kecilkan semua  

Teks -- Wahyu 3:1-22 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
Kepada jemaat di Sardis
3:1 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati! 3:2 Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak satupun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku. 3:3 Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu. 3:4 Tetapi di Sardis ada beberapa orang yang tidak mencemarkan pakaiannya; mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih, karena mereka adalah layak untuk itu. 3:5 Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya. 3:6 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."
Kepada jemaat di Filadelfia
3:7 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. 3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku. 3:9 Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya Aku akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakimu dan mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau. 3:10 Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. 3:11 Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu. 3:12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru. 3:13 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."
Kepada jemaat di Laodikia
3:14 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah: 3:15 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! 3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. 3:17 Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang, 3:18 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat. 3:19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! 3:20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. 3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya. 3:22 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Nama Orang dan Nama Tempat:
 · Daud a son of Jesse of Judah; king of Israel,son of Jesse of Judah; king of Israel
 · Filadelfia a town in Lydia in the western part of Asia Minor
 · Iblis a person, male (evil angelic),an angel that has rebelled against God
 · Laodikia residents of the town of Laodicea
 · Sardis the capital city of the province of Lydia in Asia Minor
 · Yahudi the Jewish religion/beliefs
 · Yehuda the son of Jacob and Leah; founder of the tribe of Judah,a tribe, the land/country,a son of Joseph; the father of Simeon; an ancestor of Jesus,son of Jacob/Israel and Leah; founder of the tribe of Judah,the tribe of Judah,citizens of the southern kingdom of Judah,citizens of the Persian Province of Judah; the Jews who had returned from Babylonian exile,"house of Judah", a phrase which highlights the political leadership of the tribe of Judah,"king of Judah", a phrase which relates to the southern kingdom of Judah,"kings of Judah", a phrase relating to the southern kingdom of Judah,"princes of Judah", a phrase relating to the kingdom of Judah,the territory allocated to the tribe of Judah, and also the extended territory of the southern kingdom of Judah,the Province of Judah under Persian rule,"hill country of Judah", the relatively cool and green central highlands of the territory of Judah,"the cities of Judah",the language of the Jews; Hebrew,head of a family of Levites who returned from Exile,a Levite who put away his heathen wife,a man who was second in command of Jerusalem; son of Hassenuah of Benjamin,a Levite in charge of the songs of thanksgiving in Nehemiah's time,a leader who helped dedicate Nehemiah's wall,a Levite musician who helped Zechariah of Asaph dedicate Nehemiah's wall
 · Yerusalem the capital city of Israel,a town; the capital of Israel near the southern border of Benjamin


Topik/Tema Kamus: Asia | Gereja, Jemaat | Wahyu | Uskup | Sardes | Perang, Peperangan Orang-Orang Kudus | Jaga, Berjaga-Jaga | Tobat, Pertobatan | Buta, Buta Rohani | Mati, Kematihan Rohani | Kasih Kristus | Raja, Kerajaan Romawi | Rumah | Sekutu, Persekutuan Dengan Allah | Silsilah | Amin | Pelihara, Pemeliharaan | Orang Kudus Yang Menderita | Pahala Orang-Orang Kudus | Pakaian | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , BIS , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Hagelberg , Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Why 3:1 - ENGKAU MATI. Nas : Wahy 3:1 Jemaat di Sardis telah mati secara rohani, dan hanya beberapa anggotanya yang tinggal setia kepada Injil. Secara lahiriah, tampaknya...

Nas : Wahy 3:1

Jemaat di Sardis telah mati secara rohani, dan hanya beberapa anggotanya yang tinggal setia kepada Injil. Secara lahiriah, tampaknya mereka hidup dan aktif serta memiliki keberhasilan dan kerohanian yang terkenal baik. Bisa jadi mereka memiliki bentuk penyembahan yang menarik, tetapi bukan kuasa dan kebenaran yang sejati dari Roh Kudus. Yesus melihat kehidupan batin dan hati umat itu.

Full Life: Why 3:4 - DI SARDIS ADA BEBERAPA ORANG. Nas : Wahy 3:4 Sepanjang sejarah gereja, selalu ada beberapa orang (yaitu, orang yang tersisa) yang tidak "mencemarkan pakaian mereka" dan yang tel...

Nas : Wahy 3:4

Sepanjang sejarah gereja, selalu ada beberapa orang (yaitu, orang yang tersisa) yang tidak "mencemarkan pakaian mereka" dan yang telah berusaha untuk kembali kepada kesederhanaan dan kemurnian pengabdian diri mereka kepada Kristus yang dikenal oleh para rasul dan banyak orang lain lagi dalam PB (2Kor 11:3).

Full Life: Why 3:5 - MENGHAPUS NAMANYA. Nas : Wahy 3:5 Dengan jelas setiap orang yang telah mengalami kelahiran baru, tetapi kemudian menolak untuk bertekun dalam iman dan untuk menang, m...

Nas : Wahy 3:5

Dengan jelas setiap orang yang telah mengalami kelahiran baru, tetapi kemudian menolak untuk bertekun dalam iman dan untuk menang, maka namanya akan dihapus dari kitab kehidupan

(lihat cat. --> Wahy 2:7).

[atau ref. Wahy 2:7]

Terhapusnya nama dari kitab kehidupan berarti kehilangan hidup kekal itu sendiri (Wahy 2:7,10-11) dan pada akhirnya dihukum dalam lautan api (Wahy 20:15). Inilah yang dikatakan oleh Roh kepada jemaat-jemaat (ayat Wahy 3:6; 13:8; 17:8; 20:12; 21:27; bd. Kel 32:32).

Full Life: Why 3:7 - FILADELFIA. Nas : Wahy 3:7 Filadelfia merupakan suatu jemaat yang setia yang mematuhi Firman Kristus dan tidak menyangkal Dia. Mereka telah menerima pertentang...

Nas : Wahy 3:7

Filadelfia merupakan suatu jemaat yang setia yang mematuhi Firman Kristus dan tidak menyangkal Dia. Mereka telah menerima pertentangan dari dunia dan menolak untuk menyesuaikan diri dengan kecenderungan jahat dari jemaat-jemaat lainnya, namun mereka telah bertekun dalam kesetiaan kepada Kristus dan kepada kebenaran Injil PB (ayat Wahy 3:7-10). Oleh karena kesetiaan mereka yang teguh, maka Allah berjanji untuk melepaskan mereka dari masa kesengsaraan

(lihat cat. --> Wahy 3:10 yang berikut).

[atau ref. Wahy 3:10]

Full Life: Why 3:10 - HARI PENCOBAAN. Nas : Wahy 3:10 Janji Kristus untuk melindungi orang yang setia di Filadelfia dari hari pencobaan ini mirip dengan janji Paulus kepada orang Tesalo...

Nas : Wahy 3:10

Janji Kristus untuk melindungi orang yang setia di Filadelfia dari hari pencobaan ini mirip dengan janji Paulus kepada orang Tesalonika yang menyatakan bahwa mereka akan diluputkan dari "murka yang akan datang" (1Tes 1:10); dan ini terus berlaku bagi semua orang yang setia kepada Allah sepanjang masa (ayat Wahy 3:13,22). Hari ini meliputi masa pencobaan, murka dan kesesakan yang telah ditetapkan secara ilahi dan yang akan datang atas "seluruh dunia" pada tahun-tahun akhir dari zaman ini, menjelang berdirinya kerajaan Kristus di atas bumi (Wahy 5:10; Wahy 6:1-19:21; Wahy 20:4). Mengenai masa ini, Alkitab menyatakan kebenaran-kebenaran berikut:

  1. 1) Hari pencobaan ini meliputi murka Allah atas orang-orang fasik (pasal Wahy 6:1-19:21; Yes 13:6-13; 17:4-11; Dan 9:27;12:1; Za 14:1-4; Mat 24:9-31;

    lihat cat. --> 1Tes 5:2;

    [atau ref. 1Tes 5:2]

    lihat art. KESENGSARAAN BESAR)

  2. 2) Akan tetapi, dalam hari pencobaan ini juga termasuk kemarahan Iblis atas orang-orang saleh, yaitu atas mereka yang menerima Kristus selama masa yang dahsyat itu. Mereka nanti akan menderita kelaparan, dahaga, tidak dilindungi dari unsur-unsur alam (Wahy 7:16), serta penderitaan dan tangisan yang besar (Wahy 7:9-17; Dan 12:10; Mat 24:15-21). Secara tidak langsung mereka akan mengalami bencana perang, bala kelaparan, dan kematian. Mereka akan dianiaya, disiksa dan banyak orang akan mati syahid (Wahy 6:11; 13:7; 14:13). Mereka akan dibinasakan oleh Iblis dan kekuatan-kekuatan roh jahat (Wahy 9:3-5; 12:12), kejahatan dan kekejaman dari orang jahat dan penganiayaan oleh antikristus (Wahy 6:9; 12:17; 13:15-17). Mereka akan kehilangan tempat tinggal dan harus melarikan diri dalam ketakutan (Mat 24:15-21). Secara khusus ini akan menjadi suatu masa malapetaka bagi mereka yang memiliki keluarga dan anak-anak (Mat 24:19), yang sedemikian mengerikan sehingga orang kudus yang meninggal dalam kesengsaraan ini akan dianggap berbahagia, sebab mereka telah beristirahat dari jerih lelah mereka dan bebas dari penganiayaan (Wahy 14:13).
  3. 3) Bagi mereka yang menjadi pemenang sebelum hari itu tiba

    (lihat cat. --> Wahy 2:7;

    lihat cat. --> Luk 21:36),

    [atau ref. Wahy 2:7; Luk 21:36]

    Allah akan memelihara mereka dari hari pencobaan itu, kemungkinan besar melalui keangkatan gereja, yaitu pengangkatan orang setia untuk berjumpa dengan Kristus di udara sebelum Allah mencurahkan murka-Nya

    (lihat cat. --> Yoh 14:3;

    [atau ref. Yoh 14:3]

    lihat art. KEANGKATAN GEREJA).

    Pembebasan ini merupakan pahala bagi mereka yang bertekun mematuhi Firman Allah dalam iman yang benar.
  4. 4) Orang percaya yang hidup pada masa sekarang yang berharap untuk terhindar dari semua hal yang akan menimpa dunia ini akan melakukannya hanya dengan kesetiaan kepada Kristus dan Firman-Nya serta tetap waspada di dalam doa

    (lihat cat. --> Luk 21:36),

    [atau ref. Luk 21:36]

    sehingga mereka tidak akan tertipu

    (lihat cat. --> Mat 24:5).

    [atau ref. Mat 24:5]

Full Life: Why 3:11 - AKU DATANG SEGERA. Nas : Wahy 3:11 Kaitan yang erat antara ayat ini dengan ayat Wahy 3:10 menunjukkan (1) bahwa kedatangan Kristus untuk mengangkat jemaat-Nya da...

Nas : Wahy 3:11

Kaitan yang erat antara ayat ini dengan ayat Wahy 3:10 menunjukkan

  1. (1) bahwa kedatangan Kristus untuk mengangkat jemaat-Nya dari bumi ini akan menjadi cara untuk membebaskan mereka (bd. 1Tes 1:10; 1Tes 4:14-18), dan
  2. (2) bahwa keluputan dari hari pencobaan dan kesengsaraan itu hanya akan terjadi bagi mereka yang setia dalam gereja yang berpegang erat kepada Kristus dan Firman-Nya (ayat Wahy 3:8).

Full Life: Why 3:15-16 - TIDAK DINGIN DAN TIDAK PANAS ... SUAM-SUAM KUKU. Nas : Wahy 3:15-16 Ini menggambarkan keadaan rohani dari jemaat di Laodikia. 1) Jemaat yang suam-suam kuku adalah yang berkompromi dengan duni...

Nas : Wahy 3:15-16

Ini menggambarkan keadaan rohani dari jemaat di Laodikia.

  1. 1) Jemaat yang suam-suam kuku adalah yang berkompromi dengan dunia dan mirip dengan masyarakat di sekelilingnya; mengakui kekristenan, namun pada kenyataannya malang dan menyedihkan secara rohani (ayat Wahy 3:17-18).
  2. 2) Dengan keras Kristus memperingatkan jemaat akan hukuman-Nya terhadap orang yang suam-suam kuku secara rohani (ayat Wahy 3:15-17).
  3. 3) Dengan tulus Kristus mengundang jemaat untuk bertobat dan untuk dipulihkan kepada tempat iman, kebenaran, penyataan, dan persekutuan (ayat Wahy 3:18-19).
  4. 4) Di tengah-tengah zaman gereja yang suam-suam kuku, janji-janji Kristus bagi jemaat yang menang tetap berlaku. Ia akan datang kepada mereka dengan berkat dan dalam kuasa Roh (ayat Wahy 3:20-22), membuka sebuah pintu yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun, agar mereka memuliakan nama-Nya dan memberitakan Injil yang kekal itu (ayat Wahy 3:8).

Full Life: Why 3:20 - JIKALAU ADA ORANG YANG MENDENGAR SUARA-KU. Nas : Wahy 3:20 Dalam kelimpahan kemakmuran dan keduniawiannya (ayat Wahy 3:15-18), jemaat di Laodikia telah menyingkirkan Tuhan Yesus Kristus dari...

Nas : Wahy 3:20

Dalam kelimpahan kemakmuran dan keduniawiannya (ayat Wahy 3:15-18), jemaat di Laodikia telah menyingkirkan Tuhan Yesus Kristus dari perhimpunannya. Undangan Kristus, yang diucapkan-Nya dari luar pintu, merupakan suatu ajakan untuk bersekutu dengan setiap orang yang mau bertobat dan mengatasi keadaan suam-suam kuku secara rohani (ayat Wahy 3:21).

Full Life: Why 3:22 - ROH ... JEMAAT-JEMAAT. Nas : Wahy 3:22 Perbedaan di antara jemaat-jemaat dan Roh Kudus harus senantiasa ditegaskan. Jemaat-jemaat harus tunduk kepada Roh Allah dan kepada...

Nas : Wahy 3:22

Perbedaan di antara jemaat-jemaat dan Roh Kudus harus senantiasa ditegaskan. Jemaat-jemaat harus tunduk kepada Roh Allah dan kepada Firman-Nya yang diilhami (2Tim 3:15-16; 1Pet 1:24-25; 2Pet 1:20-21). Perbedaan di antara Roh dan jemaat-jemaat ini dapat dinyatakan dengan kebenaran alkitabiah berikut.

  1. 1) Roh itu bukanlah milik dari jemaat-jemaat atau lembaga manusia manapun. Ia adalah Roh Allah dan Roh Kristus, bukan Roh jemaat-jemaat (ayat Wahy 3:1). Roh itu tetap bebas untuk datang atau pergi berdasarkan standar yang benar dari Allah (bd. Yoh 1:33; 7:39; Yoh 14:17).
  2. 2) Roh Kudus mewakili ketuhanan Kristus yang sekarang di atas jemaat-jemaat. Roh dan Firman-Nya merupakan kekuasaan yang mutlak. Jemaat-jemaat harus senantiasa menilai kepercayaan dan tindakan-tindakan mereka dengan Roh. Jangan sekali-kali mereka percaya, taat, dan mendengarkan diri mereka sendiri saja. Roh dan Firman yang diilhami itu lebih utama daripada jemaat-jemaat yang pernah ada dalam sejarah.
  3. 3) Roh Kudus akan berdiam dalam suatu jemaat selama jemaat itu tinggal setia kepada Kristus dan Firman-Nya dan mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat (Wahy 2:5,16,22-23; 3:3,15-16).

BIS: Why 3:14 - sumber sumber: atau penguasa.

sumber: atau penguasa.

Jerusalem: Why 2:1--3:22 - -- Bab 2-3 Ketujuh surat yang tercantum di sini tersusun secara sama. Dijelaskan dahulu bagaimana keadaan jemaat (Aku tahu), lalu menyusul janji atau anc...

Bab 2-3 Ketujuh surat yang tercantum di sini tersusun secara sama. Dijelaskan dahulu bagaimana keadaan jemaat (Aku tahu), lalu menyusul janji atau ancaman, yang melayangkan pandangan ke akhir zaman. Ajaran yang termaktub dalam surat-surat ini sangat padat, khususnya ajaran mengenai Yesus Kristus. Surat-surat itu juga memberi informasi tentang hidup Kristen di kawasan Asia-Kecil sekitar th 90.

Jerusalem: Why 3:1 - ketujuh Roh Allah Ialah ketujuh malaikat, bdk Wah 4:5.

Ialah ketujuh malaikat, bdk Wah 4:5.

Jerusalem: Why 3:4 - putih Warna putih melambangkan baik kemurnian maupun sukacita dan kekuasaan, Wah 2:17. Pakaian lazimnya melambangkan apa yang paling dalam pada manusia, Yes...

Warna putih melambangkan baik kemurnian maupun sukacita dan kekuasaan, Wah 2:17. Pakaian lazimnya melambangkan apa yang paling dalam pada manusia, Yes 51:9; 52:1; dll; Rom 13:14; 1Ko 15:53-54; Kol 3:9-12; dll.

Jerusalem: Why 3:8 - membuka pintu bagimu Artinya: memberi kesempatan luas untuk karya kerasulan, bdk Kis 14:27+.

Artinya: memberi kesempatan luas untuk karya kerasulan, bdk Kis 14:27+.

Jerusalem: Why 3:10 - seluruh dunia Dalam Wahyu "dunia" (bumi) berarti: dunia orang-orang yang tidak percaya dan bermusuhan, sama seperti arti "dunia" dalam Yoh 1:10; 17:9; dll. Hamba-ha...

Dalam Wahyu "dunia" (bumi) berarti: dunia orang-orang yang tidak percaya dan bermusuhan, sama seperti arti "dunia" dalam Yoh 1:10; 17:9; dll. Hamba-hamba Allah tidak termasuk penduduk dunia itu. Mereka diluputkan, Wah 7:1 dst, dari malapetaka yang digambarkan dalam bab 8-9; 16 (bdk Wah 18:4).

Jerusalem: Why 3:12 - nama AllahKu Bdk Wah 2:17; 14:1; 19:12,13 dan Yes 56:5; 65:15; bdk Yes 1:26

Jerusalem: Why 3:12 - namaKu yang baru Yang dimaksudkan ialah: atau nama yang baru dinyatakan waktu Parusia, atau nama "Firman", bdk Wah 19:13

Yang dimaksudkan ialah: atau nama yang baru dinyatakan waktu Parusia, atau nama "Firman", bdk Wah 19:13

Jerusalem: Why 3:14 - Amin Ini mengingatkan Yes 65:16, tempat "Amin" sudah menjadi gelar ilahi. Bdk Wah 1:5+

Ini mengingatkan Yes 65:16, tempat "Amin" sudah menjadi gelar ilahi. Bdk Wah 1:5+

Jerusalem: Why 3:14 - Saksi yang setia... Kristus disamakan dengan Hikmat Allah dan firmanNya yang menciptakan, bdk Ams 8:22; Wis 9:1; dst; Yoh 1:3; Kol 1:15-17; Ibr 1:2.

Kristus disamakan dengan Hikmat Allah dan firmanNya yang menciptakan, bdk Ams 8:22; Wis 9:1; dst; Yoh 1:3; Kol 1:15-17; Ibr 1:2.

Jerusalem: Why 3:17 - -- Kemiskinan rohani Laodikia diperlawankan dengan kesejahteraan materiilnya dan rasa serba cukup. Ini langsung kebalikan dari keadaan jemaat di Smirna, ...

Kemiskinan rohani Laodikia diperlawankan dengan kesejahteraan materiilnya dan rasa serba cukup. Ini langsung kebalikan dari keadaan jemaat di Smirna, Wah 2:9.

Jerusalem: Why 3:18 - membeli dari padaKu Yakni kekayaan rohani yang sejati

Yakni kekayaan rohani yang sejati

Jerusalem: Why 3:18 - pakaian...minyak Ini menyinggung barang yang khusus dibuat di Laodikia. Di kota itu ada semacam industri yang membuat pakaian dan macam-macam minyak, obat penyakit mat...

Ini menyinggung barang yang khusus dibuat di Laodikia. Di kota itu ada semacam industri yang membuat pakaian dan macam-macam minyak, obat penyakit mata.

Jerusalem: Why 3:20 - bersama-sama dengan Aku Makan bersama-sama adalah tanda persekutuan dan kemesraan. Perjamuan itu mengarah ke perjamuan di akhir zaman, bdk Mat 8:11+. Barangkali disinggung pe...

Makan bersama-sama adalah tanda persekutuan dan kemesraan. Perjamuan itu mengarah ke perjamuan di akhir zaman, bdk Mat 8:11+. Barangkali disinggung perjamuan ibadat Kristen.

Ende: Why 3:1 - Sardes Kota ini terletak sebelah tenggara dari Tyatira, kira-kira 50 km djaraknja.

Kota ini terletak sebelah tenggara dari Tyatira, kira-kira 50 km djaraknja.

Ende: Why 3:7 - Filadelfia Letaknja 45 km sebelah tenggara dari Sardes.

Letaknja 45 km sebelah tenggara dari Sardes.

Ende: Why 3:14 - Laodicea Kota ini terletak 65 km sebelah tenggara dari Filadelfia. Ia sangat makmur oleh perusahaan dan perniagaannja, tetapi karena kekajaan itu kurang bermin...

Kota ini terletak 65 km sebelah tenggara dari Filadelfia. Ia sangat makmur oleh perusahaan dan perniagaannja, tetapi karena kekajaan itu kurang berminat dan lemah dalam agama.

Ende: Why 3:18 - -- Ajat ini mengandung sindiran agak keras. Maklumlah bahwa hasil perusahaan kota ini terutama pakaian jang indah dan obat mata.

Ajat ini mengandung sindiran agak keras. Maklumlah bahwa hasil perusahaan kota ini terutama pakaian jang indah dan obat mata.

Ref. Silang FULL: Why 3:1 - di Sardis // ketujuh Roh // ketujuh bintang // segala pekerjaanmu // engkau mati · di Sardis: Wahy 1:11 · ketujuh Roh: Wahy 1:4; Wahy 1:4 · ketujuh bintang: Wahy 1:16; Wahy 1:16 · segala pekerjaanmu: Wah...

· di Sardis: Wahy 1:11

· ketujuh Roh: Wahy 1:4; [Lihat FULL. Wahy 1:4]

· ketujuh bintang: Wahy 1:16; [Lihat FULL. Wahy 1:16]

· segala pekerjaanmu: Wahy 2:2; [Lihat FULL. Wahy 2:2]

· engkau mati: 1Tim 5:6

Ref. Silang FULL: Why 3:3 - dan bertobatlah // seperti pencuri // pada waktu · dan bertobatlah: Wahy 2:5; Wahy 2:5 · seperti pencuri: Luk 12:39; Luk 12:39 · pada waktu: Luk 12:39

· dan bertobatlah: Wahy 2:5; [Lihat FULL. Wahy 2:5]

· seperti pencuri: Luk 12:39; [Lihat FULL. Luk 12:39]

· pada waktu: Luk 12:39

Ref. Silang FULL: Why 3:4 - mencemarkan pakaiannya // pakaian putih · mencemarkan pakaiannya: Yud 1:23 · pakaian putih: Wahy 3:5,18; Wahy 4:4; 6:11; 7:9,13,14; 19:14

· mencemarkan pakaiannya: Yud 1:23

· pakaian putih: Wahy 3:5,18; Wahy 4:4; 6:11; 7:9,13,14; 19:14

Ref. Silang FULL: Why 3:5 - Barangsiapa menang // pakaian putih // kitab kehidupan // hadapan Bapa-Ku · Barangsiapa menang: Yoh 16:33; Yoh 16:33 · pakaian putih: Wahy 3:4; Wahy 3:4 · kitab kehidupan: Wahy 20:12; Wahy 20:12 ·...

· Barangsiapa menang: Yoh 16:33; [Lihat FULL. Yoh 16:33]

· pakaian putih: Wahy 3:4; [Lihat FULL. Wahy 3:4]

· kitab kehidupan: Wahy 20:12; [Lihat FULL. Wahy 20:12]

· hadapan Bapa-Ku: Mat 10:32

Ref. Silang FULL: Why 3:6 - ia mendengarkan · ia mendengarkan: Wahy 2:7; Wahy 2:7

· ia mendengarkan: Wahy 2:7; [Lihat FULL. Wahy 2:7]

Ref. Silang FULL: Why 3:7 - di Filadelfia // Yang Kudus // Yang Benar // kunci Daud · di Filadelfia: Wahy 1:11 · Yang Kudus: Mr 1:24; Mr 1:24 · Yang Benar: 1Yoh 5:20; Wahy 6:10; 19:11 · kunci Daud: Yes 22:2...

· di Filadelfia: Wahy 1:11

· Yang Kudus: Mr 1:24; [Lihat FULL. Mr 1:24]

· Yang Benar: 1Yoh 5:20; Wahy 6:10; 19:11

· kunci Daud: Yes 22:22; Mat 16:19

Ref. Silang FULL: Why 3:8 - segala pekerjaanmu // membuka pintu // menyangkal nama-Ku · segala pekerjaanmu: Wahy 2:2; Wahy 2:2 · membuka pintu: Kis 14:27; Kis 14:27 · menyangkal nama-Ku: Wahy 2:13

· segala pekerjaanmu: Wahy 2:2; [Lihat FULL. Wahy 2:2]

· membuka pintu: Kis 14:27; [Lihat FULL. Kis 14:27]

· menyangkal nama-Ku: Wahy 2:13

Ref. Silang FULL: Why 3:9 - jemaah Iblis // sebenarnya tidak // depan kakimu // mengasihi engkau · jemaah Iblis: Wahy 2:9 · sebenarnya tidak: Wahy 2:9 · depan kakimu: Yes 49:23 · mengasihi engkau: Yes 43:4; Rom 8:37; Ro...

· jemaah Iblis: Wahy 2:9

· sebenarnya tidak: Wahy 2:9

· depan kakimu: Yes 49:23

· mengasihi engkau: Yes 43:4; Rom 8:37; [Lihat FULL. Rom 8:37]

Ref. Silang FULL: Why 3:10 - melindungi engkau // seluruh dunia // untuk mencobai // di bumi · melindungi engkau: 2Pet 2:9 · seluruh dunia: Mat 24:14; Mat 24:14 · untuk mencobai: Wahy 2:10 · di bumi: Wahy 6:10; 8:13...

· melindungi engkau: 2Pet 2:9

· seluruh dunia: Mat 24:14; [Lihat FULL. Mat 24:14]

· untuk mencobai: Wahy 2:10

· di bumi: Wahy 6:10; 8:13; 11:10; 13:8,14; 17:8

Ref. Silang FULL: Why 3:11 - datang segera // ada padamu // mengambil mahkotamu · datang segera: Mat 16:27; Mat 16:27 · ada padamu: Wahy 2:25 · mengambil mahkotamu: 1Kor 9:25; 1Kor 9:25

· datang segera: Mat 16:27; [Lihat FULL. Mat 16:27]

· ada padamu: Wahy 2:25

· mengambil mahkotamu: 1Kor 9:25; [Lihat FULL. 1Kor 9:25]

Ref. Silang FULL: Why 3:12 - Barangsiapa menang // Kujadikan sokoguru // nama Allah-Ku // kota Allah-Ku // Yerusalem baru · Barangsiapa menang: Yoh 16:33; Yoh 16:33 · Kujadikan sokoguru: Gal 2:9 · nama Allah-Ku: Wahy 14:1; 22:4 · kota Allah-Ku:...

· Barangsiapa menang: Yoh 16:33; [Lihat FULL. Yoh 16:33]

· Kujadikan sokoguru: Gal 2:9

· nama Allah-Ku: Wahy 14:1; 22:4

· kota Allah-Ku: Yeh 48:35

· Yerusalem baru: Gal 4:26; Wahy 21:2,10

Ref. Silang FULL: Why 3:13 - ia mendengarkan · ia mendengarkan: Wahy 2:7; Wahy 2:7

· ia mendengarkan: Wahy 2:7; [Lihat FULL. Wahy 2:7]

Ref. Silang FULL: Why 3:14 - di Laodikia // Amin, Saksi // dari ciptaan · di Laodikia: Kol 2:1; Kol 2:1; Wahy 1:11 · Amin, Saksi: Yoh 18:37; Wahy 1:5 · dari ciptaan: Ams 8:22; Yoh 1:3; Kol 1:16,18

· di Laodikia: Kol 2:1; [Lihat FULL. Kol 2:1]; Wahy 1:11

· Amin, Saksi: Yoh 18:37; Wahy 1:5

· dari ciptaan: Ams 8:22; Yoh 1:3; Kol 1:16,18

Ref. Silang FULL: Why 3:15 - segala pekerjaanmu // tidak panas · segala pekerjaanmu: Wahy 2:2; Wahy 2:2 · tidak panas: Rom 12:11

· segala pekerjaanmu: Wahy 2:2; [Lihat FULL. Wahy 2:2]

· tidak panas: Rom 12:11

Ref. Silang FULL: Why 3:17 - kekurangan apa-apa // dan telanjang · kekurangan apa-apa: Hos 12:9; 1Kor 4:8 · dan telanjang: Ams 13:7

· kekurangan apa-apa: Hos 12:9; 1Kor 4:8

· dan telanjang: Ams 13:7

Ref. Silang FULL: Why 3:18 - dalam api // juga pakaian // kelihatan ketelanjanganmu · dalam api: 1Pet 1:7; 1Pet 1:7 · juga pakaian: Wahy 3:4; Wahy 3:4 · kelihatan ketelanjanganmu: Wahy 16:15

· dalam api: 1Pet 1:7; [Lihat FULL. 1Pet 1:7]

· juga pakaian: Wahy 3:4; [Lihat FULL. Wahy 3:4]

· kelihatan ketelanjanganmu: Wahy 16:15

Ref. Silang FULL: Why 3:19 - dan Kuhajar // dan bertobatlah · dan Kuhajar: Ul 8:5; Ams 3:12; 1Kor 11:32; Ibr 12:5,6 · dan bertobatlah: Wahy 2:5; Wahy 2:5

· dan Kuhajar: Ul 8:5; Ams 3:12; 1Kor 11:32; Ibr 12:5,6

· dan bertobatlah: Wahy 2:5; [Lihat FULL. Wahy 2:5]

Ref. Silang FULL: Why 3:20 - muka pintu // membukakan pintu // akan masuk · muka pintu: Mat 24:33; Yak 5:9 · membukakan pintu: Luk 12:36 · akan masuk: Rom 8:10; Rom 8:10

· muka pintu: Mat 24:33; Yak 5:9

· membukakan pintu: Luk 12:36

· akan masuk: Rom 8:10; [Lihat FULL. Rom 8:10]

Ref. Silang FULL: Why 3:21 - Barangsiapa menang // atas takhta-Ku // telah menang · Barangsiapa menang: Yoh 16:33; Yoh 16:33 · atas takhta-Ku: Mat 19:28; Mat 19:28 · telah menang: Wahy 5:5

· Barangsiapa menang: Yoh 16:33; [Lihat FULL. Yoh 16:33]

· atas takhta-Ku: Mat 19:28; [Lihat FULL. Mat 19:28]

· telah menang: Wahy 5:5

Ref. Silang FULL: Why 3:22 - ia mendengarkan · ia mendengarkan: Wahy 2:7; Wahy 2:7

· ia mendengarkan: Wahy 2:7; [Lihat FULL. Wahy 2:7]

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Hagelberg: Why 3:1 - -- 1. Alamat surat ini: Jemaat di Sardis (3:1a) 3:1a Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis Keadaan Kota Sardis sangat strategis. Geografis kot...

1. Alamat surat ini: Jemaat di Sardis (3:1a)

3:1a Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis

Keadaan Kota Sardis sangat strategis. Geografis kota tersebut membawa beberapa keuntungan yang sangat menonjol bagi mereka. Lima jalan yang bertemu di Sardis membawa kekayaan perdagangan ke pasar Sardis. Sungai Paktolus yang mengalir dari Gunung Tmolus dan melewati pasar Sardis, pada zaman kuno membawa bubuk emas dari sumbernya. Di ladang-ladang Frigia yang tidak jauh dari Sardis banyak domba diternak sehingga wolnya juga dipasarkan di Sardis. Sebelum Kitab Wahyu ditulis, lokasi Kota Sardis yang sebelumnya sudah terlalu sempit, sehingga sebuah "kota baru" dibangun di lembah. Di lereng Gunung Tmolus sebelah utara, masih ada reruntuhan dari Sardis yang lama. Kota Sardis yang lama itu aman sekali, karena di sebelah selatan, barat, dan timur ada karang terjal berukuran 500 meter yang mengelilingi kota tersebut. Sungguh nyaman sekali, tinggal di Sardis.

Oleh karena benteng Sardis dianggap mustahil dikalahkan, maka Sardis berkembang sebagai ibu kota dari Kerajaan Lydia, dengan segala macam kemewahan. Dalam persaingan antara budaya Eropa (atau Yunani) dan Asia, Sardis mewakili Asia. Banyak kota Yunani di sebelah barat Sardis yang menyerang Sardis, tetapi mereka dapat dikalahkan.

Pada waktu Kitab Wahyu ditulis, benteng Sardis di lereng Gunung Tmolus sudah tinggal reruntuhan saja. Ternyata perdamaian yang diadakan di seluruh kawasan Kekaisaran Romawi (Pax Romana) berarti bahwa benteng yang mustahil dikalahkan itu tidak berfaedah lagi.

Tampaknya keadaan Kota Sardis terlalu enak, sehingga zaman itu penghuninya dikenal sebagai orang yang malas, suka berpesta, tetapi tidak suka bekerja keras.

Keadaan jemaat Kristus di Sardis, juga enak sekali. Di dalam jemaat tidak ada guru palsu yang mengancam kemurnian ajaran dan kehidupan mereka. Penyembah Kaisar tidak kuat di Sardis, sehingga kemungkinan besar mereka tidak mendapat ancaman penganiayaan. Enak sekali menjadi orang Kristen di Sardis.

Ternyata keadaan orang percaya di Sardis juga terlalu enak, seperti difirmankan oleh Tuhan Yesus dalam surat-Nya kepada mereka di Sardis.

Hagelberg: Why 3:1 - -- 2. Sifat Kristus (3:1b) 3:1b Inilah Firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu Dalam pembahasan pasal 1:4 di atas, sebutan ke...

2. Sifat Kristus (3:1b)

3:1b Inilah Firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu

Dalam pembahasan pasal 1:4 di atas, sebutan ketujuh Roh Allah diidentifikasikan sebagai Roh Allah sendiri. Demikian juga dalam pembahasan pasal 1:20 di atas, sebutan ketujuh bintang diidentifikasikan sebagai utusan dari ketujuh jemaat yang saat itu sedang mengunjungi Rasul Yohanes.

Jemaat Sardis sungguh membutuhkan pekerjaan Roh Tuhan. Jadi, layaklah jika jemaat itu diingatkan dalam ayat ini bahwa Tuhan Yesus memiliki apa yang mereka perlukan.

Hagelberg: Why 3:1-2 - -- 3. Kritikan (3:1c-2)195 3:1c-2 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup,196 padahal engkau mati! Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih t...

3. Kritikan (3:1c-2)195

3:1c-2 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup,196 padahal engkau mati! Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak satu pun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku.

Memang pujian tidak ada. Yang ada, hanya kritikan. Mungkin orang berpikir bahwa jemaat itu baik dan hidup, tetapi menurut Tuhan sebetulnya mereka mati. Di dalam mata masyarakat jemaat itu baik, tetapi Kristus tahu keadaan yang sebenarnya. Jemaat itu seperti buah yang tampaknya baik, tapi dalamnya busuk. Istilah mati mungkin semacam gaya bahasa, karena Dia juga berkata, hampir mati. Juga Dia menilai perbuatan mereka: tidak satu pun Aku dapati sempurna (atau lengkap) di hadapan Allah-Ku. Artinya seluruh pekerjaan mereka diwarnai dosa mereka. Kritikan ini keras sekali.

Hagelberg: Why 3:1-6 - -- E. Surat kepada Jemaat di Sardis (3:1-6)

E. Surat kepada Jemaat di Sardis (3:1-6)

Hagelberg: Why 2:1--3:22 - -- II. Bagian Kedua: \"...apa yang terjadi sekarang...\" (2:1-3:22) Fungsi pasal dua dan pasal tiga: Bagian ini menjelaskan dan menerapkan rincian-rincia...

II. Bagian Kedua: \"...apa yang terjadi sekarang...\" (2:1-3:22)

Fungsi pasal dua dan pasal tiga:

Bagian ini menjelaskan dan menerapkan rincian-rincian yang sulit dimengerti dari penglihatan tentang Tuhan Yesus dalam pasal satu. Juga perintah-perintah yang harus kita turuti untuk mengalami kebahagiaan yang disebutkan dalam pasal 1:3, terdapat dalam bagian ini. Kalau kita mau menerima berkat yang diucapkan di dalam pasal 1:3, maka kita perlu membaca bagian ini dan menaati perintah-perintah yang ada di dalamnya.

Isi bagian ini:

Bagian ini terdiri dari tujuh surat kepada tujuh jemaat. Setiap jemaat adalah sebuah gereja setempat yang harfiah. Oleh karena jemaat-jemaat sepanjang zaman ini mempunyai ciri-ciri yang diuraikan dalam pasal dua dan tiga, maka dapat dikatakan bahwa ketujuh jemaat itu juga mewakili setiap jemaat. Jadi, walaupun sesuatu ditulis untuk jemaat di Efesus, tetapi hal itu juga berlaku bagi kita "yang bertelinga". Wahyu 2:7 berbunyi, "Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat...." Jadi, semua ini dikatakan kepada jemaat-jemaat Kristus, dan bukan kepada satu jemaat saja. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa surat-surat ini milik kita juga.

Ketujuh Kota di Asia Kecil

Bentuk bagian ini:

Ketujuh surat disusun menurut suatu pola yang mempunyai tujuh bagian, yaitu:

1. Alamat Surat

2. Sifat Kristus

3. Pujian untuk Jemaat

4. Kritikan

5. Tuntutan

6. Ancaman

7. Janji

Ada perkecualian: jemaat di Laodikia tidak dipuji, dan jemaat di Smirna tidak dikritik.

Morris137 mengamati bahwa jemaat pertama dan jemaat ketujuh berada dalam keadaan yang amat parah, jemaat kedua dan keenam berada dalam keadaan yang sangat baik, dan keadaan jemaat yang ketiga, keempat, dan kelima sedang-sedang saja.

Beberapa penafsir berkata bahwa setiap jemaat melambangkan suatu masa dalam sejarah gereja. Misalnya jemaat di Efesus, yang ajarannya mantap, melambangkan gereja yang mula-mula, pada masa rasul-rasul. Menurut pola penafsiran itu, mungkin jemaat di Sardis (yang "dikatakan hidup, padahal engkau mati") melambangkan gereja pada zaman Reformasi. Penulis menolak tafsiran tersebut, berdasarkan atas lima alasan berikut. Pertama, sebenarnya tafsiran tersebut tidak berdasarkan pengamatan yang teliti. Alasannya karena sejarah gereja tidak begitu sesuai dengan jalannya dua pasal ini. Kedua, kita perlu mengerti bahwa ada jemaat seperti setiap ketujuh jemaat ini pada setiap generasi sejak kitab ini ditulis. Ketiga, tafsiran tersebut cenderung menarik perhatian kita dari penerapan nas ini dalam pribadi kita masing-masing dan dalam jemaat kita masing-masing. Keempat, tampaknya urutan kota yang ada dalam nas ini disamakan bukan dengan sejarah gereja tetapi dengan letaknya kota-kota ini di jalan raya di wilayah itu. Kelima, tidak ada satu petunjuk pun dalam nas ini yang dapat dipakai sebagai alasan atau bukti untuk menafsirkan secara alegoris (lambang).

Oleh karena setiap "surat" ini dimulai dengan kata "Inilah Firman dari Dia...",138 kata yang juga dipakai sebagai kata pengantar pada nubuatan dalam Perjanjian Lama (LXX),139 maka beberapa penafsir140 menegaskan bahwa apa yang kita sebut "surat" sebaiknya disebut "nubuatan". Menurut mereka, khas nubuatan ketujuh surat perlu ditegaskan.

Hagelberg: Why 3:2-3 - -- 3:2-3 Bangunlah,197 dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati.... Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendenga...

3:2-3 Bangunlah,197 dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati.... Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga....

Mereka dikatakan "mati", "hampir mati" dan tidur, sehingga mereka harus bangun. Dalam Efesus 5:14 orang Kristen yang tidak tekun digambarkan sebagai orang yang sedang tidur dan harus bangun, sama seperti mereka di Sardis. Bandingkan juga Lukas 15:22.

Hagelberg: Why 3:2-3 - -- 4. Tuntutan (3:2-3)

4. Tuntutan (3:2-3)

Hagelberg: Why 3:2-3 - -- 3:2-3 Bangunlah,197 dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati.... Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendenga...

3:2-3 Bangunlah,197 dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati.... Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga....

Mereka dikatakan "mati", "hampir mati" dan tidur, sehingga mereka harus bangun. Dalam Efesus 5:14 orang Kristen yang tidak tekun digambarkan sebagai orang yang sedang tidur dan harus bangun, sama seperti mereka di Sardis. Bandingkan juga Lukas 15:22.

Hagelberg: Why 3:3 - -- 5. Ancaman (3:3b) jikalau engkau tidak berjaga-jaga Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepa...

5. Ancaman (3:3b)

jikalau engkau tidak berjaga-jaga Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.

Dia tidak menjelaskan apa yang dilakukan-Nya kalau Dia datang, tetapi ancaman ini sangat keras juga. Menurut Tuhan, mereka harus berjaga-jaga, walaupun tidak ada ancaman musuh dari luar, dan tidak ada nabi palsu di dalam, seperti apa yang menyusahkan keenam jemaat lain. Mereka harus berjaga-jaga walaupun tidak merasa diancam.

Ada peristiwa dari sejarah Kota Sardis lama yang sangat berkaitan erat dengan perkataan ini.198 Herodotus, sejarawan Yunani, menceritakan bagaimana Koresy mengepung dan mengalahkan Kota Sardis pada tahun 549 SM, waktu Sardis masih terletak di lereng gunung. Ternyata Kroesus, raja Lydia, pergi menyerang Koresy, raja Persia, tetapi Kroesus dipukul kalah, dan lari ke dalam benteng Sardis. Koresy mengejar Kroesus sampai ke Sardis, dan mengepung Kota Sardis. Benteng itu kuat sekali, karena lereng Gunung Tmolus sangat curam. Melihat curamnya lereng gunung yang dipakai untuk membentengi Sardis, Koresy berpikir, bagaimanakah kota ini dapat dikalahkan. Lalu dia mengumumkan adanya hadiah yang besar untuk pasukannya yang berhasil mendaki dan menyerang lereng dan benteng kota tersebut.

Mendengar janji mengenai pemberian hadiah itu, seorang prajurit, bernama Hyeroeades, mengamat-amati lereng itu. Saat dia mengamati lereng ada prajurit Sardis di atas benteng itu yang topi bajanya jatuh ke bawah. Entah karena prajurit itu takut ditegur, tetapi setelah topinya jatuh dia langsung turun dari benteng, dan turun dari lereng yang curam, mengambil topi bajanya, dan mendaki kembali ke tempat semula. Semua itu dilihat Hyeroeades, yang juga menghafal jalan yang dipakai orang itu. Malam itu Hyeroeades memimpin satu kelompok pasukan yang terpilih lewat jalan itu. Ketika tiba di atas, sama sekali tidak ada petugas yang jaga. Akhirnya Sardis dikalahkan oleh Koresy, karena mereka tidak berjaga-jaga, puas dengan keadaannya.

Lebih aneh lagi, pada tahun 195 SM, sewaktu Antiokhus (salah satu jenderal dari Iskandar Zulkarnain) menyerang Sardis, terjadi lagi hal yang sama! Lagoras melakukan apa yang dilakukan oleh Hyeroeades. Mereka tidak belajar dari sejarah kota mereka, dari pengalaman nenek moyang mereka, dan mereka masih berpuas diri, sehingga tidak berjaga-jaga.

Apakah akhirnya jemaat Sardis rela menerima pelajaran yang tajam dari Tuhan Yesus, dan berjaga-jaga, sehingga Tuhan tidak "datang sebagai pencuri"? Tidak diketahui, bagimana surat ini disambut mereka pada zaman itu.

Tetapi zaman ini ada juga orang percaya yang enak keadaannya, sehingga mereka merasa tidak perlu berjaga-jaga. Peringatan dari sejarah Sardis, dan dari surat ini, masih berlaku bagi kita yang merasa tidak terancam. "Siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!" (1 Kor. 10:12).

Hagelberg: Why 3:4 - -- 3:4 Tetapi di Sardis ada beberapa orang yang tidak mencemarkan pakaiannya; mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih, karena mereka adalah l...

3:4 Tetapi di Sardis ada beberapa orang yang tidak mencemarkan pakaiannya; mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih, karena mereka adalah layak untuk itu.

Tidak ada pujian bagi seluruh jemaat Sardis. Memang ada dikatakan "Aku tahu segala pekerjaamu", tetapi ini bukan pujian. Memang Dia tahu tentang pekerjaan itu, namun mutunya kurang baik. Juga Tuhan berkata "engkau dikatakan hidup" tetapi ini juga bukan pujian, karena Dia juga berkata "padahal engkau mati".

Walaupun seluruh jemaat Sardis tidak dipuji Tuhan, tetapi di dalam ayat ini Tuhan menyatakan bahwa beberapa anggota jemaat itu tidak mencemarkan pakaiannya. Mereka menjaga kekudusan mereka, sama seperti orang yang memakai pakaian putih harus berjaga-jaga supaya pakaiannya tidak kena pencemaran. Mereka setia di dalam gereja yang kurang setia. Tuhan berjanji bahwa mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih. Warga Roma memakai pakaian putih untuk merayakan kemenangan yang besar.199 Rupanya itulah yang dimaksudkan dalam ayat ini, karena dalam ayat yang berikut Tuhan menjanjikan pakaian putih kepada barangsiapa yangmenang.

Hagelberg: Why 3:4 - -- 6. Pujian untuk jemaat (3:4)

6. Pujian untuk jemaat (3:4)

Hagelberg: Why 3:4 - -- 3:4 Tetapi di Sardis ada beberapa orang yang tidak mencemarkan pakaiannya; mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih, karena mereka adalah l...

3:4 Tetapi di Sardis ada beberapa orang yang tidak mencemarkan pakaiannya; mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih, karena mereka adalah layak untuk itu.

Tidak ada pujian bagi seluruh jemaat Sardis. Memang ada dikatakan "Aku tahu segala pekerjaamu", tetapi ini bukan pujian. Memang Dia tahu tentang pekerjaan itu, namun mutunya kurang baik. Juga Tuhan berkata "engkau dikatakan hidup" tetapi ini juga bukan pujian, karena Dia juga berkata "padahal engkau mati".

Walaupun seluruh jemaat Sardis tidak dipuji Tuhan, tetapi di dalam ayat ini Tuhan menyatakan bahwa beberapa anggota jemaat itu tidak mencemarkan pakaiannya. Mereka menjaga kekudusan mereka, sama seperti orang yang memakai pakaian putih harus berjaga-jaga supaya pakaiannya tidak kena pencemaran. Mereka setia di dalam gereja yang kurang setia. Tuhan berjanji bahwa mereka akan berjalan dengan Aku dalam pakaian putih. Warga Roma memakai pakaian putih untuk merayakan kemenangan yang besar.199 Rupanya itulah yang dimaksudkan dalam ayat ini, karena dalam ayat yang berikut Tuhan menjanjikan pakaian putih kepada barangsiapa yangmenang.

Hagelberg: Why 3:5 - -- 3:5 Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan menga...

3:5 Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.

Janji yang pertama adalah pakaian putih. Bagi orang Yunani pakaian putih dapat melambangkan tiga hal, yaitu 1) kesucian, 2) suasana sukacita di dalam pesta, dan 3) kemenangan.200 Memang, mereka yang "tidak mencemarkan pakaiannya" di dalam kehidupan ini dengan hal-hal yang tidak suci akan menikmati sukacita yang besar dalam pesta perkawinan Anak Domba Allah sebagai orang yang ikut dalam kemenangan Tuhan. Seringkali orang berpikir bahwa semua orang yang selamat di surga, akan diberi pakaian putih. Tetapi pengertian itu tidak ada di dalam Firman Allah.

Janji yang kedua adalah bahwa Dia tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan. Ternyata ada beberapa kitab disebutkan dalam Firman Allah.201 Dalam Keluaran 32:32-33 sebuah kitab disebutkan oleh Musa. Dalam Mazmur 69:29 ada sebuah "kitab kehidupan". Menurut Stanley,202 Kitab Kehidupan yang disebutkan dalam Perjanjian Lama adalah satu daftar nama orang yang hidup, sedangkan dalam Perjanjian Baru kitab kehidupan merupakan daftar nama setiap orang yang memiliki hidup yang kekal. Dengan pengertian ini beberapa masalah dapat diatasi. Dalam Mazmur 69:29 Raja Daud berdoa supaya musuhnya meninggal, dan bukan supaya keselamatan kekal yang mereka miliki diambil dari mereka. Musa, dalam Keluaran 32:32, berdoa supaya dia sendiri boleh meninggal dunia. Nasibnya itu lebih baik daripada tetap mewakili Tuhan Allah di hadapan satu umat yang tidak akan Dia ampuni.

Seorang tuan Romawi yang ingin memerdekakan budaknya dapat mencatat nama budak itu di dalam buku daftar kewarganegaraan kota. Kalau namanya dicatat, dia sudah menjadi warga negara, dan dia bukan budak lagi.203 Sebaliknya kalau nama seorang penjahat dihapus dari daftar warga kota di Propinsi Asia, dia bukan lagi warga kota itu.204 Demikian juga kitab kehidupan merupakan daftar nama orang yang diselamatkan, yaitu mereka yang memiliki kewarganegaraan dalam Kerajaan Allah.

Dalam Kitab Wahyu istilah kitab kehidupan205 dipakai enam kali. Setiap ayat dari enam ayat itu menekankan bahwa ada dua kelompok manusia, yaitu mereka yang namanya tercantum dalam kitab kehidupan dan mereka yang namanya tidak tercantum. Kitab kehidupan menegaskan hukuman yang akan dilaksanakan oleh Anak Domba Allah.

Dalam bahasa aslinya bentuk istilah tidak206 yang dipakai dalam kalimat ini sangat kuat. Seolah-olah Dia berkata, "Aku sama sekali tidak mungkin menghapus...." Memang kalau Dia sudah memberi hidup kekal, Dia tidak pernah mengambil kembali pemberian itu yang memang bersifat kekal! Maksudnya di sini adalah suatu kontras yang mengesankan, "Jauh dari menghapus namanya, Aku akan mengaku nama itu di hadapan Allah Bapa...."207

Mungkin di mata masyarakat orang yang gagal atau berdosa dianggap orang yang "dicoret merah", tetapi tidak demikian dengan Bapa Surgawi kita, yang tetap setia, walaupun mungkin kita tidak setia.

Janji yang ketiga adalah bahwa Dia akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya. Tuhan Yesus akan mengaku nama orang yang menang di hadapan Allah dan malaikat-Nya. Apakah ini dapat dibayangkan? Tuhan Yesus Kristus akan berdiri dari takhta-Nya dan mendekati Bapa-Nya. Di hadapan Bapa-Nya Dia berkata, "Bapa, ini hamba-Ku yang baik, yang setia dan tekun, namanya Si Anu." Suara-Nya terdengar sampai ke ujung surga! Apakah kita menghargai perkataan ini sehingga kita akan melayani Tuhan, sekalipun dalam keadaan yang sulit?

Janji ini juga diucapkan oleh Tuhan Yesus dalam Matius 10:32. Dalam ayat itu juga Tuhan Yesus berjanji bahwa orang percaya yang berani mengaku Tuhan Yesus dengan mulut (dan perilaku yang berkenan!) akan juga dihormati dengan suatu pengakuan khusus di hadapan Allah Bapa dan para malaikat.

Menurut pandangan umum, jemaat Sardis dianggap dewasa secara rohani, tetapi pandangan Tuhan Yesus lain. Ternyata Dia menganggap mereka hampir mati secara rohani. Dia mengancam datang seperti pencuri, dan Dia menjanjikan pakaian putih dan suatu upacara pengakuan di surga, asal mereka mengatur rohani mereka supaya berkenan. Ini tidak berarti bahwa mereka harus lahir baru, menjadi orang percaya. Mereka sudah percaya dan sudah mempunyai pengampunan yang kekal, tetapi iman dari kebanyakan mereka sudah lemah sekali. Tuhan mengancam dan menjanjikan dengan satu tujuan: supaya mereka lebih memelihara hubungan mereka dengan Dia yang memiliki ketujuh Roh Allah, sehingga sikap dan perilaku mereka mencerminkan kemuliaan Dia yang digambarkan dalam pasal satu.

Hagelberg: Why 3:5 - -- 7. Janji (3:5)

7. Janji (3:5)

Hagelberg: Why 3:5 - -- 3:5 Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan menga...

3:5 Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.

Janji yang pertama adalah pakaian putih. Bagi orang Yunani pakaian putih dapat melambangkan tiga hal, yaitu 1) kesucian, 2) suasana sukacita di dalam pesta, dan 3) kemenangan.200 Memang, mereka yang "tidak mencemarkan pakaiannya" di dalam kehidupan ini dengan hal-hal yang tidak suci akan menikmati sukacita yang besar dalam pesta perkawinan Anak Domba Allah sebagai orang yang ikut dalam kemenangan Tuhan. Seringkali orang berpikir bahwa semua orang yang selamat di surga, akan diberi pakaian putih. Tetapi pengertian itu tidak ada di dalam Firman Allah.

Janji yang kedua adalah bahwa Dia tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan. Ternyata ada beberapa kitab disebutkan dalam Firman Allah.201 Dalam Keluaran 32:32-33 sebuah kitab disebutkan oleh Musa. Dalam Mazmur 69:29 ada sebuah "kitab kehidupan". Menurut Stanley,202 Kitab Kehidupan yang disebutkan dalam Perjanjian Lama adalah satu daftar nama orang yang hidup, sedangkan dalam Perjanjian Baru kitab kehidupan merupakan daftar nama setiap orang yang memiliki hidup yang kekal. Dengan pengertian ini beberapa masalah dapat diatasi. Dalam Mazmur 69:29 Raja Daud berdoa supaya musuhnya meninggal, dan bukan supaya keselamatan kekal yang mereka miliki diambil dari mereka. Musa, dalam Keluaran 32:32, berdoa supaya dia sendiri boleh meninggal dunia. Nasibnya itu lebih baik daripada tetap mewakili Tuhan Allah di hadapan satu umat yang tidak akan Dia ampuni.

Seorang tuan Romawi yang ingin memerdekakan budaknya dapat mencatat nama budak itu di dalam buku daftar kewarganegaraan kota. Kalau namanya dicatat, dia sudah menjadi warga negara, dan dia bukan budak lagi.203 Sebaliknya kalau nama seorang penjahat dihapus dari daftar warga kota di Propinsi Asia, dia bukan lagi warga kota itu.204 Demikian juga kitab kehidupan merupakan daftar nama orang yang diselamatkan, yaitu mereka yang memiliki kewarganegaraan dalam Kerajaan Allah.

Dalam Kitab Wahyu istilah kitab kehidupan205 dipakai enam kali. Setiap ayat dari enam ayat itu menekankan bahwa ada dua kelompok manusia, yaitu mereka yang namanya tercantum dalam kitab kehidupan dan mereka yang namanya tidak tercantum. Kitab kehidupan menegaskan hukuman yang akan dilaksanakan oleh Anak Domba Allah.

Dalam bahasa aslinya bentuk istilah tidak206 yang dipakai dalam kalimat ini sangat kuat. Seolah-olah Dia berkata, "Aku sama sekali tidak mungkin menghapus...." Memang kalau Dia sudah memberi hidup kekal, Dia tidak pernah mengambil kembali pemberian itu yang memang bersifat kekal! Maksudnya di sini adalah suatu kontras yang mengesankan, "Jauh dari menghapus namanya, Aku akan mengaku nama itu di hadapan Allah Bapa...."207

Mungkin di mata masyarakat orang yang gagal atau berdosa dianggap orang yang "dicoret merah", tetapi tidak demikian dengan Bapa Surgawi kita, yang tetap setia, walaupun mungkin kita tidak setia.

Janji yang ketiga adalah bahwa Dia akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya. Tuhan Yesus akan mengaku nama orang yang menang di hadapan Allah dan malaikat-Nya. Apakah ini dapat dibayangkan? Tuhan Yesus Kristus akan berdiri dari takhta-Nya dan mendekati Bapa-Nya. Di hadapan Bapa-Nya Dia berkata, "Bapa, ini hamba-Ku yang baik, yang setia dan tekun, namanya Si Anu." Suara-Nya terdengar sampai ke ujung surga! Apakah kita menghargai perkataan ini sehingga kita akan melayani Tuhan, sekalipun dalam keadaan yang sulit?

Janji ini juga diucapkan oleh Tuhan Yesus dalam Matius 10:32. Dalam ayat itu juga Tuhan Yesus berjanji bahwa orang percaya yang berani mengaku Tuhan Yesus dengan mulut (dan perilaku yang berkenan!) akan juga dihormati dengan suatu pengakuan khusus di hadapan Allah Bapa dan para malaikat.

Menurut pandangan umum, jemaat Sardis dianggap dewasa secara rohani, tetapi pandangan Tuhan Yesus lain. Ternyata Dia menganggap mereka hampir mati secara rohani. Dia mengancam datang seperti pencuri, dan Dia menjanjikan pakaian putih dan suatu upacara pengakuan di surga, asal mereka mengatur rohani mereka supaya berkenan. Ini tidak berarti bahwa mereka harus lahir baru, menjadi orang percaya. Mereka sudah percaya dan sudah mempunyai pengampunan yang kekal, tetapi iman dari kebanyakan mereka sudah lemah sekali. Tuhan mengancam dan menjanjikan dengan satu tujuan: supaya mereka lebih memelihara hubungan mereka dengan Dia yang memiliki ketujuh Roh Allah, sehingga sikap dan perilaku mereka mencerminkan kemuliaan Dia yang digambarkan dalam pasal satu.

Hagelberg: Why 3:7 - -- 2. Sifat Kristus (3:7b) 3:7b Inilah Firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; ap...

2. Sifat Kristus (3:7b)

3:7b Inilah Firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.

Kristus digambarkan sebagai Yang Kudus. Dalam Perjanjian Baru, misalnya Yohanes 6:69, istilah Yang Kudus adalah sama dengan "Mesias".

Dia juga dijuluki Yang Benar. Menurut pasal 3:9, di Filadelfia ada juga orang Yahudi. Pasti mereka berkata bahwa Yesus adalah Mesias palsu. Di sini Dia menegaskan bahwa Dialah Yang Benar.

Dia memegang kunci Daud. Dialah yang menentukan siapa yang boleh masuk "rumah" atau kerajaan Daud, yang sebenarnya menunjuk pada Kerajaan Allah. Orang Yahudi di Filadelfia yang menentang mereka juga menentang Tuhan Yesus. Dengan memakai sebutan ini Tuhan Yesus menegaskan bahwa Dialah Mesias yang akan datang dan memulihkan kembali Kerajaan Daud.212

Oleh karena itu, maka apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup tidak ada yang dapat membuka. Kedaulatan Tuhan Yesus ditegaskan di sini. Walaupun keadaan umat-Nya mungkin susah dan ditindas, tetapi Dia masih menentukan apakah orang dapat masuk ke dalam Kerajaan-Nya.

Hagelberg: Why 3:7-13 - -- F. Surat kepada Jemaat di Filadelfia (3:7-13) 1. Alamat surat ini: Jemaat di Filadelfia (3:7a) 3:7a Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelf...

F. Surat kepada Jemaat di Filadelfia (3:7-13)

1. Alamat surat ini: Jemaat di Filadelfia (3:7a)

3:7a Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia

Kota Filadelfia dibangun antara tahun 189 SM hingga tahun 138 SM.208 Kota ini dinamakan Filadelfia ("kasih persaudaraan") karena kasih Attalus II bagi kakaknya, Eumenes II, dua raja Pergamus.209 Kota Filadelfia dibangun di perbatasan wilayah tiga bangsa: Misia, Lidia, dan Frigia. Bangsa Misia sudah memeluk kebudayaan Yunani, tetapi bangsa Frigia dan Lidia saat itu belum mau menerima bahasa dan budaya Yunani. Mereka dianggap liar dan tidak beradab. Filadelfia dibangun dengan suatu harapan menjadi saluran atau pintu gerbang untuk membawa kebudayaan Yunani kepada bangsa Frigia dan Lidia, atau untuk "meyunanikan" mereka. Maka dapat dikatakan, sejak didirikan Kota Filadelfia memang memiliki peranan "misionaris".

Kota Filadelfia terletak di Lembah Kogamis, dan ini sungguh baik sebagai jalur perdagangan. Barang dari Lidia dan dari pelabuhan Smirna yang dibawa ke Frigia dan seluruh wilayah timur dari Frigia akan lewat Filadelfia. Tetapi dari segi yang lain, letak Kota Filadelfia tidak menguntungkan sebab gunung berapi dan gempa bumi sering terjadi di daerah itu. Pada tahun 17 M ada gempa bumi yang dianggap paling dahsyat sampai saat itu. Dua belas kota di daerah itu, termasuk Filadelfia dan Sardis, hancur. Ada penghuni Filadelfia yang begitu takut sehingga mereka tinggal dalam pondok di luar kota, dan tidak mau membangun kembali rumah mereka di kota.210 Pengalaman, perasaan dan ketakutan itu dapat dibandingkan dengan janji Tuhan Yesus bagi mereka yang setia, bahwa "ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ."211

Juga, di Filadelfia, kalau tokoh kota yang mengabdi dengan setia akan pensiun, sebuah sokoguru yang bertuliskan nama orang itu didirikan di kuil untuk menghormatinya. Mereka yang datang untuk menyembah di kuil itu melihat sokoguru itu dan mengingat dia yang telah mengabdi dengan setia.

Hagelberg: Why 3:8 - -- 3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak ...

3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti Firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

Sambil memuji, Tuhan juga mengemukakan pelayanan yang telah Dia sediakan bagi mereka. Seolah-olah Dia berfirman kepada mereka "Mari, Saudara-Saudara di Filadelfia! Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun!" Ini dimaksudkan untuk membesarkan hati mereka.

Rupanya pintu di sini melambangkan "kesempatan". Mungkin pintu itu melambangkan kesempatan untuk melayani atau menginjili orang. Istilah "pintu" sering menunjuk pada kesempatan untuk menginjili.213 Tuhan berkata bahwa kesempatan itu diberikan kepada mereka oleh Dia sendiri. Sebagaimana dulu Filadelfia dibangun untuk membawa budaya Yunani kepada bangsa yang belum menerimanya, sekarang Tuhan Yesus telah membuka pintu bagi mereka, untuk membawa Injil Keselamatan ke wilayah sana. Pengertian ini didukung oleh pengalimatan ayat ini. Tuhan membahas pekerjaan mereka, yaitu tentang pekerjaan pelayanan penginjilan. Pelayanan ini akan berlangsung selama Dia menghendakinya, karena Dialah yang telah membuka pintu bagi mereka. Walaupun mereka tidak merasa mampu untuk menginjili wilayah itu, tetapi mereka dapat berhasil, karena Tuhan Yesus tahu bahwa kekuatan mereka tidak seberapa, namun mereka menuruti Firman Tuhan dan mereka tidak menyangkal nama Tuhan Yesus.

Dia berkata, Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa. Tuhan Yesus mengerti tentang kelemahan manusia. Dia sendiri pernah lelah, lapar, dan haus! Dia tahu semuanya itu. Dia mengerti bahwa mereka menuruti Firman-Nya dan mereka tidak menyangkal nama-Nya.

Ternyata mereka juga dipuji dalam pasal 3:10, "Karena engkau menuruti Firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku...."

Mereka dipuji sebagai orang yang menuruti Firman-Nya, dan yang tidak menyangkal nama-Nya. Jemaat ini setia. Inilah yang diharapkan dalam Wahyu 1:3!

Hagelberg: Why 3:8 - -- 3. Pujian untuk jemaat (3:8)

3. Pujian untuk jemaat (3:8)

Hagelberg: Why 3:8 - -- 3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak ...

3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti Firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

Sambil memuji, Tuhan juga mengemukakan pelayanan yang telah Dia sediakan bagi mereka. Seolah-olah Dia berfirman kepada mereka "Mari, Saudara-Saudara di Filadelfia! Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun!" Ini dimaksudkan untuk membesarkan hati mereka.

Rupanya pintu di sini melambangkan "kesempatan". Mungkin pintu itu melambangkan kesempatan untuk melayani atau menginjili orang. Istilah "pintu" sering menunjuk pada kesempatan untuk menginjili.213 Tuhan berkata bahwa kesempatan itu diberikan kepada mereka oleh Dia sendiri. Sebagaimana dulu Filadelfia dibangun untuk membawa budaya Yunani kepada bangsa yang belum menerimanya, sekarang Tuhan Yesus telah membuka pintu bagi mereka, untuk membawa Injil Keselamatan ke wilayah sana. Pengertian ini didukung oleh pengalimatan ayat ini. Tuhan membahas pekerjaan mereka, yaitu tentang pekerjaan pelayanan penginjilan. Pelayanan ini akan berlangsung selama Dia menghendakinya, karena Dialah yang telah membuka pintu bagi mereka. Walaupun mereka tidak merasa mampu untuk menginjili wilayah itu, tetapi mereka dapat berhasil, karena Tuhan Yesus tahu bahwa kekuatan mereka tidak seberapa, namun mereka menuruti Firman Tuhan dan mereka tidak menyangkal nama Tuhan Yesus.

Dia berkata, Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa. Tuhan Yesus mengerti tentang kelemahan manusia. Dia sendiri pernah lelah, lapar, dan haus! Dia tahu semuanya itu. Dia mengerti bahwa mereka menuruti Firman-Nya dan mereka tidak menyangkal nama-Nya.

Ternyata mereka juga dipuji dalam pasal 3:10, "Karena engkau menuruti Firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku...."

Mereka dipuji sebagai orang yang menuruti Firman-Nya, dan yang tidak menyangkal nama-Nya. Jemaat ini setia. Inilah yang diharapkan dalam Wahyu 1:3!

Hagelberg: Why 3:8 - -- 4. Kritikan (3:8) Tidak ada kritikan bagi jemaat ini.

4. Kritikan (3:8)

Tidak ada kritikan bagi jemaat ini.

Hagelberg: Why 3:9 - -- 3:9 Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berd...

3:9 Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya Aku akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakimu dan mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau.

Rupanya orang Yahudi yang tidak menerima Tuhan Yesus sebagai Mesias dicap jemaah Iblis. Ini memang keras sekali.216 Sikap ini sesuai dengan yang diceritakan dalam Kisah Para Rasul 17:5 dan 13, ketika orang Yahudi di Tesalonika iri hati dengan keberhasilan penginjilan di Tesalonika dan Berea. Bandingkanlah sikap ini dengan 1 Tesalonika 2:15-16. Kalau orang Yahudi di Filadelfia sedang menganiaya jemaat ini, maka janji ini dapat menghibur dan menguatkan mereka yang menderita.

Satu hal yang perlu diketengahkan adalah masalah kapan janji ini digenapi. Mungkin janji ini berarti bahwa pada hari kiamat orang Yahudi akan datang dan tersungkur di depan kaki mereka. Tetapi mungkin juga dalam nas ini Tuhan berjanji bahwa sebagian dari jemaat orang-orang Yahudi (beberapa orang dari jemaah Iblis) akan percaya kepada Tuhan Yesus pada zaman itu, di Kota Filadelfia. Kalau demikian, kata akan Kuserahkan kepadamu dapat diartikan, "akan Kutobatkan sehingga mereka menjadi orang percaya." Rupanya pengertian ini lebih tepat, karena janji ini hanya mengenai beberapa orang dari jemaah Iblis. Beberapa dari mereka dipilih untuk percaya kepada Tuhan Yesus. (Kalau nas ini menceritakan hari kiamat, mengapa hanya beberapa dari mereka, dan bukan semuanya?)

Hagelberg: Why 3:9-12 - -- 7. Janji (3:9-12) Jemaat yang setia ini ditawari enam janji.

7. Janji (3:9-12)

Jemaat yang setia ini ditawari enam janji.

Hagelberg: Why 3:9 - -- 3:9 Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berd...

3:9 Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya Aku akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakimu dan mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau.

Rupanya orang Yahudi yang tidak menerima Tuhan Yesus sebagai Mesias dicap jemaah Iblis. Ini memang keras sekali.216 Sikap ini sesuai dengan yang diceritakan dalam Kisah Para Rasul 17:5 dan 13, ketika orang Yahudi di Tesalonika iri hati dengan keberhasilan penginjilan di Tesalonika dan Berea. Bandingkanlah sikap ini dengan 1 Tesalonika 2:15-16. Kalau orang Yahudi di Filadelfia sedang menganiaya jemaat ini, maka janji ini dapat menghibur dan menguatkan mereka yang menderita.

Satu hal yang perlu diketengahkan adalah masalah kapan janji ini digenapi. Mungkin janji ini berarti bahwa pada hari kiamat orang Yahudi akan datang dan tersungkur di depan kaki mereka. Tetapi mungkin juga dalam nas ini Tuhan berjanji bahwa sebagian dari jemaat orang-orang Yahudi (beberapa orang dari jemaah Iblis) akan percaya kepada Tuhan Yesus pada zaman itu, di Kota Filadelfia. Kalau demikian, kata akan Kuserahkan kepadamu dapat diartikan, "akan Kutobatkan sehingga mereka menjadi orang percaya." Rupanya pengertian ini lebih tepat, karena janji ini hanya mengenai beberapa orang dari jemaah Iblis. Beberapa dari mereka dipilih untuk percaya kepada Tuhan Yesus. (Kalau nas ini menceritakan hari kiamat, mengapa hanya beberapa dari mereka, dan bukan semuanya?)

Hagelberg: Why 3:10 - -- 3:10 Karena engkau menuruti Firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari jam217 pencobaan yang akan datang atas sel...

3:10 Karena engkau menuruti Firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari jam217 pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

Tuhan Yesus akan melindungi mereka dari jam pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Ini suatu janji yang cukup sulit diartikan. Yang berikut merupakan beberapa pengamatan yang pokok:

1. Jam harus ditafsirkan sebagai gaya bahasa untuk jangka waktu/masa.

2. Jam pencobaan barangkali berarti masa kesengsaraan, yaitu "minggu" yang ke70 dari Daniel pasal 9 dan "murka yang akan datang" dari 1 Tesalonika 1:10.

3. Anak kalimat mereka yang diam di bumi dipakai dua belas kali218 dalam Kitab Wahyu mengacu kepada orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus, bahkan melawan Dia.219

4. Bumi dapat berarti wilayah Kerajaan Roma,220 atau bumi ini.

5. Melindungi dari221... dapat berarti "melindungi dalam" atau "mengambil dari".

Berdasarkan pengamatan ini ada empat kemungkinan:

1. Jemaat itu akan dilindungi dari penganiayaan yang akan terjadi di kota mereka pada zaman itu. Masalahnya, penggenapan dari semua janji yang lain dalam pasal 2 dan 3 harus menunggu kedatangan dan kemenangan Tuhan Yesus. Apakah hanya janji ini yang digenapi zaman itu?

2. Jemaat Kristen tidak akan diangkat, melainkan akan mengalami Masa Kesengsaraan itu, tetapi akan dilindungi di bumi pada masa itu. Tafsiran ini disebut "Post-Tribulasi".222 Soalnya, menurut Wahyu 6:9-11 dan 7:9-14, orang yang percaya pada Masa Kesengsaraan itu tidak akan dilindungi melainkan akan dibunuh. Jadi, sifat atau jangkauan perlindungan ini agak kabur.223

3. Hanya jemaat Kristen yang setia dan baik seperti jemaat Filadelfia akan diangkat ke surga sebelum Masa Kesengsaraan. Tafsiran ini disebut "Partial Rapture". Menurut tafsiran ini, janji ini akan digenapi sebelum Masa Kesengsaraan, khusus bagi orang percaya yang setia pada zaman itu. Tetapi tidak ada nas yang lain yang mendukung "Partial Rapture".

4. Mungkin janji ini, seperti janji mengenai kematian yang kedua, akan digenapi dalam riwayat setiap orang percaya yang hidup pada akhir zaman ini, sesuai dengan 1 Tesalonika 1:10 dan 5:9. Sebelum Masa Aniaya Besar, setiap orang percaya yang ada di bumi akan diangkat ke surga, dan dengan demikian mereka dilindungi dari jam pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia. Tafsiran ini disebut "Pre-Tribulasi". Dalam nas ini Tuhan Yesus berjanji bahwa semua jemaat Kristus akan diangkat ke surga sebelum Masa Aniaya Besar.

Nas ini memang sulit ditafsirkan. Ada kemungkinan juga bahwa penggenapannya ganda, sehingga misalnya nomor 1 dan nomor 4 benar.224 Walaupun demikian, ada juga dalam nas ini suatu tekanan yang nyata dalam bahasa aslinya,225 yaitu bahwa Kristuslah yang akan melindungi mereka. Biarlah janji ini menghibur setiap kita dalam kesusahan yang kita alami. Dialah yang melindungi.

Hagelberg: Why 3:10 - -- 3:10 Karena engkau menuruti Firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari jam217 pencobaan yang akan datang atas sel...

3:10 Karena engkau menuruti Firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari jam217 pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

Tuhan Yesus akan melindungi mereka dari jam pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Ini suatu janji yang cukup sulit diartikan. Yang berikut merupakan beberapa pengamatan yang pokok:

1. Jam harus ditafsirkan sebagai gaya bahasa untuk jangka waktu/masa.

2. Jam pencobaan barangkali berarti masa kesengsaraan, yaitu "minggu" yang ke70 dari Daniel pasal 9 dan "murka yang akan datang" dari 1 Tesalonika 1:10.

3. Anak kalimat mereka yang diam di bumi dipakai dua belas kali218 dalam Kitab Wahyu mengacu kepada orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus, bahkan melawan Dia.219

4. Bumi dapat berarti wilayah Kerajaan Roma,220 atau bumi ini.

5. Melindungi dari221... dapat berarti "melindungi dalam" atau "mengambil dari".

Berdasarkan pengamatan ini ada empat kemungkinan:

1. Jemaat itu akan dilindungi dari penganiayaan yang akan terjadi di kota mereka pada zaman itu. Masalahnya, penggenapan dari semua janji yang lain dalam pasal 2 dan 3 harus menunggu kedatangan dan kemenangan Tuhan Yesus. Apakah hanya janji ini yang digenapi zaman itu?

2. Jemaat Kristen tidak akan diangkat, melainkan akan mengalami Masa Kesengsaraan itu, tetapi akan dilindungi di bumi pada masa itu. Tafsiran ini disebut "Post-Tribulasi".222 Soalnya, menurut Wahyu 6:9-11 dan 7:9-14, orang yang percaya pada Masa Kesengsaraan itu tidak akan dilindungi melainkan akan dibunuh. Jadi, sifat atau jangkauan perlindungan ini agak kabur.223

3. Hanya jemaat Kristen yang setia dan baik seperti jemaat Filadelfia akan diangkat ke surga sebelum Masa Kesengsaraan. Tafsiran ini disebut "Partial Rapture". Menurut tafsiran ini, janji ini akan digenapi sebelum Masa Kesengsaraan, khusus bagi orang percaya yang setia pada zaman itu. Tetapi tidak ada nas yang lain yang mendukung "Partial Rapture".

4. Mungkin janji ini, seperti janji mengenai kematian yang kedua, akan digenapi dalam riwayat setiap orang percaya yang hidup pada akhir zaman ini, sesuai dengan 1 Tesalonika 1:10 dan 5:9. Sebelum Masa Aniaya Besar, setiap orang percaya yang ada di bumi akan diangkat ke surga, dan dengan demikian mereka dilindungi dari jam pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia. Tafsiran ini disebut "Pre-Tribulasi". Dalam nas ini Tuhan Yesus berjanji bahwa semua jemaat Kristus akan diangkat ke surga sebelum Masa Aniaya Besar.

Nas ini memang sulit ditafsirkan. Ada kemungkinan juga bahwa penggenapannya ganda, sehingga misalnya nomor 1 dan nomor 4 benar.224 Walaupun demikian, ada juga dalam nas ini suatu tekanan yang nyata dalam bahasa aslinya,225 yaitu bahwa Kristuslah yang akan melindungi mereka. Biarlah janji ini menghibur setiap kita dalam kesusahan yang kita alami. Dialah yang melindungi.

Hagelberg: Why 3:11 - -- 3:11 Aku datang214 dengan tiba-tiba.215 Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. "Tuntutan" ini agak ringan. Bagi ...

3:11 Aku datang214 dengan tiba-tiba.215 Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.

"Tuntutan" ini agak ringan. Bagi mereka di Filadelfia, kedatangan Tuhan Yesus menjadi penghiburan, sedangkan bagi mereka di Efesus, Pergamus, dan sebagian dari mereka di Sardis, kata-kata seperti Aku datang segera merupakan hal yang menakutkan. Tuhan Yesus senang dengan sifat dan kelakuan mereka yang ada di Filadelfia, tetapi mereka tidak boleh berpuas diri.

Hagelberg: Why 3:11 - -- 5. Tuntutan (3:11a)

5. Tuntutan (3:11a)

Hagelberg: Why 3:11 - -- 3:11 Aku datang214 dengan tiba-tiba.215 Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. "Tuntutan" ini agak ringan. Bagi ...

3:11 Aku datang214 dengan tiba-tiba.215 Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.

"Tuntutan" ini agak ringan. Bagi mereka di Filadelfia, kedatangan Tuhan Yesus menjadi penghiburan, sedangkan bagi mereka di Efesus, Pergamus, dan sebagian dari mereka di Sardis, kata-kata seperti Aku datang segera merupakan hal yang menakutkan. Tuhan Yesus senang dengan sifat dan kelakuan mereka yang ada di Filadelfia, tetapi mereka tidak boleh berpuas diri.

Hagelberg: Why 3:11 - -- 6. Ancaman (3:11b) supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu "Ancaman" ini agak ringan juga. Tuhan mengingatkan mereka bahwa mahkota yang disediaka...

6. Ancaman (3:11b)

supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu

"Ancaman" ini agak ringan juga. Tuhan mengingatkan mereka bahwa mahkota yang disediakan bagi setiap mereka bukan merupakan jaminan. Kalau mereka berpuas diri dan tidak rajin lagi bagi Kristus, mereka tidak akan menerima hadiah sebagai pemenang. Perlombaannya belum selesai.

Hagelberg: Why 3:11 - -- 3:11 Aku datang dengan tiba-tiba226. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. Tuhan berjanji Dia akan datang denga...

3:11 Aku datang dengan tiba-tiba226. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.

Tuhan berjanji Dia akan datang dengan tiba-tiba. Oleh karena itu, maka mungkin mereka sendiri akan menikmati apa yang dijanjikan dalam pasal 3:10.

Sekali lagi mahkota227 diterangkan sebagai pahala. Kalau mereka tetap memegang apa yang ada pada mereka, kalau mereka mempertahankan tingkat kerohanian yang telah mereka capai, maka mahkota mereka aman. Ini mirip dengan apa yang dijanjikan kepada jemaat Smirna dalam pasal 2:10. Sebaliknya kalau seandainya mereka digoda, dan jatuh, sehingga tidak hidup berkenan lagi, maka dikatakan bahwa siapa yang menggodai dan menjatuhkan mereka sudah "mengambil" mahkota mereka.

3:12a Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku

Yang menang akan dijadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah. Ternyata ada kebiasaan di zaman itu, yakni di dalam kuil mereka, sokoguru yang didirikan bertuliskan nama orang yang akan dihormati.228 Jadi, orang yang setia akan dihormati secara terbuka, untuk diketahui semua orang.

3:12b ia tidak akan keluar lagi dari situ

Orang yang menerima janji ini akan berhak menikmati persekutuan dengan Allah selama-lamanya. Janji ini dapat dibandingkan dengan Mazmur 27:4. Sikap permanen dari janji ini perlu dibandingkan dengan keadaan gedung-gedung Filadelfia yang hancur akibat gempa bumi yang dahsyat. Di sana tidak ada gempa bumi lagi!

3:12c padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem Baru, yang turun dari surga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.

Tuhan Yesus akan menulis tiga nama terhadap yang menang, yaitu:

Nama Allah Yesus,

Nama kota Allah, yaitu Yerusalem Baru dan

Nama Yesus yang baru

Orang Yahudi sama sekali tidak menulis nama Allah229 di luar naskah Firman Allah, karena mereka takut penulisan itu akan dihina orang, atau akan dinajiskan, tetapi Tuhan akan menghormati orang yang menang dengan nama-Nya, karena Dia tidak malu akan mereka. Ini merupakan suatu kehormatan yang amat besar!

Ada tokoh Yahudi230 yang berkata, "Tiga dinamakan menurut nama Allah, yaitu orang-orang benar, Mesias, dan Yerusalem." Rupanya Yesaya 43:7; Yeremia 23:6; dan Yehezkiel 48:35 melatarbelakangi perkataan itu.

Enam janji ini mungkin aneh, tetapi juga indah sekali, dan selayaknya kita melayani Tuhan dengan segenap hati untuk meraih janji-janji ini.

Jemaat di Filadelfia adalah sebuah jemaat yang sepertinya tidak kuat, yang diberi kesempatan luar biasa untuk melayani satu wilayah yang saat itu belum dijangkau. Mereka setia dan tekun dalam kesusahan yang mereka alami di Filadelfia. Oleh karena itu maka mereka tidak ditegur, tetapi mereka diberi janji-janji yang indah.

Hagelberg: Why 3:11 - -- 3:11 Aku datang dengan tiba-tiba226. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. Tuhan berjanji Dia akan datang denga...

3:11 Aku datang dengan tiba-tiba226. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.

Tuhan berjanji Dia akan datang dengan tiba-tiba. Oleh karena itu, maka mungkin mereka sendiri akan menikmati apa yang dijanjikan dalam pasal 3:10.

Sekali lagi mahkota227 diterangkan sebagai pahala. Kalau mereka tetap memegang apa yang ada pada mereka, kalau mereka mempertahankan tingkat kerohanian yang telah mereka capai, maka mahkota mereka aman. Ini mirip dengan apa yang dijanjikan kepada jemaat Smirna dalam pasal 2:10. Sebaliknya kalau seandainya mereka digoda, dan jatuh, sehingga tidak hidup berkenan lagi, maka dikatakan bahwa siapa yang menggodai dan menjatuhkan mereka sudah "mengambil" mahkota mereka.

3:12a Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku

Yang menang akan dijadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah. Ternyata ada kebiasaan di zaman itu, yakni di dalam kuil mereka, sokoguru yang didirikan bertuliskan nama orang yang akan dihormati.228 Jadi, orang yang setia akan dihormati secara terbuka, untuk diketahui semua orang.

3:12b ia tidak akan keluar lagi dari situ

Orang yang menerima janji ini akan berhak menikmati persekutuan dengan Allah selama-lamanya. Janji ini dapat dibandingkan dengan Mazmur 27:4. Sikap permanen dari janji ini perlu dibandingkan dengan keadaan gedung-gedung Filadelfia yang hancur akibat gempa bumi yang dahsyat. Di sana tidak ada gempa bumi lagi!

3:12c padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem Baru, yang turun dari surga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.

Tuhan Yesus akan menulis tiga nama terhadap yang menang, yaitu:

Nama Allah Yesus,

Nama kota Allah, yaitu Yerusalem Baru dan

Nama Yesus yang baru

Orang Yahudi sama sekali tidak menulis nama Allah229 di luar naskah Firman Allah, karena mereka takut penulisan itu akan dihina orang, atau akan dinajiskan, tetapi Tuhan akan menghormati orang yang menang dengan nama-Nya, karena Dia tidak malu akan mereka. Ini merupakan suatu kehormatan yang amat besar!

Ada tokoh Yahudi230 yang berkata, "Tiga dinamakan menurut nama Allah, yaitu orang-orang benar, Mesias, dan Yerusalem." Rupanya Yesaya 43:7; Yeremia 23:6; dan Yehezkiel 48:35 melatarbelakangi perkataan itu.

Enam janji ini mungkin aneh, tetapi juga indah sekali, dan selayaknya kita melayani Tuhan dengan segenap hati untuk meraih janji-janji ini.

Jemaat di Filadelfia adalah sebuah jemaat yang sepertinya tidak kuat, yang diberi kesempatan luar biasa untuk melayani satu wilayah yang saat itu belum dijangkau. Mereka setia dan tekun dalam kesusahan yang mereka alami di Filadelfia. Oleh karena itu maka mereka tidak ditegur, tetapi mereka diberi janji-janji yang indah.

Hagelberg: Why 3:14 - -- 1. Alamat surat ini: Jemaat di Laodikia (3:14a) 3:14a Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia Kota Laodikia didirikan oleh Antiokhus II, ya...

1. Alamat surat ini: Jemaat di Laodikia (3:14a)

3:14a Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia

Kota Laodikia didirikan oleh Antiokhus II, yang adalah keturunan dari salah satu jenderal Iskandar Agung. Kota Laodikia dinamakan Laodikia sesuai dengan nama istri Antiokhus, yaitu Laodike, yang diceraikan pada tahun 253 SM. Lokasi kota ini strategis, karena dari sebelah barat, wilayah Frigia hanya dapat dimasuki lewat lokasi Laodikia dan lokasi Filadelfia.231

Laodikia adalah sebuah kota yang kaya. Kota ini terletak dekat persimpangan tiga jalan raya, sehingga perdagangan di kota ini berkembang dengan pesat. Juga bulu domba yang menjadi hasil peternakan di sekitar Laodikia dipakai untuk membuat kain wol hitam untuk pakaian dan karpet. Kain itu lebih dihargai karena lembut dan mengkilat. Penjualan wol, karpet, kain dan pakaian itu merupakan suatu sumber kekayaan mereka. Oleh karena perdagangan dan pendapatan dari wol hitam itu, maka Laodikia menjadi kota perdagangan dan kota administratif. Pada tahun 60-61 Kota Laodikia dan beberapa kota lain dihancurkan oleh gempa bumi yang cukup dahsyat. Kota-kota lain perlu dana dari perbendaharaan Roma, tetapi pimpinan Laodikia menolak bantuan dana itu, karena mereka mau memperbaiki kota mereka sendiri!232 Mereka menganggap diri mereka kaya.

Di Laodikia ada sebuah sekolah kedokteran yang berkembang. "Bubuk Frigia", semacam obat mata yang dipakai untuk pembuatan pelumas mata, berasal dari sekolah kedokteran itu.

Pada waktu Laodikia didirikan, air minum tidak menjadi masalah, tetapi setelah kota berkembang, maka air bersih yang ada di situ tidak cukup. Pada musim panas, sungai yang ada di situ bisa kering. Di Denizli, 10 kilometer dari Laodikia, ada mata air. Jadi mereka menyalurkan air dari sana ke Laodikia.233 Ternyata air yang disalurkan itu sama sekali tidak enak untuk diminum. Juga, walaupun letak Kota Laodikia baik untuk pertahanan militer, namun kota itu mudah dikalahkan, karena saluran yang ada mudah dibongkar. Kalau saluran itu dibongkar, penghuni Kota Laodikia akan mati kehausan! Oleh karena itu, maka Laodikia tidak menonjol sebagai kota militer.

Orang Yahudi di Yerusalem mengeluh karena banyak orang Yahudi meninggalkan Yerusalem untuk tinggal di Laodikia. Mereka merasa nyaman tinggal di kota yang begitu maju, dengan anggur yang enak dan tempat pemandian umum yang mewah!234

Hagelberg: Why 3:14 - -- 2. Sifat Kristus (3:14b) 3:14b Inilah Firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar,235 Penguasa236 ciptaan Allah: Hanya dalam nas ini saja, istilah Am...

2. Sifat Kristus (3:14b)

3:14b Inilah Firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar,235 Penguasa236 ciptaan Allah:

Hanya dalam nas ini saja, istilah Amin dipakai sebagai nama Kristus.237 Pada dasarnya istilah ini berarti "Benarlah!" Dialah yang dapat dipercayai. Kalau jemaat ini, yang bersifat suam-suam kuku, akan berhasil meraih janji mereka, maka mereka perlu meneguhkan iman mereka. Layaklah, jika mereka diingatkan bahwa Yesuslah yang benar, dan dapat dipercayai.

Sebutan Saksi yang setia dan benar menegaskan sebutan yang pertama, bahwa Dialah Amin. Dia tidak membohongi atau mempermainkan mereka di Laodikia.

Hagelberg: Why 3:14 - -- 3. Pujian untuk Jemaatnya (3:14b) Jemaat yang kaya ini sama sekali tidak dipuji.

3. Pujian untuk Jemaatnya (3:14b)

Jemaat yang kaya ini sama sekali tidak dipuji.

Hagelberg: Why 3:14-22 - -- G. Surat kepada Jemaat di Laodikia (3:14-22)

G. Surat kepada Jemaat di Laodikia (3:14-22)

Hagelberg: Why 3:15-17 - -- 3:15-17 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam...

3:15-17 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku238 dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang

Tuhan Yesus mengatakan Aku tahu... seperti juga dalam keenam surat yang lain, tetapi dalam surat ini kata ini bukan merupakan pujian melainkan kritikan.

Air minum yang ada di Kota Kolose sejuk, dingin, dan enak. Di Hieropolis, sepuluh kilometer dari Laodikia, ada mata air panas yang diminum sebagai obat, tetapi Tuhan Yesus mengatakan bahwa mereka di Laodikia tidak dingin dan tidak panas. Dia menggambarkan keadaan hati mereka suam-suam kuku, sehingga bagi Dia mereka tidak enak melainkan menyebabkan muntah. Air dari mata air panas di Hieropolis mengalir ke arah Laodikia, tetapi jauh sebelum Kota Laodikia air panas itu sudah suam-suam kuku. Dekat Laodikia, air yang dulunya panas, tetapi sekarang sudah suam-suam kuku, karena terjun 100 meter ke dalam jurang yang lebarnya satu setengah kilometer. Jurang itu, yang kelihatan dari Laodikia, sangat mengesankan, karena mineral-mineral dari air membuat jurang itu putih.239

Perkataan Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas tegas sekali. Rupanya jika dikatakan panas, maksudnya hidup bersemangat dan bertekun bagi Tuhan Yesus. Tetapi Dia lebih senang jikalau orang bersifat dingin daripada suam-suam kuku. Kalau mereka dingin, mereka sama sekali tidak mengenal Tuhan Yesus, bahkan melawan Injil, maka tinggal mereka diinjili dan dimenangkan, sesuatu yang relatif ringan dan biasa dalam pekerjaan Tuhan. Ternyata keadaan mereka jauh lebih berat, karena mereka sudah mengerti dan menerima kebenaran, tetapi kebenaran itu belum begitu menyentuh hati mereka. Kalau diinjili, mereka menjawab, "Wah, kami sudah lama percaya kepada Kristus! Kapan Anda mulai percaya? Kami Kristen sudah puluhan tahun! Kok, Anda mengajari kami!" Walaupun sudah sejak lama mereka menerima Kristus sebagai Juru Selamat, tetapi mereka tidak mau menjadi murid-Nya. Banyak urusan "penting" yang menantikan perhatian mereka. Bukan kehendak Allah yang mereka cari, tetapi alasan dan dalih.

Seperti orang yang minum air yang sama sekali tidak enak karena mengandung kaporit, rasanya mau memuntahkan air itu dari mulut-Nya. Dengan kata-kata yang tegas ini, berarti Tuhan sama sekali tidak mau untuk bersekutu dengan mereka. Dosa mereka sangat mengganggu-Nya.

Mereka menganggap diri mereka kaya. Tuhan menganggap mereka melarat, malang, miskin, buta, dan telanjang! Bagaimana Tuhan Yesus (ingatlah, Dia adalah "saksi yang benar") dapat mengatakan bahwa mereka (yang mempunyai begitu banyak emas) sebagai orang miskin! Mereka yang membuat pelumas mata dikatakan buta! Mereka yang membuat dan memasarkan kain wol hitam dikatakan telanjang! Ironis!

Hagelberg: Why 3:15-17 - -- 4. Kritikan (3:15-17)

4. Kritikan (3:15-17)

Hagelberg: Why 3:15-17 - -- 3:15-17 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam...

3:15-17 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku238 dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang

Tuhan Yesus mengatakan Aku tahu... seperti juga dalam keenam surat yang lain, tetapi dalam surat ini kata ini bukan merupakan pujian melainkan kritikan.

Air minum yang ada di Kota Kolose sejuk, dingin, dan enak. Di Hieropolis, sepuluh kilometer dari Laodikia, ada mata air panas yang diminum sebagai obat, tetapi Tuhan Yesus mengatakan bahwa mereka di Laodikia tidak dingin dan tidak panas. Dia menggambarkan keadaan hati mereka suam-suam kuku, sehingga bagi Dia mereka tidak enak melainkan menyebabkan muntah. Air dari mata air panas di Hieropolis mengalir ke arah Laodikia, tetapi jauh sebelum Kota Laodikia air panas itu sudah suam-suam kuku. Dekat Laodikia, air yang dulunya panas, tetapi sekarang sudah suam-suam kuku, karena terjun 100 meter ke dalam jurang yang lebarnya satu setengah kilometer. Jurang itu, yang kelihatan dari Laodikia, sangat mengesankan, karena mineral-mineral dari air membuat jurang itu putih.239

Perkataan Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas tegas sekali. Rupanya jika dikatakan panas, maksudnya hidup bersemangat dan bertekun bagi Tuhan Yesus. Tetapi Dia lebih senang jikalau orang bersifat dingin daripada suam-suam kuku. Kalau mereka dingin, mereka sama sekali tidak mengenal Tuhan Yesus, bahkan melawan Injil, maka tinggal mereka diinjili dan dimenangkan, sesuatu yang relatif ringan dan biasa dalam pekerjaan Tuhan. Ternyata keadaan mereka jauh lebih berat, karena mereka sudah mengerti dan menerima kebenaran, tetapi kebenaran itu belum begitu menyentuh hati mereka. Kalau diinjili, mereka menjawab, "Wah, kami sudah lama percaya kepada Kristus! Kapan Anda mulai percaya? Kami Kristen sudah puluhan tahun! Kok, Anda mengajari kami!" Walaupun sudah sejak lama mereka menerima Kristus sebagai Juru Selamat, tetapi mereka tidak mau menjadi murid-Nya. Banyak urusan "penting" yang menantikan perhatian mereka. Bukan kehendak Allah yang mereka cari, tetapi alasan dan dalih.

Seperti orang yang minum air yang sama sekali tidak enak karena mengandung kaporit, rasanya mau memuntahkan air itu dari mulut-Nya. Dengan kata-kata yang tegas ini, berarti Tuhan sama sekali tidak mau untuk bersekutu dengan mereka. Dosa mereka sangat mengganggu-Nya.

Mereka menganggap diri mereka kaya. Tuhan menganggap mereka melarat, malang, miskin, buta, dan telanjang! Bagaimana Tuhan Yesus (ingatlah, Dia adalah "saksi yang benar") dapat mengatakan bahwa mereka (yang mempunyai begitu banyak emas) sebagai orang miskin! Mereka yang membuat pelumas mata dikatakan buta! Mereka yang membuat dan memasarkan kain wol hitam dikatakan telanjang! Ironis!

Hagelberg: Why 3:16 - -- 6. Ancaman (3:16) Dalam surat-surat yang lain dalam Wahyu pasal 2-3, ancaman dicantumkan sesudah tuntutan, tetapi dalam surat ini ada variasi sedikit,...

6. Ancaman (3:16)

Dalam surat-surat yang lain dalam Wahyu pasal 2-3, ancaman dicantumkan sesudah tuntutan, tetapi dalam surat ini ada variasi sedikit, sehingga ancaman dicantumkan sebelum tuntutan.

Kalau mereka tidak bertobat, mereka akan dimuntahkan (3:16), suatu gambaran yang sangat keras dan jijik.246 Kalau orang percaya tidak mengalami kebahagiaan yang diterangkan dalam Wahyu 1:3, maka nanti di akhirat mereka akan malu, seperti apa yang dilukiskan dalam 1 Yohanes 2:28.

Hagelberg: Why 3:18-20 - -- 3:18-20 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga paka...

3:18-20 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat. Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegur dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Tuntutan Tuhan Yesus bagi mereka di Laodikia dapat dibagi tiga. Pertama, mereka diajak membeli dari Tuhan tiga macam benda, yaitu emas, pakaian putih, dan minyak untuk melumas mata.

Memang mereka sudah mempunyai emas, tetapi emas itu dianggap tidak murni. Emas surgawilah yang murni. Emas itu dapat dibeli dengan ketaatan. Yang ditawarkan untuk dibeli bukan keselamatan.240 Dalam Kitab Wahyu tawaran keselamatan bersifat lain. Misalnya dalam pasal 22:17, ada tawaran yang jelas menunjuk pada keselamatan yang kekal: "Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!" Apa yang ditawarkan untuk dibeli bukanlah keselamatan. Mereka sudah mempunyai keselamatan. Yang ditawarkan untuk dibeli adalah kekayaan surgawi, yang diperoleh melalui usaha kita. Dengan usaha kita memperoleh pahala, dengan usaha kita memperoleh mahkota, dengan usaha kita meraih janji yang ditawarkan kepada "barangsiapa menang". Hal ini jangan dicampur dengan apa yang dapat diambil dengan cuma-cuma, yaitu keselamatan kekal yang bukan berdasarkan usaha kita, tetapi berdasarkan karya Tuhan Yesus Kristus di kayu salib.

Mereka juga dinasihati supaya membeli pakaian putih. Jelas, ini pakaian putih surgawi, karena mereka sudah mempunyai pakaian yang dibuat dari kain wol hitam mereka. Demikian juga dengan minyak untuk melumas mata, supaya mereka dapat melihat.

Tuntutan kedua, yaitu relakanlah hatimu dan bertobatlah, diawali dengan satu kutipan bebas dari Amsal 3:11-12. Jangan sampai para pembaca kecil hati, jangan sampai mereka berpikir bahwa Tuhan yang menegur secara keras tidak mengasihi mereka. Justru sebaliknya. Dia berkata, Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegur dan Kuhajar. Kita perlu mengerti bahwa teguran dari Dia adalah tanda kasih-Nya, sama seperti seorang ayah terhadap anaknya yang dikasihi. Istilah "menghajar" juga dipakai di dalam Ibrani 12:6. Jelas maksud-Nya bukan mengirim orang ke neraka, tetapi menghajar seperti ayah kepada anak, supaya anak itu menaati ayahnya. Istilah ini sendiri241 biasanya berarti "mendidik anak", dan bunyinya hampir sama dengan kata "anak"242. Tuhan Yesus tegas sekali dengan anak-anak Allah yang tidak menaati, dan Dia akan memberi pahala yang indah kepada mereka yang menaati. Pernyataan kasih ini mengingatkan kita bahwa mereka yang di Laodikia, walaupun suam-suam kuku, tetapi sudah percaya, dan sudah menjadi anak-anak Allah.243

Tuntutan ketiga, yaitu supaya mereka membukakan pintu di mana Dia berdiri dan mengetok, hal ini sangat mengherankan. Tuhan Yesus merasa Dia di luar rumah hati mereka.244 Betapa dalamnya mereka telah jatuh! Bukan keselamatan mereka yang hilang, melainkan persekutuan mereka dengan Kristus yang sudah hilang. Dia merasa di luar, dan ingin bersekutu lagi dengan mereka. Ayat ini tidak menawarkan keselamatan tetapi persekutuan untuk orang Kristen yang sudah menjadi jauh dari Dia, sudah suam-suam kuku.

Tuntutan ini langsung diikuti dengan suatu janji dari gambaran yang sama: Aku akan masuk mendapatkannya dan makan bersama-sama dengan dia, dan dia bersama-sama dengan Aku. Janji ini melambangkan persekutuan yang akrab. Gambaran janji ini sangat indah. Persekutuan di meja makan merupakan sesuatu yang sangat hidup, sangat akrab.245 Justru pergaulan dan persekutuan seperti itu ditawarkan kepada kita, asal kita rela menyerahkan diri kita kepada Dia, supaya Dia menjadi "tuan rumah" hati kita.

Memang ada penafsir yang berkata bahwa di dalam ayat ini Tuhan Yesus menawarkan keselamatan kepada mereka, tetapi pendapat ini tidak bisa diterima karena a) dalam konteks ini jemaat di Laodikia tidak didorong untuk menerima kasih karunia keselamatan, tetapi untuk "membeli emas yang telah dimurnikan dalam api", b) mereka sudah selamat; Tuhan Yesus "berjalan di antara ketujuh kaki dian emas itu" (2:1) bukan di antara keenam kaki dian, tetapi di antara ketujuh kaki dian, yaitu ketujuh jemaat, dan c) Tuhan mengasihi mereka dan "menghajar" mereka sebagai anak-anak Allah.

Hagelberg: Why 3:18-20 - -- 5. Tuntutan (3:18-20)

5. Tuntutan (3:18-20)

Hagelberg: Why 3:18-20 - -- 3:18-20 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga paka...

3:18-20 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat. Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegur dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Tuntutan Tuhan Yesus bagi mereka di Laodikia dapat dibagi tiga. Pertama, mereka diajak membeli dari Tuhan tiga macam benda, yaitu emas, pakaian putih, dan minyak untuk melumas mata.

Memang mereka sudah mempunyai emas, tetapi emas itu dianggap tidak murni. Emas surgawilah yang murni. Emas itu dapat dibeli dengan ketaatan. Yang ditawarkan untuk dibeli bukan keselamatan.240 Dalam Kitab Wahyu tawaran keselamatan bersifat lain. Misalnya dalam pasal 22:17, ada tawaran yang jelas menunjuk pada keselamatan yang kekal: "Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!" Apa yang ditawarkan untuk dibeli bukanlah keselamatan. Mereka sudah mempunyai keselamatan. Yang ditawarkan untuk dibeli adalah kekayaan surgawi, yang diperoleh melalui usaha kita. Dengan usaha kita memperoleh pahala, dengan usaha kita memperoleh mahkota, dengan usaha kita meraih janji yang ditawarkan kepada "barangsiapa menang". Hal ini jangan dicampur dengan apa yang dapat diambil dengan cuma-cuma, yaitu keselamatan kekal yang bukan berdasarkan usaha kita, tetapi berdasarkan karya Tuhan Yesus Kristus di kayu salib.

Mereka juga dinasihati supaya membeli pakaian putih. Jelas, ini pakaian putih surgawi, karena mereka sudah mempunyai pakaian yang dibuat dari kain wol hitam mereka. Demikian juga dengan minyak untuk melumas mata, supaya mereka dapat melihat.

Tuntutan kedua, yaitu relakanlah hatimu dan bertobatlah, diawali dengan satu kutipan bebas dari Amsal 3:11-12. Jangan sampai para pembaca kecil hati, jangan sampai mereka berpikir bahwa Tuhan yang menegur secara keras tidak mengasihi mereka. Justru sebaliknya. Dia berkata, Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegur dan Kuhajar. Kita perlu mengerti bahwa teguran dari Dia adalah tanda kasih-Nya, sama seperti seorang ayah terhadap anaknya yang dikasihi. Istilah "menghajar" juga dipakai di dalam Ibrani 12:6. Jelas maksud-Nya bukan mengirim orang ke neraka, tetapi menghajar seperti ayah kepada anak, supaya anak itu menaati ayahnya. Istilah ini sendiri241 biasanya berarti "mendidik anak", dan bunyinya hampir sama dengan kata "anak"242. Tuhan Yesus tegas sekali dengan anak-anak Allah yang tidak menaati, dan Dia akan memberi pahala yang indah kepada mereka yang menaati. Pernyataan kasih ini mengingatkan kita bahwa mereka yang di Laodikia, walaupun suam-suam kuku, tetapi sudah percaya, dan sudah menjadi anak-anak Allah.243

Tuntutan ketiga, yaitu supaya mereka membukakan pintu di mana Dia berdiri dan mengetok, hal ini sangat mengherankan. Tuhan Yesus merasa Dia di luar rumah hati mereka.244 Betapa dalamnya mereka telah jatuh! Bukan keselamatan mereka yang hilang, melainkan persekutuan mereka dengan Kristus yang sudah hilang. Dia merasa di luar, dan ingin bersekutu lagi dengan mereka. Ayat ini tidak menawarkan keselamatan tetapi persekutuan untuk orang Kristen yang sudah menjadi jauh dari Dia, sudah suam-suam kuku.

Tuntutan ini langsung diikuti dengan suatu janji dari gambaran yang sama: Aku akan masuk mendapatkannya dan makan bersama-sama dengan dia, dan dia bersama-sama dengan Aku. Janji ini melambangkan persekutuan yang akrab. Gambaran janji ini sangat indah. Persekutuan di meja makan merupakan sesuatu yang sangat hidup, sangat akrab.245 Justru pergaulan dan persekutuan seperti itu ditawarkan kepada kita, asal kita rela menyerahkan diri kita kepada Dia, supaya Dia menjadi "tuan rumah" hati kita.

Memang ada penafsir yang berkata bahwa di dalam ayat ini Tuhan Yesus menawarkan keselamatan kepada mereka, tetapi pendapat ini tidak bisa diterima karena a) dalam konteks ini jemaat di Laodikia tidak didorong untuk menerima kasih karunia keselamatan, tetapi untuk "membeli emas yang telah dimurnikan dalam api", b) mereka sudah selamat; Tuhan Yesus "berjalan di antara ketujuh kaki dian emas itu" (2:1) bukan di antara keenam kaki dian, tetapi di antara ketujuh kaki dian, yaitu ketujuh jemaat, dan c) Tuhan mengasihi mereka dan "menghajar" mereka sebagai anak-anak Allah.

Hagelberg: Why 3:21 - -- 3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Aku pun telah menang dan duduk bersama-sama dengan ...

3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Aku pun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

Mungkin antara semua janji dalam pasal 2-3, janji ini adalah yang paling indah. Duduk bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku.... Ini merupakan puncak bagian ini. Duduk dengan Tuhan Yesus Kristus di atas takhta-Nya! Indahnya janji ini tidak dapat dibayangkan. Janji ini layak direnungkan. Memang melayani Tuhan tahun lepas tahun dengan setia merupakan hal yang berat, tetapi takhta-Nya dijanjikan kepada yang melayani dengan setia. Dalam penglihatan terakhir, yaitu pasal 21:9-22:5, ada digambarkan kota tempat takhta yang ditawarkan kepada kita dalam ayat ini. Dalam pasal 22:1 kita membaca bahwa "sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal... mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu."

Sama seperti Tuhan Yesus telah menang, yaitu Dia taat sampai mati di kayu salib-Nya, sehingga Dia duduk bersama-sama dengan Allah Bapa di atas takhta-Nya, demikian juga jika kita setia, kita juga akan duduk bersama-sama dengan Tuhan Yesus di atas takhta-Nya. Hak untuk duduk di atas takhta tidak dianugerahkan kepada Tuhan Yesus, tetapi diberikan kepada-Nya sebagai tanda kesetiaan-Nya. Pengertian ini sesuai dengan Filipi 2:8-9 yang berkata, "Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama...." Oleh karena Dia taat, maka Dia dipermuliakan. Jikalau kita taat, kita juga akan dipermuliakan.

Janji untuk duduk bersama-sama dengan Dia di atas takhta-Nya, diawali dengan satu syarat, yaitu kita harus menang. Dalam Matius 19:28 Tuhan berjanji bahwa pada hari kiamat "kamu, yang telah mengikuti Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta." Janji yang sama247 dibatasi dengan syarat yang sama. Dalam Matius syaratnya "mengikuti" Dia, dan dalam Wahyu syaratnya "menang". Demikian juga janji (dalam Lukas 22:30) "kamu akan duduk di atas takhta", dibatasi pada "kamulah yang tetap tinggal bersama-sama dengan Aku dalam segala pencobaan" (22:28).248

Bagi jemaat yang sama sekali tidak setia, tidak taat pada Firman Penebus, jemaat yang tidak atau belum merelakan dirinya untuk menjadi murid, dan tetap sombong serta berpuas diri, maka Tuhan akan "memberi" surat yang sama isinya dengan jemaat Laodikia. Kita diingatkan bahwa kesaksian Kristus selalu benar dan setia (suatu peringatan yang tepat untuk kita yang meragukan kebaikan kehendak-Nya). Menurut pola yang dipakai dalam surat-surat ini, ada jemaat yang dipuji, tetapi ternyata di Laodikia Tuhan tidak menemui apa-apa yang melayakkan mereka untuk menerima pujian. Mereka ditegur keras (dan diingatkan bahwa teguran itu merupakan tanda kasih-Nya). Sama dengan jemaat-jemaat yang lain, teguran itu diikuti tuntutan. Mereka dituntut untuk mengaku kekurangannya, yang pada saat itu mereka anggap sebagai keuntungan (kekayaan, pakaian, pelumas mata). Mereka diancam akan dimuntahkan dari mulut-Nya. Akhirnya, sama dengan jemaat-jemaat yang setia, bahkan dengan kata-kata yang lebih indah dari jemaat-jemaat yang lain, mereka menerima janji bahwa kalau mereka berubah setia, maka mereka boleh duduk bersama-sama dengan Dia di atas takhta-Nya. Singkatnya bahwa Tuhan itu sabar dan baik, sekalipun terhadap mereka yang mengecewakan-Nya.

Tujuh surat yang dibahas di atas mengandung hikmat yang sangat luar biasa, karena tujuh surat itu dikarang oleh Tuhan Yesus sendiri. Firman-Nya layak dipelajari dan ditaati, dituruti dan dihayati. Juga, pendekatan Tuhan Yesus kepada ketujuh jemaat masing-masing dapat diteladani. Kita sudah mempelajari bagaimana Tuhan memakai unsur-unsur kehidupan dari mereka yang Dia layani, dengan maksud agar kata-kata-Nya lebih mengena. Alangkah baiknya, bila kita mengadakan pendekatan pada satu desa atau suku, kita juga mempergunakan unsur-unsur dari kehidupan mereka, supaya pelayanan kita lebih mengena.

Beberapa ribu tahun yang lalu Tuhan Allah memberikan tugas kepada Adam (dan kepada keturunannya) di Taman Eden, supaya mereka menaklukkan bumi, berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara serta atas segala binatang yang merayap di bumi (Kejadian 1:28). Akhirnya, keturunan Adam, di dalam Kristus Raja, akan dapat melaksanakan apa yang diperintahkan kepadanya. Mereka yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus dan menang atas godaan serta penderitaan, yang telah teruji dan tetap setia, akan ikut memerintah bersama Dia, di atas takhta-Nya. Pujilah Tuhan!

Hagelberg: Why 3:21 - -- 7. Janji (3:21)

7. Janji (3:21)

Hagelberg: Why 3:21 - -- 3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Aku pun telah menang dan duduk bersama-sama dengan ...

3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Aku pun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

Mungkin antara semua janji dalam pasal 2-3, janji ini adalah yang paling indah. Duduk bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku.... Ini merupakan puncak bagian ini. Duduk dengan Tuhan Yesus Kristus di atas takhta-Nya! Indahnya janji ini tidak dapat dibayangkan. Janji ini layak direnungkan. Memang melayani Tuhan tahun lepas tahun dengan setia merupakan hal yang berat, tetapi takhta-Nya dijanjikan kepada yang melayani dengan setia. Dalam penglihatan terakhir, yaitu pasal 21:9-22:5, ada digambarkan kota tempat takhta yang ditawarkan kepada kita dalam ayat ini. Dalam pasal 22:1 kita membaca bahwa "sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal... mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu."

Sama seperti Tuhan Yesus telah menang, yaitu Dia taat sampai mati di kayu salib-Nya, sehingga Dia duduk bersama-sama dengan Allah Bapa di atas takhta-Nya, demikian juga jika kita setia, kita juga akan duduk bersama-sama dengan Tuhan Yesus di atas takhta-Nya. Hak untuk duduk di atas takhta tidak dianugerahkan kepada Tuhan Yesus, tetapi diberikan kepada-Nya sebagai tanda kesetiaan-Nya. Pengertian ini sesuai dengan Filipi 2:8-9 yang berkata, "Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama...." Oleh karena Dia taat, maka Dia dipermuliakan. Jikalau kita taat, kita juga akan dipermuliakan.

Janji untuk duduk bersama-sama dengan Dia di atas takhta-Nya, diawali dengan satu syarat, yaitu kita harus menang. Dalam Matius 19:28 Tuhan berjanji bahwa pada hari kiamat "kamu, yang telah mengikuti Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta." Janji yang sama247 dibatasi dengan syarat yang sama. Dalam Matius syaratnya "mengikuti" Dia, dan dalam Wahyu syaratnya "menang". Demikian juga janji (dalam Lukas 22:30) "kamu akan duduk di atas takhta", dibatasi pada "kamulah yang tetap tinggal bersama-sama dengan Aku dalam segala pencobaan" (22:28).248

Bagi jemaat yang sama sekali tidak setia, tidak taat pada Firman Penebus, jemaat yang tidak atau belum merelakan dirinya untuk menjadi murid, dan tetap sombong serta berpuas diri, maka Tuhan akan "memberi" surat yang sama isinya dengan jemaat Laodikia. Kita diingatkan bahwa kesaksian Kristus selalu benar dan setia (suatu peringatan yang tepat untuk kita yang meragukan kebaikan kehendak-Nya). Menurut pola yang dipakai dalam surat-surat ini, ada jemaat yang dipuji, tetapi ternyata di Laodikia Tuhan tidak menemui apa-apa yang melayakkan mereka untuk menerima pujian. Mereka ditegur keras (dan diingatkan bahwa teguran itu merupakan tanda kasih-Nya). Sama dengan jemaat-jemaat yang lain, teguran itu diikuti tuntutan. Mereka dituntut untuk mengaku kekurangannya, yang pada saat itu mereka anggap sebagai keuntungan (kekayaan, pakaian, pelumas mata). Mereka diancam akan dimuntahkan dari mulut-Nya. Akhirnya, sama dengan jemaat-jemaat yang setia, bahkan dengan kata-kata yang lebih indah dari jemaat-jemaat yang lain, mereka menerima janji bahwa kalau mereka berubah setia, maka mereka boleh duduk bersama-sama dengan Dia di atas takhta-Nya. Singkatnya bahwa Tuhan itu sabar dan baik, sekalipun terhadap mereka yang mengecewakan-Nya.

Tujuh surat yang dibahas di atas mengandung hikmat yang sangat luar biasa, karena tujuh surat itu dikarang oleh Tuhan Yesus sendiri. Firman-Nya layak dipelajari dan ditaati, dituruti dan dihayati. Juga, pendekatan Tuhan Yesus kepada ketujuh jemaat masing-masing dapat diteladani. Kita sudah mempelajari bagaimana Tuhan memakai unsur-unsur kehidupan dari mereka yang Dia layani, dengan maksud agar kata-kata-Nya lebih mengena. Alangkah baiknya, bila kita mengadakan pendekatan pada satu desa atau suku, kita juga mempergunakan unsur-unsur dari kehidupan mereka, supaya pelayanan kita lebih mengena.

Beberapa ribu tahun yang lalu Tuhan Allah memberikan tugas kepada Adam (dan kepada keturunannya) di Taman Eden, supaya mereka menaklukkan bumi, berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara serta atas segala binatang yang merayap di bumi (Kejadian 1:28). Akhirnya, keturunan Adam, di dalam Kristus Raja, akan dapat melaksanakan apa yang diperintahkan kepadanya. Mereka yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus dan menang atas godaan serta penderitaan, yang telah teruji dan tetap setia, akan ikut memerintah bersama Dia, di atas takhta-Nya. Pujilah Tuhan!

Wycliffe: Why 3:1-6 - Sardis, // engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati 3:1-6. Pada zaman Yohanes, Sardis, yang pernah menjadi ibu kota dari kerajaan Lidia kuno, merupakan kota yang nyaris tidak ada artinya. Bahkan gereja ...

3:1-6. Pada zaman Yohanes, Sardis, yang pernah menjadi ibu kota dari kerajaan Lidia kuno, merupakan kota yang nyaris tidak ada artinya. Bahkan gereja juga ikut terlibat di dalam kemerosotan ini - engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati (ay. 1).

Wycliffe: Why 3:7-13 - Filadelfia // pencobaan, 7-13. Hanya surat kepada jemaat di Filadelfia saja yang tidak berisi teguran. Bahkan hingga saat ini kota di Asia tersebut memiliki kelompok Kristen. ...

7-13. Hanya surat kepada jemaat di Filadelfia saja yang tidak berisi teguran. Bahkan hingga saat ini kota di Asia tersebut memiliki kelompok Kristen. Sekalipun demikian baik, toh jemaat ini juga akan menderita suatu penganiayaan yang hebat. Perhatikan bahwa penganiayaan yang dimaksudkan di sini adalah pencobaan, bukan penyiksaan. Tetapi dalam masa pencobaan tersebut orang-orang percaya akan dilindungi Tuhan (lih. Yoh. 17:15).

Wycliffe: Why 3:14-22 - Laodikia, // tidak dingin dan tidak panas // jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya 3:14-22. Surat yang terakhir dialamatkan ke Laodikia, satu-satunya jemaat yang tidak memperoleh pujian. Keadaan yang tidak menguntungkan dari jemaat i...

3:14-22. Surat yang terakhir dialamatkan ke Laodikia, satu-satunya jemaat yang tidak memperoleh pujian. Keadaan yang tidak menguntungkan dari jemaat ini ialah kesuaman mereka; anggota-anggota jemaat itu tidak dingin dan tidak panas (ay. 15). Seseorang yang suam tidak akan terganggu ketika mendengar ajaran sesat, dan dia juga tidak bersemangat untuk membela ajaran yang benar. Sikap acuh tak acuh ini merupakan keadaan paling parah yang dapat menimpa sebuah jemaat. Penutup dari surat ini berbeda dengan enam surat yang lain karena di sini ada imbauan yang diajukan kepada perseorangan: jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya (ay. 20).

Selama berabad-abad ini berbagai peneliti telah menganut empat pandangan berbeda mengenai maksud yang lebih dalam dari tujuh surat ini. Pertama, terdapat penafsiran historis - yaitu anggapan bahwa jemaat-jemaat ini memang ada ketika Yohanes menulis dan memiliki ciri-ciri sebagaimana dikatakan. Kedua, terdapat pandangan - yang tidak diragukan lagi benar - bahwa jemaat-jemaat ini bukan hanya ada pada zaman Yohanes, tetapi mewakili berbagai jenis gereja sepanjang zaman. Sesuai dengan pandangan ini, masing-masing jemaat memanifestasikan ciri-ciri yang baik dan yang jelek abad demi abad. Dengan demikian. semua peringatan dan janji juga diarahkan kepada jemaat segala zaman. Terdapat pandangan ketiga yang agak tak masuk akal bahwa surat-surat ini merupakan nubuat yang harus ditafsirkan secara futuristis maksudnya, semua kota ini secara harfiah akan dipulihkan pada akhir zaman, dan pada saat itulah semua yang dicantumkan di sini akan benar-benar digenapi. Pandangan keempat, yang banyak penganutnya, ialah bahwa ketujuh jemaat ini menunjukkan adanya tujuh jemaat berurutan sepanjang sejarah gereja, yang membentang dari abad pertama hingga akhir zaman. Saya pribadi tidak mengikuti penafsiran keempat. dan suatu penelitian terhadap para penganutnya akan menunjukkan bahwa para penganut pandangan ini menunjukkan kebingungan yang besar sekali. Vitringa, misalnya, mengidentifikasi jemaat keenam sebagai gereja satu abad sesudah Reformasi gereja, dan jemaat ketujuh sebagai gereja Reformed pada zamannya sendiri. Secara umum, para penafsir yang menganut pandangan ini mengakui bahwa mereka berada dalam periode Laodikia. Tampaknya kesuaman dan ketidakacuhan masih menandai gereja pada akhir zaman, khususnya sikap tidak acuh terhadap doktrin-doktrin besar tentang iman serta ketidaksediaan untuk membela doktrin-doktrin tersebut.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

SH: Why 3:1-6 - Roh Pemberi Hidup. (Jumat, 19 Desember 2003) Roh Pemberi Hidup. Kota Sardis terletak di atas sebuah bukit yang terlalu kecil untuk perkembangan sebuah kota. Pertumbuhannya yang lambat, ...

SH: Why 3:1-6 - Dikatakan hidup, padahal mati. (Minggu, 27 Oktober 2002) Dikatakan hidup, padahal mati. Kepada sidang jemaat di Sardis, Tuhan menyatakan bahwa diri-Nya “memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu...

SH: Why 3:7-13 - Yesus sebagai Yang Benar dan Kudus. (Sabtu, 20 Desember 2003) Yesus sebagai Yang Benar dan Kudus. Berbeda dengan kota-kota lainnya, di kota Filadelfia Tuhan sama sekali tidak mencela mereka. Mengapa demi...

SH: Why 3:7-13 - Pintu pemberitaan Injil. (Senin, 28 Oktober 2002) Pintu pemberitaan Injil. Di tengah badai aniaya yang gencar melanda, sidang jemaat di Filadelfia, yang kekuatannya tidak seberapa itu, tetap menuruti ...

SH: Why 3:14-22 - Laodikia. (Minggu, 21 Desember 2003) Laodikia. Problema jemaat Laodikia adalah kesombongan karena merasa telah memiliki segalanya. Bagi mereka kekayaan dan kemakmuran adalah ...

SH: Why 3:14-22 - Tidak mawas diri. (Selasa, 29 Oktober 2002) Tidak mawas diri. Sekilah kedengarannya aneh apaila ada “Gereja Tanpa Yesus Kristus”. Namun, itulah kiranya yang terjadi pada sidang jemaat di Lao...

Topik Teologia: Why 3:1 - -- Dosa Deskripsi tentang Dosa-dosa dan Pendosa Karakter Para Pendosa Para Pendosa Munafik Maz 5:10 Maz 52:5 Yes 29:13 Y...

Topik Teologia: Why 3:2 - -- Pengudusan Pertumbuhan dalam Anugerah Melalui Pertobatan Ula 4:29-31 2Ra 22:19 2Ta 7:14 Neh 1:9 Ayu 33:26-28 Maz 6:9-10 Maz...

Topik Teologia: Why 3:3 - -- Keselamatan Pertobatan Pengudusan Pertumbuhan dalam Anugerah Melalui Pertobatan Ula 4:29-31 2Ra 22:19 2Ta 7:14 Neh ...

Topik Teologia: Why 3:4 - -- Pengudusan Pengudusan: Fakta yang Tergenapi dan Proses Pertumbuhan Pengudusan sebagai Pertumbuhan dalam Anugerah Sarana Pertumbuha...

Topik Teologia: Why 3:5 - -- Keselamatan Ketekunan Peringatan untuk Bertekun 1Ta 16:11 Ayu 17:9 Yeh 18:24 Hos 12:7 Mik 6:8 Mat 10:22 Mar 4:3-8 Luk 22:31-32 ...

Topik Teologia: Why 3:7 - -- Yesus Kristus Eliakim Yes 22:20-22 Wah 3:7 Keilahian Kristus Pengudusan Pengudusan: Sasaran dan Hambatan ...

Topik Teologia: Why 3:8 - -- Pengudusan Pengudusan: Sasaran dan Hambatan Sasaran Pengudusan Kehidupan yang Penuh Perbuatan-perbuatan Baik Kehidupan y...

Topik Teologia: Why 3:9 - -- Makhluk-makhluk Supranatural Setan Tujuan dan Pekerjaan Setan Metode-metode Setan Setan Membohongi Kej 3:...

Topik Teologia: Why 3:10 - -- Pekerjaan-Pekerjaan Allah Pemeliharaan Allah Pemeliharaan Allah Berlaku di Dalam Kehidupan Orang-orang Percaya Pemeliharaan-Nya Me...

Topik Teologia: Why 3:11 - -- Keselamatan Ketekunan Peringatan untuk Bertekun 1Ta 16:11 Ayu 17:9 Yeh 18:24 Hos 12:7 Mik 6:8 Mat 10:22 Mar 4:3-8 Luk 22:31-32 ...

Topik Teologia: Why 3:12 - -- Allah yang Berpribadi Pribadi Allah Nama Allah Gagasan tentang Nama Ilahi Nama Ilahi Mengacu kepada Allah Sendiri ...

Topik Teologia: Why 3:14 - -- Yesus Kristus Keilahian Kristus Kiasan, Gelar, dan Nama-nama Kristus Kehidupan Kristen: Tanggung Jawab kepada Allah Berkomunikasi de...

Topik Teologia: Why 3:15 - -- Gereja Maz 118:22-23 Mat 12:6,8 Mat 16:18-19 Mat 18:19-20 Mat 21:42-44 Mat 23:8,10 Yoh 13:13-16 Yoh 15:1-16 Kis 2:36 Rom 8:29 Rom 9:5 1Ko 3...

Topik Teologia: Why 3:16 - -- Gereja Masalah-masalah Yang Dihadapi Gereja

Topik Teologia: Why 3:17 - -- Dosa Para Pendosa Buta Kel 5:2 Yes 5:20 Yer 4:22 Mar 7:18 Luk 11:52 2Ko 3:14 2Ko 4:3-4 1Yo 2:11 Wah 3:17 Pemegahan Diri...

Topik Teologia: Why 3:18 - -- Gereja Orang Percaya Didesak supaya Membuang dan Menjauhi Masalah Moral Rom 13:13 Gal 5:16-21 Efe 4:25-31 Efe 5:3-4 Fili 2:3 Fi...

Topik Teologia: Why 3:19 - -- Keselamatan Pertobatan Natur Pertobatan Pertobatan adalah Perpalingan Hati dari Dosa kepada Allah Pertobatan Disadari Me...

Topik Teologia: Why 3:20 - -- Keselamatan Pertobatan Disadari Melalui Desakan Ilahi Yes 22:12 Yes 45:22 Yes 57:15 Yer 24:7 Yeh 14:6 Yeh 18:30 Hag 1:7...

Topik Teologia: Why 3:21 - -- Yesus Kristus Penggenapan Kis 2:32 Kis 5:31 Kis 7:55-56 Efe 1:20 Fili 2:9-11 Kol 3:1 Ibr 1:3 Ibr 8:1 Ibr 10:12 1Pe 3:22...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Penulis : Yohanes Tema : Perjuangan dan Penyelesaian Tanggal Penulisan: 90-96 M Latar Belakang Kitab Wahyu adalah kitab Perjan...

Full Life: Wahyu (Garis Besar) Garis Besar Prolog (Wahy 1:1-8) I. Tuhan yang Diagungkan dan Jemaat-Jemaat-Nya (Wahy 1:9-3:22) A. Penglihatan dar...

Jerusalem: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHYU KEPADA YOHANES PENGANTAR Kata "Wahyu" dalam judul Kitab ini menterjemahkan kata Yunani yang berbunyi "Apokalipsis". Kata ini...

Ende: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHJU JOANES KATA PENGANTAR Tjorak chas karangan ini Dalam ajat pertama, mengenai isinja, karangan ini disebut "Wahju Jesus Kristus". Selandjutnja dit...

Hagelberg: Wahyu (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN Pendahuluan Walaupun kitab ini seringkali ditafsirkan dengan pendekatan yang bermacam-macam, sangat diharapkan agar pembahasan berikut ini...

Hagelberg: Wahyu (Garis Besar) GARIS BESAR wahyu I. Bagian Pertama: "...apa yang telah kaulihat..." (1:1-20) A. Pembukaan Kitab (1:1-8) ...

Hagelberg: Wahyu DAFTAR PUSTAKA wahyu Daftar Kepustakaan Bauckham, Richard, The Climax of Prophecy: Studies on the Book of Revelation, T & T Clark, Edinburgh, 199...

Wycliffe: Wahyu (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN WAHYU Catatan: Pada awal dari tafsiran singkat atas kitab terakhir yang tak kunjung habis dari kanon Perjanjian Baru ini, sesuatu hal ten...

