kecilkan semua  

Teks -- 1 Korintus 9:27 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH , Utley , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: 1Kor 9:27 - JANGAN AKU SENDIRI DITOLAK. Nas : 1Kor 9:27 "Ditolak" (Yun. _adokimos_) mengandung gagasan "gagal dalam ujian". Paulus menggunakan istilah yang sama dalam 2Kor 13:5, di mana i...

Nas : 1Kor 9:27

"Ditolak" (Yun. _adokimos_) mengandung gagasan "gagal dalam ujian". Paulus menggunakan istilah yang sama dalam 2Kor 13:5, di mana ia menyatakan bahwa Kristus tidak tinggal di dalam seorang yang "gagal dalam ujian" (Yun. _adokimoi_). Paulus tidak semata-mata menunjuk kepada hilangnya pahala pelayanan. Yang disadarinya ialah kemungkinan bahwa dia bisa gagal untuk memperoleh hadiah (yaitu, warisan) keselamatan yang terakhir (ayat 1Kor 9:24-25) jika dia berhenti hidup kudus, melaksanakan penguasaan diri dan bertahan dalam kesukaran-kesukaran bagi Kristus (ayat 1Kor 9:25-27).

Jerusalem: 1Kor 9:1-27 - -- Dalam soal daging yang dipersembahkan kepada berhala itu kasih kepada sesama harus diutamakan dari kebebasan hati nurani sendiri. Paulus dalam bab ini...

Dalam soal daging yang dipersembahkan kepada berhala itu kasih kepada sesama harus diutamakan dari kebebasan hati nurani sendiri. Paulus dalam bab ini memperlihatkan bagaimana karena kasihnya kepada sesama, manusia meninggalkan banyak hak yang diberikan kepadanya berkat tugasnya sebagai rasul.

Jerusalem: 1Kor 9:24-27 - -- Bagian ini menggunakan beberapa istilah yang dipinjam dari olah raga di zaman itu. Paulus mengajak mereka yang menganggap diri "berpengetahuan" (1Ko 9...

Bagian ini menggunakan beberapa istilah yang dipinjam dari olah raga di zaman itu. Paulus mengajak mereka yang menganggap diri "berpengetahuan" (1Ko 9:8:7,11) untuk mengikuti teladan Paulus dengan melepaskan hak-haknya demi kasih dan demi ganjaran sorgawi, sama seperti seorang olahragawan melepaskan sekian banyak hal untuk mendapat hadiah.

Ende: 1Kor 9:24-27 - -- Dalam segenap bab ini, Paulus mempertjontohkan diri sebagai rasul jang mengurbankan "kebebasan"nja, segala tenaganja, bahkan seluruh dirinja untuk kep...

Dalam segenap bab ini, Paulus mempertjontohkan diri sebagai rasul jang mengurbankan "kebebasan"nja, segala tenaganja, bahkan seluruh dirinja untuk kepentingan-kepentingan keradjaan Allah dan penjelamatan umat manusia. Ia hendak memperingatkan para penentangnja, pengadjar-pengadjar palsu, dan umat jang suka mendengarkan mereka, apakah artinja rasul sedjati. Dalam pada itu ia hendak memperingatkan umat kepada kebidjaksanaan salib, agar merekapun berani berkurban, mengekang diri dan giat berusaha untuk memperoleh bagiannja "dalam Indjil".

Ende: 1Kor 9:26-27 - Aku disini pula berarti tiap-tiap aku dalam umat. Paulus berkata demikian atas nama seluruh umat.

disini pula berarti tiap-tiap aku dalam umat. Paulus berkata demikian atas nama seluruh umat.

Ref. Silang FULL: 1Kor 9:27 - melatih tubuhku // sendiri ditolak · melatih tubuhku: Rom 8:13 · sendiri ditolak: 1Kor 9:24

· melatih tubuhku: Rom 8:13

· sendiri ditolak: 1Kor 9:24

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: 1Kor 8:1--11:1 - -- B. Nasihat Mengenai Makanan yang Dipersembahkan Kepada Berhala (8:1-11:1). Kata tentang (peri de) menunjukkan dimulainya pokok pembahasan yang baru. ...

