Mazmur 40:1--42:11
Konteks40:1 Mazmur Daud bagi biduan besar. (40-2) Bahwa aku telah menantikan Tuhan dengan sabarku, maka Iapun telah mencenderungkan diri-Nya kepadaku serta mendengar akan seruku. 40:2 (40-3) Maka telah dinaikkan-Nya aku dari dalam telaga yang hebat, dari pada becek dan lumpur, didirikan-Nya kakiku di atas gunung batu, dan jalanku telah ditetapkan-Nya. 40:3 (40-4) Maka telah diberikan-Nya dalam mulutku suatu nyanyian baharu, yaitu suatu pujian bagi Allah kita; maka banyak orang akan melihatnya serta takut dan harap akan Tuhan. 40:4 (40-5) Berbahagialah orang yang menaruh harapnya pada Tuhan dan yang tiada berpaling kepada orang congkak atau yang menyimpang kepada dusta. 40:5 (40-6) Bahwa Engkau, ya Tuhan, Allahku! telah memperbanyakkan segala perbuatan-Mu yang ajaib dan segala kehendak-Mu atas kami! Siapa gerangan dapat menyebut dia dengan sepertinya? Jika aku hendak memberitakan dan mengatakan dia, maka ia itu terlalu besar, tiada tepermanai banyaknya! 40:6 (40-7) Maka tiada Engkau menghendaki korban sembelihan dan persembahan dan persembahan makanan, melainkan Engkau telah menindik telingaku. Bahwa korban bakaran dan korban karena dosa tiada Engkau kehendaki! 1 40:7 (40-8) Lalu kataku: Bahwa sesungguhnya aku datang; maka dalam gulungan alkitab adalah tersurat akan halku. 40:8 (40-9) Aku suka berbuat kehendak-Mu, ya Allahku! dan hukum-Mu adalah di dalam dadaku. 2 3 40:9 (40-10) Bahwa aku memasyhurkan kebenaran dalam perhimpunan yang besar; sesungguhnya tiada aku menahani bibirku, ya Tuhan! Engkau juga yang mengetahuinya. 40:10 (40-11) Maka hukum-hukum-Mu tiada kusembunyikan dalam hatiku; melainkan aku memasyhurkan setia-Mu dan selamat-Mu, dan tiada aku menyembunyikan keridlaan-Mu dan setia-Mu dari pada perhimpunan yang besar itu. 40:11 (40-12) Ya Tuhan! bahwa Engkau tiada akan menahani rahmat-Mu dari padaku; biarlah keridlaan-Mu dan setia-Mu memeliharakan daku selalu. 40:12 (40-13) Karena beberapa jahat yang tiada tepermanai banyaknya telah merubungi aku dan segala dosaku telah menangkap aku; tiada tertahan aku melihat dia, dan terlebih banyak ia dari pada segala rambut kepalaku, sehingga hatiku meninggalkan daku. 40:13 (40-14) Ridlakanlah kiranya, ya Tuhan, akan memberi kelepasan kepadaku; segeralah, ya Tuhan! menolong aku. 40:14 (40-15) Biarlah mendapat malu dan kena arang di muka segala orang yang menuntut jiwaku hendak membinasakan dia; biarlah mereka itu undur dan mendapat malu yang suka akan jahatku. 40:15 (40-16) Biarlah kebinasaan menjadi upah kecelaannya segala orang yang berkata akan daku: Ah! ah! 40:16 (40-17) Biarlah bersukacita dan tamasya karena Engkau segala orang yang mencahari Engkau; biarlah segala orang yang suka akan selamat yang dari padamu itu berkata selalu demikian: Hendaklah Tuhan diperbesarkan kiranya. 40:17 (40-18) Sesungguhpun aku teraniaya dan miskin, tetapi Tuhan juga yang menilik akan daku! Bahwa Engkaulah penolongku dan penebusku; ya Allahku! jangan apalah Engkau berlambatan! 41:1 Mazmur Daud bagi biduan besar. (41-2) Berbahagialah orang yang berlaku dengan akal budi akan orang yang miskin; bahwa Tuhan akan meluputkan dia pada hari kesukaran. 4 41:2 (41-3) Tuhan akan memeliharakan dan menghidupkan dia; maka iapun akan selamat di atas bumi dan sekali-kali tiada Engkau menyerahkan dia kepada kehendak seterunya. 41:3 (41-4) Bahwa Tuhan akan menghiburkan dia pada masa ia berbaring sakit; sementara ia sakit Tuhanpun mengubahkan rupa segenap tempat tidurnya. 41:4 (41-5) Maka telah aku bersembah demikian: Ya Tuhan! kasihankanlah kiranya akan daku, sembuhkanlah jiwaku, karena aku telah berdosa kepada-Mu. 41:5 (41-6) Maka segala seteruku berkata jahat akan daku, katanya: Bilakah ia akan mati dan namanyapun hilang? 