Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Pengkhotbah 12:5

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Pkh 12:5

juga orang menjadi takut tinggi, dan ketakutan ada di jalan, pohon badam berbunga, belalang menyeret dirinya dengan susah payah dan nafsu makan tak dapat dibangkitkan lagi--karena manusia pergi ke rumahnya e  yang kekal dan peratap-peratap f  berkeliaran di jalan,

AYT (2018)

ketika seseorang takut pada ketinggian, dan kengerian ada di jalan; ketika pohon badam berbunga , belalang menyeret dirinya , dan nafsu menjadi lenyap . Sebab, manusia akan pergi ke rumah mereka yang kekal, dan orang-orang berkabung akan mengelilingi jalanan.

TL (1954) ©

SABDAweb Pkh 12:5

apabila orang takut akan barang yang tinggi dan adalah kekejutan baginya pada jalan, apabila pohon badam akan berbunga dan belalangpun penat menanggung akan dirinya dan segala keinginan sudah hilang. Demikianlah peri hal manusia pergi ke rumahnya yang kekal dan segala orang peratappun akan berkeliling pada lorong-lorong.

BIS (1985) ©

SABDAweb Pkh 12:5

Engkau takut mendaki tempat yang tinggi dan harus berjalan dengan hati-hati. Rambutmu beruban dan kakimu kauseret waktu berjalan. Maka hilanglah segala hasrat dan keinginan. Kita menuju ke tempat tinggal kita yang penghabisan, orang-orang berkabung dan meratap di sepanjang jalan.

MILT (2008)

Bahkan mereka takut akan yang tinggi, dan kengerian ada di jalan, dan pohon badam berbunga, dan belalang menggemukkan dirinya, dan selera menjadi lenyap, karena manusia pergi ke rumah kekekalannya, dan para peratap berkeliaran di jalan.

Shellabear 2011 (2011)

juga pada waktu orang menjadi takut terhadap ketinggian dan terhadap kengerian di jalan. Pohon badam berbunga, belalang menyeret diri dengan berat, dan nafsu lenyap, sebab manusia pergi ke rumahnya yang kekal dan para peratap berkeliling di jalan.

AVB (2015)

dan orang berasa takut terhadap tempat-tempat tinggi, serta terhadap kengerian di jalan. Dengan berkembangnya bunga badam, belalang menyeret diri dengan susah payah dan hilang nafsu; kerana manusia menuju ke rumah yang kekal dan orang yang berkabung berkeliaran di jalan.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Pkh 12:5

juga
<01571>
orang menjadi takut
<03372>
tinggi
<01364>
, dan ketakutan
<02849>
ada di jalan
<01870>
, pohon badam
<08247>
berbunga
<05006>
, belalang
<02284>
menyeret
<05445>
dirinya dengan susah payah dan nafsu makan
<035>
tak dapat dibangkitkan
<06565>
lagi -- karena
<03588>
manusia
<0120>
pergi
<01980>
ke
<0413>
rumahnya
<01004>
yang kekal
<05769>
dan peratap-peratap
<05594>
berkeliaran
<05437>
di jalan
<07784>
,
TL ITL ©

SABDAweb Pkh 12:5

apabila
<01571>
orang takut
<03372>
akan barang yang tinggi
<01364>
dan adalah kekejutan
<02849>
baginya pada jalan
<01870>
, apabila pohon badam
<08247>
akan berbunga
<05006>
dan belalangpun
<02284>
penat menanggung
<05445>
akan dirinya dan segala keinginan
<035>
sudah hilang
<06565>
. Demikianlah peri hal
<03588>
manusia
<0120>
pergi
<01980>
ke
<0413>
rumahnya
<01004>
yang kekal
<05769>
dan segala orang peratappun
<05594>
akan berkeliling
<05437>
pada lorong-lorong
<07784>
.
AYT ITL
ketika seseorang takut
<03372>
pada ketinggian
<01364>
, dan kengerian
<02849>
ada di jalan
<01870>
; ketika pohon badam
<08247>
berbunga
<05006>
, belalang
<02284>
menyeret
<05445>
dirinya, dan nafsu
<035>
menjadi lenyap
<06565>
. Sebab
<03588>
, manusia
<0120>
akan pergi
<01980>
ke
<0413>
rumah
<01004>
mereka yang kekal
<05769>
, dan orang-orang berkabung
<05594>
akan mengelilingi
<05437>
jalanan
<07784>
.

[<01571>]
HEBREW
Mydpoh
<05594>
qwsb
<07784>
wbbow
<05437>
wmlwe
<05769>
tyb
<01004>
la
<0413>
Mdah
<0120>
Klh
<01980>
yk
<03588>
hnwybah
<035>
rptw
<06565>
bgxh
<02284>
lbtoyw
<05445>
dqsh
<08247>
Uanyw
<05006>
Krdb
<01870>
Mytxtxw
<02849>
wary
<03372>
hbgm
<01364>
Mg (12:5)
<01571>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Pkh 12:5

juga orang menjadi takut tinggi, dan ketakutan ada di jalan, pohon badam berbunga, belalang menyeret dirinya dengan susah payah dan nafsu makan tak dapat dibangkitkan lagi--karena manusia pergi ke rumahnya e  yang kekal dan peratap-peratap f  berkeliaran di jalan,

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Pkh 12:5

juga orang menjadi takut tinggi, dan ketakutan ada di jalan, pohon badam 1  berbunga, belalang menyeret dirinya dengan susah payah dan nafsu makan tak dapat dibangkitkan lagi--karena manusia 2  pergi ke rumahnya yang kekal dan peratap-peratap 3  berkeliaran di jalan,

Catatan Full Life

Pkh 12:1-7 1

Nas : Pengkh 12:1-7

"Mengingat" di dalam Alkitab senantiasa menyangkut tindakan; misalnya ketika Allah "ingat" kepada Abraham (Kej 19:29), Ia melibatkan diri dalam hidup Abraham demi kebaikannya. Karena itu, mengingat Pencipta kita berarti bertindak dengan cara yang dikehendaki-Nya ketika Ia menciptakan kita. Ia telah memberi kepada kita hidup dan berbagai kesempatan yang datang dengan usia muda. Kita dapat "mengingat" akan Allah dengan pertolongan Roh Kudus saja, apabila kita "mengenakan manusia baru yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya" (Ef 4:24); dan ini harus dilakukan sebelum kematian menjemput kita. Ayat Pengkh 12:3-7 menyajikan suatu gambaran menakjubkan mengenai proses menua tubuh jasmaniah yang berakhir dengan kematian. Tetapi kita dapat terhibur oleh kenyataan bahwa manusia batiniah kita masih dapat "dibaharui dari sehari ke sehari" (2Kor 4:16).

[+] Bhs. Inggris



TIP #21: Untuk mempelajari Sejarah/Latar Belakang kitab/pasal Alkitab, gunakan Boks Temuan pada Tampilan Alkitab. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA