kecilkan semua  

Teks -- Wahyu 1:1-20 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Judul
1:1 Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes. 1:2 Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya. 1:3 Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.
Salam kepada ketujuh jemaat
1:4 Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya, 1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya -- 1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, -- bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin. 1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin. 1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."
Penglihatan Yohanes di Patmos
1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus. 1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala, 1:11 katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia." 1:12 Lalu aku berpaling untuk melihat suara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas. 1:13 Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. 1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api. 1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah. 1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. 1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, 1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. 1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini. 1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Nama Orang dan Nama Tempat:
 · alam maut the place of departed spirits (NIV notes); the unseen world (YC)
 · Alfa a title of Jesus Christ
 · Asia A Roman province on the west side of Asia Minor.
 · Awal a title of Jesus Christ
 · dunia orang mati the place of the dead
 · Efesus a town in western Asia Minor at the mouth of the Cayster River
 · Filadelfia a town in Lydia in the western part of Asia Minor
 · kerajaan maut the place of departed spirits (NIV notes); the unseen world (YC)
 · Laodikia residents of the town of Laodicea
 · Omega the last letter of Greek alphabet
 · Patmos a small island in the Aegean sea just west of Miletus, Asia Minor
 · Pergamus a wealthy ancient town in the disrict of Mysia in northwest Asia Minor. It is now modern Bergama.
 · Sardis the capital city of the province of Lydia in Asia Minor
 · Smirna a city Located on the west coast of Asia Minor, it is now called Izmir.
 · Tiatira a town in Asia Minor 30 km southeast of Pergamum
 · Yohanes a son of Zebedee; younger brother of James; the beloved disciple of Christ,a relative of Annas the high priest,a son of Mary the sister of Barnabas, and surnamed Mark,the father of Simon Peter


Topik/Tema Kamus: Uskup | Wahyu | Yesus | Yohanes | Bintang | Patmos | Gelar Dan Nama Yang Diberikan; Kepada Kristus | Tritunggal | Kristus, Allah | Asia | Malaikat | Nubuat | Kaki Dian Atau Kaki Pelita | Gereja, Jemaat | Matahari | Kristus, Nabi | Kristus, Raja | Raja | Kitab | Kasih Kristus | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , BIS , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Hagelberg , Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Why 1:1 - WAHYU YESUS KRISTUS. Nas : Wahy 1:1 Kitab ini adalah suatu penyataan dari Yesus Kristus tentang diri-Nya sendiri. Ini begitu penting, sebab (1) kitab ini menyataka...

Nas : Wahy 1:1

Kitab ini adalah suatu penyataan dari Yesus Kristus tentang diri-Nya sendiri. Ini begitu penting, sebab

  1. (1) kitab ini menyatakan penilaian Yesus tentang jemaat-jemaat-Nya 60-65 tahun setelah kebangkitan dan kenaikan-Nya, dan
  2. (2) kitab ini menyingkapkan peristiwa-peristiwa yang akan datang mengenai kesengsaraan, kemenangan Allah atas kejahatan, kedatangan Kristus kembali untuk memerintah di bumi dan kebahagiaan kerajaan Allah yang kekal.

Full Life: Why 1:3 - BERBAHAGIALAH IA YANG MEMBACAKAN. Nas : Wahy 1:3 Ini adalah yang pertama dari tujuh "ucapan bahagia" atau ucapan berkat yang ditemukan dalam kitab Wahyu, yang dikaruniakan kepada me...

Nas : Wahy 1:3

Ini adalah yang pertama dari tujuh "ucapan bahagia" atau ucapan berkat yang ditemukan dalam kitab Wahyu, yang dikaruniakan kepada mereka yang membaca, mendengar, dan taat kepada perkara-perkara yang tertulis di dalam kitab ini. Enam ucapan berkat lainnya dapat ditemukan dalam Wahy 14:13; 16:15; 19:9; 20:6; 22:7; 22:14 (bd. Luk 11:28). Kenyataan bahwa orang percaya harus melaksanakan perintah-perintah kitab Wahyu menunjukkan bahwa kitab ini bersifat praktis dengan petunjuk-petunjuk moral dan bukan sekadar suatu nubuat tentang perkara-perkara yang akan datang. Kita harus membaca kitab ini bukan saja demi memahami rencana Allah untuk masa yang akan datang bagi dunia dan umat-Nya, tetapi juga demi mempelajari dan menerapkan prinsip-prinsip rohani yang besar. Terutama sekali, kitab ini harus membawa kita lebih dekat kepada Yesus Kristus dalam iman, pengharapan, dan kasih.

Full Life: Why 1:4 - KEPADA KETUJUH JEMAAT. Nas : Wahy 1:4 Kitab Wahyu dialamatkan kepada tujuh jemaat di Asia (yang berlokasi di sekitar daerah Turki barat yang sekarang). Setiap jemaat tert...

Nas : Wahy 1:4

Kitab Wahyu dialamatkan kepada tujuh jemaat di Asia (yang berlokasi di sekitar daerah Turki barat yang sekarang). Setiap jemaat tertentu terdiri atas berbagai kumpulan jemaat. Barangkali jemaat-jemaat ini telah dipilih karena mereka mewakili keseluruhan jemaat pada masa itu, karena kata "tujuh" bermakna suatu keseluruhan yang lengkap. Apa yang telah difirmankan kepada mereka dimaksudkan untuk segenap jemaat. Dengan kata lain, "tujuh jemaat" itu mewakili semua jemaat sepanjang zaman gereja ini. Bisa jadi "tujuh roh" itu mewakili kesempurnaan dan pelayanan Roh Kudus kepada jemaat (bd. Wahy 4:5; 5:6; Yes 11:2-3).

Full Life: Why 1:7 - IA DATANG. Nas : Wahy 1:7 Tujuan utama kitab Wahyu adalah menggambarkan kemenangan kerajaan Allah ketika Kristus datang kembali untuk mendirikan kerajaan-Nya ...

Nas : Wahy 1:7

Tujuan utama kitab Wahyu adalah menggambarkan kemenangan kerajaan Allah ketika Kristus datang kembali untuk mendirikan kerajaan-Nya di bumi; peristiwa-peristiwa akhir zaman sekitar kedatangan-Nya itu juga dipaparkan (bd. Dan 7:13; Mat 24:29-30). Ini menyampaikan suatu kemenangan eskatologis bagi orang yang setia, sambil mengajarkan bahwa sejarah akan berakhir dengan jatuhnya hukuman atas sistem Iblis dalam dunia ini (pasal Wahy 17:1-18:24) dan dalam pemerintahan Kristus yang kekal dengan umat-Nya (Wahy 20:4; 21:1-22:5).

Full Life: Why 1:8 - ALFA DAN OMEGA. Nas : Wahy 1:8 _Alfa_ adalah huruf pertama dari alfabet Yunani dan _Omega_ adalah huruf terakhir. Allah itu kekal, dari penciptaan sampai kesudahan...

Nas : Wahy 1:8

_Alfa_ adalah huruf pertama dari alfabet Yunani dan _Omega_ adalah huruf terakhir. Allah itu kekal, dari penciptaan sampai kesudahannya, Ia adalah Tuhan di atas semuanya. Ialah yang akhirnya menang atas kejahatan dan memerintah segala sesuatu (bd. Wahy 22:13)

Full Life: Why 1:9 - PULAU ... PATMOS. Nas : Wahy 1:9 Patmos adalah sebuah pulau kecil di Laut Aegea, kira-kira 80 kilometer sebelah barat daya Efesus. Di sana Yohanes menjadi tawanan ka...

Nas : Wahy 1:9

Patmos adalah sebuah pulau kecil di Laut Aegea, kira-kira 80 kilometer sebelah barat daya Efesus. Di sana Yohanes menjadi tawanan karena dengan setia ia telah memberitakan Injil dan tetap setia kepada Kristus dan Firman-Nya.

Full Life: Why 1:10 - DIKUASAI OLEH ROH. Nas : Wahy 1:10 Ungkapan ini menunjukkan suatu intensitas khusus dari kesadaran rohani dan sikap suka menerima penyampaian pesan Roh Kudus yang mel...

Nas : Wahy 1:10

Ungkapan ini menunjukkan suatu intensitas khusus dari kesadaran rohani dan sikap suka menerima penyampaian pesan Roh Kudus yang melaluinya penglihatan-penglihatan boleh diterima (bd. Kis 10:10).

Full Life: Why 1:12 - TUJUH KAKI DIAN DARI EMAS. Nas : Wahy 1:12 Pada kaki dian itu terdapat lampu-lampu berisi minyak, bukan lilin (lihat cat. --> Za 4:2); [atau ref. Za 4...

Nas : Wahy 1:12

Pada kaki dian itu terdapat lampu-lampu berisi minyak, bukan lilin

(lihat cat. --> Za 4:2);

[atau ref. Za 4:2]

ketujuh kaki dian ini melambangkan tujuh jemaat yang disebut dalam ayat Wahy 1:11 (bd. ayat Wahy 1:20).

Full Life: Why 1:13 - SEORANG ... ANAK MANUSIA. Nas : Wahy 1:13 Istilah ini menunjuk kepada Kristus yang agung, suatu istilah yang dipakai juga oleh nabi PL, Daniel (lihat cat. --> Dan ...

Nas : Wahy 1:13

Istilah ini menunjuk kepada Kristus yang agung, suatu istilah yang dipakai juga oleh nabi PL, Daniel

(lihat cat. --> Dan 7:13;

[atau ref. Dan 7:13]

Dan 10:16). Dalam penglihatan ini, Kristus digambarkan sebagai raja, imam, dan hakim atas jemaat-jemaat-Nya (bd. ayat Wahy 1:13-16).

Full Life: Why 1:16 - TUJUH BINTANG. Nas : Wahy 1:16 Tujuh bintang itu melambangkan malaikat-malaikat yang ditugaskan, seorang pada setiap jemaat, untuk menolong jemaat itu dalam peper...

Nas : Wahy 1:16

Tujuh bintang itu melambangkan malaikat-malaikat yang ditugaskan, seorang pada setiap jemaat, untuk menolong jemaat itu dalam peperangan rohani yang dihadapinya (lih. ayat Wahy 1:20; bd. Mat 18:10), atau para gembala dari jemaat-jemaat ini. "Sebilah pedang tajam bermata dua" melambangkan Firman Allah, yang memisahkan dosa dari jemaat dan membawa kasih karunia Allah, atau sebagai hukuman memisahkan suatu jemaat dari kerajaan Allah (Wahy 3:14-22).

Full Life: Why 1:19 - APA YANG TELAH KAU LIHAT, BAIK YANG TERJADI SEKARANG MAUPUN YANG AKAN TERJADI SESUDAH INI. Nas : Wahy 1:19 Di sini kita mempunyai garis besar dari kitab Wahyu: (1) hal-hal yang dilihat Yohanes (pasal Wahy 1:1-20); (2) hal-hal ya...

Nas : Wahy 1:19

Di sini kita mempunyai garis besar dari kitab Wahyu:

  1. (1) hal-hal yang dilihat Yohanes (pasal Wahy 1:1-20);
  2. (2) hal-hal yang sedang terjadi sekarang (pasal Wahy 2:1-3:22);
  3. (3) hal-hal yang akan terjadi pada masa yang akan datang, yaitu peristiwa-peristiwa yang terjadi sebelum dan sesudah kedatangan Kristus ke bumi (pasal Wahy 4:1-22:21).

Full Life: Why 1:20 - KETUJUH JEMAAT. Nas : Wahy 1:20 Lihat art. PESAN KRISTUS KEPADA TUJUH JEMAAT.

BIS: Why 1:18 - dunia orang mati dunia orang mati: Menurut anggapan pada waktu itu orang mati berada di tempat yang gelap di bawah bumi.

dunia orang mati: Menurut anggapan pada waktu itu orang mati berada di tempat yang gelap di bawah bumi.

Jerusalem: Why 1:1 - wahyu Yesus Kristus Kata Yunani "apokalipsis" berarti: penyingkapan, 1Ko 1:7+. Wahyu kepada Yohanes ini disampaikan oleh Kristus dan mengenai Yesus Kristus juga

Kata Yunani "apokalipsis" berarti: penyingkapan, 1Ko 1:7+. Wahyu kepada Yohanes ini disampaikan oleh Kristus dan mengenai Yesus Kristus juga

Jerusalem: Why 1:1 - hamba-hambaNya Yaitu nabi-nabi yang berperan pada umat purba: bdk Wah 10:7; 11:18; 22:6; Kis 11:27+. Tetapi juga semua orang Kristen disebut hamba-hamba Allah, Wah 2...

Yaitu nabi-nabi yang berperan pada umat purba: bdk Wah 10:7; 11:18; 22:6; Kis 11:27+. Tetapi juga semua orang Kristen disebut hamba-hamba Allah, Wah 2:20; 7:3; 19:2,5; 22:3,6

Jerusalem: Why 1:1 - Ia telah menyatakannya Yaitu Allah. Malaikat yang diutus olehNya, Wah 11:16; bdk Kej 16:7; Yeh 40:3, agaknya melambangkan Kristus sesuai dengan Wah 14:14,15 dan Wah 1:13.

Yaitu Allah. Malaikat yang diutus olehNya, Wah 11:16; bdk Kej 16:7; Yeh 40:3, agaknya melambangkan Kristus sesuai dengan Wah 14:14,15 dan Wah 1:13.

Jerusalem: Why 1:2 - kesaksian ... Yesus Kristus Yaitu firman Allah yang disampaikan Yesus Kristus.

Yaitu firman Allah yang disampaikan Yesus Kristus.

Jerusalem: Why 1:3 - Berbahagialah Dalam Wahyu terdapat tujuh ucapan bahagia, bdk Wah 1:3; 14:13; 16:15; 19:9; 20:6; 22:7,14

Dalam Wahyu terdapat tujuh ucapan bahagia, bdk Wah 1:3; 14:13; 16:15; 19:9; 20:6; 22:7,14

Jerusalem: Why 1:3 - waktunya Yaitu waktu Kedatangan Kristus (dan segala sesuatu yang harus "segera" terjadi, Wah 1:1; bdk Wah 22:6); bdk Wah 3:11; 22:10,12,20 dan Wah 1:7.

Yaitu waktu Kedatangan Kristus (dan segala sesuatu yang harus "segera" terjadi, Wah 1:1; bdk Wah 22:6); bdk Wah 3:11; 22:10,12,20 dan Wah 1:7.

Jerusalem: Why 1:4-8 - -- Alamat (surat) ini mengingatkan berbagai nas Kitab Suci. Nas-nas itu mengenai kedatangan dan pelantikan Raja Mesias. Bersama dengan umat Allah Raja it...

Alamat (surat) ini mengingatkan berbagai nas Kitab Suci. Nas-nas itu mengenai kedatangan dan pelantikan Raja Mesias. Bersama dengan umat Allah Raja itu akan meraja berdasarkan janji-janji yang dahulu diberikan Allah kepada Daud. Ini sebuah pikiran pokok kitab Wahyu.

Jerusalem: Why 1:4 - dari Dia, yang ada... Ungkapan ini digemari Wahyu, Wah 1:8; 4:8; 11:17; 16:5. Dalam karangan-karangan Yahudi terdapat ungkapan-ungkapan yang serupa. Di dalamnya terurai nam...

Ungkapan ini digemari Wahyu, Wah 1:8; 4:8; 11:17; 16:5. Dalam karangan-karangan Yahudi terdapat ungkapan-ungkapan yang serupa. Di dalamnya terurai nama Allah, Yahwe, yang diwahyukan kepada Musa, Kel 3:14.

Jerusalem: Why 1:5 - Saksi Kristus adalah "Saksi" baik dengan pribadiNya maupun dengan karyaNya. Ia bersaksi tentang janji yang diberikan kepada Daud, 2Sa 7:1-17; Maz 89:1 dst; ...

Kristus adalah "Saksi" baik dengan pribadiNya maupun dengan karyaNya. Ia bersaksi tentang janji yang diberikan kepada Daud, 2Sa 7:1-17; Maz 89:1 dst; Yes 55:3-4; Zak 12:8. Justru di dalam Kristus janji itu terlaksana Ia adalah firman yang berdaya, "ya" yang diucapkan Allah, Wah 1:2; 3:14; 19:11,13; 2Ko 1:20. Ia adalah waris Daud, Wah 5:5; 22:16, dan melalui kebangkitanNya dijadikan "Anak Sulung", Kol 1:18; bdk Rom 1:4+. Setelah semua musuh dibasmi, Kristus akan menguasai segala-galanya, Dan 7:14; 1Ko 15:28; Wah 19:16

Jerusalem: Why 1:5 - melepaskan kita Var: membasuh kita.

Var: membasuh kita.

Jerusalem: Why 1:6 - imam-imam Setelah bertobat dan dosanya dibasuh, Wah 1:5 dan Wah 1:7, kaum beriman menjadi suatu kerajaan dan imam-imam, Kel 19:6; mereka meraja semua bangsa, Da...

Setelah bertobat dan dosanya dibasuh, Wah 1:5 dan Wah 1:7, kaum beriman menjadi suatu kerajaan dan imam-imam, Kel 19:6; mereka meraja semua bangsa, Dan 7:22,27; Yes 45:11-17; Zak 12:1-3 bdk Wah 2:26-27; 5:10; 20:6; 22:5; bersatu dengan Imamnya, yaitu Kristus, mereka sebagai imam mempersembahkan seluruh jagat raya kepada Allah sebagai korban pujian

Jerusalem: Why 1:6 - Amin Ayat ini berupa doksologi/pujian yang banyak terdapat dalam Wahyu. Doksologi-doksologi itu bernada kemenangan dan agaknya menggemakan ibadat jemaat-je...

Ayat ini berupa doksologi/pujian yang banyak terdapat dalam Wahyu. Doksologi-doksologi itu bernada kemenangan dan agaknya menggemakan ibadat jemaat-jemaat Kristen

Jerusalem: Why 1:6 - -- Di dalamnya terungkap ajaran berharga mengenai Kristus, yang disebut Anak Domba, Wah 5:6. Kerap kali Kristus ditempatkan di samping Allah Bapa. Doksol...

Di dalamnya terungkap ajaran berharga mengenai Kristus, yang disebut Anak Domba, Wah 5:6. Kerap kali Kristus ditempatkan di samping Allah Bapa. Doksologi-doksologi itu juga menentang pemujaan Kaisar Roma.

Jerusalem: Why 1:8 - -- Alfa ialah huruf pertama dan Omega huruf terakhir dari abjad Yunani, Wah 21:6; 22:13. Dengan menyebut Kristus sebagai Alfa dan Omega Wahyu memindahkan...

Alfa ialah huruf pertama dan Omega huruf terakhir dari abjad Yunani, Wah 21:6; 22:13. Dengan menyebut Kristus sebagai Alfa dan Omega Wahyu memindahkan kepadaNya suatu sifat Allah yang adalah awal dan akhir segala sesuatu, Yes 41:4; 44:6. Bdk Wah 1:17; 2:8.

Jerusalem: Why 1:13-16 - -- Anak Manusia, Mesias, nampak di sini sebagai Hakim di akhir zaman, seperti dalam Dan 7:13-14 (bdk Dan 10:5-6). Sifat-sifatNya dilambangkan berbagai la...

