Ibrani 1:1 
KonteksTB (1974) © SABDAweb Ibr 1:1 |
Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara a berbicara b kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, c |
AYT (2018) | |
TL (1954) © SABDAweb Ibr 1:1 |
Setelah sudah Allah berfirman pada zaman dahulu kala kepada segala nenek moyang kita dengan lidah nabi-nabi beberapa kali dan atas berbagai-bagai peri, |
BIS (1985) © SABDAweb Ibr 1:1 |
Pada zaman dahulu banyak kali Allah berbicara kepada nenek moyang kita melalui nabi-nabi dengan memakai bermacam-macam cara. |
TSI (2014) | Dahulu, berulang kali Allah sudah berbicara kepada nenek moyang kita melalui para nabi dengan berbagai cara. Namun sekarang, di zaman akhir ini, Allah sudah berbicara kepada kita melalui Anak-Nya sendiri. |
MILT (2008) | Allah Elohim 2316, setelah berbicara dalam banyak kesempatan dan dengan berbagai cara pada zaman dahulu kepada para leluhur melalui para nabi, |
Shellabear 2011 (2011) | |
AVB (2015) | |
![]()
[+] Bhs. Inggris
![]()
[+] Bhs. Indonesia
![]()
[+] Bhs. Suku
![]()
[+] Kuno
|
TB ITL © SABDAweb Ibr 1:1 |
|
TL ITL © SABDAweb Ibr 1:1 |
|
AYT ITL | |
AVB ITL | |
GREEK WH | |
GREEK SR | |
![]() [+] Bhs. Inggris |
TB (1974) © SABDAweb Ibr 1:1 |
Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara a berbicara b kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, c |
TB+TSK (1974) © SABDAweb Ibr 1:1 |
Setelah pada zaman dahulu 2 Allah berulang kali 1 dan dalam pelbagai cara 2 berbicara kepada nenek moyang 3 kita dengan perantaraan nabi-nabi, |
Catatan Full Life |
Ibr 1:1-2 1 Nas : Ibr 1:1-2 Ayat-ayat ini memberikan tema utama surat ini; pada masa lalu Allah memakai para nabi sebagai sarana penyataan yang utama, namun kini Ia berbicara atau menyatakan diri-Nya kepada kita melalui Putra-Nya Yesus Kristus, yang tertinggi di atas segala sesuatu. Firman Allah yang disampaikan melalui Putra-Nya bersifat menentukan; firman itu menggenapi dan melebihi semua firman yang disampaikan sebelumnya oleh Allah (lihat art. FIRMAN ALLAH). Tidak ada sesuatupun, baik nabi (ayat Ibr 1:1) maupun malaikat (ayat Ibr 1:4) memiliki kewenangan yang lebih besar daripada Kristus. Ia merupakan satu-satunya jalan kepada keselamatan kekal dan satu-satunya perantara di antara Allah dan manusia. Penulis surat ini memperkuat keunggulan Kristus dengan mencatat tujuh penyataan besar mengenai Dia (ayat Ibr 1:2-3). |
![]() [+] Bhs. Inggris |