kecilkan semua  

Teks -- 2 Yohanes 1:10 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
1:10 Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH , Utley

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: 2Yoh 1:10 - JANGANLAH KAMU MEMBERI SALAM KEPADANYA. Nas : 2Yoh 1:10 Kasih seorang percaya dan kesetiaannya kepada Kristus dan Firman Allah harus menyebabkannya menolak dan menganggap sebagai musuh In...

Nas : 2Yoh 1:10

Kasih seorang percaya dan kesetiaannya kepada Kristus dan Firman Allah harus menyebabkannya menolak dan menganggap sebagai musuh Injil Kristus setiap orang yang mengaku percaya (baik pekerja maupun orang awam) yang tidak berserah pada "ajaran Kristus" dan rasul-rasul (ayat 2Yoh 1:9). Orang yang memutarbalikkan atau menentang kepercayaan PB tidak boleh diterima ke dalam persekutuan orang percaya.

  1. 1) Allah mengingatkan orang percaya sejati untuk berjaga-jaga terhadap penerimaan ajaran palsu (ayat 2Yoh 1:8). Mereka harus menyadari bahwa "banyak penyesat ... telah muncul dan pergi ke seluruh dunia" (ayat 2Yoh 1:7).
  2. 2) Orang percaya harus menganggap semua guru Kristen yang tidak tinggal terus di dalam ajaran Kristus sebagai guru yang tidak memiliki Allah (ayat 2Yoh 1:9) dan yang dikutuk oleh Allah

    (lihat cat. --> Gal 1:9).

    [atau ref. Gal 1:9]

  3. 3) Allah memerintahkan orang percaya untuk tidak memberikan dorongan atau dukungan keuangan, atau membiarkan diri dilayani oleh guru sedemikian. Melakukan demikian berarti ikut mereka melawan Allah dan Firman-Nya dan berada di bawah hukuman yang sama dengan mereka (ayat 2Yoh 1:11).
  4. 4) Kata-kata Yohanes yang berwibawa ini, yang diilhamkan oleh Roh Kudus, menyinggung perasaan banyak orang dalam gereja masa kini. Mereka beranggapan bahwa nasihat Yohanes ini tidak menunjukkan sikap kasih atau roh kesatuan. Akan tetapi, nasihat Yohanes akan tampak salah hanya bagi mereka yang tidak mempedulikan kemuliaan Kristus, kekuasaan Firman Allah dan juga bagi orang yang jiwanya dibinasakan karena mengesampingkan kebenaran Allah.

Ref. Silang FULL: 2Yoh 1:10 - salam kepadanya · salam kepadanya: Rom 16:17; Rom 16:17

· salam kepadanya: Rom 16:17; [Lihat FULL. Rom 16:17]

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: 2Yoh 1:4-11 - -- II. Peringatan Terhadap Ajaran Sesat (1:4-11) Kebenaran dan kasih yang disebutkan di ayat 3 kini dikembangkan. Perjalanan hidup anak-anak dari ibu ya...

II. Peringatan Terhadap Ajaran Sesat (1:4-11)

Kebenaran dan kasih yang disebutkan di ayat 3 kini dikembangkan. Perjalanan hidup anak-anak dari ibu yang terpilih tersebut memperoleh pujian, dan kasih terhadap sesama saudara seiman diperintahkan.

Wycliffe: 2Yoh 1:8-11 - -- C. Dampak-Dampak Ajaran Sesat (1:8-11) Adanya ajaran sesat mengharuskan diadakannya pemeriksaan.

C. Dampak-Dampak Ajaran Sesat (1:8-11)

Adanya ajaran sesat mengharuskan diadakannya pemeriksaan.

Wycliffe: 2Yoh 1:10 - Jikalau seorang datang // jikalau // n // Kepadamu // Janganlah ... menerima dia ... dan janganlah memberi salam // Jangan memberi salam kepadanya // Salam 10. Jikalau seorang datang. Kata jikalau memperkirakan hal tersebut terjadi. bukan hanya menyatakan kemungkinan terjadinya. Dengan kata lain, orang-or...

10. Jikalau seorang datang. Kata jikalau memperkirakan hal tersebut terjadi. bukan hanya menyatakan kemungkinan terjadinya. Dengan kata lain, orang-orang semacam itu mendatangi rumah-rumah Kristen dengan kedok keramahan (bdg. Didache 11). Kepadamu. Ibu yang terpilih dan putra-putranya. Janganlah ... menerima dia ... dan janganlah memberi salam. Bentuk imperatif sekarang, melarang dilaksanakannya sopan santun yang biasanya. Perintahnya ialah agar tidak memberikan keramahan kristiani kepada mereka. Tindakan ini sangat keras, khususnya bila diingat bahwa keramahan pada umumnya di dalam Perjanjian Baru diperintahkan. Jangan memberi salam kepadanya. Jangan mengucapkan salam simpati. Salam merupakan terjemahan dari kata charein (bdg. Kis. 15:23; 23:26; Yak. 1:1).

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: 2Yoh 1:10-11 - Peringatan terhadap Para Penyesat Peringatan terhadap Para Penyesat (1:10-11) Di sini, I. Setelah memberikan peringatan yang semestinya mengenai para penyesat, Rasul Yohanes ...

SH: 2Yoh 1:4-13 - Awas penyesat! (Sabtu, 8 Desember 2007) Awas penyesat! Kebahagiaan seorang hamba Tuhan adalah ketika orang-orang yang dia layani hidup berpaut dengan Allah dan berjalan di dalam ke...

SH: 2Yoh 1:4-13 - Tinggal di dalam ajaran Kristus. (Jumat, 7 Desember 2001) Tinggal di dalam ajaran Kristus. Yohanes mengawali isi suratnya dengan ungkapan sukacita (ayat 4) karena sebagian jemaat tetap hidup dalam kebenara...

Utley: 2Yoh 1:7-11 - --NASKAH NASB (UPDATED): \\2Jo 1:7-117 Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah data...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: 2 Yohanes (Pendahuluan Kitab) Penulis : Yohanes Tema : Berjalan Dalam Kebenaran Tanggal Penulisan: 85-95 M Latar Belakang Penulis memperkenalkan dirinya seb...

Full Life: 2 Yohanes (Garis Besar) Garis Besar Salam Kristen (2Yoh 1:1-3) A. Kepada Ibu yang Terpilih dan Anak-Anaknya (2Yoh 1:1) B. Oleh Kare...

Matthew Henry: 2 Yohanes (Pendahuluan Kitab) Di sini kita mendapati surat rasuli yang termasuk dalam kanon Kitab Suci, yang terutama ditulis, tidak saja untuk satu orang, tetapi untuk satu kau...

Jerusalem: 2 Yohanes (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT KATOLIK PENGANTAR Di dalam Perjanjian Baru tercantum tujuh surat yang bukan karangan Rasul Paulus. Agak segera ketujuh surat ini dijadikan...

Ende: 2 Yohanes (Pendahuluan Kitab) SURAT KEDUA Bentuk surat Berbeda dengan surat pertama; dalam surat kedua ini njata-terang bentuknja sebagai surat, karena disini dinjatakan alamat kep...

Wycliffe: 2 Yohanes (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN 2 YOHANES Surat II Yohanes dan III Yohanes tidak mencantumkan saat atau tempat penulisan. Mengingat kebisuan ini dan ketiadaan bukti yang...

Wycliffe: 2 Yohanes (Garis Besar) GARIS BESAR 2 YOHANES I. Pendahuluan (1-3) A. Penulis (1) B. Alamat (1) C. Salam (2, 3) II. Peringatan Ter...

BIS: 2 Yohanes (Pendahuluan Kitab) SURAT YOHANES YANG KEDUA PENGANTAR Surat Yohanes Yang Kedua ini ditulis oleh "pemimpin jemaat" kepada "Ibu yang dipilih oleh Allah" dan kepada anak-

SURAT YOHANES YANG KEDUA

PENGANTAR

Surat Yohanes Yang Kedua ini ditulis oleh "pemimpin jemaat" kepada "Ibu yang dipilih oleh Allah" dan kepada anak-anaknya yang dicintai. Mungkin yang dimaksud dengan "Ibu dan anak-anaknya" ialah sebuah jemaat dan anggota-anggotanya.

Dalam suratnya yang pendek ini penulis surat ini meminta dua hal kepada pembacanya. Pertama, supaya mereka mengasihi satu sama lain. Kedua, supaya mereka waspada terhadap guru-guru palsu dan ajaran-ajaran guru-guru itu.

Isi

  1.  Pendahuluan
    2Yoh 1:1-3
  2.  Pentingnya kasih
    2Yoh 1:4-6
  3.  Peringatan terhadap ajaran-ajaran yang salah
    2Yoh 1:7-11
  4.  Penutup
    2Yoh 1:12-13

Ajaran: 2 Yohanes (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti isi ajaran Kitab II Yohanes dan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Pendahuluan Penulis : Kitab

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti isi ajaran Kitab II Yohanes dan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pendahuluan

Penulis : Kitab II Yohanes ditulis oleh Rasul Yohanes, dan

Tahun : Tahun penulisannya adalah sekitar tahun 90 Masehi.

