
Teks -- Ibrani 7:11 (TB)





Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus



kecilkan semuaTafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)
Full Life -> Ibr 7:11
Full Life: Ibr 7:11 - ANDAIKATA ... TELAH TERCAPAI KESEMPURNAAN.
Nas : Ibr 7:11
Karena keimaman Lewi tidak sempurna (bd. Ibr 10:4) dan
dilaksanakan oleh orang-orang berdosa (ayat Ibr 7:27-28), maka keimaman
itu k...
Nas : Ibr 7:11
Karena keimaman Lewi tidak sempurna (bd. Ibr 10:4) dan dilaksanakan oleh orang-orang berdosa (ayat Ibr 7:27-28), maka keimaman itu kini diganti dengan imam yang sempurna, yaitu Putra Allah sendiri. Kristus adalah Imam yang sempurna karena Ia sama sekali benar, perlu mati satu kali saja untuk menjadi korban karena dosa-dosa kita, menjadi Imam kita yang abadi di hadapan Allah di sorga dan hidup untuk selama-lamanya (ayat Ibr 7:24-28). Oleh karena itu, Ia mampu menyelamatkan secara sempurna dan abadi semua yang datang kepada Allah melalui Dia
(lihat cat. --> Ibr 7:25).
[atau ref. Ibr 7:25]
Jerusalem -> Ibr 7:11-19
Jerusalem: Ibr 7:11-19 - -- Pemikiran kini terutama berdasarkan pada Maz 110:4. Menurut ayat ini Raja Mesias yang bukan keturunan Lewi adalah "imam menurut peraturan Melkisedek"....
Pemikiran kini terutama berdasarkan pada Maz 110:4. Menurut ayat ini Raja Mesias yang bukan keturunan Lewi adalah "imam menurut peraturan Melkisedek". Maka ayat itu menubuatkan bahwa di zaman Mesias imamat kekal ini akan mengganti yang lama dan Hukum baru akan mengganti Hukum lama yang mengatur imamat keturunan Lewi, Ibr 7:12,16 dst, Ibr 7:21.
Ref. Silang FULL -> Ibr 7:11
Ref. Silang FULL: Ibr 7:11 - umat Israel // lain ditetapkan // peraturan Melkisedek · umat Israel: Ibr 7:18,19; Ibr 8:7
· lain ditetapkan: Ibr 10:1
· peraturan Melkisedek: Ibr 7:17; Ibr 5:6; Ibr 5:6

kecilkan semuaTafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)
Hagelberg: Ibr 7:11 - -- 7:11 ...andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan... apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut pera...
7:11 ...andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan... apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek...?
Pikiran si penulis berkembang dari membicarakan hal Imamat Melkisedek dengan keempat hal yang berikut ini:
1) Eksistensi Imamat Melkisedek membuktikan bahwa Imamat Lewi tidak cukup.
2) Bahwa Yesus dari suku Yehuda berarti Dia di luar Imamat Lewi.
3) "Untuk selama-lamanya" mengenai Imamat Melkisedek membuktikan bahwa Imamat Lewi tidak akan tahan seterusnya.
4) Eksistensi suatu imamat baru berarti bahwa seluruh hukum Taurat harus diganti dengan suatu sistem hukum yang baru, karena Imamat Lewi tidak dapat dipisahkan dari hukum Taurat.
Dengan mengemukakan hal-hal ini maka sudah dibuktikan bahwa hukum Taurat sudah diganti dengan suatu pola baru. Ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus dalam II Korintus 3:7-11 di mana hukum Taurat dikatakan diakhiri. Di sini istilah "Perjanjian Baru" tidak dipakai, tetapi gagasan ini ada di balik semua diskusi ini.
c. Imam yang baru melebihi imam yang lama (7:20-28)
Dengan mengemukakan "sumpah" yang diucapkan oleh Allah, dia membuktikan bahwa Imam yang baru lebih baik dari imam yang lama. Dia juga mengingatkan para pembaca bahwa Dia yang menjadi Imam Besar adalah "sempurna," dan tidak seperti imam-imam yang perlu ditebus dari "dosa" mereka sendiri.