Anak Manusia, Mesias, nampak di sini sebagai Hakim di akhir zaman, seperti dalam Dan 7:13-14 (bdk Dan 10:5-6). Sifat-sifatNya dilambangkan berbagai lambang: Jubah panjang (bdk Kel 28:4; 29:5; Zak 3:4) melambangkan imamatNya; ikat pinggang dari emas (bdk 1Ma 10:89; 11:58) melambangkan martabat kerajaanNya; rambut putih (bdk Dan 7:9) melambangkan kekekalanNya; mata bagaikan nyala api yang "menguji" batin dan hati, Wah 2:23 melambangkan pengetahuanNya; kaki dari tembaga (bdk Dan 2:31-45) melambangkan kekokohanNya; suaraNya bagaikan desau air bah, kakiNya yang berkilap dan wajahNya yang bersinar melambangkan kebesaranNya yang menakutkan. Di genggamanNya yang berkuasa (tangan kanan) Ia memegang ketujuh jemaat (tujuh bintang, Wah 1:20); Ia membuka mulutNya untuk mengeluarkan keputusanNya yang menjatuhkan hukuman mati (pedang tajam bermata dua) atas mereka yang tidak percaya (bdk Wah 19:15+; Wah 2:16; dan Yes 49:2; Efe 6:17; Ibr 4:12). Pada permulaan tiap-tiap surat yang menyusul disebutkan salah satu sifat yang menonjolkan Kristus sebagai Hakim, sesuai dengan keadaan jemaat yang bersangkutan.

Jerusalem: Why 1:18 - Yang Hidup Artinya: Yang mempunyai hidup sebagai milikNya yang khas, bdk Yoh 1:4; 3:15+; Yoh 5:21,26; dll. Ditekankan bahwa Kristus yang dibangkitkan sekarang hi...

Artinya: Yang mempunyai hidup sebagai milikNya yang khas, bdk Yoh 1:4; 3:15+; Yoh 5:21,26; dll. Ditekankan bahwa Kristus yang dibangkitkan sekarang hidup

Jerusalem: Why 1:18 - kerajaan maut Yunaninya: Hades, ialah tempat tinggal orang-orang mati, Bil 16:33; Kej 37:35; 1Sa 2:6; 28:19; Maz 6:6; 88:6,12-13; 89:49; Yes 38:18; Yeh 32:17-32; Ul...

Yunaninya: Hades, ialah tempat tinggal orang-orang mati, Bil 16:33; Kej 37:35; 1Sa 2:6; 28:19; Maz 6:6; 88:6,12-13; 89:49; Yes 38:18; Yeh 32:17-32; Ula 5:26; Wis 16:13. Kristus berkuasa mengeluarkan orang-orang mati dari situ (kunci), bdk Yoh 5:26-28.

Jerusalem: Why 1:19 - yang terjadi sekarang Yaitu apa yang dikatakan dalam surat-surat yang tercantum dalam bab 2 dan 3

Yaitu apa yang dikatakan dalam surat-surat yang tercantum dalam bab 2 dan 3

Jerusalem: Why 1:19 - yang akan terjadi sesudah ini Yakni apa yang dinyatakan dalam bab 4-22. Nubuat-nubuat di sini berupa penglihatan-penglihatan.

Yakni apa yang dinyatakan dalam bab 4-22. Nubuat-nubuat di sini berupa penglihatan-penglihatan.

Jerusalem: Why 1:20 - malaikat Menurut pikiran Yahudi tidak hanya dunia jasmani diurus oleh malaikat-malaikat, bdk Wah 7:1; 14:18; 16:5, tetapi juga orang-orang dan jemaat-jemaat, b...

Menurut pikiran Yahudi tidak hanya dunia jasmani diurus oleh malaikat-malaikat, bdk Wah 7:1; 14:18; 16:5, tetapi juga orang-orang dan jemaat-jemaat, bdk Kel 23:20; Tob 5:4; Dan 10:13. Maka tiap-tiap jemaat Kristen dianggap diurus oleh seorang malaikat yang bertanggungjawab atasnya. Masing-masing malaikat menerima sepucuk surat. Tetapi semua jemaat ada di tangan Kristus, Wah 1:16, artinya dikuasai dan dilindungi olehNya.

Ende: Why 1:1 - Wahju Jesus Kristus Djadi karangan inipun termasuk "Indjil", jaitu Kabar gembira Perdjandjian Baru.

Djadi karangan inipun termasuk "Indjil", jaitu Kabar gembira Perdjandjian Baru.

Ende: Why 1:1 - Segera harus berlangsung Sebenarnja waktu itu sudah tengah berlangsung dan sekarang masih berlangsung dan akan terus berlangsung sampai achir zaman.

Sebenarnja waktu itu sudah tengah berlangsung dan sekarang masih berlangsung dan akan terus berlangsung sampai achir zaman.

Ende: Why 1:1 - Segera disini tidak berarti bahwa achir zaman sudah diambang pintu.

disini tidak berarti bahwa achir zaman sudah diambang pintu.

Ende: Why 1:4 - Kepada tudjuh geredja di Asia Angka "tudjuh". Segala angka dalam karangan ini bersifat lambang "Tudjuh" digunakan untuk sekelompok terbatas tetapi bulat. Ketudjuh umat jang ditegur...

Angka "tudjuh". Segala angka dalam karangan ini bersifat lambang "Tudjuh" digunakan untuk sekelompok terbatas tetapi bulat.

Ketudjuh umat jang ditegur mewakili semua umat dipropinsi Asia, malah menurut maksud Roh Kudus tentu seluruh geredja Kristus dan untuk segala abad. Dan memang amanat-amanat tjukup tepat bagi kitapun djuga.

Ende: Why 1:6 - Kita suatu keradjaan para imam Kita semua imam dalam arti, bahwa kita dengan tak henti-hentinja mempersembahkan kurban pudjaan untuk memuliakan Allah.

Kita semua imam dalam arti, bahwa kita dengan tak henti-hentinja mempersembahkan kurban pudjaan untuk memuliakan Allah.

Ende: Why 1:7 - Ia datang dengan awan jaitu Kristus dalam kemuliaan kemenangan, sebagai Kristus Radja dan Hakim dunia, diachir zaman.

jaitu Kristus dalam kemuliaan kemenangan, sebagai Kristus Radja dan Hakim dunia, diachir zaman.

Ende: Why 1:8 - Alfa dan Omega Alfa adalah huruf pertama dan Omega jang terachir dari abdjad Junani dan digunakan untuk lambang Allah sebagai asal mula dan tudjuan terachir segala m...

Alfa adalah huruf pertama dan Omega jang terachir dari abdjad Junani dan digunakan untuk lambang Allah sebagai asal mula dan tudjuan terachir segala machluk.

Ende: Why 1:9 - Demi sabda Allah Joanes pengarang buku ini dibuang kepulau Patmos oleh pemerintah Romawi karena kerasulannja, memaklumkan Indjil.

Joanes pengarang buku ini dibuang kepulau Patmos oleh pemerintah Romawi karena kerasulannja, memaklumkan Indjil.

Ende: Why 1:10 - Digerakkan dalam roh Maksud ungkapan asli: ia merasa diri tiba-tiba diangkat kesuatu dunia jang gaib.

Maksud ungkapan asli: ia merasa diri tiba-tiba diangkat kesuatu dunia jang gaib.

Ende: Why 1:12 - Tudjuh kaki kandil Ini melambangkan ketudjuh umat tersebut diatas.

Ini melambangkan ketudjuh umat tersebut diatas.

Ende: Why 1:13 - Bagaikan Putera-manusia Jang dimaksudkan ialah Kristus, dengan ingat akan Dan 7:13, tetapi ungkapan itu barangkali djuga dipilih sebab Jesus sendiri gemar memakainja sebagai ...

Jang dimaksudkan ialah Kristus, dengan ingat akan Dan 7:13, tetapi ungkapan itu barangkali djuga dipilih sebab Jesus sendiri gemar memakainja sebagai nama atau gelaran bagi Dirinja.

Ende: Why 1:13 - Djubah pandang melambangkan martabat imamat", "tjinta emas" martabat radja

melambangkan martabat imamat", "tjinta emas" martabat radja

Ende: Why 1:13 - rambut putih kekekalan umur, "kaki tembaga" keteguhan pendirian, "mata bernjala-njala" ketadjaman penglihatan dan semangat, "Pedang tadjam jang keluar dari mulut" ...

kekekalan umur, "kaki tembaga" keteguhan pendirian, "mata bernjala-njala" ketadjaman penglihatan dan semangat, "Pedang tadjam jang keluar dari mulut" ketadjaman dan kekuatan sabda Kristus.

Ref. Silang FULL: Why 1:1 - yang dikaruniakan // segera terjadi // oleh malaikat-Nya // hamba-Nya Yohanes · yang dikaruniakan: Yoh 12:49; 17:8 · segera terjadi: Wahy 1:19; Dan 2:28,29; Wahy 22:6 · oleh malaikat-Nya: Wahy 22:16 ·...

· yang dikaruniakan: Yoh 12:49; 17:8

· segera terjadi: Wahy 1:19; Dan 2:28,29; Wahy 22:6

· oleh malaikat-Nya: Wahy 22:16

· hamba-Nya Yohanes: Wahy 1:4,9; Wahy 22:8

Ref. Silang FULL: Why 1:2 - firman Allah // Yesus Kristus · firman Allah: Wahy 1:9; Ibr 4:12; Ibr 4:12 · Yesus Kristus: Wahy 1:9; 1Kor 1:6; Wahy 6:9; 12:17; 19:10

· firman Allah: Wahy 1:9; Ibr 4:12; [Lihat FULL. Ibr 4:12]

· Yesus Kristus: Wahy 1:9; 1Kor 1:6; Wahy 6:9; 12:17; 19:10

Ref. Silang FULL: Why 1:3 - di dalamnya // sudah dekat · di dalamnya: Luk 11:28; Wahy 22:7 · sudah dekat: Rom 13:11; Rom 13:11

· di dalamnya: Luk 11:28; Wahy 22:7

· sudah dekat: Rom 13:11; [Lihat FULL. Rom 13:11]

Ref. Silang FULL: Why 1:4 - ketujuh jemaat // menyertai kamu // akan datang // ketujuh roh · ketujuh jemaat: Wahy 1:11,20 · menyertai kamu: Rom 1:7; Rom 1:7 · akan datang: Wahy 1:8; Wahy 4:8; 11:17; 16:5 · ketujuh...

· ketujuh jemaat: Wahy 1:11,20

· menyertai kamu: Rom 1:7; [Lihat FULL. Rom 1:7]

· akan datang: Wahy 1:8; Wahy 4:8; 11:17; 16:5

· ketujuh roh: Yes 11:2; Wahy 3:1; 4:5; 5:6

Ref. Silang FULL: Why 1:5 - yang setia // orang mati // bumi ini // mengasihi kita // oleh darah-Nya · yang setia: Yes 55:4; Yoh 18:37; Wahy 3:14 · orang mati: Mazm 89:28; Kol 1:18 · bumi ini: 1Tim 6:15; 1Tim 6:15 · mengasi...

· yang setia: Yes 55:4; Yoh 18:37; Wahy 3:14

· orang mati: Mazm 89:28; Kol 1:18

· bumi ini: 1Tim 6:15; [Lihat FULL. 1Tim 6:15]

· mengasihi kita: Rom 8:37; [Lihat FULL. Rom 8:37]

· oleh darah-Nya: Rom 3:25; [Lihat FULL. Rom 3:25]

Ref. Silang FULL: Why 1:6 - menjadi imam-imam // Allah, Bapa-Nya // selama-lamanya. Amin · menjadi imam-imam: 1Pet 2:5; 1Pet 2:5; Wahy 5:10; 20:6 · Allah, Bapa-Nya: Rom 15:6 · selama-lamanya. Amin: Rom 11:36; Rom 11:36...

· menjadi imam-imam: 1Pet 2:5; [Lihat FULL. 1Pet 2:5]; Wahy 5:10; 20:6

· Allah, Bapa-Nya: Rom 15:6

· selama-lamanya. Amin: Rom 11:36; [Lihat FULL. Rom 11:36]

Ref. Silang FULL: Why 1:7 - dengan awan-awan // menikam Dia // akan meratapi · dengan awan-awan: Dan 7:13; Mat 16:27; Mat 16:27; Mat 24:30; 26:64; Luk 17:30; Luk 17:30; 1Kor 1:7; 1Kor 1:7; 1Tes 2:19; 1Tes 2:19; 1Tes 4:...

· dengan awan-awan: Dan 7:13; Mat 16:27; [Lihat FULL. Mat 16:27]; Mat 24:30; 26:64; Luk 17:30; [Lihat FULL. Luk 17:30]; 1Kor 1:7; [Lihat FULL. 1Kor 1:7]; 1Tes 2:19; [Lihat FULL. 1Tes 2:19]; 1Tes 4:16,17

· menikam Dia: Yoh 19:34,37

· akan meratapi: Za 12:10; Mat 24:30

Ref. Silang FULL: Why 1:8 - dan Omega // akan datang // Yang Mahakuasa · dan Omega: Wahy 1:17; Wahy 1:17; Wahy 21:6; 22:13 · akan datang: Wahy 1:4; Wahy 1:4 · Yang Mahakuasa: Wahy 4:8; 15:3; 19:6

· dan Omega: Wahy 1:17; [Lihat FULL. Wahy 1:17]; Wahy 21:6; 22:13

· akan datang: Wahy 1:4; [Lihat FULL. Wahy 1:4]

· Yang Mahakuasa: Wahy 4:8; 15:3; 19:6

Ref. Silang FULL: Why 1:9 - Aku, Yohanes // dalam kesusahan // dalam Kerajaan // dalam ketekunan // firman Allah // oleh Yesus · Aku, Yohanes: Wahy 1:1 · dalam kesusahan: Kis 14:22; Kis 14:22; 2Kor 1:7; Fili 4:14 · dalam Kerajaan: Wahy 1:6 · dalam k...

· Aku, Yohanes: Wahy 1:1

· dalam kesusahan: Kis 14:22; [Lihat FULL. Kis 14:22]; 2Kor 1:7; Fili 4:14

· dalam Kerajaan: Wahy 1:6

· dalam ketekunan: 2Tim 2:12

· firman Allah: Wahy 1:2; Ibr 4:12; [Lihat FULL. Ibr 4:12]

· oleh Yesus: Wahy 1:2; [Lihat FULL. Wahy 1:2]

Ref. Silang FULL: Why 1:10 - hari Tuhan // oleh Roh // bunyi sangkakala · hari Tuhan: Kis 20:7 · oleh Roh: Wahy 4:2; 17:3; 21:10 · bunyi sangkakala: Kel 20:18; Wahy 4:1

· hari Tuhan: Kis 20:7

· oleh Roh: Wahy 4:2; 17:3; 21:10

· bunyi sangkakala: Kel 20:18; Wahy 4:1

Ref. Silang FULL: Why 1:11 - engkau lihat // ketujuh jemaat // ke Efesus // ke Smirna // ke Pergamus // ke Tiatira // ke Sardis // ke Filadelfia // ke Laodikia · engkau lihat: Wahy 1:19 · ketujuh jemaat: Wahy 1:4,20 · ke Efesus: Kis 18:19; Kis 18:19 · ke Smirna: Wahy 2:8 · k...

· engkau lihat: Wahy 1:19

· ketujuh jemaat: Wahy 1:4,20

· ke Efesus: Kis 18:19; [Lihat FULL. Kis 18:19]

· ke Smirna: Wahy 2:8

· ke Pergamus: Wahy 2:12

· ke Tiatira: Kis 16:14; Wahy 2:18,24

· ke Sardis: Wahy 3:1

· ke Filadelfia: Wahy 3:7

· ke Laodikia: Kol 2:1; [Lihat FULL. Kol 2:1]; Wahy 3:14

Ref. Silang FULL: Why 1:12 - kaki dian · kaki dian: Wahy 1:20; Kel 25:31-40; Za 4:2; Wahy 2:1

Ref. Silang FULL: Why 1:13 - kaki dian // Anak Manusia // di kaki // dan dadanya · kaki dian: Wahy 2:1 · Anak Manusia: Yeh 1:26; Dan 7:13; 10:16; Wahy 14:14 · di kaki: Yes 6:1 · dan dadanya: Dan 10:5; Wa...

· kaki dian: Wahy 2:1

· Anak Manusia: Yeh 1:26; Dan 7:13; 10:16; Wahy 14:14

· di kaki: Yes 6:1

· dan dadanya: Dan 10:5; Wahy 15:6

Ref. Silang FULL: Why 1:14 - nyala api · nyala api: Dan 7:9; 10:6; Wahy 2:18; 19:12

Ref. Silang FULL: Why 1:15 - dalam perapian // air bah · dalam perapian: Yeh 1:7; Dan 10:6; Wahy 2:18 · air bah: Yeh 43:2; Wahy 14:2; 19:6

· dalam perapian: Yeh 1:7; Dan 10:6; Wahy 2:18

· air bah: Yeh 43:2; Wahy 14:2; 19:6

Ref. Silang FULL: Why 1:16 - tujuh bintang // sebilah pedang // bagaikan matahari · tujuh bintang: Wahy 1:20; Wahy 2:1; 3:1 · sebilah pedang: Yes 1:20; 49:2; Ibr 4:12; Wahy 2:12,16; 19:15,21 · bagaikan matahari:...

· tujuh bintang: Wahy 1:20; Wahy 2:1; 3:1

· sebilah pedang: Yes 1:20; 49:2; Ibr 4:12; Wahy 2:12,16; 19:15,21

· bagaikan matahari: Hak 5:31; Mat 17:2

Ref. Silang FULL: Why 1:17 - depan kaki-Nya // di atasku // Jangan takut // Yang Akhir · depan kaki-Nya: Yeh 1:28; Dan 8:17,18 · di atasku: Dan 8:18 · Jangan takut: Mat 14:27; Mat 14:27 · Yang Akhir: Yes 41:4;...

· depan kaki-Nya: Yeh 1:28; Dan 8:17,18

· di atasku: Dan 8:18

· Jangan takut: Mat 14:27; [Lihat FULL. Mat 14:27]

· Yang Akhir: Yes 41:4; 44:6; 48:12; Wahy 2:8; 22:13

Ref. Silang FULL: Why 1:18 - telah mati // sampai selama-lamanya // kerajaan maut · telah mati: Rom 6:9; Wahy 2:8 · sampai selama-lamanya: Ul 32:40; Dan 4:34; 12:7; Wahy 4:9,10; 10:6; 15:7 · kerajaan maut: Wahy ...

· telah mati: Rom 6:9; Wahy 2:8

· sampai selama-lamanya: Ul 32:40; Dan 4:34; 12:7; Wahy 4:9,10; 10:6; 15:7

· kerajaan maut: Wahy 9:1; 20:1

Ref. Silang FULL: Why 1:19 - telah kaulihat · telah kaulihat: Wahy 1:11; Hab 2:2

· telah kaulihat: Wahy 1:11; Hab 2:2

Ref. Silang FULL: Why 1:20 - tangan kanan-Ku // kaki dian // ketujuh jemaat // ketujuh jemaat · tangan kanan-Ku: Wahy 1:16; Wahy 1:16 · kaki dian: Wahy 1:12; Wahy 1:12 · ketujuh jemaat: Wahy 1:4,11 · ketujuh jemaat: ...

· tangan kanan-Ku: Wahy 1:16; [Lihat FULL. Wahy 1:16]

· kaki dian: Wahy 1:12; [Lihat FULL. Wahy 1:12]

· ketujuh jemaat: Wahy 1:4,11

· ketujuh jemaat: Mat 5:14,15

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Hagelberg: Why 1:1 - -- 1:1 Inilah wahyu63 Yesus64 Kristus,65 yang diberikan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya66 apa yang harus terjadi dengan t...

1:1 Inilah wahyu63 Yesus64 Kristus,65 yang diberikan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya66 apa yang harus terjadi dengan tiba-tiba.67 Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia68 telah menyatakannya69 kepada hamba-Nya Yohanes.

Yohanes tidak mau kitab ini diragukan, maka dengan nada khidmat dia langsung menegaskan wewenang dari karyanya: kitab ini berasal dari Allah. Ia juga tidak menghendaki isi kitab ini hanya sekadar menjadi bahan kuliah dan bahan perdebatan, maka dengan nada mendesak ia menegaskan bahwa semuanya ini harus terjadi dengan tiba-tiba.