Penerima :

Isi Kitab: Kitab II Yohanes hanya terdiri dari 1 pasal. Kitab ini pertama-tama ditujukan kepada "Ibu yang terpilih dan anak-anak-Nya" tetapi juga untuk semua orang Kristen di dunia. Isi Kitab II Yohanes bertujuan memperingatkan agar para pengajar ajaran sesat tidak diperbolehkan masuk ke dalam persekutuan orang Kristen, dan orang Kristen harus tetap hidup dalam ajaran yang benar.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab II Yohanes

  1. Ayat 1-3 (2Yoh 1:1-3).

    Pengajaran tentang kebenaran

    Dalam bagian ini, Rasul Yohanes mengungkapkan sumber kebenaran orang Kristen. Kebenaran itu tetap berada di dalam orang Kristen untuk selama-lamanya, yaitu keselamatan oleh iman kepada Tuhan Yesus Kristus.

    Pendalaman

    1. Sampai kapankah kebenaran yang ada di dalam orang Kristen itu berakhir?
    2. Dari siapakah kebenaran atau keselamatan yang dimiliki oleh oran Kristen?
  2. Ayat 4-11 (2Yoh 1:4-11).

    Pengajaran dalam perintah

    Bagian kedua adalah perintah dari Rasul Yohanes, agar setiap kegiatan orang Kristen tetap berjalan di dalam kebenaran, yaitu dengan mengikuti ajaran Kristus. Karena tanda daripada orang Kristen tetap berada dalam kebenaran adalah, kalau orang Kristen itu memisahkan diri dari ajaran-ajaran yang bukan dari Tuhan Yesus (Firman Allah).

    Pendalaman

    1. Ajaran apakah yang harus diikuti oleh orang Kristen?
    2. Apakah bukti dari pada orang Kristen yang hidup dalam ajaran Tuha Yesus?
  3. Ayat 12-17 (2Yoh 1:12-13).

    Pengajaran pengucapan syukur

    Dalam bagian ini, Rasul Yohanes menyatakan hasil bagi setiap orang yang tetap berada dalam ajaran Tuhan Yesus, yaitu kehidupan di dalam sukacita.

    Pendalaman

    Apakah kehidupan yang tetap berada di dalam Tuhan Yesus akan membawa mereka bersukacita ketika berjumpa dengan saudara-saudara seiman?

II. Kesimpulan

Keadaan Jemaat pada waktu itu sedang diganggu oleh pengajar-pengajar sesat, yang tidak mengakui Yesus Kristus sudah datang ke dunia sebagai Tuhan dan Juruselamat manusia. Para penyesat itu berusaha menarik orang-orang Kristen untuk mengikuti ajarannya. Tetapi Rasul Yohanes segera mencegahnya dengan ajaran-ajaran Firman Allah.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menulis Kitab II Yohanes?
  2. Apakah pusat pengajaran daripada Kitab II Yohanes?
  3. Di manakah terdapat sukacita yang benar dalam mengikut Tuhan Yesus?

Intisari: 2 Yohanes (Pendahuluan Kitab) Bagaimana dapat menjadi yakin SIAPA YANG MENULIS SURAT-SURAT INI?Ketiga surat pendek ini sedikit sekali menginformasikan kepada kita mengenai penulis

Bagaimana dapat menjadi yakin

SIAPA YANG MENULIS SURAT-SURAT INI?
Ketiga surat pendek ini sedikit sekali menginformasikan kepada kita mengenai penulisnya. Yang paling mendekati hanyalah sebutan 'penatua' (2 Yoh. 1; 3 Yoh. 1). Namun demikian, ada hal-hal tertentu yang memberikan beberapa bukti seperti yang pernah terjadi beberapa tahun silam ketika orang-orang Kristen mula-mula menyatakan bahwa ketiga surat itu telah ditulis oleh Rasul Yohanes.

1. Gaya dan buah pikiran dalam ketiga surat itu sama. Siapa pun yang telah menulis surat pertama rupa-rupanya menulis pula kedua surat lainnya. Lebih dari pada itu, kita menemukan kata-kata dan pikiran yang sama seperti dalam Injil Yohanes. Seperti kita lihat, walaupun nama Yohanes tidak disebut, banyak pendapat mengatakan mungkin ia ada di belakang surat-surat tersebut. Dalam I Yohanes penulis menegaskan bahwa ia telah menjadi saksi mata kehidupan Yesus (1 Yoh. 1:1-3).
2. Pula, terdapat juga otoritas yang kuat dan jelas dalam surat-surat itu yang menjadi ciri-ciri para wakil khusus Yesus, yaitu para rasul. Ada cerita dari tradisi lama yang mengatakan bahwa Yohanes menghabiskan hari- hari tuanya di Efesus. Jika hal ini benar, maka surat-surat ini ditulis pada masa itu. Bahkan pada saat itu, ia lebih dikenal sebagai seorang 'penatua' dalam arti 'seorang tua yang dihormati'.

UNTUK SIAPA SURAT-SURAT INI?
Surat pertama tidak tertera alamat yang dituju sama sekali dan tidak ditujukan kepada pihak tertentu. Tampaknya surat ini merupakan surat edaran yang ditulis untuk sejumlah gereja yang sedang menghadapi masalah yang sama. Surat yang kedua ditujukan kepada 'seorang ibu yang terpilih' (2 Yoh. 1), dan pendapat yang paling lazim adalah surat ini diberikan kepada seorang ibu Kristen yang anak-anaknya juga hidup dalam kebenaran (2 Yoh. 4). Namun demikian, beberapa orang berpendapat bahwa ini merupakan cara Yohanes berbicara tentang suatu gereja. Surat ketiga ditujukan kepada seorang teman yang bernama Gayus, seseorang yang sedang melakukan suatu pekerjaan istimewa mengatur dan memelihara para pekerja Kristen (3 Yoh. 5-8).

APA MASALAH YANG DIHADAPI?
Terdapat dua masalah sekaligus. Seperti jemaat Kristen lainnya, mereka diwabahi oleh guru-guru palsu yang menggiring banyak orang ke jalan sesat. Akibatnya, iman Kristen sejati diguncangkan. Bagaimana mereka dapat memastikan bahwa mereka benar-benar Kristen? Bagaimana mereka dapat memberitakan kebenaran dari kesalahan? Rupanya para guru palsu, dan juga seperti yang dilakukan banyak guru lainnya, menolak ajaran para rasul yang menandaskan bahwa Yesus adalah benar-benar Allah dan benar-benar manusia. Masa kini kita terbiasa dengan orang-orang yang mengatakan bahwa Yesus hanyalah manusia biasa. Anehnya, pada masa itu mereka mempertanyakan apakah Ia sungguh-sungguh manusia. Banyak orang sulit untuk mempercayai bahwa Anak Allah dapat benar-benar hidup di antara kita dalam tubuh manusia. Yohanes mengatakan bahwa pada saat Anda mulai merendahkan Yesus dengan cara apa pun juga, Anda akan kehilangan kabar gembira itu sama sekali.

Pesan

Kepastian - dan ujian terhadap ajaran palsu

Kita mempunyai:

1. Injil yang benar dan asli.
o Anak Allah benar-benar telah datang. 1Yo 4:2, 15; 5:1, 6-10
o Mereka yang telah melihat dan mendengar. 1Yo 1:1-4; 4:6
o Menolak Dia, menolak Allah. 1Yo 2:22-24;5:10-12; 2Yoh 9

2. Janji pengampunan Allah.
o Janji ini sangat jelas. 1Yo 1:9; 2:12
o Sebab Yesus telah mati. 1Yo 2:1, 2; 4:10
o Bagaimanapun perasaan kita. 1Yo 3:19-22

3. Cara hidup baru.
o Kuasa untuk memutuskan dosa. 1Yo 3:4-10;5:4
o Dan mengalahkan Setan. 1Yo 2:13, 14; 3:8,9; 4:4
o Melakukan apa yang Allah kehendaki. 1Yo 2:17, 29; 3:3
o Engkau tidak dapat melakukan kedua-duanya. 1Yo 1:6,7; 2:3-6

4. Roh Kudus mendiami kita.
o Pengertian dari Allah sendiri. 1Yo 2:20, 27
o Keyakinan yang sungguh. 1Yo 3:24; 4:13 5:7-10

5. Kasih baru, satu terhadap yang lain.
o Kristen sejati mengasihi sesamanya. 1Yo 3:14, 23, 24; 4:7, 12, 16, 21; 5:1-3
o Mengasihi berarti menyerahkan diri. 1Yo 3:16; 4:9-11
o Jika kita tidak mengasihi. 1Yo 2:9-11; 3:14, 15, 17; 4:8, 20
o Lakukan terus.1Yo 3:11, 18, lihat 2Yohanes 1:5,6

Penerapan

1.Anda dapat memastikan bahwa Anda adalah anak Allah.
Anda dapat mengalami
- persekutuan dengan Dia dan sesama
- sukacita penuh
- doa yang dijawab
- perasaan memiliki yang mendalam

2. Iman yang sejati akan membawa kita kepada suatu kehidupan yang lain.
Ini berarti
- berhenti dari kebiasaan berbuat dosa
- memiliki kasih yang baru untuk orang lain
- siap untuk melakukan kehendak Allah
Jika kita belum memiliki semua itu, apakah kita sudah benar-benar menjadi Kristen?

3.Anda akan menonjol dibandingkan yang lain.
Dunia berada dibawah kuasa Setan
o Anda harus menghindari jalan jalannya
o Setan akan membenci Anda

4.Guru-guru palsu banyak berkeliaran.
o Anda dapat mengenali mereka dari
- apa yang mereka ajarkan
- cara hidup mereka
o Anda mempunyai penangkalnya sebab Anda
- memiliki kebenaran
- dapat menguji kesalahan dengan kebenaran

Tema-tema Kunci

1. Hidup.
Sebagaimana dengan Injil, karunia Allah bagi orang percaya adalah hidup. Lihat 1Yo 1:1, 2; 2:25; 3:14; 4:9; 5:11, 12

2. Terang dan kebenaran.
Kristus datang untuk menunjukkan kepada kita siapa Allah dan jalan jalan-Nya, untuk memberi kita terang (1Yo 1:5-7; 2:8-11). Ini berarti kita mengetahui kebenaran atas banyak haI (1Yo 1:8; 2:21, 27; 5:20 lihat 2Yoh 1, 2, 4; 3 Yoh. 1, 3, 4, 12). Perhatikanlah, kita tidak cukup hanya mengetahui kebenaran, tetapi kita harus melakukannya.

3. Dosa.

Perhatikan bagaimana Yohanes menggambarkan dosa. Dalam pikirannya masalah ini sangatjelas. Lihat 1Yo 1:6, 8-10; 2:1; 3:4-6, 8; 5:16-18

4. Dunia.

Yohanes memakai kata ini lebih dari satu arti. Lihatlah ayat-ayat acuannya (1Yo 2:2, 15-17; 3:13; 4:1, 3-5, 17; 5:4, 5, 19) dan perhatikan terutama hal-hal yang berhubungan dengan dunia yang jahat dan tidak bertuhan, tempat orang Kristen harus hidup.

5. Menetap.

Kata ini yang berarti 'tetap' atau 'tidak kunjung habis', menyatakan hubungan dengan Kristus yang tetap dan terus menerus tidak akan berhenti yang kita miliki sekarang ini dengan Kristus. Lihat 1Yo 2:6, 10, 24, 28; 3:6, 9, 15, 17, 24; 4:12, 13, 15, 16 (lihat 2Yoh 1:2; Yoh 15:1-11).

6. Lahir dari Allah.
Seperti Yesus, Yohanes berbicara tentang 'lahir dari Allah' sebagai awal dari kehidupan Kristen kita. Lihat bagaimana ia menggambarkan hal ini 2:29; ~:1, 2, 9, 10; 4:7; 5:1, 2, 18.

7. Yesus Kristus.

Oleh karena Yesus diserang, Yohanes mengatakan hal-hal yang positif tentang Dia. Pelajari ayat-ayat acuan yang menjelaskan tentang siapa Dia (1Yo 1:1-3; 2:1, 22-24; 1Yo 3:5, 7; 4:2, 3, 9, 14; 5:5, 6, 8) dan apa yang telah dilakukan-Nya untuk kita (1Yo 1:7; 2:2; 3:5, 8; 4:10).

Garis Besar Intisari: 2 Yohanes (Pendahuluan Kitab) II YOHANES [1] 'SURAT DARI PENATUA KEPADA SEORANG IBU...' 2Yo 1: 1-3 Salam [2] 'SALING MENGASIHI' 2Yo 1: 4-6 Bukan perintah baru [3] 'BA

II YOHANES

[1] 'SURAT DARI PENATUA KEPADA SEORANG IBU...' 2Yo 1: 1-3

Salam

[2] 'SALING MENGASIHI' 2Yo 1: 4-6

Bukan perintah baru

[3] 'BANYAK PENYESAT BERKELIARAN' 2Yo 1:7-11

2Yo 1: 7Mereka yang merendahkan Yesus
2Yo 1: 8Mereka yang perlu diawasi
2Yo 1: 9Mereka yang bukan Kristen
2Yo 1: 10-11Mereka yang tidak boleh dibiarkan

[4] 'SAYA BERHARAP SEGERA BERTEMU DENGAN KAMU' 2Yo 1: 12,13

Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #17: Gunakan Pencarian Universal untuk mencari pasal, ayat, referensi, kata atau nomor strong. [SEMUA]
dibuat dalam 0.15 detik
dipersembahkan oleh YLSA