Wycliffe: Wahyu (Garis Besar) GARIS BESAR WAHYU I. Surat kepada tujuh jemaat di Asia (1:9-3:22). II. Kitab bermeterai tujuh dan peristiwa di bumi yang diumumkan olehnya (...

BIS: Wahyu (Pendahuluan Kitab) WAHYU KEPADA YOHANES PENGANTAR Wahyu Kepada Yohanes ini ditulis pada masa orang-orang Kristen ditekan dan dianiaya karena percaya kepada Yesus Krist

WAHYU KEPADA YOHANES

PENGANTAR

Wahyu Kepada Yohanes ini ditulis pada masa orang-orang Kristen ditekan dan dianiaya karena percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan. Maksud utama penulisnya ialah untuk memberi harapan serta semangat kepada para pembacanya, dan juga untuk mendorong mereka supaya tetap percaya pada waktu dianiaya dan ditekan.

Isi buku ini sebagian besar terdiri dari beberapa rangkaian wahyu dan penglihatan yang dikemukakan dengan memakai bahasa perlambang yang dapat difahami artinya oleh orang-orang Kristen zaman itu, tetapi sulit dimengerti oleh orang-orang lain. Pokok pikiran yang dikemukakan dalam buku ini diulang-ulangi dalam bermacam-macam cara melalui berbagai-bagai rangkaian penglihatan. Meskipun terdapat banyak perbedaan pendapat mengenai tafsiran yang terperinci tentang isi buku ini, namun inti sari pokok pikirannya jelas, yaitu bahwa melalui Kristus, Allah akhirnya akan mengalahkan semua musuh-Nya, termasuk Iblis. Dan apabila kemenangan itu sudah tercapai, Allah akan memberikan surga yang baru dan bumi yang baru sebagai hadiah kepada umat-Nya yang setia.

Isi

  1.  Pendahuluan
    Wahyu 1:1-8
  2.  Penglihatan permulaan dan surat-surat kepada ketujuh jemaat
    Wahyu 1:9-3:22
  3.  Gulungan buku dan tujuh segel
    Wahyu 4:1-8:1
  4.  Tujuh trompet
    Wahyu 8:2-11:19
  5.  Naga dan dua ekor binatang
    Wahyu 12:1-13:18
  6.  Berbagai-bagai penglihatan
    Wahyu 14:1-15:8
  7.  Tujuh wadah amarah Allah
    Wahyu 16:1-21
  8.  Hancurnya Babel, kalahnya binatang, nabi palsu dan Iblis
    Wahyu 17:1-20:10
  9.  Hukuman terakhir
    Wahyu 20:11-15
  10.  Langit baru, bumi baru, Yerusalem baru
    Wahyu 21:1-22:5
  11.  Penutup
    Wahyu 22:6-21

Ajaran: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran yang ada dalam Kitab Wahyu, sehingga mereka melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Pend

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran yang ada dalam Kitab Wahyu, sehingga mereka melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Yohanes.

Tahun : Sekitar tahun 95-96 sesudah Masehi.

Penerima : Ketujuh jemaat di Asia Kecil (tetapi juga semua jemaat Yesus Kristus di seluruh dunia).

Isi Kitab: Kitab Wahyu ini terdiri dari 22 pasal. Di dalam Kitab ini, kita dapat melihat dengan jelas apa yang diwahyukan Allah kepadanya tentang apa yang terjadi sekarang, dan apa yang akan terjadi kemudian atas seluruh umat manusia.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Wahyu

  1. Pasal 1 (Wahy 1:9-12).

    Pengajaran tentang apa yang telah dilihat oleh Rasul Yohanes Bagian ini menceritakan tentang rahasia ketujuh bintang dan ketujuh kaki dian emas. (Wahy 1:17-20).

  2. Pasal 2-3 (Wahy 2:1-3:22).

    Pengajaran tentang apa yang terjadi sekarang

    Bagian ini berisi pesan kepada ketujuh jemaat. Ketujuh jemaat ini menggambarkan keadaan jemaat Kristen di seluruh dunia.

  3. Pasal 4-22 (Wahy 4:1-22:21).

    Pengajaran tentang apa yang terjadi di masa depan

    Bagian ini berisikan tentang masa depan yang terjadi di dunia, yaitu siksaan besar bagi isi dunia. Setelah malapetaka itu terjadi, Yesus Kristus datang untuk mendirikan Kerajaan Seribu Tahun, dan sesudahnya Iblis dan pengikutnya dihancurkan akhirnya, dunia dan langit ini akan dijadikan baru. Puncak dari isi Kitab Wahyu ini adalah berita dan janji tentang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.

    Pendalaman

    1. Kalau kenyataan akhir dunia ini sudah jelas, yaitu kedatangan kedua kali dari Yesus Kristus ke dunia ini, dengan membawa kemenangan, maka apakah yang akan saudara lakukan dalam penderitaan hidup sebagai orang Kristen? Setia? Ataukah mundur?
    2. Kalau orang-orang kudus akan diberkati saudara yang ada di dalam kekudusan dan kemenangan Kristuslah yang diberkati. Saudara sekarang berada di pihak yang mana?

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Kitab Wahyu?
  2. Apakah hasil dari mempelajari Kitab Wahyu?
  3. Bagaimanakah keadaan ketujuh jemaat itu?
  4. Apakah janji Tuhan Yesus akan kedatangan-Nya?
  5. Apakah yang akan dialami oleh orang percaya setelah dunia in diperbaharui?

Intisari: Wahyu (Pendahuluan Kitab) Apa yang akan terjadi pada masa depan PENULIS.Penulisnya disebut sebagai 'Yohanes' sebanyak empat kali (1:1, 4, 9; 22:8), tetapi ia tidak mengakui di

Apa yang akan terjadi pada masa depan

PENULIS.
Penulisnya disebut sebagai 'Yohanes' sebanyak empat kali (1:1, 4, 9; 22:8), tetapi ia tidak mengakui dirinya sebagai rasul Yohanes, dan beberapa orang mengemukakan bahwa penulisnya adalah Yohanes yang lain, sebab:

1. Bahasa Yunani yang dipakai dalam Wahyu sangat tidak biasa, tidak seperti bahasa Yunani yang dipakai dalam Injil Yohanes.
2. Dalam Injil, Yohanes tidak pernah menuliskan namanya.
3. Ciri-ciri tema dari Injil Yohanes, yaitu kasih dan kebenaran, hampir tidak muncul dalam Wahyu. Tetapi, keberatan-keberatan ini mudah dijawab. Bahasa Yunani yang dipakai sengaja tidak seperti biasanya -- bukan bahasa Yunani yang jelek -- karena menuliskan nubuatan. Kedua, Injil pada dasarnya adalah biografi dari Yesus, dan Yohanes tidak ingin memasukkan dirinya ke dalam tulisan itu. Tetapi, Wahyu merupakan penyataan yang diberikan kepada seseorang, tentu nama orang itu memberikan keabsahan pada wahyu itu. Ketiga, kita tidak mungkin mengharapkan kasih menjadi tema kunci dari suatu kitab yang berbicara mengenai penghakiman!

PENERIMANYA.
Kitab ini berisi tujuh surat kepada tujuh jemaat (lebih tegasnya kepada 'para malaikat' mereka) di Asia. Terdapat banyak jemaat di Asia, tetapi hanya tujuh yang dipilih, pertama karena angka tujuh menyatakan kesempurnaan atau keutuhan; tujuh melukiskan seluruh jemaat dalam sepanjang sejarah, dan kedua, sebab ke tujuh jemaat tersebut melambangkan seluruh ragam jemaat jemaat sepanjang zaman, mulai dari jemaat di Smirna, yang tidak ada hal buruk disebutkan, sampai jemaat di Laodikia, yang tidak ada satu hal baik pun disebutkan.

WAKTU PENULISAN.
Kitab ini ditulis pada saat yang bersamaan dengan memuncaknya penganiayaan atas jemaat-jemaat. Kristen sudah mengalami aniaya, tetapi sekarang mereka harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian. Penganiayaan pertama yang terbesar terjadi di bawah pemerintahan Kaisar Nero dan seolah-olah tercermin dalam kitab itu -- mungkin dengan angka '666' yang misterius itu (13:18). Ada penganiayaan kedua yang lebih kejam, yaitu di bawah Kaisar Domitian yang berlangsung dari tahun 91-95 M. dan banyak orang berpendapat bahwa Yohanes menulis kitab ini pada masa tersebut.

CIRI-CIRI KHUSUS.
Kitab ini mewakili tulisan Yahudi yang khusus. Kitab ini berisi wahyu; suatu penyingkapan, suatu penyataan, tetapi ditulis dalam bentuk yang gamblang dan puitis. Sukar untuk memahami tulisan ini, tetapi kitab ini sangat penting untuk dipelajari oleh Kristen jika ia ingin mempelajari sejarah dengan benar.

Pesan

1. Menafsirkan kitab Wahyu.
Kitab ini berisi banyak simbol di antaranya yang paling menonjol adalah angka
tujuh:
o Tujuh gereja. Wah 1:4
o Tujuh roh. Wah 1:4
o Tujuh kaki dian. Wah 1:12
o Tujuh bintang. Wah 1:16
o Tujuh meterai. Wah 5:1
o Tujuh tanduk. Wah 5:6
o Tujuh malaikat. Wah 8:2
o Tujuh sangkakala. Wah 8:2
o Tujuh guruh. Wah 10:3
o Tujuh kepala. Wah 12:3
o Tujuh malapetaka. Wah 15:1
o Tujuh cawan emas. Wah 15:7
o Tujuh raja. Wah 17:10

Selain itu, masih mungkin kita temukan hal-hal yang berhubungan dengan angka
tujuh dalam kitab ini, yang tidak dijelaskan secara khusus. Angka tujuh berarti
keutuhan, kesempurnaan. Angka itu merupakan angka Allah, seperti juga halnya
dengan angka enam adalah angka manusia.
Kitab ini harus dimengerti sebagai kitab yang membangkitkan semangat pada
saatsaat penganiayaan. Bahkan kitab ini menandaskan bahwa keberadaan Nero dalam
sejarah adalah bagian dari rencana Allah.
Dan, kitab ini menekankan tentang penghakiman: pada puncaknya Allah akan
menuntut perliitungan. Pembohong, penipu, orang-orang yang amoral seakan-akan
terlepas dari penghukuman. Dan, kita sering kali menjadi tidak sabar' Berapa
lamakah?'(Wah 6:10). Hari penghakiman mereka sudahditetapkan.

2. Empat pola penafsiran.
o Wahyu sebagai sejarah menafsirkan Wahyu seolah-olah ditujukan kepada Kristen
penerimanya di abad pertama. Petunjuk-petunjuk sejarah hanya untuk orang dan
peristiwa-peristiwa saat itu. Semua rahasia tentang Wahyu dimengerti oleh para
pembaca pertamanya tetapi kita tidak perlu berharap untuk melihat kesesuaian
wahyu tersebut secara rind dengan zaman kita sekarang.
o Wahyu sebagai nubuatan menafsirkan Wahyu sebagai kitab yang membeberkan garis
besar jangka panjang jalannya sejarah, dimulai dari abad pertama dan melaju
dengan pasti sampai pada masa kini terus sampai pada akhir zaman.
o Wahyu sebagai pemaparan masa depan. Sama sekali tidak memandangnya sebagai
kitab yang menyinggung sejarah tetapi semata membicarakan akhir zaman.
o Wahyu berlsikan lambang-lambang. Wahyu dipandang sebagai sesuatu yang penuh
dengan lambang-lambang yang masing-masing harus ditafsirkan tersendiri dan
tidak mempunyai hubungan dengan sejarah dunia. Mungkin tak satu pun dari
pandangan- pandangan di atas yang memuaskan. Pandangan sejarah membuat Wahyu
hanya sedikit berguna bagi kita, dan pandangan masa depan membuat kitab ini
hanya cocok untuk Kristen yang hidup pada akhir zaman.

Tetapi nubuat-nubuat sering mempunyai dua pokok acuan, yaitu: kejadian yang
segera akan terjadi dan yang masih jauh. Nubuatan Yesaya yang terkenal tentang
seorang anak (Yes 7:14) menunjuk kepada seorang wanita muda pada zaman Yesaya
dan kepada Maria, ibu Tuhan Yesus. Nubuatan-nubuatan ini juga menunjuk ke
pemerintahan Domitian maupun ke kejadian-kejadian di akhir zaman.

3. Angka misterius 666 (Wah 13:10).
Teka-teki ini tergantung pada fakta bahwa baik bahasa Ibrani maupun Yunani,
huruf-huruf abjad juga dipakai untuk bilangan. Oleh karena itu, tiap-tiap kata
mempunyai nilai bilangan dan setiap angka bisa merupakan suatu kode untuk kata
tertentu. Kaisar Nero, jika ditulis dalam bahasa Ibrani, berjumlah 666. Titus
merupakan pemecahan lain, dan kali ini dalam bahasa Yunani, dan kata ini
menunjuk kepada kaisar ketiga yang bernama Titus Domitian.

Penerapan

Berita dalam Wahyu sederhana: semua sejarah adalah 'Sejarah-Nya', sudah ditulis dan akan berakhir dengan penghakiman untuk seluruh dunia. Dan dalam terang pengetahuan ini Kristen harus mendapatkan penghiburan, terutama di saat-saat penganiayaan.

Tema-tema Kunci

1. Babel.
Kejatuhan Babel di gambarkan secara rinci dalam pasal 18, 19. Pakailah konkordansi untuk mempelajari ajaran Alkitab tentang Babel. Mulailah dari Kejadian 11, perhatikan bahwa Babel adalah Babilonia. Terutama perhatikan nubuatan Yesaya mengenai Babilonia. Dalam Wah 18:1-24 tunjukkanlah tujuh ratapan untuk Babel, mulai dengan ratapan malaikat dalam ayat 1-3.

2. Malapetaka.
Bandingkan ketujuh malapetaka dalam pasal 16 dengan sepuluh malapetaka dalam Keluaran 7-11. Perhatikan bagaimana bagian Wahyu ini sengaja dihubungkan dengan kejadian dalam Keluaran (lihat Wah 15:2-4). Mengapa penglihatan mengenai penghakiman dihubungkan dengan Keluaran yang biasanya dianggap sebagai peristiwa penyelamatan?

3. Dua orang saksi.
Ada pasal yang membuat kita penasaran (Wah 11:1-13), yang menggambarkan dua orang saksi yang juga disebut sebagai dua orang nabi, walaupun nama mereka tidak pernah disebut. Beberapa penafsir menafsirkan bahwa dua saksi ini adalah dua jemaat; yang lain lebih cenderung untuk menafsirkan mereka sebagai nabi Perjanjian Lama yang kembali ke bumi. Musa dan Elia dianggap sebagai kedua saksi itu. Mengapa mereka berdua? Apa penjelasan lebih lanjut tentang hal ini yang dikemukakan dalam Zakharia 4?

4. Pohon kehidupan.
Alkitab dimulai dengan sebuah taman (Kej 2:8) dan berakhir dengan sebuah taman (Why 22). Bandingkan dan tunjukkan perbedaannya antara dua pasal pertama dengan dua pasal terakhir Alkitab.

5. Tuhan Yesus Kristus.
Pelajarilah seluruh kitab dan buatlah sebuah daftar dari nama-nama dan julukan bagi Yesus. Alfa dan Omega (huruf pertama dan ter akhir dalam abjad Yunani), keturunan Daud dan lain-lain. Khususnya perhatikan gelar utama: Anak Domba (28 kali). Apa arti penting dari gelar ini (lihat juga Yoh 1:29-37); Ibr 9:1-28; 1 Kor. 5:7; 1 Ptr. 1:18, 19)? Tetapi perhatikan cara indah kitab ini menggambarkan kemuliaan Yesus, ditutup dengan sebuah petunjuk sederhana kepada Tuhan (kemuliaan-Nya) Yesus (kerendahanhati-Nya). Amin.

Datanglah Tuhan Yesus!

Garis Besar Intisari: Wahyu (Pendahuluan Kitab) [1] PENDAHULUAN Wah 1:1-20 Wah 1:1-3Pengantar Wah 1:4-8Salam Wah 1:9-20Penglihatan yang pertama [2] TUJUH SURAT KEPADA TUJUH JEMAAT Wah 2:

[1] PENDAHULUAN Wah 1:1-20

Wah 1:1-3Pengantar
Wah 1:4-8Salam
Wah 1:9-20Penglihatan yang pertama

[2] TUJUH SURAT KEPADA TUJUH JEMAAT Wah 2:1-3:22

[3] PENGLIHATAN TENTANG SURGA Wah 4:1-11

[4] TUJUH METERAI Wah 5:1-8 :5

Wah 5:1-14Pendahuluan: kitab dan singa
Wah 6:1-17Enam meterai dibuka
Wah 7:1-17Pemeteraian simbolis orang-orang kudus
Wah 8:1-5Meterai ketujuh dibuka

[5] TUJUH SANGKAKALA Wah 8:6-11:19

Wah 8:6-9:21Enam sangkakala berbunyi
Wah 10:1-11:14Tujuh guruh dan dua saksi
Wah 11:15-19Sangkakala ketujuh

[6] TUJUH TANDA Wah 12:1-14:20

Wah 12:1-6Perempuan yang berselubungkan matahari
Wah 12:7-12Setan diusir
Wah 12:13-17Peperangan antara Setan dan Sang Putra
Wah 13:1-10Binatang yang keluar dari laut
Wah 13:11-18Binatang yang keluar dari bumi
Wah 14:1-5Penglihatan tentang Anak Domba
Wah 14:6-20Penglihatan tentang panen

[7] TUJUH CAWAN Wah 15:1-16:21

Wah 15:1-8Tujuh malaikat
Wah 16:1-21Tujuh cawan dan tujuh malapetaka

[8] PEMERINTAHAN DAN KEHANCURAN ANTI KRISTUS Wah 17:1-20:15

Wah 17:1-18Penghakiman atas pelacur
Wah 18:1-19:5Jatuhnya Babel
Wah 19:6-10Pernikahan Anak Domba
Wah 19:11-20:15Kemenangan Allah

[9] KOTA ALLAH Wah 21:1-22:5

Wah 21:1-4Pernyataan tentang kota itu
Wah 21:5-8Kemurnian kota itu
Wah 21:9-27Kesempurnaan kota itu
Wah 22:1-5Air kehidupan

[10] PENUTUP Wah 22:6-21

Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #14: Gunakan Boks Temuan untuk melakukan penyelidikan lebih jauh terhadap kata dan ayat yang Anda cari. [SEMUA]
dibuat dalam 0.76 detik
dipersembahkan oleh YLSA