan Allah. Tetapi kalau kita memenuhi persyaratan khusus, kalau kita menderita dengan Kristus, maka kita memperoleh warisan yang ganda, kita menjadi ahli waris dengan Kristus. Antara lain, ini berarti bahwa kita akan memiliki Kerajaan Allah bersama-sama dengan Tuhan Yesus.

Kalau kita "dipimpin Roh Allah", kalau kita "hidup menurut Roh Allah", kita pasti akan menderita dengan Kristus. Satu tema saja dikembangkan dan diuraikan oleh Rasul Paulus dalam ayat-ayat ini. Pengalaman kita sebagai orang yang "dipimpin Roh Allah" didasari pada kenyataan bahwa Roh yang sama "ikut bersaksi kepada roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah." Pengalaman kita sebagai orang yang "hidup menurut Roh Allah" didasari pada kenyataan bahwa Roh Allah "diam di dalam kalian".

Kalau kita mengikuti jalan kemenangan yang disediakan bagi kita dalam Roh Allah, memang kita akan menderita dengan Dia, tetapi selain itu kita juga akan dipermuliakan dengan Dia. Tema kemuliaan yang disediakan bagi setiap orang percaya yang rela menderita dengan Dia akan dikembangkan dalam ayat-ayat yang berikut.

Hagelberg: Rm 8:18 - -- 8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Menurut Nygren491 ...

8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Menurut Nygren491 nats ini menegaskan bahwa kita masih menderita dalam aiwn/aion lama, dan bahwa aiwn/aion baru akan dinyatakan dengan segala kepenuhan dan kemuliaan. Kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita pada aiwn/aion baru jauh melebihi penderitaan aiwn/aion ini. Hal yang sama dikatakan dalam II Korintus 4:17, yang berbunyi, "Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami." Rasul Paulus dapat mengatakan ini, walaupun penderitaan yang sudah dia alami sangat berat, seperti apa yang dikatakan dalam II Korintus 11:23-29.

Hagelberg: Rm 8:18 - -- 8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Menurut Nygren491 ...

8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Menurut Nygren491 nats ini menegaskan bahwa kita masih menderita dalam aiwn/aion lama, dan bahwa aiwn/aion baru akan dinyatakan dengan segala kepenuhan dan kemuliaan. Kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita pada aiwn/aion baru jauh melebihi penderitaan aiwn/aion ini. Hal yang sama dikatakan dalam II Korintus 4:17, yang berbunyi, "Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami." Rasul Paulus dapat mengatakan ini, walaupun penderitaan yang sudah dia alami sangat berat, seperti apa yang dikatakan dalam II Korintus 11:23-29.

Hagelberg: Rm 8:19 - -- 8:19 Sebab dengan sangat rindu seluruh ciptaan menantikan saat anak-anak492 Allah dinyatakan. Dalam Kejadian 1:26-28 manusia diciptakan dan diangkat ...

8:19 Sebab dengan sangat rindu seluruh ciptaan menantikan saat anak-anak492 Allah dinyatakan.

Dalam Kejadian 1:26-28 manusia diciptakan dan diangkat sebagai penguasa bumi ini.493 Waktu penguasa bumi jatuh dalam dosa, bumi menjadi tempat yang susah. Dalam Roma 8:19 Paulus mengatakan bahwa bumi menantikan saat anak-anak Allah, yaitu penguasa yang baru, dinyatakan. Bumi menantikan munculnya orang percaya yang taat kepada Tuhan Allah, orang yang hidup menurut pimpinan Roh Allah, karena orang-orang itu akan menjadi ahli waris atau pemilik bumi yang dibaharui, dan keadaan tersebut dinantikan oleh seluruh ciptaan Allah.

...seluruh ciptaan menantikan...

Menurut Cranfield494 yang dimaksudkan adalah seluruh ciptaan Allah kecuali manusia. Orang percaya dikecualikan karena dalam pasal 8:23 "kita juga" menantikan hari itu. Bagi Cranfield, Paulus mempergunakan kiasan di mana ciptaan Allah diberi ciri khas manusia.495

Hagelberg: Rm 8:19 - -- 8:19 Sebab dengan sangat rindu seluruh ciptaan menantikan saat anak-anak492 Allah dinyatakan. Dalam Kejadian 1:26-28 manusia diciptakan dan diangkat ...

8:19 Sebab dengan sangat rindu seluruh ciptaan menantikan saat anak-anak492 Allah dinyatakan.

Dalam Kejadian 1:26-28 manusia diciptakan dan diangkat sebagai penguasa bumi ini.493 Waktu penguasa bumi jatuh dalam dosa, bumi menjadi tempat yang susah. Dalam Roma 8:19 Paulus mengatakan bahwa bumi menantikan saat anak-anak Allah, yaitu penguasa yang baru, dinyatakan. Bumi menantikan munculnya orang percaya yang taat kepada Tuhan Allah, orang yang hidup menurut pimpinan Roh Allah, karena orang-orang itu akan menjadi ahli waris atau pemilik bumi yang dibaharui, dan keadaan tersebut dinantikan oleh seluruh ciptaan Allah.

...seluruh ciptaan menantikan...

Menurut Cranfield494 yang dimaksudkan adalah seluruh ciptaan Allah kecuali manusia. Orang percaya dikecualikan karena dalam pasal 8:23 "kita juga" menantikan hari itu. Bagi Cranfield, Paulus mempergunakan kiasan di mana ciptaan Allah diberi ciri khas manusia.495

Hagelberg: Rm 8:20 - -- 8:20 Karena seluruh ciptaan telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya...

8:20 Karena seluruh ciptaan telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya dalam harapan,496

Paulus menjelaskan bahwa "seluruh ciptaan menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan" oleh karena kesia-siaan zaman ini. Kejadian 3:14-19 mengisahkan bagaimana setan dan bumi dikutuk Allah, atau dengan kata lain, ditaklukkan kepada kesia-siaan. Zaman ini ciptaan Allah tidak dapat mencapai tujuan yang dimaksudkan oleh karena untuk itu ciptaan harus dipimpin oleh manusia yang disempurnakan. Oleh karena manusia telah, dan tetap, berdosa, maka manusia belum dapat melaksanakan tugasnya yang diberikan kepadanya dalam Kejadian 1:26-28. Tetapi Allah menaklukkan ciptaan pada kesia-siaan dengan harapan. Pasal 8:21 menjelaskan mengenai harapan itu.

Hagelberg: Rm 8:20 - -- 8:20 Karena seluruh ciptaan telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya...

8:20 Karena seluruh ciptaan telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya dalam harapan,496

Paulus menjelaskan bahwa "seluruh ciptaan menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan" oleh karena kesia-siaan zaman ini. Kejadian 3:14-19 mengisahkan bagaimana setan dan bumi dikutuk Allah, atau dengan kata lain, ditaklukkan kepada kesia-siaan. Zaman ini ciptaan Allah tidak dapat mencapai tujuan yang dimaksudkan oleh karena untuk itu ciptaan harus dipimpin oleh manusia yang disempurnakan. Oleh karena manusia telah, dan tetap, berdosa, maka manusia belum dapat melaksanakan tugasnya yang diberikan kepadanya dalam Kejadian 1:26-28. Tetapi Allah menaklukkan ciptaan pada kesia-siaan dengan harapan. Pasal 8:21 menjelaskan mengenai harapan itu.

Hagelberg: Rm 8:21 - -- 8:21 bahwa ciptaan yang sama akan dibebaskan dari perbudakan pembusukan497 dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.498 Jadi baik pen...

8:21 bahwa ciptaan yang sama akan dibebaskan dari perbudakan pembusukan497 dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.498

Jadi baik penderitaan yang kita alami (8:17-18) maupun kesia-siaan yang dialami oleh ciptaan Allah (8:20) bersifat sementara, dan akan diganti dengan kemerdekaan yang mulia. Kita mengerti bahwa perubahan ini akan terjadi pada saat mereka yang adalah "ahli waris dengan Kristus" dinyatakan. Hal ini akan dikembangkan lagi pada akhir pasal 8:23.

Hagelberg: Rm 8:21 - -- 8:21 bahwa ciptaan yang sama akan dibebaskan dari perbudakan pembusukan497 dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.498 Jadi baik pen...

8:21 bahwa ciptaan yang sama akan dibebaskan dari perbudakan pembusukan497 dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah.498

Jadi baik penderitaan yang kita alami (8:17-18) maupun kesia-siaan yang dialami oleh ciptaan Allah (8:20) bersifat sementara, dan akan diganti dengan kemerdekaan yang mulia. Kita mengerti bahwa perubahan ini akan terjadi pada saat mereka yang adalah "ahli waris dengan Kristus" dinyatakan. Hal ini akan dikembangkan lagi pada akhir pasal 8:23.

Hagelberg: Rm 8:22 - -- 8:22 Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang seluruh ciptaan merintih bersama-sama dan merasa sakit bersalin bersama-sama. Dalam ayat ini ciptaan Alla...

8:22 Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang seluruh ciptaan merintih bersama-sama dan merasa sakit bersalin bersama-sama.

Dalam ayat ini ciptaan Allah dikiaskan sebagai seorang ibu yang bersalin. Memang gambaran itu sangat tepat, karena penderitaan yang dialami dalam aiwn/aion lama susah, tetapi ada tujuan dan harapan yang indah, sama seperti pengalaman seorang ibu yang mau melahirkan.499

Nygren500 mengamati bahwa ada tiga rintihan dalam Roma 8:22-26. Ciptaan Allah merintih, kita merintih, dan Roh Allah merintih.

Hagelberg: Rm 8:22 - -- 8:22 Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang seluruh ciptaan merintih bersama-sama dan merasa sakit bersalin bersama-sama. Dalam ayat ini ciptaan Alla...

8:22 Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang seluruh ciptaan merintih bersama-sama dan merasa sakit bersalin bersama-sama.

Dalam ayat ini ciptaan Allah dikiaskan sebagai seorang ibu yang bersalin. Memang gambaran itu sangat tepat, karena penderitaan yang dialami dalam aiwn/aion lama susah, tetapi ada tujuan dan harapan yang indah, sama seperti pengalaman seorang ibu yang mau melahirkan.499

Nygren500 mengamati bahwa ada tiga rintihan dalam Roma 8:22-26. Ciptaan Allah merintih, kita merintih, dan Roh Allah merintih.

Hagelberg: Rm 8:23 - -- 8:23 Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima buah sulung501 Roh, kita juga merintih dalam hati kita sambil menantikan pengangkat...

8:23 Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima buah sulung501 Roh, kita juga merintih dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu penebusan tubuh kita.

Dalam pasal 8:23-25 Paulus menguraikan mengenai rintihan yang ke dua, yaitu rintihan orang percaya yang hidup menurut Roh Allah.

Maksud Paulus dengan buah sulung Roh adalah kehadiran Roh Kudus dalam kita dan juga karya Roh Kudus dalam diri kita yang diuraikan dalam pasal ini. Dalam pasal 8:11 Paulus sudah menyebut bahwa Allah "menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh karena RohNya yang diam di dalam kalian." Karya tersebut merupakan "cicipan yang mendahului" pengalaman kebangkitan tubuh jasmani kita pada akhir zaman.502 Sekarang secara tidak lengkap Roh Allah melayani kita, atau "memimpin" kita, sehingga tubuh jasmani kita dipakai untuk menyatakan hidup Allah, tetapi mengingat apa yang dikatakan dalam pasal 8:26 rupanya pelayanan Roh zaman ini tidak menutup semua "kelemahan-kelemahan kita". Kalau tubuh jasmani kita sudah dibangkitkan, maka kita akan menyatakan hidup Allah secara sempurna. Dalam aiwn/aion lama ini kita harus puas dengan buah sulung Roh. Tetapi secara praktis, hasil tersebut tidak memuaskan, sehingga kita juga merintih dalam hati.

Orang percaya yang "hidup menurut Roh" Allah memang merintih dalam hati dan menantikan kedatangan Raja kita yang sungguh kita kasihi. Paulus tidak menyebut orang percaya yang tidak mau "menderita dengan Dia", tetapi kita sudah tahu bahwa mereka sama sekali tidak memikirkan dan merindukan kedatangan Tuhan Yesus Kristus.

Dalam pasal 8:22 ciptaan Allah disamakan dengan seorang ibu yang sakit bersalin. Dia merintih, tetapi dia juga mempunyai harapan yang besar, karena anaknya mau lahir. Dalam pasal 8:23 hal yang sama dikatakan mengenai kita. Paulus berkata, kita juga merintih, tetapi selain rintihan ada juga harapan yang besar, karena kita menantikan saat kita akan dinyatakan sebagai anak-anakNya yang dewasa, yang mengasihi Dia.

Kita merindukan penebusan tubuh kita, karena, berkat karya Roh Allah, kita semakin sadar akan kekurangan kita. Kita susah, bukan hanya karena dunia ini fana, tetapi karena kelemahan diri kita yang hanya dapat ditiadakan dengan kebangkitan tubuh jasmani kita.

Nygren503 mengkaitan kerinduan penebusan tubuh dengan apa yang dikatakan dalam Roma 7:24, "Siapa akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?" Apa yang dialami berkat pelayanan Roh Allah dalam hidup ini akan disempurnakan pada Hari yang mulia itu.

Hagelberg: Rm 8:23 - -- 8:23 Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima buah sulung501 Roh, kita juga merintih dalam hati kita sambil menantikan pengangkat...

8:23 Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima buah sulung501 Roh, kita juga merintih dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu penebusan tubuh kita.

Dalam pasal 8:23-25 Paulus menguraikan mengenai rintihan yang ke dua, yaitu rintihan orang percaya yang hidup menurut Roh Allah.

Maksud Paulus dengan buah sulung Roh adalah kehadiran Roh Kudus dalam kita dan juga karya Roh Kudus dalam diri kita yang diuraikan dalam pasal ini. Dalam pasal 8:11 Paulus sudah menyebut bahwa Allah "menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh karena RohNya yang diam di dalam kalian." Karya tersebut merupakan "cicipan yang mendahului" pengalaman kebangkitan tubuh jasmani kita pada akhir zaman.502 Sekarang secara tidak lengkap Roh Allah melayani kita, atau "memimpin" kita, sehingga tubuh jasmani kita dipakai untuk menyatakan hidup Allah, tetapi mengingat apa yang dikatakan dalam pasal 8:26 rupanya pelayanan Roh zaman ini tidak menutup semua "kelemahan-kelemahan kita". Kalau tubuh jasmani kita sudah dibangkitkan, maka kita akan menyatakan hidup Allah secara sempurna. Dalam aiwn/aion lama ini kita harus puas dengan buah sulung Roh. Tetapi secara praktis, hasil tersebut tidak memuaskan, sehingga kita juga merintih dalam hati.

Orang percaya yang "hidup menurut Roh" Allah memang merintih dalam hati dan menantikan kedatangan Raja kita yang sungguh kita kasihi. Paulus tidak menyebut orang percaya yang tidak mau "menderita dengan Dia", tetapi kita sudah tahu bahwa mereka sama sekali tidak memikirkan dan merindukan kedatangan Tuhan Yesus Kristus.

Dalam pasal 8:22 ciptaan Allah disamakan dengan seorang ibu yang sakit bersalin. Dia merintih, tetapi dia juga mempunyai harapan yang besar, karena anaknya mau lahir. Dalam pasal 8:23 hal yang sama dikatakan mengenai kita. Paulus berkata, kita juga merintih, tetapi selain rintihan ada juga harapan yang besar, karena kita menantikan saat kita akan dinyatakan sebagai anak-anakNya yang dewasa, yang mengasihi Dia.

Kita merindukan penebusan tubuh kita, karena, berkat karya Roh Allah, kita semakin sadar akan kekurangan kita. Kita susah, bukan hanya karena dunia ini fana, tetapi karena kelemahan diri kita yang hanya dapat ditiadakan dengan kebangkitan tubuh jasmani kita.

Nygren503 mengkaitan kerinduan penebusan tubuh dengan apa yang dikatakan dalam Roma 7:24, "Siapa akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?" Apa yang dialami berkat pelayanan Roh Allah dalam hidup ini akan disempurnakan pada Hari yang mulia itu.

Hagelberg: Rm 8:24 - -- 8:24 Sebab kita diselamatkan dalam harapan tersebut, tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapka...

8:24 Sebab kita diselamatkan dalam harapan tersebut, tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang telah dilihatnya?

Ayat ini harus dikaitkan dengan ayat yang sebelumnya. Jadiorang yang disebut kita dalam ayat ini adalah sama dengan "kita yang telah menerima buah sulung Roh" dalam pasal 8:23. Pengalaman keselamatan yang disebutkan dalam ayat ini adalah sama dengan keselamatan yang diuraikan dalam Surat Roma sejak pasal 1, yaitu keselamatan dari murka Allah yang diceriterakan dalam pasal 1:18-32, suatu murka yang dialami zaman ini oleh setiap orang yang tetap terjun (atau "diterjunkan" oleh Tuhan Allah) dalam dosa yang semakin ngeri. Orang percaya yang taat, yang hidup menurut Roh Allah, mereka "telah menerima buah sulung Roh", dan juga mereka diselamatkan dari murka Allah yang dialami oleh orang lain di muka bumi ini.504

...kita diselamatkan dalam pengharapan tersebut...

Orang percaya yang hidup menurut Roh Allah memang "merintih", karena tidak puas dengan kerohanian dirinya sendiri, tetapi keadaan tidak puas tersebut diimbangi dengan unsur pengharapan yang dimiliki. Tetapi Paulus mengingatkan kita bahwa pada hakikatnya pengharapan merupakan sesuatu yang belum dilihat, atau belum dialami.

Hagelberg: Rm 8:24 - -- 8:24 Sebab kita diselamatkan dalam harapan tersebut, tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapka...

8:24 Sebab kita diselamatkan dalam harapan tersebut, tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang telah dilihatnya?

Ayat ini harus dikaitkan dengan ayat yang sebelumnya. Jadiorang yang disebut kita dalam ayat ini adalah sama dengan "kita yang telah menerima buah sulung Roh" dalam pasal 8:23. Pengalaman keselamatan yang disebutkan dalam ayat ini adalah sama dengan keselamatan yang diuraikan dalam Surat Roma sejak pasal 1, yaitu keselamatan dari murka Allah yang diceriterakan dalam pasal 1:18-32, suatu murka yang dialami zaman ini oleh setiap orang yang tetap terjun (atau "diterjunkan" oleh Tuhan Allah) dalam dosa yang semakin ngeri. Orang percaya yang taat, yang hidup menurut Roh Allah, mereka "telah menerima buah sulung Roh", dan juga mereka diselamatkan dari murka Allah yang dialami oleh orang lain di muka bumi ini.504

...kita diselamatkan dalam pengharapan tersebut...

Orang percaya yang hidup menurut Roh Allah memang "merintih", karena tidak puas dengan kerohanian dirinya sendiri, tetapi keadaan tidak puas tersebut diimbangi dengan unsur pengharapan yang dimiliki. Tetapi Paulus mengingatkan kita bahwa pada hakikatnya pengharapan merupakan sesuatu yang belum dilihat, atau belum dialami.

Hagelberg: Rm 8:25 - -- 8:25 Tetapi jika505 kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun. Dalam pasal 8:23 Paulus sudah menjelaskan bahwa kit...

8:25 Tetapi jika505 kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.

Dalam pasal 8:23 Paulus sudah menjelaskan bahwa kita yang memiliki buah sulung Roh Allah "menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu penebusan tubuh kita." Di sini dia sempat mendorong kita supaya sifat tekun adalah sifat kita waktu kita menantikannya.

Sebenarnya semua ini sudah dikemukakan pada pembukaan bagian ini, dalam Roma 5:3, di mana Paulus berkata, "Bukan hanya itu saja, tetapi kita juga bermegah dalam kesengsaraan karena kita tahu bahwa kesengsaraan menimbulkan ketekunan...." Paulus tidak menawarkan kehidupan Kristen yang bebas penderitaan. Dia menawarkan kehidupan Kristen yang susah, di mana kita merintih, tetapi rintihan kita disertai dengan pengharapan, dan pengharapan kita disertai dengan ketekunan.

Hagelberg: Rm 8:25 - -- 8:25 Tetapi jika505 kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun. Dalam pasal 8:23 Paulus sudah menjelaskan bahwa kit...

8:25 Tetapi jika505 kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.

Dalam pasal 8:23 Paulus sudah menjelaskan bahwa kita yang memiliki buah sulung Roh Allah "menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu penebusan tubuh kita." Di sini dia sempat mendorong kita supaya sifat tekun adalah sifat kita waktu kita menantikannya.

Sebenarnya semua ini sudah dikemukakan pada pembukaan bagian ini, dalam Roma 5:3, di mana Paulus berkata, "Bukan hanya itu saja, tetapi kita juga bermegah dalam kesengsaraan karena kita tahu bahwa kesengsaraan menimbulkan ketekunan...." Paulus tidak menawarkan kehidupan Kristen yang bebas penderitaan. Dia menawarkan kehidupan Kristen yang susah, di mana kita merintih, tetapi rintihan kita disertai dengan pengharapan, dan pengharapan kita disertai dengan ketekunan.

Hagelberg: Rm 8:26 - -- 8:26 Demikian juga Roh membantu506 dalam kelemahan-kelemahan507 kita, sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri be...

8:26 Demikian juga Roh membantu506 dalam kelemahan-kelemahan507 kita, sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa508 untuk kita dengan rintihan-rintihan yang tidak terucapkan.

Dalam pasal 8:26-27 Paulus menguraikan mengenai rintihan yang ke tiga, yaitu dari Roh Allah.

Dalam bagian ini Paulus menjelaskan bahwa kita dilayani oleh Roh Allah sehingga kita dapat menang atas "tubuh maut ini", tetapi karya Roh Allah digambarkan sebagai sesuatu yang belum lengkap. Kita baru mengalami "buah sulung Roh", dan kita "menantikan pengangkatan sebagai anak."

Justru waktu kita menderita, waktu kita lemah, waktu kita merintih, kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa. Kita mau berdoa supaya kita lepas dari kesusahan kita. Kita berdoa supaya pengalaman kita dalam aiwn/aion lama ini ringan, dan tidak berat. Kita berdoa supaya dapat menikmati aiwn/aion lama ini.

Dalam ayat ini ada penghiburan bagi kita. Kita menanggung kesusahan yang terlalu berat, kita mau berdoa, tetapi tidak bisa, hanya nafas panjang saja yang menandai keluh-kesah kita, saat itu kita dihibur karena Roh sendiri berdoa untuk kita dengan rintihan-rintihan yang tidak terucapkan. Menurut beberapa penafsir, yang dimaksudkan di sini adalah bahasa lidah, tetapi bukti mereka kurang meyakinkan. Bahasa lidah tidak disebut dalam konteks ini. Tetapi kata dasar yang dipakai di sini untuk rintihan juga dipakai dalam Markus 7:34 pada saat Tuhan Yesus mau menyembuhkan seorang tuli.509 Mungkinkah rintihan Tuhan Yesus, dan juga rintihan Roh Allah yang menolong kita, merupakan suatu komunikasi rohani yang berkaitan erat dengan pelayanan Roh Allah melalui kita?

Hagelberg: Rm 8:26 - -- 8:26 Demikian juga Roh membantu506 dalam kelemahan-kelemahan507 kita, sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri be...

8:26 Demikian juga Roh membantu506 dalam kelemahan-kelemahan507 kita, sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa508 untuk kita dengan rintihan-rintihan yang tidak terucapkan.

Dalam pasal 8:26-27 Paulus menguraikan mengenai rintihan yang ke tiga, yaitu dari Roh Allah.

Dalam bagian ini Paulus menjelaskan bahwa kita dilayani oleh Roh Allah sehingga kita dapat menang atas "tubuh maut ini", tetapi karya Roh Allah digambarkan sebagai sesuatu yang belum lengkap. Kita baru mengalami "buah sulung Roh", dan kita "menantikan pengangkatan sebagai anak."

Justru waktu kita menderita, waktu kita lemah, waktu kita merintih, kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa. Kita mau berdoa supaya kita lepas dari kesusahan kita. Kita berdoa supaya pengalaman kita dalam aiwn/aion lama ini ringan, dan tidak berat. Kita berdoa supaya dapat menikmati aiwn/aion lama ini.

Dalam ayat ini ada penghiburan bagi kita. Kita menanggung kesusahan yang terlalu berat, kita mau berdoa, tetapi tidak bisa, hanya nafas panjang saja yang menandai keluh-kesah kita, saat itu kita dihibur karena Roh sendiri berdoa untuk kita dengan rintihan-rintihan yang tidak terucapkan. Menurut beberapa penafsir, yang dimaksudkan di sini adalah bahasa lidah, tetapi bukti mereka kurang meyakinkan. Bahasa lidah tidak disebut dalam konteks ini. Tetapi kata dasar yang dipakai di sini untuk rintihan juga dipakai dalam Markus 7:34 pada saat Tuhan Yesus mau menyembuhkan seorang tuli.509 Mungkinkah rintihan Tuhan Yesus, dan juga rintihan Roh Allah yang menolong kita, merupakan suatu komunikasi rohani yang berkaitan erat dengan pelayanan Roh Allah melalui kita?

Hagelberg: Rm 8:27 - -- 8:27 Dan Ia yang menyelidiki hati orang,510 mengetahui maksud511 Roh itu, karena512 justru sesuai dengan kehendak Allah, Roh berdoa untuk orang-orang...

8:27 Dan Ia yang menyelidiki hati orang,510 mengetahui maksud511 Roh itu, karena512 justru sesuai dengan kehendak Allah, Roh berdoa untuk orang-orang kudus.

Dalam kesusahan dan penderitaan aiwn/aion lama kita bingung, tetapi Allah, yang menyelidiki hati orang, mengetahui maksud Roh itu. Dia tidak bingung. Dia mengerti keadaan hati kita dengan sempurna, dan Dia mengerti maksud Roh Allah dengan sempurna, sehingga doa Roh Allah bagi kita yang didoakan dalam bentuk "rintihan-rintihan yang tidak terucapkan" langsung dimengerti oleh Bapa sorgawi. Tetapi bukan hanya bahwa doa-doa tersebut dimengerti saja. Doa-doa Roh Allah bagi kita juga dikabulkan. Oleh karena itu, maka benarlah apa yang dikatakan dalam ayat yang berikut.513

Hagelberg: Rm 8:27 - -- 8:27 Dan Ia yang menyelidiki hati orang,510 mengetahui maksud511 Roh itu, karena512 justru sesuai dengan kehendak Allah, Roh berdoa untuk orang-orang...

8:27 Dan Ia yang menyelidiki hati orang,510 mengetahui maksud511 Roh itu, karena512 justru sesuai dengan kehendak Allah, Roh berdoa untuk orang-orang kudus.

Dalam kesusahan dan penderitaan aiwn/aion lama kita bingung, tetapi Allah, yang menyelidiki hati orang, mengetahui maksud Roh itu. Dia tidak bingung. Dia mengerti keadaan hati kita dengan sempurna, dan Dia mengerti maksud Roh Allah dengan sempurna, sehingga doa Roh Allah bagi kita yang didoakan dalam bentuk "rintihan-rintihan yang tidak terucapkan" langsung dimengerti oleh Bapa sorgawi. Tetapi bukan hanya bahwa doa-doa tersebut dimengerti saja. Doa-doa Roh Allah bagi kita juga dikabulkan. Oleh karena itu, maka benarlah apa yang dikatakan dalam ayat yang berikut.513

Hagelberg: Rm 8:28 - -- 8:28 Dan kita tahu bahwa bagi orang-orang yang mengasihi514 Allah, segala sesuatu turut menghasilkan515 kebaikan,516 bagi orang-orang yang terpanggil...

8:28 Dan kita tahu bahwa bagi orang-orang yang mengasihi514 Allah, segala sesuatu turut menghasilkan515 kebaikan,516 bagi orang-orang yang terpanggil menurut rencana Allah.517

Suatu kenyataan yang jarang disebut adalah bahwa janji yang indah ini dikhususkan bagi orang-orang yang mengasihi Allah. Ini bukan merupakan sebuah janji yang umum, yang berlaku untuk semua orang percaya. Janji ini berlaku untuk orang percaya yang mengasihi Allah. Sebenarnya ini tidak menjadi kejutan, karena sejak 8:17b Paulus menguraikan keadaan rohani orang percaya yang "menderita dengan Dia", yaitu orang percaya yang bukan hanya "ahli waris Allah", tetapi juga "ahli waris dengan Kristus". Orang percaya yang mengasihi Allah juga menantikan kedatangan Kristus, karena saat itu status mereka sebagai anak Allah yang dewasa akan dinyatakan di hadapan umum (8:19). Sekarang mereka hanya mempunyai "buah sulung Roh" (8:23). Sekarang mereka merintih dan menderita, sehingga mereka dapat menjadi bingung, tetapi mereka diberi janji bahwa dalam pengalaman mereka segala sesuatu turut menghasilkan kebaikan.

Walaupun sulit dan tidak enak diterima, tetapi segala sesuatu, termasuk penderitaan kita dengan Kristus, turut menghasilkan kebaikan bagi kita. Sebenarnya Paulus sudah mengatakan hal yang sama di dalam pasal 8:17, di mana dia berkata, "Dan jika kita anak-anak, kita juga ahli waris, yaitu ahli waris Allah, dan juga ahli waris dengan Kristus jika kita menderita dengan Dia sehingga kita juga dipermuliakan dengan Dia." Segala sesuatu, termasuk penderitaan dengan Kristus, akan menghasilkan kebaikan bagi kita. Kebaikan yang mana akan dihasilkan? Paulus menjawab pertanyaan ini dalam ayat yang berikut, di mana dia menjelaskan bahwa kita akan "menjadi serupa dengan gambaran AnakNya" yang mulia, yang akan bertakhta dalam Kerajaan Allah.

Mereka yang mengasihi Allah juga disebut terpanggil menurut rencana Allah. Rencana Allah yang dimaksudkan dalam konteks ini adalah supaya mereka "menjadi serupa dengan gambaran AnakNya" (8:29).518

Hagelberg: Rm 8:28 - -- 8:28 Dan kita tahu bahwa bagi orang-orang yang mengasihi514 Allah, segala sesuatu turut menghasilkan515 kebaikan,516 bagi orang-orang yang terpanggil...

8:28 Dan kita tahu bahwa bagi orang-orang yang mengasihi514 Allah, segala sesuatu turut menghasilkan515 kebaikan,516 bagi orang-orang yang terpanggil menurut rencana Allah.517

Suatu kenyataan yang jarang disebut adalah bahwa janji yang indah ini dikhususkan bagi orang-orang yang mengasihi Allah. Ini bukan merupakan sebuah janji yang umum, yang berlaku untuk semua orang percaya. Janji ini berlaku untuk orang percaya yang mengasihi Allah. Sebenarnya ini tidak menjadi kejutan, karena sejak 8:17b Paulus menguraikan keadaan rohani orang percaya yang "menderita dengan Dia", yaitu orang percaya yang bukan hanya "ahli waris Allah", tetapi juga "ahli waris dengan Kristus". Orang percaya yang mengasihi Allah juga menantikan kedatangan Kristus, karena saat itu status mereka sebagai anak Allah yang dewasa akan dinyatakan di hadapan umum (8:19). Sekarang mereka hanya mempunyai "buah sulung Roh" (8:23). Sekarang mereka merintih dan menderita, sehingga mereka dapat menjadi bingung, tetapi mereka diberi janji bahwa dalam pengalaman mereka segala sesuatu turut menghasilkan kebaikan.

Walaupun sulit dan tidak enak diterima, tetapi segala sesuatu, termasuk penderitaan kita dengan Kristus, turut menghasilkan kebaikan bagi kita. Sebenarnya Paulus sudah mengatakan hal yang sama di dalam pasal 8:17, di mana dia berkata, "Dan jika kita anak-anak, kita juga ahli waris, yaitu ahli waris Allah, dan juga ahli waris dengan Kristus jika kita menderita dengan Dia sehingga kita juga dipermuliakan dengan Dia." Segala sesuatu, termasuk penderitaan dengan Kristus, akan menghasilkan kebaikan bagi kita. Kebaikan yang mana akan dihasilkan? Paulus menjawab pertanyaan ini dalam ayat yang berikut, di mana dia menjelaskan bahwa kita akan "menjadi serupa dengan gambaran AnakNya" yang mulia, yang akan bertakhta dalam Kerajaan Allah.

Mereka yang mengasihi Allah juga disebut terpanggil menurut rencana Allah. Rencana Allah yang dimaksudkan dalam konteks ini adalah supaya mereka "menjadi serupa dengan gambaran AnakNya" (8:29).518

Hagelberg: Rm 8:29 - -- 8:29 Sebab mereka yang dikenal dari semula,519 juga ditentukan dari semula520 untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya, supaya Ia, AnakNya itu, m...

8:29 Sebab mereka yang dikenal dari semula,519 juga ditentukan dari semula520 untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya, supaya Ia, AnakNya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Dua ayat ini, 8:29-30, menggambarkan sebuah rantai yang terdiri dari lima anak rantai. Anak rantai yang pertama menceriterakan semua orang yang dikenal dari semula. Paulus tidak berkata bahwa oleh karena Allah mengetahui sesuatu mengenai apa yang akan kita lakukan, maka Dia menentukan kita untuk menjadi anak-anakNya. Istilah mengenal dalam Alkitab sering kali berarti "memilih". Sebelum kita melakukan apa-apa Dia sudah memilih kita, karena kasih karuniaNya.

Anak rantai yang ke dua dari rencana dan maksud Tuhan Allah adalah supaya kita ditentukan dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya. Istilah gambaran di sini berkaitan erat dengan Kejadian 1:6-28 di mana manusia diciptakan sebagai gambar/patung Allah untuk mewakili Dia di muka bumi.521 Ternyata Adam gagal dalam tugas tersebut karena dia berdosa, tetapi Adam ke dua, yaitu Yesus, tidak gagal. Dialah gambar Allah yang sejati, dan Dia akan menaklukkan bumi sesuai dengan perintah Allah dalam Kejadian 1:26-28. Yang penting dalam Roma 8 adalah bahwa kita yang hidup menurut Roh, kita yang menderita dengan Kristus, akan menjadi serupa dengan gambaran AnakNya. Dengan kata lain, kita akan kembali pada keadaan kita yang semula, dan kita akan ikut menaklukkan bumi dengan Yesus Kristus! Iblis berusaha untuk menggagalkan rencana Tuhan Allah, tetapi dia tidak berhasil.

Hodges522 menegaskan bahwa sama seperti dalam keluarga biasa ada adik yang mirip sekali dengan kakaknya, dan juga ada yang hanya agak mirip sedikit, demikian juga dalam keluarga rohani kita, nanti akan ada yang sungguh menderita, sehingga mereka sungguh menjadi serupa dengan gambaran Yesus Kristus, dan ada yang menghindari penderitaan, sehingga mereka tidak begitu serupa dengan Tuhan Yesus. Ini berarti bahwa orang percaya yang hidup menurut Roh Allah dapat menerima penderitaan sebagai alat yang dipakai Allah supaya mereka dibentuk untuk memperoleh kemiripan dengan Tuhan Yesus, sehingga mereka akan juga memperoleh bagian "warisan" yang lebih mulia dalam KerajaanNya, sesuai dengan Roma 8:17.

Yang berada di pusat rencana Allah bukanlah kita tetapi Tuhan Yesus Kristus. Maksud dan tujuan Allah adalah supaya Yesus Kristus menjadi yang sulung523 di antara banyak saudara. Tuhan Allah mau supaya waktu Mesias, Kristus Yesus, naik takhtaNya dalam Kerajaan Seribu Tahun, Dia tidak sendiri, tetapi Dia disertai dengan orang-orang pilihan yang akan ikut memerintah dengan Dia, sesuai dengan janjiNya yang dicatat dalam Wahyu 2:26-27 dan 3:21.

Hagelberg: Rm 8:29 - -- 8:29 Sebab mereka yang dikenal dari semula,519 juga ditentukan dari semula520 untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya, supaya Ia, AnakNya itu, m...

8:29 Sebab mereka yang dikenal dari semula,519 juga ditentukan dari semula520 untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya, supaya Ia, AnakNya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Dua ayat ini, 8:29-30, menggambarkan sebuah rantai yang terdiri dari lima anak rantai. Anak rantai yang pertama menceriterakan semua orang yang dikenal dari semula. Paulus tidak berkata bahwa oleh karena Allah mengetahui sesuatu mengenai apa yang akan kita lakukan, maka Dia menentukan kita untuk menjadi anak-anakNya. Istilah mengenal dalam Alkitab sering kali berarti "memilih". Sebelum kita melakukan apa-apa Dia sudah memilih kita, karena kasih karuniaNya.

Anak rantai yang ke dua dari rencana dan maksud Tuhan Allah adalah supaya kita ditentukan dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya. Istilah gambaran di sini berkaitan erat dengan Kejadian 1:6-28 di mana manusia diciptakan sebagai gambar/patung Allah untuk mewakili Dia di muka bumi.521 Ternyata Adam gagal dalam tugas tersebut karena dia berdosa, tetapi Adam ke dua, yaitu Yesus, tidak gagal. Dialah gambar Allah yang sejati, dan Dia akan menaklukkan bumi sesuai dengan perintah Allah dalam Kejadian 1:26-28. Yang penting dalam Roma 8 adalah bahwa kita yang hidup menurut Roh, kita yang menderita dengan Kristus, akan menjadi serupa dengan gambaran AnakNya. Dengan kata lain, kita akan kembali pada keadaan kita yang semula, dan kita akan ikut menaklukkan bumi dengan Yesus Kristus! Iblis berusaha untuk menggagalkan rencana Tuhan Allah, tetapi dia tidak berhasil.

Hodges522 menegaskan bahwa sama seperti dalam keluarga biasa ada adik yang mirip sekali dengan kakaknya, dan juga ada yang hanya agak mirip sedikit, demikian juga dalam keluarga rohani kita, nanti akan ada yang sungguh menderita, sehingga mereka sungguh menjadi serupa dengan gambaran Yesus Kristus, dan ada yang menghindari penderitaan, sehingga mereka tidak begitu serupa dengan Tuhan Yesus. Ini berarti bahwa orang percaya yang hidup menurut Roh Allah dapat menerima penderitaan sebagai alat yang dipakai Allah supaya mereka dibentuk untuk memperoleh kemiripan dengan Tuhan Yesus, sehingga mereka akan juga memperoleh bagian "warisan" yang lebih mulia dalam KerajaanNya, sesuai dengan Roma 8:17.

Yang berada di pusat rencana Allah bukanlah kita tetapi Tuhan Yesus Kristus. Maksud dan tujuan Allah adalah supaya Yesus Kristus menjadi yang sulung523 di antara banyak saudara. Tuhan Allah mau supaya waktu Mesias, Kristus Yesus, naik takhtaNya dalam Kerajaan Seribu Tahun, Dia tidak sendiri, tetapi Dia disertai dengan orang-orang pilihan yang akan ikut memerintah dengan Dia, sesuai dengan janjiNya yang dicatat dalam Wahyu 2:26-27 dan 3:21.

Hagelberg: Rm 8:30 - -- 8:30 Dan mereka yang ditentukan dari semula, mereka itu juga dipanggil. Dan mereka yang dipanggil, mereka itu juga dibenarkan. Dan mereka yang dibe...

8:30 Dan mereka yang ditentukan dari semula, mereka itu juga dipanggil. Dan mereka yang dipanggil, mereka itu juga dibenarkan. Dan mereka yang dibenarkan, mereka itu juga dimuliakan.

Anak rantai yang ke tiga, ke empat, dan ke lima disebut dalam ayat ini. Dengan demikian Paulus meringkaskan seluruh rencana Allah untuk kita, dari saat kita dipilih sebelum dunia diciptakan sampai saat kita dimuliakan pada akhir zaman. Perlu dimengerti bahwa walaupun istilah "semua" tidak ada dalam bahasa aslinya, tetapi sungguh jelas tidak ada yang ditentukan yang tercecer sehingga tidak sampai dimuliakan. Semua yang ditentukan akan ikut sampai dimuliakan.

...mereka itu juga dipanggil.

Panggilan yang dimaksudkan di sini, sama seperti dalam Efesus 4:1, adalah panggilan yang efektif dari Allah pada keselamatan kekal melalui iman pada Kristus.524

...mereka itu juga dibenarkan.

Dari banyak istilah yang dapat dipakai di sini, Paulus memilih istilah dibenarkan, dan bukan "diampuni", bukan "diselamatkan", bukan "diberi hidup baru dan kelahiran baru", karena hal pembenaran merupakan batu loncatan bagi Surat Roma, sesuai dengan tema yang dicatat dalam pasal 1:17, "Orang yang benar karena iman akan hidup."

...mereka itu juga dimuliakan.

Kemuliaan yang dimaksudkan di sini adalah "kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita", suatu kemuliaan yang diuraikan secara mendetail sejak pasal 8:18 yang dikutip di atas.525

Lain dari pada pembenaran yang terjadi secara lengkap pada setiap orang yang percaya pada Kristus, kemuliaan yang disebut di sini sebagai mata rantai yang terakhir mempunyai strata-strata yang berbeda, seperti apa yang diumpamakan dalam Lukas 19:11-27, di mana satu orang menerima sepuluh kota, satu menerima lima kota, dan satu lagi hanya ditegur, dan tidak menerima kota satupun.

Nygren526 mengkaitkan kemuliaan yang akan dianugerahkan kepada setiap orang yang "ditentukan dari semula" dengan tema seluruh Surat Roma, yaitu bahwa "orang-orang yang dibenarkan oleh iman akan hidup." Baru dengan dimuliakan kita sungguh mengalami hidup yang sesungguhnya.

Ke lima mata rantai dalam nats ini memakai Aorist Tense.527 Ini mudah dimengerti untuk ke dua mata rantai yang pertama, karena keduanya itu terjadi sebelum dunia diciptakan. Mata rantai yang ke tiga dan ke empat sudah terjadi dalam pengalaman orang yang sudah percaya, tetapi belum terjadi dalam pengalaman orang yang masih akan percaya, sehingga pemakaian Aorist Tense dapat dikatakan agak aneh. Tetapi pemakaian Aorist Tense untuk mata rantai yang ke lima sangat aneh. Apakah kita sudah dimuliakan? Mungkin, tetapi kemulian yang diceriterakan dalam pasal ini adalah suatu kemuliaan yang akan dinyatakan pada akhir zaman. Menurut Cranfield528 kemuliaan kita disebut dengan Aorist Tense karena kemuliaan bagi kita sudah ditentukan oleh Allah, dan juga karena kemuliaan Kristus telah terealisir, sehingga kita, di dalam Dia, sudah memiliki kemuliaan itu.

Nygren529 mempunyai suatu pengertian yang nampaknya lebih dalam dan lebih tepat. Dia menolak tafsiran yang menyamakan sanktifikasi kita dengan kemuliaan kita, karena kemuliaan yang dimaksudkan dalam nats ini dikontras dengan penderitaan kita zaman ini. Nygren juga menolak tafsiran bahwa Paulus berkata "seolah-olah" kita sudah dimuliakan. Untuk menjelaskan pemakaian Aorist Tense itu dia kembali pada masalah dua aiwn/aion dalam pengalaman kita. Sebagai orang yang sudah berada dalam aiwn/aion baru, kita sudah dimuliakan. Tetapi sebagai orang yang juga masih berada dalam aiwn/aion lama, kita merasa belum dimuliakan. Ini dapat dibandingkan dengan pengalaman Tuhan Yesus sendiri, dalam Yohanes 13:31-32 dan 12:28. Walaupun Nygren tidak memakai istilah "Kerajaan Allah" dalam diskusi ini, tetapi pengertian dia dapat disamakan dengan kenyataan bahwa Kerajaan Allah/Kerajaan Sorga sudah ada dan juga akan datang (Matius 13 dan 25:34 atau 26:29).

Dengan demikian Paulus meringkaskan karya Allah bagi orang percaya, yaitu suatu karya yang begitu indah dan mulia sehingga layak ditanggapi dengan sikap heran dan syukur, seperti apa yang dapat dirasakan dalam kata-kata Paulus yang menjadi penutup bagian ini.

Hagelberg: Rm 8:30 - -- 8:30 Dan mereka yang ditentukan dari semula, mereka itu juga dipanggil. Dan mereka yang dipanggil, mereka itu juga dibenarkan. Dan mereka yang dibe...

8:30 Dan mereka yang ditentukan dari semula, mereka itu juga dipanggil. Dan mereka yang dipanggil, mereka itu juga dibenarkan. Dan mereka yang dibenarkan, mereka itu juga dimuliakan.

Anak rantai yang ke tiga, ke empat, dan ke lima disebut dalam ayat ini. Dengan demikian Paulus meringkaskan seluruh rencana Allah untuk kita, dari saat kita dipilih sebelum dunia diciptakan sampai saat kita dimuliakan pada akhir zaman. Perlu dimengerti bahwa walaupun istilah "semua" tidak ada dalam bahasa aslinya, tetapi sungguh jelas tidak ada yang ditentukan yang tercecer sehingga tidak sampai dimuliakan. Semua yang ditentukan akan ikut sampai dimuliakan.

...mereka itu juga dipanggil.

Panggilan yang dimaksudkan di sini, sama seperti dalam Efesus 4:1, adalah panggilan yang efektif dari Allah pada keselamatan kekal melalui iman pada Kristus.524

...mereka itu juga dibenarkan.

Dari banyak istilah yang dapat dipakai di sini, Paulus memilih istilah dibenarkan, dan bukan "diampuni", bukan "diselamatkan", bukan "diberi hidup baru dan kelahiran baru", karena hal pembenaran merupakan batu loncatan bagi Surat Roma, sesuai dengan tema yang dicatat dalam pasal 1:17, "Orang yang benar karena iman akan hidup."

...mereka itu juga dimuliakan.

Kemuliaan yang dimaksudkan di sini adalah "kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita", suatu kemuliaan yang diuraikan secara mendetail sejak pasal 8:18 yang dikutip di atas.525

Lain dari pada pembenaran yang terjadi secara lengkap pada setiap orang yang percaya pada Kristus, kemuliaan yang disebut di sini sebagai mata rantai yang terakhir mempunyai strata-strata yang berbeda, seperti apa yang diumpamakan dalam Lukas 19:11-27, di mana satu orang menerima sepuluh kota, satu menerima lima kota, dan satu lagi hanya ditegur, dan tidak menerima kota satupun.

Nygren526 mengkaitkan kemuliaan yang akan dianugerahkan kepada setiap orang yang "ditentukan dari semula" dengan tema seluruh Surat Roma, yaitu bahwa "orang-orang yang dibenarkan oleh iman akan hidup." Baru dengan dimuliakan kita sungguh mengalami hidup yang sesungguhnya.

Ke lima mata rantai dalam nats ini memakai Aorist Tense.527 Ini mudah dimengerti untuk ke dua mata rantai yang pertama, karena keduanya itu terjadi sebelum dunia diciptakan. Mata rantai yang ke tiga dan ke empat sudah terjadi dalam pengalaman orang yang sudah percaya, tetapi belum terjadi dalam pengalaman orang yang masih akan percaya, sehingga pemakaian Aorist Tense dapat dikatakan agak aneh. Tetapi pemakaian Aorist Tense untuk mata rantai yang ke lima sangat aneh. Apakah kita sudah dimuliakan? Mungkin, tetapi kemulian yang diceriterakan dalam pasal ini adalah suatu kemuliaan yang akan dinyatakan pada akhir zaman. Menurut Cranfield528 kemuliaan kita disebut dengan Aorist Tense karena kemuliaan bagi kita sudah ditentukan oleh Allah, dan juga karena kemuliaan Kristus telah terealisir, sehingga kita, di dalam Dia, sudah memiliki kemuliaan itu.

Nygren529 mempunyai suatu pengertian yang nampaknya lebih dalam dan lebih tepat. Dia menolak tafsiran yang menyamakan sanktifikasi kita dengan kemuliaan kita, karena kemuliaan yang dimaksudkan dalam nats ini dikontras dengan penderitaan kita zaman ini. Nygren juga menolak tafsiran bahwa Paulus berkata "seolah-olah" kita sudah dimuliakan. Untuk menjelaskan pemakaian Aorist Tense itu dia kembali pada masalah dua aiwn/aion dalam pengalaman kita. Sebagai orang yang sudah berada dalam aiwn/aion baru, kita sudah dimuliakan. Tetapi sebagai orang yang juga masih berada dalam aiwn/aion lama, kita merasa belum dimuliakan. Ini dapat dibandingkan dengan pengalaman Tuhan Yesus sendiri, dalam Yohanes 13:31-32 dan 12:28. Walaupun Nygren tidak memakai istilah "Kerajaan Allah" dalam diskusi ini, tetapi pengertian dia dapat disamakan dengan kenyataan bahwa Kerajaan Allah/Kerajaan Sorga sudah ada dan juga akan datang (Matius 13 dan 25:34 atau 26:29).

Dengan demikian Paulus meringkaskan karya Allah bagi orang percaya, yaitu suatu karya yang begitu indah dan mulia sehingga layak ditanggapi dengan sikap heran dan syukur, seperti apa yang dapat dirasakan dalam kata-kata Paulus yang menjadi penutup bagian ini.

Hagelberg: Rm 8:31 - -- 8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya ini? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang melawan kita? Pertanyaan retoris ini tida...

8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya ini? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang melawan kita?

Pertanyaan retoris ini tidak menantikan jawaban, karena kita mengerti bahwa tersirat dalam pertanyaan ada jawaban, "Tidak ada yang dapat melawan kita!"

Yang dimaksudkan dengan istilah semuanya ini adalah terutama pasal 8:28-30, tetapi sebenarnya istilah ini menjangkau seluruh Surat Roma sampai titik ini.531

Memang kita masih hidup dalam aiwn/aion lama, dan ada banyak orang dan kuasa yang melawan kita, tetapi oleh karena kita yakin bahwa "segala sesuatu turut menghasilkan kebaikan," maka kita tahu mereka yang mau melawan kita sebenarnya hanya menjadi alat di tangan Tuhan Allah yang sungguh mengasihi kita.

Mengenai pemakaian kata ganti orang, kita, Hodges532 mencatat bahwa sejak permulaan diskusi mengenai penderitaan dalam pasal 8:18 Paulus banyak memakai istilah "kita", sehingga si pembaca dapat menggolongkan dirinya dengan Paulus, asal pengalaman Paulus sesuai dengan pengalaman dirinya sendiri. Dalam pasal 8:32 dia menceriterakan sesuatu yang benar untuk semua orang percaya, dan dia berkata, "bagi kita semua...." Apakah kalau dia tidak memakai istilah "kita semua", tetapi hanya "kita", maka ada orang percaya yang tidak dimaksudkan, misalnya orang percaya yang tidak hidup menurut Roh Allah? Tetapi dalam pasal 8:29-30 tidak ada kata ganti orang sama sekali, dan dalam dua ayat tersebut semua orang percaya dimaksudkan.

Hanya orang percaya yang mengasihi Allah, yang "menerima buah sulung Roh" Allah, dapat melihat bahwa "segala sesuatu turut menghasilkan kebaikan," dan bahwa tidak ada yang dapat melawan kita. Tetapi orang percaya yang tidak taat, yang tidak beriman teguh, tidak mempunyai mata iman untuk memandang kenyataan ini. Ini menjadi sungguh nampak kalau kekeliruan Yakub dalam Kejadian 42:36 dibandingkan dengan sikap Yusuf dalam Kejadian 45:5-8.533

Hagelberg: Rm 8:31-39 - -- c. Kesimpulan dari pasal 5-8: Kita Dapat Menang dalam Kesusahan 8:31-8:39 Dalam pasal 5-8 Paulus sudah menguraikan bagaimana Murka Allah, Dosa, Huku...

c. Kesimpulan dari pasal 5-8: Kita Dapat Menang dalam Kesusahan 8:31-8:39

Dalam pasal 5-8 Paulus sudah menguraikan bagaimana Murka Allah, Dosa, Hukum Taurat, dan Maut telah dikalahkan sehingga kita bebas untuk hidup, untuk sungguh hidup. Orang yang dibenarkan karena iman akan hidup. Sampai titik ini dia membicarakan ke empat kuasa tersebut satu per satu. Di sini, sebagai kesimpulan, dia akan mengumpulkan dan menyatukan seluruh berita pasal 5-8 dengan satu kidung pujian, di mana dia bertanya, jikalau Allah ada di pihak kita, siapakah yang dapat melawan kita? Hukum Taurat? Tidak! Dosa? Tidak! Maut? Tidak! Tidak ada yang dapat melawan kita. Malah, pada saat kuasa-kuasa itu mau melawan kita, Allah mempergunakan mereka untuk membentuk kita sebagai orang yang layak mewarisi kerajaanNya!

Dalam kesembilan ayat ini Paulus menanggapi rencana Allah bagi kita yang dinyatakan dalam pasal 8:28-30 sebagai suatu rencana yang tidak akan gagal. Tanggapan Paulus adalah bahwa tidak ada apa-apa yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah. Jadi, rencana Allah bagi kita, yaitu supaya kita sungguh akan hidup, pasti berhasil.

Mengenai bagian ini, Cranfield530 mencatat bahwa susunannya sangat rapi, dan bahwa ada kemiripan dengan karangan lain dalam bahasa Yunani dan dan bahasa Latin, terutama dari kelompok Stoa. Dalam karangan-karangan tersebut orang yang berhikmat menang atas banyak halangan. Tetapi dalam Roma 8:31-39 kasih karunia Tuhan Allah diyakini, sedangkan dalam karangan-karangan itu kebaikan manusia diyakini.

Hagelberg: Rm 8:31 - -- 8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya ini? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang melawan kita? Pertanyaan retoris ini tida...

8:31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya ini? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang melawan kita?

Pertanyaan retoris ini tidak menantikan jawaban, karena kita mengerti bahwa tersirat dalam pertanyaan ada jawaban, "Tidak ada yang dapat melawan kita!"

Yang dimaksudkan dengan istilah semuanya ini adalah terutama pasal 8:28-30, tetapi sebenarnya istilah ini menjangkau seluruh Surat Roma sampai titik ini.531

Memang kita masih hidup dalam aiwn/aion lama, dan ada banyak orang dan kuasa yang melawan kita, tetapi oleh karena kita yakin bahwa "segala sesuatu turut menghasilkan kebaikan," maka kita tahu mereka yang mau melawan kita sebenarnya hanya menjadi alat di tangan Tuhan Allah yang sungguh mengasihi kita.

Mengenai pemakaian kata ganti orang, kita, Hodges532 mencatat bahwa sejak permulaan diskusi mengenai penderitaan dalam pasal 8:18 Paulus banyak memakai istilah "kita", sehingga si pembaca dapat menggolongkan dirinya dengan Paulus, asal pengalaman Paulus sesuai dengan pengalaman dirinya sendiri. Dalam pasal 8:32 dia menceriterakan sesuatu yang benar untuk semua orang percaya, dan dia berkata, "bagi kita semua...." Apakah kalau dia tidak memakai istilah "kita semua", tetapi hanya "kita", maka ada orang percaya yang tidak dimaksudkan, misalnya orang percaya yang tidak hidup menurut Roh Allah? Tetapi dalam pasal 8:29-30 tidak ada kata ganti orang sama sekali, dan dalam dua ayat tersebut semua orang percaya dimaksudkan.

Hanya orang percaya yang mengasihi Allah, yang "menerima buah sulung Roh" Allah, dapat melihat bahwa "segala sesuatu turut menghasilkan kebaikan," dan bahwa tidak ada yang dapat melawan kita. Tetapi orang percaya yang tidak taat, yang tidak beriman teguh, tidak mempunyai mata iman untuk memandang kenyataan ini. Ini menjadi sungguh nampak kalau kekeliruan Yakub dalam Kejadian 42:36 dibandingkan dengan sikap Yusuf dalam Kejadian 45:5-8.533

Hagelberg: Rm 8:32 - -- 8:32 Ia, yang tidak menyayangkan AnakNya sendiri, tetapi yang menyerahkanNya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesu...

8:32 Ia, yang tidak menyayangkan AnakNya sendiri, tetapi yang menyerahkanNya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Oleh karena anakNya sendiri lebih berharga dari pada ciptaanNya, dan oleh karena Dia sudah memberikan AnakNya sendiri kepada kita, maka sebenarnya mudah diterima bahwa Dia akan mengaruniakan segala sesuatu kepada kita.534

Menurut Hodges535 mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia mempunyai arti yang sama dengan menjadi "ahli waris dengan Kristus" (8:17). Jikalau kita rela menderita dengan Dia, Dia akan memberikan segala sesuatu, yaitu ciptaanNya, kepada kita sebagai pahala, sebagai mahkota.

Hagelberg: Rm 8:32 - -- 8:32 Ia, yang tidak menyayangkan AnakNya sendiri, tetapi yang menyerahkanNya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesu...

8:32 Ia, yang tidak menyayangkan AnakNya sendiri, tetapi yang menyerahkanNya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Oleh karena anakNya sendiri lebih berharga dari pada ciptaanNya, dan oleh karena Dia sudah memberikan AnakNya sendiri kepada kita, maka sebenarnya mudah diterima bahwa Dia akan mengaruniakan segala sesuatu kepada kita.534

Menurut Hodges535 mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia mempunyai arti yang sama dengan menjadi "ahli waris dengan Kristus" (8:17). Jikalau kita rela menderita dengan Dia, Dia akan memberikan segala sesuatu, yaitu ciptaanNya, kepada kita sebagai pahala, sebagai mahkota.

Hagelberg: Rm 8:33 - -- 8:33 Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, Ialah yang membenarkan mereka. Cranfield536 mendiskusikan terjemahan pasal 8:33-...

8:33 Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, Ialah yang membenarkan mereka.

Cranfield536 mendiskusikan terjemahan pasal 8:33-34 yang dipakai dalam LAI, tetapi dia menerima terjemahan yang dicatat di atas, karena kesejajaran dengan Yesaya 50:8a dalam Septuaginta,537 dan karena pengkalimatan terjemahan ini lebih lancar.

Kalau Allah sudah membenarkan kita, tidak mungkin orang akan berhasil menggugat kita. Dalam nats ini pengadilan digambarkan. Mungkinkah Iblis berperanan sebagai pendakwa?538 Siapa saja yang mau menggugat kita melawan Allah sendiri. Pernyataan ini dapat menghibur kita waktu kita susah, jikalau Firman ini diimani.

Hagelberg: Rm 8:33 - -- 8:33 Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, Ialah yang membenarkan mereka. Cranfield536 mendiskusikan terjemahan pasal 8:33-...

8:33 Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah? Allah, Ialah yang membenarkan mereka.

Cranfield536 mendiskusikan terjemahan pasal 8:33-34 yang dipakai dalam LAI, tetapi dia menerima terjemahan yang dicatat di atas, karena kesejajaran dengan Yesaya 50:8a dalam Septuaginta,537 dan karena pengkalimatan terjemahan ini lebih lancar.

Kalau Allah sudah membenarkan kita, tidak mungkin orang akan berhasil menggugat kita. Dalam nats ini pengadilan digambarkan. Mungkinkah Iblis berperanan sebagai pendakwa?538 Siapa saja yang mau menggugat kita melawan Allah sendiri. Pernyataan ini dapat menghibur kita waktu kita susah, jikalau Firman ini diimani.

Hagelberg: Rm 8:34 - -- 8:34 Siapakah yang akan menghukum mereka?539 Kristuslah yang telah mati, bahkan lebih lagi, yang telah bangkit, juga yang ada di sebelah kanan Allah...

8:34 Siapakah yang akan menghukum mereka?539 Kristuslah yang telah mati, bahkan lebih lagi, yang telah bangkit, juga yang ada di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita.

