Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Roma 1:24

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Rm 1:24

Karena itu Allah menyerahkan v  mereka 1  kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka. w 

AYT (2018)

Karena itu, Allah menyerahkan mereka dalam keinginan hati mereka kepada kecemaran sehingga mereka saling mencemari tubuh mereka.

TL (1954) ©

SABDAweb Rm 1:24

Sebab itu Allah membiarkan mereka itu di dalam segala keinginan hatinya kepada kecemaran akan menajiskan tubuhnya di antara sama sendirinya;

BIS (1985) ©

SABDAweb Rm 1:24

Oleh sebab itu Allah membiarkan mereka dikuasai oleh keinginan hati mereka untuk berbuat yang bejat, sehingga mereka melakukan hal-hal yang kotor terhadap sama sendiri.

MILT (2008)

Oleh sebab itu pula, Allah Elohim 2316 telah menyerahkan mereka dengan keinginan-keinginan hati mereka kepada kenajisan untuk mencemarkan tubuh mereka di antara mereka sendiri,

Shellabear 2011 (2011)

Sebab itu Allah membiarkan mereka tertawan dalam keinginan hati mereka yang menyukai kecemaran, sehingga mereka saling melakukan hal-hal yang hina terhadap tubuh mereka sendiri.

AVB (2015)

Oleh itu, Allah membiarkan mereka menurut keinginan hati mereka melakukan pelbagai noda, maka mereka mencemari tubuh sesama sendiri.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Rm 1:24

Karena itu
<1352>
Allah
<2316>
menyerahkan
<3860>
mereka
<846>
kepada keinginan
<1939>
hati
<2588>
mereka
<846>
akan
<1519>
kecemaran
<167>
, sehingga mereka
<846>
saling
<1722>
mencemarkan
<818>
tubuh
<4983>
mereka
<846>
.

[<1722>]
TL ITL ©

SABDAweb Rm 1:24

Sebab
<1352>
itu Allah
<2316>
membiarkan
<3860> <4983>
mereka
<846> <846>
itu di dalam
<1722> <1722>
segala keinginan
<1939>
hatinya
<2588>
kepada
<1519>
kecemaran
<167>
akan menajiskan
<818>
tubuhnya
<4983>
di
<1722>
antara sama sendirinya
<846>
;
AYT ITL
Karena itu
<1352>
, Allah
<2316>
menyerahkan
<3860>
mereka
<846>
kepada
<1519>
keinginan
<1939>
hati
<2588>
mereka
<846>
yang menginginkan kecemaran
<167>
sehingga mereka saling mencemari
<818>
tubuh
<4983>
mereka
<846>
di antara
<1722>
mereka sendiri
<846>
.

[<1722>]
GREEK
dio
<1352>
CONJ
paredwken
<3860> (5656)
V-AAI-3S
autouv
<846>
P-APM
o
<3588>
T-NSM
yeov
<2316>
N-NSM
en
<1722>
PREP
taiv
<3588>
T-DPF
epiyumiaiv
<1939>
N-DPF
twn
<3588>
T-GPF
kardiwn
<2588>
N-GPF
autwn
<846>
P-GPM
eiv
<1519>
PREP
akayarsian
<167>
N-ASF
tou
<3588>
T-GSN
atimazesyai
<818> (5729)
V-PEN
ta
<3588>
T-APN
swmata
<4983>
N-APN
autwn
<846>
P-GPM
en
<1722>
PREP
autoiv
<846>
P-DPM
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Rm 1:24

Karena itu Allah menyerahkan v  mereka 1  kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka. w 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Rm 1:24

Karena itu Allah 1  menyerahkan mereka kepada keinginan 2  hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling 2  4  mencemarkan 3  tubuh mereka.

Catatan Full Life

Rm 1:24 1

Nas : Rom 1:24

Tanda utama bahwa suatu masyarakat atau umat telah ditinggalkan Allah adalah bahwa mereka terjerumus dalam perbuatan dursila dan penyelewengan seksual.

  1. 1) Istilah "Allah menyerahkan mereka" berarti bahwa Allah meninggalkan mereka kepada nafsu-nafsu yang memalukan. Istilah "keinginan hati" (Yun. _epithumia_) menunjuk kepada nafsu yang menggebu akan kenikmatan seksual yang haram (bd. 2Kor 12:21; Gal 5:19; Ef 5:3).
  2. 2) Ketiga tahap dari keadaan ditinggalkan kepada kecemaran adalah:
    1. (a) Allah menyerahkan mereka kepada keinginan seksual berdosa yang mencemarkan tubuh (ayat Rom 1:24);
    2. (b) Allah menyerahkan mereka pada hawa nafsu berahi yang memalukan pada orang sejenis (ayat Rom 1:26-27); setelah itu,
    3. (c) Allah menyerahkan mereka kepada pikiran yang terkutuk, yaitu pikiran mereka membenarkan tindakan mereka yang berdosa sehingga pikirannya senantiasa terpikat oleh kejahatan dan keinginan dosa seksual itu (ayat Rom 1:28). Ketiga tahap ini terjadi kepada semua orang yang menolak kebenaran penyataan Allah dan mencari kenikmatan dalam kenajisan (ayat Rom 1:18;

      lihat cat. --> Rom 1:27).

      [atau ref. Rom 1:27]

  3. 3) Allah mempunyai dua maksud dengan meninggalkan orang fasik untuk berbuat dosa:
    1. (a) membiarkan dosa dan akibat-akibatnya meningkat sebagai bagian dari hukuman-Nya atas mereka (Rom 2:2), dan
    2. (b) untuk menyadarkan mereka bahwa mereka membutuhkan keselamatan (Rom 2:4).

[+] Bhs. Inggris



TIP #05: Coba klik dua kali sembarang kata untuk melakukan pencarian instan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA