: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Febe | Feliks | Felix | Feniks | Festus | Filadelfia | Filetus | Filistia | Filistin | Firdaus | Firman Tuhan
Daftar Isi
GREEK: 5359 filadelfeia Philadelpheia
BARCLAY: 5359 5360
KECIL: Filadelfia
BROWNING: FILADELFIA
ENSIKLOPEDIA: FILADELFIA

Filadelfia

cinta persaudaraan. Wah 1:11.
NETBible Maps:
Map7 F1
Map8 D5
OT4 E6
OT5 E6
OT6 C4
Indo10 F3
NT1 E6
NT2 B2

Peta Google: Filadelfia (38° 20´, 28° 31´);
OpenBible: (Flickr/Panoramio) Filadelfia

Yunani

Strongs #5359: filadelfeia Philadelpheia

Philadelphia = "brotherly love"

1) a city of Lydia in Asia Minor, situated near the eastern base of
Mount Tmolus, founded and named by the Pergamene king, Attalus II
Philadelphus. After the death of Attalus III Philometor, 133 BC, it
together with his entire kingdom came by his will under the
jurisdiction of the Romans.

5359 Philadelpheia fil-ad-el'-fee-ah

from Philadelphos (the same as 5361), a king of Pergamos; Philadelphia, a place in Asia Minor: KJV -- Philadelphia.
see GREEK for 5361

[Barclay]

Strongs #5359:

av [feminin] Filadelfia

Strongs #5360:

av [feminin] kasih persaudaraan (antara seorang Kristen dengan yang lainnya)

Filadelfia [kecil]

KS.- [PB] Wahy 3:7

FILADELFIA [browning]

Salah satu dari ketujuh kota yang jemaat-jemaatnya disurati dalam Kitab Wahyu (Why. 1:11; 3:7), dan terletak di Asia Kecil sebelah barat (Turki modern). Kota ini penting dalam perhubungan lain lintas dan perdagangan, tetapi sering diganggu gempa bumi. Jemaat di kota Filadelfia tetap setia di tengah penganiayaan oleh sebagian orang Yahudi.

FILADELFIA [ensiklopedia]

Kota di propinsi Roma wilayah Asia, di sebelah barat dari daerah yg sekarang dinamai Turki Asia. Kota itu barangkali didirikan oleh Emenes, raja Pergamus, pada abad 2 sM, dan pasti diberi nama adiknya Atalus, yg karena ketaatan adiknya itu diberi nama Filadelfus. Tempatnya di dekat ujung udik suatu lembah yg lebar, yg menurun melalui Sardes menuju laut dekat Smirna; dan berada di ambang pintu dari daerah dataran tinggi yg luas dan subur, yg menghasilkan banyak bagi kemakmuran dagangnya.

Daerah itu merupakan kawasan gempa. Suatu gempa yg dahsyat memusnahkan kota itu pada thn 17 M; dan sewaktu getaran dengan masa selang yg singkat susul menyusul, orang-orang mengungsi ke luar kota dan tinggal di tenda-tenda (Strabo, Geography, 12.8.18 [579]; 13.4.10 [628]). Sesudah dana dari kerajaan diberikan sebagai bantuan untuk membangunnya kembali, kota itu memakai nama baru, Neokaisaria. Kemudian pada pemerintahan Vespasianus, memakai nama raja Roma lain, yaitu Flavia. Kota ini terkenal karena banyaknya candi dan pesta-pesta keagamaan. Di tempat semula, sekarang terdapat kota Alasehir.

Surat kepada 'malaikat jemaat di Filadelfia' (Why 3:7-13) barangkali menyinggung beberapa segi dari keadaan kota itu. Seperti Filadelfus menjadi terkenal karena ketaatannya kepada kakaknya, begitulah gereja, Filadelfia yg sebenarnya, mewarisi dan menggenapi wataknya itu dengan ketaatan yg teguh, mantap dan tetap setia kepada Kristus (ay 8,10). Seperti kota itu terletak dekat 'pintu terbuka' dari suatu daerah, yg memberikan kekayaan kepadanya, demikianlah gereja diberikan 'pintu yg sudah dibuka', yaitu kesempatan untuk dimanfaatkan (ay 8; bnd 2 Kor 2:12).

Lambang 'mahkota' dan 'Bait Suci' (ay 11-12) menunjuk kepada pertentangan dengan pesta-pesta dan acara-acara keagamaan dalam kota itu. Sebagai kebalikan dari kehidupan yg tidak menetap dalam suatu kota yg sering mengalami gempa, maka kepada orang yg 'menang' dijanjikan akan dijadikan sokoguru dalam Bait Allah dan akan tetap di sana sampai selama-lamanya; dan karena kota itu mendapat nama baru dari Allah, demikian juga orang yg 'menang' akan diberi nama baru, sebagai tanda bahwa mereka untuk selamanya menjadi warga kota Allah yg benar (ay 12). Seperti di Smirna, gereja menghadapi perlawanan dari pihak Yahudi dalam kota (ay 9). Di kemudian hari kota itu dikunjungi Ignatius, waktu dia berangkat dari Antiokhia menuju Roma, tempat ia mati martir, dan dari sana ia mengirim surat kepada jemaat di Filadelfia.

KEPUSTAKAAN. W. M Ramsay, The Letters to the Seven Churches of Asia, 1904, ps 27-28; C. J Hemer, Buried History 11, 1975, hlm 164-174. MJSR/MHS

[+] Bhs. Inggris



TIP #20: Untuk penyelidikan lebih dalam, silakan baca artikel-artikel terkait melalui Tab Artikel. [SEMUA]
dibuat dalam 0.06 detik
dipersembahkan oleh YLSA