Menurut pasal 1:1, ilham ini disalurkan kepada manusia melalui semacam rantai dengan "anak rantai" Allah... Kristus... malaikat-Nya... Yohanes... dan akhirnya hamba-hamba-Nya, yaitu setiap orang yang percaya dan taat kepada-Nya, baik yang di dalam ketujuh jemaat maupun orang kudus yang berada di lain tempat dan zaman. Tirai yang menyembunyikan hari kiamat dari mata kita sudah diambil melalui "rantai ilham" tersebut.

Sesuai dengan apa yang dikatakan di atas mengenai tujuan utama dari Kitab Wahyu, yaitu apa yang harus terjadi dengan tiba-tiba harus ditunjukkan kepada hamba-hamba-Nya, supaya hidup mereka segera disesuaikan dengan kenyataan mengenai kedatangan-Nya.

Hagelberg: Why 1:1-3 - -- 1. Judul dan kata pengantar (1:1-3)

1. Judul dan kata pengantar (1:1-3)

Hagelberg: Why 1:1 - -- 1:1 Inilah wahyu63 Yesus64 Kristus,65 yang diberikan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya66 apa yang harus terjadi dengan t...

1:1 Inilah wahyu63 Yesus64 Kristus,65 yang diberikan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya66 apa yang harus terjadi dengan tiba-tiba.67 Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia68 telah menyatakannya69 kepada hamba-Nya Yohanes.

Yohanes tidak mau kitab ini diragukan, maka dengan nada khidmat dia langsung menegaskan wewenang dari karyanya: kitab ini berasal dari Allah. Ia juga tidak menghendaki isi kitab ini hanya sekadar menjadi bahan kuliah dan bahan perdebatan, maka dengan nada mendesak ia menegaskan bahwa semuanya ini harus terjadi dengan tiba-tiba.

Menurut pasal 1:1, ilham ini disalurkan kepada manusia melalui semacam rantai dengan "anak rantai" Allah... Kristus... malaikat-Nya... Yohanes... dan akhirnya hamba-hamba-Nya, yaitu setiap orang yang percaya dan taat kepada-Nya, baik yang di dalam ketujuh jemaat maupun orang kudus yang berada di lain tempat dan zaman. Tirai yang menyembunyikan hari kiamat dari mata kita sudah diambil melalui "rantai ilham" tersebut.

Sesuai dengan apa yang dikatakan di atas mengenai tujuan utama dari Kitab Wahyu, yaitu apa yang harus terjadi dengan tiba-tiba harus ditunjukkan kepada hamba-hamba-Nya, supaya hidup mereka segera disesuaikan dengan kenyataan mengenai kedatangan-Nya.

Hagelberg: Why 1:1-8 - -- A. Pembukaan Kitab (1:1-8) Tidak mungkin Yohanes secara langsung menceritakan penglihatan tentang pribadi Tuhan Yesus. Para pembaca harus diberitahu m...

A. Pembukaan Kitab (1:1-8)

Tidak mungkin Yohanes secara langsung menceritakan penglihatan tentang pribadi Tuhan Yesus. Para pembaca harus diberitahu mengenai identitas dan keadaan penulis Kitab Wahyu. Juga salam kepada para pembaca mula-mula disampaikan oleh Yohanes.

Hagelberg: Why 1:1-20 - -- I. Bagian Pertama : \"...apa yang telah kaulihat...\" (1:1-20) Bagian ini merupakan dasar seluruh Kitab Wahyu, karena di dalam bagian ini terdapat pen...

I. Bagian Pertama : \"...apa yang telah kaulihat...\" (1:1-20)

Bagian ini merupakan dasar seluruh Kitab Wahyu, karena di dalam bagian ini terdapat penglihatan tentang pribadi Tuhan Yesus sendiri.

Hagelberg: Why 1:2 - -- 1:2 Yohanes telah bersaksi tentang Firman Allah dan tentang kesaksian Yesus Kristus,70 yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya. Pernyataan Yohanes ...

1:2 Yohanes telah bersaksi tentang Firman Allah dan tentang kesaksian Yesus Kristus,70 yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.

Pernyataan Yohanes dalam ayat dua ini, memberi tekanan secara khusus kepada para pembaca supaya mereka tidak meragukan isi kitab ini. Kalau isi kitab ini dianggap palsu, maka berarti Yohanes dituduh berdusta. Fungsi ayat ini sama seperti fungsi sebuah tanda tangan.

Menurut "rantai ilham" yang disebutkan dalam pasal 1:1, kesaksian Yesus Kristus adalah Firman yang diberikan kepada-Nya oleh Allah. Jadi, kalimat ini dapat diterjemahkan, "Yohanes telah bersaksi tentang Firman Allah, yaitu kesaksian Yesus Kristus, yang segalanya telah dilihatnya."

Hagelberg: Why 1:2 - -- 1:2 Yohanes telah bersaksi tentang Firman Allah dan tentang kesaksian Yesus Kristus,70 yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya. Pernyataan Yohanes ...

1:2 Yohanes telah bersaksi tentang Firman Allah dan tentang kesaksian Yesus Kristus,70 yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.

Pernyataan Yohanes dalam ayat dua ini, memberi tekanan secara khusus kepada para pembaca supaya mereka tidak meragukan isi kitab ini. Kalau isi kitab ini dianggap palsu, maka berarti Yohanes dituduh berdusta. Fungsi ayat ini sama seperti fungsi sebuah tanda tangan.

Menurut "rantai ilham" yang disebutkan dalam pasal 1:1, kesaksian Yesus Kristus adalah Firman yang diberikan kepada-Nya oleh Allah. Jadi, kalimat ini dapat diterjemahkan, "Yohanes telah bersaksi tentang Firman Allah, yaitu kesaksian Yesus Kristus, yang segalanya telah dilihatnya."

Hagelberg: Why 1:3 - -- 1:3 Berbahagialah71 ia yang membacakan72 dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini dan menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktu...

1:3 Berbahagialah71 ia yang membacakan72 dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini dan menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.73

Ayat ini mengandung ucapan bahagia, yaitu untuk dia yang membacakan... kata-kata nubuat ini, dan untuk mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini dan menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya. Ucapan bahagia ini ditujukan kepada orang yang melaksanakan tugas pembacaan Firman Allah dalam kebaktian umat Allah, dan juga kepada setiap orang yang memperhatikan dan melakukan Kitab Wahyu. Menurut tata bahasa yang asli,74 tidak ada berkat untuk orang yang hanya mendengarkan kitab ini saja, karena mereka harus juga menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya.

Sesuai dengan apa yang telah dijelaskan di atas, ayat ini merupakan kunci untuk mengerti tujuan utama dari Kitab Wahyu. Orang yang menuruti apa yang ada tertulis di dalam Kitab Wahyu dikatakan berbahagia karena pada saat yang sudah dekat orang yang menaati Firman ini akan diberi pahala yang indah, seperti apa yang diceritakan dalam pasal 2-3.

Taatilah Firman ini, karena tidak lama lagi, Dia yang digambarkan dalam bagian pertama, Dia yang memerintah dalam bagian kedua, pasti akan kembali, menang dan membagikan pahala yang sama persis seperti apa yang diceritakan di dalam bagian ketiga.

Pada dasarnya nubuatan merupakan kata-kata dari Allah yang harus ditaati. Mungkin kata itu mengenai masa depan, dan mungkin kata ini mengenai masa sekarang, tetapi yang pasti adalah bahwa kata-kata nubuat ini berasal dari Allah.75

Waktunya untuk kegenapan kata-kata nubuat ini dikatakan sudah dekat, tetapi sekarang kita mengerti bahwa paling tidak hampir 2000 tahun sudah lewat, dan Dia belum datang. Maka pada waktu itu, apa yang sudah dekat juga masih jauh. Keadaan ini dapat disamakan dengan seseorang yang lari menuju pada jurang. Pada saat terakhir dia belok dan tidak masuk jurang, tetapi dia lari pas di pinggir jurang. Orang lain tidak mengetahui berapa lama dia akan lari mengikuti pinggir jurang sebelum dia belok lagi dan masuk jurang. Mungkin dia akan lari selama sepuluh kilometer di pinggir jurang, atau mungkin sebentar lagi dia akan masuk. Masuknya dia ke jurang itu sudah dekat. Demikian juga, waktunya sudah dekat di mana kata-kata nubuat ini akan digenapi.

Hagelberg: Why 1:3 - -- 1:3 Berbahagialah71 ia yang membacakan72 dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini dan menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktu...

1:3 Berbahagialah71 ia yang membacakan72 dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini dan menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.73

Ayat ini mengandung ucapan bahagia, yaitu untuk dia yang membacakan... kata-kata nubuat ini, dan untuk mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini dan menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya. Ucapan bahagia ini ditujukan kepada orang yang melaksanakan tugas pembacaan Firman Allah dalam kebaktian umat Allah, dan juga kepada setiap orang yang memperhatikan dan melakukan Kitab Wahyu. Menurut tata bahasa yang asli,74 tidak ada berkat untuk orang yang hanya mendengarkan kitab ini saja, karena mereka harus juga menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya.

Sesuai dengan apa yang telah dijelaskan di atas, ayat ini merupakan kunci untuk mengerti tujuan utama dari Kitab Wahyu. Orang yang menuruti apa yang ada tertulis di dalam Kitab Wahyu dikatakan berbahagia karena pada saat yang sudah dekat orang yang menaati Firman ini akan diberi pahala yang indah, seperti apa yang diceritakan dalam pasal 2-3.

Taatilah Firman ini, karena tidak lama lagi, Dia yang digambarkan dalam bagian pertama, Dia yang memerintah dalam bagian kedua, pasti akan kembali, menang dan membagikan pahala yang sama persis seperti apa yang diceritakan di dalam bagian ketiga.

Pada dasarnya nubuatan merupakan kata-kata dari Allah yang harus ditaati. Mungkin kata itu mengenai masa depan, dan mungkin kata ini mengenai masa sekarang, tetapi yang pasti adalah bahwa kata-kata nubuat ini berasal dari Allah.75

Waktunya untuk kegenapan kata-kata nubuat ini dikatakan sudah dekat, tetapi sekarang kita mengerti bahwa paling tidak hampir 2000 tahun sudah lewat, dan Dia belum datang. Maka pada waktu itu, apa yang sudah dekat juga masih jauh. Keadaan ini dapat disamakan dengan seseorang yang lari menuju pada jurang. Pada saat terakhir dia belok dan tidak masuk jurang, tetapi dia lari pas di pinggir jurang. Orang lain tidak mengetahui berapa lama dia akan lari mengikuti pinggir jurang sebelum dia belok lagi dan masuk jurang. Mungkin dia akan lari selama sepuluh kilometer di pinggir jurang, atau mungkin sebentar lagi dia akan masuk. Masuknya dia ke jurang itu sudah dekat. Demikian juga, waktunya sudah dekat di mana kata-kata nubuat ini akan digenapi.

Hagelberg: Why 1:4 - -- 1:4 Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil:76 Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia,77 yang ada dan yang sudah ada...

1:4 Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil:76 Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia,77 yang ada dan yang sudah ada dan yang datang,78 dan dari ketujuh Roh yang ada di hadapan takhta-Nya

Menurut salam tersebut, kitab ini ditujukan kepada ketujuh jemaat setempat yang terletak di suatu Propinsi Kerajaan Roma yang bernama "Asia". Kitab ini dikirimkan sebagai surat kepada tujuh jemaat harfiah, yang lokasinya masing-masing disebutkan dalam pasal 1:11. Memang ada penafsir yang berkata bahwa ketujuh jemaat itu melambangkan tujuh zaman Sejarah Gereja, tetapi kalau tafsiran tersebut diselidiki, ternyata keadaan ketujuh jemaat itu tidak sesuai dengan tujuh tahap sejarah gereja yang mereka kemukakan. Di samping itu, tidak ada petunjuk dalam Kitab Wahyu yang menjelaskan bahwa ketujuh jemaat tersebut tidak bersifat harfiah. Tetapi dengan sangat jelas yang dimaksudkan adalah ketujuh jemaat setempat yang terletak di Asia Kecil.

Ada jemaat di wilayah Propinsi Asia, misalnya jemaat di Kolose, Troas, dan Hieropolis, yang tidak disebut sebagai penerima Kitab Wahyu. Alasan Tuhan Yesus untuk memilih ketujuh jemaat tersebut tidak jelas. Mungkin Yohanes mempunyai pertanggungjawaban atas ketujuh jemaat tersebut. Mungkin juga "kebetulan" ada utusan dari ketujuh jemaat yang mengunjungi Yohanes di Pulau Patmos. Saat ini sulit sekali bagi kita untuk menentukan secara pasti, mengapa Yohanes hanya menyajikan ketujuh jemaat tersebut. Tetapi barangkali angka tujuh menunjuk pada kesempurnaan79, dipilih karena tujuh jemaat tersebut mewakili semua jemaat Kristus sepanjang zaman ini. Sepanjang zaman ini ada jemaat-jemaat seperti ketujuh jemaat tersebut.

Beberapa pembukaan surat Rasul Paulus80 juga dibuka dengan kata seperti kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu.81

Selain salam "kasih karunia", berkat damai sejahtera juga diucapkan. Salam "kasih karunia" merupakan kebiasaan orang-orang Yunani, sedangkan salam damai sejahtera biasa dipergunakan oleh orang-orang Ibrani. (Orang Ibrani mengucapkan "Shalom", dan orang Arab memakai kata yang hampir sama "Salaam".)

Berkat kasih karunia dan damai sejahtera berasal dari Dia... dan dari ketujuh Roh... dan dari Yesus Kristus.... Seperti juga dalam 2 Korintus 13:14, Allah yang Tritunggal adalah sumber berkat yang diucapkan Rasul Yohanes.

Sebutan yang ada dan yang sudah ada dan yang datang menunjuk pada nama Allah dalam Perjanjian Lama. Dalam Septuaginta,82 nama Allah83 yang disebut dalam Keluaran 3:14 diterjemahkan "Aku adalah Dia yang ada." Dalam Targum Yerusalem,84 nas yang sama diterjemahkan "Aku adalah Dia yang ada dan yang akan ada", dan di tempat lain nama yang sama diterjemahkan, "Aku adalah Dia yang ada, dan yang sudah ada, dan yang akan ada."85 Dalam nas ini, "yang akan ada" diganti dengan yang datang. Singkatnya, sebutan ini mengingatkan para pembaca pada Nama Allah dalam Keluaran 3:14.

Oleh karena naskah kuno dalam bahasa Yunani tidak membedakan antara huruf besar (Roh) dan huruf kecil (roh), maka ada dua kemungkinan. Pertama, sebutan ketujuh Roh yang ada di hadapan takhta-Nya menunjuk pada tujuh makhluk surgawi. Kedua, sebutan tersebut menunjuk kepada Roh Allah yang sempurna. Para pembaca harus memilih antara dua kemungkinan ini berdasarkan konteks nas ini.

Dalam konteks Kitab Wahyu tujuh roh (dalam huruf kecil) atau Roh (dalam huruf besar) juga disebutkan empat kali, yaitu dalam pasal ini dan dalam pasal 3:1, 4:5 dan 5:6. Walaupun seringkali dikatakan bahwa keempat makhluk, kedua puluh empat tua-tua itu, dan malaikat yang jumlahnya berlaksa-laksa dan beribu-ribu menyembah Tuhan, tetapi tidak dicatat bahwa tujuh roh/Roh itu menyembah Tuhan. Mungkin tujuh roh/Roh tersebut tidak menyembah Dia karena Roh Allah tidak menyembah Tuhan. Maka kemungkinan yang dimaksudkan dalam nas ini adalah Roh Allah, dan angka tujuh dipakai untuk menegaskan kesempurnaan-Nya, sesuai dengan Yesaya 11:2.

Tafsiran tersebut dikuatkan dengan adanya Allah Bapa dan Yesus secara sejajar dalam ayat yang sama.86 Juga, kalau yang dimaksudkan ada roh suci atau malaikat, sangat aneh, karena tujuh roh/Roh itu merupakan sumber berkat kasih karunia dan damai sejahtera. Malaikat suci merupakan saluran berkat kasih karunia dan damai sejahtera, tetapi bukanlah sumbernya! Barangkali yang dimaksudkan di sini adalah Roh Kudus.

Hagelberg: Why 1:4-8 - -- 2. Salam (1:4-8) Biasanya pembukaan surat Yunani singkat dan sederhana, tetapi dalam bagian ini pembukaan surat dipergunakan untuk menjadi sarana sala...

2. Salam (1:4-8)

Biasanya pembukaan surat Yunani singkat dan sederhana, tetapi dalam bagian ini pembukaan surat dipergunakan untuk menjadi sarana salam yang penuh dengan arti, dan layak dipelajari dengan saksama.

Hagelberg: Why 1:4 - -- 1:4 Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil:76 Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia,77 yang ada dan yang sudah ada...

1:4 Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil:76 Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia,77 yang ada dan yang sudah ada dan yang datang,78 dan dari ketujuh Roh yang ada di hadapan takhta-Nya

Menurut salam tersebut, kitab ini ditujukan kepada ketujuh jemaat setempat yang terletak di suatu Propinsi Kerajaan Roma yang bernama "Asia". Kitab ini dikirimkan sebagai surat kepada tujuh jemaat harfiah, yang lokasinya masing-masing disebutkan dalam pasal 1:11. Memang ada penafsir yang berkata bahwa ketujuh jemaat itu melambangkan tujuh zaman Sejarah Gereja, tetapi kalau tafsiran tersebut diselidiki, ternyata keadaan ketujuh jemaat itu tidak sesuai dengan tujuh tahap sejarah gereja yang mereka kemukakan. Di samping itu, tidak ada petunjuk dalam Kitab Wahyu yang menjelaskan bahwa ketujuh jemaat tersebut tidak bersifat harfiah. Tetapi dengan sangat jelas yang dimaksudkan adalah ketujuh jemaat setempat yang terletak di Asia Kecil.

Ada jemaat di wilayah Propinsi Asia, misalnya jemaat di Kolose, Troas, dan Hieropolis, yang tidak disebut sebagai penerima Kitab Wahyu. Alasan Tuhan Yesus untuk memilih ketujuh jemaat tersebut tidak jelas. Mungkin Yohanes mempunyai pertanggungjawaban atas ketujuh jemaat tersebut. Mungkin juga "kebetulan" ada utusan dari ketujuh jemaat yang mengunjungi Yohanes di Pulau Patmos. Saat ini sulit sekali bagi kita untuk menentukan secara pasti, mengapa Yohanes hanya menyajikan ketujuh jemaat tersebut. Tetapi barangkali angka tujuh menunjuk pada kesempurnaan79, dipilih karena tujuh jemaat tersebut mewakili semua jemaat Kristus sepanjang zaman ini. Sepanjang zaman ini ada jemaat-jemaat seperti ketujuh jemaat tersebut.

Beberapa pembukaan surat Rasul Paulus80 juga dibuka dengan kata seperti kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu.81

Selain salam "kasih karunia", berkat damai sejahtera juga diucapkan. Salam "kasih karunia" merupakan kebiasaan orang-orang Yunani, sedangkan salam damai sejahtera biasa dipergunakan oleh orang-orang Ibrani. (Orang Ibrani mengucapkan "Shalom", dan orang Arab memakai kata yang hampir sama "Salaam".)

Berkat kasih karunia dan damai sejahtera berasal dari Dia... dan dari ketujuh Roh... dan dari Yesus Kristus.... Seperti juga dalam 2 Korintus 13:14, Allah yang Tritunggal adalah sumber berkat yang diucapkan Rasul Yohanes.

Sebutan yang ada dan yang sudah ada dan yang datang menunjuk pada nama Allah dalam Perjanjian Lama. Dalam Septuaginta,82 nama Allah83 yang disebut dalam Keluaran 3:14 diterjemahkan "Aku adalah Dia yang ada." Dalam Targum Yerusalem,84 nas yang sama diterjemahkan "Aku adalah Dia yang ada dan yang akan ada", dan di tempat lain nama yang sama diterjemahkan, "Aku adalah Dia yang ada, dan yang sudah ada, dan yang akan ada."85 Dalam nas ini, "yang akan ada" diganti dengan yang datang. Singkatnya, sebutan ini mengingatkan para pembaca pada Nama Allah dalam Keluaran 3:14.

Oleh karena naskah kuno dalam bahasa Yunani tidak membedakan antara huruf besar (Roh) dan huruf kecil (roh), maka ada dua kemungkinan. Pertama, sebutan ketujuh Roh yang ada di hadapan takhta-Nya menunjuk pada tujuh makhluk surgawi. Kedua, sebutan tersebut menunjuk kepada Roh Allah yang sempurna. Para pembaca harus memilih antara dua kemungkinan ini berdasarkan konteks nas ini.

Dalam konteks Kitab Wahyu tujuh roh (dalam huruf kecil) atau Roh (dalam huruf besar) juga disebutkan empat kali, yaitu dalam pasal ini dan dalam pasal 3:1, 4:5 dan 5:6. Walaupun seringkali dikatakan bahwa keempat makhluk, kedua puluh empat tua-tua itu, dan malaikat yang jumlahnya berlaksa-laksa dan beribu-ribu menyembah Tuhan, tetapi tidak dicatat bahwa tujuh roh/Roh itu menyembah Tuhan. Mungkin tujuh roh/Roh tersebut tidak menyembah Dia karena Roh Allah tidak menyembah Tuhan. Maka kemungkinan yang dimaksudkan dalam nas ini adalah Roh Allah, dan angka tujuh dipakai untuk menegaskan kesempurnaan-Nya, sesuai dengan Yesaya 11:2.

Tafsiran tersebut dikuatkan dengan adanya Allah Bapa dan Yesus secara sejajar dalam ayat yang sama.86 Juga, kalau yang dimaksudkan ada roh suci atau malaikat, sangat aneh, karena tujuh roh/Roh itu merupakan sumber berkat kasih karunia dan damai sejahtera. Malaikat suci merupakan saluran berkat kasih karunia dan damai sejahtera, tetapi bukanlah sumbernya! Barangkali yang dimaksudkan di sini adalah Roh Kudus.

Hagelberg: Why 1:5 - -- 1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit87 dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang ...

1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit87 dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya

Tuhan Yesus Kristus juga disebut sebagai sumber berkat kasih karunia dan damai sejahtera. Dia disebut Saksi yang setia, suatu sebutan yang sesuai dengan peranan-Nya berkaitan dengan pengilhaman Kitab Wahyu dalam pasal 1:1-2; 22:16, dan 20. Dengan kata lain, Kitab Wahyu merupakan kesaksian dari Tuhan Yesus, yang adalah Saksi yang setia. Kadang-kadang penerapan dari Kitab Wahyu menuntut kesabaran dan penderitaan. Pada saat itu, para pembaca perlu mengingat bahwa Yesus Kristus adalah Saksi yang setia. Apa yang Dia janjikan pasti digenapi, walaupun ada penderitaan yang tak terduga.

Oleh karena Kitab Wahyu meminta ketaatan yang begitu tegas, maka para pembaca mula-mula yang dihadapkan dengan maut perlu dihibur. Oleh karena itulah, Tuhan Yesus disebut sebagai yang pertama bangkit dari antara orang mati. Kemenangan Tuhan Yesus atas maut menjadi penghiburan yang mereka perlukan, karena kebangkitan Tuhan Yesus merupakan jaminan kebangkitan bagi orang percaya. Dalam 1 Korintus 15:20 Paulus menulis, "Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal."

Dia yang sudah menang atas maut adalah Dia yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Tampaknya Roma berkuasa, tetapi sebenarnya Tuhan Allah lebih berkuasa. Rupanya pengikut Kristus dianiaya dan dibunuh oleh Kaisar, tanpa pertolongan dari Kristus. Tetapi sebenarnya Dia berkuasa atas raja-raja bumi ini. Kebenaran ini mendasari segala yang dikisahkan dalam Kitab Wahyu.

Setelah nama Tuhan Yesus disebutkan, pujian meluap dari hati Yohanes.88 Tuhan Yesus mengasihi kita. Dalam bahasa asli kata mengasihi berbentuk Present Tense, artinya Tuhan Yesus sedang mengasihi kita atau dapat juga berarti bahwa Tuhan Yesus terus-menerus mengasihi kita.

Kasih Tuhan Yesus dinyatakan secara sempurna pada waktu Dia menjadi pengganti kita di kayu salib-Nya. Dia tidak hanya memberi pengampunan bagi kita, tetapi Dia juga melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya, sesuai dengan apa yang diuraikan dalam Roma pasal 6-8.

Tema penebusan kita melalui pengorbanan Yesus Kristus tidak jarang diungkapkan dalam Kitab Wahyu, seperti misalnya dalam 5:9, 12; 7:14; 12:11; 13:8; 14:3-4; dan 19:13.

Hagelberg: Why 1:5 - -- 1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit87 dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang ...

1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit87 dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya

Tuhan Yesus Kristus juga disebut sebagai sumber berkat kasih karunia dan damai sejahtera. Dia disebut Saksi yang setia, suatu sebutan yang sesuai dengan peranan-Nya berkaitan dengan pengilhaman Kitab Wahyu dalam pasal 1:1-2; 22:16, dan 20. Dengan kata lain, Kitab Wahyu merupakan kesaksian dari Tuhan Yesus, yang adalah Saksi yang setia. Kadang-kadang penerapan dari Kitab Wahyu menuntut kesabaran dan penderitaan. Pada saat itu, para pembaca perlu mengingat bahwa Yesus Kristus adalah Saksi yang setia. Apa yang Dia janjikan pasti digenapi, walaupun ada penderitaan yang tak terduga.

Oleh karena Kitab Wahyu meminta ketaatan yang begitu tegas, maka para pembaca mula-mula yang dihadapkan dengan maut perlu dihibur. Oleh karena itulah, Tuhan Yesus disebut sebagai yang pertama bangkit dari antara orang mati. Kemenangan Tuhan Yesus atas maut menjadi penghiburan yang mereka perlukan, karena kebangkitan Tuhan Yesus merupakan jaminan kebangkitan bagi orang percaya. Dalam 1 Korintus 15:20 Paulus menulis, "Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal."

Dia yang sudah menang atas maut adalah Dia yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Tampaknya Roma berkuasa, tetapi sebenarnya Tuhan Allah lebih berkuasa. Rupanya pengikut Kristus dianiaya dan dibunuh oleh Kaisar, tanpa pertolongan dari Kristus. Tetapi sebenarnya Dia berkuasa atas raja-raja bumi ini. Kebenaran ini mendasari segala yang dikisahkan dalam Kitab Wahyu.

Setelah nama Tuhan Yesus disebutkan, pujian meluap dari hati Yohanes.88 Tuhan Yesus mengasihi kita. Dalam bahasa asli kata mengasihi berbentuk Present Tense, artinya Tuhan Yesus sedang mengasihi kita atau dapat juga berarti bahwa Tuhan Yesus terus-menerus mengasihi kita.

Kasih Tuhan Yesus dinyatakan secara sempurna pada waktu Dia menjadi pengganti kita di kayu salib-Nya. Dia tidak hanya memberi pengampunan bagi kita, tetapi Dia juga melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya, sesuai dengan apa yang diuraikan dalam Roma pasal 6-8.

Tema penebusan kita melalui pengorbanan Yesus Kristus tidak jarang diungkapkan dalam Kitab Wahyu, seperti misalnya dalam 5:9, 12; 7:14; 12:11; 13:8; 14:3-4; dan 19:13.

Hagelberg: Why 1:6 - -- 1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, - bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamany...

1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, - bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.

Pada waktu Yohanes menulis bagian ini, yaitu salam kepada para pembaca mula-mula, dia sudah menyaksikan apa yang diceritakan dalam pasal-pasal yang berikut. Tampaknya dalam pujian ini dia meneladani penyembahan empat makhluk dan 24 tua-tua yang telah dia saksikan di surga, yang dicatat bagi kita dalam pasal 5:8-14, terutama pasal 5:10, di mana mereka memuji Dia dengan kata yang hampir sama, yaitu, "Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah di bumi."

Dalam Keluaran pasal 19:5-6, Allah berjanji bahwa jika umat Israel menaati Firman Allah, Dia akan membuat mereka menjadi "kerajaan imam dan bangsa yang kudus". Ternyata Israel tidak taat, sehingga janji tersebut belum digenapi, tetapi dalam Wahyu pasal 1:6 kita membaca bahwa jemaat Kristus telah dibuat menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, suatu berkat yang didasari pengorbanan Anak Domba Allah, bukan ketaatan umat-Nya.

Hagelberg: Why 1:6 - -- 1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, - bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamany...

1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, - bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.

Pada waktu Yohanes menulis bagian ini, yaitu salam kepada para pembaca mula-mula, dia sudah menyaksikan apa yang diceritakan dalam pasal-pasal yang berikut. Tampaknya dalam pujian ini dia meneladani penyembahan empat makhluk dan 24 tua-tua yang telah dia saksikan di surga, yang dicatat bagi kita dalam pasal 5:8-14, terutama pasal 5:10, di mana mereka memuji Dia dengan kata yang hampir sama, yaitu, "Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah di bumi."

Dalam Keluaran pasal 19:5-6, Allah berjanji bahwa jika umat Israel menaati Firman Allah, Dia akan membuat mereka menjadi "kerajaan imam dan bangsa yang kudus". Ternyata Israel tidak taat, sehingga janji tersebut belum digenapi, tetapi dalam Wahyu pasal 1:6 kita membaca bahwa jemaat Kristus telah dibuat menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, suatu berkat yang didasari pengorbanan Anak Domba Allah, bukan ketaatan umat-Nya.

Hagelberg: Why 1:7 - -- 1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa89 di bumi akan meratap...

1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa89 di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.90

Ayat ini merupakan gabungan dari Daniel 7:13 dan Zakharia 12:10.91 Dalam Daniel 7:13, nabi melihat Mesias datang "dengan awan-awan dari langit". Ternyata awan seringkali berkaitan dengan kedatangan Tuhan Allah, seperti dalam Bilangan 11:25; Mazmur 104:3; dan Yesaya 19:1.

Dalam Zakharia 12:10 ditulis bahwa semua penduduk Yerusalem "akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi Dia...." Apa yang dibatasi pada semua penduduk Yerusalem dalam Kitab Zakharia, sudah meluas menjadi setiap mata dan semua bangsa di bumi dalam Kitab Wahyu, sehingga mereka akan meratapi Dia.

Pada waktu Tuhan Yesus datang untuk pertama kalinya, Dia hanya dilihat oleh beberapa ribu orang di wilayah Timur Tengah. Akan tetapi, kedatangan-Nya untuk kedua kalinya bersifat lain, karena setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia.

Dengan berkata Ya, amin, Yohanes menyambut kedatangan dan kemenangan Tuhan Yesus dengan semangat dalam nas ini dan juga dalam pasal 22:20, bukan karena perasaan ingin membalas dendam, melainkan karena dia rindu melihat kejahatan dihapus dari bumi ini, dan nama Tuhan Yesus dipermuliakan.

Hagelberg: Why 1:7 - -- 1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa89 di bumi akan meratap...

1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa89 di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.90

Ayat ini merupakan gabungan dari Daniel 7:13 dan Zakharia 12:10.91 Dalam Daniel 7:13, nabi melihat Mesias datang "dengan awan-awan dari langit". Ternyata awan seringkali berkaitan dengan kedatangan Tuhan Allah, seperti dalam Bilangan 11:25; Mazmur 104:3; dan Yesaya 19:1.

Dalam Zakharia 12:10 ditulis bahwa semua penduduk Yerusalem "akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi Dia...." Apa yang dibatasi pada semua penduduk Yerusalem dalam Kitab Zakharia, sudah meluas menjadi setiap mata dan semua bangsa di bumi dalam Kitab Wahyu, sehingga mereka akan meratapi Dia.

Pada waktu Tuhan Yesus datang untuk pertama kalinya, Dia hanya dilihat oleh beberapa ribu orang di wilayah Timur Tengah. Akan tetapi, kedatangan-Nya untuk kedua kalinya bersifat lain, karena setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia.

Dengan berkata Ya, amin, Yohanes menyambut kedatangan dan kemenangan Tuhan Yesus dengan semangat dalam nas ini dan juga dalam pasal 22:20, bukan karena perasaan ingin membalas dendam, melainkan karena dia rindu melihat kejahatan dihapus dari bumi ini, dan nama Tuhan Yesus dipermuliakan.

Hagelberg: Why 1:8 - -- 1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega,92 Firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang datang, Yang Mahakuasa."93 Identifikasi antara Allah Bapa d...

1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega,92 Firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang datang, Yang Mahakuasa."93

Identifikasi antara Allah Bapa dan Tuhan Yesus begitu erat sehingga sulit memastikan siapa yang mengucapkan ayat ini. Dalam pasal 1:4 sebutan yang ada dan yang sudah ada dan yang datang dipakai mengenai Allah Bapa. Dalam pasal 4:8 sebutan Tuhan Allah, Yang Mahakuasa dipakai untuk Allah Bapa. Dari segi yang lain, dalam pasal 22:13 Tuhan Yesus disebut Alfa dan Omega, dan kedatangan Tuhan Yesus baru disebutkan dalam pasal 1:7 di atas. Juga, dalam pasal 1:17, Tuhan Yesus disebut "Yang Awal dan Yang Akhir". Mungkin Rasul Yohanes menyusun kata-kata ini dengan sengaja supaya identifikasi antara Tuhan Yesus dan Allah Bapa lebih ditekankan.

Sebutan Alfa dan Omega menegaskan bahwa kedaulatan Tuhan Allah melintasi segala zaman. Mungkin dalam zaman ini Dia dapat disebut "A dan Z". Tuhan Allah telah ada sebelum permulaan dan masih ada sesudah akhiratnya. Dalam pasal 21:6 sebutan yang sama dipakai dan diperlengkapi dengan kata "Yang Awal dan Yang Akhir", sebuah sebutan yang menegaskan kedaulatan Allah dalam Yesaya 41:4; 44:6; dan 48:12.94

Kata "Tuhan Allah Yang Mahakuasa" dipakai dalam LXX untuk menerjemahkan kata "Tuhan semesta alam" dalam Perjanjian Lama. Pemakaian istilah ini juga menekankan kedaulatan Allah, dan bahwa Dia mempunyai otoritas yang menyeluruh. Penekanan pada kedaulatan Allah, terkait erat bukan hanya dengan segala peristiwa penghukuman yang akan jatuh atas bumi ini pada Akhir Zaman, tetapi juga terkait dengan tuntutan-tuntutan yang ditujukan kepada kita dalam pasal 2-3.

Hagelberg: Why 1:8 - -- 1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega,92 Firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang datang, Yang Mahakuasa."93 Identifikasi antara Allah Bapa d...

1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega,92 Firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang datang, Yang Mahakuasa."93

Identifikasi antara Allah Bapa dan Tuhan Yesus begitu erat sehingga sulit memastikan siapa yang mengucapkan ayat ini. Dalam pasal 1:4 sebutan yang ada dan yang sudah ada dan yang datang dipakai mengenai Allah Bapa. Dalam pasal 4:8 sebutan Tuhan Allah, Yang Mahakuasa dipakai untuk Allah Bapa. Dari segi yang lain, dalam pasal 22:13 Tuhan Yesus disebut Alfa dan Omega, dan kedatangan Tuhan Yesus baru disebutkan dalam pasal 1:7 di atas. Juga, dalam pasal 1:17, Tuhan Yesus disebut "Yang Awal dan Yang Akhir". Mungkin Rasul Yohanes menyusun kata-kata ini dengan sengaja supaya identifikasi antara Tuhan Yesus dan Allah Bapa lebih ditekankan.

Sebutan Alfa dan Omega menegaskan bahwa kedaulatan Tuhan Allah melintasi segala zaman. Mungkin dalam zaman ini Dia dapat disebut "A dan Z". Tuhan Allah telah ada sebelum permulaan dan masih ada sesudah akhiratnya. Dalam pasal 21:6 sebutan yang sama dipakai dan diperlengkapi dengan kata "Yang Awal dan Yang Akhir", sebuah sebutan yang menegaskan kedaulatan Allah dalam Yesaya 41:4; 44:6; dan 48:12.94

Kata "Tuhan Allah Yang Mahakuasa" dipakai dalam LXX untuk menerjemahkan kata "Tuhan semesta alam" dalam Perjanjian Lama. Pemakaian istilah ini juga menekankan kedaulatan Allah, dan bahwa Dia mempunyai otoritas yang menyeluruh. Penekanan pada kedaulatan Allah, terkait erat bukan hanya dengan segala peristiwa penghukuman yang akan jatuh atas bumi ini pada Akhir Zaman, tetapi juga terkait dengan tuntutan-tuntutan yang ditujukan kepada kita dalam pasal 2-3.

Hagelberg: Why 1:9 - -- 1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh ...

1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena Firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.

Yohanes memperkenalkan dirinya sebagai saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus. Mungkin para teolog dan penafsir Alkitab merasa sayang, bahwa dia tidak menulis "Rasul Yohanes", tetapi untuk membesarkan hati para penerima mula-mula, yang sedang menderita, ataupun yang akan menderita penganiayaan, Yohanes meningkatkan rasa kesatuan dan persaudaraan. Tuhan Yesus, yang telah menderita dan menang atas maut, menyampaikan Firman-Nya kepada para pembaca mula-mula melalui Rasul Yohanes, yang juga menderita.

Pulau Patmos, dan tanjungnya, terletak pada jalur pelayaran dari Roma ke Efesus, 65 kilometer dari Kota Miletus. Luas Pulau Patmos sekitar 22 kilometer persegi. Mungkin karena Pulau Patmos sepi dan tandus, maka dipakai sebagai tempat tawanan oleh pemerintah Kekaisaran Romawi.95

Rupanya96 Rasul Yohanes dibuang ke sana sebagai hukuman karena pelayanan pemberitaan Firman Allah. Memang menurut tradisi, Yohanes dibuang ke sana pada waktu Kaisar Domitianus bertakhta. Di sana Yohanes terpaksa bekerja di tambang, dan pada waktu Domitianus wafat, Yohanes diperbolehkan untuk kembali ke Efesus.97

Hagelberg: Why 1:9-11 - -- 1. Latar belakang dari penglihatan (1:9-11) Peristiwa ini terjadi, ketika Yohanes menerima Firman ini dari Tuhan. Berbeda dari mitos yang mempunyai as...

1. Latar belakang dari penglihatan (1:9-11)

Peristiwa ini terjadi, ketika Yohanes menerima Firman ini dari Tuhan. Berbeda dari mitos yang mempunyai asal-usul yang kabur, peristiwa ini terjadi di satu tempat tertentu, dan pada hari tertentu.

Hagelberg: Why 1:9 - -- 1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh ...

1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena Firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.

Yohanes memperkenalkan dirinya sebagai saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus. Mungkin para teolog dan penafsir Alkitab merasa sayang, bahwa dia tidak menulis "Rasul Yohanes", tetapi untuk membesarkan hati para penerima mula-mula, yang sedang menderita, ataupun yang akan menderita penganiayaan, Yohanes meningkatkan rasa kesatuan dan persaudaraan. Tuhan Yesus, yang telah menderita dan menang atas maut, menyampaikan Firman-Nya kepada para pembaca mula-mula melalui Rasul Yohanes, yang juga menderita.

