Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Roma 6:15

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Rm 6:15

Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa 1 , karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? x  Sekali-kali tidak!

AYT (2018)

Jadi, apa yang harus kita lakukan? Apakah kita akan berbuat dosa karena kita tidak hidup di bawah Hukum Taurat, tetapi di bawah anugerah? Tentu saja tidak!

TL (1954) ©

SABDAweb Rm 6:15

Apakah ikhtiar? Patutkah kita berbuat dosa sebab kita bukannya di bawah Taurat, melainkan di bawah anugerah? Sekali-kali tidak.

BIS (1985) ©

SABDAweb Rm 6:15

Sekarang, apa kesimpulannya? Bolehkah kita berdosa, sebab kita tidak lagi di bawah kekuasaan hukum agama Yahudi, melainkan di bawah kekuasaan rahmat Allah? Sekali-kali tidak!

MILT (2008)

Lalu apa? Apakah kita akan berbuat dosa karena kita tidak berada di bawah torat, tetapi di bawah anugerah? Tidak mungkin!

Shellabear 2011 (2011)

Kalau begitu, patutkah kita tetap berbuat dosa sebab kita tidak lagi berada di bawah hukum Taurat melainkan di bawah anugerah? Sekali-kali tidak!

AVB (2015)

Jadi bagaimana? Patutkah kita melakukan dosa kerana kita bukan di bawah hukum tetapi di bawah kasih kurnia? Sama sekali tidak!

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Rm 6:15

Jadi
<3767>
bagaimana? Apakah
<5101>
kita akan berbuat dosa
<264>
, karena
<3754>
kita
<1510> <0>
tidak
<3756>
berada
<0> <1510>
di bawah
<5259>
hukum Taurat
<3551>
, tetapi
<235>
di bawah
<5259>
kasih karunia
<5485>
? Sekali-kali
<1096>
tidak
<3361>
!
TL ITL ©

SABDAweb Rm 6:15

Apakah
<5101>
ikhtiar
<3767>
? Patutkah kita berbuat
<264>
dosa sebab
<3754>
kita bukannya
<3756>
di bawah
<5259>
Taurat
<3551>
, melainkan
<235>
di bawah
<5259>
anugerah
<5485>
? Sekali-kali
<3361>
tidak
<1096>
.
AYT ITL
Jadi
<3767>
, apa
<5101>
yang harus kita lakukan ? Apakah
<0>
kita akan berbuat dosa
<264>
karena
<3754>
kita tidak
<3756>
hidup
<1510>
di bawah
<5259>
Hukum Taurat
<3551>
, tetapi
<235>
di bawah
<5259>
anugerah
<5485>
? Tentu saja
<1096>
tidak
<3361>
!
GREEK
ti
<5101>
I-NSN
oun
<3767>
CONJ
amarthswmen
<264> (5661)
V-AAS-1P
oti
<3754>
CONJ
ouk
<3756>
PRT-N
esmen
<1510> (5748)
V-PXI-1P
upo
<5259>
PREP
nomon
<3551>
N-ASM
alla
<235>
CONJ
upo
<5259>
PREP
carin
<5485>
N-ASF
mh
<3361>
PRT-N
genoito
<1096> (5636)
V-2ADO-3S
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Rm 6:15

Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa 1 , karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? x  Sekali-kali tidak!

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Rm 6:15

Jadi bagaimana? Apakah 1  kita akan berbuat dosa 2 , karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!

Catatan Full Life

Rm 6:15 1

Nas : Rom 6:15

Beberapa orang dalam gereja pada zaman Paulus beranggapan bahwa karena kasih karunia mengampuni dosa, orang Kristen tidak perlu waspada dan melawan dosa. Sebagai jawabannya, Paulus menerangkan bahwa setiap orang percaya harus terus-menerus menegaskan ulang dan melaksanakan keputusannya untuk melawan dosa dan mengikut Kristus (ayat Rom 6:19).

  1. 1) Setelah menerima Kristus, orang percaya harus terus memilih siapa yang akan dilayaninya (ayat Rom 6:16).
    1. (a) Mereka boleh kembali kepada dosa, tidak lagi menentang kuasa dosa dalam kehidupan pribadi dan kembali menjadi budaknya, dengan kematian (rohani dan abadi) sebagai akibatnya (ayat Rom 6:16,21,23); atau
    2. (b) mereka dapat dibebaskan dari dosa (ayat Rom 6:17) dan terus menyerahkan diri sebagai hamba Allah dan kebenaran, dengan pengudusan dan hidup kekal sebagai akibatnya (ayat Rom 6:19,22).
  2. 2) Berdasarkan ayat Rom 6:15-23, mereka yang tidak mempunyai komitmen kepada ke-Tuhanan Kristus dan tidak menentang kuasa dosa dalam kehidupan pribadi tidak berhak untuk menyebut Kristus sebagai Juruselamat mereka. "Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan" (Mat 6:24; juga lih. Luk 6:46; 2Kor 6:14-7:1; Yak 4:4; 1Yoh 2:15-17).

[+] Bhs. Inggris



TIP #11: Klik ikon untuk membuka halaman ramah cetak. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA