TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Ayub 22:1--31:40

Konteks
Elifas menganjurkan, supaya Ayub bertobat dari pada dosanya yang besar
22:1 Maka Elifas, orang Teman, f  menjawab: 22:2 "Apakah manusia berguna bagi Allah? g  Tidak, orang yang berakal budi hanya berguna bagi dirinya h  sendiri. 22:3 Apakah ada manfaatnya i  bagi Yang Mahakuasa, kalau engkau benar, j  atau keuntungannya, kalau engkau hidup saleh? k  22:4 Apakah karena takutmu akan Allah, maka engkau dihukum-Nya, dan dibawa-Nya ke pengadilan? l  22:5 Bukankah kejahatanmu besar dan kesalahanmu m  tidak berkesudahan? n  22:6 Karena dengan sewenang-wenang o  engkau menerima gadai p  dari saudara-saudaramu dan merampas pakaian q  orang-orang yang melarat; 22:7 orang yang kehausan tidak kauberi minum air, r  dan orang yang kelaparan s  tidak kauberi makan, 22:8 tetapi orang yang kuat, dialah yang memiliki tanah, t  dan orang u  yang disegani, dialah yang mendudukinya. v  22:9 Janda-janda w  kausuruh pergi dengan tangan x  hampa, dan lengan yatim piatu y  kauremukkan. 22:10 Itulah sebabnya engkau z  dikelilingi perangkap, a  dan dikejutkan b  oleh kedahsyatan dengan tiba-tiba. 22:11 Terangmu menjadi gelap, c  sehingga engkau tidak dapat melihat dan banjir meliputi engkau. d  22:12 Bukankah Allah bersemayam di langit e  yang tinggi? Lihatlah bintang-bintang yang tertinggi, betapa tingginya! 22:13 Tetapi pikirmu: Tahu f  apa Allah? Dapatkah Ia mengadili dari balik awan-awan yang gelap? g  22:14 Awan h  meliputi Dia, sehingga Ia tidak dapat melihat; i  Ia berjalan-jalan sepanjang lingkaran langit! j  22:15 Apakah engkau mau tetap mengikuti jalan lama, yang dilalui k  orang-orang jahat, l  22:16 mereka yang telah direnggut sebelum saatnya, m  yang alasnya n  dihanyutkan sungai; o  22:17 mereka yang berkata kepada Allah: Pergilah dari pada kami! dan: Yang Mahakuasa dapat berbuat apa terhadap kami? p  22:18 Namun Dialah juga yang memenuhi rumah mereka dengan segala q  yang baik--tetapi rancangan orang fasik r  adalah jauh dari padaku. 22:19 Hal itu dilihat oleh orang benar dan mereka bersukaria; s  orang yang tidak bersalah mengolok-olok t  mereka: 22:20 Sungguh, lawan kami telah dilenyapkan, u  dan peninggalan mereka telah habis dimakan api. v  22:21 Berlakulah ramah terhadap Dia, w  supaya engkau tenteram; x  dengan demikian engkau y  memperoleh keuntungan 1 . 22:22 Terimalah apa yang diajarkan mulut-Nya, z  dan taruhlah firman-Nya a  dalam hatimu. b  22:23 Apabila engkau bertobat c  kepada Yang Mahakuasa, dan merendahkan diri; d  apabila engkau menjauhkan kecurangan dari dalam kemahmu, e  22:24 membuang biji emas f  ke dalam debu, emas g  Ofir h  ke tengah batu-batu sungai, i  22:25 dan apabila Yang Mahakuasa menjadi timbunan emasmu, j  dan kekayaan perakmu, k  22:26 maka sungguh-sungguh engkau akan bersenang-senang karena Yang Mahakuasa, l  dan akan menengadah m  kepada Allah. n  22:27 Jikalau engkau berdoa kepada-Nya, o  Ia akan mengabulkan doamu, p  dan engkau akan membayar nazarmu. q  22:28 Apabila engkau memutuskan berbuat sesuatu, maka akan tercapai maksudmu, r  dan cahaya terang s  menyinari jalan-jalanmu. t  22:29 Karena Allah merendahkan u  orang yang angkuh tetapi menyelamatkan orang yang menundukkan v  kepala! 22:30 Orang yang tidak bersalah w  diluputkan-Nya: engkau luput karena kebersihan tanganmu. x "
Ayub ingin membela diri di hadapan Allah
23:1 Tetapi Ayub menjawab: 23:2 "Sekarang ini keluh kesahku y  menjadi pemberontakan, z  tangan-Nya menekan aku, sehingga aku mengaduh. a  23:3 Ah, semoga aku tahu mendapatkan Dia 2 , dan boleh datang ke tempat Ia bersemayam. b  23:4 Maka akan kupaparkan perkaraku c  di hadapan-Nya, dan kupenuhi mulutku dengan kata-kata pembelaan. d  23:5 Maka aku akan mengetahui jawaban-jawaban yang diberikan-Nya kepadaku e  dan aku akan mengerti, apa yang difirmankan-Nya kepadaku. 23:6 Sudikah Ia mengadakan perkara dengan aku dalam kemahakuasaan-Nya? f  Tidak, Ia akan menaruh perhatian kepadaku. g  23:7 Orang jujurlah h  yang akan membela diri di hadapan-Nya, i  dan aku akan bebas dari Hakimku j  untuk selama-lamanya. 23:8 Sesungguhnya, kalau aku berjalan ke timur, Ia tidak di sana; atau ke barat, tidak kudapati Dia; 23:9 di utara kucari Dia, Ia tidak tampak, aku berpaling ke selatan, aku tidak melihat Dia. k  23:10 Karena Ia tahu jalan l  hidupku; seandainya Ia menguji aku 3 , m  aku akan timbul seperti emas. n  23:11 Kakiku tetap mengikuti jejak-Nya, o  aku menuruti jalan-Nya dan tidak menyimpang. p  23:12 Perintah dari bibir-Nya q  tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya. r  23:13 Tetapi Ia tidak pernah berubah--siapa dapat menghalangi Dia? s  Apa yang dikehendaki-Nya, t  dilaksanakan-Nya juga. 23:14 Karena Ia akan menyelesaikan apa yang ditetapkan atasku, dan banyak lagi hal yang serupa itu dimaksudkan-Nya. u  23:15 Itulah sebabnya hatiku gemetar menghadapi Dia, v  kalau semuanya itu kubayangkan, maka aku ketakutan terhadap Dia. w  23:16 Allah telah membuat aku putus asa, x  Yang Mahakuasa y  telah membuat hatiku gemetar; z  23:17 sebab bukan karena kegelapan a  aku binasa, dan bukan juga karena mukaku ditutupi gelap gulita."
Allah seakan-akan acuh tak acuh terhadap kejahatan
24:1 "Mengapa Yang Mahakuasa tidak mencadangkan masa b  penghukuman c  dan mereka yang mengenal Dia tidak melihat hari d  pengadilan-Nya? 24:2 Ada orang yang menggeser batas tanah, e  yang merampas f  kawanan ternak, lalu menggembalakannya. 24:3 Keledai kepunyaan yatim piatu dilarikannya, dan lembu betina kepunyaan seorang janda diterimanya sebagai gadai, g  24:4 orang miskin h  didorongnya dari jalan, orang sengsara i  di dalam negeri terpaksa bersembunyi j  semuanya. 24:5 Sesungguhnya, seperti keledai k  liar di padang gurun mereka keluar untuk bekerja l  mencari apa-apa di padang m  belantara sebagai makanan bagi anak-anak mereka. 24:6 Di ladang mereka mengambil makanan hewan, n  dan kebun anggur, o  milik orang fasik, p  dipetiki buahnya yang ketinggalan. 24:7 Dengan telanjang mereka bermalam, karena tidak ada pakaian, dan mereka tidak mempunyai selimut pada waktu dingin; q  24:8 oleh hujan lebat di pegunungan mereka basah r  kuyup, dan karena tidak ada tempat berlindung, mereka mengimpitkan s  badannya pada gunung t  batu. 24:9 Ada yang merebut u  anak piatu v  dari susu ibunya dan menerima w  bayi orang miskin sebagai gadai. x  24:10 Dengan telanjang y  mereka berkeliaran, karena tidak ada pakaian, dan dengan kelaparan mereka memikul berkas-berkas z  gandum; 24:11 di antara dua petak kebun mereka membuat minyak, mereka menginjak-injak tempat pengirikan a  sambil kehausan. b  24:12 Dari dalam kota terdengar rintihan orang-orang yang hampir mati dan jeritan c  orang-orang yang menderita luka, tetapi Allah tidak mengindahkan d  doa mereka. 24:13 Ada lagi golongan yang memusuhi terang, e  yang tidak mengenal jalannya dan tidak tetap tinggal pada lintasannya. f  24:14 Pada parak siang bersiaplah si pembunuh, orang sengsara g  dan miskin dibunuhnya, h  dan waktu malam ia berlaku seperti pencuri. i  24:15 Orang yang berzinah j  menunggu senja, k  pikirnya: Jangan seorangpun melihat aku; l  lalu dikenakannya tudung muka. 24:16 Di dalam gelap mereka membongkar rumah, m  pada siang hari mereka bersembunyi; mereka tidak kenal terang, n  24:17 karena kegelapan adalah pagi hari bagi mereka sekalian, dan mereka sudah biasa dengan kedahsyatan o  kegelapan. p  24:18 Mereka hanyut q  di permukaan air, r  bagian mereka terkutuk s  di bumi; mereka tidak lagi pergi ke kebun anggur t  mereka. 24:19 Air salju u  dihabiskan oleh kemarau dan panas, demikian juga dilakukan dunia orang mati v  terhadap mereka yang berbuat dosa. 24:20 Rahim ibu melupakan dia, berenga w  mengerumitnya, x  ia tidak diingat y  lagi: kecurangan dipatahkan seperti pohon z  kayu. 24:21 Ia menjarahi perempuan mandul, yang tidak beranak, dan tidak berbuat baik a  terhadap seorang janda, 24:22 bahkan menyeret orang-orang perkasa dengan kekuatannya; b  ia bangun kembali, c  tetapi hidupnya d  tidak terjamin. 24:23 Allah memberinya keamanan e  yang menjadi sandarannya, dan mengawasi f  jalan-jalannya. g  24:24 Hanya sebentar mereka meninggikan diri, lalu tidak ada lagi; h  mereka luruh, lalu menjadi lisut seperti segala sesuatu, i  mereka dikerat seperti hulu tangkai gandum. j  24:25 Jikalau tidak demikian halnya, siapa berani menyanggah aku dan meniadakan k  perkataanku?"
Pendapat Bildad, bahwa tidak seorangpun benar di hadapan Allah
25:1 Maka Bildad, orang Suah, l  menjawab: 25:2 "Kekuasaan dan kedahsyatan ada pada Dia, m  yang menyelenggarakan damai di tempat-Nya n  yang tinggi. 25:3 Dapatkah dihitung pasukan-Nya? Dan siapakah yang tidak disinari o  terang-Nya? 25:4 Bagaimana manusia benar di hadapan Allah, dan bagaimana orang yang dilahirkan perempuan itu bersih? p  25:5 Sesungguhnya, bahkan bulanpun q  tidak terang dan bintang-bintangpun tidak cerah di mata-Nya. r  25:6 Lebih-lebih lagi manusia, yang adalah berenga, anak manusia, s  yang adalah ulat! t "
Jawab Ayub: Siapa dapat mengerti kebesaran Allah?
26:1 Tetapi Ayub menjawab: 26:2 "Alangkah baiknya bantuanmu kepada yang tidak kuat, u  dan pertolonganmu kepada lengan yang tidak berdaya! v  26:3 Alangkah baiknya nasihatmu w  kepada orang yang tidak mempunyai hikmat, dan pengertian yang kauajarkan dengan limpahnya! 26:4 Atas anjuran siapakah engkau mengucapkan perkataan-perkataan itu, dan gagasan siapakah yang kaunyatakan? x  26:5 Roh-roh di bawah menggeletar, y  demikian juga air dan penghuninya. 26:6 Dunia orang mati z  terbuka di hadapan Allah, tempat kebinasaanpun a  tidak ada tutupnya. b  26:7 Allah membentangkan utara c  di atas kekosongan, dan menggantungkan bumi pada kehampaan. d  26:8 Ia membungkus air e  di dalam awan-Nya, f  namun awan itu tidak robek. 26:9 Ia menutupi pemandangan takhta-Nya, melingkupinya dengan awan-Nya. g  26:10 Ia telah menarik garis pada permukaan air, h  sampai ujung perbatasan antara terang dan gelap; i  26:11 tiang-tiang langit bergoyang-goyang, j  tercengang-cengang oleh hardik-Nya. 26:12 Ia telah meneduhkan laut k  dengan kuasa-Nya dan meremukkan Rahab l  dengan kebijaksanaan-Nya. m  26:13 Oleh nafas-Nya langit n  menjadi cerah, tangan-Nya menembus ular o  yang tangkas. 26:14 Sesungguhnya, semuanya itu hanya ujung-ujung jalan-Nya; betapa lembutnya bisikan p  yang kita dengar dari pada-Nya! q  Siapa dapat memahami guntur kuasa-Nya? r "
Tidak ada harapan bagi orang fasik
27:1 Maka Ayub melanjutkan uraiannya: s  27:2 "Demi Allah yang hidup, yang tidak memberi keadilan t  kepadaku, dan demi Yang Mahakuasa, u  yang memedihkan hatiku, v  27:3 selama nafasku masih ada padaku, dan roh Allah w  masih di dalam lubang hidungku, 27:4 maka bibirku sungguh-sungguh tidak akan mengucapkan kecurangan 4 , dan lidahku tidak akan melahirkan tipu daya. x  27:5 Aku sama sekali tidak membenarkan kamu! Sampai binasa aku tetap mempertahankan bahwa aku tidak bersalah. y  27:6 Kebenaranku z  kupegang teguh dan tidak kulepaskan; hatiku a  tidak mencela seharipun dari pada umurku. b  27:7 Biarlah musuhku mengalami seperti orang fasik, c  dan orang yang melawan d  aku seperti orang yang curang. 27:8 Karena apakah harapan orang durhaka, e  kalau Allah menghabisinya, kalau Ia menuntut nyawanya? f  27:9 Apakah Allah akan mendengar teriaknya, jika kesesakan menimpa dia? g  27:10 Dapatkah ia bersenang-senang karena Yang Mahakuasa h  dan berseru kepada Allah setiap waktu? 27:11 Aku akan mengajari kamu tentang tangan Allah, apa yang dimaksudkan i  oleh Yang Mahakuasa tidak akan kusembunyikan. j  27:12 Sesungguhnya, kamu sekalian telah melihatnya sendiri; mengapa kamu berpikir yang tidak-tidak? 27:13 Inilah bagian orang fasik yang ditentukan Allah, dan milik pusaka orang-orang lalim yang mereka terima dari Yang Mahakuasa: k  27:14 kalau anak-anaknya l  bertambah banyak mereka menjadi makanan pedang, m  dan anak cucunya tidak mendapat cukup makan; n  27:15 siapa yang luput dari padanya, akan turun ke kubur karena wabah, dengan tidak ditangisi oleh janda mereka. o  27:16 Jikalau ia menimbun uang seperti debu p  banyaknya, dan menumpuk pakaian seperti tanah liat, q  27:17 sekalipun ia yang menumpuknya, r  namun orang benar yang akan memakainya, s  dan orang yang tidak bersalah yang akan membagi-bagi uang t  itu. 27:18 Ia mendirikan rumahnya u  seperti sarang v  laba-laba, seperti gubuk w  yang dibuat penjaga. 27:19 Sebagai orang kaya ia membaringkan diri, tetapi tidak dapat ia mengulanginya: x  ketika ia membuka matanya, maka tidak ada lagi y  semuanya itu. 27:20 Kedahsyatan z  mengejar dia seperti air bah, a  pada malam hari b  ia diterbangkan badai; 27:21 angin timur c  mengangkatnya, lalu lenyaplah d  ia; ia dilemparkannya dari tempatnya. e  27:22 Dengan tak kenal belas kasihan f  Allah melempari dia, dengan cepat g  ia harus melepaskan diri dari kuasa-Nya. h  27:23 Oleh karena dia orang bertepuk tangan, i  dan bersuit-suit karena dia dari tempat kediamannya. j "
Manusia tidak dapat menemukan hikmat
28:1 "Memang ada tempat orang menambang perak dan tempat orang melimbang k  emas; 28:2 besi digali dari dalam tanah, dan dari batu dilelehkan tembaga. l  28:3 Orang menyudahi kegelapan, m  dan batu diselidikinya sampai sedalam-dalamnya, di dalam kekelaman dan kelam pekat. n  28:4 Orang menggali tambang o  jauh dari tempat kediaman manusia, mereka dilupakan oleh orang-orang yang berjalan di atas, mereka melayang-layang jauh dari manusia. 28:5 Tanah yang menghasilkan p  pangan, dibawahnya dibongkar-bangkir seperti oleh api. 28:6 Batunya adalah tempat menemukan lazurit q  yang mengandung emas urai. r  28:7 Jalan ke sana tidak dikenal seekor burung buaspun, dan mata elang tidak melihatnya; s  28:8 binatang t  yang ganas tidak menginjakkan kakinya di sana dan singa tidak melangkah melaluinya. u  28:9 Manusia melekatkan tangannya pada batu yang keras, v  ia membongkar-bangkir gunung-gunung w  sampai pada akar-akarnya; 28:10 di dalam gunung batu x  ia menggali terowongan, dan matanya melihat segala sesuatu yang berharga; y  28:11 air sungai z  yang merembes dibendungnya, dan apa yang tersembunyi a  dibawanya ke tempat terang. 28:12 Tetapi di mana hikmat dapat diperoleh, b  di mana tempat c  akal budi? 28:13 Jalan d  ke sana tidak diketahui manusia, dan tidak didapati di negeri orang hidup. e  28:14 Kata samudera raya: f  Ia tidak terdapat di dalamku, dan kata laut: g  Ia tidak ada padaku. 28:15 Untuk gantinya tidak dapat diberikan emas murni, dan harganya tidak dapat ditimbang dengan perak. h  28:16 Ia tidak dapat dinilai dengan emas Ofir, i  ataupun dengan permata krisopras yang mahal atau dengan permata lazurit; j  28:17 tidak dapat diimbangi k  oleh emas, atau kaca, ataupun ditukar dengan permata dari emas l  tua. 28:18 Baik gewang, m  baik hablur, n  tidak terhitung lagi; memiliki hikmat adalah lebih baik dari pada mutiara. o  28:19 Permata krisolit p  Etiopia q  tidak dapat mengimbanginya, ia tidak dapat dinilai dengan emas murni. r  28:20 Hikmat itu, dari manakah datangnya, atau akal budi, di manakah tempatnya? s  28:21 Ia terlindung dari mata segala yang hidup, bahkan tersembunyi bagi burung di udara. t  28:22 Kebinasaan u  dan maut v  berkata: Hanya desas-desusnya yang sampai ke telinga kami. 28:23 Allah mengetahui jalan ke sana, Ia w  juga mengenal tempat kediamannya. x  28:24 Karena Ia memandang sampai ke ujung-ujung bumi, y  dan melihat segala sesuatu yang ada di kolong langit. z  28:25 Ketika Ia menetapkan kekuatan angin, dan mengatur banyaknya air, a  28:26 ketika Ia membuat ketetapan bagi hujan, b  dan jalan bagi kilat guruh, c  28:27 ketika itulah Ia melihat hikmat, lalu memberitakannya, menetapkannya, bahkan menyelidikinya; d  28:28 tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat 5 , dan menjauhi kejahatan e  itulah akal budi. f "
Kemuliaan yang dahulu dan kesengsaraan yang sekarang
29:1 Maka Ayub melanjutkan uraiannya: g  29:2 "Ah, kiranya aku seperti dalam bulan-bulan yang silam, h  seperti pada hari-hari, ketika Allah melindungi aku 6 , i  29:3 ketika pelita-Nya bersinar di atas kepalaku, dan di bawah terang-Nya aku berjalan dalam gelap; j  29:4 seperti ketika aku mengalami masa remajaku, ketika Allah bergaul k  karib dengan aku di dalam kemahku; l  29:5 ketika Yang Mahakuasa masih beserta aku, dan anak-anakku m  ada di sekelilingku; n  29:6 ketika langkah-langkahku bermandikan dadih, o  dan gunung batu p  mengalirkan sungai minyak q  di dekatku. 29:7 Apabila aku keluar ke pintu gerbang r  kota, dan menyediakan tempat dudukku di tengah-tengah lapangan, 29:8 maka ketika aku kelihatan, mundurlah s  orang-orang muda dan bangkitlah t  orang-orang yang sudah lanjut umurnya, lalu tinggal berdiri; 29:9 para pembesar berhenti bicara, u  dan menutup mulut mereka dengan tangan; v  29:10 suara para pemuka membisu, w  dan lidah mereka melekat pada langit-langitnya; x  29:11 apabila telinga mendengar tentang aku, maka aku disebut berbahagia; dan apabila mata melihat, maka aku dipuji. y  29:12 Karena aku menyelamatkan orang sengsara z  yang berteriak minta tolong, juga anak piatu a  yang tidak ada penolongnya; b  29:13 aku mendapat ucapan berkat c  dari orang yang nyaris binasa, dan hati seorang janda d  kubuat bersukaria; 29:14 aku berpakaian kebenaran e  dan keadilan menutupi aku seperti jubah dan serban; f  29:15 aku menjadi mata g  bagi orang buta, dan kaki bagi orang lumpuh; h  29:16 aku menjadi bapa bagi orang miskin, i  dan perkara j  orang yang tidak kukenal, k  kuselidiki. 29:17 Geraham orang curang kuremuk, dan merebut mangsanya l  dari giginya. m  29:18 Pikirku: Bersama-sama dengan sarangku aku akan binasa, dan memperbanyak hari-hariku seperti burung feniks. n  29:19 Akarku mencapai air, o  dan embun bermalam di atas ranting-rantingku. p  29:20 Kemuliaanku selalu baru q  padaku, dan busurku r  kuat kembali di tanganku. s  29:21 Kepadakulah orang mendengar sambil menanti, dengan diam mereka mendengarkan nasihatku. t  29:22 Sehabis bicaraku tiada seorangpun angkat bicara lagi, u  dan perkataanku menetes ke atas mereka. v  29:23 Orang menantikan aku seperti menantikan hujan, dan menadahkan mulutnya seperti menadah hujan w  pada akhir musim. 29:24 Aku tersenyum kepada mereka, ketika mereka putus asa, dan seri mukaku x  tidak dapat disuramkan mereka. y  29:25 Aku menentukan jalan mereka dan duduk sebagai pemimpin; z  aku bersemayam seperti raja a  di tengah-tengah rakyat, seperti seorang yang menghibur mereka yang berkabung. b "
Sengsara yang dialami
30:1 "Tetapi sekarang aku ditertawakan c  mereka, yang umurnya lebih muda dari padaku, yang ayah-ayahnya kupandang terlalu hina untuk ditempatkan bersama-sama dengan anjing penjaga d  kambing dombaku. 30:2 Lagipula, apakah gunanya bagiku kekuatan tangan mereka? Mereka sudah kehabisan tenaga, 30:3 mereka merana karena kekurangan dan kelaparan, mengerumit tanah yang kering, e  belukar di gurun dan padang belantara; f  g  30:4 mereka memetik gelang laut h  dari antara semak-semak, dan akar pohon arar i  menjadi makanan mereka. 30:5 Mereka diusir dari pergaulan hidup, dan orang berteriak-teriak terhadap mereka seperti terhadap pencuri. 30:6 Di lembah-lembah yang mengerikan mereka harus diam, di dalam celah-celah tanah j  dan sela-sela gunung; 30:7 di antara semak-semak k  mereka meraung-raung, l  mereka berkelompok di bawah jeruju; 30:8 mereka itulah orang-orang bebal m  yang tak dikenal, yang didepak dari negeri. n  30:9 Tetapi sekarang aku menjadi sajak o  sindiran p  dan ejekan q  mereka. 30:10 Mereka mengejikan aku, r  menjauhkan diri dari padaku, mereka tidak menahan diri meludahi mukaku, s  30:11 karena tali t  kemahku telah dilepaskan Allah dan aku direndahkan-Nya, u  dan mereka tidak mengekang v  diri terhadap aku. 30:12 Di sebelah kananku w  muncul gerombolan, dikaitnya x  kakiku, y  dan dirintisnya jalan kebinasaan terhadap aku; z  30:13 mereka membongkar jalanku a  dan mengusahakan kejatuhanku; b  tidak ada yang menghalang-halangi mereka. 30:14 Seperti melalui tembok yang terbelah c  lebar mereka menyerbu, mereka datang bergelombang di tengah-tengah keruntuhan. 30:15 Kedahsyatan d  ditimpakan kepadaku; e  kemuliaanku diterbangkan seperti oleh angin, dan bahagiaku melayang hilang seperti awan. f  30:16 Oleh sebab itu jiwaku hancur g  dalam diriku; hari-hari kesengsaraan mencekam aku. h  30:17 Pada waktu malam tulang-tulangku seperti digerogoti, dan rasa nyeri yang menusuk tak kunjung berhenti. i  30:18 Oleh kekerasan j  yang tak terlawan koyaklah pakaianku dan menggelambir sekelilingku seperti kemeja. 30:19 Ia telah menghempaskan aku ke dalam lumpur, k  dan aku sudah menyerupai debu dan abu. l  30:20 Aku berseru minta tolong kepada-Mu, m  tetapi Engkau tidak menjawab 7 ; n  aku berdiri menanti, tetapi Engkau tidak menghiraukan aku. 30:21 Engkau menjadi kejam o  terhadap aku, Engkau memusuhi aku p  dengan kekuatan tangan-Mu. q  30:22 Engkau mengangkat aku ke atas angin, r  melayangkan aku dan menghancurkan aku di dalam angin ribut. s  30:23 Ya, aku tahu: Engkau membawa aku kepada maut, t  ke tempat segala yang hidup u  dihimpunkan. 30:24 Sesungguhnya, masakan orang tidak akan mengulurkan tangannya kepada yang rebah, v  jikalau ia dalam kecelakaannya w  tidak ada penolongnya? 30:25 Bukankah aku menangis karena orang yang mengalami hari kesukaran? x  Bukankah susah hatiku karena orang miskin? y  30:26 Tetapi, ketika aku mengharapkan yang baik, maka kejahatanlah yang datang; ketika aku menantikan terang, maka kegelapanlah z  yang datang. 30:27 Batinku bergelora dan tak kunjung diam, a  hari-hari kesengsaraan telah melanda diriku. b  30:28 Dengan sedih, c  dengan tidak terhibur, aku berkeliaran; aku berdiri di tengah-tengah jemaah sambil berteriak minta tolong. d  30:29 Aku telah menjadi saudara bagi serigala, e  dan kawan bagi burung unta. f  30:30 Kulitku menjadi hitam g  dan mengelupas h  dari tubuhku, tulang-tulangku mengering karena demam; i  30:31 permainan kecapiku menjadi ratapan, j  dan tiupan serulingku k  menyerupai suara orang menangis."
Sekali lagi Ayub mengaku tidak bersalah
31:1 "Aku telah menetapkan syarat bagi mataku 8 , l  masakan aku memperhatikan anak dara 9 ? m  31:2 Karena bagian n  apakah yang ditentukan Allah dari atas, milik pusaka apakah yang ditetapkan Yang Mahakuasa dari tempat yang tinggi? o  31:3 Bukankah kebinasaan p  bagi orang yang curang dan kemalangan q  bagi yang melakukan kejahatan? r  31:4 Bukankah Allah yang mengamat-amati jalanku s  dan menghitung segala langkahku? t  31:5 Jikalau aku bergaul dengan dusta, atau kakiku cepat melangkah ke tipu daya, u  31:6 biarlah aku ditimbang v  di atas neraca w  yang teliti, maka Allah akan mengetahui, bahwa aku tidak bersalah. x  31:7 Jikalau langkahku menyimpang dari jalan, y  dan hatiku menuruti pandangan mataku, dan noda z  melekat pada tanganku, a  31:8 maka biarlah apa yang kutabur, b  dimakan orang lain, dan biarlah tercabut c  apa yang tumbuh bagiku. 31:9 Jikalau hatiku tertarik d  kepada perempuan, e  dan aku menghadang di pintu sesamaku, 31:10 maka biarlah isteriku menggiling f  bagi orang lain, dan biarlah orang-orang lain meniduri dia. g  31:11 Karena hal itu adalah perbuatan mesum, h  bahkan kejahatan, yang patut dihukum i  oleh hakim. 31:12 Sesungguhnya, itulah api j  yang memakan habis, k  dan menghanguskan seluruh hasilku. l  31:13 Jikalau aku mengabaikan hak budakku laki-laki atau perempuan 10 , m  ketika mereka beperkara dengan aku, n  31:14 apakah dayaku, kalau Allah bangkit berdiri; o  kalau Ia mengadakan pengusutan, p  apakah jawabku kepada-Nya? 31:15 Bukankah Ia, yang membuat aku dalam kandungan, membuat orang itu q  juga? Bukankah satu juga yang membentuk kami dalam rahim? r  31:16 Jikalau aku pernah menolak keinginan orang-orang kecil, s  menyebabkan mata seorang janda t  menjadi pudar, u  31:17 atau memakan makananku seorang diri, sedang anak yatim v  tidak turut memakannya 31:18 --malah sejak mudanya aku membesarkan dia seperti seorang ayah, dan sejak kandungan ibunya aku membimbing dia w --; 31:19 jikalau aku melihat orang mati karena tidak ada pakaian, x  atau orang miskin y  yang tidak mempunyai selimut, 31:20 dan pinggangnya tidak meminta berkat bagiku, z  dan tidak dipanaskannya tubuhnya dengan kulit bulu a  dombaku; 31:21 jikalau aku mengangkat tanganku melawan anak yatim, b  karena di pintu gerbang c  aku melihat ada yang membantu aku, 31:22 maka biarlah tulang belikatku lepas dari bahuku, dan lenganku dipatahkan dari persendiannya. d  31:23 Karena celaka yang dari pada Allah e  menakutkan aku, dan aku tidak berdaya f  terhadap keluhuran-Nya. g  31:24 Jikalau aku menaruh kepercayaan kepada emas, h  dan berkata kepada kencana: Engkaulah kepercayaanku; i  31:25 jikalau aku bersukacita, karena kekayaanku j  besar dan karena tanganku memperoleh k  harta benda yang berlimpah-limpah; 31:26 jikalau aku pernah memandang matahari, l  ketika ia bersinar, dan bulan, m  yang beredar dengan indahnya, 31:27 sehingga diam-diam hatiku terpikat, n  dan menyampaikan kecupan tangan o  kepadanya, 31:28 maka hal itu juga menjadi kejahatan yang patut dihukum p  oleh hakim, karena Allah yang di atas q  telah kuingkari. 31:29 Apakah aku bersukacita karena kecelakaan r  pembenciku, dan bersorak-sorai, bila ia ditimpa s  malapetaka 31:30 --aku takkan membiarkan mulutku berbuat dosa, menuntut nyawanya t  dengan mengucapkan sumpah serapah! -- 31:31 Jikalau orang-orang di kemahku mengatakan: Siapa yang tidak kenyang dengan lauknya? u  31:32 --malah orang asingpun tidak pernah bermalam di luar, pintuku kubuka bagi musafir! v  -- 31:33 Jikalau aku menutupi w  pelanggaranku seperti manusia dengan menyembunyikan x  kesalahanku dalam hatiku, 31:34 karena aku takuti khalayak ramai y  dan penghinaan kaum keluarga mengagetkan aku, sehingga aku berdiam z  diri dan tidak keluar dari pintu! 31:35 Ah, sekiranya ada yang mendengarkan aku! a  --Inilah tanda tanganku! Hendaklah Yang Mahakuasa menjawab aku! --Sekiranya ada surat tuduhan b  yang ditulis lawanku! 31:36 Sungguh, surat itu akan kupikul, c  dan akan kupakai bagaikan mahkota. d  31:37 Setiap langkahku e  akan kuberitahukan kepada-Nya, selaku pemuka f  aku akan menghadap Dia. 31:38 Jikalau ladangku berteriak karena aku g  dan alur bajaknya menangis h  bersama-sama, 31:39 jikalau aku memakan habis hasilnya dengan tidak membayar, i  dan menyusahkan pemilik-pemiliknya, j  31:40 maka biarlah bukan gandum yang tumbuh, tetapi onak, k  dan bukan jelai, tetapi lalang. l " Sekianlah kata-kata Ayub. m 
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[22:21]  1 Full Life : ENGKAU MEMPEROLEH KEUNTUNGAN.

Nas : Ayub 22:21-30

Elifas menghimbau Ayub dengan doktrin pertobatan yang tradisional namun terlalu sederhana: jikalau Ayub bersedia kembali kepada Allah, menerima instruksi dari firman-Nya, merendahkan diri dan menghapus dosa dari hidupnya, dan meninggalkan ketergantungannya pada hal-hal dunia serta bersukacita di dalam Yang Mahakuasa, maka dengan sendirinya Allah akan membebaskannya dari semua kesulitan, doa-doanya akan didengar, dan keberhasilan akan mengikuti semua usahanya. Akan tetapi, Elifas bersalah dalam tiga hal.

  1. 1) Pertobatan dan keselamatan tidak selalu menghasilkan kemakmuran jasmaniah dan materiel. Kadang-kadang orang beriman, justru karena kesetiaannya "menderita kekurangan, kesesakan, dan siksaan" (Ibr 11:37); sekalipun mereka mempercayai janji-janji Allah, namun saat ini mereka "tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu" (Ibr 11:39).
  2. 2) Ketika menasihati Ayub untuk bertobat supaya memperoleh kembali kesehatan dan kemakmurannya, Elifas dengan tidak sengaja berpihak kepada Iblis dan tuduhan-tuduhannya menentang Ayub dan Allah. Iblis sebelumnya sudah menuduh Ayub melayani Allah hanya karena apa yang dapat diperoleh daripada-Nya (Ayub 1:9-11). Perhatikan bahwa jikalau Ayub bertobat karena dosa yang terduga supaya memperoleh berkat Allah, maka dia memang layak dituduh melayani Allah hanya demi keuntungan pribadi.
  3. 3) Walaupun perkataan Elifas dengan fasik mengungkapkan pentingnya pertobatan, perkataan itu diucapkan dengan motivasi yang salah. Sama sekali tidak ada simpati di dalam hatinya terhadap penderitaan Ayub. Kegagalan Elifas menunjukkan bahwa amanat pertobatan yang dialamatkan kepada yang lemah dan menderita harus disertai kata-kata penghiburan dan belas kasihan.

[23:3]  2 Full Life : SEMOGA AKU TAHU MENDAPATKAN DIA.

Nas : Ayub 23:3

Sepanjang pengalaman penderitaan Ayub, kerinduannya yang terbesar adalah akan kehadiran Tuhan.

  1. 1) Ia jarang menyebutkan kehilangan kekayaan; ia hampir tidak menyinggung kesedihannya yang mendalam atas kehilangan semua anaknya; kehilangan kehadiran Allahlah yang diratapinya. Di tengah segala kesengsaraannya ia ingin bertemu dengan Allah dan berhubungan dengan Dia lagi (bd. Ayub 13:24; 16:19-21; 29:2-5).
  2. 2) Kerinduan akan Allah semacam ini seharusnya menjadi ciri khas semua orang percaya sejati. "Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?" (Mazm 42:2-3). Kemudian, "Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair" (Mazm 63:2).

[23:10]  3 Full Life : SEANDAINYA IA MENGUJI AKU

Nas : Ayub 23:10-12

(versi Inggris NIV -- apabila Ia telah menguji aku). Ayub yakin bahwa Allah masih memperdulikan hidupnya dan tahu bahwa tidak ada kesengsaraan yang dapat membuat Ayub berbalik dari kesetiaan kepada-Nya.

  1. 1) Ayub melihat penderitaannya sebagai ujian iman dan kasihnya kepada Tuhan. Ujiannya mirip dengan ujian Abraham ketika ia diminta mempersembahkan putranya Ishak (Kej 22:1-24).
  2. 2) Yesus sendiri diuji oleh semua penderitaan yang dialami-Nya (Ibr 5:8), dan hasilnya ialah bahwa Dia kini menjadi pola dan teladan kita (1Pet 2:21); selaku pengikutnya kita diminta mengikuti jejak-Nya (Ibr 13:12-13).
  3. 3) Keyakinan Ayub yang kokoh bahwa dia akan lulus ujian dan tidak akan meninggalkan Tuhannya berlandaskan
    1. (a) ketaatannya yang setia pada masa lalu (ayat Ayub 23:11-12),
    2. (b) kasihnya akan firman Allah (ayat Ayub 23:12), dan
    3. (c) hormat dan takutnya akan Allah (ayat Ayub 23:13-15). Demikian juga, orang percaya PB harus menetapkan untuk tidak pernah menyimpang dari ketaatannya kepada Allah, tetapi sebaliknya takut akan berbagai akibat ketidakbenaran dan untuk lebih mengasihi firman Allah daripada makanan sehari-hari (bd. Mazm 40:9; 119:11;

      lihat cat. --> Yak 1:21).

      [atau ref. Yak 1:21]

[27:4]  4 Full Life : BIBIRKU ... TIDAK AKAN MENGUCAPKAN KECURANGAN.

Nas : Ayub 27:4

Ayub adalah salah satu teladan terbesar mengenai hal ketabahan dalam keyakinan, kesetiaan kepada kebenaran dan ketekunan di dalam iman (lih. Yak 5:11). Tekadnya yang tidak menyimpang untuk mempertahankan integritasnya dan tetap setia kepada Allah tidak ada bandingannya di dalam sejarah keselamatan orang percaya. Pencobaan, penderitaan atau kebungkaman Allah tidak dapat mengubah kesetiaannya kepada Allah dan sabda-Nya (bd. Yes 45:21). Dia menolak untuk mengutuk Allah dan mati (bd. Ayub 2:9).

  1. 1) Demikian pula, orang percaya PB harus mengabdi kepada satu cara hidup sepanjang mengalami pencobaan, kesusahan, atau hari-hari yang gelap di dalam hidup ini. Dengan sangat yakin mereka harus berani bertekun dalam iman, tetap teguh hingga akhir (Kol 1:23); mereka tidak boleh menyerah selama hidup ini, berpegang erat dengan tulus hati pada firman dan kasih Allah. Mereka selalu harus berusaha memelihara hati nurani mereka murni di hadapan Allah dan sesama (Kis 24:16; bd. Kis 23:1; 1Kor 4:4; 2Tim 1:3; 1Yoh 3:21).
  2. 2) Keputusan untuk tetap setia kepada Allah dan bertahan dalam iman, pengharapan, dan kasih merupakan kewajiban bagi orang percaya (Ibr 3:14; 10:35-39; Yud 1:21). Melakukan hal ini akan melindungi mereka terhadap kandasnya iman ketika sedang menghadapi penganiayaan, pencobaan, dan serangan Iblis yang berat (1Tim 1:18-20; bd. 1Tim 6:11-14; 2Tim 4:5-8; lih. Fili 3:8-16).
  3. 3) Pada pihak-Nya, Allah menjanjikan kuasa-Nya sebagai pelindung umat-Nya yang setia dan menjaga mereka dalam kasih karunia-Nya supaya mereka dapat memperoleh "keselamatan yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir"

    (lihat cat. --> 1Pet 1:5).

    [atau ref. 1Pet 1:5]

[28:28]  5 Full Life : TAKUT AKAN TUHAN, ITULAH HIKMAT.

Nas : Ayub 28:28

Takut akan dan hormat terhadap Allah merupakan landasan hubungan seorang percaya dengan Allah (Mazm 61:6; Ams 1:7).

  1. 1) Takut akan Allah membuat kita prihatin dan waspada supaya tidak menyakiti hati Allah yang kudus. Tanpa landasan ini, tidak ada hikmat yang sejati dan tidak ada pengalaman penebusan yang akan bertahan terhadap ujian waktu dan pencobaan.
  2. 2) Takut akan Allah dan hikmat alkitabiah sejati menyebabkan kita menjauhi kejahatan dan menghasilkan dorongan dari Roh Kudus

    (lihat cat. --> Kis 9:31).

    [atau ref. Kis 9:31]

  3. 3) Takut akan Allah dan terus berbuat dosa adalah suatu kemustahilan moral. Orang yang mengakui keagungan Allah dan menyadari bahwa Ia menentang kejahatan akan diketahui dengan usahanya yang gigih, tegas, dan terus terang untuk memisahkan diri dari dosa (Mazm 4:5; Ams 3:7; Ams 8:13; 16:6; Yes 1:16) dan mengikuti firman Allah (Mazm 112:1; Mazm 119:63; Ams 14:2,16; 2Kor 7:1; Ef 5:21; 1Pet 1:17;

    lihat art. TAKUT AKAN TUHAN).

[29:2]  6 Full Life : HARI-HARI, KETIKA ALLAH MELINDUNGI AKU.

Nas : Ayub 29:2

Ayub bertekun dalam kerinduannya untuk bersekutu erat dengan Allah seperti yang pernah dialaminya

(lihat cat. --> Ayub 23:3).

[atau ref. Ayub 23:3]

Ia mendambakan

  1. (1) perhatian dan perlindungan Allah yang khusus (bd. Bil 6:24-26; Mazm 91:11; 121:7-8);
  2. (2) terang Allah untuk menuntun jalannya dalam keadaan gelap dan sukar (ayat Ayub 29:3);
  3. (3) persekutuan dan kasih Allah yang intim (ayat Ayub 29:4-5; bd. Ams 3:32);
  4. (4) kasih karunia Allah untuk membantunya berbuat baik (ayat Ayub 29:12-17); dan
  5. (5) hikmat Allah untuk dibagikan dengan orang lain (ayat Ayub 29:21-25). Persekutuan Allah dengan Ayub ini, juga ditawarkan-Nya kepada semua orang yang percaya pada Tuhan Yesus Kristus (lih. Yoh 15:15; Rom 8:1,31,33; 2Tes 3:3; 1Pet 3:13).

[30:20]  7 Full Life : AKU BERSERU ... ENGKAU TIDAK MENJAWAB.

Nas : Ayub 30:20

Semua anak Tuhan pernah mengalami hal ini pada suatu saat tertentu dalam hubungan mereka dengan Allah, suatu saat ketika mereka berseru kepada Allah minta pertolongan dan Dia agaknya tidak menjawab mereka. Bahkan Tuhan Yesus pernah mengalami hal ini (Mat 27:46).

  1. 1) Melalui pengalaman ini iman kita diuji. Meskipun demikian, pada saat-saat semacam itu kita harus bertekun di dalam iman (lih. Mat 15:21-28; Luk 18:1-7; 1Pet 1:7).
  2. 2) Kita mengetahui dari hubungan Allah dengan Ayub dan dengan orang percaya yang setia sepanjang sejarah bahwa tidak pernah seorang pengikut sejati sungguh-sungguh ditinggalkan Tuhan (Ibr 13:5), dan tidak ada doa sungguh-sungguh yang tidak terdengar (bd. Ibr 10:32-39).

[31:1]  8 Full Life : AKU TELAH MENETAPKAN SYARAT BAGI MATAKU.

Nas : Ayub 31:1-34

Di bagian ini Ayub meninjau integritas rohaninya yang teguh, kesetiaannya pada Allah dan jalan-jalan-Nya, serta kebaikannya kepada orang lain.

  1. 1) Pernyataan Ayub mengenai karya penebusan Allah di dalam dirinya mencakup semua aspek kehidupan. Ayub berbicara tentang ketidaksalahannya dalam hal dosa yang dilakukan di dalam hati, termasuk nafsu seksual dan pikiran kotor (ayat Ayub 31:1-4), berdusta dan berbohong untuk memperoleh untung (ayat Ayub 31:5-8), dan ketidaksetiaan dalam perkawinan (ayat Ayub 31:9-12). Dia menyatakan perlakuannya yang adil terhadap anak buahnya (ayat Ayub 31:13-15) dan perhatiannya terhadap yang miskin dan melarat (ayat Ayub 31:16-23). Ia bersikeras bahwa dirinya bebas dari keserakahan (ayat Ayub 31:24-25), penyembahan berhala (ayat Ayub 31:26-28), balas dendam (ayat Ayub 31:29-32), dan kemunafikan (ayat Ayub 31:33-34).
  2. 2) Tabiat moral dan kemurnian hati dan hidup yang diuraikan di sini merupakan contoh yang baik bagi setiap orang percaya. Hidup saleh yang dijalankan Ayub pada zaman pra-perjanjian baru dapat dialami dengan berkelimpahan oleh semua orang percaya di dalam Kristus, melalui kuasa penyelamatan dari kematian dan kebangkitan-Nya (Rom 8:1-17; Gal 2:20).

[31:1]  9 Full Life : MASAKAN AKU MEMPERHATIKAN ANAK DARA?

Nas : Ayub 31:1

(versi Inggris NIV -- memandang anak dara dengan bernafsu) Ayub menganut standar kekudusan batiniah yang kemudian dirumuskan oleh Kristus dalam Khotbah di Bukit (Mat 5:28). Ayub mengikat perjanjian dengan matanya untuk mengelakkan keinginan penuh gairah yang datang dari memandang seorang gadis cantik (bd. Kej 3:6; Bil 15:39). Ayub sadar bahwa cara hidup sensual tidak berkenan kepada Tuhannya dan akan merisaukan hidup Allah di dalam jiwanya (ayat Ayub 31:2-4).

[31:13]  10 Full Life : HAK BUDAKKU LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN.

Nas : Ayub 31:13

Perlakuan Ayub terhadap bawahannya menjadi teladan bagaimana majikan harus memelihara pegawainya. Ia memperlakukan karyawannya itu dengan keadilan, kemurahan, dan kesetaraan; ia mendengarkan mereka dan menanggapi semua keluh kesah mereka yang sah (bd. Im 25:42-43,55; Ul 15:12-15; Ul 16:12). Ayub mengetahui bahwa pada suatu hari dia harus mempertanggungjawabkan perlakuannya terhadap orang lain kepada Allah (ayat Ayub 31:14;

lihat cat. --> Kol 3:25).

[atau ref. Kol 3:25]



TIP #03: Coba gunakan operator (AND, OR, NOT, ALL, ANY) untuk menyaring pencarian Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.04 detik
dipersembahkan oleh YLSA