41:6 (41-7) Jikalau orang datang melawat aku, iapun berkata-kata dengan culas hatinya, dikumpulkannya bakal fitnah, lalu keluar hendak memasyhurkan dia. 41:7 (41-8) Segala pembenciku itu berbisik-bisik akan halku dan berbicara bagaimana dapat ia menjahatkan daku, katanya: 41:8 (41-9) Bahwa suatu perkara durjana lekat padanya, maka sebab itu ia yang berbaring sekarang, tiada ia akan berbangkit pula. 41:9 (41-10) Sesungguhnya sahabatku yang telah aku harap padanya dan yang makan sehidangan dengan aku, ia itu juga telah mengangkat tumitnya melawan aku. 5 41:10 (41-11) Tetapi Engkau, ya Tuhan! kasihankanlah aku serta bangkitkanlah aku, maka aku akan membalasnya kepadanya. 41:11 (41-12) Maka dengan ini boleh kuketahui bahwa Engkau berkenan akan daku jikalau seteruku tiada bertempik sorak akan halku. 41:12 (41-13) Akan daku ini, maka Engkau memeliharakan daku dalam hal tulus hatiku, dan Engkau menegakkan daku di hadapan hadirat-Mu pada selama-lamanya: 41:13 (41-14) Segala puji bagi Tuhan, Allah Israel, dari pada kekal sampai kepada kekal. Amin, tsumma Amin! 42:1 Suatu pengajaran bagi biduan besar di antara bani Korah. (42-2) Bahwa seperti seekor rusa rindu akan mata air, demikianpun jiwaku rindu akan Dikau, ya Allah! 6 42:2 (42-3) Bahwa jiwaku berdahaga akan Allah, akan Allah yang hidup; bilakah aku akan masuk menghadap hadirat Allah? 7 42:3 (42-4) Bahwa air mataku telah menjadi rezekiku pada siang dan malam, oleh karena tiap-tiap hari kata orang kepadaku: Di manakah Allahmu? 42:4 (42-5) Jikalau aku terkenang akan hal itu maka tercucurlah hatiku dalam dadaku, sebab aku sudah biasa berjalan di antara orang banyak serta pergi bersama-sama ke bait-Ullah, dengan bunyi nyanyian dan puji-pujian di antara kebanyakan orang yang berhari raya! 42:5 (42-6) Apa sebab engkau tunduk dirimu, hai jiwaku? dan gundah begitu dalam aku? Haraplah engkau pada Allah, karena aku lagi akan memuji Dia, oleh karena segala pertolongan yang dari pada hadirat-Nya. 42:6 (42-7) Ya Allahku! jiwaku tunduk dirinya dalam aku, maka sebab itu terkenanglah aku akan Dikau dari tanah Yarden dan dari Hermon, dari pegunungan kecil itu. 8 42:7 (42-8) Bahwa tubir berseru kepada tubir di tengah-tengah bunyi segala pancaran air-Mu; segala ombak dan gelombang-Mu telah lalu lampau dari atasku! 42:8 (42-9) Maka pada siang hari Tuhan menyuruhkan kemurahan-Nya dan pada malam nyanyian-Nya adalah sertaku dan doa kepada Allah yang menghidupkan daku. 42:9 (42-10) Maka sembahku kepada Allah: Ya gunung batuku! mengapa Engkau melupakan daku? Apakah sebabnya maka aku berjalan dengan berkabung oleh aniaya seteru? 42:10 (42-11) Dengan tikam mati dalam tulang-tulangku dicelakan segala lawanku akan daku, apabila dikatakannya kepadaku pada tiap-tiap hari: Di manakah Allahmu? 42:11 (42-12) Apa sebab engkau tunduk dirimu, hai jiwaku, dan gundah begitu dalam aku? Haraplah engkau pada Allah, karena aku lagi akan memuji Dia; Ialah pertolonganku yang sempurna dan Allahku!


Nas : Mazm 40:7
Pemazmur paham bahwa korban-korban dan upacara agama simbolis yang diminta Allah dalam hukum-Nya itu tidak memadai dan bukan pengganti bagi komitmen sejati dan ketaatan sepenuh hati kepada-Nya (lih. 1Sam 15:22; Yes 1:11-17; Yer 7:22-23; Mi 6:6-8). Demikian pula, orang percaya zaman PB boleh mengikuti baptisan air, Perjamuan Kudus, ibadah, atau menyanyi lagu-lagu pujian, tanpa hati yang sungguh-sungguh setia kepada Allah dan perintah-perintah firman-Nya. Tidak ada upacara keagamaan yang dapat mengimbangi tidak adanya ketaatan yang muncul dari iman (bd. Rom 1:5).
Nas : Mazm 40:9
Ibr 10:5-10 mengutip ayat Mazm 40:7-9 dari mazmur ini dari versi Septuaginta dan menerapkannya kepada Yesus Kristus. Ayat Mazm 40:7 membicarakan kekurangan perjanjian yang lama; ayat Mazm 40:8 mengacu kepada kedatangan Kristus ke dalam dunia untuk membawa penebusan (bd. Luk 24:27; Yoh 5:46). Ketaatan-Nya kepada Bapa Sorgawi dan pernyataan-Nya akan kebenaran ditekankan dalam ayat Mazm 40:9-11 (bd. Fili 2:5-8). Semboyan seluruh kehidupan Yesus adalah, "Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu" (Ibr 10:9). Karena Kristus taat sampai mati, kita dijadikan kudus (Ibr 10:10) agar hukum Allah dapat ditaruh dalam hati kita (Ibr 10:16). Jadi, setiap orang percaya juga harus menguatkan kata-kata Kristus ini di dalam hidupnya sendiri, "Inilah aku, aku datang untuk melakukan kehendak-Mu."
Nas : Mazm 40:9
Iman taat yang diinginkan Allah adalah iman yang sungguh-sungguh bergembira dalam mengikuti kehendak Allah dan menunjukkannya dengan berusaha menyimpan firman Allah di dalam hatinya (bd. Mazm 119:11; Yoh 15:7).
Nas : Mazm 41:2
Allah mempunyai perhatian khusus terhadap orang yang lemah dan tidak berdaya, dan Ia memberkati orang yang menunjukkan kasih setia kepada yang membutuhkan. Ayat Mazm 41:2-4 mengembangkan prinsip, "Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan" (Mat 5:7). Jikalau kita telah membagi belas kasihan Allah kepada mereka yang membutuhkan, kita dapat berdoa dengan kepastian bahwa Allah akan melepaskan kita pada waktu kesulitan (ayat Mazm 41:2), melindungi kita dari bahaya (ayat Mazm 41:3), memberkati kehidupan kita (ayat Mazm 41:3), menghancurkan kuasa Iblis dan musuh-musuh kita (ayat Mazm 41:3), dan memberikan kepada kita kehadiran-Nya dan kesembuhan waktu kita sakit (ayat Mazm 41:4; bd. Mazm 72:2,4,12; Ul 15:7-11; Ams 29:14; Yes 11:4; Yer 22:16;
lihat cat. --> Mat 6:30).
[atau ref. Mat 6:30]
Nas : Mazm 41:10
Yesus mengutip ayat ini dan menerapkannya pada peristiwa pengkhianatan-Nya oleh Yudas Iskariot, yang adalah sahabat yang dipercayai-Nya (Mat 26:14-16,20-25; Yoh 13:18;
lihat cat. --> Luk 22:3).
[atau ref. Luk 22:3]
Nas : Mazm 42:1
Bani Korah adalah suatu keluarga suku Lewi yang pandai menyanyi (bd. 2Taw 20:19). Mengenai _maskil_ (nyanyian pengajaran)
lihat cat. --> Mazm 32:1.
[atau ref. Mazm 32:1]
Nas : Mazm 42:3
Sebagaimana air penting sekali untuk kehidupan jasmaniah, demikianlah Allah dan kehadiran-Nya penting untuk kepuasan dan kepenuhan hidup ini. Orang percaya yang sejati akan lapar dan haus akan Allah dan kasih karunia, berkat, dan perbuatan adikodrati-Nya di dalam hidup mereka.
- 1) Berhenti merasa dahaga akan Allah berarti mati secara rohani; jadi, kita tidak boleh membiarkan apa pun mengurangi kerinduan yang mendalam akan hal-hal dari Allah. Waspadalah terhadap kekhawatiran hidup, usaha untuk mengejar hal-hal duniawi, dan berbagai kesenangan yang mencekik lapar dan dahaga akan Allah serta keinginan untuk mencari wajah-Nya dalam doa (Mr 4:19).
- 2) Kita harus berdoa agar keinginan akan hadirat Allah diperkuatkan,
kasih kita akan manifestasi penuh Roh Kudus makin besar dan hasrat kita
untuk melihat kepenuhan Kerajaan Kristus dan kebenaran-Nya makin
diperdalam sehingga kita berseru kepada-Nya siang dan malam dengan
dahaga yang sepenuh hati seperti rusa "yang merindukan sungai yang
berair" pada musim kemarau (ayat Mazm 42:2;
lihat cat. --> Mat 5:6;
lihat cat. --> Mat 6:33).
[atau ref. Mat 5:6; 6:33]
Nas : Mazm 42:7
Orang yang haus akan Allah dan mendambakan manifestasi yang lebih besar dari kehadiran-Nya mungkin mengalami penundaan. Namun orang percaya yang setia akan terus merasa dahaga dan mencari Allah. Tuhan berjanji untuk memberkati mereka yang dahaga dan lapar akan kebenaran daripada puas dengan sesuatu yang bukan berkat Allah yang penuh (Mat 5:6). Di tengah-tengah diamnya Allah, kita harus terus maju untuk mengenal Allah dan mengalami ukuran Roh Kudus secara lebih besar (bd. Hos 6:1-3; Kis 2:38-39; Ef 4:11-13). Kita tidak boleh putus asa, tetapi berharap kepada Allah dan mengandalkan kasih-Nya yang tidak pernah gagal (ayat Mazm 42:9-12).