Pulau Patmos, dan tanjungnya, terletak pada jalur pelayaran dari Roma ke Efesus, 65 kilometer dari Kota Miletus. Luas Pulau Patmos sekitar 22 kilometer persegi. Mungkin karena Pulau Patmos sepi dan tandus, maka dipakai sebagai tempat tawanan oleh pemerintah Kekaisaran Romawi.95

Rupanya96 Rasul Yohanes dibuang ke sana sebagai hukuman karena pelayanan pemberitaan Firman Allah. Memang menurut tradisi, Yohanes dibuang ke sana pada waktu Kaisar Domitianus bertakhta. Di sana Yohanes terpaksa bekerja di tambang, dan pada waktu Domitianus wafat, Yohanes diperbolehkan untuk kembali ke Efesus.97

Hagelberg: Why 1:9-20 - -- B. Penglihatannya (1:9-20)

B. Penglihatannya (1:9-20)

Hagelberg: Why 1:10 - -- 1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh98 dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala Istilah hari Tuhan j...

1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh98 dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala

Istilah hari Tuhan jarang sekali dalam Perjanjian Baru, sehingga sulit ditafsirkan. Dalam Perjanjian Lama (misalnya Amos 5:18) ada istilah "hari Tuhan", yang menunjuk pada hari kiamat, tetapi rupanya istilah ini menunjuk pada "hari Minggu".99 Menurut Mounce,100 sama seperti orang Roma merayakan Hari Kaisar, demikian juga orang Kristen merayakan Hari Tuhan, yaitu hari Minggu.

Hagelberg: Why 1:10 - -- 1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh98 dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala Istilah hari Tuhan j...

1:10 Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh98 dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala

Istilah hari Tuhan jarang sekali dalam Perjanjian Baru, sehingga sulit ditafsirkan. Dalam Perjanjian Lama (misalnya Amos 5:18) ada istilah "hari Tuhan", yang menunjuk pada hari kiamat, tetapi rupanya istilah ini menunjuk pada "hari Minggu".99 Menurut Mounce,100 sama seperti orang Roma merayakan Hari Kaisar, demikian juga orang Kristen merayakan Hari Tuhan, yaitu hari Minggu.

Hagelberg: Why 1:11 - -- 1:11 Katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah101 di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamu...

1:11 Katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah101 di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia."

Yohanes diperintahkan untuk menulis penglihatan-penglihatan yang akan dia lihat. Kitab ini bukan merupakan hasil dari lingkungan atau keadaan Yohanes, tetapi merupakan ilham dari Tuhan Yesus Kristus. Kenyataan ini sangat mempengaruhi tafsiran Kitab Wahyu.

Urutan daftar kota yang disebutkan dalam ayat ini sama dengan urutan surat mereka masing-masing dalam pasal 2-3. Urutan ini sesuai dengan letaknya kota-kota ini di jalan raya di Propinsi Asia.

Hagelberg: Why 1:11 - -- 1:11 Katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah101 di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamu...

1:11 Katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah101 di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia."

Yohanes diperintahkan untuk menulis penglihatan-penglihatan yang akan dia lihat. Kitab ini bukan merupakan hasil dari lingkungan atau keadaan Yohanes, tetapi merupakan ilham dari Tuhan Yesus Kristus. Kenyataan ini sangat mempengaruhi tafsiran Kitab Wahyu.

Urutan daftar kota yang disebutkan dalam ayat ini sama dengan urutan surat mereka masing-masing dalam pasal 2-3. Urutan ini sesuai dengan letaknya kota-kota ini di jalan raya di Propinsi Asia.

Hagelberg: Why 1:12 - -- 1:12 Lalu aku berpaling untuk melihat suara102 yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas. Menur...

1:12 Lalu aku berpaling untuk melihat suara102 yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas.

Menurut pasal 1:20, tujuh kaki dian dari emas melambangkan ketujuh jemaat tersebut di atas. Lambang ini tepat karena pelita,103 sebagai sumber terang, memakai kaki dian supaya terangnya memenuhi seluruh ruangan. Demikian juga, jemaat bukan merupakan sumber terang, tetapi hanya tempat sumber terang.

Hagelberg: Why 1:12-20 - -- 2. Penglihatannya sendiri (1:12-20) Penglihatan ini merupakan "potret" yang terbaru dari Tuhan Yesus, dan layak diamati dengan teliti. Memang, dalam n...

2. Penglihatannya sendiri (1:12-20)

Penglihatan ini merupakan "potret" yang terbaru dari Tuhan Yesus, dan layak diamati dengan teliti. Memang, dalam nas ini ada perincian aneh yang masih sulit ditafsirkan, tetapi mungkin artinya dijelaskan di dalam pasal 2 dan pasal 3.

Hagelberg: Why 1:12 - -- 1:12 Lalu aku berpaling untuk melihat suara102 yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas. Menur...

1:12 Lalu aku berpaling untuk melihat suara102 yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas.

Menurut pasal 1:20, tujuh kaki dian dari emas melambangkan ketujuh jemaat tersebut di atas. Lambang ini tepat karena pelita,103 sebagai sumber terang, memakai kaki dian supaya terangnya memenuhi seluruh ruangan. Demikian juga, jemaat bukan merupakan sumber terang, tetapi hanya tempat sumber terang.

Hagelberg: Why 1:13 - -- 1:13 Dan di tengah-tengah ketujuh104 kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berli...

1:13 Dan di tengah-tengah ketujuh104 kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.

Pasal 1:13-18 melatarbelakangi nama-nama yang dipakai oleh Tuhan Yesus mengenai diri-Nya sendiri dalam pasal 2-3. Dalam nas ini kita melihat beberapa unsur dari keberadaan Tuhan Yesus, kemudian dalam pasal 2-3 unsur-unsur tersebut dikemukakan lagi pada saat yang tepat, sesuai dengan keperluan jemaat yang dinasihati.105

Penafsir harus berhati-hati supaya tafsirannya tidak serampangan. Sebenarnya, yang jelas dan pasti dalam penglihatan ini adalah bahwa Kristus sangat mulia, sampai Rasul Yohanes sendiri tersungkur di depan kaki-Nya. Jangan sampai pembahasan tafsiran nas ini mengurangi kesan kedahsyatan yang begitu tampak dalam nas ini.

Pasal 1:13 ini ditafsirkan dalam pasal 1:20, di mana Tuhan Yesus berkata, "... dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat." Maka nas ini berarti bahwa Tuhan Yesus berada di tengah-tengah jemaat-jemaat-Nya. Fakta ini patut diingat oleh jemaat-jemaat tertentu, misalnya jemaat Efesus (Wahyu 2:1), yang sudah meninggalkan kasihnya yang semula.

Istilah "anak"106 seringkali mempunyai arti yang tidak harfiah, seperti dalam ayat-ayat berikut ini:

1. Anak buah: Matius 12:27;107 Ibrani 12:5; dan 1 Petrus 5:13.

2. Anggota dari kelompok besar: Markus 3:28; Kisah Para Rasul 13:26;108 dan Efesus 3:5.

3. Orang yang sangat mirip dengan si anu dapat disebut "anak si anu": Matius 13:38 dan Kisah Para Rasul 13:10. Yesus seringkali dijuluki Anak Allah (Matius 26:63), Anak Daud (Matius 22:42-45), dan Anak Manusia (82 kali dalam keempat Injil).

Ungkapan Anak Manusia sangat rumit ditafsirkan. Dari satu segi, sebutan ini dilatarbelakangi Mazmur 8:5 (di mana sebutan ini berarti "manusia" secara umum), Mazmur 80:18 (di mana ungkapan ini mungkin merujuk kepada Mesias, umat Israel, atau raja Israel), Kitab Yehezkiel (di mana sebutan ini dipakai lebih dari 90 kali, untuk merujuk kepada Nabi Yehezkiel sendiri), dan Daniel 8:17 (di mana sebutan ini merujuk kepada Nabi Daniel sendiri).

Dari segi yang lain, julukan Anak Manusia dilatarbelakangi oleh Daniel 7:13 di mana "seorang seperti anak manusia" datang "dengan awan-awan". Dalam Kitab Daniel identitas orang itu sulit dipastikan, tetapi dalam Matius 24:30 Tuhan Yesus berkata bahwa "semua bangsa di bumi akan... melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit", maka jelas bahwa Dia yang disebutkan "seorang seperti anak manusia" dalam Daniel 7:13 adalah Tuhan Yesus sendiri. Kalau pemahaman ini benar, maka julukan Anak Manusia dapat disamakan dengan sebutan "Mesias".

Mungkin beberapa arti yang dikemukakan di atas dapat digabungkan dan diterima. Yesus Kristus adalah manusia,109 seorang nabi, dan juga Dia adalah Mesias. Tidak ada kontradiksi di antara ketiga identitas tersebut.

Susunan kata seorang serupa Anak Manusia yang dipakai dalam Wahyu pasal 1:13 tidak sama dengan yang dipakai dalam keempat Injil, yaitu "Anak Manusia".110 Julukan yang dipakai dalam nas ini lebih mirip dengan Daniel 7:13.

Dalam Daniel 10:5-9, Nabi Daniel melihat seseorang yang mirip sekali dengan apa yang dikatakan mengenai Tuhan Yesus dalam Wahyu 1:12-17. Dalam kedua nas tersebut orang yang digambarkan memakai ikat pinggang dari emas, mempunyai mata yang bagaikan api, kaki yang bagaikan tembaga, dan suara yang sangat besar.

Menurut Beasley-Murray,111 jubah yang panjangnya sampai di kaki dipakai oleh orang yang berkedudukan tinggi, seperti misalnya imam besar (Keluaran 28:4), tetapi bukan hanya imam besar saja yang boleh memakai jubah yang panjang.112

Dalam Keluaran 39:29, ikat pinggang yang dipakai oleh Imam Besar dibuat dari "lenan halus yang dipintal benangnya"; tetapi pada zaman Yosefus, ikat pinggang Imam Besar Israel dibuat dari emas,113 maka ada kesan dalam nas ini bahwa Dia yang dilihat Yohanes adalah Imam Besar. Namun demikian, malaikat yang menyatakan dirinya kepada Nabi Daniel dalam Kitab Daniel 10:5-21 mirip sekali dengan penampilan Tuhan Yesus dalam pasal ini.114

Hagelberg: Why 1:13 - -- 1:13 Dan di tengah-tengah ketujuh104 kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berli...

1:13 Dan di tengah-tengah ketujuh104 kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.

Pasal 1:13-18 melatarbelakangi nama-nama yang dipakai oleh Tuhan Yesus mengenai diri-Nya sendiri dalam pasal 2-3. Dalam nas ini kita melihat beberapa unsur dari keberadaan Tuhan Yesus, kemudian dalam pasal 2-3 unsur-unsur tersebut dikemukakan lagi pada saat yang tepat, sesuai dengan keperluan jemaat yang dinasihati.105

Penafsir harus berhati-hati supaya tafsirannya tidak serampangan. Sebenarnya, yang jelas dan pasti dalam penglihatan ini adalah bahwa Kristus sangat mulia, sampai Rasul Yohanes sendiri tersungkur di depan kaki-Nya. Jangan sampai pembahasan tafsiran nas ini mengurangi kesan kedahsyatan yang begitu tampak dalam nas ini.

Pasal 1:13 ini ditafsirkan dalam pasal 1:20, di mana Tuhan Yesus berkata, "... dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat." Maka nas ini berarti bahwa Tuhan Yesus berada di tengah-tengah jemaat-jemaat-Nya. Fakta ini patut diingat oleh jemaat-jemaat tertentu, misalnya jemaat Efesus (Wahyu 2:1), yang sudah meninggalkan kasihnya yang semula.

Istilah "anak"106 seringkali mempunyai arti yang tidak harfiah, seperti dalam ayat-ayat berikut ini:

1. Anak buah: Matius 12:27;107 Ibrani 12:5; dan 1 Petrus 5:13.

2. Anggota dari kelompok besar: Markus 3:28; Kisah Para Rasul 13:26;108 dan Efesus 3:5.

3. Orang yang sangat mirip dengan si anu dapat disebut "anak si anu": Matius 13:38 dan Kisah Para Rasul 13:10. Yesus seringkali dijuluki Anak Allah (Matius 26:63), Anak Daud (Matius 22:42-45), dan Anak Manusia (82 kali dalam keempat Injil).

Ungkapan Anak Manusia sangat rumit ditafsirkan. Dari satu segi, sebutan ini dilatarbelakangi Mazmur 8:5 (di mana sebutan ini berarti "manusia" secara umum), Mazmur 80:18 (di mana ungkapan ini mungkin merujuk kepada Mesias, umat Israel, atau raja Israel), Kitab Yehezkiel (di mana sebutan ini dipakai lebih dari 90 kali, untuk merujuk kepada Nabi Yehezkiel sendiri), dan Daniel 8:17 (di mana sebutan ini merujuk kepada Nabi Daniel sendiri).

Dari segi yang lain, julukan Anak Manusia dilatarbelakangi oleh Daniel 7:13 di mana "seorang seperti anak manusia" datang "dengan awan-awan". Dalam Kitab Daniel identitas orang itu sulit dipastikan, tetapi dalam Matius 24:30 Tuhan Yesus berkata bahwa "semua bangsa di bumi akan... melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit", maka jelas bahwa Dia yang disebutkan "seorang seperti anak manusia" dalam Daniel 7:13 adalah Tuhan Yesus sendiri. Kalau pemahaman ini benar, maka julukan Anak Manusia dapat disamakan dengan sebutan "Mesias".

Mungkin beberapa arti yang dikemukakan di atas dapat digabungkan dan diterima. Yesus Kristus adalah manusia,109 seorang nabi, dan juga Dia adalah Mesias. Tidak ada kontradiksi di antara ketiga identitas tersebut.

Susunan kata seorang serupa Anak Manusia yang dipakai dalam Wahyu pasal 1:13 tidak sama dengan yang dipakai dalam keempat Injil, yaitu "Anak Manusia".110 Julukan yang dipakai dalam nas ini lebih mirip dengan Daniel 7:13.

Dalam Daniel 10:5-9, Nabi Daniel melihat seseorang yang mirip sekali dengan apa yang dikatakan mengenai Tuhan Yesus dalam Wahyu 1:12-17. Dalam kedua nas tersebut orang yang digambarkan memakai ikat pinggang dari emas, mempunyai mata yang bagaikan api, kaki yang bagaikan tembaga, dan suara yang sangat besar.

Menurut Beasley-Murray,111 jubah yang panjangnya sampai di kaki dipakai oleh orang yang berkedudukan tinggi, seperti misalnya imam besar (Keluaran 28:4), tetapi bukan hanya imam besar saja yang boleh memakai jubah yang panjang.112

Dalam Keluaran 39:29, ikat pinggang yang dipakai oleh Imam Besar dibuat dari "lenan halus yang dipintal benangnya"; tetapi pada zaman Yosefus, ikat pinggang Imam Besar Israel dibuat dari emas,113 maka ada kesan dalam nas ini bahwa Dia yang dilihat Yohanes adalah Imam Besar. Namun demikian, malaikat yang menyatakan dirinya kepada Nabi Daniel dalam Kitab Daniel 10:5-21 mirip sekali dengan penampilan Tuhan Yesus dalam pasal ini.114

Hagelberg: Why 1:14 - -- 1:14 Kepala yaitu115 rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, bahkan putih bagaikan salju,116 dan mata-Nya bagaikan nyala api. Apa yang dikata...

1:14 Kepala yaitu115 rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, bahkan putih bagaikan salju,116 dan mata-Nya bagaikan nyala api.

Apa yang dikatakan mengenai Yang Lanjut Usianya (yaitu Allah Bapa) dalam Daniel 7:9, bahwa "rambut-Nya bersih seperti bulu domba", dikatakan juga mengenai Tuhan Yesus dalam nas ini. Dalam Imamat 19:32 dan Amsal 16:31, orang yang rambutnya sudah putih harus dihormati.

Jemaat di Tiatira diperingatkan bahwa mata-Nya bagaikan nyala api.117 Jemaat itu membiarkan dosa, dan mereka diberitahu bahwa Dialah yang menguji batin dan hati orang (2:23). Jadi, mata-Nya yang bagaikan nyala api melambangkan kemampuan-Nya untuk melihat sampai ke batin orang untuk menguji orang.

Hagelberg: Why 1:14 - -- 1:14 Kepala yaitu115 rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, bahkan putih bagaikan salju,116 dan mata-Nya bagaikan nyala api. Apa yang dikata...

1:14 Kepala yaitu115 rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, bahkan putih bagaikan salju,116 dan mata-Nya bagaikan nyala api.

Apa yang dikatakan mengenai Yang Lanjut Usianya (yaitu Allah Bapa) dalam Daniel 7:9, bahwa "rambut-Nya bersih seperti bulu domba", dikatakan juga mengenai Tuhan Yesus dalam nas ini. Dalam Imamat 19:32 dan Amsal 16:31, orang yang rambutnya sudah putih harus dihormati.

Jemaat di Tiatira diperingatkan bahwa mata-Nya bagaikan nyala api.117 Jemaat itu membiarkan dosa, dan mereka diberitahu bahwa Dialah yang menguji batin dan hati orang (2:23). Jadi, mata-Nya yang bagaikan nyala api melambangkan kemampuan-Nya untuk melihat sampai ke batin orang untuk menguji orang.

Hagelberg: Why 1:15 - -- 1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga118 membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah. Logam yang dipanaskan dalam tungku sampai...

1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga118 membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah.

Logam yang dipanaskan dalam tungku sampai membara menjadi murni. Demikian juga, Tuhan Yesus murni dan kudus, maka Dia layak menjadi hakim. Sama seperti mata-Nya yang dapat menguji batin orang, demikian juga kaki-Nya dapat melaksanakan hukuman yang tepat. Oleh karena itu, jemaat di Tiatira diperingatkan mengenai kaki-Nya. Jemaat yang berdosa harus waspada! Jangan sampai diinjak oleh kaki-Nya, yang mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian.

Dalam Daniel 10:6, suara malaikat itu "seperti gaduh orang banyak", tetapi dengan berkata bahwa suara-Nya bagaikan desau air bah, Yohanes beralih ke Yehezkiel 43:2, di mana suara Allah dikatakan "seperti suara air terjun yang menderu". Dengan demikian, Dia yang digambarkan dalam Wahyu 1 disamakan dengan Allah, dan bukan hanya malaikat.119

Hagelberg: Why 1:15 - -- 1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga118 membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah. Logam yang dipanaskan dalam tungku sampai...

1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga118 membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah.

Logam yang dipanaskan dalam tungku sampai membara menjadi murni. Demikian juga, Tuhan Yesus murni dan kudus, maka Dia layak menjadi hakim. Sama seperti mata-Nya yang dapat menguji batin orang, demikian juga kaki-Nya dapat melaksanakan hukuman yang tepat. Oleh karena itu, jemaat di Tiatira diperingatkan mengenai kaki-Nya. Jemaat yang berdosa harus waspada! Jangan sampai diinjak oleh kaki-Nya, yang mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian.

Dalam Daniel 10:6, suara malaikat itu "seperti gaduh orang banyak", tetapi dengan berkata bahwa suara-Nya bagaikan desau air bah, Yohanes beralih ke Yehezkiel 43:2, di mana suara Allah dikatakan "seperti suara air terjun yang menderu". Dengan demikian, Dia yang digambarkan dalam Wahyu 1 disamakan dengan Allah, dan bukan hanya malaikat.119

Hagelberg: Why 1:16 - -- 1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia mempunyai120 tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar ba...

1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia mempunyai120 tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Tuhan Yesus berkuasa atas tujuh bintang yang ada di tangan kanan-Nya. Dalam pasal 1:20 tujuh bintang itu diartikan sebagai tujuh "malaikat" dari ketujuh jemaat. "Malaikat" tersebut mewakili jemaat, sehingga ada juga kesan bahwa Tuhan Yesus berkuasa atas ketujuh jemaat.

Gambaran pedang yang keluar dari mulut, tidaklah asing bagi umat Allah; karena dalam Yesaya 49:2, Nabi Yesaya berkata, "Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam...." Selain itu, Firman Allah dibandingkan dengan pedang dalam Efesus 6:17 dan Ibrani 4:12.

Rupanya pedang itu bermata dua, karena Tuhan dapat menolong dan dapat melawan, tergantung sikap dari orang yang dihadapi-Nya. Bandingkanlah dengan Yosua 5:13-15. Jemaat di Pergamus perlu diperingatkan bahwa Tuhan Yesus mempunyai sebilah pedang bermata dua, mungkin karena mereka berkata, "Ya, Yesus, Dia Juru Selamat kita. Dia akan membiarkan kita berdosa saja." Hati-hati, pedang-Nya bermata dua, sehingga pedang itu dapat dipakai melawan musuh-Nya dan juga melawan pengikut-Nya, jikalau perlu! Ingat! Ada anggota jemaat Korintus yang sudah mati karena dosa mereka. Memang, Dia membenci dosa.

Dalam ayat ini dikatakan wajah-Nya121 bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. Rupanya kemuliaan-Nya begitu dahsyat, sehingga wajah-Nya tidak dapat dipandang, sama seperti matahari yang terik tidak dapat dipandang. Perkataan ini mirip dengan apa yang dikatakan mengenai wajah orang-orang yang mengasihi Tuhan Allah dalam Hakim-hakim 5:31, wajah malaikat dalam Wahyu 10:1, dan wajah Tuhan Yesus sendiri dalam Matius 17:2.122

Dengan demikian, penglihatan tentang pribadi Tuhan Yesus sudah mencapai puncaknya. Segala sesuatu yang akan dikatakan dalam sisa Kitab Wahyu, mempunyai akar dalam penglihatan ini. Perintah-perintah yang ada dalam Kitab Wahyu berdasarkan keberadaan Tuhan Yesus yang dinyatakan dalam pasal ini. Sikap pengikut Tuhan Yesus yang tepat merupakan tanggapan dari penglihatan ini.

1:17a Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir

Demikianlah tanggapan yang tepat terhadap kemuliaan Tuhan Yesus. Orang lain yang mengalami peristiwa seperti yang dialami Yohanes juga tersungkur.123

Allah kita yang dahsyat datang, dan meletakkan tangan kanan-Nya di atas Yohanes, lalu berkata, "Jangan takut!" Bukankah ini suatu keistimewaan iman kita, di mana kita mengenal Allah yang dahsyat, yang juga dapat menghampiri kita dan meletakkan tangan-Nya di atas kita, dan berkata, "Jangan takut!" Tangan kanan-Nya, yang tadi memegang tujuh bintang, sekarang diletakkan di atas Yohanes. Allah kita yang Mahamulia adalah Penghibur bagi mereka yang takut pada Dia.

Sikap Tuhan Yesus dalam peristiwa ini sama dengan sikap-Nya dalam Matius 17:7. Demikian juga, sikap malaikat dalam Daniel 10:10-12.

Ungkapan Aku adalah124 mengingatkan para pembaca pada nama pribadi Tuhan Allah dalam Perjanjian Lama, yaitu Yahweh, yang ditulis Tuhan dalam Alkitab kita. Dalam Keluaran 3:14, Musa mengenal Allah dengan nama ini. Juga, Tuhan Yesus sering memakai kata ini dalam keempat Injil.125

Perkataan Yang Awal dan Yang Akhir, yang juga dipakai dalam Perjanjian Lama (Yesaya 44:6 dan 48:12) mengenai Allah, dipakai oleh Yohanes mengenai Tuhan Yesus. Keilahian Tuhan Yesus ditegaskan di sini. Dia bukan hanya dewa, dan Dia bukan hanya manusia yang istimewa. Nas ini dapat dibandingkan dengan pasal 1:8, "Aku adalah Alfa dan Omega", 2:8, "Yang Awal dan Yang Akhir", 21:6, "Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir", dan 22:13, "Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir." Kalau kelima nas ini diringkas, dapat dikatakan bahwa keberadaan Tuhan Yesus bersifat kekal.

Hagelberg: Why 1:16 - -- 1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia mempunyai120 tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar ba...

1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia mempunyai120 tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Tuhan Yesus berkuasa atas tujuh bintang yang ada di tangan kanan-Nya. Dalam pasal 1:20 tujuh bintang itu diartikan sebagai tujuh "malaikat" dari ketujuh jemaat. "Malaikat" tersebut mewakili jemaat, sehingga ada juga kesan bahwa Tuhan Yesus berkuasa atas ketujuh jemaat.

Gambaran pedang yang keluar dari mulut, tidaklah asing bagi umat Allah; karena dalam Yesaya 49:2, Nabi Yesaya berkata, "Ia telah membuat mulutku sebagai pedang yang tajam...." Selain itu, Firman Allah dibandingkan dengan pedang dalam Efesus 6:17 dan Ibrani 4:12.

Rupanya pedang itu bermata dua, karena Tuhan dapat menolong dan dapat melawan, tergantung sikap dari orang yang dihadapi-Nya. Bandingkanlah dengan Yosua 5:13-15. Jemaat di Pergamus perlu diperingatkan bahwa Tuhan Yesus mempunyai sebilah pedang bermata dua, mungkin karena mereka berkata, "Ya, Yesus, Dia Juru Selamat kita. Dia akan membiarkan kita berdosa saja." Hati-hati, pedang-Nya bermata dua, sehingga pedang itu dapat dipakai melawan musuh-Nya dan juga melawan pengikut-Nya, jikalau perlu! Ingat! Ada anggota jemaat Korintus yang sudah mati karena dosa mereka. Memang, Dia membenci dosa.

Dalam ayat ini dikatakan wajah-Nya121 bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. Rupanya kemuliaan-Nya begitu dahsyat, sehingga wajah-Nya tidak dapat dipandang, sama seperti matahari yang terik tidak dapat dipandang. Perkataan ini mirip dengan apa yang dikatakan mengenai wajah orang-orang yang mengasihi Tuhan Allah dalam Hakim-hakim 5:31, wajah malaikat dalam Wahyu 10:1, dan wajah Tuhan Yesus sendiri dalam Matius 17:2.122

Dengan demikian, penglihatan tentang pribadi Tuhan Yesus sudah mencapai puncaknya. Segala sesuatu yang akan dikatakan dalam sisa Kitab Wahyu, mempunyai akar dalam penglihatan ini. Perintah-perintah yang ada dalam Kitab Wahyu berdasarkan keberadaan Tuhan Yesus yang dinyatakan dalam pasal ini. Sikap pengikut Tuhan Yesus yang tepat merupakan tanggapan dari penglihatan ini.

1:17a Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir

Demikianlah tanggapan yang tepat terhadap kemuliaan Tuhan Yesus. Orang lain yang mengalami peristiwa seperti yang dialami Yohanes juga tersungkur.123

Allah kita yang dahsyat datang, dan meletakkan tangan kanan-Nya di atas Yohanes, lalu berkata, "Jangan takut!" Bukankah ini suatu keistimewaan iman kita, di mana kita mengenal Allah yang dahsyat, yang juga dapat menghampiri kita dan meletakkan tangan-Nya di atas kita, dan berkata, "Jangan takut!" Tangan kanan-Nya, yang tadi memegang tujuh bintang, sekarang diletakkan di atas Yohanes. Allah kita yang Mahamulia adalah Penghibur bagi mereka yang takut pada Dia.

Sikap Tuhan Yesus dalam peristiwa ini sama dengan sikap-Nya dalam Matius 17:7. Demikian juga, sikap malaikat dalam Daniel 10:10-12.

Ungkapan Aku adalah124 mengingatkan para pembaca pada nama pribadi Tuhan Allah dalam Perjanjian Lama, yaitu Yahweh, yang ditulis Tuhan dalam Alkitab kita. Dalam Keluaran 3:14, Musa mengenal Allah dengan nama ini. Juga, Tuhan Yesus sering memakai kata ini dalam keempat Injil.125

Perkataan Yang Awal dan Yang Akhir, yang juga dipakai dalam Perjanjian Lama (Yesaya 44:6 dan 48:12) mengenai Allah, dipakai oleh Yohanes mengenai Tuhan Yesus. Keilahian Tuhan Yesus ditegaskan di sini. Dia bukan hanya dewa, dan Dia bukan hanya manusia yang istimewa. Nas ini dapat dibandingkan dengan pasal 1:8, "Aku adalah Alfa dan Omega", 2:8, "Yang Awal dan Yang Akhir", 21:6, "Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir", dan 22:13, "Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir." Kalau kelima nas ini diringkas, dapat dikatakan bahwa keberadaan Tuhan Yesus bersifat kekal.

Hagelberg: Why 1:18 - -- 1:18 dan Yang Hidup, Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. Gelar Tuha...

1:18 dan Yang Hidup, Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

Gelar Tuhan Yesus, "Yang Awal dan Yang Akhir" diartikan dalam ayat ini dengan gelar Yang Hidup. Gelar ini sering dipakai dalam Perjanjian Lama,126 dalam Perjanjian Baru,127 dan dalam karangan rabi-rabi Yahudi.128 Yesus Kristus adalah Allah Yang Hidup, Yang Kekal. Yang Hidup telah berhasil melakukan sesuatu yang tak terpahami. Yang Kekal memang telah mati, tetapi Dia hidup, sampai selama-lamanya. Maka, oleh karena Dia telah mati, dan oleh karena Dia hidup, Dia memperoleh segala kunci maut dan kerajaan maut. Oleh karena Allah yang Kekal telah mati dan hidup kembali, maka Dia sendiri memperoleh otoritas atas maut dan kerajaan maut, yang dulunya berhak menguasai kita semua karena dosa kita.

Kalimat ini luar biasa! Dengan perkataan yang singkat dan padat ini, Tuhan Yesus sudah menunjukkan secara garis besar seluruh karya-Nya di kayu salib dan kuburan-Nya yang sudah kosong. Pokok-pokok utama dari Soteriologi diringkas dalam satu kalimat tersebut.

Selain itu, ayat ini juga menegaskan keilahian Tuhan Yesus, karena zaman itu seorang tokoh agama Yahudi menulis, "Empat kunci diserahkan ke dalam tangan Tuhan bumi ini, yang tidak Dia serahkan kepada pemerintah: kunci kehidupan, kunci kuburan-kuburan, kunci makanan, kunci hujan."129 Dia yang Kekal, yang telah mati, dan hidup, sampai selama-lamanya, Dia yang memegang segala kunci maut dan kerajaan maut, adalah Allah dan Juru Selamat kita. Para pembaca yang terancam oleh pemerintah Kekaisaran Romawi yang dapat melaksanakan hukuman maut, tidak perlu takut, karena Juru Selamat mereka memegang kunci maut itu. Tampaknya tema ini penting, paling tidak bagi beberapa jemaat yang menerima surat dalam pasal yang berikut.

Hagelberg: Why 1:18 - -- 1:18 dan Yang Hidup, Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. Gelar Tuha...

1:18 dan Yang Hidup, Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

Gelar Tuhan Yesus, "Yang Awal dan Yang Akhir" diartikan dalam ayat ini dengan gelar Yang Hidup. Gelar ini sering dipakai dalam Perjanjian Lama,126 dalam Perjanjian Baru,127 dan dalam karangan rabi-rabi Yahudi.128 Yesus Kristus adalah Allah Yang Hidup, Yang Kekal. Yang Hidup telah berhasil melakukan sesuatu yang tak terpahami. Yang Kekal memang telah mati, tetapi Dia hidup, sampai selama-lamanya. Maka, oleh karena Dia telah mati, dan oleh karena Dia hidup, Dia memperoleh segala kunci maut dan kerajaan maut. Oleh karena Allah yang Kekal telah mati dan hidup kembali, maka Dia sendiri memperoleh otoritas atas maut dan kerajaan maut, yang dulunya berhak menguasai kita semua karena dosa kita.

Kalimat ini luar biasa! Dengan perkataan yang singkat dan padat ini, Tuhan Yesus sudah menunjukkan secara garis besar seluruh karya-Nya di kayu salib dan kuburan-Nya yang sudah kosong. Pokok-pokok utama dari Soteriologi diringkas dalam satu kalimat tersebut.

Selain itu, ayat ini juga menegaskan keilahian Tuhan Yesus, karena zaman itu seorang tokoh agama Yahudi menulis, "Empat kunci diserahkan ke dalam tangan Tuhan bumi ini, yang tidak Dia serahkan kepada pemerintah: kunci kehidupan, kunci kuburan-kuburan, kunci makanan, kunci hujan."129 Dia yang Kekal, yang telah mati, dan hidup, sampai selama-lamanya, Dia yang memegang segala kunci maut dan kerajaan maut, adalah Allah dan Juru Selamat kita. Para pembaca yang terancam oleh pemerintah Kekaisaran Romawi yang dapat melaksanakan hukuman maut, tidak perlu takut, karena Juru Selamat mereka memegang kunci maut itu. Tampaknya tema ini penting, paling tidak bagi beberapa jemaat yang menerima surat dalam pasal yang berikut.

Hagelberg: Why 1:19 - -- 1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, dan apa yang terjadi sekarang, dan apa yang akan terjadi sesudah ini. Seperti dikatakan di atas, ...

1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, dan apa yang terjadi sekarang, dan apa yang akan terjadi sesudah ini.

Seperti dikatakan di atas, di dalam bagian "Perkembangan", ayat ini merupakan garis besar atau daftar isi dari Kitab Wahyu. Sebaiknya ayat ini diterjemahkan,130 Karena itu, tuliskanlah apa yang telah kaulihat,131 apa yang terjadi sekarang,132 dan apa yang akan terjadi sesudah ini." Yohanes baru melihat penglihatan tentang pribadi Kristus itu, dan dia disuruh menulisnya. Apa yang telah kaulihat terdiri dari penglihatan yang dilihat Yohanes, yaitu bagian yang pertama, dijelaskan dalam pasal satu. Apa yang terjadi sekarang terdiri dari pesan kepada ketujuh jemaat itu, yaitu bagian yang kedua, dijelaskan dalam pasal dua dan pasal tiga. Apa yang akan terjadi sesudah ini terdiri dari kisah tentang kedatangan dan kemenangan Tuhan Yesus, yaitu bagian yang ketiga, dijelaskan dalam pasal empat sampai dengan pasal dua puluh dua.

Hagelberg: Why 1:19 - -- 1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, dan apa yang terjadi sekarang, dan apa yang akan terjadi sesudah ini. Seperti dikatakan di atas, ...

1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, dan apa yang terjadi sekarang, dan apa yang akan terjadi sesudah ini.

Seperti dikatakan di atas, di dalam bagian "Perkembangan", ayat ini merupakan garis besar atau daftar isi dari Kitab Wahyu. Sebaiknya ayat ini diterjemahkan,130 Karena itu, tuliskanlah apa yang telah kaulihat,131 apa yang terjadi sekarang,132 dan apa yang akan terjadi sesudah ini." Yohanes baru melihat penglihatan tentang pribadi Kristus itu, dan dia disuruh menulisnya. Apa yang telah kaulihat terdiri dari penglihatan yang dilihat Yohanes, yaitu bagian yang pertama, dijelaskan dalam pasal satu. Apa yang terjadi sekarang terdiri dari pesan kepada ketujuh jemaat itu, yaitu bagian yang kedua, dijelaskan dalam pasal dua dan pasal tiga. Apa yang akan terjadi sesudah ini terdiri dari kisah tentang kedatangan dan kemenangan Tuhan Yesus, yaitu bagian yang ketiga, dijelaskan dalam pasal empat sampai dengan pasal dua puluh dua.

Hagelberg: Why 1:20 - -- 1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh j...

1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat.

Penjelasan ini merupakan peralihan dari puncak visi Yohanes, yang menjadi pokok utama dari pasal satu, kepada ketujuh surat yang menjadi pokok dari pasal dua dan tiga.

Istilah rahasia menunjuk pada suatu kebenaran (atau dalam ayat ini, tafsiran) yang dulunya tidak dapat ditemui, tetapi sekarang sudah diilhamkan. Kalau tidak diberitahu, manusia tidak dapat mengerti bahwa ketujuh bintang itu adalah malaikat ketujuh jemaat, dan bahwa ketujuh kaki dian emas itu adalah ketujuh jemaat.

Identitas mereka yang dinamai ketujuh bintang itu perlu dipikirkan. Ternyata istilah tersebut, yang diterjemahkan malaikat,133 pada dasarnya berarti "pesuruh" atau "utusan". Biasanya "pesuruh" Allah ialah malaikat, tetapi dalam Matius 11:10 pesuruh Allah adalah manusia, yaitu Yohanes Pembaptis.134 Pemakaian istilah "pesuruh", walaupun lebih jarang dipakai, ternyata lebih mudah dimengerti dalam ayat ini. Dalam pasal dua dan tiga, Yohanes diperintahkan untuk menulis kepada "malaikat"/"pesuruh" dari ketujuh jemaat. Apakah Tuhan Yesus memberi perintah supaya Yohanes mengirim surat kepada malaikat di surga? Nas ini jauh lebih mudah dimengerti kalau kata ini diartikan "pesuruh" atau "utusan". Mungkin ketujuh jemaat itu sudah mengutus utusan untuk mengunjungi Yohanes di Pulau Patmos pada waktu itu, sehingga setelah Yohanes mengalami penglihatan dan menulis wahyu itu dari Tuhan Yesus, tulisan itu tinggal disalin dan dibagikan kepada utusan yang "secara kebetulan" mengunjungi dia.135

Kalau pengertian ini benar, maka tujuh utusan itu mirip Epafroditus dan Epafras, yang diutus dari jemaat di Kolose dan Filipi untuk mengunjungi dan menghibur Rasul Paulus pada waktu dia dipenjarakan di Roma (Filipi 2:25; 4:18 dan Kolose 4:12).136

Lambang ketujuh kaki dian sungguh tepat karena kaki dian tidak bercahaya, tetapi pelita yang ditempatkan di atasnya bercahaya. Demikian juga Kristus dan ketujuh jemaat-Nya.

Dengan demikian, para pembaca disiapkan untuk membaca dan memahami bagian selanjutnya dari Kitab Wahyu.

Hagelberg: Why 1:20 - -- 1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh j...

1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat.

Penjelasan ini merupakan peralihan dari puncak visi Yohanes, yang menjadi pokok utama dari pasal satu, kepada ketujuh surat yang menjadi pokok dari pasal dua dan tiga.

Istilah rahasia menunjuk pada suatu kebenaran (atau dalam ayat ini, tafsiran) yang dulunya tidak dapat ditemui, tetapi sekarang sudah diilhamkan. Kalau tidak diberitahu, manusia tidak dapat mengerti bahwa ketujuh bintang itu adalah malaikat ketujuh jemaat, dan bahwa ketujuh kaki dian emas itu adalah ketujuh jemaat.

Identitas mereka yang dinamai ketujuh bintang itu perlu dipikirkan. Ternyata istilah tersebut, yang diterjemahkan malaikat,133 pada dasarnya berarti "pesuruh" atau "utusan". Biasanya "pesuruh" Allah ialah malaikat, tetapi dalam Matius 11:10 pesuruh Allah adalah manusia, yaitu Yohanes Pembaptis.134 Pemakaian istilah "pesuruh", walaupun lebih jarang dipakai, ternyata lebih mudah dimengerti dalam ayat ini. Dalam pasal dua dan tiga, Yohanes diperintahkan untuk menulis kepada "malaikat"/"pesuruh" dari ketujuh jemaat. Apakah Tuhan Yesus memberi perintah supaya Yohanes mengirim surat kepada malaikat di surga? Nas ini jauh lebih mudah dimengerti kalau kata ini diartikan "pesuruh" atau "utusan". Mungkin ketujuh jemaat itu sudah mengutus utusan untuk mengunjungi Yohanes di Pulau Patmos pada waktu itu, sehingga setelah Yohanes mengalami penglihatan dan menulis wahyu itu dari Tuhan Yesus, tulisan itu tinggal disalin dan dibagikan kepada utusan yang "secara kebetulan" mengunjungi dia.135

Kalau pengertian ini benar, maka tujuh utusan itu mirip Epafroditus dan Epafras, yang diutus dari jemaat di Kolose dan Filipi untuk mengunjungi dan menghibur Rasul Paulus pada waktu dia dipenjarakan di Roma (Filipi 2:25; 4:18 dan Kolose 4:12).136

Lambang ketujuh kaki dian sungguh tepat karena kaki dian tidak bercahaya, tetapi pelita yang ditempatkan di atasnya bercahaya. Demikian juga Kristus dan ketujuh jemaat-Nya.

Dengan demikian, para pembaca disiapkan untuk membaca dan memahami bagian selanjutnya dari Kitab Wahyu.

Wycliffe: Why 1:1-8 - dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil, // yang ada, dan yang sudah ada dan yang akan datang // Saksi yang setia // yang pertama bangkit dari antara orang mati; // yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita // Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia ... Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia // suatu kerajaan ... imam. imam // menikam // berkuasa atas raja-raja bumi ini 1:1-8. Sekalipun pengertian surat kepada tujuh jemaat di Asia tidak disebutkan secara nyata di dalam pasal 1, di dalam ayat 4 kita menemukan frasa, da...

1:1-8. Sekalipun pengertian surat kepada tujuh jemaat di Asia tidak disebutkan secara nyata di dalam pasal 1, di dalam ayat 4 kita menemukan frasa, dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil, dan kemudian (ay. 11) Yohanes menerima perintah untuk menulis apa yang ia lihat dan mengirimkan tulisan tersebut kepada ketujuh jemaat. Letak dari ketujuh jemaat dibahas dalam tafsiran pasal 2.

Pasal 1 berisi suatu pewahyuan yang melimpah, bahkan nyaris mengaburkan, tentang Yesus Kristus sendiri. Ayat 4-8 mengemukakan tiga penggambaran dasar tentang Kristus. Yohanes rupanya melukiskan Kristus Baru dan yang dikenal olehnya, sebab tidak ada petunjuk bahwa di dalam hal ini ia telah memperoleh pewahyuan yang khusus. Kristus yang disajikan adalah Kristus yang ada, dan yang sudah ada dan yang akan datang (ay. 4). Pada masa lalu Kristus adalah Saksi yang setia dan yang pertama bangkit dari antara orang mati; pada masa kini Dia adalah yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita (ay. 5); dan pada masa yang akan datang. Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia ... Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia (ay. 7). Pernyataan bahwa Kristus telah menjadikan kita suatu kerajaan ... imam. imam bagi Allah (ay. 6) merupakan suatu pernyataan yang berdasarkan pada Keluaran 19:6 dan beberapa abad kemudian dikutip oleh Petrus (I Ptr. 2:5, 9). Nas yang mengacu pada masa depan ini memiliki dua acuan Perjanjian Lama; di Daniel 7:13 Anak Manusia dilukiskan sebagai datang dengan awan, dan fakta bahwa semua orang akan melihat Dia dinyatakan dalam Zakharia 12:10, 12. Kata yang diterjemahkan dengan menikam di bagian Perjanjian Baru hanya dipakai di Yohanes 19:37 (bdg. Za. 12:10).

Saya senantiasa beranggapan bahwa frasa, yang berkuasa atas raja-raja bumi ini (ay. 5), merupakan gelar utama Kristus di dalam Kitab Wahyu ini. Banyak raja disebutkan dalam kitab ini; yaitu raja-raja bangsa yang memberontak menentang Anak Domba, raja dari kegelapan, dan sebagainya. Tidak ada petunjuk hingga akhir kitab bahwa para raja di bumi tersebut mengakui Kristus sebagai Raja atas segala raja. Sesungguhnya, Kitab Wahyu nyaris merupakan catatan tentang Kristus yang memaksakan gelar ini, dan akhirnya memperoleh keunggulan sebagaimana disebutkan oleh gelar tersebut.

Wycliffe: Why 1:9-11 - hari Tuhan 9-11. Di sini kita memiliki kata-kata yang diucapkan oleh Kristus kepada sang rasul, sebuah perintah singkat untuk mencatat apa yang akan dilihat oleh...

9-11. Di sini kita memiliki kata-kata yang diucapkan oleh Kristus kepada sang rasul, sebuah perintah singkat untuk mencatat apa yang akan dilihat olehnya, dan untuk mengirimkan catatan tersebut ketika sudah diselesaikan. Nyaris tidak perlu diragukan lagi bahwa yang dimaksudkan dengan hari Tuhan (ay. 10) di sini mengacu kepada hari yang kita kenal sebagai hari Minggu.

Wycliffe: Why 1:12-19 - tujuh kaki dian dari emas, // Anak Manusia, // Yang Awal dan Yang Akhir // Yang Hidup; // kunci maut dan kerajaan maut // apa yang telah kaulihat // yang terjadi sekarang // yang akan terjadi sesudah ini // sesudah ini, 12-19. Di dalam melukiskan Tuhan yang telah naik ke surga, Kristus dilihat oleh Yohanes berjalan di tengah-tengah tujuh kaki dian dari emas, lambang d...

12-19. Di dalam melukiskan Tuhan yang telah naik ke surga, Kristus dilihat oleh Yohanes berjalan di tengah-tengah tujuh kaki dian dari emas, lambang dari ketujuh jemaat (lih. ay. 20). Di sini seperti halnya di Daniel 7:13. Tuhan kita disebut sebagai Anak Manusia, sebuah gelar yang hanya dipakai satu kali lagi dalam kitab ini (14:14). Berbagai frasa yang dipakai untuk melukiskan Kristus pada dasarnya diambil dari Daniel 7:9, 13; 10:5, 6; Yehezkiel 1:24. Seluruh penggambaran ini pertama-tama menyajikan sebuah kesan yang menakjubkan tentang kemahakuasaan dan kemudian disajikan berbagai lambang yang menunjuk kepada penghakiman seperti nyala api tembaga yang membara dan sebuah pedang bermata dua yang tajam.

Kristus memperkenalkan diri-Nya sebagai Yang Awal dan Yang Akhir (ay. 17) sebuah gelar yang dipakai oleh Allah sendiri dalam Yesaya 44:6; 48:12. Perhatikan apa yang dikemukakan oleh Kristus sebagai alasan yang membuat orang-orang milik-Nya tidak takut: (1) Dia adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup; (2) Dia pernah mati, dan kini hidup kembali: dan (3) Dia memiliki kunci maut dan kerajaan maut (ay. 17. 18). Sebagai Yang Awal dan Yang Akhir, Dia adalah Kristus dari penciptaan pada masa yang lalu, dan Dia yang akan mengarahkan segala sesuatu hingga akhirnya mencapai penggenapan sebagaimana telah ditetapkan secara ilahi. Dia akan tetap ada pada saat semua musuh-Nya telah dikalahkan, dan Iblis serta pasukannya telah disingkirkan untuk selama-lamanya. Kenyataan bahwa Dia pernah mati menghubungkan Kristus dengan pengalaman umat manusia yang paling menyedihkan. Tidak ada manusia biasa yang dapat mengalahkan maut - namun Kristus telah melakukannya. Sebagaimana halnya Dia pernah mati namun kini hidup, demikian pula kita yang adalah milik-Nya, akan hidup selama-lamanya bersama dengan Dia. Bahkan Dia memiliki kunci maut dan kerajaan maut pastilah menunjukkan bahwa nasib jiwa manusia sepenuhnya berada di bawah kekuasaan Yesus Kristus.

Banyak penafsir telah menganggap ayat 19 sebagai menunjukkan bahwa Kitab Wahyu ini terbagi menjadi tiga bagian di mana apa yang telah kaulihat mengacu ke pasal 1, yang terjadi sekarang mengacu kepada ketujuh jemaat di dalam pasal 2 dan 3, dan yang akan terjadi sesudah ini mengacu ke bagian selanjutnya. Sebetulnya, pembagian ini tidak banyak membantu di dalam penafsiran. Selanjutnya, perlu diingat bahwa kata-kata yang diterjemahkan menjadi sesudah ini, meta tauta, muncul sembilan kali lagi di dalam kitab ini (4:1; 7:1; 7:9; 9:12; 15:5; 18:1; 19:1; 20:3).

Wycliffe: Why 1:20 - ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat // Efesus // Smirna // Pergamus // Tiatira, Sardis, Filadelfia, // Laodikia // Iblis 20. Kita tidak terlalu yakin apa yang dimaksudkan Yohanes dengan ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat. Kata yang diterjemahkan malaikat d...

20. Kita tidak terlalu yakin apa yang dimaksudkan Yohanes dengan ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat. Kata yang diterjemahkan malaikat dipakai tujuh puluh enam kali di dalam Kitab Wahyu. Pada dasarnya kata ini berarti utusan. Beberapa orang penafsir beranggapan bahwa kata ini hanya mengacu kepada seorang tokoh pemimpin di masing-masing gereja; penafsir lain mengatakan bahwa kenyataan ini menyiratkan bahwa setiap gereja lokal memiliki malaikat sendiri yang mewakilinya di surga. Setidak-tidaknya melalui para "malaikat" inilah semua pesan disampaikan kepada ketujuh jemaat.

Pada zaman Perjanjian Baru. Asia merupakan nama dari propinsi di ujung barat kerajaan Roma dan sekarang dikenal dengan nama Asia Kecil. Propinsi ini merupakan propinsi terbesar dan terpenting dari semua propinsi Romawi di wilayah tersebut. Ketujuh jemaat yang disapa di dalam surat-surat ini semua terletak di bagian barat tengah dari propinsi ini. Berawal dari Efesus di bagian timur Taut dan bergerak ke utara kita akan menemukan Smirna dan Pergamus: jika kita bergerak ke timur dan selatan kita akan sampai di Tiatira, Sardis, Filadelfia, dan Laodikia. Sebuah lingkaran yang mengelilingi kota-kota ini akan berjari jari tidak lebih daripada enam puluh mil. Bahwa surat-surat dari Tuhan yang telah bangkit ini dialamatkan kepada gereja-gereja di Asia tersebut tidak sulit untuk dipahami, sebab di situlah Yohanes hidup selama bertahun-tahun, dan tidak diragukan lagi ia cukup dikenal di wilayah ini. Mengapa justru jemaat-jemaat inilah yang disapa kita tidak tahu. Paulus meluangkan waktu yang lama di Efesus dalam perjalanan pemberitaan Injilnya yang ketiga (Kis. 19; 20:16, 17); Lidia berasal dari Tiatira (Kis. 16:14); dan Epafras bekerja di Laodikia (Kol. 2:1; 4:12-16). Sekalipun demikian, kita tidak mengetahui apa-apa mengenai pekerjaan Paulus di enam dari tujuh kota ini, dan empat di antaranya tidak disebutkan di bagian Perjanjian Baru lainnya. Selanjutnya, diketahui adanya sejumlah jemaat di Asia pada akhir abad pertama yang tidak pernah disebutkan dalam Perjanjian Baru. Sebelum Paulus mengakhiri perjalanan pemberitaan Injilnya yang ketiga, "semua penduduk Asia mendengar Firman Tuhan, baik orang Yahudi maupun orang Yunani" (Kis. 19:10, 26).

Semua surat ini mengikuti urutan yang sama. Masing-masing diawali dengan sebuah frasa yang melukiskan Kristus yang dimuliakan, yaitu Dia yang menyapa setiap jemaat; dan masing-masing frasa ini dijumpai di dalam pasal terdahulu dalam kisah Yohanes mengenai penglihatannya akan Kristus yang telah bangkit. Di dalam setiap surat, terkecuali yang dialamatkan kepada Laodikia dan Sardis, ucapan Kristus yang pertama berupa pujian. Pujian ini senantiasa diikuti dengan rincian tertentu mengenai keadaan gereja yang mengarah kepada teguran atau peringatan - dengan perkecualian Filadelfia dan Smirna yang tidak menerima teguran sama sekali. Masing-masing surat diakhiri dengan sebuah janji kepada orang-orang percaya di sana yang menang.

Perhatikan banyaknya acuan kepada hal-hal dari Iblis: dua kali dikemukakan adanya "jemaah Iblis" (sinagoge Iblis; 2:9; 3:9); di Pergamum terdapat "takhta Iblis" (2:13); di dalam surat ke Tiatira disebutkan tentang "seluk beluk Iblis" (2:24); di dalam kaitan dengan Smirna, diperingatkan bahwa Iblis akan menjebloskan sebagian di antara mereka ke dalam penjara. Di samping itu, kita menemukan penyebutan ajaran pengikut Nikolaus, ajaran merusak dari Bileam (2:14) dan teguran kepada Tiatira karena mereka mengizinkan kehadiran Izebel (2:20).

Karena tiga buah alasan saya menahan diri di dalam penelitian yang singkat tentang kitab ini untuk tidak membahas masing-masing surat secara terinci. Pertama-tama, kedua pasal ini tidak mengandung masalah eskatologis yang besar, sekalipun arti sesungguhnya dari beberapa buah janji yang dijumpai di dalam pasal-pasal ini, jika diperhatikan, memerlukan pembahasan yang panjang. Kedua, surat-surat ini lebih banyak dipergunakan dalam rangkaian khotbah ekspositori dibandingkan dengan bagian Alkitab lainnya sehingga sedikit banyak cukup dikenal oleh mereka yang mempelajari Alkitab. Ketiga. membahas data sejarah yang relevan bagi masing-masing kota akan memaksa pembatasan pembahasan selanjutnya tentang masalah-masalah dasar dalam penafsiran nubuat.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: Why 1:1-2 - Wahyu Yesus Kristus Pasal ini merupakan pengantar umum bagi seluruh kitab ini. I. Siapa yang memberikan wahyu ini (ay. 1-2). II. Berkat kerasulan (ay...

Matthew Henry: Why 1:3-8 - Berkat Kerasulan Berkat Kerasulan (1:3-8) Di sini kita mendapati berkat kerasulan bagi orang-orang yang harus memberi perhatian yang pantas kepada wahyu ilahi ini...

Matthew Henry: Why 1:9-20 - Penglihatan yang Diterima oleh Rasul Yohanes Penglihatan yang Diterima oleh Rasul Yohanes (1:9-20) I. Orang yang dikaruniai penglihatan ini. Keadaan dan kondisinya pada saat itu. Seora...

SH: Why 1:1-8 - Hai Yohanes, mengapa Wahyu? (Sabtu, 13 Desember 2003) Hai Yohanes, mengapa Wahyu? Mengapa bukan kitab pengajaran doktrin akhir zaman yang sistematis dengan poin-poin yang lugas, dibantu peta wakt...

SH: Why 1:1-8 - Pesan penting di masa gawat. (Senin, 21 Oktober 2002) Pesan penting di masa gawat. Di tengah badai aniaya yang melanda umat-Nya, Tuhan Yesus memberikan wahyu kepada hamba-Nya, Yohanes untuk menghibur dan ...

SH: Why 1:9-20 - Seperti demikianlah Dia! (Minggu, 14 Desember 2003) Seperti demikianlah Dia! Nas ini bukan ulasan mode terkini dari penampilan Oknum Surgawi yang agak nyentrik dan sangar. Fokus utamanya bukanl...

SH: Why 1:9-20 - Kristus yang Ilahi. (Selasa, 22 Oktober 2002) Kristus yang Ilahi. Sebagai sastra apokaliptik, Kitab Wahyu sarat dengan simbol alias penanda. Tidak jarang simbol-simbol itu terlihat sangat dahsyat ...

Topik Teologia: Why 1:1 - -- Wahyu Allah Wahyu Melalui Para Malaikat Ayu 33:19-25 Dan 4:13-17 Dan 8:15-16 Dan 9:21-23 Dan 10:5-6,10-11 Zak 1:9-21 Luk 1:11-13,18...

Topik Teologia: Why 1:2 - -- Wahyu Allah Wahyu Khusus Inspirasi Kitab Suci Inspirasi Perjanjian Baru Pandangan Inspirasi Perjanjian Baru dari Para Ra...

Topik Teologia: Why 1:3 - -- Wahyu Allah Wahyu Khusus Gereja Misi, Pelayanan dan Aktivitas Gereja Pembacaan Kitab Suci dalam Gereja Kel 24:7 Yos 8:34-35 2Ra 23...

Topik Teologia: Why 1:4 - -- Yesus Kristus Kiasan, Gelar, dan Nama-nama Kristus Dia yang Ada, yang Sudah Ada, dan yang Akan Datang Wah 1:4 Wah 1:8 G...

Topik Teologia: Why 1:5 - -- Allah yang Berpribadi Atribut-Atribut Allah Allah Memiliki Kebebasan (Berdaulat) Kej 24:3 Ula 4:39 1Sa 2:6-8 2Sa 7:28 2Ra 19:15...

Topik Teologia: Why 1:6 - -- Allah yang Berpribadi Atribut-Atribut Allah Allah Memiliki Kebebasan (Berdaulat) Kej 24:3 Ula 4:39 1Sa 2:6-8 2Sa 7:28 2Ra 19:15...

Topik Teologia: Why 1:7 - -- Umat Manusia Pada Umumnya Manusia sebagai Suatu Kesatuan Hidup Keutuhan Manusia Direpresentasikan oleh Mata Ayu 7:8 Ayu 24:15 M...

Topik Teologia: Why 1:8 - -- Allah yang Berpribadi Pribadi Allah Allah itu Kekal Kej 21:33 Ula 32:40 Ula 33:27 1Ta 16:36 Neh 9:5 Ayu 36:26 Maz 29:10 Maz 33:...

Topik Teologia: Why 1:10 - -- Wahyu Allah Wahyu Khusus

Topik Teologia: Why 1:11 - -- Wahyu Allah Wahyu Khusus

Topik Teologia: Why 1:13 - -- Yesus Kristus Kiasan, Gelar, dan Nama-nama Kristus Anak Manusia Dan 7:13 Mat 8:20 Mat 10:23 Mat 11:19 Mat 13:37,41 Mat 16:1...

Topik Teologia: Why 1:17 - -- Yesus Kristus Keilahian Kristus Yang Awal dan Yang Akhir Wah 1:17 Wah 2:8 Wah 22:13 Wahyu Allah Wahyu Khusus Ke...

Topik Teologia: Why 1:18 - -- Yesus Kristus Kekekalan Yoh 1:1-2,15 Kis 3:15 Kol 1:17 Ibr 1:11 Wah 1:8 Wah 1:17-18 Dia yang Hidup Wah...

Topik Teologia: Why 1:20 - -- Wahyu Allah Wahyu Khusus Inspirasi Kitab Suci Inspirasi Perjanjian Baru Pandangan Inspirasi Perjanjian Baru dari Para Ra...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Penulis : Yohanes Tema : Perjuangan dan Penyelesaian Tanggal Penulisan: 90-96 M Latar Belakang Kitab Wahyu adalah kitab Perjan...

Full Life: Wahyu (Garis Besar) Garis Besar Prolog (Wahy 1:1-8) I. Tuhan yang Diagungkan dan Jemaat-Jemaat-Nya (Wahy 1:9-3:22) A. Penglihatan dar...

Matthew Henry: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Tidak semestinya mengurangi nama baik dan wewenang kitab ini bahwa ia sudah ditolak oleh orang-orang yang bobrok pikirannya. Jemaat Allah pada u...

