TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Lukas 22:1-38

Konteks
Rencana untuk membunuh Yesus
22:1 Hari raya Roti Tidak Beragi, yang disebut Paskah 1 , sudah dekat. p  22:2 Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan, bagaimana mereka dapat membunuh Yesus, q  sebab mereka takut kepada orang banyak.
Yudas mengkhianati Yesus
22:3 Maka masuklah Iblis r  ke dalam Yudas 2 , yang bernama Iskariot, s  seorang dari kedua belas murid itu. 22:4 Lalu pergilah Yudas kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala pengawal t  Bait Allah dan berunding dengan mereka, bagaimana ia dapat menyerahkan Yesus kepada mereka. 22:5 Mereka sangat gembira dan bermupakat untuk memberikan sejumlah uang u  kepadanya. 22:6 Ia menyetujuinya, dan mulai dari waktu itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus kepada mereka tanpa setahu orang banyak.
Persiapan untuk makan Paskah
22:7 Maka tibalah hari raya Roti Tidak Beragi, yaitu hari di mana orang harus menyembelih v  domba Paskah. 22:8 Lalu Yesus menyuruh Petrus dan Yohanes, w  kata-Nya: "Pergilah, persiapkanlah perjamuan Paskah bagi kita supaya kita makan." 22:9 Kata mereka kepada-Nya: "Di manakah Engkau kehendaki kami mempersiapkannya?" 22:10 Jawab-Nya: "Apabila kamu masuk ke dalam kota, kamu akan bertemu dengan seorang yang membawa kendi berisi air. Ikutilah dia ke dalam rumah yang dimasukinya, 22:11 dan katakanlah kepada tuan rumah itu: Guru bertanya kepadamu: di manakah ruangan tempat Aku bersama-sama dengan murid-murid-Ku akan makan Paskah? 22:12 Lalu orang itu akan menunjukkan kepadamu sebuah ruangan atas yang besar yang sudah lengkap, di situlah kamu harus mempersiapkannya." 22:13 Maka berangkatlah mereka dan mereka mendapati semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. x  Lalu mereka mempersiapkan Paskah.
Penetapan Perjamuan Malam
22:14 Ketika tiba saatnya, Yesus duduk makan y  bersama-sama dengan rasul-rasul-Nya. z  22:15 Kata-Nya kepada mereka: "Aku sangat rindu makan Paskah ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita. a  22:16 Sebab Aku berkata kepadamu: Aku tidak akan memakannya lagi sampai ia beroleh kegenapannya dalam Kerajaan Allah. b " 22:17 Kemudian Ia mengambil sebuah cawan, mengucap syukur, lalu berkata: "Ambillah ini dan bagikanlah di antara kamu. 22:18 3 Sebab Aku berkata kepada kamu: mulai dari sekarang ini Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur 4  sampai Kerajaan Allah telah datang." 22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya c  dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku." 22:20 Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru d  oleh darah-Ku 5 , yang ditumpahkan bagi kamu 6 . 22:21 Tetapi, lihat, tangan orang yang menyerahkan Aku, ada bersama dengan Aku di meja ini. e  22:22 Sebab Anak Manusia f  memang akan pergi seperti yang telah ditetapkan, g  akan tetapi, celakalah orang yang olehnya Ia diserahkan!" 22:23 Lalu mulailah mereka mempersoalkan, siapa di antara mereka yang akan berbuat demikian.
Percakapan waktu Perjamuan Malam
22:24 7 Terjadilah juga pertengkaran di antara murid-murid Yesus, siapakah yang dapat dianggap terbesar h  di antara mereka. 22:25 Yesus berkata kepada mereka: "Raja-raja bangsa-bangsa memerintah rakyat mereka dan orang-orang yang menjalankan kuasa atas mereka disebut pelindung-pelindung. 22:26 Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda i  dan pemimpin sebagai pelayan. j  22:27 Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani 8 ? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan. k  22:28 Kamulah yang tetap tinggal bersama-sama dengan Aku 9  dalam segala pencobaan yang Aku alami. 22:29 Dan Aku menentukan hak-hak Kerajaan l  bagi kamu 10 , sama seperti Bapa-Ku menentukannya bagi-Ku, 22:30 bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku m  dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. n  22:31 Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut o  untuk menampi kamu seperti gandum 11 , p  22:32 tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, q  supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu. r " 22:33 Jawab Petrus: "Tuhan, aku bersedia masuk penjara dan mati s  bersama-sama dengan Engkau!" 22:34 Tetapi Yesus berkata: "Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau tiga kali menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku." 22:35 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Ketika Aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi, bekal dan kasut, t  adakah kamu kekurangan apa-apa?" 22:36 Jawab mereka: "Suatupun tidak." Kata-Nya kepada mereka: "Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang 12 . 22:37 Sebab Aku berkata kepada kamu, bahwa nas Kitab Suci ini harus digenapi pada-Ku: Ia akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak u . Sebab apa yang tertulis tentang Aku sedang digenapi." 22:38 Kata mereka: "Tuhan, ini dua pedang." Jawab-Nya: "Sudah cukup."
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[22:1]  1 Full Life : PASKAH.

Nas : Luk 22:1

Lihat cat. --> Mat 26:2.

[atau ref. Mat 26:2]

[22:3]  2 Full Life : MASUKLAH IBLIS KE DALAM YUDAS.

Nas : Luk 22:3

Kisah yang menyedihkan dari Yudas, yang pernah akrab dengan Yesus (Mazm 41:10; bd. Yoh 13:18) namun kemudian meninggalkan Tuhan dengan cara mengkhianati-Nya

(lihat cat. --> Yoh 6:64),

[atau ref. Yoh 6:64]

berfungsi sebagai peringatan bagi semua orang yang mengikut Kristus. Dalam hidup ini selalu ada kemungkinan bahwa kita menjadi acuh tak acuh terhadap Kristus, mengizinkan Iblis memimpin kita sedikit demi sedikit untuk berkompromi dengan dunia, dan akhirnya mengkhianati Tuhan dan usaha-Nya.

[22:18]  3 Full Life : PERJAMUAN TUHAN.

Nas : Luk 22:18

Lihat cat. --> 1Kor 11:24-25.

[atau ref. 1Kor 11:24-25]

[22:18]  4 Full Life : HASIL POKOK ANGGUR.

Nas : Luk 22:18

Yang diminum oleh Yesus dan murid-Nya pada perjamuan Paskah itu dinamakan "cawan" atau "cawan ucapan syukur" (Luk 22:17; Mat 26:27; Mr 14:23; 1Kor 10:16; 11:25) dan "hasil pokok anggur" (Luk 22:18; Mat 26:29; Mr 14:25). Bukti alkitabiah mendukung pandangan bahwa sari buah anggur itu tidak difermentasi pada Perjamuan Tuhan

(lihat art. ANGGUR PADA ZAMAN PERJANJIAN BARU (1)).

[22:20]  5 Full Life : PERJANJIAN BARU OLEH DARAH-KU.

Nas : Luk 22:20

Yesus mengumumkan pengukuhan perjanjian baru berdasarkan korban kematian-Nya (bd. Mat 26:28; 1Kor 11:25;

lihat cat. --> Yer 31:31).

[atau ref. Yer 31:31]

Alkitab mengajarkan bahwa perjanjian baru itu hanya absah oleh kematian Kristus (Ibr 9:15-18). Murid memasuki perjanjian baru ini ketika mereka dilahirkan kembali dan didiami Roh Kudus pada malam kebangkitan Yesus

(lihat art. PEMBAHARUAN PARA MURID).

Kemudian mereka dibaptiskan dalam Roh Kudus pada hari Pentakosta

(lihat cat. --> Kis 2:4;

[atau ref. Kis 2:4]

lihat art. BAPTISAN DALAM ROH KUDUS).

[22:20]  6 Full Life : DARAH-KU, YANG DITUMPAHKAN BAGI KAMU.

Nas : Luk 22:20

Lihat cat. --> Mat 26:28.

[atau ref. Mat 26:28]

[22:24]  7 Full Life : KEBESARAN YANG SEJATI.

Nas : Luk 22:24-30

Kebesaran yang sejati menyangkut roh dalam batin dan hati. Sifat itu terlihat dalam hidup seseorang yang menampakkan kasihnya bagi Kristus dalam kerendahan hati yang tulus (Fili 2:3), dalam kerinduan untuk melayani Allah dan sesama manusia, dan dalam kerelaan untuk dipandang sebagai yang paling tidak penting di dalam Kerajaan Allah.

  1. 1) Kita harus memahami bahwa kebesaran itu bukanlah kedudukan, jabatan, kepemimpinan, kuasa, pengaruh, gelar pendidikan, ketenaran, kemampuan, prestasi atau keberhasilan yang besar. Itu bukanlah apa yang kita kerjakan bagi Allah, tetapi keadaan rohani kita di hadapan Dia (ayat Luk 22:25-27; Mat 18:3-4; 20:25-28).
  2. 2) Kebesaran yang sejati menuntut agar kita menjadi besar dalam hal-hal yang benar. Kita perlu belajar untuk menjadi besar di dalam iman, kerendahan hati, watak yang saleh, hikmat, penguasaan diri, kesabaran, dan kasih (Gal 5:22-23). Itu berarti memiliki kebesaran Kristus yang "mencintai keadilan dan membenci kefasikan" (Ibr 1:9).
  3. 3) Kebesaran yang sejati menyangkut kasih yang sepenuh hati dan penyerahan diri kepada Allah. Itu menuntut untuk terus mengabdi dan setia di manapun Allah memutuskan untuk menempatkan kita. Karena itu, dalam pandangan Allah, yang terbesar di dalam Kerajaan-Nya adalah mereka yang memiliki kasih yang terbesar bagi Dia dan komitmen kepada Firman yang dinyatakan (Luk 21:3; Rom 12:1-2).
  4. 4) Pengabdian diri akan meningkatkan hasil-hasil kita dalam pekerjaan Allah, namun hanya pada tempat di mana Allah telah menempatkan saudara dan di lingkungan karunia-karunia yang telah di berikan-Nya kepada saudara (Rom 12:3-8; 1Kor 12:1-31).

[22:27]  8 Full Life : YANG MELAYANI.

Nas : Luk 22:27

Mengenai mereka yang dipilih untuk memimpin dalam gereja (1Tim 3:1-7) Kristus mengatakan bahwa mereka harus memimpin sebagai hamba, sambil menolong yang lain untuk memenuhi kehendak Allah bagi hidup mereka. Mereka tidak boleh menyalahgunakan atau mengkhianati kedudukan mereka dengan cara mencari ketenaran, kuasa, kemakmuran atau hak-hak istimewa yang khusus.

[22:28]  9 Full Life : TETAP TINGGAL BERSAMA-SAMA DENGAN AKU.

Nas : Luk 22:28

Yesus mengakui bahwa Ia sangat berterima kasih atas kesetiaan murid kepada-Nya sepanjang hidup-Nya dan dalam keadaan sukar yang melingkungi-Nya. Keinginan terbesar kita harus juga untuk tetap setia kepada-Nya dalam dunia yang memusuhi-Nya dan standar kebenaran-Nya.

[22:29]  10 Full Life : MENENTUKAN HAK-HAK KERAJAAN BAGI KAMU.

Nas : Luk 22:29

Bagi para pengikut-Nya yang setia Yesus menyediakan suatu "Kerajaan" yang telah didirikan-Nya (ayat Luk 22:30). Murid hendaknya jangan mengharapkan kemuliaan di bumi dan kuasa duniawi pada masa ini.

[22:31]  11 Full Life : IBLIS ... MENAMPI KAMU SEPERTI GANDUM.

Nas : Luk 22:31-32

Pernyataan Yesus tentang Petrus menyingkapkan dua kebenaran penting.

  1. 1) Allah mengizinkan Iblis mencobai kita hanya sampai batas-batas tertentu dan dengan izin Allah (lih. Ayub 1:10,12). Iblis tidak leluasa untuk melakukan apa saja yang ia inginkan dengan umat Allah.
  2. 2) Yesus berdoa agar iman umat-Nya tidak akan gagal. Sebagai pengantara sorgawi kita, Ia berdoa bagi semua orang yang "oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka" (Ibr 7:25). Allah setia di dalam segala pencobaan kita untuk menyediakan suatu jalan keluar (1Kor 10:13). Akan tetapi, terwujudnya doa-doa Yesus itu bersyarat. Jikalau seseorang menolak kasih karunia Allah, maka doa syafaat Kristus akhirnya sia-sia

    (lihat cat. --> Luk 19:41).

    [atau ref. Luk 19:41]

[22:36]  12 Full Life : MEMBELI PEDANG.

Nas : Luk 22:36

Barangkali di sini Yesus memakai gaya bahasa sindiran dalam pernyataan-Nya agar murid-Nya membeli sebilah pedang. Bagaimanapun juga, sampai saat ini Ia telah menantang mereka untuk hidup dengan memikul salib daripada memilih jalan dunia. Kemudian Yesus melanjutkan dengan menyatakan (ayat Luk 22:37) penyerahan-Nya kepada jalan penderitaan dan salib yang ditetapkan Allah. Ayat Luk 22:38 menunjukkan bahwa murid-murid tidak mengerti maksud perkataan Yesus.



TIP #03: Coba gunakan operator (AND, OR, NOT, ALL, ANY) untuk menyaring pencarian Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA