Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Mazmur 107:26

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 107:26

Mereka naik sampai ke langit dan turun ke samudera raya, jiwa mereka hancur k  karena celaka; l 

AYT (2018)

Mereka naik ke langit; mereka turun ke samudra; jiwa mereka luluh oleh malapetaka.

TL (1954) ©

SABDAweb Mzm 107:26

sehingga naiklah ia itu ke langit dan turun ke tubir, maka hati mereka itu hancurlah oleh takut.

BIS (1985) ©

SABDAweb Mzm 107:26

Kapal-kapal terangkat tinggi ke udara, lalu dihempaskan ke dasar samudra. Orang-orang kehilangan keberanian menghadapi bahaya sebesar itu.

MILT (2008)

Mereka naik ke langit, mereka turun ke kedalaman laut, jiwa mereka luluh karena malapetaka,

Shellabear 2011 (2011)

Mereka terangkat sampai ke langit, lalu terhempas ke samudera raya, hati mereka gentar menghadapi bencana.

AVB (2015)

Mereka naik ke arah langit, mereka turun ke laut dalam; jiwa mereka lebur dalam kesusahan.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Mzm 107:26

Mereka naik
<05927>
sampai ke langit
<08064>
dan turun
<03381>
ke samudera raya
<08415>
, jiwa
<05315>
mereka hancur
<04127>
karena celaka
<07451>
;
TL ITL ©

SABDAweb Mzm 107:26

sehingga naiklah
<05927>
ia itu ke langit
<08064>
dan turun
<03381>
ke tubir
<08415>
, maka hati
<05315>
mereka itu hancurlah
<04127>
oleh takut.
AYT ITL
Mereka naik
<05927>
ke langit
<08064>
; mereka turun
<03381>
ke samudra
<08415>
; jiwa
<05315>
mereka luluh
<04127>
oleh malapetaka
<07451>
.
HEBREW
ggwmtt
<04127>
herb
<07451>
Mspn
<05315>
twmwht
<08415>
wdry
<03381>
Myms
<08064>
wley (107:26)
<05927>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 107:26

Mereka naik sampai ke langit dan turun ke samudera raya, jiwa mereka hancur k  karena celaka; l 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Mzm 107:26

Mereka naik sampai ke langit dan turun ke samudera raya, jiwa 1  mereka hancur karena celaka;

Catatan Full Life

Mzm 107:1-43 1

Nas : Mazm 107:1-43

Mazmur ini menasihati orang tertebus untuk memuji Tuhan karena kelepasan dari situasi yang parah dan berbahaya. Pemazmur menggunakan empat contoh untuk melukiskan bahwa Allah menanggapi kesulitan-kesulitan ekstrem umat-Nya manakala mereka berdoa: lapar dan dahaga (ayat Mazm 107:4-9), perhambaan (ayat Mazm 107:10-16), sakit parah hingga nyaris meninggal (ayat Mazm 107:17-22), dan bahaya badai (ayat Mazm 107:23-32). Mazmur ini relevan sekarang ini bagi semua orang percaya yang di dalam kesesakan dan penderitaan berseru kepada Tuhan; itu membangun iman dan mendorong kita selama saat-saat kita memerlukan campur tangan Allah secara khusus di dalam kehidupan kita.

[+] Bhs. Inggris



TIP #12: Klik ikon untuk membuka halaman teks alkitab saja. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA