kecilkan semua  

Teks -- Keluaran 25:1-40 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Petunjuk untuk mendirikan Kemah Suci Mengenai persembahan khusus
25:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: 25:2 "Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka memungut bagi-Ku persembahan khusus; dari setiap orang yang terdorong hatinya, haruslah kamu pungut persembahan khusus kepada-Ku itu. 25:3 Inilah persembahan khusus yang harus kamu pungut dari mereka: emas, perak, tembaga; 25:4 kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu kambing; 25:5 kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit lumba-lumba dan kayu penaga; 25:6 minyak untuk lampu, rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian, 25:7 permata krisopras dan permata tatahan untuk baju efod dan untuk tutup dada. 25:8 Dan mereka harus membuat tempat kudus bagi-Ku, supaya Aku akan diam di tengah-tengah mereka. 25:9 Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu sebagai contoh Kemah Suci dan sebagai contoh segala perabotannya, demikianlah harus kamu membuatnya."
Mengenai tabut perjanjian
25:10 "Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya. 25:11 Haruslah engkau menyalutnya dengan emas murni; dari dalam dan dari luar engkau harus menyalutnya dan di atasnya harus kaubuat bingkai emas sekelilingnya. 25:12 Haruslah engkau menuang empat gelang emas untuk tabut itu dan pasanglah gelang itu pada keempat penjurunya, yaitu dua gelang pada rusuknya yang satu dan dua gelang pada rusuknya yang kedua. 25:13 Engkau harus membuat kayu pengusung dari kayu penaga dan menyalutnya dengan emas. 25:14 Haruslah engkau memasukkan kayu pengusung itu ke dalam gelang yang ada pada rusuk tabut itu, supaya dengan itu tabut dapat diangkut. 25:15 Kayu pengusung itu haruslah tetap tinggal dalam gelang itu, tidak boleh dicabut dari dalamnya. 25:16 Dalam tabut itu haruslah kautaruh loh hukum, yang akan Kuberikan kepadamu. 25:17 Juga engkau harus membuat tutup pendamaian dari emas murni, dua setengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya. 25:18 Dan haruslah kaubuat dua kerub dari emas, kaubuatlah itu dari emas tempaan, pada kedua ujung tutup pendamaian itu. 25:19 Buatlah satu kerub pada ujung sebelah sini dan satu kerub pada ujung sebelah sana; seiras dengan tutup pendamaian itu kamu buatlah kerub itu di atas kedua ujungnya. 25:20 Kerub-kerub itu harus mengembangkan kedua sayapnya ke atas, sedang sayap-sayapnya menudungi tutup pendamaian itu dan mukanya menghadap kepada masing-masing; kepada tutup pendamaian itulah harus menghadap muka kerub-kerub itu. 25:21 Haruslah kauletakkan tutup pendamaian itu di atas tabut dan dalam tabut itu engkau harus menaruh loh hukum, yang akan Kuberikan kepadamu. 25:22 Dan di sanalah Aku akan bertemu dengan engkau dan dari atas tutup pendamaian itu, dari antara kedua kerub yang di atas tabut hukum itu, Aku akan berbicara dengan engkau tentang segala sesuatu yang akan Kuperintahkan kepadamu untuk disampaikan kepada orang Israel."
Mengenai meja roti sajian
25:23 "Lagi haruslah engkau membuat meja dari kayu penaga, dua hasta panjangnya, sehasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya. 25:24 Haruslah engkau menyalutnya dengan emas murni dan membuat bingkai emas sekelilingnya. 25:25 Haruslah engkau membuat sekelilingnya jalur pinggir yang setapak tangan lebarnya dan kaubuatlah bingkai emas sekeliling jalur pinggirnya itu. 25:26 Haruslah engkau membuat untuk meja itu empat gelang emas dan kaupasanglah gelang-gelang itu di keempat penjurunya, pada keempat kakinya. 25:27 Gelang itu haruslah dekat ke jalur pinggirnya sebagai tempat memasukkan kayu pengusung, supaya meja itu dapat diangkut. 25:28 Haruslah engkau membuat kayu pengusung itu dari kayu penaga dan menyalutnya dengan emas, dan dengan itulah meja harus diangkut. 25:29 Haruslah engkau membuat pinggannya, cawannya, kendinya dan pialanya, yang dipakai untuk persembahan curahan; haruslah engkau membuat semuanya itu dari emas murni. 25:30 Dan haruslah engkau tetap meletakkan roti sajian di atas meja itu di hadapan-Ku."
Mengenai kandil
25:31 "Haruslah engkau membuat kandil dari emas murni; dari emas tempaan harus kandil itu dibuat, baik kakinya baik batangnya; kelopaknya -- dengan tombolnya dan kembangnya -- haruslah seiras dengan kandil itu. 25:32 Enam cabang harus timbul dari sisinya: tiga cabang kandil itu dari sisi yang satu dan tiga cabang dari sisi yang lain. 25:33 Tiga kelopak yang berupa bunga badam pada cabang yang satu -- dengan tombol dan kembangnya -- dan tiga kelopak yang serupa pada cabang yang lain -- dengan tombol dan kembangnya --; demikianlah juga kaubuat keenam cabang yang timbul dari kandil itu. 25:34 Pada kandil itu sendiri harus ada empat kelopak berupa bunga badam -- dengan tombolnya dan kembangnya. 25:35 Juga harus ada satu tombol di bawah sepasang cabang yang pertama, yang timbul dari kandil itu, dan satu tombol di bawah yang kedua, dan satu tombol di bawah yang ketiga; demikianlah juga kaubuat keenam cabang yang timbul dari kandil itu. 25:36 Tombol dan cabang itu harus timbul dari kandil itu, dan semuanya itu haruslah dibuat dari sepotong emas tempaan yang murni. 25:37 Haruslah kaubuat pada kandil itu tujuh lampu dan lampu-lampu itu haruslah dipasang di atas kandil itu, sehingga diterangi yang di depannya. 25:38 Sepitnya dan penadahnya haruslah dari emas murni. 25:39 Dari satu talenta emas murni haruslah dibuat kandil itu dengan segala perkakasnya itu. 25:40 Dan ingatlah, bahwa engkau membuat semuanya itu menurut contoh yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu."
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Nama Orang dan Nama Tempat:
 · anak Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · Anak perempuan Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · bangsa Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · kaum Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · Musa a son of Amram; the Levite who led Israel out of Egypt and gave them The Law of Moses,a Levite who led Israel out of Egypt and gave them the law
 · orang Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · orang-orang Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · seorang Ismael a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · seorang Israel a citizen of Israel.,a member of the nation of Israel
 · suku Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · umat Israel the nation that descended from Jacob, whom God named Israel; the Jewish people,son of Isaac son of Abraham; founder of the nation of Israel,the nation of Israel under Moses, Joshua and the judges,the kingdom of Israel under King Saul,the northern tribes under Ish-Bosheth & Abner,the Kingdom of Israel as united under David and Solomon,the Northern Kingdom as divided from Judah, Simeon and Benjamin,the post exile Jewish community; the re-established Israel,the post exile lay community; Israelites other than Levites,Israel in general as in the Psalms and the prophets,the phrase "All Israel",the phrase "Assembly of (United) Israel",the phrase "Border(s) of Israel",the phrase "Children of Israel",the phrase "Congregation of Israel",the phrase "Descendants" or "Offspring of Israel",the phrase "Elders of Israel",the phrase "God of Israel",the phrase "Hill country of Israel",the phrase "Holy One of Israel",the phrase "House of Israel",the phrases "Judge(d) Israel; judge(s) of Israel",the phrase "King of Israel",the phrase "King over Israel",the phrase "Kings of Israel",the phrase "Land of Israel",the phrase "Leaders in/of Israel; take the lead in Israel",the phrase "Man of Israel",the phrase "Men of Israel",the phrase "Mountains of Israel",the phrase "O house of Israel",the phrase "O Israel",the phrase "His people Israel",the phrase "My people Israel",the phrase "Thy people Israel",the phrase "People of Israel",the phrase "Prince(s) in/of/over Israel",the phrase "Reign over Israel",the phrase "Shepherd(s) of Israel",the phrase "Sons of Israel",the phrase "Territory of Israel",the phrase "Throne in/over/of Israel",the phrase "Tribes of Israel",the phrase "Virgin of Israel"
 · Yakub the second so of a pair of twins born to Isaac and Rebeccaa; ancestor of the 12 tribes of Israel,the nation of Israel,a person, male,son of Isaac; Israel the man and nation


Topik/Tema Kamus: Musa | Peti Perjanjian | Deuteronomistis | Keluaran, Kitab | Hukum Musa | Jalan, Perjalanan Israel Melalui | Hukum Dan Pembinaan Hukum | Gambaran, Teladan Kristus | Tabut | Kerub | Kaki Dian Atau Kaki Pelita | Gantang /Kaki Dian | Kemah Suci | Emas | Tabut Perjanjian | Roti Sajian | Kaki Dian | Tutup, Tutup Perdamaian | Tempat Maha Kudus | Efod | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , BIS , Jerusalem , Ende , Endetn , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Kel 25:9 - KEMAH SUCI. Nas : Kel 25:9 Di dalam pasal Kel 25:1-40 Allah memberikan pengarahan tentang Kemah Suci. Makna historis, rohani, dan lambang dari Kemah Suci ini h...

Nas : Kel 25:9

Di dalam pasal Kel 25:1-40 Allah memberikan pengarahan tentang Kemah Suci. Makna historis, rohani, dan lambang dari Kemah Suci ini harus dilandaskan pada apa yang dikatakan oleh Alkitab.

  1. 1) Kemah Suci itu merupakan "tempat kudus" (ayat Kel 25:8), suatu tempat yang dikhususkan bagi Tuhan untuk tinggal di antara dan bertemu dengan umat-Nya (ayat Kel 25:22; 29:45-46; Bil 5:3; Yeh 43:7,9). Kemuliaan Allah ada di atas Kemah Suci siang malam. Ketika kemuliaan Allah naik, Israel harus pindah. Allah menuntun mereka dengan cara ini selama mereka ada di padang gurun (Kel 40:36-38; Bil 9:15-16).
  2. 2) Kemah Suci merupakan "tempat hukum Allah" (Kel 38:21), yaitu berisi Kesepuluh Hukum

    (lihat cat. --> Kel 25:10 berikutnya).

    [atau ref. Kel 25:10]

    Kesepuluh Hukum selalu mengingatkan mereka akan kekudusan Allah dan tuntutan-tuntutan-Nya. Hubungan kita dengan Allah tidak pernah dapat dipisahkan dari ketaatan kepada hukum-Nya.
  3. 3) Di Kemah Suci inilah Allah menyediakan pengampunan dosa melalui korban darah (Kel 29:10-14). Dengan demikian korban darah ini menunjuk kepada korban nyawa Kristus di kayu salib karena dosa umat manusia (lih. Ibr 8:1-2; 9:11-14).
  4. 4) Kemah Suci menunjuk ke sorga, yaitu ke tempat kudus sorgawi di mana Kristus, imam besar abadi kita, hidup selama-lamanya untuk berdoa bagi kita (Ibr 9:11-12,24-28).
  5. 5) Kemah Suci menunjuk kepada penebusan Allah yang terakhir ketika langit baru dan bumi baru akan datang, yaitu ketika "kemah Allah (har: Kemah Suci) ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka" (Wahy 21:3).

Full Life: Kel 25:10 - TABUT. Nas : Kel 25:10 Peti ini adalah tabut yang berisi Kesepuluh Hukum (bd. ayat Kel 25:16,22), sebuah buli-buli berisi manna (Kel 16:33-34), dan tongka...

Nas : Kel 25:10

Peti ini adalah tabut yang berisi Kesepuluh Hukum (bd. ayat Kel 25:16,22), sebuah buli-buli berisi manna (Kel 16:33-34), dan tongkat Harun (Bil 17:10; Ibr 9:4). Tabut ini ditutup dengan sebuah penutup yang diberi nama "tutup pendamaian" (ayat Kel 25:17). Pada kedua ujung tutup tersebut terpasang ukiran dua kerub bersayap

(lihat cat. --> Kel 25:18).

[atau ref. Kel 25:18]

Tabut ini diletakkan di tempat Mahakudus dalam Kemah Suci (Kel 26:34) dan melambangkan takhta Allah. Di hadapan tabut ini imam besar berdiri setahun sekali pada Hari Pendamaian untuk memercikkan darah atas tutup pendamaian untuk mengadakan pendamaian karena dosa-dosa yang tidak disengaja selama setahun sebelumnya

(lihat art. HARI PENDAMAIAN).

Full Life: Kel 25:16 - LOH HUKUM. Nas : Kel 25:16 "Loh Hukum" ini adalah dua loh batu yang ditulisi Kesepuluh Hukum sebagaimana diterima Musa di Gunung Sinai (Kel 31:18).

Nas : Kel 25:16

"Loh Hukum" ini adalah dua loh batu yang ditulisi Kesepuluh Hukum sebagaimana diterima Musa di Gunung Sinai (Kel 31:18).

Full Life: Kel 25:17 - TUTUP PENDAMAIAN. Nas : Kel 25:17 Tutup pendamaian adalah tutup tabut perjanjian. Di atas tutup ini imam besar memercikkan darah korban yang dipersembahkan untuk men...

Nas : Kel 25:17

Tutup pendamaian adalah tutup tabut perjanjian. Di atas tutup ini imam besar memercikkan darah korban yang dipersembahkan untuk mengadakan pendamaian karena dosa. Tindakan ini melambangkan kemurahan Allah yang memberi pengampunan (Im 16:14-15; 17:11;

lihat cat. --> Rom 3:25).

[atau ref. Rom 3:25]

Jadi, tutup pendamaian dan darah melambangkan pengampunan yang tersedia untuk umat berdosa melalui korban pendamaian Kristus (Rom 3:21-25; Ibr 4:14-16; 7:26).

Full Life: Kel 25:18 - DUA KERUB. Nas : Kel 25:18 Inilah ukiran dari makhluk malaikat yang melayang-layang di sekitar takhta Allah di sorga (bd. Ibr 8:5; Wahy 4:6,8). Mereka menanda...

Nas : Kel 25:18

Inilah ukiran dari makhluk malaikat yang melayang-layang di sekitar takhta Allah di sorga (bd. Ibr 8:5; Wahy 4:6,8). Mereka menandakan kehadiran dan martabat Allah selaku raja atas umat-Nya di bumi (1Sam 4:4; 2Sam 6:2; 2Raj 19:15). Penempatan kerub ini di atas tabut menegaskan kebenaran bahwa Allah akan tinggal di antara umat-Nya hanya selama korban darah dipersembahkan dan umat berusaha untuk menaati perintah-perintah Allah.

Full Life: Kel 25:30 - ROTI SAJIAN. Nas : Kel 25:30 Roti yang diletakkan di atas meja itu melambangkan kehadiran Tuhan yang memelihara seluruh kehidupan Israel (bd. Im 24:5-9; Yes 63:...

Nas : Kel 25:30

Roti yang diletakkan di atas meja itu melambangkan kehadiran Tuhan yang memelihara seluruh kehidupan Israel (bd. Im 24:5-9; Yes 63:9). Roti ini menunjuk kepada Kristus, roti hidup itu (Mat 26:26-29; 1Kor 10:16;

lihat cat. --> Kel 16:4).

[atau ref. Kel 16:4]

Full Life: Kel 25:31 - KANDIL. Nas : Kel 25:31 Pada kandil ini terpasang beberapa lampu minyak yang menerangi Kemah Suci. Lampu yang menyala melambangkan terang Allah atau kehadi...

Nas : Kel 25:31

Pada kandil ini terpasang beberapa lampu minyak yang menerangi Kemah Suci. Lampu yang menyala melambangkan terang Allah atau kehadiran-Nya di tengah-tengah perkemahan (Yer 25:10; bd. Wahy 21:22-22:6).

BIS: Kel 25:7 - efod efod: Sepotong pakaian serupa baju rompi dibuat dari kain beraneka warna yang sangat berharga. Pada baju ini diikatkan sebuah kantong berisi Urim dan ...

efod: Sepotong pakaian serupa baju rompi dibuat dari kain beraneka warna yang sangat berharga. Pada baju ini diikatkan sebuah kantong berisi Urim dan Tumim, dua benda yang dipakai imam untuk mengetahui kehendak Allah.

BIS: Kel 25:18 - kerub kerub: Golongan malaikat, yang digambarkan sebagai makhluk bersayap, lambang keagungan Allah dan kehadiran-Nya.

kerub: Golongan malaikat, yang digambarkan sebagai makhluk bersayap, lambang keagungan Allah dan kehadiran-Nya.

Jerusalem: Kel 19:1--40:38 - -- Sebagian besar dari bagian terakhir kitab Keluaran ini, yaitu Kel 19:1-2; 24:15-31:18; 34:29-35:8, berasal dari tradisi Para Imam. Bagian yang memuat ...

Sebagian besar dari bagian terakhir kitab Keluaran ini, yaitu Kel 19:1-2; 24:15-31:18; 34:29-35:8, berasal dari tradisi Para Imam. Bagian yang memuat Kitab (Hukum) Perjanjian, Kel 20:22-23:33, harus dipisahkan, sebab baru belakangan dihubungkan dengan peristiwa di gunung Sinai. Bagian-bagian lain berasal dari sumber-sumber yang lebih tua usianya. Sering sukar menentukan bagian manakah berasal dari tradisi Yahwista dan bagian manakah berasal dari tradisi Elohista. Menurut pandangan penyusun terakhir kisah ini maka perjanjian yang diadakan Musa meneguhkan kepilihan bangsa Israel serta janji-janji yang telah diberikan kepadanya, Kel 6:5-7, sama seperti perjanjian dengan Abraham (yang disinggung dalam Kel 6:4) meneguhkan janji-janji yang terdahulu, Kej 17. Akan tetapi perjanjian dengan Abraham diadakan dengan seorang saja (walaupun perjanjian itu menyangkut keturunannya) dan disertai satu perintah saja (sunat). Perjanjian di gunung Sinai langsung menyangkut seluruh bangsa yang menerima hukum: kesepuluh perintah (Allah) serta Kitab Perjanjian. Bersama dengan semua tambahannya dari zaman kemudian hukum tsb menjadi piagam agama Yahudi, Sir 24:9-27 menyamakan Hukum Taurat itu dengan Hikmat Allah. Tetapi sekaligus hukum itu "menjadi suatu saksi terhadap bangsa Israel", Ula 31:26, artinya: pelanggaran hukum Taurat oleh umat Israel akan membatalkan segala janji dan akan mendatangkan kutuk Allah. Maka hukum Taurat hanya berperan sebagai pengajaran dan paksaan untuk menyiapkan manusia bagi kedatangan Kristus yang akan mengadakan suatu perjanjian yang baru. Peranan sementara dari hukum Taurat itu diterangkan Paulus dalam uraiannya melawan orang Kristen yang hendak memaksakan hukum Taurat kepada orang Kristen bukan Yahudi, Gal 3; Rom 7.

Jerusalem: Kel 25:5 - kulit lumba-lumba Ibraninya; (kulit) tahasy. Artinya tidak diketahui.

Ibraninya; (kulit) tahasy. Artinya tidak diketahui.

Jerusalem: Kel 25:8 - diam di tengah-tengah mereka Allah dipuja di mana saja Ia melalui sebuah penampakan menyatakan diri hadir, Kej 12:7; 28:12-19, dll. Gunung Sinai tempat Tuhan secara luar biasa men...

Allah dipuja di mana saja Ia melalui sebuah penampakan menyatakan diri hadir, Kej 12:7; 28:12-19, dll. Gunung Sinai tempat Tuhan secara luar biasa menyatakan diri adalah "gunung Allah", Kel 3:1; 1Ra 19:8, dan tempat kediamanNya, Ula 33:2; Hak 5:4-5; Hak 3:3; Maz 68:9. Tabut perjanjian menjadi lambang kehadiran Allah itu, Kel 25:22; bdk 1Sa 4:4; 2Sa 6:2, dan Kemah Suci yang mengurung tabut itu adalah kediaman Tuhan, Kel 25:9 dan Kel 40:34, yang turut mengembara bersama-sama dengan umat Israel, 2Sa 7:6, hingga bait Allah di Yerusalem menjadi kediaman Tuhan, 1Ra 8:10.

Jerusalem: Kel 25:10 - tabut Tabut itu berupa peti persegi empat yang diusung dengan batang kayu. Mengenai hal ihwal tabut itu lih Yos 3:3; 6:4 dst; 1Sa 4-6; 2Sa 6; 1Ra 8:3-9. Tab...

Tabut itu berupa peti persegi empat yang diusung dengan batang kayu. Mengenai hal ihwal tabut itu lih Yos 3:3; 6:4 dst; 1Sa 4-6; 2Sa 6; 1Ra 8:3-9. Tabut itu hilang pada waktu Yerusalem dihancurkan orang Babel (atau barangkali sebelumnya di masa pemerintahan raja Manasye). Kemudian tidak dibuat lagi, bdk Yer 3:16

Jerusalem: Kel 25:10 - hasta Sebuah hasta ialah l.k. 44 senti panjangnya.

Sebuah hasta ialah l.k. 44 senti panjangnya.

Jerusalem: Kel 25:16 - loh hukum Kata Ibrani yang dipakai (loh) edut, kerap kali diterjemahkan dengan: kesaksian. Tetapi naskah-naskah lain dari daerah itu di zaman dahulu memberitahu...

Kata Ibrani yang dipakai (loh) edut, kerap kali diterjemahkan dengan: kesaksian. Tetapi naskah-naskah lain dari daerah itu di zaman dahulu memberitahukan bahwa kata itu berarti: syarat-syarat dan kewajiban-kewajiban sebuah perjanjian yang oleh seorang raja dibebankan pada raja-raja taklukan. Yang dimaksudkan di sini ialah Dekalog yang tersurat pada loh-loh batu. Loh-loh itu kadang-kadang disebut "loh-loh kesaksian" (terj: loh hukum Allah), Kel 32:18; 32:15; 34:29. Karena itupun tabut dapat disebut sebagai "tabut kesaksian" (terj:tabut hukum) Kel 25:22; 26:33; 40:21)

Jerusalem: Kel 25:17 - tutup pendamaian Ini menterjemahkan kata Ibrani kapporet yang berasal dari kata dasar kapar, artinya: menutup, tetapi juga: mengadakan perdamaian, dan: menghapus. Di s...

Ini menterjemahkan kata Ibrani kapporet yang berasal dari kata dasar kapar, artinya: menutup, tetapi juga: mengadakan perdamaian, dan: menghapus. Di sini dan dalam Kel 35:12 kapporet itu digambarkan seolah-olah terlepas dari tabut itu. Dalam upacara Hari Raya Pendamaian yang baru muncul sesudah masa pembuangan, kapporet itu berperan sedangkan tabut tidak ada lagi. Ima 16:15 dan 1Ta 28:11 berkata tentang bagian Yang Mahakuasa dalam bait Allah sebagai "ruangan untuk tutup pendamaian". Tutup pendamaian dengan kerub-kerub di atas dalam bait Allah sesudah pembuangan mengganti tabut perjanjian serta kerub-kerub yang di atasnya, yang ada dalam bait Allah bangunan Salomo. Tradisi Para Imam dalam menggambarkan kemah Suci menggabungkan tabut itu dengan tutup pendamaian, Kel 25:21. Di atas tutup pendamaian itu Allah menyatakan diri dan berfirman kepada Musa, Kel 25:22; Ima 16:2; Bil 7:89.

Jerusalem: Kel 25:18 - kerub Kata (Ibrani) kerub ini bersesuaian dengan kata karibu dalam bahasa Babel. Karibu itu ialah makhluk gaib, setengah manusia dan setengah binatang, yang...

Kata (Ibrani) kerub ini bersesuaian dengan kata karibu dalam bahasa Babel. Karibu itu ialah makhluk gaib, setengah manusia dan setengah binatang, yang menjaga kuil-kuil dan istana-istana. Menurut apa yang dikatakan Alkitab tentang kerub itu dan sesuai dengan gambarnya yang masih tersedia, maka kerub itu berupa "sfinks" bersayap. Dalam bait Allah di Yerusalem kerub-kerub melingkupi tabut perjanjian, 1Ra 6:23-28. Dalam ibadah kepada Tuhan kerub-kerub itu (dengan pasti) baru mulai berperan semenjak tabut perjanjian itu ada di Silo. Sebab tentang Silo dikatakan bahwa di sana "Tuhan bersemayam di atas para kerub", 1Sa 4:4; 2Sa 6:2; bdk 2Ra 19:15; Maz 80:2; 99:1 atau "mengendarai kerub", 2Sa 22:11; bdk Maz 18:11. Menurut Yeh 1 dan Yeh 10 kerub-kerub menarik kereta Allah. Selama Israel di gurun kerub-kerub belum berperan dalam ibadatnya. Kerub-kerub yang ada dalam bait Allah bangunan Salomo, hilang lenyap bersama-sama dengan tabut perjanjian. Dalam bait Allah yang didirikan sesudah pembuangan ada dua kerub kecil pada tutup pendamaian, bdk catatan Kel 25:7

Jerusalem: Kel 25:23 - meja Meja ini diistilahkan sebagai "meja sajian". di atasnya diletakkan "roti sajian" (Ibraninya: roti wajah), bdk Ima 24:5-9; 1Sa 21:3-6, ialah roti yang ...

Meja ini diistilahkan sebagai "meja sajian". di atasnya diletakkan "roti sajian" (Ibraninya: roti wajah), bdk Ima 24:5-9; 1Sa 21:3-6, ialah roti yang khusus teruntuk bagi Tuhan sendiri.

Ende: Kel 25:1 - -- Israel tidak hanja merupakan kesatuan juridis dan sosial, tetapi sebagai masjarakat jang beriman tentu sadja djuga bersatu dalam ibadat. Dalam upatjar...

Israel tidak hanja merupakan kesatuan juridis dan sosial, tetapi sebagai masjarakat jang beriman tentu sadja djuga bersatu dalam ibadat. Dalam upatjara ibadat jang bersifat umum Israel setjara nampak menghajati hubungannja dengan Jahwe, Tuhan jang hadir. Sekaligus djuga kesatuan kebangsaan tiap-tiap kali diperbaharui dan diperteguh.

Upatjara ibadat liturgis bukanlah improvisasi perseorangan, tetapi ibadat bersama jang selaras terhadap Tuhan. Maka dari itu mempunjai peraturan-peraturan dan hukum-hukumnja, serta menggunakan lambang-lambang jang sesuai. Musa sendiri telah menetapkan pedoman-pedoman konkrit untuk ibadat umat Israel dipadangpasir. Ibadat ini berlangsung disekitar kemah Perdjandjian, tempat perhubungan dengan Tuhan. Kemah sutji ini selalu serta dalam perdjalanan, dan mungkin sekali lama berada di Kadesj (Ula 2:14). Tetapi sesudah Sjilo, kemudian dikota Jerusalem dibawah pemerintahan radja Daud, hingga achirnja, pada djaman Salomon, ditempatkan didalam kenisah. Sesudah masa pembuangan kenisah jang telah hantjur dibangun kembali, tetapi Peti Perdjandjian ketika itu tidak ada lagi.

Peraturan-peraturan Musa dari abad-keabad mengalami perkembangan dan disesuaikan dengan keadaan-keadaan baru. Dalam fasal-fasal berikutnja peraturan-peraturan berasal dari berbagai tahap dikumpulkan mendjadi satu, dan diolah lagi oleh para pengarang dari golongan imam sesudah pembuangan. Fasal-fasal 25-31(Kel 25:1-31:18) merupakan kesatuan dengan fasal-fasal 35-40(Kel 35:1- 40:38), dan banjak persamaannja dengan kitab Levitika dan Tjatjah-Djiwa.

Maksudnja menghubungkan seluruh perkembangannja dengan Musa dan Perdjandjian. Sebab djuga peraturan-peraturan dari masa kemudian bertumbuh daripadanja, dan mempunjai kewibawaan ilahi jang sama dengan peraturan-peraturan pokok tjiptaan Musa sendiri.

Upatjara-upatjara ibadat jang kuno ini, dan ketertiban dalam ibadat, menggambarkan iman-kepertjajaan serta djiwa keagamaan bangsa Israel, karena itu merupakan dorongan bagi masjarakat jahudi sesudah pembuangan, dan tetap lajak kita hargai pula.

Seperti halnja pada Hukum, begitu pula disini kita menjaksikan dan semakin memahami adanja perkembangan dalam Perwahjuan Tuhan.

Ibadat Perdjandjian Lama djuga harus dipandang sebagai pralambang dan persiapan Ibadat Perdjandjian Baru. Tetapi sekarang hubungan dengan Tuhan dan kesatuan umat jang beribadat disempurnakan dalam Kristus.

Kristus adalah Kenisah baru (Mat 12:6; Yoh 1:14; 2:19-22; Kol 2:9), tempat pertemuan Tuhan, dan manusia. Kristus Korban persembahan diri kita kepada Tuhan, bukan hanja setjara simbolis, tetapi djuga sesungguh-sungguhnja; korban jang mempersatukan kita mendjadi satu Tubuh, kenisah jang hidup bagi Tuhan (1Ko 6:19; Efe 4:11-16; 1Pe 2:5).

Ende: Kel 25:2 - -- Orang Israel diharapkan dengan sukarela dan ichlas hati memberikan sumbangannnja bagi ibadat (bandingkan Kel 35:5,20-29). Ini suatu andjuran jang pent...

Orang Israel diharapkan dengan sukarela dan ichlas hati memberikan sumbangannnja bagi ibadat (bandingkan Kel 35:5,20-29). Ini suatu andjuran jang penting terutama ketika sesudah pembuangan kenisah dibangun lagi dan harus diperlengkapi (bandingkan Hag 1).

Ende: Kel 25:5 - -- Tachasj = mungkin binatang laut, jang kulitnja diolah halus (lihat Yeh 16:10). Kami pakai terdjemahan "dujung".

Tachasj = mungkin binatang laut, jang kulitnja diolah halus (lihat Yeh 16:10). Kami pakai terdjemahan "dujung".

Ende: Kel 25:7 - -- Permata-mata itu hanja kira-kira sadja kita ketahui namanja. Berbagai bahan berharga jang disebutkan disini tidak mudah diperoleh dipadang-gurun. Bebe...

Permata-mata itu hanja kira-kira sadja kita ketahui namanja. Berbagai bahan berharga jang disebutkan disini tidak mudah diperoleh dipadang-gurun. Beberapa unsur dalam lukisan ini diilhami bentuk dan perlengkapan kenisah dikota Jerusalem kemudian.

Ende: Kel 25:8 - -- Efod: lihat Kel 28:6.

Efod: lihat Kel 28:6.

Ende: Kel 25:10 - -- Peti Perdjandjian menandakan hadirnja Tuhan sendiri (lihat ajat 22) (Kel 25:22). Kemah-Perdjandjian atau "Kemah Pertemuan" tempat kediamanNja. Demikia...

Peti Perdjandjian menandakan hadirnja Tuhan sendiri (lihat ajat 22) (Kel 25:22). Kemah-Perdjandjian atau "Kemah Pertemuan" tempat kediamanNja. Demikianlah Jahwe dimanapun djuga berada ditengah-tengah umatNja. Peti Perdjandjian djuga mendjadi pusat pertemuan keagamaan, mendjamin kesatuan suku- suku dan mendjadi lambang perdjuangan melawan bangsa-bangsa asing. Dalam perdjuangan ini Tuhan sendiri memimpin Israel (Bil 14:44).

Sehasta kira-kira sama dengan setengah meter. Dalam Kemah sutji terdapat pula benda-benda, jang diluar lingkungan bangsa Israel termasuk perlengkapan tempat-tempat sutji.

Ende: Kel 25:16 - Kesaksian (atau Peringatan, Peraturan) berarti: loh-loh batu Hukum, jang memuat kesepuluh perintah Tuhan.

(atau Peringatan, Peraturan) berarti: loh-loh batu Hukum, jang memuat kesepuluh perintah Tuhan.

Ende: Kel 25:17 - Tutup Perdamaian = tutup Peti Perdjandjian, jang kelak-kemudiannja sekali setiap tahunnja oleh Imam Agung dipertjiki darah binatang jang dikorbankan, untuk denda pelun...

= tutup Peti Perdjandjian, jang kelak-kemudiannja sekali setiap tahunnja oleh Imam Agung dipertjiki darah binatang jang dikorbankan, untuk denda pelunasan umum dosa-dosa (lihat Lv 16)(Ima 16).

Ende: Kel 25:18 - Kerubim berbentuk binatang bersajap dengan kepala manusia. Mereka itu pasukan pengawal Jahwe dan menundjukkan hadirNja (bandingkan Kej 3:24; Yeh 10).

berbentuk binatang bersajap dengan kepala manusia. Mereka itu pasukan pengawal Jahwe dan menundjukkan hadirNja (bandingkan Kej 3:24; Yeh 10).

Ende: Kel 25:30 - -- Roti korban [sebenarnja: roti dihadapan Wadjah (Jahwe)]. diperuntukkan bagi Tuhan (Ima 21:6).

Roti korban [sebenarnja: roti dihadapan Wadjah (Jahwe)]. diperuntukkan bagi Tuhan (Ima 21:6).

Ende: Kel 25:38 - -- Satu talenta kira-kira 45 kg. Pada djaman Musa belum ada mata-uang

Satu talenta kira-kira 45 kg. Pada djaman Musa belum ada mata-uang

Endetn: Kel 25:9 - mereka harus Hibr.: "kamu harus".

Hibr.: "kamu harus".

Endetn: Kel 25:19 - Kaukerdjakan men. nask. hibr., Sam., Jun., Syr. Hibr.: "kamu kerdjakan".

men. nask. hibr., Sam., Jun., Syr. Hibr.: "kamu kerdjakan".

Ref. Silang FULL: Kel 25:2 - yang terdorong · yang terdorong: Kel 35:21,22,26,27,29; 36:2; 2Raj 12:4; 1Taw 29:5,7,9; 2Taw 24:10; 29:31; Ezr 2:68; Neh 7:70-72; 2Kor 8:11-12; 9:7

Ref. Silang FULL: Kel 25:4 - kain kirmizi · kain kirmizi: Kel 28:4-8

· kain kirmizi: Kel 28:4-8

Ref. Silang FULL: Kel 25:5 - kulit lumba-lumba // kayu penaga · kulit lumba-lumba: Bil 4:6,10 · kayu penaga: Ul 10:3

· kulit lumba-lumba: Bil 4:6,10

· kayu penaga: Ul 10:3

Ref. Silang FULL: Kel 25:6 - minyak // dari wangi-wangian · minyak: Kel 27:20; 30:22-32; 35:28; 39:37; Bil 4:16 · dari wangi-wangian: Kel 30:1,7,35; 31:11; 35:28; Im 16:12; Bil 4:16; 7:14; 2Taw ...

Ref. Silang FULL: Kel 25:7 - baju efod // tutup dada · baju efod: Kel 28:4,6-14; 29:5; Hak 8:27; Hos 3:4 · tutup dada: Im 8:8

· baju efod: Kel 28:4,6-14; 29:5; Hak 8:27; Hos 3:4

· tutup dada: Im 8:8

Ref. Silang FULL: Kel 25:8 - tempat kudus // akan diam · tempat kudus: Kel 36:1-5; Im 4:6; 10:4,7; 21:12,23; Bil 3:28; Ibr 9:1-2 · akan diam: Kel 29:45; Im 26:11-12; Bil 5:3; Ul 12:11; 1Raj 6...

Ref. Silang FULL: Kel 25:9 - sebagai contoh · sebagai contoh: Kel 25:40; Kel 26:30; 27:8; 31:11; 39:32,42,43; Bil 8:4; 1Taw 28:11,19; Kis 7:44; Ibr 8:5

Ref. Silang FULL: Kel 25:10 - membuat tabut · membuat tabut: Ul 10:1-5; 1Raj 6:19; Ibr 9:4

· membuat tabut: Ul 10:1-5; 1Raj 6:19; Ibr 9:4

Ref. Silang FULL: Kel 25:11 - engkau menyalutnya · engkau menyalutnya: Kel 25:24; Kel 30:3

· engkau menyalutnya: Kel 25:24; Kel 30:3

Ref. Silang FULL: Kel 25:12 - dua gelang · dua gelang: Kel 25:26; Kel 30:4

· dua gelang: Kel 25:26; Kel 30:4

Ref. Silang FULL: Kel 25:13 - dengan emas · dengan emas: Kel 25:28; Kel 27:6; 30:5; 37:28

· dengan emas: Kel 25:28; Kel 27:6; 30:5; 37:28

Ref. Silang FULL: Kel 25:14 - kayu pengusung · kayu pengusung: Kel 27:7; 40:20; 1Taw 15:15

· kayu pengusung: Kel 27:7; 40:20; 1Taw 15:15

Ref. Silang FULL: Kel 25:15 - boleh dicabut · boleh dicabut: 1Raj 8:8

· boleh dicabut: 1Raj 8:8

Ref. Silang FULL: Kel 25:16 - loh hukum · loh hukum: Kel 16:34; Kel 16:34; Ibr 9:4

· loh hukum: Kel 16:34; [Lihat FULL. Kel 16:34]; Ibr 9:4

Ref. Silang FULL: Kel 25:17 - tutup pendamaian · tutup pendamaian: Kel 25:21; Im 16:13; Rom 3:25

· tutup pendamaian: Kel 25:21; Im 16:13; Rom 3:25

Ref. Silang FULL: Kel 25:18 - dua kerub · dua kerub: Kel 26:1,31; 36:35; 1Raj 6:23,27; 8:6; 2Taw 3:10-13; Ibr 9:5

Ref. Silang FULL: Kel 25:20 - Kerub-kerub // sayap-sayapnya menudungi · Kerub-kerub: Kej 3:24; Kej 3:24 · sayap-sayapnya menudungi: Kel 37:9; 1Raj 8:7; 1Taw 28:18; Ibr 9:5

· Kerub-kerub: Kej 3:24; [Lihat FULL. Kej 3:24]

· sayap-sayapnya menudungi: Kel 37:9; 1Raj 8:7; 1Taw 28:18; Ibr 9:5

Ref. Silang FULL: Kel 25:21 - atas tabut // loh hukum · atas tabut: Kel 25:10-15; Kel 26:34; 40:20; Ul 10:5 · loh hukum: Kel 16:34; Kel 16:34; Ibr 9:4

· atas tabut: Kel 25:10-15; Kel 26:34; 40:20; Ul 10:5

· loh hukum: Kel 16:34; [Lihat FULL. Kel 16:34]; Ibr 9:4

Ref. Silang FULL: Kel 25:22 - akan bertemu // kedua kerub // orang Israel · akan bertemu: Kel 19:3; Kel 19:3; Kel 29:42; 30:6,36; Im 1:1; 16:2; Bil 17:4 · kedua kerub: Bil 7:89; 1Sam 4:4; 2Sam 6:2; 22:11; 2Raj...

Ref. Silang FULL: Kel 25:23 - membuat meja · membuat meja: Kel 25:30; Kel 26:35; 40:4,22; Im 24:6; Bil 3:31; 1Raj 7:48; 1Taw 28:16; 2Taw 4:8,19; Yeh 41:22; 44:16; Ibr 9:2

Ref. Silang FULL: Kel 25:28 - dengan emas · dengan emas: Kel 25:13; Kel 25:13

· dengan emas: Kel 25:13; [Lihat FULL. Kel 25:13]

Ref. Silang FULL: Kel 25:29 - persembahan curahan · persembahan curahan: Bil 4:7

· persembahan curahan: Bil 4:7

Ref. Silang FULL: Kel 25:30 - roti sajian · roti sajian: Kel 35:13; 39:36; 40:4,23; Im 24:5-9; Bil 4:7; 1Sam 21:4-6; 1Raj 7:48; 1Taw 23:29

Ref. Silang FULL: Kel 25:31 - membuat kandil · membuat kandil: Kel 26:35; 31:8; 35:14; 39:37; 40:4,24; Im 24:4; Bil 3:31; 1Raj 7:49; 2Taw 4:7; Za 4:2; Ibr 9:2; Wahy 1:12

Ref. Silang FULL: Kel 25:36 - yang murni · yang murni: Kel 25:18; Bil 8:4

· yang murni: Kel 25:18; Bil 8:4

Ref. Silang FULL: Kel 25:37 - tujuh lampu · tujuh lampu: Kel 27:21; 30:8; Im 24:3-4; Bil 8:2; 1Sam 3:3; 2Taw 13:11

Ref. Silang FULL: Kel 25:38 - dan penadahnya · dan penadahnya: Kel 25:37; Kel 25:37; Bil 4:9

· dan penadahnya: Kel 25:37; [Lihat FULL. Kel 25:37]; Bil 4:9

Ref. Silang FULL: Kel 25:40 - menurut contoh · menurut contoh: Kel 25:9; Kel 25:9; Kis 7:44; Ibr 8:5%&

· menurut contoh: Kel 25:9; [Lihat FULL. Kel 25:9]; Kis 7:44; Ibr 8:5%&

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: Kel 19:1--40:38 - -- II. Israel di Sinai (19:1-40:38) Selama satu tahun tinggal di Sinai terlaksana dua hal: (1) Israel menerima Hukum Allah dan memperoleh pengajaran ten...

II. Israel di Sinai (19:1-40:38)

Selama satu tahun tinggal di Sinai terlaksana dua hal: (1) Israel menerima Hukum Allah dan memperoleh pengajaran tentang jalan-jalan Allah; (2) orang-orang yang lolos dari Mesir dipersatukan menjadi awal dari satu bangsa. Periode ini paling penting untuk memahami kehendak dan maksud Allah sebagaimana dinyatakan di bagian Perjanjian Lama selanjutnya. Inilah inti dari apa yang sering disebut di dalam Alkitab sebagai "Taurat." Catatan dari kehidupan mereka di Sinai serta Taurat yang diberikan kepada mereka di sana bukan hanya merupakan pokok bahasan selanjutnya dari Kitab Keluaran namun juga dari seluruh Kitab Imamat dan pasal-pasal pertama dari Kitab Bilangan.

Hipotesis Graf-Wellhausen yang dikemukakan pada abad ke 19 yang bahkan menyangkal adanya sebuah Tabernakel, menjadikan hukum-hukum ini sekadar pencerminan dari adat istiadat Israel beberapa abad kemudian. Dalam setengah abad terakhir telah terjadi pembalikan dari cara berpikir ini, sehingga hampir semua pakar bersedia untuk mengakui bahwa kerangka dan inti dari Taurat berasal dari zaman Musa. Para kritikus tetap bersikukuh bahwa Taurat yang ada pada kita saat ini sudah dimodifikasi dari Taurat yang asli serta telah banyak disunting pada abad-abad belakangan. Sekalipun bukan mustahil bahwa kepada Taurat telah ditambahkan sejumlah hukuman dan ketetapan, orang-orang yang menganggap Taurat sebagai penyataan dari Allah menerimanya dalam bentuknya sekarang sebagai Taurat yang pada hakikatnya sama dengan yang diterima oleh Musa. Bahkan para kritikus yang secara teori menyangkal hal ini ternyata sulit untuk menentukan ketetapan mana saja yang ditambahkan belakangan.

Wycliffe: Kel 24:12--31:18 - -- B. Aneka Petunjuk Untuk Tempat Ibadah dan Para Imam (24:12-31:18). Setelah perjanjian itu ditetapkan masih perlu "diberikan suatu bentuk lahiriah yan...

B. Aneka Petunjuk Untuk Tempat Ibadah dan Para Imam (24:12-31:18).

Setelah perjanjian itu ditetapkan masih perlu "diberikan suatu bentuk lahiriah yang nyata bagi perjanjian yang baru saja diadakan dengan umat-Nya tersebut dan dibangun sebuah ikatan persekutuan yang jelas yang di dalamnya Dia dapat menyatakan diri kepada umat-Nya dan mereka dapat menghampiri Dia" (KD). Untuk itu Musa dipanggil naik ke atas gunung untuk waktu yang lama. "Berbagai petunjuk ilahi itu meliputi semua rincian, sebab semuanya penting di dalam hubungannya dengan rancangan Allah" (KD). Pada saat yang sama, ketidakhadiran Musa merupakan sebuah ujian terhadap kesungguhan dari dedikasi dan sumpah yang baru saja diucapkan bangsa itu.

Wycliffe: Kel 25:2 - Persembahan 2. Persembahan. Harfiahnya, diangkat. Suatu pemberian yang diangkat dari antara harta milik seseorang untuk diberikan kepada Allah.

2. Persembahan. Harfiahnya, diangkat. Suatu pemberian yang diangkat dari antara harta milik seseorang untuk diberikan kepada Allah.

Wycliffe: Kel 25:3 - Tembaga // Ungu tua // ungu muda 3. Tembaga. Sebetulnya yang dimaksudkan adalah perunggu. Tembaga modern, campuran perunggu dan seng, tidak dikenal pada zaman itu. Perunggu ketika itu...

3. Tembaga. Sebetulnya yang dimaksudkan adalah perunggu. Tembaga modern, campuran perunggu dan seng, tidak dikenal pada zaman itu. Perunggu ketika itu ialah tembaga yang diperkeras dengan timah, dan dipakai secara luas hingga digantikan oleh besi. 4. Corak yang tepat dari warna-warna yang disebutkan itu sulit untuk ditentukan. Ungu tua merupakan warna yang dekat dengan warna ungu biru atau lembayung, sedangkan ungu muda lebih dekat dengan warna ungu merah. Kedua warna ini sangat mahal dan dihargai tinggi karena kecemerlangannya.

Wycliffe: Kel 25:5 - Kulit lumba-lumba // Kayu penaga 5. Kulit lumba-lumba. Arti dari kata Ibraninya tidak dapat dipastikan, dan berbagai tafsiran telah diusulkan: anjing laut (American Standard Version),...

5. Kulit lumba-lumba. Arti dari kata Ibraninya tidak dapat dipastikan, dan berbagai tafsiran telah diusulkan: anjing laut (American Standard Version), kambing jantan (Revised Standard Version), ikan lumba-lumba (sebuah terjemahan Amerika). Sebuah kata Arab yang bunyinya mirip berarti "ikan lumba-lumba" atau "dugong." Pandangan lain menyebutkan bahwa yang dimaksudkan di sini adalah kata Mesir yang artinya adalah "kulit" (Moffatt). Kulit lumba-lumba dikemukakan dalam Talmud, tetapi kecil kemungkinan bahwa inilah kulit yang digunakan. Kayu penaga. Dijumpai secara luas di semenanjung Sinai, sejenis kayu yang sangat keras dan tahan lama.

Wycliffe: Kel 25:8--27:21 - -- 3) Petunjuk Tentang Pendirian Tempat Ibadah (25:8-27:21). Nama-nama yang diberikan untuk bangunan yang biasanya disebut Kemah Suci itu banyak. Bangun...

3) Petunjuk Tentang Pendirian Tempat Ibadah (25:8-27:21).

Nama-nama yang diberikan untuk bangunan yang biasanya disebut Kemah Suci itu banyak. Bangunan itu disebut "kemah," biasanya mengacu kepada penutup bagian luarnya; "kemah pertemuan" yaitu kemah di mana Allah berjumpa dengan umat-Nya (27:21); "kemah saksi" atau "kemah kesaksian" sebab di dalamnya terdapat tabut dan Dasa Titah (25:16); "tempat tinggal" dan "Kemah Suci Tuhan" (Bil. 16:9); atau "Kemah Suci tempat Hukum Allah" (38:21); dan "tempat kudus" (25:8). Nama-nama seperti "rumah" dan "bait" (I Sam. 1:9; 3:3) juga dipakai tetapi yang dimaksudkan adalah keadaan Kemah Suci yang sudah lebih mapan. Nama yang umum dipakai ialah "kemah," sebuah istilah yang oleh para penerjemah Inggris, diangkat menjadi istilah yang lebih luhur kesannya yaitu "tabernacle," mengikuti peristilahan Vulgata Latin tabernaculum.

Sekalipun di dalam teks tidak ada simbol yang dikaitkan dengan Kemah Suci, tidak diragukan lagi bahwa Kemah Suci bagi Israel, dan juga bagi kita, merupakan lambang dari berbagai kebenaran rohani yang besar. Jelas diajarkan melalui Kemah Suci bahwa Allah hadir di tengah-tengah umat-Nya. Pada saat yang sama Kemah Suci menunjukkan bahwa Dia adalah Allah yang kudus di tengah-tengah bangsa yang penuh dosa, sebab seluruh tatanan Kemah Suci itu menjelaskan bahwa "jalan ke tempat yang kudus itu belum terbuka" (Ibr. 9:8). Dengan tabut yang berisi Kesaksian, Kemah Suci merupakan "saksi yang senantiasa hadir bagi berbagai klaim Allah dan kewajiban manusia" (Cambridge Bible).

Wycliffe: Kel 25:9 - Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu 9. Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu. Musa bukan hanya menerima petunjuk yang sangat rinci, tetapi dia pasti juga melihat sebuah pola atau ...

9. Menurut segala apa yang Kutunjukkan kepadamu. Musa bukan hanya menerima petunjuk yang sangat rinci, tetapi dia pasti juga melihat sebuah pola atau contoh. Di sinilah letak kesulitannya bagi kita; banyak hal yang membingungkan dalam petunjuk-petunjuk tersebut akan langsung jelas jika saja kita dapat melihat modelnya. Oleh karena itu, dalam mempertimbangkan berbagai dugaan tentang bentuk sesungguhnya dan model bangunan bagi Kemah Suci, kita hanya dapat berusaha untuk menentukan mana yang tampaknya paling dapat diterima.

Wycliffe: Kel 25:10-22 - -- a) Tabut Perjanjian (25:10-22). Tabut ini merupakan sebuah kotak membujur atau sebuah peti yang terbuat dari kayu penaga yang dilapisi emas. Dengan m...

a) Tabut Perjanjian (25:10-22).

Tabut ini merupakan sebuah kotak membujur atau sebuah peti yang terbuat dari kayu penaga yang dilapisi emas. Dengan menganggap bahwa satu hasta kurang lebih sama dengan delapan belas inci, maka ukuran dari tabut perjanjian itu ialah sekitar tiga kaki sembilan inci panjangnya, dua kaki tiga inci lebarnya dan dua kaki tiga inci dalamnya. Di sekitar tutup tabut terdapat sebuah mahkota emas yang berbentuk lingkaran. Di setiap sudut atau "penjuru"nya (ay. 12) terpasang sebuah gelang emas. Melalui gelang-gelang ini dipasang pengusung yang dilapisi dengan emas untuk mengangkat tabut tersebut. Tutup tabut secara khusus disebut "tutup pendamaian" (ay. 17). Tutup tersebut merupakan sebuah lempengan emas mumi yang sesuai dengan panjang dan lebar tabut. Di atas tutup tersebut dibuat patung dua buah kerub yang dibuat dari emas lantakan. Kedua patung tersebut saling berhadapan dengan sayap-sayap mereka membentang seakan-akan menaungi tutup pendamaian. "Lempengan emas di atas tabut merupakan tempat kaki pada takhta untuk Dia yang membuat nama-Nya, yaitu kehadiran nyata diriNya, tinggal di tengah awan di antara kedua kerub, di atas bentangan sayap mereka .... Dengan demikian tempat kaki Allah menjadi takhta kasih karunia yang memperoleh namanya, yaitu kapporet atau hilasterion ' dari kenyataan bahwa tindakan pendamaian yang paling agung dan paling sempurna dalam Perjanjian Lama dilaksanakan di atas tempat kaki tersebut" (KD). 16. Loh hukum. Dasa Titah yang diukirkan di atas dua loh batu. 18. Kerub. Bagaimanapun rupa sesungguhnya dari kerub-kerub ini, mereka senantiasa melambangkan kehadiran Tuhan (bdg. Yeh. 1:5 dst.; Kej. 3:24; II Sam. 22: 1; Why. 4:6, 7).

Wycliffe: Kel 25:23-30 - -- b) Meja Roti Sajian (25:23-30). Sebuah meja biasa yang panjangnya tiga kaki, lebarnya satu kaki enam inci dan tingginya dua kaki tiga inci yang terbu...

b) Meja Roti Sajian (25:23-30).

Sebuah meja biasa yang panjangnya tiga kaki, lebarnya satu kaki enam inci dan tingginya dua kaki tiga inci yang terbuat dari kayu yang dilapisi emas. Sebuah bingkai kira-kira selebar tiga inci (setapak tangan, ay. 25) dibuat sekeliling meja tersebut, mungkin sedikit di bawah bagian atas seperti beberapa meja zaman modern atau di pertengahan kaki-kaki meja sebagaimana tampak di monumen Arch of Titus. Pada keempat kaki meja terdapat empat cincin emas untuk memasukkan pengusung yang dengannya meja diangkut. Nama roti sajian dipakai pertama kali oleh Tyndale (th. 1526) waktu menerjemahkan Ibrani 9:2, mungkin mengikuti Luther yang menerjemahkannya dengan schoubrot. Terjemahan yang lebih baik ialah roti kehadiran (marjin American Standard Version; Moffatt) atau roti yang melambangkan kehadiran (Revised Standard Version). Roti diletakkan di atas meja di hadirat Yehovah, masing-masing satu ketul untuk setiap suku Israel. Dengan demikian senantiasa terdapat pengakuan oleh Israel bahwa makanan sehari-hari mereka berasal dari Yehovah; roti melambangkan persekutuan dan ketergantungan.

Wycliffe: Kel 25:29 - Pinggan // Cawan // Kendi // Piala 29. Pinggan. Pinggan yang lebar dan rata untuk tempat irisan-irisan roti. Cawan untuk menaruh dupa yang harus ditempatkan di samping roti, sehingga me...

29. Pinggan. Pinggan yang lebar dan rata untuk tempat irisan-irisan roti. Cawan untuk menaruh dupa yang harus ditempatkan di samping roti, sehingga menunjukkan bahwa roti tersebut adalah persembahan kurban (Im. 24:7). Kendi untuk tempat anggur bagi persembahan minuman. Piala untuk mencurahkan anggur ketika dilaksanakan upacara.

Ketul-ketul roti tersebut dinamakan roti di hadapan (ay. 30) sebab roti-roti tersebut harus diletakkan di atas meja di hadapan Yehovah sebagai persembahan makanan oleh bani Israel (Im. 24:7), "bukan sebagai makanan untuk Yehovah tetapi sebagai lambang makanan rohani yang harus dipersiapkan Israel . . . sehingga roti dan anggur yang terletak di atas meja, sebagai hasil kerja keras Israel terhadap tanah yang diberikan kepadanya, merupakan lambang dari kerja keras rohani Israel di dalam Kerajaan Allah, kebun anggur rohani Tuhan mereka" (KD). Roti sajian ini juga mengingatkan orang Israel akan ketergantungan mereka pada Yehovah, yang dari-Nya datang segala kebutuhan sehari-hari mereka (bdg. Yeh. 16:19; Hos. 2:8).

Wycliffe: Kel 25:31-40 - -- c) Kandil (25: 31-40). Satu-satunya sumber cahaya di dalam Kemah Suci disediakan oleh kandil atau kaki dian. Kandil ini terdiri atas satu batang inti...

c) Kandil (25: 31-40).

Satu-satunya sumber cahaya di dalam Kemah Suci disediakan oleh kandil atau kaki dian. Kandil ini terdiri atas satu batang inti yang darinya timbul tiga cabang ke tiap sisi yang melebar kemudian naik ke atas. Di ujung dari keenam cabang ini dan di ujung batang inti terdapat lampu minyak yang tujuh buah jumlahnya. Baik batang inti maupun cabang-cabangnya diberi hiasan ukiran yang berbentuk seperti kelopak dan daun mahkota dari bunga amandel atau buah badam. Ukuran dari lampu minyak tersebut tidak disebutkan dalam Alkitab. Yosefus mengatakan bahwa kandil tersebut tingginya lima kaki dan lebarnya tiga kaki enam inci. Penafsir lainnya menyimpulkan bahwa ukuran kandil tersebut adalah dua kaki tiga inci tinggi dan lebarnya, ukuran yang sama dengan meja roti sajian yang ada di seberangnya. Sebuah lempengan emas murni yang seberat kurang lebih sembilan puluh empat pon dipakai untuk membuat kandil ini dan beberapa peralatan lainnya. Terlepas dari fungsinya sebagai benda penerang, lampu tersebut merupakan lambang bukan hanya dari terang Allah yang menuntun perjalanan hidup Israel, tetapi juga melambangkan Israel sendiri yang merupakan terang di tengah-tengah dunia yang gelap, yang diberi minyak berupa Roh Allah.

Wycliffe: Kel 25:31 - Kakinya ... batangnya. Kelopaknya ... tombolnya // tombol 31. Kakinya ... batangnya. Kelopaknya ... tombolnya. Kelopak dengan tombol dan kembangnya (terjemahan Amerika). Kelopak ialah seluruh bunga, tombol ia...

31. Kakinya ... batangnya. Kelopaknya ... tombolnya. Kelopak dengan tombol dan kembangnya (terjemahan Amerika). Kelopak ialah seluruh bunga, tombol ialah kuncup bunga dengan kelopak bagian luar dan bagian dalam. Beberapa orang menduga bahwa kandil ini mirip dengan pohon badam, pohon yang dinamakan "pohon yang membangunkan" oleh orang Ibrani sebab saat berseminya yang dini.

Wycliffe: Kel 25:37 - Lampu-lampu itu haruslah dipasang 37. Lampu , di zaman Alkitab bagaikan sebuah lempengan bundar dengan sebuah gelang yang dilekatkan di salah satu tepi. Lempengan tersebut diisi dengan...

37. Lampu , di zaman Alkitab bagaikan sebuah lempengan bundar dengan sebuah gelang yang dilekatkan di salah satu tepi. Lempengan tersebut diisi dengan minyak dan sebuah sumbu diletakkan di dalamnya dengan salah satu ujung ke luar dari genangan minyak. Lampu-lampu itu haruslah dipasang. Maksudnya, memasangkan lampu-lampu tersebut pada kandil sesudah dipersiapkan untuk dipakai.

Wycliffe: Kel 25:38 - Sepit // Penadah 38. Sepit. Sebuah alat seperti jepitan yang dipakai untuk mencabut sumbu. Penadah. Tempat menaruh sepit.

38. Sepit. Sebuah alat seperti jepitan yang dipakai untuk mencabut sumbu. Penadah. Tempat menaruh sepit.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: Kel 25:1-9 - Berikanlah hartamu bagi-Ku! (Jumat, 3 Februari 2006) Berikanlah hartamu bagi-Ku! Kekayaan bukanlah jaminan seseorang bersedia memberikan uangnya bagi pembangunan gedung gereja. Tidak sedikit mereka...

SH: Kel 25:10-22 - Tutup pendamaian sejati (Sabtu, 4 Februari 2006) Tutup pendamaian sejati Tabut perjanjian merupakan simbol kehadiran Allah. Dalam sejarah Israel, tabut ini berfungsi sebagai berikut: Pertama, t...

SH: Kel 25:23-30 - Roti Hidup dari surga (Minggu, 5 Februari 2006) Roti Hidup dari surga Salah satu perabot kemah suci dalam ruang kudus adalah meja roti sajian. Di nas ini, peraturan mengenai pembuatan meja rot...

SH: Kel 25:23-40 - Makanan Rohani. (Jumat, 15 Agustus 1997) Makanan Rohani. Dua belas potong roti segar tiap pagi harus ditempatkan di atas meja sajian sepanjang hari dan hanya boleh dimakan oleh imam-imam pada...

SH: Kel 25:31-40 - Terang dari Allah (Senin, 6 Februari 2006) Terang dari Allah Sama seperti meja roti sajian, pembuatan kandil dijabarkan pada perikop ini, tetapi fungsi dan tujuannya dijabarkan di nas lai...

Topik Teologia: Kel 25:17 - -- Yesus Kristus Kristus dalam Perjanjian Lama Kristus dalam Paralel Sistem Imamat Lewi yang Diparalelkan dengan Kristus Al...

Topik Teologia: Kel 25:21 - -- Yesus Kristus Kristus dalam Perjanjian Lama Kristus dalam Paralel Sistem Imamat Lewi yang Diparalelkan dengan Kristus Al...

Topik Teologia: Kel 25:23 - -- Yesus Kristus Kristus dalam Perjanjian Lama Kristus dalam Paralel Sistem Imamat Lewi yang Diparalelkan dengan Kristus Al...

Topik Teologia: Kel 25:31 - -- Yesus Kristus Kristus dalam Perjanjian Lama Kristus dalam Paralel Sistem Imamat Lewi yang Diparalelkan dengan Kristus Al...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Keluaran (Pendahuluan Kitab) Penulis : Musa Tema : Penebusan Tanggal Penulisan: Sekitar 1445-1405 SM Latar Belakang Keluaran melanjutkan kisah yang dimulai...

Full Life: Keluaran (Garis Besar) Garis Besar I. Penindasan Orang Ibrani di Mesir (Kel 1:1-11:10) A. Beban Orang yang Tertindas (Kel 1...

Jerusalem: Keluaran (Pendahuluan Kitab) PENGANTAR JUDUL-JUDUL, PEMBAGIAN DAN ISI Kelima buku pertama Kitab Suci merupakan suatu kesatuan yang oleh orang-orang Yahudi diberi nama "Hukum&...

Ende: Keluaran (Pendahuluan Kitab) PENGUNGSIAN KATA PENGANTAR Kitab pengungsian terdiri dari bagian Riwajat dan bagian Perundang-perundangan jang erat berhubungan. Adapun intinja ialah:...

Wycliffe: Keluaran (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN KELUARAN Judul. Nama Keluaran diterjemahkan dari bahasa Inggris, Exodus, yang merupakan transliterasi dari Septuaginta dan sampai kepada ...

Wycliffe: Keluaran (Garis Besar) GARIS BESAR KELUARAN I. Pembebasan Israel (1:1-18:27) A. Pendahuluan (1:1-7) B. Perbudakan di Mesir (1:8-22) C. Pem...

BIS: Keluaran (Pendahuluan Kitab) KELUARAN PENGANTAR Nama Keluaran diambil dari peristiwa pokok yang diceritakan dalam buku ini, yaitu keluarnya bangsa Israel dari Mesir, tempat mere

KELUARAN

PENGANTAR

Nama Keluaran diambil dari peristiwa pokok yang diceritakan dalam buku ini, yaitu keluarnya bangsa Israel dari Mesir, tempat mereka diperbudak. Dalam buku ini ada tiga bagian yang penting:

  1. 1. Pembebasan orang Ibrani dari perbudakan dan perjalanan mereka ke Gunung Sinai.
  2. 2. Perjanjian Allah dengan umat-Nya di Sinai. Kepada bangsa Israel diberikan hukum-hukum moral, sipil dan keagamaan untuk pedoman hidup.
  3. 3. Pembuatan tempat beribadat dengan segala peralatannya untuk bangsa Israel; peraturan-peraturan untuk para imam dan cara beribadat kepada Allah.

Buku ini terutama mengisahkan apa yang dilakukan Allah pada waktu Ia membebaskan umat-Nya yang diperbudak, lalu membina mereka menjadi suatu bangsa yang mempunyai harapan bagi masa depan. Tokoh utama dalam buku ini adalah Musa, orang yang dipilih Allah untuk memimpin umat-Nya keluar dari Mesir. Bagian yang paling terkenal dari buku ini ialah daftar Sepuluh Perintah dalam Pasal 20 (Kel 20:1-17).

Isi

  1.  Bangsa Israel dibebaskan dari Mesir
    Kel 1:1-15:21
    1. a. Perbudakan di Mesir
      Kel 1:1-22
    2. b. Kelahiran Musa dan masa hidupnya di Midian
      Kel 2:1-4:31
    3. c. Musa dan Harun menghadap raja Mesir
      Kel 5:1-11:10
    4. d. Paskah dan keberangkatan dari Mesir
      Kel 12:1-15:21
  2.  Dari Laut Gelagah ke Gunung Sinai
    Kel 15:22-18:27
  3.  Hukum-hukum Allah dan Perjanjian
    Kel 19:1-24:18
  4.  Kemah TUHAN dan peraturan-peraturan ibadat
    Kel 25:1-40:38

Ajaran: Keluaran (Pendahuluan Kitab) Tujuan Agar anggota jemaat mengerti bahwa Allah setia terhadap janji-Nya dan berkuasa memelihara umat-Nya. Pendahuluan Penulis : Musa. Isi Kitab

Tujuan

Agar anggota jemaat mengerti bahwa Allah setia terhadap janji-Nya dan berkuasa memelihara umat-Nya.

Pendahuluan

Penulis : Musa.

Isi Kitab: Kitab Keluaran merupakan kitab kedua dari kitab-kitab dalam Perjanjian Lama dan terdiri dari 40 pasal. Isi kitab Keluaran dapat dibagi menjadi dua bagian yakni:

  1. Sejarah keluarnya bangsa Israel dari Mesir, dan
  2. Sejarah Perjalanan bangsa Israel di Padang Gurun.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Keluaran

  1. Pasal 1-15 (Kel 1:1-15:21).

    Sejarah keluarnya bangsa Israel dari Mesir Setelah Yusuf meninggal, maka di kemudian hari muncul pemimpin Mesir yang kejam. Bangsa Israel tidak hidup dengan tenang lagi di Mesir. Mereka hidup dalam perbudakan. Tetapi Allah mengasihi umat-Nya, karena itu Ia memberikan seorang pemimpin bagi bangsa Israel untuk keluar dari Mesir.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kel 1:10-14. Bagaimana keadaan bangsa Israel di Mesir?
    2. Bacalah pasal Kel 2:1-10. Bagaimana kelahiran dan pertumbuhan Musa? Mengapakah ia diberi nama Musa?
    3. Bacalah pasal Kel 3:4-10. Siapakah yang mengutus Musa? Dan apakah tugasnya?
    4. Ceritakanlah dengan singkat tentang cara Tuhan memaksa Firaun dengan malapetaka agar bangsa Israel dapat keluar dari Mesir dengan selamat. (dari pasal Kel 7:14-12:30).
    5. Ceritakanlah dengan singkat kejadian ajaib di laut Teberau (dari pasal 14; Kel 14:1-31).
  2. Pasal 15-40 (Kel 15:22-40:38).

    Sejarah perjalanan bangsa Israel di padang gurun Dalam perjalanan bangsa Israel, pimpinan Tuhan selalu nyata. Waktu mereka tiba di Mara, Allah, dengan tanda ajaib, menolong menyediakan air yang mereka butuhkan sehingga dapat melanjutkan perjalanannya (pasal Kel 15:22-27). Dan ketika bangsa Israel tiba di Gurun Sin dan mulai bersungut-sungut tentang makanan, Allah memberikan roti Mana. Akhirnya mereka tiba di kaki gunung Sinai. Allah menampakkan diri dalam api dan awan tebal di atas gunung Sinai lalu memberikan kesepuluh perintah-Nya. Dan juga Allah memberikan peraturan hidup sehari-hari, sebagai umat Allah. Dalam kesempatan ini juga umat Allah ini merencanakan pembangunan Kemah Suci yang menjadi lambang kebenaran rohani yang sangat indah. Namun pembangunan terhambat karena umat Allah ini berbuat dosa dengan menyembah patung anak lembu emas sebagai ilah mereka. Tuhan menghukum mereka melalui Musa hamba-Nya. Setelah mereka bertobat, pembangunan dilanjutkan. Akhirnya segala perlengkapan kebaktian dan Kemah Suci selesai. Kemuliaan Allah memenuhi Kemah Suci tersebut.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Kel 15:22-27; 16:9-18. Pertolongan apakah yang Tuhan berikan kepada umat-Nya? Karena itu janganlah kuatir tentang segala kebutuha hidup kita.
    2. Bacalah pasal Kel 20:1-17; 31:18. Apakah isi kesepuluh Hukum Allah itu?
    3. Bacalah pasal Kel 32:1-35. Dosa apakah yang umat Allah perbuat? Mengapa mereka melakukan itu? (Kel 32:22-24). Apakah yang dilakukan Musa terhadap mereka? (Kel 32:25-30). Apakah tanggapan Allah terhadap dosa ini? (Kel 32:31-35).
    4. Bacalah pasal Kel 39:32; 40:34-38. Menurut petunjuk dan kehendak siapakah umat Alla membuat tempat ibadah?

II. Kesimpulan/penerapan

  1. Allah di dalam kemahabesaran dan kesetiaan akan janji-Nya melepaskan umat-Nya dari penderitaan dan perbudakan.

  2. Allah di dalam menjaga kekudusan bangsa dan umat-Nya, memberikan batasan- batasan di dalam kehidupannya.

  3. Di dalam ketidaktaatan umat-Nya, Allah menunjukkan kesabaran dan kasih- Nya.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Bagaimanakah kehidupan bangsa Israel di Mesir?
  2. Bagaimanakah (dengan apakah) Allah menghukum bangsa Israel?
  3. Siapakah yang dipanggil Allah untuk menyelamatkan (memimpin) bangs Israel?
  4. Apakah yang diberikan Allah sebagai makanan untuk bangsa Israel di padan gurun?
  5. Bagaimanakah sikap bangsa Israel selama di padang gurun?
  6. Pelajaran rohani apakah yang saudara dapatkan dari kitab ini?

Intisari: Keluaran (Pendahuluan Kitab) Lahirnya Satu Bangsa MENGAPA KELUARAN?"Keluaran" adalah judul kitab Musa yang kedua dalam Perjanjian Lama. Sebenarnya penggambaran mengenai keluarnya

Lahirnya Satu Bangsa

MENGAPA KELUARAN?
"Keluaran" adalah judul kitab Musa yang kedua dalam Perjanjian Lama. Sebenarnya penggambaran mengenai keluarnya bangsa Israel dari Mesir hanya sebagian dari isi kitab itu.

MENGENAI APA?
Kitab Keluaran terdiri dari tiga bagian penting.
1. Riwayat Musa: bagaimana ia diselamatkan waktu masih bayi; bagaimana ia dibesarkan di istana Firaun; bagaimana ia dipanggil oleh Allah dari semak belukar yang menyala; bagaimana ia menantang Firaun untuk membebaskan bangsanya dari perbudakan; dan bagaimana akhirnya ia memimpin bangsanya dengan penuh kemenangan menyeberangi Laut Merah menuju ke padang belantara Gunung Sinai.
2. Bagian kedua dari Kitab Keluaran berisi komunikasi Allah dengan Musa di Gunung Sinai, pemberian Sepuluh Perintah Allah dan perintah-perintah lainnya.
3. Bagian terakhir terutama menceritakan tiga hal, yaitu: pembuatan Tabut Perjanjian tempat menyimpan loh batu yang berisi Sepuluh Perintah Allah; pembuatan Kemah Suci untuk tempat menyimpan kotak Tabut Perjanjian; dan aturan-aturan terinci tentang peribadatan.

APA ARTI KITAB KELUARAN BAGI KITA DEWASA INI?
Catatan utama dalam Kitab itu ialah tentang penebusan, yaitu pembebasan dari perbudakan. Kitab Keluaran memberikan banyak ilustrasi yang membantu kita untuk mengerti penebusan kita sendiri melalui Tuhan kita Yesus Kristus. Domba Paskah (Kel 12:1-11) jelaslah melambangkan Anak Domba Allah yang menanggung dosa dunia (Yoh 1:29). Kristus disebut sebagai Anak Domba Paskah oleh Paulus (1Ko 5:7), sementara itu Petrus menamakan-Nya sebagai Anak Domba yang tak bernoda dan tak bercacat (1Pe 1:19). Pada bagian terakhir Kitab Keluaran kita diingatkan bahwa sebagai umat yang sudah ditebus, kita dipanggil untuk menjadi umat penyembah Allah. Allah mengajar umat-Nya dengan memakai alat-alat bantu visual. Kemah Suci melambangkan kehadiran Allah di antara umat-Nya. Perlu kita ingat bahwa Kristus dikatakan berdiam (berkemah) di antara kita (Yoh 1:14). Jadi, Kitab Keluaran merupakan contoh bagaimana Perjanjian Lama menerangi Perjanjian Baru. Bilamana kita mempelajari Kitab Keluaran kita melihat cara Allah melepaskan umat-Nya dari perbudakan serta rencana-rencana selanjutnya bagi mereka, dan kisah ini berlaku bagi setiap orang yang menyadari kebutuhannya untuk ditebus.

Pesan

1. Pembebasan dari perbudakan.
Keluaran membawa kita kepada asal mula keberadaan Israel sebagai suatu bangsa. Kel 1:1-12:36. Catatan penting dari Keluaran ialah mengenai pembebasan atau penyelamatan. Dalam pasal-pasal pertama kita diceritakan bagaimana bangsa itu dipersiapkan untuk dibebaskan dan bagaimana Allah bangkit dalam diri Musa, seorang pembebas. Kemudian orang Israel dipimpin keluar dari Mesir dan setelah itu dibentuk menjadi suatu bangsa di Sinai. Kel 12:37-19:25. Sisa kitab itu menceritakan hal-hal yang berhubungan dengan kelanjutan Israel sebagai bangsa yang mempunyai hubungan perjanjian dengan Allah. Kel 20:1-40:38.

2. Penebusan dosa.
Kitab Keluaran dapat dibagi menjadi tiga bagian:
o Kebutuhan bangsa itu akan kebebasan terlihat dari penderitaan mereka di bawah tekanan bangsa Mesir. Hal ini dapat juga dilihat sebagai gambaran dari perbudakan manusia oleh dosa dan karenanya mereka sungguh-sungguh perlu dibebaskan.
o Tempat pembebasan digambarkan. Tidak pernah diragukan bahwa pada akhirnya mereka akan berhasil, tetapi sementara itu terdapat banyak kekecewaan. Puncak peristiwa ialah pengorbanan Domba Paskah. Darah di ambang pintu rumah-rumah bangsa Israel merupakan jaminan keselamatan mereka. Bagi orang Kristen, Kristus adalah Domba Paskah yang darah-Nya menjamin pengampunan dosa dan kehidupan yang baru.
o Setelah penyelamatan tibalah penyucian. Allah akan memasuki suatu perjanjian dengan umat-Nya yang harus menjadi saksi-saksi-Nya yang istimewa di dalam dunia ini. Sebagai bangsa yang sudah ditebus oleh Allah, mereka terpanggil untuk taat kepada-Nya. Sepuluh Perintah merupakan peraturan Allah mengenai moralitas. Mereka juga perlu berhubungan terus dengan Allah melalui penyembahan secara teratur. Oleh karenanya, mereka diberi petunjuk-petunjuk mengenai apa yang harus mereka lakukan. Kemah suci merupakan tempat mereka bertemu dengan Allah dan yakin akan kehadiran-Nya di situ.

Penerapan

Dalam Kitab Keluaran kita banyak belajar tentang sifat-sifat Allah.

1. Allah berdaulat
Dia mengendalikan sejarah dan melakukan segala sesuatu bagi kemuliaan-Nya.

2. Allah memperhatikan umat-Nya
Dia menguasai segala peristiwa dengan tujuan utama kesejahteraan bagi umat-Nya.

3. Allah mencukupi kebutuhan umat-Nya
Manna dan burung puyuh merupakan bukti nyata bahwa Tuhan sungguh-sungguh mencukupi kebutuhan anak-anak-Nya.

4. Allah itu kudus
Dalam keseluruhan Kitab Keluaran kekudusan Allah dijelaskan kepada Musa dan kepada bangsa Israel pada umumnya. Kita seharusnya membungkuk dengan hormat di hadapan-Nya.

5. Allah mengharapkan ketaatan dari umat-Nya
Sepuluh Perintah mencerminkan harapan Allah yang mendasar terhadap umat-Nya, laki-laki dan perempuan, dan Dia menginginkan ketaatan dalam pikiran, perkataan serta perbuatan.

6. Allah memimpin umat-Nya
Allah memimpin umat-Nya di padang gurun dengan awan dan api -- pada masa kini Dia memimpin melalui Roh-Nya yang tinggal di dalam hati umat-Nya.

7. Allah mengharapkan penyembahan dari manusia
Pada zaman Musa diberikan petunjuk-petunjuk terperinci mengenai bagaimana harus menyembah Allah. Semua ini dimaksudkan untuk mengingatkan umat penyembah Allah mengenai kekudusan dan kemuliaan-Nya. Penyembahan tidak kurang pentingnya pada masa kini; kendatipun kita tidak lagi diminta untuk mengikuti cara penyembahan yang sudah diatur secara terperinci dalam Perjanjian Lama, kita harus ingat bahwa kita menyembah Allah kudus yang sama.

Tema-tema Kunci

1. Kemerdekaan
Keluaran dimulai dengan gambaran mengenai bagaimana bangsa Israel menggeliat di bawah kuk perbudakan. Bacalah Keluaran 1:11-14. Kebebasan mereka tidak diperoleh dengan mudah, tetapi kebebasan itu sempurna. Domba Paskah akan selalu dipandang oleh orang Kristen sebagai suatu gambaran dari Anak Domba Allah dan sebagai peringatan bagi kita, bahwa kita pun selalu telah dibebaskan dari bahaya dan perbudakan dosa. Carilah dalam Perjanjian Baru sebutan Yesus sebagai Anak Domba Allah: Yoh 1:29,36; Kis 8:32-35; 1Ko 5:7; 1Pe 1:18, 19, dan telusurilah penggunaan istilah itu dalam Kitab Wahyu. Penghargaan apa yang Anda berikan atas pembebasan Anda dari perbudakan dosa?

2. Peraturan
Para budak yang baru dibebaskan diingatkan bahwa Allah mengharapkan ketaatan dari umat-Nya. Sepuluh Perintah itu sangat luar biasa, karena semua perintah itu membentuk suatu aturan moralitas yang cocok bagi semua orang di segala zaman. Perintah-perintah itu tidak pernah lapuk. Mereka yang telah menerima Yesus sebagai Juruselamat harus ingat, bahwa mereka juga harus menyembah-Nya sebagai Tuhan. Dia berkata, "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku" (Yoh 14:15). Pada akhirnya ketaatan akan mempengaruhi sikap dan motivasi serta perbuatan. Periksalah kata-kata Yesus dalam Matius 5:21-48.

3. Penyembahan
Setelah bangsa Israel dibebaskan, mereka segera diberi petunjuk mengenai bagaimana mereka harus menyembah Allah. Kemah Suci merupakan peringatan nyata dari kehadiran Allah di tengah-tengah umat-Nya dan bangsa Israel menemukan sifat-sifat kesucian Allah, dan bahwa orang berdosa tidak dapat menghampiri Allah dengan seenaknya. Mezbah kuningan merupakan tempat untuk mengadakan korban bakaran dan ini merupakan satu-satunya jalan untuk menghampiri hadirat Allah. Pakaian imam dirancang dengan teliti, karena ia adalah orang yang mewakili umat di hadapan Allah. Setiap rinci berfungsi untuk menekankan kekudusan Allah. Kita yang telah menjadi imamat rajani dengan menjadi anak-anak Allah diingatkan, bahwa Allah tetap kudus dan hal ini harus tercermin dalam penyembahan kita. Periksalah di dalam Keluaran pemakaian kata-kata "kudus" dan "kekudusan", perhatikan bagaimana kata-kata itu menyangkut baik Allah maupun umat-Nya. Fakta mengenai kekudusan Allah seharusnya membawa pengaruh apa dalam sikap, penyembahan dan cara hidup kita?

Garis Besar Intisari: Keluaran (Pendahuluan Kitab) [1] BANGSA ISRAEL DI MESIR Kel 1:1-22 Kel 1:1-7Lahirnya suatu bangsa Kel 1:8-22Perbudakan suatu bangsa [2] MUSA SI PEMBEBAS Kel 2:1-4:3 Kel

[1] BANGSA ISRAEL DI MESIR Kel 1:1-22

Kel 1:1-7Lahirnya suatu bangsa
Kel 1:8-22Perbudakan suatu bangsa

[2] MUSA SI PEMBEBAS Kel 2:1-4:3

Kel 2:1-10Kelahiran dan masa muda Musa
Kel 2:11-25Kekecewaan Musa
Kel 3:1-10Panggilan terhadap Musa
Kel 3:11-15Keraguan Musa dan penampakan diri Allah
Kel 3:16-22Pengutusan
Kel 4:1-17Keberatan-keberatan Musa
Kel 4:18-31Musa menerima panggilan-Nya

[3] PEMBEBASAN DARI PERBUDAKAN Kel 5:1-18:27

Kel 5:1-23Musa berselisih dengan Firaun
Kel 6:1-8Musa diyakinkan kembali oleh Allah
Kel 6:9-13Panggilan Allah kepada Musa diperbarui
Kel 6:14-27Data nenek moyang Musa
Kel 6:28-7:7Perjanjian dengan Musa
Kel 7:8-11:10Perselisihan dengan Firaun
Kel 12:1-13:22Perayaan Paskah dan Pembebasan dari Mesir
Kel 14:1-15:21Menyeberangi Laut Merah
Kel 15:22-18:27Pengalaman di padang belantara

[4] PERATURAN DAN PERJANJIAN Kel 19:1-31:18

Kel 19:1-25Bangsa Israel di Sinai
Kel 20:1-26Perjanjian Musa
Kel 21:1-23:33Kitab Perjanjian
Kel 24:1-18Pengesahan perjanjian
Kel 25:1-31:18Cara-cara penyembahan

[5] KEGAGALAN DAN PEMBARUAN Kel 32:1-40:38

Kel 32:1-34:35Kegagalan bangsa Israel
Kel 35:1-40:38Pekerjaan dan Penyembahan
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #05: Coba klik dua kali sembarang kata untuk melakukan pencarian instan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.92 detik
dipersembahkan oleh YLSA