kecilkan semua  

Teks -- Ibrani 13:17-25 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
13:17 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu. 13:18 Berdoalah terus untuk kami; sebab kami yakin, bahwa hati nurani kami adalah baik, karena di dalam segala hal kami menginginkan suatu hidup yang baik. 13:19 Dan secara khusus aku menasihatkan kamu, agar kamu melakukannya, supaya aku lebih lekas dikembalikan kepada kamu. 13:20 Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita, 13:21 kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin. 13:22 Dan aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kata-kata nasihat ini kamu sambut dengan rela hati, sekalipun pendek saja suratku ini kepada kamu. 13:23 Ketahuilah, bahwa Timotius, saudara kita, telah berangkat. Segera sesudah ia datang, aku akan mengunjungi kamu bersama-sama dengan dia. 13:24 Sampaikanlah salam kepada semua pemimpin kamu dan semua orang kudus. Terimalah salam dari saudara-saudara di Italia. 13:25 Kasih karunia menyertai kamu sekalian.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Nama Orang dan Nama Tempat:
 · Italia a country west of Greece, whose capital is Rome
 · Timotius a young man of Lystra who travelled with Paul and to whom two epistles were addressed


Topik/Tema Kamus: Hamba Tuhan | Sempurna, Kesempurnaan | Sejahtera (Secara Rohani) | Roh Kudus Adalah Allah | Suara Hati (Hati Nurani) | Sukacita | Utusan Injil | Tritunggal | Tata Tertib Jemaat | Penjaga | Kristus, Allah | Doa Syafaat | Timotius | Perjanjian | Domba | Gembala | Gembala, Surat-Surat ~G/Pastoral) | Janji, Perjanjian | Jaga, Berjaga-Jaga | Kristus, Gembala | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Hagelberg , Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH , Utley , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Ibr 13:17 - TAATILAH PEMIMPIN-PEMIMPINMU. Nas : Ibr 13:17 Ketaatan dan kesetiaan kepada para pemimpin, gembala, dan guru Kristen harus dilandaskan pada ketaatan yang lebih tinggi kepada All...

Nas : Ibr 13:17

Ketaatan dan kesetiaan kepada para pemimpin, gembala, dan guru Kristen harus dilandaskan pada ketaatan yang lebih tinggi kepada Allah. Kesetiaan orang percaya dalam urutan ke bawah adalah sebagai berikut:

  1. (1) pertama, kepada Allah dalam hubungan antar pribadi

    (lihat cat. --> Mat 22:37),

    [atau ref. Mat 22:37]

    termasuk kesetiaan kepada kebenaran dan prinsip-prinsip Firman-Nya

    (lihat art. PENGILHAMAN DAN KEKUASAAN ALKITAB);

  2. (2) kedua, kepada gereja yang tampak sewaktu gereja tetap setia kepada Allah dan Firman-Nya yang tertulis (Yoh 15:12; Gal 6:10);
  3. (3) ketiga, kepada para pemimpin di dalam gereja, selama mereka masih setia kepada Allah, Firman-Nya dan tujuan-Nya untuk gereja.

Jerusalem: Ibr 13:20 - dari antara orang mati Yang dimaksudkan ialah kebangkitan Yesus. Hanya di sini kebangkitan itu disebut dengan tegas, tetapi selalu turut dipikirkan, kalau Ibrani berkata ten...

Yang dimaksudkan ialah kebangkitan Yesus. Hanya di sini kebangkitan itu disebut dengan tegas, tetapi selalu turut dipikirkan, kalau Ibrani berkata tentang Yesus yang dimuliakan, Ibr 1:3, dll.

Jerusalem: Ibr 13:22-25 - -- Ayat-ayat terakhir ini berupa semacam surat pengantar bagi surat Ibrani ini.

Ayat-ayat terakhir ini berupa semacam surat pengantar bagi surat Ibrani ini.

Ref. Silang FULL: Ibr 13:17 - Taatilah pemimpin-pemimpinmu // atas jiwamu · Taatilah pemimpin-pemimpinmu: Ibr 13:7,24 · atas jiwamu: Yes 62:6; Kis 20:28

· Taatilah pemimpin-pemimpinmu: Ibr 13:7,24

· atas jiwamu: Yes 62:6; Kis 20:28

Ref. Silang FULL: Ibr 13:18 - untuk kami // hati nurani · untuk kami: 1Tes 5:25; 1Tes 5:25 · hati nurani: Kis 23:1; Kis 23:1

· untuk kami: 1Tes 5:25; [Lihat FULL. 1Tes 5:25]

· hati nurani: Kis 23:1; [Lihat FULL. Kis 23:1]

Ref. Silang FULL: Ibr 13:19 - lekas dikembalikan · lekas dikembalikan: Filem 1:22

· lekas dikembalikan: Filem 1:22

Ref. Silang FULL: Ibr 13:20 - damai sejahtera // darah perjanjian // orang mati // segala domba · damai sejahtera: Rom 15:33; Rom 15:33 · darah perjanjian: Kej 9:16; 17:7,13,19; Yes 55:3; 61:8; Yeh 37:26; Mat 26:28; Mat 26:28 &middo...

· damai sejahtera: Rom 15:33; [Lihat FULL. Rom 15:33]

· darah perjanjian: Kej 9:16; 17:7,13,19; Yes 55:3; 61:8; Yeh 37:26; Mat 26:28; [Lihat FULL. Mat 26:28]

· orang mati: Kis 2:24; [Lihat FULL. Kis 2:24]

· segala domba: Yoh 10:11; [Lihat FULL. Yoh 10:11]

Ref. Silang FULL: Ibr 13:21 - melakukan kehendak-Nya // dalam kita // berkenan kepada-Nya // selama-lamanya! Amin · melakukan kehendak-Nya: 2Kor 9:8 · dalam kita: Fili 2:13; Fili 2:13 · berkenan kepada-Nya: 1Yoh 3:22 · selama-lamanya! A...

· melakukan kehendak-Nya: 2Kor 9:8

· dalam kita: Fili 2:13; [Lihat FULL. Fili 2:13]

· berkenan kepada-Nya: 1Yoh 3:22

· selama-lamanya! Amin: Rom 11:36; [Lihat FULL. Rom 11:36]

Ref. Silang FULL: Ibr 13:22 - saja suratku · saja suratku: 1Pet 5:12

· saja suratku: 1Pet 5:12

Ref. Silang FULL: Ibr 13:23 - bahwa Timotius · bahwa Timotius: Kis 16:1; Kis 16:1

· bahwa Timotius: Kis 16:1; [Lihat FULL. Kis 16:1]

Ref. Silang FULL: Ibr 13:24 - semua pemimpin // di Italia · semua pemimpin: Ibr 13:7,17 · di Italia: Kis 18:2

· semua pemimpin: Ibr 13:7,17

· di Italia: Kis 18:2

Ref. Silang FULL: Ibr 13:25 - kamu sekalian · kamu sekalian: Kol 4:18; Kol 4:18

· kamu sekalian: Kol 4:18; [Lihat FULL. Kol 4:18]

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Hagelberg: Ibr 13:7-17 - -- B. Perintah yang berkaitan dengan Kehidupan Beragama (13:7-17) Dalam bagian ini para pembaca pertama disuruh setia pada iman yang dipegang oleh pemim...

B. Perintah yang berkaitan dengan Kehidupan Beragama (13:7-17)

Dalam bagian ini para pembaca pertama disuruh setia pada iman yang dipegang oleh pemimpin-pemimpin mereka.

Bagian ini dimulai dan ditutup dengan perintah yang berkaitan dengan "pemimpin-pemimpin" mereka. "Akhir hidup mereka" mungkin menunjukkan kepada upah yang mereka peroleh karena mereka setia. "Contohlah iman mereka" mirip sekali dengan apa yang dikatakan di dalam 6:12, "menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah."

Kalau para pembaca mau berpikir, "Ya, dulu kami bisa setia, dulu waktu kami masih punya pemimpin-pemimpin yang hebat, tetapi sekarang sudah tidak sama, situasi kami karena mereka sudah meninggal dan ini dan itu..." mereka harus ingat bahwa "Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin" (dulu waktu mereka setia, seperti diceritakan dalam pasal 6:10-11 dan pasal 10:32-34) "maupun hari ini" (di mana mereka perlu ketekunan) "dan sampai selama-lamanya" (di mana mereka boleh menikmati penggenapan janji-janjiNya).

Mengenai pasal 13:9, kalau Dia tidak berubah, maka "berbagai-bagai ajaran asing" tidak usah diperhatikan. Mungkin ajaran-ajaran asing itu mau menarik pengikut dengan peraturan makanan yang seolah-olah lebih suci. Atau ajaran itu seolah-olah membawa pengorbanan dan mezbah yang istimewa. Tetapi jelas "kita mempunyai suatu mezbah" (ini suatu kiasan untuk pengorbanan Kristus) dan iman-iman dari peraturan Lewi tidak boleh makan dari mezbah itu. Kita disucikan, dan kita memperoleh kasih karunia, dari mezbah itu, di mana Yesus telah dikorbankan, sehingga kita tidak usah repot dengan "pelbagai makanan." (Zaman itu sarjana-sarjana dari bangsa Yahudi menulis dan menyusun Mishna, yaitu kumpulan tradisi-tradisi mereka, yang banyak memperhatikan pelbagai makanan.)

Mungkin para pembaca pertama tertarik pada guru-guru ajaran sesat yang menganggap diri mereka sebagai imam-imam baru, dan kelompok mereka sebagai umat Israel yang sejati (seperti di Qumran, dekat Laut Mati). Kalau begitu, pasal 13:11-14 sangat tepat. Kita harus keluar dari "perkemahan," dan jangan ikut menikmati persekutuan orang yang sudah menolak Juruselamat kita, yang sudah "menderita di luar pintu gerbang," yaitu di luar lingkungan agama Yahudi. "Marilah kita pergi kepadaNya di luar perkemahan dan menanggung kehinaanNya." Kita sudah disuruh mendekati Dia, bersekutu dengan Dia, tetapi di sini sulitnya mendekati Dia lebih jelas. Tidak ada persekutuan dengan Yesus kecuali orang berani menanggung risiko, dan "pergi kepadaNya di luar perkemahan," yaitu di luar persekutuan mereka yang menolak Dia. Pengharapan kita untuk "kota yang akan datang," pahala kita, memungkinkan kita untuk pergi meninggalkan persekutuan rohani dari mereka yang menolak Tuhan Yesus.

Dalam pelayanan si penulis, dan dalam pelayanan kita, yang membawa kuasa yang dapat mengubahkan orang adalah kasih karunia, dan bukan "aturan-aturan makanan."

Pasal 13:15-17 menceritakan sedikit mengenai cara hidup orang yang mendekati Dia. "Senantiasa mempersembahkan korban syukur, berbuat baik," dan "mentaati pemimpin-pemimpin" jelas sesuai dengan cara hidup yang selalu mendekati Dia.

Hagelberg: Ibr 13:18-19 - -- C. Permohonan Doa (13:18-19) Kerinduan penulis surat ini adalah dua: satu, "suatu hidup yang baik" dan dua, "supaya lebih lekas dikembalikan kepada"...

C. Permohonan Doa (13:18-19)

Kerinduan penulis surat ini adalah dua: satu, "suatu hidup yang baik" dan dua, "supaya lebih lekas dikembalikan kepada" mereka.

Hagelberg: Ibr 13:20-21 - -- 13:20-21 Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba yai...

13:20-21 Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba yaitu Yesus, Tuhan kita, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendakNya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepadaNya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

Berkat ini indah sekali. Di dalam berkat ini beberapa tema utama dari surat ini disatukan. Antara lain, kita diingatkan bahwa perjanjian kita lebih baik, justru kekal.

Hagelberg: Ibr 13:20-25 - -- D. Berkat dan Salam (13:20-25)

D. Berkat dan Salam (13:20-25)

Hagelberg: Ibr 13:20-21 - -- 13:20-21 Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba yai...

13:20-21 Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba yaitu Yesus, Tuhan kita, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendakNya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepadaNya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin.

Berkat ini indah sekali. Di dalam berkat ini beberapa tema utama dari surat ini disatukan. Antara lain, kita diingatkan bahwa perjanjian kita lebih baik, justru kekal.

Hagelberg: Ibr 13:22 - -- 13:22 ...supaya kata-kata nasihat ini kamu sambut dengan rela hati... Ayat ini merupakan kesempatan terakhir di mana penulis surat ini dapat mendoron...

13:22 ...supaya kata-kata nasihat ini kamu sambut dengan rela hati...

Ayat ini merupakan kesempatan terakhir di mana penulis surat ini dapat mendorong mereka untuk menerapkan apa yang dia katakan kepada mereka.

Jelas sekali dalam pasal 13:23-24 dia sudah mengenal mereka, dan rindu untuk melayani mereka dengan bertatap muka.

Setelah dia mendorong mereka untuk menanggapi kasih karunia Allah dengan ketekunan dan kesetiaan, dia menutup surat ini dengan menyerahkan mereka pada "kasih karunia" Allah.

Demikianlah pasal 13 yang merupakan beberapa perintah yang harus kita taati sesuai dengan iman kita.

Inti dari seluruh Surat Ibrani:

Setiap orang percaya yang tetap memiliki iman yang teguh akan memperoleh suatu status yang disediakan khusus bagi teman-teman sekutu dari Raja kita, Imam Besar kita.

Sungguh diharapkan supaya Surat Ibrani dapat dipakai untuk meneguhkan hati kita semua, terutama saudara-saudara kita yang harus meninggalkan agama suku mereka untuk percaya kepada Tuhan kita. Dalam Surat Ibrani pergumulan mereka sungguh dimengerti dan ditanggapi dari hati Tuhan sendiri.

Hagelberg: Ibr 13:22 - -- 13:22 ...supaya kata-kata nasihat ini kamu sambut dengan rela hati... Ayat ini merupakan kesempatan terakhir di mana penulis surat ini dapat mendoron...

13:22 ...supaya kata-kata nasihat ini kamu sambut dengan rela hati...

Ayat ini merupakan kesempatan terakhir di mana penulis surat ini dapat mendorong mereka untuk menerapkan apa yang dia katakan kepada mereka.

Jelas sekali dalam pasal 13:23-24 dia sudah mengenal mereka, dan rindu untuk melayani mereka dengan bertatap muka.

Setelah dia mendorong mereka untuk menanggapi kasih karunia Allah dengan ketekunan dan kesetiaan, dia menutup surat ini dengan menyerahkan mereka pada "kasih karunia" Allah.

Demikianlah pasal 13 yang merupakan beberapa perintah yang harus kita taati sesuai dengan iman kita.

Inti dari seluruh Surat Ibrani:

Setiap orang percaya yang tetap memiliki iman yang teguh akan memperoleh suatu status yang disediakan khusus bagi teman-teman sekutu dari Raja kita, Imam Besar kita.

Sungguh diharapkan supaya Surat Ibrani dapat dipakai untuk meneguhkan hati kita semua, terutama saudara-saudara kita yang harus meninggalkan agama suku mereka untuk percaya kepada Tuhan kita. Dalam Surat Ibrani pergumulan mereka sungguh dimengerti dan ditanggapi dari hati Tuhan sendiri.

Wycliffe: Ibr 10:19--13:17 - -- III. Unsur-unsur Kehidupan Beriman (10:19-13:17). Sekarang sebuah nasihat mengakhiri pemikiran sebelumnya dari penulis. Bagian penutup ini merupakan ...

III. Unsur-unsur Kehidupan Beriman (10:19-13:17).

Sekarang sebuah nasihat mengakhiri pemikiran sebelumnya dari penulis. Bagian penutup ini merupakan sebuah nasihat yang berintikan satu kata - iman. Nasihatnya ialah agar pembacanya konsisten dalam beriman disertai dengan peringatan mengenai akibat yang terjadi apabila kehidupan beriman tersebut ditolak atau dibenci. Pemikiran tentang iman ini berlanjut terus hingga surat ini berakhir. Pemikiran tentang hidup beriman yang aktif tampaknya merupakan pokok utama yang oleh penulis dimanfaatkan sebagai pusat dari serangkaian penjelasan dan peringatan yang terakhir. Pemikiran yang diawali dengan marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh mempengaruhi seluruh pembahasan selanjutnya. Melalui penggambaran peringatan contoh. dan sarana lainnya yang mungkin teringat oleh penulis, ia mengemukakan persoalannya secara jelas di dalam frasa, keyakinan iman yang teguh.

Wycliffe: Ibr 13:1-17 - -- G. Kehidupan Kristen Dalam Praktik Sehari-hari (13:1-17) Kehidupan Kristen dilukiskan di dalam bentuk hubungan di antara orang percaya dengan orang l...

G. Kehidupan Kristen Dalam Praktik Sehari-hari (13:1-17)

Kehidupan Kristen dilukiskan di dalam bentuk hubungan di antara orang percaya dengan orang lain.

Wycliffe: Ibr 13:10-17 - itu kita mempunyai suatu mezbah // di luar pintu gerbang // di luar perkemahan // kehinaan // karena Dia, 10-17. Sekarang kita tidak perlu lagi mempersembahkan kurban, sebab kurban yang dipersembahkan sudah tersedia di dalam Kristus: oleh karena itu kita m...

10-17. Sekarang kita tidak perlu lagi mempersembahkan kurban, sebab kurban yang dipersembahkan sudah tersedia di dalam Kristus: oleh karena itu kita mempunyai suatu mezbah. Peraturan-peraturan Perjanjian Lama sebagaimana dilukiskan di sini tidak berlaku lagi. Pada saat Kristus mati di luar pintu gerbang di atas kayu salib, pembatalan sistem Imamat termasuk yang dihasilkan. Semua itu kini tidak diperlukan lagi. Seorang percaya manunggal dengan Kristus di luar perkemahan. Ini berarti penolakan Yudaisme di satu sisi dan penolakan orang Yahudi di sisi yang lain. Bagi orang-orang Kristen Ibrani ini, hal ini merupakan kehinaan yang harus mereka tanggung.

Oleh karena kematian Kristus sebagai kurban penghapus dosa. atau karena Dia, orang-orang percaya harus memiliki perilaku yang layak bagi orang-orang tebusan (ay. 14-17). (1) Mereka harus mengarahkan pandangan mereka ke kota surgawi dan prospek tinggal di sana; (2) mereka harus memuji dan mengucap syukur kepada Allah, sebab buah dari bibir mereka hendaknya merupakan luapan dari kepenuhan hati; (3) mereka harus menunjukkan segala macam bentuk kemurahan. kemurahan mana tidak akan dilupakan Allah; (4) mereka harus taat dan tunduk. Menyenangkan Allah intinya dapat diungkapkan di dalam tiga bentuk kelakuan yang semuanya tercantum di dalam nas ini - pujian, ketaatan dan tunduk. Semuanya ini tidak perlu diterangkan lebih lanjut dari segi kebenaran Perjanjian Baru. Kemurahan merupakan hasil yang sudah dengan sendirinya. Di ayat 17 sikap tunduk secara praktis dikaitkan dengan sikap orang percaya terhadap para pemimpin mereka. Dengan nasihat untuk bertanggungjawab yang dibebankan kepada pemimpin maupun pengikutnya ini, penulis mengakhiri penyajian nasihat yang diawali pada 10:19. Sisanya bersifat pribadi.

Wycliffe: Ibr 13:18-25 - -- IV. Penutup yang Bersifat Pribadi (13:18-25) Dengan beberapa buah permintaan pribadi, sebuah sisipan dan salam, serta sebuah berkat singkat penulis m...

IV. Penutup yang Bersifat Pribadi (13:18-25)

Dengan beberapa buah permintaan pribadi, sebuah sisipan dan salam, serta sebuah berkat singkat penulis mengakhiri suratnya ini.

Wycliffe: Ibr 13:18-19 - Berdoalah terus untuk kami 18, 19. Berdoalah terus untuk kami. Suatu permohonan pribadi. Penulis meminta agar dirinya senantiasa diingat (1) kehidupan, kesaksian dan pelayanan p...

18, 19. Berdoalah terus untuk kami. Suatu permohonan pribadi. Penulis meminta agar dirinya senantiasa diingat (1) kehidupan, kesaksian dan pelayanan pribadinya; dan (2) kerinduannya agar dia dapat segera berada di antara mereka. Ini merupakan permohonan doa khusus.

Wycliffe: Ibr 13:20-21 - Allah damai sejahtera // yang diangkat dari kematian // Yesus, Tuhan // Gembala Agung segala domba // darah perjanjian yang kekal // memperlengkapi kamu dengan segala yang baik // diperlengkapi 20, 21. Sebaliknya dia berjanji akan senantiasa mendoakan mereka, khususnya berkenaan dengan ketaatan mereka kepada kehendak Allah. Sisipan di dalam b...

20, 21. Sebaliknya dia berjanji akan senantiasa mendoakan mereka, khususnya berkenaan dengan ketaatan mereka kepada kehendak Allah. Sisipan di dalam bentuk doa ini sesungguhnya merupakan berkat khusus bagi orang-orang yang mendengar atau membacanya. Di dalam doa ini terdapat:

(1) Penghiburan, sebab ketika berada di tengah-tengah atau di bawah penganiayaan mereka dapat menghampiri dan bersekutu dengan Allah damai sejahtera.

(2) Pengharapan pada Kristus yang dibangkitkan; secara harfiah, yang diangkat dari kematian.

(3) Pelayanan pastoral dan pribadi di dalam Yesus, Tuhan kita Gembala Agung segala domba itu.

(4) Doktrin dan teologi. Semua penghiburan, pengharapan dan pelayanan pastoral dimeteraikan dan dijamin oleh darah perjanjian yang kekal.

Kemudian dikemukakan sejumlah permohonan dan harapan:

(1) memperlengkapi kamu dengan segala yang baik (ay. 21) atau lebih tepatnya, Allah membuatkan di dalam dirimu apa yang kurang padamu. Permohonan ini mengungkapkan keinginan penulis agar orang-orang percaya dapat diperlengkapi sepenuhnya untuk melaksanakan tugas mereka sehingga tidak ternoda oleh kelemahan, kegagalan atau kekurangan. Orang-orang percaya perlu diperlengkapi (katartizo).

(2) Mengenal dan melakukan seluruh kehendak Allah. Sebab Allah bekerja di dalam kita, kita juga ingin melakukan sesuatu untuk Dia di dalam penyerahan dan ketaatan penuh.

(3) Menyenangkan Allah melalui Yesus Kristus. Hanya oleh Anak yang bekerja di dalam diri kita melalui Roh Kudus dan melalui Firman Allah kita dapat menyenangkan Allah. Hendaknya permohonan jeritan hati kita.

Wycliffe: Ibr 13:22-25 - salam dari saudara-saudara di Italia // Kasih karunia menyertai kamu sekalian 22-25. Mungkin di sini terdapat ayat kunci surat ini (lih. Pendahuluan) ketika si penulis meminta pembacanya untuk menerima nasihatnya. Dia mengungkap...

22-25. Mungkin di sini terdapat ayat kunci surat ini (lih. Pendahuluan) ketika si penulis meminta pembacanya untuk menerima nasihatnya. Dia mengungkapkan harapannya bahwa dia dan Timotius bisa segera mengunjungi mereka. Dia mengirimkan sebuah salam kristiani yang umum kepada mereka, dan menambahkan salam dari saudara-saudara di Italia yang tidak jelas, sebuah pernyataan umum yang menunjukkan bahwa rekan-rekan di Italia yang dikenal penulis ingin agar mereka juga dicantumkan di dalam salam tersebut.

Kata-kata penutup surat ini merupakan sebuah ucapan berkat dalam bentuk doa singkat. Kasih karunia menyertai kamu sekalian.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: Ibr 13:1-17 - Berbagai-bagai Kewajiban Rasul Paulus telah banyak membahas tentang Kristus, tentang iman, tentang anugerah yang diberikan secara cuma-cuma, tentang hak-hak istimewa Injil...

Matthew Henry: Ibr 13:18-25 - Penutup Penutup (13:18-25) Di sini, I. Rasul Paulus memohon supaya orang-orang percaya Ibrani mendoakan dirinya, dan juga para sesama rekan sepender...

SH: Ibr 13:7-17 - Umat yang belajar (Sabtu, 19 November 2005) Umat yang belajar Selain mendorong para pembaca kitab Ibrani untuk menerima ajaran yang benar, yang telah dipaparkan di tulisannya ini, penulis ...

SH: Ibr 13:7-19 - Kristen dan para pemimpinnya. (Jumat, 12 Mei 2000) Kristen dan para pemimpinnya. Ingatlah pemimpinmu yang telah berhasil di dalam hidup, pelayanan, dan mengakhiri 'perlombaan iman' dengan baik....

SH: Ibr 13:18-25 - Menjadi umat yang peduli (Minggu, 20 November 2005) Menjadi umat yang peduli Penulis Ibrani bukan hanya peduli pengajarannya yang benar dapat diterima dan diterapkan dalam gereja para pembaca sura...

SH: Ibr 13:20-25 - Maha Karya Kristus. (Sabtu, 13 Mei 2000) Maha Karya Kristus. Penutupan surat Ibrani ini mengandung makna yang indah dan dalam tentang iman dan kehidupan kristen. Di dalamnya, penulis ...

Utley: Ibr 13:17 - --NASKAH NASB (UPDATED): Ibr 13:1717 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-oran...

Utley: Ibr 13:18-19 - --NASKAH NASB (UPDATED): Ibr 13:18-1918 Berdoalah terus untuk kami; sebab kami yakin, bahwa hati nurani kami adalah baik, karena di dalam segala hal kam...

Utley: Ibr 13:20-21 - --NASKAH NASB (UPDATED): Ibr 13:20-2120 Maka Allah damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati G...

Utley: Ibr 13:22-24 - --NASKAH NASB (UPDATED): Ibr 13:22-2422 Dan aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kata-kata nasihat ini kamu sambut dengan rela hati, sekalipun...

Utley: Ibr 13:25 - --NASKAH NASB (UPDATED): Ibr 13:2525 Kasih karunia menyertai kamu sekalian.

Topik Teologia: Ibr 13:17 - -- Kehidupan Kristen: Tanggung Jawab Terhadap Sesama dan Alam Tanggung Jawab Terhadap Sesama Tugas Terhadap Orang Lain Pada Umumnya atau Terh...

Topik Teologia: Ibr 13:18 - -- Umat Manusia Pada Umumnya Manusia Diciptakan sebagai Makhluk Moral Manusia Memiliki Kesadaran Moral Mereka Dapat Menghidupi Kehidu...

Topik Teologia: Ibr 13:19 - -- Kehidupan Kristen: Tanggung Jawab kepada Allah Berkomunikasi dengan Allah Berdoa kepada Allah Unsur-unsur Doa Syafaat ...

Topik Teologia: Ibr 13:20 - -- Allah yang Berpribadi Pribadi Allah Nama Allah Nama-nama Deskriptif Allah Allah Sumber Damai Sejahtera Ro...

Topik Teologia: Ibr 13:21 - -- Yesus Kristus Yesus Menerima Permohonan Doa, Pujian dan Penyembahan Kis 3:16 Kis 7:59-60 Kis 22:16 Rom 1:7 Rom 10:9-12 1Ko 11:2...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Ibrani (Pendahuluan Kitab) Penulis : Tidak Disebutkan Tema : Perjanjian yang Lebih Baik Tanggal Penulisan: 67-69 M (tidak dapat dipastikan) Latar Belakang...

Full Life: Ibrani (Garis Besar) Garis Besar I. Argumentasi: Kristus dan Iman Kristen Lebih Unggul daripada Agama Orang Yahudi (Ibr 1:1-10:18) ...

Matthew Henry: Ibrani (Pendahuluan Kitab) Mengenai surat kerasulan ini kita harus mengadakan penyelidikan atas, I. Otoritas ilahi dari surat ini, sebab ada beberapa orang yang memper...

Jerusalem: Ibrani (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT PAULUS PENGANTAR Kronologi kehidupan Paulus Dengan menggunakan Kisah Para Rasul dan surat-surat Paulus, maka tokoh ini lebih kita kenal da...

Ende: Ibrani (Pendahuluan Kitab) SURAT KEPADA ORANG-ORANG IBRANI KATA PENGANTAR Kepada siapakah surat ini ditudjukan Djudul surat ini "Kepada orang-orang Ibrani" sudah terdapat pada n...

Hagelberg: Ibrani (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN Pendahuluan Latar Belakang Selain orang-orang Yahudi yang tinggal di Israel, ada yang tersebar di mana-mana pada zaman Perjanjian Baru. M...

Hagelberg: Ibrani (Garis Besar) GARIS BESAR ibrani I. Pendahuluan (1:1-4) II. Bagian Pertama: Anak Allah adalah Raja dari Allah (1:5-4:16) A. Raja/An...

Hagelberg: Ibrani DAFTAR PUSTAKA ibrani Daftar Kepustakaan Hodges, Zane, bahan kuliah dari Greek 225, "Epistle to the Hebrews," Dallas Theological Seminary, ...

Wycliffe: Ibrani (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN IBRANI Pernyataan Pendahuluan. Orang yang mempelajari surat ini harus memahami keunikannya. Tidak ada kitab Perjanjian Baru yang sama den...

Wycliffe: Ibrani (Garis Besar) GARIS BESAR IBRANI I. Pendahuluan (1:1-4) A. Kristus Lebih Tinggi dari Para Nabi (1:1, 2) B. Kristus, "cetakan" A...

BIS: Ibrani (Pendahuluan Kitab) SURAT KEPADA ORANG IBRANI PENGANTAR Surat Kepada Orang Ibrani ini ditujukan kepada sekelompok orang Kristen, yang karena terus-menerus mengalami tek

SURAT KEPADA ORANG IBRANI

PENGANTAR

Surat Kepada Orang Ibrani ini ditujukan kepada sekelompok orang Kristen, yang karena terus-menerus mengalami tekanan, mungkin akan murtad dari kepercayaan mereka kepada Kristus. Penulis surat ini berusaha mendorong mereka supaya tetap percaya. Untuk itu ia menunjukkan bahwa Yesus Kristus adalah pernyataan Allah yang sempurna. Tiga perkara dikemukakan oleh penulis surat ini. Pertama, Yesus adalah Anak Allah -- Anak yang kekal. Anak Allah itu menunjukkan ketaatan-Nya kepada Bapa melalui ketabahan-Nya untuk menderita. Sebagai Anak Allah, Yesus lebih tinggi dari nabi-nabi dalam Perjanjian Lama. Ia pun lebih tinggi dari malaikat atau Musa sendiri. Kedua, Allah telah menyatakan Yesus sebagai imam abadi yang lebih tinggi daripada imam-imam dalam Perjanjian Lama. Ketiga, dengan perantaraan Yesus, orang yang percaya kepada-Nya dibebaskan dari dosa dan dari ketakutan dan kematian. Sebagai Imam Agung, Yesus memberikan kepada manusia keselamatan sejati yang tidak dapat diberikan oleh upacara- upacara persembahan kurban dan upacara-upacara lainnya di dalam agama Yahudi. Upacara-upacara itu hanya dapat memberikan gambaran dari keselamatan sejati itu saja, lain tidak.

Dengan mengemukakan contoh-contoh iman dari tokoh-tokoh terkenal dalam sejarah Israel (pasal 11 Ibr 11:1-40), penulis surat ini menganjurkan para pembacanya supaya tetap setia. Di dalam pasal 12 (Ibr 12:1-29) ia mendorong mereka supaya terus setia sampai akhir, dengan hanya melihat pada Yesus. Ia mendorong mereka juga supaya tabah menderita dan tabah menanggung tekanan-tekanan dan penganiayaan terhadap diri mereka. Surat ini diakhiri dengan nasihat dan peringatan.

Isi

  1.  Pendahuluan: Kristus adalah pernyataan Allah yang sempurna
    Ibr 1:1-3
  2.  Kristus lebih tinggi dari malaikat
    Ibr 1:4-2:18
  3.  Kristus lebih tinggi dari Musa dan Yosua
    Ibr 3:1-4:13
  4.  Keistimewaan pekerjaan Kristus sebagai imam
    Ibr 4:14-7:28
  5.  Keistimewaan perjanjian Kristus
    Ibr 8:1-9:28
  6.  Keistimewaan kurban Kristus
    Ibr 10:1-39
  7.  Pentingnya iman
    Ibr 11:1-12:29
  8.  Nasihat dan penutup
    Ibr 13:1-25

Ajaran: Ibrani (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti pokok-pokok ajaran dari Kitab Ibrani, dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendahuluan Pen

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti pokok-pokok ajaran dari Kitab Ibrani, dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pendahuluan

Penulis : Hanya Tuhan yang tahu (kemungkinan Rasul Paulus).

Tahun : Sekitar tahun 64-68 sesudah Masehi.

Penerima : Orang-orang percaya yang berlatar belakang Yahudi. Mereka sedang mengalami penganiayaan dan ejekan karena iman Kristen. (Dan juga kepada semua jemaat Kristen di dunia).

Isi Kitab: Kitab Ibrani terbagi atas 13 pasal. Di dalam Kitab ini kita dapat melihat ajaran penguatan iman Kristen bagi orang-orang yang sudah mulai mundur dari imannya, yang disebabkan oleh penganiayaan dari orang-orang yang bukan Kristen.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Ibrani

  1. Pasal 1-6 (Ibr 1:1-6:12).

    Pengajaran tentang Yesus yang memiliki kedudukan tertinggi

    Dalam bagian ini dijelaskan bahwa semua yang mau kita ketahui tentang Allah dapat diketahui melalui Tuhan Yesus, karena Ia adalah Cahaya Kemuliaan Allah, Penyuci dosa. Ia adalah Pencipta, dan juga lebih tinggi dari para malaikat.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ibr 1:2-4. Kalau Yesus lebih tinggi dari pada para malaikat dan Ia adalah Pencipta, penyuci dosa, maka hendaknya setiap orang Kristen berhati- hati dalam kehidupannya sehari-hari, karena Ia sudah mengambil keputusan untuk menerima Penebusnya.
    2. Bacalah pasal Ibr 5:11-14; 6:4-6. Berikanlah pendapat saudara mengenai bagian ini.
  2. Pasal 6-10 (Ibr 6:13-10:18).

    Pengajaran tentang Yesus sebagai imam besar yang paling berkuasa

    Dalam bagian ini dijelaskan bahwa Yesus adalah Jalan ke tempat kudus, karena Ia telah membebaskan orang percaya dari Iblis dan maut serta ketakutan dari hukuman dosa.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Ibr 7:25-27. _Tanyakan_: Apakah yang sanggup dilakukan oleh Yesus dalam hidup saudara? Adakah imam yang memenuhi syarat dalam ayat 26; Ibr 7:26, selain Tuhan Yesus? Apakah yang membedakan Tuhan Yesus dari imam-imam yang lain? Siapakah imam saudara untuk dapat datang kepada Allah?
    2. Bacalah pasal Ibr 10:3-4,11-18. _Tanyakan_: Apakah darah hewan (domba) dapat menebus dosa manusia? Domba apakah yang menjadi korban orang Kristen? Apakah persembahan korban yang dilakukan oleh imam-imam dunia dapat menghapuskan dosa? Apakah yang dilakukan oleh Tuhan Yesus bagi orang Kristen (manusia)? (lihat ayat 12-18; Ibr 10:12-18)
  3. Pasal 10-13 (Ibr 10:19-13:25).

    Pengajaran yang berupa nasehat bagi orang-orang Kristen

    1. Peringatan untuk mengingat masa yang lalu.

      Pendalaman

      Bacalah pasal Ibr 10:13-39. Karena itu tetaplah setia, maka kita akan memperoleh hidup yang kekal.

    2. Peringatan untuk mengingat Bapa-bapa beriman pada jaman dahulu.

      Pendalaman

      Bacalah pasal 11; Ibr 11:1-40. Dengan mengingat Bapa-bapa beriman, diharapkan agar setiap orang Kristen dikuatkan, karena hal itu membuktikan bahwa apa yang dijanjikan Allah adalah benar.

    3. Peringatan untuk mengingat pengharapan iman.

      Pendalaman

      Bacalah pasal Ibr 12:28; 13:5. Karena ada janji yang pasti dari Allah akan jaminan masa yang akan datang dan sekarang, maka hendaknya sebagai orang-orang yang sudah ditebus dari dosa, kita jangan mundur.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Ibrani?
  2. Apakah pusat pengajaran Kitab Ibrani?
  3. Apakah yang dimaksudkan dengan iman?
  4. Apakah kelebihan Tuhan Yesus dari manusia lain?

Intisari: Ibrani (Pendahuluan Kitab) Kabar baik tentang hal-hal yang lebih baik SIAPA PENULIS SURAT IBRANI?Kita sama sekali tidak tahu siapa penulis surat Ibrani. Meskipun surat ini diak

Kabar baik tentang hal-hal yang lebih baik

SIAPA PENULIS SURAT IBRANI?
Kita sama sekali tidak tahu siapa penulis surat Ibrani. Meskipun surat ini diakhiri dengan salam hangat, tetapi tidak terdapat alamat pada awal tulisan! Secara umum orang berpendapat bahwa Paulus yang menulis surat ini, tetapi Ibrani 2:3 mengatakan bahwa penulis mendengar Injil dari orang lain yang mendengar sendiri ajaran Yesus. Paulus menyatakan dengan tegas bahwa ia tidak pernah mendengar Injil dari orang lain (Gal 1:12). Penulisnya boleh jadi orang Lewi yang bernama Barnabas (Kis 4:36) yang mengetahui seluk beluk para imam dan pekerjaan mereka. Lukas merupakan kemungkinan ketiga; gaya penulisan Ibrani mirip dengan gaya penulisan Injil Lukas dan Kisah para Rasul. Yang keempat, Apolos mengenal Timotius dengan baik (13:23). Pula, Kisah 18:24 menyatakan bahwa Apolos adalah 'seorang yang mahir dalam soal-soal Kitab Suci'. Siapa pun penulis Ibrani, ia pasti seorang yang mahir dalam soal-soal Kitab Suci! Dan masih ada banyak pendapat lain. Pada akhirnya kita harus mengatakan bahwa tidak seorang pun mengetahui siapa penulis surat ini!

SIAPA PENERIMA SURAT INI?
Karena tidak ada alamat pada surat ini, maka kita tidak tahu siapa penerimanya. Penulis menyatakan suratnya sebagai 'nasihat' (13:22). Tetapi, siapa yang ia nasihati? Mereka adalah orang-orang yang telah dianiaya (Ibr 10:32-34 ). Penulis mengenal mereka secara pribadi dan berharap untuk segera mengunjungi mereka (13:19 dan 23). Mereka mempunyai potensi untuk menjadi pemimpin, tetapi tidak mengalami kemajuan (5:12). Mereka adalah orang-orang berbahasa Yunani; surat ini ditulis mungkin dalam bahasa Yunani terbaik dari seluruh Perjanjian Baru. Oleh karena itu, hampir dapat dipastikan mereka bukanlah orang Yahudi yang tinggal di Yudea. Tetapi, sama pasti pula mereka adalah orang Yahudi. Orang bukan Yahudi tidak mungkin dapat mengerti hukum Yahudi secara rinci. Mereka mungkin hidup di Roma. Hal ini dapat menjelaskan salam yang terdapat dalam 13:24 dari orang Kristen Italia.

MENGAPA SURAT IBRANI DITULIS?
Ada dua kemungkinan. Jika kelompok penerima surat ini adalah Kristen, surat ini merupakan peringatan bagi mereka tentang bahaya kemurtadan, meninggalkan Kristus. Tetapi, mungkin kelompok ini adalah orang Yahudi yang masih belum dapat memutuskan, merasa ragu-ragu antara keputusan mengikuti Kristus atau kembali kepada cara-cara ibadat mereka yang lama.

WAKTU PENULISAN.
Clemen dari Roma mengetahui surat ini, maka surat ini pasti ditulis sebelum tahun 95 M. Dan karena Ibr 10:1-3 menyatakan bahwa korban masih dipersembahkan, maka mungkin surat ini ditulis sebelum tahun 70 M, ketika Bait Suci dihancurkan. Jika penganiayaan yang disebut dalam pasal 10 dilakukan oleh Nero, maka surat ini ditulis sesudah kebakaran di Roma, yaitu tahun 64 M.

Pesan

1. Nasihat.
Ibrani merupakan suatu imbauan yang mengingatkan bahwa kita harus maju terus, bertumbuh dan menjadi dewasa. Kristen selalu tergoda untuk bertahan dalam suatu titik, untuk memperkuat diri dan tidak berani menanggung risiko untuk lebih maju dalam kehidupan iman.

2. Peringatan.
Nasihat untuk maju terus selalu diikuti dengan suatu peringatan akan adanya akibat yang serius apabila tetap berdiam diri atau mundur. Khususnya perhatikan lima pasal yang berisi peringatan:

o Tidak bisa luput! Ibr 2:1-4
o Berpegang teguh! Ibr 3:7-19
o Tidak ada mundur! Ibr 6:1-20
o Tidak ada korban lain! Ibr 10:19-39
o Tidak bisa luput! Ibr 12:25-29

3. Perbandingan.
Penulis ingin sekali menunjukkan kepada kita nilai Perjanjian Lama untuk dapat memahami Perjanjian Baru. Dewasa ini banyak orang Kristen yang mengabaikan Perjanjian Lama. Ibrani menunjukkan kepada kita kesinambungan dan perbedaan antara kedua perjanjian tersebut.

4. Sebuah kemah dan bukan Bait Allah.
Walaupun Bait Suci di Yerusalem hampir dapat dipastikan masih berdiri, penulis di sini memakai istilah kemah, seperti digambarkan dalam Keluaran 25:1-27:21, sebagai gambaran penyembahan yang murni yang darinya dapat dipakai untuk memberikan gambaran penyembahan Kristen. Kemah sangat cocok untuk mereka yang berpindah-pindah, Bait Allah cocok untuk orang yang menetap. Ibrani menantang pola kehidupan kita yang menetap dan nyaman dengan corak kehidupan musafir sebagai gantinya (Ibr 11:16).