Hagelberg: Ibr 7:11 - -- 7:11 ...andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan... apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut pera...
7:11 ...andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan... apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek...?
Pikiran si penulis berkembang dari membicarakan hal Imamat Melkisedek dengan keempat hal yang berikut ini:
1) Eksistensi Imamat Melkisedek membuktikan bahwa Imamat Lewi tidak cukup.
2) Bahwa Yesus dari suku Yehuda berarti Dia di luar Imamat Lewi.
3) "Untuk selama-lamanya" mengenai Imamat Melkisedek membuktikan bahwa Imamat Lewi tidak akan tahan seterusnya.
4) Eksistensi suatu imamat baru berarti bahwa seluruh hukum Taurat harus diganti dengan suatu sistem hukum yang baru, karena Imamat Lewi tidak dapat dipisahkan dari hukum Taurat.
Dengan mengemukakan hal-hal ini maka sudah dibuktikan bahwa hukum Taurat sudah diganti dengan suatu pola baru. Ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Rasul Paulus dalam II Korintus 3:7-11 di mana hukum Taurat dikatakan diakhiri. Di sini istilah "Perjanjian Baru" tidak dipakai, tetapi gagasan ini ada di balik semua diskusi ini.
c. Imam yang baru melebihi imam yang lama (7:20-28)
Dengan mengemukakan "sumpah" yang diucapkan oleh Allah, dia membuktikan bahwa Imam yang baru lebih baik dari imam yang lama. Dia juga mengingatkan para pembaca bahwa Dia yang menjadi Imam Besar adalah "sempurna," dan tidak seperti imam-imam yang perlu ditebus dari "dosa" mereka sendiri.

Hagelberg: Ibr 7:1--10:18 - -- C. Imam yang lebih baik dengan Pelayanan yang lebih baik (7:1-10:18)
Inti dari bagian ini ialah: Imam Besar yang kita punya adalah sangat mulia.
Ayat...
C. Imam yang lebih baik dengan Pelayanan yang lebih baik (7:1-10:18)
Inti dari bagian ini ialah: Imam Besar yang kita punya adalah sangat mulia.
Ayat terakhir dari pasal 6 menyebut peraturan Melkisedek, dan kata-kata itu menjadi suatu peralihan untuk bagian ini di mana Yesus dikaitkan dengan Melkisedek. Kejadian 14 merupakan latar belakang dari diskusi ini.

Hagelberg: Ibr 5:1--10:39 - -- III. Bagian Kedua: Anak/Imam Allah (pasal 5:1-10:39)
Bagian yang pertama sudah menguraikan kepada kita dua kebenaran. 1) bahwa Yesus, yang ditahbis...
III. Bagian Kedua: Anak/Imam Allah (pasal 5:1-10:39)
Bagian yang pertama sudah menguraikan kepada kita dua kebenaran. 1) bahwa Yesus, yang ditahbiskan sebagai Raja oleh Allah, memiliki suatu posisi dan masa depan yang sangat mulia, dan 2) bahwa kita yang mengikuti Dia dengan setia akan menikmati suatu kemenangan/warisan yang mulia. Di dalam bagian itu Yesus direnungkan terutama sebagai Raja kita yang merintis kemenangan. Di dalam bagian yang kedua ini Yesus akan direnungkan terutama sebagai Imam Besar kita. Bukannya unsur ini tidak ada di dalam bagian pertama. Ada juga unsur ini (2:17, 3:1-6, dan 4:14-16), tetapi tidak menonjol sebagai tema utama. Sekarang, di dalam bagian kedua ini, peranan Yesus sebagai Imam Besar kita akan direnungkan, dan, sama dengan apa yang ada dalam bagian pertama, beberapa peringatan akan disisipkan di dalam renungan ini.
Pada hakekatnya bagian ini (pasal 5-10) berkata bahwa Yesus adalah Imam Besar Agung, yang layak, yang lebih baik, dan yang menjadi dasar yang kuat bagi pahala kita, maka kita harus mendekati Tuhan Allah kita.

buka semuaTafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry -> Ibr 7:11-28
Matthew Henry: Ibr 7:11-28 - Melkisedek dan Kristus Diperbandingkan Melkisedek dan Kristus Diperbandingkan (7:11-28)
...
SH: Ibr 7:11-28 - Betapa sempurna! (Senin, 11 Oktober 1999) Betapa sempurna!
Betapa sempurna!
Penjelasan tentang Imamat Yesus mencapai puncaknya. Ia
adalah s...

SH: Ibr 7:11-28 - Karena Pelayanan-Nya Sempurna (Kamis, 29 Juni 2023) Karena Pelayanan-Nya Sempurna
Pada bacaan sebelumnya, penulis Surat Ibrani telah memberikan argumen awal yang men...

SH: Ibr 7:11-19 - Keunggulan imamat Yesus (Minggu, 30 Oktober 2005) Keunggulan imamat Yesus
Keunggulan imamat Yesus
Penulis Ibrani sekarang meneruskan argumentasin...

SH: Ibr 7:11-25 - Mendekati Allah dengan Sukacita (Rabu, 16 Agustus 2017) Mendekati Allah dengan Sukacita
Dalam iman Kristen, figur Kristus sangat sentral bagi kehidupan orang percaya. Ka...
Utley -> Ibr 7:11-22
TFTWMS -> Ibr 7:11-22; Ibr 7:11-12