Jerusalem: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHYU KEPADA YOHANES PENGANTAR Kata "Wahyu" dalam judul Kitab ini menterjemahkan kata Yunani yang berbunyi "Apokalipsis". Kata ini...

Ende: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHJU JOANES KATA PENGANTAR Tjorak chas karangan ini Dalam ajat pertama, mengenai isinja, karangan ini disebut "Wahju Jesus Kristus". Selandjutnja dit...

Hagelberg: Wahyu (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN Pendahuluan Walaupun kitab ini seringkali ditafsirkan dengan pendekatan yang bermacam-macam, sangat diharapkan agar pembahasan berikut ini...

Hagelberg: Wahyu (Garis Besar) GARIS BESAR wahyu I. Bagian Pertama: "...apa yang telah kaulihat..." (1:1-20) A. Pembukaan Kitab (1:1-8) ...

Hagelberg: Wahyu DAFTAR PUSTAKA wahyu Daftar Kepustakaan Bauckham, Richard, The Climax of Prophecy: Studies on the Book of Revelation, T & T Clark, Edinburgh, 199...

Wycliffe: Wahyu (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN WAHYU Catatan: Pada awal dari tafsiran singkat atas kitab terakhir yang tak kunjung habis dari kanon Perjanjian Baru ini, sesuatu hal ten...

Wycliffe: Wahyu (Garis Besar) GARIS BESAR WAHYU I. Surat kepada tujuh jemaat di Asia (1:9-3:22). II. Kitab bermeterai tujuh dan peristiwa di bumi yang diumumkan olehnya (...

BIS: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHYU KEPADA YOHANES PENGANTAR Wahyu Kepada Yohanes ini ditulis pada masa orang-orang Kristen ditekan dan dianiaya karena percaya kepada Yesus Krist

WAHYU KEPADA YOHANES

PENGANTAR

Wahyu Kepada Yohanes ini ditulis pada masa orang-orang Kristen ditekan dan dianiaya karena percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan. Maksud utama penulisnya ialah untuk memberi harapan serta semangat kepada para pembacanya, dan juga untuk mendorong mereka supaya tetap percaya pada waktu dianiaya dan ditekan.

Isi buku ini sebagian besar terdiri dari beberapa rangkaian wahyu dan penglihatan yang dikemukakan dengan memakai bahasa perlambang yang dapat difahami artinya oleh orang-orang Kristen zaman itu, tetapi sulit dimengerti oleh orang-orang lain. Pokok pikiran yang dikemukakan dalam buku ini diulang-ulangi dalam bermacam-macam cara melalui berbagai-bagai rangkaian penglihatan. Meskipun terdapat banyak perbedaan pendapat mengenai tafsiran yang terperinci tentang isi buku ini, namun inti sari pokok pikirannya jelas, yaitu bahwa melalui Kristus, Allah akhirnya akan mengalahkan semua musuh-Nya, termasuk Iblis. Dan apabila kemenangan itu sudah tercapai, Allah akan memberikan surga yang baru dan bumi yang baru sebagai hadiah kepada umat-Nya yang setia.

Isi

  1.  Pendahuluan
    Wahyu 1:1-8
  2.  Penglihatan permulaan dan surat-surat kepada ketujuh jemaat
    Wahyu 1:9-3:22
  3.  Gulungan buku dan tujuh segel
    Wahyu 4:1-8:1
  4.  Tujuh trompet
    Wahyu 8:2-11:19
  5.  Naga dan dua ekor binatang
    Wahyu 12:1-13:18
  6.  Berbagai-bagai penglihatan
    Wahyu 14:1-15:8
  7.  Tujuh wadah amarah Allah
    Wahyu 16:1-21
  8.  Hancurnya Babel, kalahnya binatang, nabi palsu dan Iblis
    Wahyu 17:1-20:10
  9.  Hukuman terakhir
    Wahyu 20:11-15
  10.  Langit baru, bumi baru, Yerusalem baru
    Wahyu 21:1-22:5
  11.  Penutup
    Wahyu 22:6-21

Ajaran: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran yang ada dalam Kitab Wahyu, sehingga mereka melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Pend

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran yang ada dalam Kitab Wahyu, sehingga mereka melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Yohanes.

Tahun : Sekitar tahun 95-96 sesudah Masehi.

Penerima : Ketujuh jemaat di Asia Kecil (tetapi juga semua jemaat Yesus Kristus di seluruh dunia).

Isi Kitab: Kitab Wahyu ini terdiri dari 22 pasal. Di dalam Kitab ini, kita dapat melihat dengan jelas apa yang diwahyukan Allah kepadanya tentang apa yang terjadi sekarang, dan apa yang akan terjadi kemudian atas seluruh umat manusia.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Wahyu

  1. Pasal 1 (Wahy 1:9-12).

    Pengajaran tentang apa yang telah dilihat oleh Rasul Yohanes Bagian ini menceritakan tentang rahasia ketujuh bintang dan ketujuh kaki dian emas. (Wahy 1:17-20).

  2. Pasal 2-3 (Wahy 2:1-3:22).

    Pengajaran tentang apa yang terjadi sekarang

    Bagian ini berisi pesan kepada ketujuh jemaat. Ketujuh jemaat ini menggambarkan keadaan jemaat Kristen di seluruh dunia.

  3. Pasal 4-22 (Wahy 4:1-22:21).

    Pengajaran tentang apa yang terjadi di masa depan

    Bagian ini berisikan tentang masa depan yang terjadi di dunia, yaitu siksaan besar bagi isi dunia. Setelah malapetaka itu terjadi, Yesus Kristus datang untuk mendirikan Kerajaan Seribu Tahun, dan sesudahnya Iblis dan pengikutnya dihancurkan akhirnya, dunia dan langit ini akan dijadikan baru. Puncak dari isi Kitab Wahyu ini adalah berita dan janji tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.

    Pendalaman

    1. Kalau kenyataan akhir dunia ini sudah jelas, yaitu kedatangan kedua kali dari Yesus Kristus ke dunia ini, dengan membawa kemenangan, maka apakah yang akan saudara lakukan dalam penderitaan hidup sebagai orang Kristen? Setia? Ataukah mundur?
    2. Kalau orang-orang kudus akan diberkati saudara yang ada di dalam kekudusan dan kemenangan Kristuslah yang diberkati. Saudara sekarang berada di pihak yang mana?

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Wahyu?
  2. Apakah hasil dari mempelajari Kitab Wahyu?
  3. Bagaimanakah keadaan ketujuh jemaat itu?
  4. Apakah janji Tuhan Yesus akan kedatangan-Nya?
  5. Apakah yang akan dialami oleh orang percaya setelah dunia in diperbaharui?

Intisari: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Apa yang akan terjadi pada masa depan PENULIS.Penulisnya disebut sebagai 'Yohanes' sebanyak empat kali (1:1, 4, 9; 22:8), tetapi ia tidak mengakui di

Apa yang akan terjadi pada masa depan

PENULIS.
Penulisnya disebut sebagai 'Yohanes' sebanyak empat kali (1:1, 4, 9; 22:8), tetapi ia tidak mengakui dirinya sebagai rasul Yohanes, dan beberapa orang mengemukakan bahwa penulisnya adalah Yohanes yang lain, sebab:

1. Bahasa Yunani yang dipakai dalam Wahyu sangat tidak biasa, tidak seperti bahasa Yunani yang dipakai dalam Injil Yohanes.
2. Dalam Injil, Yohanes tidak pernah menuliskan namanya.
3. Ciri-ciri tema dari Injil Yohanes, yaitu kasih dan kebenaran, hampir tidak muncul dalam Wahyu. Tetapi, keberatan-keberatan ini mudah dijawab. Bahasa Yunani yang dipakai sengaja tidak seperti biasanya -- bukan bahasa Yunani yang jelek -- karena menuliskan nubuatan. Kedua, Injil pada dasarnya adalah biografi dari Yesus, dan Yohanes tidak ingin memasukkan dirinya ke dalam tulisan itu. Tetapi, Wahyu merupakan penyataan yang diberikan kepada seseorang, tentu nama orang itu memberikan keabsahan pada wahyu itu. Ketiga, kita tidak mungkin mengharapkan kasih menjadi tema kunci dari suatu kitab yang berbicara mengenai penghakiman!

PENERIMANYA.
Kitab ini berisi tujuh surat kepada tujuh jemaat (lebih tegasnya kepada 'para malaikat' mereka) di Asia. Terdapat banyak jemaat di Asia, tetapi hanya tujuh yang dipilih, pertama karena angka tujuh menyatakan kesempurnaan atau keutuhan; tujuh melukiskan seluruh jemaat dalam sepanjang sejarah, dan kedua, sebab ke tujuh jemaat tersebut melambangkan seluruh ragam jemaat jemaat sepanjang zaman, mulai dari jemaat di Smirna, yang tidak ada hal buruk disebutkan, sampai jemaat di Laodikia, yang tidak ada satu hal baik pun disebutkan.

WAKTU PENULISAN.
Kitab ini ditulis pada saat yang bersamaan dengan memuncaknya penganiayaan atas jemaat-jemaat. Kristen sudah mengalami aniaya, tetapi sekarang mereka harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian. Penganiayaan pertama yang terbesar terjadi di bawah pemerintahan Kaisar Nero dan seolah-olah tercermin dalam kitab itu -- mungkin dengan angka '666' yang misterius itu (13:18). Ada penganiayaan kedua yang lebih kejam, yaitu di bawah Kaisar Domitian yang berlangsung dari tahun 91-95 M. dan banyak orang berpendapat bahwa Yohanes menulis kitab ini pada masa tersebut.

CIRI-CIRI KHUSUS.
Kitab ini mewakili tulisan Yahudi yang khusus. Kitab ini berisi wahyu; suatu penyingkapan, suatu penyataan, tetapi ditulis dalam bentuk yang gamblang dan puitis. Sukar untuk memahami tulisan ini, tetapi kitab ini sangat penting untuk dipelajari oleh Kristen jika ia ingin mempelajari sejarah dengan benar.

Pesan

1. Menafsirkan kitab Wahyu.
Kitab ini berisi banyak simbol di antaranya yang paling menonjol adalah angka
tujuh:
o Tujuh gereja. Wah 1:4
o Tujuh roh. Wah 1:4
o Tujuh kaki dian. Wah 1:12
o Tujuh bintang. Wah 1:16
o Tujuh meterai. Wah 5:1
o Tujuh tanduk. Wah 5:6
o Tujuh malaikat. Wah 8:2
o Tujuh sangkakala. Wah 8:2
o Tujuh guruh. Wah 10:3
o Tujuh kepala. Wah 12:3
o Tujuh malapetaka. Wah 15:1
o Tujuh cawan emas. Wah 15:7
o Tujuh raja. Wah 17:10

Selain itu, masih mungkin kita temukan hal-hal yang berhubungan dengan angka
tujuh dalam kitab ini, yang tidak dijelaskan secara khusus. Angka tujuh berarti
keutuhan, kesempurnaan. Angka itu merupakan angka Allah, seperti juga halnya
dengan angka enam adalah angka manusia.
Kitab ini harus dimengerti sebagai kitab yang membangkitkan semangat pada
saatsaat penganiayaan. Bahkan kitab ini menandaskan bahwa keberadaan Nero dalam
sejarah adalah bagian dari rencana Allah.
Dan, kitab ini menekankan tentang penghakiman: pada puncaknya Allah akan
menuntut perliitungan. Pembohong, penipu, orang-orang yang amoral seakan-akan
terlepas dari penghukuman. Dan, kita sering kali menjadi tidak sabar' Berapa
lamakah?'(Wah 6:10). Hari penghakiman mereka sudahditetapkan.

2. Empat pola penafsiran.
o Wahyu sebagai sejarah menafsirkan Wahyu seolah-olah ditujukan kepada Kristen
penerimanya di abad pertama. Petunjuk-petunjuk sejarah hanya untuk orang dan
peristiwa-peristiwa saat itu. Semua rahasia tentang Wahyu dimengerti oleh para
pembaca pertamanya tetapi kita tidak perlu berharap untuk melihat kesesuaian
wahyu tersebut secara rind dengan zaman kita sekarang.
o Wahyu sebagai nubuatan menafsirkan Wahyu sebagai kitab yang membeberkan garis
besar jangka panjang jalannya sejarah, dimulai dari abad pertama dan melaju
dengan pasti sampai pada masa kini terus sampai pada akhir zaman.
o Wahyu sebagai pemaparan masa depan. Sama sekali tidak memandangnya sebagai
kitab yang menyinggung sejarah tetapi semata membicarakan akhir zaman.
o Wahyu berlsikan lambang-lambang. Wahyu dipandang sebagai sesuatu yang penuh
dengan lambang-lambang yang masing-masing harus ditafsirkan tersendiri dan
tidak mempunyai hubungan dengan sejarah dunia. Mungkin tak satu pun dari
pandangan- pandangan di atas yang memuaskan. Pandangan sejarah membuat Wahyu
hanya sedikit berguna bagi kita, dan pandangan masa depan membuat kitab ini
hanya cocok untuk Kristen yang hidup pada akhir zaman.

Tetapi nubuat-nubuat sering mempunyai dua pokok acuan, yaitu: kejadian yang
segera akan terjadi dan yang masih jauh. Nubuatan Yesaya yang terkenal tentang
seorang anak (Yes 7:14) menunjuk kepada seorang wanita muda pada zaman Yesaya
dan kepada Maria, ibu Tuhan Yesus. Nubuatan-nubuatan ini juga menunjuk ke
pemerintahan Domitian maupun ke kejadian-kejadian di akhir zaman.

3. Angka misterius 666 (Wah 13:10).
Teka-teki ini tergantung pada fakta bahwa baik bahasa Ibrani maupun Yunani,
huruf-huruf abjad juga dipakai untuk bilangan. Oleh karena itu, tiap-tiap kata
mempunyai nilai bilangan dan setiap angka bisa merupakan suatu kode untuk kata
tertentu. Kaisar Nero, jika ditulis dalam bahasa Ibrani, berjumlah 666. Titus
merupakan pemecahan lain, dan kali ini dalam bahasa Yunani, dan kata ini
menunjuk kepada kaisar ketiga yang bernama Titus Domitian.

Penerapan

Berita dalam Wahyu sederhana: semua sejarah adalah 'Sejarah-Nya', sudah ditulis dan akan berakhir dengan penghakiman untuk seluruh dunia. Dan dalam terang pengetahuan ini Kristen harus mendapatkan penghiburan, terutama di saat-saat penganiayaan.

Tema-tema Kunci

1. Babel.
Kejatuhan Babel di gambarkan secara rinci dalam pasal 18, 19. Pakailah konkordansi untuk mempelajari ajaran Alkitab tentang Babel. Mulailah dari Kejadian 11, perhatikan bahwa Babel adalah Babilonia. Terutama perhatikan nubuatan Yesaya mengenai Babilonia. Dalam Wah 18:1-24 tunjukkanlah tujuh ratapan untuk Babel, mulai dengan ratapan malaikat dalam ayat 1-3.

2. Malapetaka.
Bandingkan ketujuh malapetaka dalam pasal 16 dengan sepuluh malapetaka dalam Keluaran 7-11. Perhatikan bagaimana bagian Wahyu ini sengaja dihubungkan dengan kejadian dalam Keluaran (lihat Wah 15:2-4). Mengapa penglihatan mengenai penghakiman dihubungkan dengan Keluaran yang biasanya dianggap sebagai peristiwa penyelamatan?

3. Dua orang saksi.
Ada pasal yang membuat kita penasaran (Wah 11:1-13), yang menggambarkan dua orang saksi yang juga disebut sebagai dua orang nabi, walaupun nama mereka tidak pernah disebut. Beberapa penafsir menafsirkan bahwa dua saksi ini adalah dua jemaat; yang lain lebih cenderung untuk menafsirkan mereka sebagai nabi Perjanjian Lama yang kembali ke bumi. Musa dan Elia dianggap sebagai kedua saksi itu. Mengapa mereka berdua? Apa penjelasan lebih lanjut tentang hal ini yang dikemukakan dalam Zakharia 4?

4. Pohon kehidupan.
Alkitab dimulai dengan sebuah taman (Kej 2:8) dan berakhir dengan sebuah taman (Why 22). Bandingkan dan tunjukkan perbedaannya antara dua pasal pertama dengan dua pasal terakhir Alkitab.

5. Tuhan Yesus Kristus.
Pelajarilah seluruh kitab dan buatlah sebuah daftar dari nama-nama dan julukan bagi Yesus. Alfa dan Omega (huruf pertama dan ter akhir dalam abjad Yunani), keturunan Daud dan lain-lain. Khususnya perhatikan gelar utama: Anak Domba (28 kali). Apa arti penting dari gelar ini (lihat juga Yoh 1:29-37); Ibr 9:1-28; 1 Kor. 5:7; 1 Ptr. 1:18, 19)? Tetapi perhatikan cara indah kitab ini menggambarkan kemuliaan Yesus, ditutup dengan sebuah petunjuk sederhana kepada Tuhan (kemuliaan-Nya) Yesus (kerendahanhati-Nya). Amin.

Datanglah Tuhan Yesus!

Garis Besar Intisari: Wahyu (Pendahuluan Kitab) [1] PENDAHULUAN Wah 1:1-20 Wah 1:1-3Pengantar Wah 1:4-8Salam Wah 1:9-20Penglihatan yang pertama [2] TUJUH SURAT KEPADA TUJUH JEMAAT Wah 2:

[1] PENDAHULUAN Wah 1:1-20

Wah 1:1-3Pengantar
Wah 1:4-8Salam
Wah 1:9-20Penglihatan yang pertama

[2] TUJUH SURAT KEPADA TUJUH JEMAAT Wah 2:1-3:22

[3] PENGLIHATAN TENTANG SURGA Wah 4:1-11

[4] TUJUH METERAI Wah 5:1-8 :5

Wah 5:1-14Pendahuluan: kitab dan singa
Wah 6:1-17Enam meterai dibuka
Wah 7:1-17Pemeteraian simbolis orang-orang kudus
Wah 8:1-5Meterai ketujuh dibuka

[5] TUJUH SANGKAKALA Wah 8:6-11:19

Wah 8:6-9:21Enam sangkakala berbunyi
Wah 10:1-11:14Tujuh guruh dan dua saksi
Wah 11:15-19Sangkakala ketujuh

[6] TUJUH TANDA Wah 12:1-14:20

Wah 12:1-6Perempuan yang berselubungkan matahari
Wah 12:7-12Setan diusir
Wah 12:13-17Peperangan antara Setan dan Sang Putra
Wah 13:1-10Binatang yang keluar dari laut
Wah 13:11-18Binatang yang keluar dari bumi
Wah 14:1-5Penglihatan tentang Anak Domba
Wah 14:6-20Penglihatan tentang panen

[7] TUJUH CAWAN Wah 15:1-16:21

Wah 15:1-8Tujuh malaikat
Wah 16:1-21Tujuh cawan dan tujuh malapetaka

[8] PEMERINTAHAN DAN KEHANCURAN ANTI KRISTUS Wah 17:1-20:15

Wah 17:1-18Penghakiman atas pelacur
Wah 18:1-19:5Jatuhnya Babel
Wah 19:6-10Pernikahan Anak Domba
Wah 19:11-20:15Kemenangan Allah

[9] KOTA ALLAH Wah 21:1-22:5

Wah 21:1-4Pernyataan tentang kota itu
Wah 21:5-8Kemurnian kota itu
Wah 21:9-27Kesempurnaan kota itu
Wah 22:1-5Air kehidupan

[10] PENUTUP Wah 22:6-21

Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #25: Tekan Tombol pada halaman Studi Kamus untuk melihat bahan lain berbahasa inggris. [SEMUA]
dibuat dalam 0.78 detik
dipersembahkan oleh YLSA