Penerapan

Ibrani memunculkan pertanyaan tentang jaminan keselamatan Kristen. Dapatkah Kristen diselamatkan hari ini dan terhilang di kemudian hari? Ayat-ayat seperti Yohanes 10:29 tampaknya mengatakan bahwa hal itu tidak mungkin. Namun demikian, kita sering menemukan orang-orang yang dahulu tampaknya Kristen, tetapi sekarang menyangkal Kristus. Pasal-pasal peringatan dalam Ibrani seolah-olah menyarankan bahwa orang Kristen masih tetap bebas untuk kembali kepada cara hidup mereka yang lama: "Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula" (Ibr 3:14). "Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya... tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat..." (Ibr 6:4-6). "Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu, tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman" (Ibr 10:26-27). Jika surat ini dikirim kepada orang Yahudi yang telah menggabungkan diri dengan gereja Kristen, tetapi tidak mau menyerahkan diri mereka kepada Kristus, maka pengajarannya jelas: terus atau tinggalkan! Tetapi, jika surat ini ditulis kepada orang Kristen, surat ini tampaknya menegaskan bahwa sekalipun telah menjadi Kristen kita tetap diberi kesempatan untuk memilih keluar lagi. Yang terakhir ini sukar diterima sebagai ajaran Ibrani, sebab bertentangan dengan kata-kata Yesus sendiri (seperti dalam Yoh 10:29), berlawanan dengan berbagai analogi keselamatan (dapatkah seorang Kristen dibatalkan kelahiran kembalinya?) dan menentang kuasa Tuhan yang mampu menjaga keselamatan domba-domba-Nya.

Oleh karenanya, ajaran Ibrani adalah:

o Tidak ada kekristenan yang setengah-setengah. Terus atau keluar!
o Iman selalu menjadi kunci dari kehidupan yang dituntut oleh Allah.
Bagaimanapun juga, iman bukanlah semata-mata percaya tentang sesuatu, tetapi
merupakan perbuatan ketaatan.
o Perjanjian Lama dapat secara sah digunakan untuk menjelaskan ajaran

Perjanjian Baru. Seluruh isi Alkitab adalah firman Allah.

Tema-tema Kunci

1. Keunggulan Kristus.
Ini adalah topik yang sangat jelas dalam bagian pertama surat Ibrani (1-10). Bacalah seluruh pasal ini dan tulislah semua haI yang menyebutkan Kristus adalah yang "tertinggi". Mulai dari Ibr 1:4 Yesus mempunyai nama yang jauh lebih indah. Apa artinya? Telusurilah makna dari "keunggulan" Kristus.

2. Melkisedek.
Melkisedek hanya disebut dalam Ibrani 5-7 dalam Perjanjian Baru, dan dalam Kejadian 14 serta Mazmur 110 dalam Perjanjian Lama. Pelajarilah pasal-pasal ini. Pakailah kamus Alkitab untuk dapat mengetahui lebih banyak tentang dia dan arti namanya. Siapakah dia? Apa yang dilakukannya? Dan, apa kepentingan Melkisedek dalam argumentasi yang dikembangkan oleh penulis bagi surat Ibrani?

3. Perjanjian Lama.
Tulislah semua kutipan langsung dari Perjanjian Lama yang Anda temui dalam Ibrani. Catat juga acuan yang tidak langsung ke Perjanjian Lama. Amatilah prinsip-prinsip yang tampaknya dipelajari dengan menggunakan Perjanjian Lama. Bagaimana hal ini menunjukkan kepada kita tentang pendekatan terhadap Perjanjian Lama?

4. Iman
Bacalah seluruh Ibrani 11. Tulislah semua perbuatan yang telah dilakukan oleh berbagai orang tersebut. Bagaimana penekanan tentang 'iman yang bekerja' sehubungan dengan definisi tentang iman dalam ayat 1? Pelajarilah ayat-ayat 32-38 tentang iman. Apa yang dilakukan oleh para pelaku iman yang namanya disebutkan dalam pasal ini? Berapa banyak perbuatan dan pengalaman yang disebut di sana yang dapat Anda hubungkan dengan peristiwa atau orang-orang yang disebut dalam Alkitab?

Garis Besar Intisari: Ibrani (Pendahuluan Kitab) [1] PUTRA ALLAH: LEBIH TINGGI DARIPADA PARA MALAIKAT Ibr 1:1-2:18 Ibr 1:1-14Suatu perbedaan Ibr 2:1-4Suatu peringatan Ibr 2:5-18Kerendahan hati

[1] PUTRA ALLAH: LEBIH TINGGI DARIPADA PARA MALAIKAT Ibr 1:1-2:18

Ibr 1:1-14Suatu perbedaan
Ibr 2:1-4Suatu peringatan
Ibr 2:5-18Kerendahan hati Putra Allah

[2] PUTRA ALLAH: LEBIH TINGGI DARIPADA MUSA Ibr 3:1-19

Ibr 3:1-6Putra Allah dan hamba
Ibr 3:7-19Peringatan

[3] PUTRA ALLAH: LEBIH TINGGI DARIPADA YOSUA Ibr 4:1-13

[4] PUTRA ALLAH: LEBIH TINGGI DARIPADA IMAM BESAR Ibr 4:14-10:39

Ibr 4:14-5:14Lebih tinggi daripada Harun
Ibr 6:1-20Peringatan dan imbauan

Lebih tinggi daripada Melkisedek:

Ibr 7:1-10Kebesaran Melkisedek
Ibr 7:11-19Keimaman yang baru
Ibr 7:20-25Keimaman yang tetap
Ibr 7:26-28Putra Allah yang sempurna
Ibr 8:1-13Perjanjian yang unggul

Pengorbanan yang terbaik:

Ibr 9:1-10Keterbatasan yang lama
Ibr 9:11-28Kesempurnaan yang baru
Ibr 10:1-18Tubuh Kristus
Ibr 10:19-39Imbauan dan peringatan

[5] KEHIDUPAN IMAN Ibr 11:1-13:17

Ibr 11:1-3Definisi iman
Ibr 11:4-22Dari Habel sampai Keluaran
Ibr 11:23-31Dari Mesir sampai Kanaan
Ibr 11:32-38Hakim-hakim, raja-raja dan nabi-nabi
Ibr 11:39-40Hari depan yang lebih baik
Ibr 12:1-2Contoh: lihat pada Yesus
Ibr 12:3-11Hidup sebagai keluarga Allah
Ibr 12:25-29Peringatan
Ibr 12:12-24Kekudusan: bukan suatu pilihan tambahan
Ibr 13:1-6Kekudusan dalam praktek
Ibr 13:7-17Kepemimpinan dan kemuridan

[6] KESIMPULAN Ibr 13:18-25

Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #07: Klik ikon untuk mendengarkan pasal yang sedang Anda tampilkan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.81 detik
dipersembahkan oleh YLSA