Gambaran pengadilan diteruskan dalam ayat ini. Tidak mungkin "orang-orang pilihan Allah" dihukum, karena Kristus Yesus sendiri ada di pihak kita. Dengan suatu peningkatan yang mulia, Kristus disebut yang telah mati, tetapi lebih dari pada hanya berusaha menjadi korban bagi kita, pengorbananNya sudah diterima oleh BapaNya sehingga Dia telah bangkit, tetapi lebih dari itu, Kristus diberi tempat yang paling mulia di sebelah kanan Allah, dan lebih dari itu di sana Dia menjadi Pembela bagi kita. Dengan demikian maka kasih setiaNya selalu dialirkan kepada kita. Yesuslah, Yesus Kristus yang menjadi Korban, Pengganti kita, Dia menjadi Pembela kita. Setiap kali Iblis atau roh-roh jahat mau berkata kepada Allah, "Lihatlah, dia melakukan apa yang tidak benar! Dia tidak layak dikasihi..." mengenai kita, maka Yesus Kristus membela kita, bukan dengan mengemukakan amal kita, tetapi dengan mengemukakan PengorbananNya bagi kita. Allah Bapa selalu puas.

...yang malah menjadi Pembela bagi kita.

Karya ini, yang baru sekarang disebut dalam Surat Roma, juga disebut dalam I Yohanes 2:1; Ibrani 7:25; dan Yesaya 53:12. Doa-doa Kristus bagi kita adalah kunci dari keberhasilan kita. Dalam pasal 5-8 Paulus menguraikan bagaimana kita yang menderita dan merintih dapat sungguh hidup dengan berkelimpahan. Doa-doa Pembela kita memungkinkan kehidupan itu. Ingatlah bahwa Roh Allah dalam hati kita juga berdoa untuk kita (8:26), sehingga kita yakin bahwa walaupun kita susah dan menderita, tetapi "segala sesuatu turut menghasilkan kebaikan" bagi kita, dan bahwa dalam penderitaan kita dibentuk supaya menjadi "serupa dengan gambaran AnakNya."

Hagelberg: Rm 8:34 - -- 8:34 Siapakah yang akan menghukum mereka?539 Kristuslah yang telah mati, bahkan lebih lagi, yang telah bangkit, juga yang ada di sebelah kanan Allah...

8:34 Siapakah yang akan menghukum mereka?539 Kristuslah yang telah mati, bahkan lebih lagi, yang telah bangkit, juga yang ada di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita.

Gambaran pengadilan diteruskan dalam ayat ini. Tidak mungkin "orang-orang pilihan Allah" dihukum, karena Kristus Yesus sendiri ada di pihak kita. Dengan suatu peningkatan yang mulia, Kristus disebut yang telah mati, tetapi lebih dari pada hanya berusaha menjadi korban bagi kita, pengorbananNya sudah diterima oleh BapaNya sehingga Dia telah bangkit, tetapi lebih dari itu, Kristus diberi tempat yang paling mulia di sebelah kanan Allah, dan lebih dari itu di sana Dia menjadi Pembela bagi kita. Dengan demikian maka kasih setiaNya selalu dialirkan kepada kita. Yesuslah, Yesus Kristus yang menjadi Korban, Pengganti kita, Dia menjadi Pembela kita. Setiap kali Iblis atau roh-roh jahat mau berkata kepada Allah, "Lihatlah, dia melakukan apa yang tidak benar! Dia tidak layak dikasihi..." mengenai kita, maka Yesus Kristus membela kita, bukan dengan mengemukakan amal kita, tetapi dengan mengemukakan PengorbananNya bagi kita. Allah Bapa selalu puas.

...yang malah menjadi Pembela bagi kita.

Karya ini, yang baru sekarang disebut dalam Surat Roma, juga disebut dalam I Yohanes 2:1; Ibrani 7:25; dan Yesaya 53:12. Doa-doa Kristus bagi kita adalah kunci dari keberhasilan kita. Dalam pasal 5-8 Paulus menguraikan bagaimana kita yang menderita dan merintih dapat sungguh hidup dengan berkelimpahan. Doa-doa Pembela kita memungkinkan kehidupan itu. Ingatlah bahwa Roh Allah dalam hati kita juga berdoa untuk kita (8:26), sehingga kita yakin bahwa walaupun kita susah dan menderita, tetapi "segala sesuatu turut menghasilkan kebaikan" bagi kita, dan bahwa dalam penderitaan kita dibentuk supaya menjadi "serupa dengan gambaran AnakNya."

Hagelberg: Rm 8:35 - -- 8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih540 Kristus? Kesengsaraan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, ata...

8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih540 Kristus? Kesengsaraan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?

Kalau Allah ada di pihak kita, dan kalau Kristus adalah Pembela kita, maka tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Kristus. Ayat ini ditulis oleh seorang hamba Tuhan yang sungguh mengerti arti dari setiap istilah yang dipakai, karena dia sendiri sudah mengalami semuanya, kecuali yang terakhir.541 Tidak kebetulan saja Paulus memakai tujuh istilah untuk mencakup seluruh pengalaman manusia yang rupanya menantang hadirnya kasih Allah. Tetapi sebenarnya pengalaman-pengalaman tersebut dari aiwn/aion lama sama sekali tidak menyangkal kasih Allah, karena kita sudah mengerti bahwa kesusahan dan penderitaan dipakai oleh Allah untuk supaya kita dibentuk dalam tanganNya.

Hagelberg: Rm 8:35 - -- 8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih540 Kristus? Kesengsaraan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, ata...

8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih540 Kristus? Kesengsaraan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?

Kalau Allah ada di pihak kita, dan kalau Kristus adalah Pembela kita, maka tidak ada yang dapat memisahkan kita dari kasih Kristus. Ayat ini ditulis oleh seorang hamba Tuhan yang sungguh mengerti arti dari setiap istilah yang dipakai, karena dia sendiri sudah mengalami semuanya, kecuali yang terakhir.541 Tidak kebetulan saja Paulus memakai tujuh istilah untuk mencakup seluruh pengalaman manusia yang rupanya menantang hadirnya kasih Allah. Tetapi sebenarnya pengalaman-pengalaman tersebut dari aiwn/aion lama sama sekali tidak menyangkal kasih Allah, karena kita sudah mengerti bahwa kesusahan dan penderitaan dipakai oleh Allah untuk supaya kita dibentuk dalam tanganNya.

Hagelberg: Rm 8:36 - -- 8:36 Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami dibunuh sepanjang hari. Kami dianggap542 sebagai domba-domba sembelihan."543 Memang penganiayaan...

8:36 Seperti ada tertulis:

"Oleh karena Engkau kami dibunuh sepanjang hari.

Kami dianggap542 sebagai domba-domba sembelihan."543

Memang penganiayaan tidak asing bagi setiap orang yang mau hidup menurut Roh Allah, dan dari penganiayaan itu tidak ada jalan keluar.544 Nats ini sudah lama dipakai oleh rabi-rabi Yahudi untuk menceriterakan penderitaan orang Yahudi yang mau mengasihi Allah.545

Hagelberg: Rm 8:36 - -- 8:36 Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami dibunuh sepanjang hari. Kami dianggap542 sebagai domba-domba sembelihan."543 Memang penganiayaan...

8:36 Seperti ada tertulis:

"Oleh karena Engkau kami dibunuh sepanjang hari.

Kami dianggap542 sebagai domba-domba sembelihan."543

Memang penganiayaan tidak asing bagi setiap orang yang mau hidup menurut Roh Allah, dan dari penganiayaan itu tidak ada jalan keluar.544 Nats ini sudah lama dipakai oleh rabi-rabi Yahudi untuk menceriterakan penderitaan orang Yahudi yang mau mengasihi Allah.545

Hagelberg: Rm 8:37 - -- 8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita menang secara luar biasa546 melalui Dia yang mengasihi kita. Kemenangan kita yang amat besar adalah suatu kemenan...

8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita menang secara luar biasa546 melalui Dia yang mengasihi kita.

Kemenangan kita yang amat besar adalah suatu kemenangan atas kuasa-kuasa aiwn/aion lama yang menyerang kita, seperti apa yang disebut dalam pasal 8:38-39, dan juga atas penderitaan jasmani yang disebut dalam pasal 8:36.

Jadi bagi orang percaya yang rela menderita dengan Kristus disediakan suatu kemenangan yang melebihi apa yang dibayangkan, karena dia akan menjadi "ahli waris dengan Kristus". Dia akan duduk atas takhta Kristus dan memerintah atas bangsa-bangsa (Wahyu 2:27 dan 3:21).

...melalui Dia yang mengasihi547 kita.

Banyak yang dapat dikatakan mengenai Juruselamat kita yang Maha Kuasa dan Maha Tahu, tetapi yang disebut di sini adalah bahwa Dia mengasihi kita.

Hagelberg: Rm 8:37 - -- 8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita menang secara luar biasa546 melalui Dia yang mengasihi kita. Kemenangan kita yang amat besar adalah suatu kemenan...

8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita menang secara luar biasa546 melalui Dia yang mengasihi kita.

Kemenangan kita yang amat besar adalah suatu kemenangan atas kuasa-kuasa aiwn/aion lama yang menyerang kita, seperti apa yang disebut dalam pasal 8:38-39, dan juga atas penderitaan jasmani yang disebut dalam pasal 8:36.

Jadi bagi orang percaya yang rela menderita dengan Kristus disediakan suatu kemenangan yang melebihi apa yang dibayangkan, karena dia akan menjadi "ahli waris dengan Kristus". Dia akan duduk atas takhta Kristus dan memerintah atas bangsa-bangsa (Wahyu 2:27 dan 3:21).

...melalui Dia yang mengasihi547 kita.

Banyak yang dapat dikatakan mengenai Juruselamat kita yang Maha Kuasa dan Maha Tahu, tetapi yang disebut di sini adalah bahwa Dia mengasihi kita.

Hagelberg: Rm 8:38-39 - -- 8:38-39 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah atau kuasa-kuasa, baik yang ada sekarang...

8:38-39 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah atau kuasa-kuasa, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih548 Allah yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.549

Dua ayat ini, yang menutup bagian ini, mendukung apa yang disebut dalam pasal 8:37.

...baik maut, maupun hidup...

Rupanya maut menjadi urutan yang pertama bukan hanya karena pasal 8:36 saja, tetapi juga karena sejak dahulu kala maut adalah yang memisahkan kekasih dari kekasih. Dalam Perjanjian Lama maut memisahkan orang dari persekutuan dengan Allah, tetapi dalam Perjanjian Baru "mati adalah keuntungan".550 Dunn551 mencatat bahwa sejak pasal 5 maut adalah kuasa yang paling dahsyat yang melawan kita, yaitu puncak dari kuasa Dosa, seperti apa yang dikatakan dalam I Korintus 15:26. Pernyataan ini dapat dikaitkan dengan ayat terakhir dari pasal 5, di mana Paulus berkata, "supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian juga kasih karunia berkuasa melalui kebenaran ke dalam hidup kekal oleh Yesus Kristus, Tuhan kita." Bagi kita yang percaya, kuasa maut tidak berarti dibandingkan dengan kuasa kasih Allah.

Sebenarnya tidak aneh bahwa hidup dikaitkan dengan maut, karena pasangan ini mencakup seluruh pengalaman manusia.

...baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah atau kuasa-kuasa...

Mungkin kita menganggap ini aneh, bahwa mahkluk-mahkluk ini disebut, tetapi bagi Rasul Paulus, yang sering kali mengusir roh jahat dari diri seseorang, hal ini tidak aneh. Dia mengerti bahwa oknum-oknum tersebut melawan kita. Sebenarnya yang aneh adalah bahwa kata-kata ini hampir tidak disebut dalam Surat Roma yang begitu lengkap dan sistimatis. Dalam Efesus pasal 6 kita dapat membaca mengenai peranan kita terhadap mereka, bagaimana kita dapat mengalahkan mereka dalam zaman ini, sedangkan dalam nats ini kita hanya mengerti bahwa walaupun kuasa mereka dapat menakutkan orang, tetapi mereka tidak dapat menghancurkan rencana Tuhan Allah bagi kita.

...baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang...

Kita tidak usah takut bahwa sesuatu yang tak terduga akan terjadi sehingga kita tidak dikasihi lagi. Ketakutan tersebut harus dihapus dengan iman yang hidup, karena inilah janji Allah bagi kita semua.

...baik yang di atas, maupun yang di bawah...

Ada beberapa kemungkinan untuk tafsiran kata-kata ini:

(i) apa yang lebih tinggi dari sorga dan apa yang di bawah bumi

(ii) roh-roh di sorga dan di bawah bumi

(iii) roh-roh horoscope/astrologi

(iv) tempat yang tinggi di langit dan yang di bawah ufuk

Mazmur 139:8 mendukung pengertian (i) di atas, dan Cranfield552 menerima pengertian ini. Dunn553 menerima (iv) karena memang pada zaman itu ke dua istilah ini dipakai untuk menceriterakan posisi-posisi planet. Pokoknya tidak ada waktu atau ruang yang tercecer dari kasih Allah.

...ataupun sesuatu makhluk lain...

Kata-kata ini berdiri sendiri, dan tidak menjadi bagian dari sebuah pasangan seperti yang lain di atas. Rupanya ini ditambah untuk menegaskan kesan bahwa pernyataan ini sungguh lengkap, tanpa terkecuali apapun.

Dalam daftar ini tidak ada keadaan (maut... hidup), oknum (malaikat-malaikat... pemerintah-pemerintah... kuasa-kuasa), kenyataan ataupun kemungkinan (yang ada sekarang... yang akan datang), tempat (di atas... di bawah), atau apa-apa yang tidak terjangkau di atas (sesuatu makhluk lain) yang tercecer. Kita tidak dapat dipisahkan dari kasih Allah.

Memang Paulus berkata bahwa tidak ada apa-apa yang dapat memisahkan barang siapa yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus dari kasih Allah, tetapi keyakinan penuh akan kenyataan ini dikhususkan bagi orang percaya yang mengasihi Allah, seperti Rasul Paulus, yang dapat berkata, sebab aku yakin....554

...tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah...

Kasih Allah tetap berlangsung. Inilah yang harus diimani pada waktu kita susah, dan pada waktu iman kita mulai goncang. Kalau ini sungguh diimani, maka kita sudah mulai bertumbuh dalam hidup yang sejati, yaitu hidup yang dimaksudkan bagi orang yang dibenarkan karena iman.

...yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Dengan membaca nama Yesus, dalam bentuk ini, kita mengingat apa yang telah dikatakan dalam pasal 5-8, karena dengan demikian Paulus menutup setiap ke empat pasal tersebut.

Sebaiknya sebelum kita mengakhiri diskusi kita mengenai pasal 8 ini kita melihat kembali pada bagian pembukaan pasal ini. Di situ Paulus menjelaskan bahwa kita tidak harus hidup tetap dalam keadaan yang digambarkan dalam pasal 7, di mana dia berseru, "Siapa akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?" Aku merasa terlantar, tidak mampu melakukan apa yang seharusnya kulakukan, aku merasa jauh dari persekutuan dengan Tuhan. Aku merasa tidak dikasihi.... Tetapi pada akhir pasal 8 Paulus dapat menkidungkan kasih Allah yang selalu menyertai kita. Bagaimana perubahan ini daapt dialami? Melalui kuasa Roh Allah. Apakah kuasa itu berarti aku tidak harus menderita lagi? Tidak, tetapi sekarang penderitaan itu dapat diimani sebagai wujud dari kebaikan Allah yang dialirkan kepada kita untuk membentuk kita sebagai ahli waris dengan Kristus.

Secara menyeluruh, kasih Allah nampak dalam Roma 5-8. Dalam pasal 5:1-9a kasih Allah dikaitkan dengan pembenaran kita, dalam pasal 5:9b-8:13 kasih Allah dikaitkan dengan santifikasi kita, dan dalam pasal  8:14-39 kasih Allah dikaitkan dengan penderitaan kita. Seperti apa yang dikatakan dalam diskusi pasal 5, ternyata Roma 5:1-9 merupakan "petak pembibitan" bagi Roma 5-8.555

Orang yang dibenarkan karena iman akan sungguh hidup. Mereka dapat sungguh hidup tanpa ditakuti kuasa Maut (ataupun teman-teman sekutunya, yaitu Murka, Dosa, dan Hukum Taurat), karena kalau Roh Allah menghidupkan mereka, maka Maut serta segala penderitaan dapat diterima sebagai alat Allah untuk menjadikan kita serupa dengan Raja kita yang akan datang.

Hagelberg: Rm 8:38-39 - -- 8:38-39 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah atau kuasa-kuasa, baik yang ada sekarang...

8:38-39 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah atau kuasa-kuasa, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih548 Allah yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.549

Dua ayat ini, yang menutup bagian ini, mendukung apa yang disebut dalam pasal 8:37.

...baik maut, maupun hidup...

Rupanya maut menjadi urutan yang pertama bukan hanya karena pasal 8:36 saja, tetapi juga karena sejak dahulu kala maut adalah yang memisahkan kekasih dari kekasih. Dalam Perjanjian Lama maut memisahkan orang dari persekutuan dengan Allah, tetapi dalam Perjanjian Baru "mati adalah keuntungan".550 Dunn551 mencatat bahwa sejak pasal 5 maut adalah kuasa yang paling dahsyat yang melawan kita, yaitu puncak dari kuasa Dosa, seperti apa yang dikatakan dalam I Korintus 15:26. Pernyataan ini dapat dikaitkan dengan ayat terakhir dari pasal 5, di mana Paulus berkata, "supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian juga kasih karunia berkuasa melalui kebenaran ke dalam hidup kekal oleh Yesus Kristus, Tuhan kita." Bagi kita yang percaya, kuasa maut tidak berarti dibandingkan dengan kuasa kasih Allah.

Sebenarnya tidak aneh bahwa hidup dikaitkan dengan maut, karena pasangan ini mencakup seluruh pengalaman manusia.

...baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah atau kuasa-kuasa...

Mungkin kita menganggap ini aneh, bahwa mahkluk-mahkluk ini disebut, tetapi bagi Rasul Paulus, yang sering kali mengusir roh jahat dari diri seseorang, hal ini tidak aneh. Dia mengerti bahwa oknum-oknum tersebut melawan kita. Sebenarnya yang aneh adalah bahwa kata-kata ini hampir tidak disebut dalam Surat Roma yang begitu lengkap dan sistimatis. Dalam Efesus pasal 6 kita dapat membaca mengenai peranan kita terhadap mereka, bagaimana kita dapat mengalahkan mereka dalam zaman ini, sedangkan dalam nats ini kita hanya mengerti bahwa walaupun kuasa mereka dapat menakutkan orang, tetapi mereka tidak dapat menghancurkan rencana Tuhan Allah bagi kita.

...baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang...

Kita tidak usah takut bahwa sesuatu yang tak terduga akan terjadi sehingga kita tidak dikasihi lagi. Ketakutan tersebut harus dihapus dengan iman yang hidup, karena inilah janji Allah bagi kita semua.

...baik yang di atas, maupun yang di bawah...

Ada beberapa kemungkinan untuk tafsiran kata-kata ini:

(i) apa yang lebih tinggi dari sorga dan apa yang di bawah bumi

(ii) roh-roh di sorga dan di bawah bumi

(iii) roh-roh horoscope/astrologi

(iv) tempat yang tinggi di langit dan yang di bawah ufuk

Mazmur 139:8 mendukung pengertian (i) di atas, dan Cranfield552 menerima pengertian ini. Dunn553 menerima (iv) karena memang pada zaman itu ke dua istilah ini dipakai untuk menceriterakan posisi-posisi planet. Pokoknya tidak ada waktu atau ruang yang tercecer dari kasih Allah.

...ataupun sesuatu makhluk lain...

Kata-kata ini berdiri sendiri, dan tidak menjadi bagian dari sebuah pasangan seperti yang lain di atas. Rupanya ini ditambah untuk menegaskan kesan bahwa pernyataan ini sungguh lengkap, tanpa terkecuali apapun.

Dalam daftar ini tidak ada keadaan (maut... hidup), oknum (malaikat-malaikat... pemerintah-pemerintah... kuasa-kuasa), kenyataan ataupun kemungkinan (yang ada sekarang... yang akan datang), tempat (di atas... di bawah), atau apa-apa yang tidak terjangkau di atas (sesuatu makhluk lain) yang tercecer. Kita tidak dapat dipisahkan dari kasih Allah.

Memang Paulus berkata bahwa tidak ada apa-apa yang dapat memisahkan barang siapa yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus dari kasih Allah, tetapi keyakinan penuh akan kenyataan ini dikhususkan bagi orang percaya yang mengasihi Allah, seperti Rasul Paulus, yang dapat berkata, sebab aku yakin....554

...tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah...

Kasih Allah tetap berlangsung. Inilah yang harus diimani pada waktu kita susah, dan pada waktu iman kita mulai goncang. Kalau ini sungguh diimani, maka kita sudah mulai bertumbuh dalam hidup yang sejati, yaitu hidup yang dimaksudkan bagi orang yang dibenarkan karena iman.

...yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Dengan membaca nama Yesus, dalam bentuk ini, kita mengingat apa yang telah dikatakan dalam pasal 5-8, karena dengan demikian Paulus menutup setiap ke empat pasal tersebut.

Sebaiknya sebelum kita mengakhiri diskusi kita mengenai pasal 8 ini kita melihat kembali pada bagian pembukaan pasal ini. Di situ Paulus menjelaskan bahwa kita tidak harus hidup tetap dalam keadaan yang digambarkan dalam pasal 7, di mana dia berseru, "Siapa akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?" Aku merasa terlantar, tidak mampu melakukan apa yang seharusnya kulakukan, aku merasa jauh dari persekutuan dengan Tuhan. Aku merasa tidak dikasihi.... Tetapi pada akhir pasal 8 Paulus dapat menkidungkan kasih Allah yang selalu menyertai kita. Bagaimana perubahan ini daapt dialami? Melalui kuasa Roh Allah. Apakah kuasa itu berarti aku tidak harus menderita lagi? Tidak, tetapi sekarang penderitaan itu dapat diimani sebagai wujud dari kebaikan Allah yang dialirkan kepada kita untuk membentuk kita sebagai ahli waris dengan Kristus.

Secara menyeluruh, kasih Allah nampak dalam Roma 5-8. Dalam pasal 5:1-9a kasih Allah dikaitkan dengan pembenaran kita, dalam pasal 5:9b-8:13 kasih Allah dikaitkan dengan santifikasi kita, dan dalam pasal  8:14-39 kasih Allah dikaitkan dengan penderitaan kita. Seperti apa yang dikatakan dalam diskusi pasal 5, ternyata Roma 5:1-9 merupakan "petak pembibitan" bagi Roma 5-8.555

Orang yang dibenarkan karena iman akan sungguh hidup. Mereka dapat sungguh hidup tanpa ditakuti kuasa Maut (ataupun teman-teman sekutunya, yaitu Murka, Dosa, dan Hukum Taurat), karena kalau Roh Allah menghidupkan mereka, maka Maut serta segala penderitaan dapat diterima sebagai alat Allah untuk menjadikan kita serupa dengan Raja kita yang akan datang.

Wycliffe: Rm 1:18--8:39 - -- II. Kebenaran - Kunci Hubungan Manusia dengan Allah (1:18-8:39). Di dalam bagian ini Paulus membahas masalah-masalah besar tentang kehidupan. Bagaima...

II. Kebenaran - Kunci Hubungan Manusia dengan Allah (1:18-8:39).

Di dalam bagian ini Paulus membahas masalah-masalah besar tentang kehidupan. Bagaimana seorang dapat benar di mata Allah? Bagaimana manusia terpengaruh oleh tindakan Adam dan Kristus? Bagaimanakah seharusnya orang benar hidup? Bagaimana dia dapat hidup demikian?

Wycliffe: Rm 6:1--8:39 - -- B. Kebenaran Sebagai Cara Hidup Orang Kristen di Hadapan Allah (6:1-8:39). Sampai sejauh ini Paulus telah menekankan bahwa Allah adalah benar atau ad...

B. Kebenaran Sebagai Cara Hidup Orang Kristen di Hadapan Allah (6:1-8:39).

Sampai sejauh ini Paulus telah menekankan bahwa Allah adalah benar atau adil (bdg. 3:26) dan bahwa Dia mencurahkan kebenaran tersebut kepada orang yang percaya (bdg. 3:22). Untuk pertanyaan tentang bagaimana seseorang menjadi benar di hadapan Allah, sang rasul menjawab, "Bukan melalui perbuatan, tetapi melalui percaya kepada Allah" (bdg. 4:1-8). Namun orang yang telah menerima kebenaran yang dicurahkan oleh Allah harus hidup dengan benar juga. Paulus sekarang menunjukkan apa artinya ini. Pertama, dia meniadakan beberapa pengertian yang salah tentang ajarannya mengenai kasih karunia. Selanjutnya, rasul menunjukkan bahwa di dalam pergumulan melawan dosa, orang percaya tidak boleh mengutuk hukum Taurat. kemudian dia melukiskan dosa sebagai seorang penguasa yang kuat yang tidak dapat dikalahkan oleh kekuatan manusia semata. Paulus mengakhiri bagian ini dengan menunjukkan bagaimana kemenangan dapat diperoleh.

Wycliffe: Rm 8:1-39 - -- 4) Kemenangan Melalui Roh Berhubungan dengan Rencana dan Tindakan Allah (8:1-39). Tidak seorang pun dapat menghargai nilai dari kemenangan sebelum ia...

4) Kemenangan Melalui Roh Berhubungan dengan Rencana dan Tindakan Allah (8:1-39).

Tidak seorang pun dapat menghargai nilai dari kemenangan sebelum ia mengetahui kuatnya perlawanan dan beratnya pergumulan yang harus dialami. Di dalam Roma 8 Paulus menunjukkan apa yang telah dilakukan oleh Allah untuk menuntun orang Kristen mencapai kemenangan atas dosa. Dia mengemukakan apa yang saat ini dilakukan oleh Allah dan apa yang harus dilakukan oleh orang percaya. Paulus mempelajari rencana Allah dan krisis yang diderita oleh alam ciptaan Allah dan oleh orang percaya. Dia menekankan hubungan di antara Roh dengan orang percaya dan hubungan di antara Roh dengan Kristus dan Bapa. Dia melukiskan gambaran yang cemerlang tentang nasib orang-orang yang mengasihi Allah dan menunjukkan bahwa tidak ada yang dapat memisahkan mereka dari kasih Allah. Apabila seorang percaya terlalu memperhatikan dirinya sendiri maka dia tidak akan mampu naik lebih tinggi daripada Roma 7:25-26. Ketika dia melihat apa yang Allah telah dan sedang lakukan untuk dirinya, dia pasti memberikan tanggapan sesuai dengan 8:37-39.

Wycliffe: Rm 8:1 - Demikianlah // tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus 1. Demikianlah mengacu kembali kepada 7:26. Karena pembebasan dilaksanakan melalui Yesus Kristus, kini tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di d...

1. Demikianlah mengacu kembali kepada 7:26. Karena pembebasan dilaksanakan melalui Yesus Kristus, kini tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Orang-orang yang berada di dalam Kristus tidak akan dihukum, sebab Kristus telah dihukum sebagai ganti mereka.

Wycliffe: Rm 8:2 - Roh yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut // hukum 2. Tetapi bagaimana dengan pergumulan melawan dosa yang baru saja dilukiskan oleh Paulus itu? Roh yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kri...

2. Tetapi bagaimana dengan pergumulan melawan dosa yang baru saja dilukiskan oleh Paulus itu? Roh yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Baik Roh, maupun dosa dan maut disebut sebagai hukum karena kesinambungan pengaruh dan tindakan mereka.

Wycliffe: Rm 8:3 - Hukum // Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa // serupa // menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging // di dalam daging-Nya // daging 3. Hukum Taurat di sini adalah Taurat Musa, sehingga pembaca melihat bahwa Allah melakukan apa yang tidak dapat dilakukan oleh hukum Taurat. Hukum Tau...

3. Hukum Taurat di sini adalah Taurat Musa, sehingga pembaca melihat bahwa Allah melakukan apa yang tidak dapat dilakukan oleh hukum Taurat. Hukum Taurat menghadapi kesulitan menangani suatu keadaan mustahil. Hukum Taurat merumuskan sebuah cara hidup yang tidak mungkin dapat dilaksanakan oleh manusia yang hidup dalam daging. Secara lahiriah, mungkin seakan-akan manusia mampu menaati hukum Taurat itu, tetapi mereka tidak pernah dapat memenuhi syarat-syarat yang dituntut oleh Allah dari mereka. Allah mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa. Kata serupa penting karena menunjukkan bahwa Kristus datang di dalam daging seperti kita, dan Dia adalah manusia sejati, tetapi tidak berdosa. Di sini letak perbedaan antara Kristus dengan orang-orang yang akan diselamatkan oleh-Nya: Dia bersih dari doa baik sifat-Nya maupun tindakan-Nya. Allah telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging. Memang frasa ini dapat diterjemahkan seperti ini, tetapi konteks jelas menunjukkan bahwa yang dimaksudkan adalah di dalam daging-Nya. Di sini, yang dimaksudkan dengan daging adalah kemanusiaan sejati Kristus.

Wycliffe: Rm 8:4 - daging // Kristus supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh // tuntutan 4. Di dalam ayat ini daging mengacu kepada manusia yang hidup di bawah kendali dosa. Dosa sebagai kekuatan yang memberontak melawan Allah dihukum di d...

4. Di dalam ayat ini daging mengacu kepada manusia yang hidup di bawah kendali dosa. Dosa sebagai kekuatan yang memberontak melawan Allah dihukum di dalam daging Kristus. Allah menghukum dosa di dalam daging Kristus supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. Kata yang diterjemahkan dengan tuntutan adalah dalam bentuk tunggal. Itu berarti keseluruhan tuntutan Allah. Allah mengatasi dosa di dalam kematian Anak-Nya supaya orang-orang yang berada di dalam Kristus dapat memahami keseluruhan tuntutan Allah sebagaimana dinyatakan di dalam hukum Taurat. Orang-orang yang menyadari maksud Allah ini hidup menurut Roh dan bukan menurut daging.

Wycliffe: Rm 8:5 - hidup 5. Di dalam 8:4 dilukiskan orang yang hidup menurut daging atau menurut Roh. Di sini yang ditekankan adalah orang-orang yang hidup menurut daging atau...

5. Di dalam 8:4 dilukiskan orang yang hidup menurut daging atau menurut Roh. Di sini yang ditekankan adalah orang-orang yang hidup menurut daging atau menurut Roh. Yang termasuk kelompok pertama adalah orang-orang yang sibuk dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan hidup penuh dosa. Yang termasuk kelompok yang lain adalah orang-orang yang sibuk dengan segala sesuatu yang berkenaan dengan hidup menurut pimpinan dan kuasa Roh.

Wycliffe: Rm 8:6 - Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera // keinginan // Maut // Hidup dan damai sejahtera 6. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Daging - kekuatan memberontak di dalam diri manusia - m...

6. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Daging - kekuatan memberontak di dalam diri manusia - menghasilkan pola dan Cara berpikir tertentu. Demikian juga Roh Kudus menghasilkan pola dan cara berpikir tertentu pula. Kata yang diterjemahkan dengan keinginan menekankan arah dan harapan dari pikiran. Maut disamakan dengan keinginan daging. Hidup dan damai sejahtera disamakan dengan keinginan Roh.

Wycliffe: Rm 8:7-8 - -- 7, 8. Keinginan daging bermusuhan dengan Allah, tidak bersedia tunduk pada hukum-Nya. Orang-orang yang memiliki sifat demikian tidak dapat menyenangka...

7, 8. Keinginan daging bermusuhan dengan Allah, tidak bersedia tunduk pada hukum-Nya. Orang-orang yang memiliki sifat demikian tidak dapat menyenangkan Allah.

Di dalam ayat 9-11 Paulus menunjukkan apa yang membedakan orang-orang yang berada di dalam daging dengan orang-orang yang berada di dalam Roh.

Wycliffe: Rm 8:9 - Roh Allah diam // jika memang // Roh Kristus, 9. Para pembacanya berada "dalam Roh." Paulus menganggap Roh Allah diam di dalam mereka. Frasa jika memang memberikan suatu kesan yang salah. Sesunggu...

9. Para pembacanya berada "dalam Roh." Paulus menganggap Roh Allah diam di dalam mereka. Frasa jika memang memberikan suatu kesan yang salah. Sesungguhnya, penulis sama sekali tidak meragukan pernyataannya itu. Apabila orang tidak memiliki Roh Kristus, maka dia bukan milik Kristus. Orang-orang yang adalah milik Kristus pasti memiliki Roh Kudus. Kenyataan bahwa Roh itu disebut Roh Allah dan kemudian Roh Kristus menunjukkan bahwa Bapa dan Anak memiliki hubungan yang sama terhadap Roh tersebut.

Wycliffe: Rm 8:10 - kamu, // Kristus ada di dalam kamu // tubuh memang mati karena dosa; tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran // tubuh 10. Bukan hanya Roh itu dikatakan tinggal di dalam diri orang percaya - kamu, tetapi juga dikatakan bahwa Kristus ada di dalam kamu. Bagi seorang perc...

10. Bukan hanya Roh itu dikatakan tinggal di dalam diri orang percaya - kamu, tetapi juga dikatakan bahwa Kristus ada di dalam kamu. Bagi seorang percaya, memiliki Roh Kristus di dalam dirinya berarti memiliki Kristus itu sendiri di dalam dirinya (bdg. 8:16, 17). Paulus berbicara tentang realitas kehadiran Allah di dalam kehidupan seorang Kristen. Sekalipun senantiasa dipenuhi dengan Allah melalui cara ini, menurut Paulus, tubuh memang mati karena dosa; tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. Di sini kata tubuh berarti manusia yang berada di bawah kendali dosa - yang sering kali disebut sebagai "daging." Aku yang palsu itu mati atau tidak berguna karena dosa. Aku yang ini tidak mungkin berguna bagi Allah. Tetapi roh - aku yang sejati - hidup karena kebenaran yang dicurahkan oleh Allah. Tentu saja tidak ada dua aku. Ketika aku menjadi aku palsu, aku bertindak menurut daging. Ketika aku menjadi aku sejati, aku bertindak menurut Roh.

Wycliffe: Rm 8:11 - oleh Roh-Nya yang diam di dalam 11. Kehadiran Roh Allah di dalam diri orang percaya memberikan jaminan bahwa Allah yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati akan menghidupkan...

11. Kehadiran Roh Allah di dalam diri orang percaya memberikan jaminan bahwa Allah yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati akan menghidupkan tubuh-tubuh fana orang-orang percaya oleh Roh-Nya yang diam di dalam mereka. Peranan Roh Kudus dalam membangkitkan orang-orang percaya merupakan tema yang diabaikan. Tubuh yang fana adalah tubuh yang dapat binasa. Tubuh yang dihidupkan oleh Roh Kudus menjadi tubuh yang kekal. Perubahan dari kefanaan menuju kekekalan merupakan hasil kerja Roh Kudus.

Wycliffe: Rm 8:12 - Jadi saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging supaya hidup menurut daging 12. Orang-orang percaya ada di dalam Roh, dan Roh tinggal di dalam mereka. Melalui Dia mereka akan memiliki tubuh yang dimuliakan. Kenyataan-kenyataan...

12. Orang-orang percaya ada di dalam Roh, dan Roh tinggal di dalam mereka. Melalui Dia mereka akan memiliki tubuh yang dimuliakan. Kenyataan-kenyataan ini membawa kepada satu kesimpulan yang pasti. Jadi saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging supaya hidup menurut daging (lih. Arndt, opheiletes, 2b, hlm. 603).

Wycliffe: Rm 8:13 - -- 13. Dengan menganggap pembacanya hidup menurut daging, Paulus mengatakan bahwa mereka akan mati. Yang dimaksudkan adalah kematian rohani. Tetapi denga...

13. Dengan menganggap pembacanya hidup menurut daging, Paulus mengatakan bahwa mereka akan mati. Yang dimaksudkan adalah kematian rohani. Tetapi dengan menganggap mereka oleh Roh senantiasa mematikan perbuatan-perbuatan jahat (bdg. Kol. 3:9). mereka akan hidup. Kedua kata "jika" di dalam 8:13 ini mengandaikan bahwa hal yang dikemukakan itu benar demikian. Kesimpulan-kesimpulannya tentu mengikuti. Keseriusan dari kenyataan yang dibahas bisa disamakan dengan keseriusan tindakan di dalam kalimat-kalimat yang memakai kata "jika" itu. Karena kematian rohani di sini dipandang sebagai puncaknya, - pengusiran terakhir dari hadirat Allah - maka kehidupan yang disebut itu pastilah kehidupan yang dimuliakan yang menantikan setiap orang percaya.

Wycliffe: Rm 8:14 - Anak Allah // semua orang yang dipimpin Roh Allah // ror perbudakan // Roh yang menjadikan kamu anak 14. Anak Allah ialah orang-orang yang dipimpin oleh Roh Allah. Roh itulah yang memimpin. Kata kerja yang dipakai adalah dalam bentuk waktu sekarang da...

14. Anak Allah ialah orang-orang yang dipimpin oleh Roh Allah. Roh itulah yang memimpin. Kata kerja yang dipakai adalah dalam bentuk waktu sekarang dan dalam bentuk pasif - semua orang yang dipimpin Roh Allah (bdg. Arndt, ago, 3p, hlm. 14). 15. Frasa ror perbudakan dan Roh yang menjadikan kamu anak adalah sejajar. Terjemahan yang lebih baik sebenarnya adalah: keinginan yang berkaitan dengan hal dijadikan budak dan keinginan yang berkaitan dengan hal dijadikan anak. Akibat dari yang pertama adalah ketakutan: sedangkan hasil dari yang terakhir ialah kemampuan untuk berdoa dan menyapa Allah sebagai Bapa. Kata Abba adalah sebuah istilah Aram yang kemudian dialihaksarakan ke dalam aksara Yunani yang lalu disalin ke dalam bahasa Inggris. Arti kata ini adalah "Bapa." Bersatunya orang Yahudi dan orang Yunani (bangsa bukan Yahudi) di dalam Kristus tampak di dalam kata-kata pembukaan doa ini.

Wycliffe: Rm 8:16 - bersama-sama dengan roh kita 16. Roh Kudus ikut bersaksi bersama-sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. Ini benar-benar berarti bahwa Roh Kudus ikut bersaksi bers...

16. Roh Kudus ikut bersaksi bersama-sama dengan roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. Ini benar-benar berarti bahwa Roh Kudus ikut bersaksi bersama dengan diri kita (lih. I Kor. 16:18; Gal. 6:18; Flp. 4:23). Kesaksian ini diarahkan kepada setiap aspek dari kepribadian kita yang ikut membentuk diri kita.

Wycliffe: Rm 8:17 - ahli waris ... bersama-sama dengan Kristus // yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia 17. Dikemukakan bahwa orang percaya adalah seorang ahli waris ... bersama-sama dengan Kristus. Kita adalah ahli waris dari segala sesuatu yang akan di...

17. Dikemukakan bahwa orang percaya adalah seorang ahli waris ... bersama-sama dengan Kristus. Kita adalah ahli waris dari segala sesuatu yang akan dicurahkan oleh Allah, yang berarti kita adalah ahli waris bersama dengan Kristus. kepada siapa Allah telah memberikan segala sesuatu. Namun menjadi ahli waris bersama dengan Kristus berarti menderita bersama dengan Kristus. Bentuk waktu yang dipakai adalah bentuk waktu sekarang: yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia. Penderitaan merupakan peranan yang ditetapkan Allah untuk Kristus (Luk. 24:26, 46; Kis. 17:3; 26:23; Ibr. 2:9, 10). Penderitaan juga merupakan pengalaman yang ditetapkan Allah bagi orang-orang percaya di dalam Kristus (Mat. 10:38; 16:24; 20:22; I Tes. 3:3; II Tes. 1:4, 5; II Kor. 1:5; Kol. 1:24; II Tim. 3:12; I Ptr. 1:6, 4:12). Orang-orang yang ikut berbagi penderitaan dengan Kristus juga akan ikut berbagi kemuliaan dengan Dia (Rm. 8:17). Orang percaya lebih dahulu mengalami penderitaan sebelum ia mengalami kemuliaan.

Wycliffe: Rm 8:18-25 - -- d) Penyempurnaan Penebusan Dinantikan oleh Ciptaan dan Orang-orang Percaya (8:18-25). Bagaimanakah orang seharusnya memandang penderitaan yang dialam...

d) Penyempurnaan Penebusan Dinantikan oleh Ciptaan dan Orang-orang Percaya (8:18-25).

Bagaimanakah orang seharusnya memandang penderitaan yang dialaminya saat ini? Penderitaan saat ini harus dipandang dalam kaitan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita (ay. 18). Penderitaan yang dialami tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan datang sebab intensitas dan nilainya memang tidak sama. 19. Bukan hanya kemuliaan akan dinyatakan kepada orang-orang percaya, tetapi orang-orang percaya itu sendiri akan dinyatakan. Paulus mengatakan bahwa peristiwa ini dinantikan dengan sangat rindu oleh semua makhluk. Kata makhluk, (terkecuali dalam ayat 22) di dalam 8:19-22 mengacu kepada seluruh ciptaan Allah yang lebih rendah dari manusia, yang di sini dipersonifikasikan untuk memperjelas kerusakan dan kekacauan yang disebabkan oleh dosa. Dosa bukan hanya merusak hubungan manusia dengan Allah tetapi juga merusak alam semesta yang menjadi lingkungan hidupnya. 20. Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan bukan karena kehendaknya sendiri. Badai taufan, angin ribut, gempa bumi, kekeringan, banjir merupakan sedikit bukti dari ketidakseimbangan alam. Paulus mengatakan bahwa alam sampai pada keadaan ini karena Allah. Sekalipun Tuhan melakukan hal ini, hal tersebut dilakukannya dalam pengharapan, yaitu: dengan pengharapan yang pasti akan suatu saat kelak ketika kegagalan akan ditiadakan. 21. Karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan. Allah telah berjanji bahwa setiap ciptaan yang telah diperbudak oleh kebinasaan dan kehancuran suatu saat akan dibebaskan dari keadaan tersebut. Keadaan baru dari ciptaan itu dilukiskan sebagai masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah. 22. Betapa berbedanya keadaan ini dengan situasi sekarang - baik bagi alam ciptaan maupun bagi anak-anak Allah. Alam ikut mengerang dalam penderitaan bersama-sama dengan umat manusia yang tinggal di atas bumi ini. 23. Bukan hanya alam saja, tetapi juga orang-orang percaya yang menerima karunia sulung Roh juga mengerang di dalam diri mereka. Karunia sulung di sini mungkin berarti segala berkat dan perubahan yang sudah dihasilkan oleh Roh Kudus di dalam kehidupan orang percaya. Atau karunia sulung juga dapat berarti bahwa Roh itu sendiri dianggap sebagai karunia sulung (bdg. II Kor. 1:22; Ef. 1:14). Dalam kaitan dengan konteks tersebut, penafsiran pertama tampaknya paling tepat. Kata mengeluh yang dilakukan orang-orang percaya tidak ada hubungannya dengan pengertian mengomel. Lebih tepat untuk memahami keluhan ini sebagai ungkapan sedih karena hidup di dalam dunia yang penuh dosa ini. Pengangkatan sebagai anak yang dinantikan oleh orang percaya mengacu kepada pembebasan tubuh kita, yaitu pembebasan dari dosa dan keterbatasan, yang tekanan-tekanannya senantiasa kita rasakan selama kita hidup di dalam tubuh yang fana ini.

Wycliffe: Rm 8:24 - Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan 24. Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Pengharapan yang karenanya Allah menyelamatkan kita ialah dibebaskan dari tubuh yang terus-menerus dite...

24. Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Pengharapan yang karenanya Allah menyelamatkan kita ialah dibebaskan dari tubuh yang terus-menerus ditekan oleh dosa. dan dari keadaan terbatas yang fana di mana kita menantikan saat itu ketika dengan berjubahkan kekekalan, kita akan melihat Allah. Apakah pengharapan itu? Paulus mengatakan bahwa pengharapan ialah suatu penantian penuh keyakinan akan berkat-berkat yang dijanjikan yang sekarang belum ada atau belum tampak. Pengharapan ini bukanlah keinginan akan sesuatu yang terlalu indah dan tidak mungkin menjadi kenyataan. Objek atau berkat yang diharapkan (di sini adalah penebusan tubuh) bersifat nyata dan jelas sekalipun belum ada.

Wycliffe: Rm 8:25 - Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan // tekun 25. Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan (dia; lihat Arndt, III, lc. hlm. 179) tekun. Tubuh yang ditebus...

25. Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan (dia; lihat Arndt, III, lc. hlm. 179) tekun. Tubuh yang ditebus akan merupakan tubuh yang dimuliakan, bebas dari segala dosa. Dengan pengharapan semacam itu, orang percaya menantikan penggenapannya dengan tabah.

Wycliffe: Rm 8:26 - Demikian juga, // sendiri berdoa untuk kita ... dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan // keluhan-keluhan yang tidak terucapkan 26. Demikian juga, Roh Kudus menolong kita di dalam mengatasi kelemahan-kelemahan kita. Kelemahan-kelemahan yang dimaksudkan ialah ketidakmampuan kita...

26. Demikian juga, Roh Kudus menolong kita di dalam mengatasi kelemahan-kelemahan kita. Kelemahan-kelemahan yang dimaksudkan ialah ketidakmampuan kita untuk memahami situasi dan mendoakan situasi tersebut dengan benar. Kita tahu bahwa inilah kelemahan yang dimaksudkan dari frasa berikutnya. Dikatakan bahwa Roh sendiri berdoa untuk kita ... dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan (lih. alaletos, Arndt, hlm. 34). Kadang-kadang kita tidak dapat berdoa karena kata-kata tidak mampu mengungkapkan kebutuhan yang kita rasakan. Tanggapan Roh berupa keluhan-keluhan yang tidak terucapkan menunjukkan betapa Allah melalui Roh-Nya memasuki pengalaman kita.

Wycliffe: Rm 8:27 - mengetahui maksud Roh itu // sesuai dengan kehendak Allah 27. Allah Bapa yang menyelidiki hati nurani manusia mengetahui maksud Roh itu. Allah mengetahui keseluruhan tanggapan Roh terhadap setiap persoalan at...

27. Allah Bapa yang menyelidiki hati nurani manusia mengetahui maksud Roh itu. Allah mengetahui keseluruhan tanggapan Roh terhadap setiap persoalan atau situasi. Doa syafaat yang dinaikkan oleh Roh bagi orang-orang kudus senantiasa sesuai dengan kehendak Allah. Kata-kata ini dengan pasti menyatakan adanya saling penyampaian pikiran dan pengetahuan antara dua ke-Allah-an - Bapa dan Roh Kudus.

Wycliffe: Rm 8:28 - kita tahu // Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia // mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah 28. Paulus memulai dengan sebuah aksioma pokok: kita tahu. Sesudah itu dia mengemukakan kebenaran berikut: Allah turut bekerja dalam segala sesuatu un...

28. Paulus memulai dengan sebuah aksioma pokok: kita tahu. Sesudah itu dia mengemukakan kebenaran berikut: Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia. Di dalam naskah aslinya Paulus menempatkan frasa "mereka yang mengasihi Dia" terlebih dahulu sehingga tidak mungkin ada kesalahan pengertian tentang siapa yang menikmati "Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan." Hal ini hanya tersedia bagi mereka yang secara berkesinambungan mengungkapkan kasih mereka kepada Allah melalui sikap dan tindakan. Mereka ini selanjutnya didefinisikan sebagai mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Tindakan Allah memilih dan memanggil diletakkan bersebelahan di dalam II Tes. 2:13, 14; II Ptr. 1:10. Panggilan itu bisa terfokus pada tujuan abadi (II Tes. 2:14) atau pada kehidupan di bumi yang bebas dan kudus (Gal. 5:13; I Tes. 4:7).

Wycliffe: Rm 8:29 - Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula // kita // orang // Dipilih-Nya dari semula // Mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya // yang sulung di antara banyak saudara // yang sulung // adalah // rasul 29. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula. Semua orang yang dimaksudkan oleh Paulus di sini adalah satu kelompok - yang terdiri dari beberapa...

29. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula. Semua orang yang dimaksudkan oleh Paulus di sini adalah satu kelompok - yang terdiri dari beberapa orang - tetapi tetap sekelompok orang yang merupakan suatu kesatuan tersendiri. Cara ini sama dengan prosedur yang dipakai oleh sang rasul di dalam Ef. 1:4 di mana dia mengatakan: sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita (jamak). Kristus adalah orang yang Dipilih (lih. Luk. 9:35; 23:35; I Ptr. 2:4, 6); sedangkan orang-orang percaya - orang-orang milik Allah - adalah orang-orang pilihan di dalam Dia (Kristus). Dipilih-Nya dari semula memiliki unsur pokok yaitu pengetahuan. Kelompok orang-orang ini sudah dipilih sejak semula dalam hal apa? Mereka dipilih sejak semula karena memiliki suatu kedudukan tersendiri di dalam rencana Allah (Rm. 8:28). Mereka mendapat peranan untuk dimainkan dalam rencana Allah. Bagaimanakah masa depan mereka? Mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya (ay. 29). Keputusan Allah di sini ialah bahwa semua anggota kelompok ini akan mempunyai bentuk dan penampilan seperti Anak-Nya. Jumlah mereka tidak kecil. Allah sudah menetapkan hal ini sebelumnya agar Anak-Nya dapat menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Istilah yang sulung di sini berarti seorang yang memiliki kedudukan atau pangkat paling tinggi. Bahwa Kristus adalah yang terutama atau yang tertinggi kedudukan-Nya dijelaskan oleh rasul Paulus di dalam Kolose 1:18, "Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dari segala sesuatu." Ia memimpin di tengah banyak saudara - yaitu mereka yang menerima kelimpahan kasih karunia dan karunia. yakni kebenaran (Rm. 5:17). Kedudukan Kristus selaku yang sulung menunjukkan bahwa Dia adalah pemimpin yang dimuliakan dari umat manusia yang baru - sebagai Adam kedua (Rm. 5:12-21; I Kor. 15:22).

Penekanan dalam bagian ini (Rm. 8:28-30) terletak pada tindakan Allah .- yaitu rencana-Nya dan pelaksanaan rencana tersebut.

Wycliffe: Rm 8:30 - dipanggil-Nya, dibenarkan-Nya, dan dimuliakan-Nya 30. Kata-kata kerja: dipanggil-Nya, dibenarkan-Nya, dan dimuliakan-Nya berkaitan dengan rencana Allah dan pelaksanaan rencana tersebut. Karena Allah m...

30. Kata-kata kerja: dipanggil-Nya, dibenarkan-Nya, dan dimuliakan-Nya berkaitan dengan rencana Allah dan pelaksanaan rencana tersebut. Karena Allah memiliki sebuah rencana - yaitu mempersatukan segala sesuatu di dalam Kristus, segala sesuatu di langit dan di bumi (Ef. 1:10, 11), maka Dia mampu untuk bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang Yang Dia. Yang ditekankan Paulus di sini adalah apa yang dilakukan Allah bagi banyak saudara itu. Satu-satunya tanggapan manusia yang disebutkan adalah mengasihi Allah.

Wycliffe: Rm 8:31-32 - menyerahkan Anak-Nya bagi kita semua // mengaruniakan segala sesuatu kepada kita 31, 32. Paulus sekarang mulai menunjukkan berbagai implikasi dari ajarannya. Allah melibatkan diri di dalam persoalan manusia agar dapat mewujudkan re...

31, 32. Paulus sekarang mulai menunjukkan berbagai implikasi dari ajarannya. Allah melibatkan diri di dalam persoalan manusia agar dapat mewujudkan rencana-Nya. Allah yang menyerahkan Anak-Nya bagi kita semua. Kristus diserahkan demi kita, sebagai ganti kita dan untuk kepentingan kita. Allah tidak menyayangkan Anak-Nya dan melaksanakan rencana penebusan-Nya. Karena itulah Dia menyerahkan Anak-Nya untuk mati agar kita dapat ditebus. Paulus menarik beberapa kesimpulan dari tindakan Allah ini. Melalui Kristus Dia bersedia mengaruniakan segala sesuatu kepada kita sekalipun kita mungkin tidak langsung memperoleh seluruhnya saat ini.

Wycliffe: Rm 8:33-34 - -- 33, 34. Tidak seorang pun dapat mengajukan keberatan menentang orang-orang pilihan Allah atau mengutuk mereka, sebab Allah dan Kristus telah ikut terl...

33, 34. Tidak seorang pun dapat mengajukan keberatan menentang orang-orang pilihan Allah atau mengutuk mereka, sebab Allah dan Kristus telah ikut terlibat di dalam tindakan ilahi menyerahkan Kristus.

Wycliffe: Rm 8:35-36 - penindasan, kesesakan, penganiayaan, ketelanjangan, kelaparan atau bahaya pedang 35, 36. Halangan-halangan yang besar tidak dapat memisahkan kita dari kasih Kristus. Halangan-halangan tersebut adalah: penindasan, kesesakan, pengani...

35, 36. Halangan-halangan yang besar tidak dapat memisahkan kita dari kasih Kristus. Halangan-halangan tersebut adalah: penindasan, kesesakan, penganiayaan, ketelanjangan, kelaparan atau bahaya pedang. Sang rasul mengutip Mazmur 44:23 untuk menunjukkan kesulitan-kesulitan yang dialami oleh umat Allah.

Wycliffe: Rm 8:37 - kita lebih daripada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita 37. Kesimpulan yang ditariknya ialah bahwa di dalam segala kesulitan itu kita lebih daripada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi ki...

37. Kesimpulan yang ditariknya ialah bahwa di dalam segala kesulitan itu kita lebih daripada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Yang dimaksudkan di sini ialah: kita sedang dalam proses untuk menang. Tekanan-tekanan hidup yang datang dari luar dapat dikalahkan oleh Dia yang mengasihi kita. Kita menang bukan karena kekuatan sendiri atau kecemerlangan pikiran kita. tetapi karena Kristus.

Wycliffe: Rm 8:38-39 - maut maupun hidup, malaikat-malaikat, pemerintah-pemerintah, kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, sesuatu makhluk lain 38, 39. Paulus memperluas pengalaman, tokoh dan hal-hal yang dihadapi orang percaya: maut maupun hidup, malaikat-malaikat, pemerintah-pemerintah, kuas...

38, 39. Paulus memperluas pengalaman, tokoh dan hal-hal yang dihadapi orang percaya: maut maupun hidup, malaikat-malaikat, pemerintah-pemerintah, kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, sesuatu makhluk lain. Selanjutnya Paulus dengan tegas menyatakan bahwa semua hal ini tidak akan mampu memisahkan kita dari kasih Allah, yaitu kasih yang tercurah di dalam Yesus Kristus Tuhan kita. Kuasa kasih Allah merupakan tema yang tidak akan pernah habis tergali.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: Rm 8:1-9 - Hak-hak Istimewa Orang Percaya Setelah menjelaskan ajaran pembenaran secara penuh, dan menekankan pentingnya pengudusan, Rasul Paulus dalam pasal ini mengarahkan dirinya untuk me...

Matthew Henry: Rm 8:10-16 - Hak-hak Istimewa Orang Percaya Hak-hak Istimewa Orang Percaya (Roma 8:10-16) Dalam perikop di atas Rasul Paulus memperlihatkan dua lagi keuntungan yang baik, yang menjadi milik ...

Matthew Henry: Rm 8:17-25 - Hak-hak Istimewa Orang Percaya Hak-hak Istimewa Orang Percaya (Roma 8:17-25) Dalam perikop di atas, Rasul Paulus menjelaskan jenis keempat dari kebahagiaan orang-orang percaya, ...

Matthew Henry: Rm 8:26-28 - Hak-hak Istimewa Orang Percaya Hak-hak Istimewa Orang Percaya (Roma 8:26-28) Rasul Paulus di sini memperlihatkan dua hak istimewa lagi yang berhak didapatkan orang Kristen yang ...

Matthew Henry: Rm 8:29-30 - Hak-hak Istimewa Orang Percaya Hak-hak Istimewa Orang Percaya (Roma 8:29-30) Rasul Paulus, setelah memperhitungkan begitu banyak hal yang ada dalam kebahagiaan orang percaya yan...

Matthew Henry: Rm 8:31-39 - Kemenangan Orang Percaya Kemenangan Orang Percaya (Roma 8:31-39) Rasul Paulus menutup perbincangan yang sangat baik tentang hak-hak istimewa orang percaya ini dengan sorak...

SH: Rm 8:1-8 - Status diikuti kondisi (Rabu, 26 Juli 2006) Status diikuti kondisi Anda dinyatakan tidak bersalah, Anda bebas!" Apa arti perkataan itu bagi Anda bila Anda sebelumnya didakwa dan diancam hukuma...

SH: Rm 8:1-8 - Kemerdekaan dalam Kristus. (Sabtu, 30 Mei 1998) Kemerdekaan dalam Kristus. Kini Paulus menyimpulkan hal-hal yang telah diuraikannya di bagian sebelum ini (ps. 3-7). Di dalam Krisus tidak ada lagi pe...

SH: Rm 8:9-17 - Status dan kondisi (Kamis, 27 Juli 2006) Status dan kondisi Seperti halnya hanya ada dua status, demikian pula hanya ada dua kemungkinan keadaan hidup seseorang. Entah orang berstatus milik...

SH: Rm 8:9-17 - Hidup Kristen yang sejati (Minggu, 31 Mei 1998) Hidup Kristen yang sejati Seseorang sungguh Kristen, pengikut Kristus sejati bila Roh Kudus diam di dalamnya (ayat 9). Menerima Roh dan didiami Roh ad...

SH: Rm 8:12-17 - Menjadi anak-anak Allah (Sabtu, 18 April 2009) Menjadi anak-anak Allah Orang yang percaya kepada Allah dan menerima karya Kristus di salib telah mengalami pengampunan dosa dan diberi kuasa men...

SH: Rm 8:18-30 - Penderitaan, pengharapan, keselamatan (Jumat, 28 Juli 2006) Penderitaan, pengharapan, keselamatan Hiburan apakah yang dapat menguatkan orang Kristen yang sedang menderita berat karena imannya? Ketika Paulus m...

SH: Rm 8:18-25 - Penderitaan orang Kristen. (Senin, 1 Juni 1998) Penderitaan orang Kristen. Boleh dikata tiap hari kita mendengar berbagai berita tentang penderitaan yang dialami orang di dunia ini. Orang Kristen se...

SH: Rm 8:26-30 - Roh membantu kelemahan kita dalam berdoa. (Selasa, 2 Juni 1998) Roh membantu kelemahan kita dalam berdoa. Pernahkah Anda merasa tidak mampu berdoa dengan benar? Jangan putus asa dan tak perlu risau. Perasaan demiki...

SH: Rm 8:31-39 - Kasih Kristus kekal (Sabtu, 29 Juli 2006) Kasih Kristus kekal Dengan kalimat-kalimat yang hidup dan menarik, Rasul Paulus menyatakan keyakinan imannya, bahwa tidak ada yang dapat melawan, me...

SH: Rm 8:31-39 - Allah di pihak kita. (Rabu, 3 Juni 1998) Allah di pihak kita. Segala yang kita perlu tertampung dalam Yesus Kristus. Untuk menolong kita melihat kebenaran itu lebih jelas, kini Paulus mengaja...

Utley: Rm 8:1-8 - --NASKAH NASB (UPDATED): Rom 8:1-81 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. 2 Roh, yang memberi hidup te...

Utley: Rm 8:9-11 - --NASKAH NASB (UPDATED): Rom 8:9-119 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika or...

Utley: Rm 8:12-17 - --NASKAH NASB (UPDATED): Rom 8:12-1712 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. 13 S...

Utley: Rm 8:18-25 - --NASKAH NASB (UPDATED): Rom 8:18-2518 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyata...

Utley: Rm 8:26-27 - --NASKAH NASB (UPDATED): Rom 8:26-2726 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; t...