B. Nasihat Mengenai Makanan yang Dipersembahkan Kepada Berhala (8:1-11:1).

Kata tentang (peri de) menunjukkan dimulainya pokok pembahasan yang baru. Daging persembahan berhala ialah sisa-sisa dari hewan yang dikurbankan kepada dewa-dewa kafir. Apakah hewan itu dipersembahkan sebagai kurban pribadi maupun kurban umum, bagian-bagian tertentu dari daging yang tersisa adalah untuk pihak yang memberikan kurban itu. Jika hewan itu dikurbankan sebagai persembahan pribadi, maka daging sisanya bisa dimanfaatkan untuk hidangan pesta dengan mengundang para kerabat pihak yang mempersembahkan kurban. Jika hewan itu dikurbankan sebagai persembahan umum, maka daging yang tersisa, sesudah bagian-bagian yang diinginkan diambil oleh para pejabat, bisa dijual ke pasar untuk dijual kembali kepada penduduk kota itu. Masalah-masalah yang timbul kemudian adalah ini: (1) Bolehkan seorang Kristen ikut memakan daging yang telah dipersembahkan kepada allah palsu di dalam suatu pesta orang kafir? (2) Bolehkah seorang Kristen membeli dan memakan daging dari hewan yang sebelumnya telah dipersembahkan kepada berhala? (3) Ketika diundang ke rumah seorang sahabat, bolehkah seorang Kristen ikut memakan daging yang sebelumnya telah dipersembahkan kepada berhala?

Wycliffe: 1Kor 9:1-27 - -- 2) Ilustrasi tentang Berbagai Prinsip (9:1-27). Di sini Paulus tidak menyimpang dari pokok pembahasan. Dia justru mengilustrasikan prinsip-prinsip ya...

2) Ilustrasi tentang Berbagai Prinsip (9:1-27).

Di sini Paulus tidak menyimpang dari pokok pembahasan. Dia justru mengilustrasikan prinsip-prinsip yang baru saja dikemukakan dengan mengacu kepada pengalamannya sendiri. Selaku seorang rasul dan seorang yang juga memiliki kebebasan kristiani, dia dapat meminta dukungan keuangan dari orang-orang kepada siapa dia memberitakan Injil (ay. 1-14). Akan tetapi sebetulnya dia tidak menggunakan haknya itu untuk memperoleh keuntungan (ay. 15-23). Keputusan semacam itu menuntut adanya disiplin pribadi dan kerelaan untuk hidup berkekurangan (ay. 24-27). Jemaat di Korintus tentu saja diharapkan untuk menerapkan pelajaran tentang penyangkalan diri dan disiplin diri ini terhadap masalah makan daging yang dipersembahkan kepada berhala.

Wycliffe: 1Kor 9:26-27 - sebab itu // berlari // tujuan // Sembarangan saja memukul // Melatih tubuhku // Memberitakan Injil kepada orang lain // ditolak 26, 27. Ayat selanjutnya adalah kesimpulan Paulus yang dibuka dengan sebab itu. Paulus berlari tetapi bukan tanpa tujuan sebab dia tahu tujuan yang in...

26, 27. Ayat selanjutnya adalah kesimpulan Paulus yang dibuka dengan sebab itu. Paulus berlari tetapi bukan tanpa tujuan sebab dia tahu tujuan yang ingin dicapainya (bdg. Flp. 3:14). Dia bukan seperti anak yang baru belajar naik sepeda dan dengan bangga berseru kepada kakaknya, "Hei, lihat aku sungguh-sungguh bergerak." Sang kakak yang dengan dingin memperhatikan jalan sepeda yang goyah itupun menjawab, "Ya, kamu memang bergerak, tetapi kamu tidak menuju ke mana-mana!" Sembarangan saja memukul (di dalam AV disebutkan, memukul angin) adalah kiasan dari tinju. Pernyataan ini tidak ada hubungannya dengan tinju bayangan, sebuah bentuk latihan yang harus dijalani seorang petinju: ini berkaitan dengan memukul yang tidak mengena ketika bertanding. Paulus selalu memukul dengan tepat. tidak pernah meleset. Melatih tubuhku yang dimaksudkan, tentu saja, adalah disiplin diri. Berjalan dengan Allah menuntut adanya pengorbanan diri, pengorbanan hal-hal yang tidak harus jahat, tetapi yang menghalangi pengabdian jiwa sepenuhnya kepada Allah - seperti berbagai kesenangan dan keuntungan duniawi. Pada zaman yang mengutamakan kemewahan, seperti saat ini, kata-kata Paulus ini memiliki makna nyata bagi hamba Kristus yang sungguh-sungguh. Memberitakan Injil kepada orang lain. Sebuah acuan tentang kebiasaan memanggil para peserta perlombaan oleh seorang bentara (seorang keryx, berasal dari akar kata yang sama dengan kata dikhotbahkan, diberitakan). Paulus memanggil banyak orang untuk ikut berlomba dalam kehidupan Kristen melalui Injil. Dia tidak ingin ditolak. Kata ini tidak berarti kehilangan keselamatan. Artinya secara harfiah ialah tidak disenangi. Jelas sang rasul memperhatikan agar ia tidak ditolak oleh wasit pertandingan untuk memperoleh hadiahnya. Dia tidak takut dihalangi sang bentara untuk ikut di dalam lomba. Semua ikut berlari, tetapi tidak semua menerima hadiah; dan Paulus ingin memperoleh hadiah itu.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: 1Kor 9:24-27 - Pengabdian Rasul Paulus Pengabdian Rasul Paulus (1 Korintus 9:24-27) Di dalam ayat-ayat ini Rasul Paulus memperlihatkan semangat besar yang mendorong ia bertindak menyang...

SH: 1Kor 9:19-27 - Hidup baru? Baru hidup! (Selasa, 16 September 2003) Hidup baru? Baru hidup! Banyak orang berpikir bahwa keselamatan menjadi akhir dari segalanya. Maksudnya, setelah mereka memiliki keyakinan a...

SH: 1Kor 9:19-27 - Kerelaan demi Injil (Minggu, 31 Agustus 1997) Kerelaan demi Injil Prinsip Paulus dalam pelayanan ini bukan suatu hal yang mudah untuk dilaksanakan. Memang lebih mudah dan aman untuk bersikap kaku ...

Utley: 1Kor 9:24-27 - --NASKAH NASB (UPDATED): 1Kor 9:24-2724 Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu ora...

Topik Teologia: 1Kor 9:27 - -- Umat Manusia Pada Umumnya Unsur-unsur Pembentuk Keindividualitas Manusia Tubuh Manusia Tubuh sebagai Pengaruh Moral M...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Penulis : Paulus Tema : Masalah-Masalah Jemaat dan Pemecahannya Tanggal Penulisan: Tahun 55/56 Latar Belakang Korintus, sebuah...

Full Life: 1 Korintus (Garis Besar) Garis Besar Pendahuluan (1Kor 1:1-9) I. Pembahasan Masalah-Masalah yang Telah Diberitahukan kepada Paulus (1Kor 1:10-6:20) ...

Matthew Henry: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Korintus adalah sebuah kota Yunani yang terpenting di bagian wilayah khusus Yunani yang disebut Akhaya. Kota ini terletak di atas sebuah daratan me...

Jerusalem: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT PAULUS PENGANTAR Kronologi kehidupan Paulus Dengan menggunakan Kisah Para Rasul dan surat-surat Paulus, maka tokoh ini lebih kita kenal da...

Ende: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) SURAT PERTAMA RASUL PAULUS KEPADA UMAT KORINTUS KATA PENGANTAR Kota Korintus jang termasjhur dalam sedjarah Junani kuno, musna dari bumi dalam perang ...

Wycliffe: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN 1 KORINTUS Kota Korintus. Korintus merupakan sebuah pusat perdagangan kaya yang terletak pada sebuah tanah genting sempit yang menghubung...

Wycliffe: 1 Korintus (Garis Besar) GARIS BESAR 1 KORINTUS I. Pendahuluan (1:1-9). A. Salam (1:1-3) B. Ucapan Syukur (1:4-9). II. Aneka Perpecahan di ...

BIS: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) SURAT PAULUS YANG PERTAMA KEPADA JEMAAT DI KORINTUS PENGANTAR Surat Paulus Yang Pertama Kepada Jemaat di Korintus ditulis untuk membahas persoalan-p

SURAT PAULUS YANG PERTAMA KEPADA JEMAAT DI KORINTUS

PENGANTAR

Surat Paulus Yang Pertama Kepada Jemaat di Korintus ditulis untuk membahas persoalan-persoalan yang timbul di dalam jemaat yang telah didirikan oleh Paulus di Korintus itu. Persoalan-persoalan tersebut adalah mengenai kehidupan dan kepercayaan Kristen. Pada waktu itu Korintus adalah sebuah kota Yunani, ibukota provinsi Akhaya yang termasuk wilayah pemerintahan Roma. Kota ini, yang penduduknya terdiri dari banyak macam bangsa, terkenal karena kemajuannya dalam perdagangan, kebudayaannya yang tinggi, tetapi juga karena keadaan susilanya yang rendah dan karena adanya bermacam-macam agama di situ.

Yang terutama menjadi pikiran Rasul Paulus ialah persoalan tentang perpecahan dan kebejatan di dalam jemaat, dan tentang persoalan-persoalan seks dan perkawinan, persoalan hati nurani, tata tertib dalam jemaat, karunia-karunia Roh Allah, dan tentang bangkitnya orang mati. Dengan pandangan yang dalam, Paulus menunjukkan bagaimana Kabar Baik dari Allah itu menyoroti persoalan-persoalan tersebut.

Pasal 13 (1Kor 13:1-13) melukiskan ciri-ciri kasih yang sejati. Pasal ini mungkin merupakan pasal yang paling terkenal di antara semua pasal lainnya di buku ini.

Isi

  1.  Pendahuluan
    1Kor 1:1-9
  2.  Keretakan dalam gereja
    1Kor 1:10-4:21
  3.  Soal seks dan kehidupan keluarga
    1Kor 5:1-7:40
  4.  Orang Kristen dan orang yang tidak menyembah Allah
    1Kor 8:1-11:1
  5.  Kehidupan jemaat dan ibadah
    1Kor 11:2-14:40
  6.  Perihal bangkitnya Kristus dan orang-orang Kristen dari kematian
    1Kor 15:1-58
  7.  Sumbangan untuk orang-orang Kristen di Yudea
    1Kor 16:1-4
  8.  Hal-hal pribadi dan penutup
    1Kor 16:5-24

Ajaran: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Korintus, dan melakukannya di dalam kehidupan mereka. Pendahuluan Pen

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Korintus, dan melakukannya di dalam kehidupan mereka.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Paulus.

Tahun : Sekitar tahun 56 sesudah Masehi.

Penerima : Orang-orang Kristen di kota Korintus. (Dan juga orang-orang Kristen di seluruh dunia).

Isi Kitab: Kitab I Korintus terbagi atas 16 pasal. Di dalamnya kita dapat melihat ajaran tentang cara-cara kehidupan anggota gereja.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab I Korintus

  1. Pasal 1-4 (1Kor 1:1-4:21).

    Pengajaran tentang kenyataan bahwa setiap orang Kristen hanyalah milik Tuhan Yesus

    Dalam bagian ini Rasul Paulus menegur orang-orang Kristen karena adanya perpecahan dan iri hati atau pertengkaran.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Kor 1:10. _Tanyakan_: Apakah sebabnya terjadi perpecahan di antara jemaat Korintus? Dan apakah yang dikatakan Rasul Paulus tentang perpecahan itu?
    2. Bacalah pasal 1Kor 3:3. _Tanyakan_: Apakah yang menunjukkan seseorang masih hidup secara duniawi?
    3. Bacalah pasal 1Kor 4:6. _Tanyakan_: Apakah yang dikatakan Rasul Paulus tentang kesombongan?
  2. Pasal 5-6 (1Kor 5:1-6:20).

    Pengajaran tentang kehidupan moral di dalam jemaat

    Di dalam bagian ini, Rasul Paulus menjelaskan persoalan yang timbul dalam jemaat karena percabulan dan mencari keadilan pada orang-orang yang tidak beriman.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Kor 5:11-13. _Tanyakan_: Apakah yang diperintahkan Allah kepada orang Kristen?
    2. Bacalah pasal 1Kor 6:6-11. _Tanyakan_: Bagaimanakah perintah Allah?
    3. Bacalah pasal 1Kor 6:12-20. _Tanyakan_: Mengapakah Rasul Paulus melarang percabulan? Siapakah yang empunya tubuh orang Kristen?
  3. Pasal 7-16 (1Kor 7:1-16:24).

    Pengajaran tentang kemerdekaan orang Kristen dan kehidupan dalam ibadah

    Di bagian ini, Rasul Paulus menjawab pertanyaan dari jemaat tentang kemerdekaan orang Kristen, sikap dalam kebaktian dan mengenai karunia-karunia Roh, juga tentang kebangkitan orang-orang percaya.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal 1Kor 7:8-13. _Tanyakan_: Bagaimanakah perintah Allah tentang pernikahan? Mengapakah orang Kristen tidak boleh bercerai?
    2. Bacalah pasal 1Kor 8:8-9. _Tanyakan_: "Apakah makanan membawa seseorang lebih dekat kepada Allah?"
    3. Bacalah pasal 1Kor 15:12-19. _Tanyakan_: Mengapakah pengakuan akan kebangkitan orang percaya itu penting?
    4. Bacalah pasal 1Kor 15:57-58. _Tanyakan_: Apakah jerih payah dalam melayani Tuhan Yesus itu sia-sia?

II. Kesimpulan

Melalui Kitab I Korintus, Allah mengajarkan arti kehidupan menjadi murid Tuhan Yesus dan bagaimana kehidupan sebagai orang-orang yang sudah diselamatkan (orang Kristen).

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menulis Kitab I Korintus?
  2. Apakah tujuan Kitab I Korintus?
  3. Apakah arti kebangkitan orang percaya dalam iman Kristen?
  4. Bagaimanakah seharusnya kehidupan orang yang sudah diselamatkan?

Intisari: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) Surat kepada gereja yang terpecah belah BAGAIMANA GEREJA DI KORINTUS DIMULAI.Paulus pertama kali mengunjungi Korintus pada perjalanan misionarisnya y

Surat kepada gereja yang terpecah belah

BAGAIMANA GEREJA DI KORINTUS DIMULAI.
Paulus pertama kali mengunjungi Korintus pada perjalanan misionarisnya yang kedua (Kis. 18:1). Sejumlah orang Yahudi, termasuk Krispus yang menjadi kepala rumah ibadat, dan banyak orang bukan Yahudi menjadi Kristen. Paulus memulai sebuah sekolah Alkitab untuk mereka, yang letaknya strategis dan mencolok karena berdampingan dengan rumah ibadat (Kis. 18:1-18). Ia tinggal di sana selama delapan belas bulan dan digantikan oleh Apolos sebagai guru Alkitab.

BAGAIMANA BERITA TENTANG GEREJA DI KORINTUS SAMPAI KEPADA PAULUS.
Paulus sedang berada di suatu tempat di Asia (1 Kor. 16:19), mungkin di Efesus (16:8), pada akhir masa perjalanan misionarisnya yang kedua, ketika Stefanus dan dua orang kawannya datang dengan membawa sepucuk surat dari jemaat di Korintus (16:17 dan 7:1).

SEBUAH GEREJA YANG TERPECAH BELAH.
1. Mereka terpecah karena soal kepemimpinan (1:12).
2. Mereka terpecah karena standar moral (5:1-8).
3. Mereka terpecah karena kasus pendakwa dan terdakwa (6:1-8).
4. Mereka terpecah karena kasus orang Kristen yang lemah dan yang kuat (8:7-12).
5. Mereka terpecah antara yang kaya dan yang miskin (11:17-22).
6. Bahkan karunia Roh menjadikan mereka terpecah belah (12:12-26 ).

EMPAT PUCUK SURAT UNTUK JEMAAT KORINTUS?
Rupanya Paulus menulis empat pucuk surat kepada jemaat di Korintus: kita hanya memiliki surat kedua dan yang terakhir.
1. Surat pertama disebut dalam 5:9; "Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu". Akan tetapi tidak ada lagi yang dapat kita ketahui mengenai surat itu.
2. Suratnya yang kedua adalah Surat I Korintus kita ini.
3. Surat yang ketiga tampaknya disebut-sebut dalam I I Korintus 2:3, 4 dan seringkali disebut "surat yang sangat menyedihkan". Surat ini boleh jadi I Korintus, tetapi surat itu tidak benar-benar cocok dengan apa yang disebut oleh Paulus sebagai "surat yang sangat menyedihkan".
4. Surat yang keempat adalah Surat 11 Korintus.

PERTANYAAN-PERTANYAAN ANDA TERJAWAB.
I Korintus sangat besar nilainya, karena surat itu menjawab banyak pertanyaan yang banyak ditanyakan dewasa ini:
o Bagaimana sikap yang benar terhadap para pemimpin kita?
o Di mana letak pendidikan dalam kehidupan Kristen?
o Bagaimana tentang disiplin gerejawi?
o Bolehkah Kristen membawa Kristen lain ke pengadilan?
o Bagaimana seharusnya sikap kita terhadap agama-agama lain?
o Apa yang dimaksud dengan kebebasan?
o Bolehkah wanita berdoa di gereja?
o Apa karunia-karunia Roh itu?
o Karunia Roh mana yang paling penting?
o Apa yang terjadi setelah kematian?
Mempelajari surat ini dengan saksama akan mengungkapkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas dan banyak pertanyaan lainnya.

Pesan

Surat ini disusun bagaikan elips dengan dua "titik pusat",bukannya satu.

1. Skandal gereja yang terpecah (pasal 1-4) Gereja terpecah ke dalam empat
golongan dengan "nama" yang berbeda-beda:

o Saya golongan Paulus
o Saya golongan Petrus
o Saya golongan Apolos
o Saya golongan Kristus

Bagian mengenai kelemahan dalam pasal 1 mungkin ditujukan kepada apa yang
dikatakan oleh para pengritik tentang Paulus (lihat 2Kor 10:10)
dan bagian tentang hikmat dalam pasal yang sama mungkin ditujukan kepada Apolos
dan pendidikannya (Kis. Kis 18:24). Paulus menggunakan lima sebutan
yang mencolok bagi dirinya dan para pemimpin gereja lainnya untuk menunjukkan
bagaimana seharusnya sikap kita:
o Sebagai pelayan (diakonia). 1Ko 3:5
o Sebagai kawan sekerja. 1Ko 3:9
o Sebagai ahli bangunan. 1Ko 3:10
o Sebagai hamba, pembantu. 1Ko 4:1
o Sebagai orang yang dipercaya. 1Ko 4:1

2. Kebingungan mengenai kebebasan (pasal 8-10)

o Orang Kristen 'yang kuat' berpendapat bahwa mereka bebas memakan makanan dalam
rumah-rumah berhala di Korintus, sekalipun orang Kristen 'yang lemah'
dibingungkan dan dilemahkan oleh perbuatan mereka.
o Wanita-wanita 'yang bebas' merasa boleh menanggalkan kerudung walaupun
sebagian pria Kristen tradisional berpikir bahwa mereka terlalu maju.

Paulus memarahi hal-hal tersebut. Ia mengambil contoh sederhana: haknya untuk
menerima upah bagi pekerjaannya sebagai seorang pengkhotbah.

Ia membuat tujuh argumentasi yang mendukung prinsip membayar pengkhotbah:

o Contoh dari para rasul. 1Ko 9:5
o Ilustrasi tentang seorang prajurit. 1Ko 9:7
o Ilustrasi tentang seorang tukang kebun. 1Ko 9:7
o Ilustrasi tentang seorang gembala. 1Ko 9:7
o Ajaran hukum Taurat. 1Ko 9:8
o Contoh dari para imam di Bait Allah. 1Ko 9:13
o Pengajaran dari Yesus sendiri. 1Ko 9:14

Dan setelah membuktikan haknya atas upah, ia menolak untuk dibayar
(1Ko 9:15). Maksudnya jelas: Walau aku mempunyai hak, tidak berarti
bahwa aku harus menggunakannya.

Dan inilah prinsipnya: 'Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku
menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak
mungkin orang'. (1Ko 9:19)

Penerapan

1. Kepandaian manusia pasti bertentangan dengan hikmat Allah.

2. Orang Kristen yang mengidolakan pemimpin mereka:
o memecah belah gereja o menipu pemimpin mereka o meremehkan Allah

3. Disiplin gereja, yang kini banyak dilupakan:
o memulihkan para pemberontak o memperingatkan mereka yang tidak mantap o menjadi saksi bagi dunia o memuliakan Allah

4. Orang Kristen dibebaskan:
o bukan untuk menyenangkan diri sendiri o tetapi supaya dapat melayani Allah o dan dapat memenangkan orang lain

5. Kebangkitan merupakan hakikat kekristenan.
o kebangkitan BUKAN sebagai pilihan tambahan

Tema-tema Kunci

o Bacalah dengan saksama 1Ko 1:17 sampai 1Ko 2:13, dan
catatlah hal-hal yang berhubungan dengan hikmat, kuasa, kebodohan atau
kelemahan. Paulus menggunakan masing-masing ini dalam dua cara: sebagaimana
dilihat oleh manusia dan sebagaimana Allah melihatnya. Coba jelaskan semua
pokok ini.
o Dalam pasal 5 dan 6 Paulus mulai mengajukan tujuh pertanyaan dengan 'Tidak tahukah kamu?':
- sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan. 1Ko 5:6
- orang kudus akan menghakimi dunia. 1Ko 6:2
- kita akan menghakimi malaikat-malaikat. 1Ko 6:3
- orang-orang yang tidak benar tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 1Ko 6:9
- tubuhmu adalah anggota Kristus. 1Ko 6:15
- siapa yang mengikatkan dirinya dengan pelacur, menjadi satu tubuh dengan dia. 1Ko 6:16
- tubuhmu adalah bait Roh Kudus. 1Ko 6:19

Atas dasar apa Paulus berharap agar orang Kristen di Korintus mengetahui
ketujuh prinsip ini? Jika kita tahu ketujuh prinsip ini, apa pengaruhnya atas
tingkah laku kita?
o Empat dasar injil. Dalam 1Ko 15:3-5 Paulus mempersingkat Injil menjadi empat dasar pengajaran.

1. Kristus mati untuk dosa-dosa kita sesuai dengan apa yang tertulis dalam kitab suci.
2. Ia dikuburkan.
3. Ia dibangkitkan pada hari ketiga sesuai dengan apa yang tertulis dalam kitab suci.
4. Ia menampakkan diri...

Selidikilah dalam seluruh Perjanjian Lama dan tunjukkan bahwa Kristus mati
untuk dosa-dosa kita sesuai dengan kitab suci dan bahwa Kristus dibangkitkan
pada hari ketiga sesuai dengan kitab suci.

o Pasal 15 mengenai kebangkitan. Apa konsekuensi dari kepercayaan yang tidak
mengakui adanya kebangkitan (ayat 12-19)?

Perhatikan tiga pasangan yang mencolok yang ditunjukkan oleh Paulus dalam ayat
45-49:

1. Adam pertama dan Adam terakhir.
2. Manusia pertama dan Manusia kedua.
3. Manusia dari debu dan Manusia dari surga.
Mengapa Yesus dikatakan Adam terakhir, tetapi Manusia kedua? (Pelajarilah
dengan saksama Rom 5:6-21 untuk lebih mendalami hal yang sangat
kontras antara Adam dan Kristus).

Garis Besar Intisari: 1 Korintus (Pendahuluan Kitab) [1] PENGANTAR 1Ko 1:1-9 1Ko 1:1-3Salam 1Ko 1:4-9Beberapa komentar yang mengejutkan [2] SKANDAL GEREJA YANG TERPECAH 1Ko 1:10-4:21 1Ko 1:

[1] PENGANTAR 1Ko 1:1-9

1Ko 1:1-3Salam
1Ko 1:4-9Beberapa komentar yang mengejutkan

[2] SKANDAL GEREJA YANG TERPECAH 1Ko 1:10-4:21

1Ko 1:10-31Manusia dipermuliakan: Kristus disalibkan
1Ko 2:1-3:4Hikmat rohani
1Ko 3:5-4:5Pikirkan tentang para pemimpin seperti ini
1Ko 4:6-21Kesombongan luar biasa, kemiskinan dan kuasa

[3] SKANDAL IMORALITAS 1Ko 5:1-6:20

1Ko 5:1-13Skandal seksual yang memalukan
1Ko 6:1-8Skandal peradilan
1Ko 6:9-20Kesucian bagi Bait Roh Kudus

[4] PERTANYAAN-PERTANYAAN TENTANG PERKAWINAN 1Ko 7:1-40

1Ko 7:1-9Tentang hak dan kewajiban
1Ko 7:10-24Tentang perceraian
1Ko 7:25-38Bagaimana tentang orang-orang yang melajang?
1Ko 7:39-40Ringkasan

[5] DIBEBASKAN... TETAPI SEBERAPA BEBAS? 1Ko 8:1-11:1

1Ko 8:1-13Dibebaskan dari penyembahan berhala, tetapi...
1Ko 9:1-27Bebas dari pengaruh masyarakat, tetapi...
1Ko 10:1-13Bebas karena anugerah Allah, tetapi...
1Ko 10:14-11:1Bebas untuk melayani manusia dan menyukakan Allah

[6] KEKACAUAN DALAM IBADAH DI GEREJA 1Ko 11:2-14:40

1Ko 11:2-16Rambut panjang, topi dan kerudung
1Ko 11:17-34Perjamuan Kudus: dalam gereja yang terpecah?
1Ko 12:1-31Karunia-karunia Roh
1Ko 13:1-13Karunia yang terbesar
1Ko 14:1-40Bahasa lidah dan nubuatan

[7] KEBANGKITAN 1Ko 15:1-58

1Ko 15:1-11Inilah kabar baik
1Ko 15:12-19Jika Kristus tidak bangkit...
1Ko 15:20-34Tetapi Ia telah bangkit dan kita pun akan dibangkitkan
1Ko 15:35-50Apa arti kebangkitan
1Ko 15:51-58Kemuliaan kebangkitan

[8] KESIMPULAN 1Ko 16:1-24

1Ko 16:1-9Rencana-rencana Paulus
1Ko 16:10-20Beberapa orang penting
1Ko 16:21-24Salam pribadi
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #35: Beritahu teman untuk menjadi rekan pelayanan dengan gunakan Alkitab SABDA™ di situs Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.10 detik
dipersembahkan oleh YLSA