Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Lukas 22:26

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Luk 22:26

Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda i  dan pemimpin sebagai pelayan. j 

AYT (2018)

Namun, kamu jangan seperti itu. Sebaliknya, yang paling besar di antara kamu harus bertindak seperti yang paling muda, dan pemimpin harus menjadi seperti pelayan.

TL (1954) ©

SABDAweb Luk 22:26

Tetapi kamu ini jangan jadi demikian, melainkan yang terlebih besar di antara kamu, patut menjadi seperti yang terlebih muda, dan yang memerintah, patut menjadi seperti yang melayan.

BIS (1985) ©

SABDAweb Luk 22:26

Tetapi kalian tidak boleh begitu. Sebaliknya, orang yang terbesar di antaramu harus menjadi seperti yang terkecil, dan pemimpin haruslah menjadi seperti pelayan.

MILT (2008)

Namun kamu tidaklah demikian, sebaliknya, siapa yang lebih besar di antara kamu hendaklah dia menjadi seperti yang lebih muda, dan yang menjadi pemimpin, seperti yang melayani.

Shellabear 2011 (2011)

Namun, kamu janganlah begitu. Sebaliknya, hendaklah yang terbesar di antaramu seolah-olah menjadi yang terendah, dan orang yang memimpin seolah-olah menjadi pelayan.

AVB (2015)

Tetapi kamu tidak sama seperti mereka. Orang yang terbesar dalam kalanganmu hendaklah menjadi seperti yang terkecil, dan seorang ketua haruslah melayan yang lain.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Luk 22:26

Tetapi
<1161>
kamu
<5210>
tidaklah
<3756>
demikian
<3779>
, melainkan
<235>
yang terbesar
<3187>
di antara
<1722>
kamu
<5213>
hendaklah menjadi
<1096>
sebagai
<5613>
yang paling muda
<3501>
dan
<2532>
pemimpin
<2233>
sebagai
<5613>
pelayan
<1247>
.
TL ITL ©

SABDAweb Luk 22:26

Tetapi kamu
<5210>
ini jangan
<3756>
jadi demikian
<3779>
, melainkan
<235>
yang terlebih
<3187>
besar di
<1722>
antara kamu
<5213>
, patut menjadi
<1096>
seperti
<5613>
yang terlebih muda
<3501>
, dan
<2532>
yang memerintah
<2233>
, patut menjadi seperti
<5613>
yang melayan
<1247>
.
AYT ITL
Namun
<1161>
, kamu
<5210>
jangan
<3756>
seperti itu
<3779>
. Sebaliknya
<235>
, yang
<3588>
paling besar
<3187>
di antara
<1722>
kamu
<5213>
harus bertindak
<1096>
seperti
<5613>
yang
<3588>
paling muda
<3501>
, dan
<2532>
pemimpin
<2233>
harus menjadi seperti
<5613>
pelayan
<1247>
.
GREEK
umeiv
<5210>
P-2NP
de
<1161>
CONJ
ouc
<3756>
PRT-N
outwv
<3779>
ADV
all
<235>
CONJ
o
<3588>
T-NSM
meizwn
<3187>
A-NSM-C
en
<1722>
PREP
umin
<5213>
P-2DP
ginesyw
<1096> (5737)
V-PNM-3S
wv
<5613>
ADV
o
<3588>
T-NSM
newterov
<3501>
A-NSM-C
kai
<2532>
CONJ
o
<3588>
T-NSM
hgoumenov
<2233> (5740)
V-PNP-NSM
wv
<5613>
ADV
o
<3588>
T-NSM
diakonwn
<1247> (5723)
V-PAP-NSM
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Luk 22:26

Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda i  dan pemimpin sebagai pelayan. j 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Luk 22:26

1 Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan.

Catatan Full Life

Luk 22:24-30 1

Nas : Luk 22:24-30

Kebesaran yang sejati menyangkut roh dalam batin dan hati. Sifat itu terlihat dalam hidup seseorang yang menampakkan kasihnya bagi Kristus dalam kerendahan hati yang tulus (Fili 2:3), dalam kerinduan untuk melayani Allah dan sesama manusia, dan dalam kerelaan untuk dipandang sebagai yang paling tidak penting di dalam Kerajaan Allah.

  1. 1) Kita harus memahami bahwa kebesaran itu bukanlah kedudukan, jabatan, kepemimpinan, kuasa, pengaruh, gelar pendidikan, ketenaran, kemampuan, prestasi atau keberhasilan yang besar. Itu bukanlah apa yang kita kerjakan bagi Allah, tetapi keadaan rohani kita di hadapan Dia (ayat Luk 22:25-27; Mat 18:3-4; 20:25-28).
  2. 2) Kebesaran yang sejati menuntut agar kita menjadi besar dalam hal-hal yang benar. Kita perlu belajar untuk menjadi besar di dalam iman, kerendahan hati, watak yang saleh, hikmat, penguasaan diri, kesabaran, dan kasih (Gal 5:22-23). Itu berarti memiliki kebesaran Kristus yang "mencintai keadilan dan membenci kefasikan" (Ibr 1:9).
  3. 3) Kebesaran yang sejati menyangkut kasih yang sepenuh hati dan penyerahan diri kepada Allah. Itu menuntut untuk terus mengabdi dan setia di manapun Allah memutuskan untuk menempatkan kita. Karena itu, dalam pandangan Allah, yang terbesar di dalam Kerajaan-Nya adalah mereka yang memiliki kasih yang terbesar bagi Dia dan komitmen kepada Firman yang dinyatakan (Luk 21:3; Rom 12:1-2).
  4. 4) Pengabdian diri akan meningkatkan hasil-hasil kita dalam pekerjaan Allah, namun hanya pada tempat di mana Allah telah menempatkan saudara dan di lingkungan karunia-karunia yang telah di berikan-Nya kepada saudara (Rom 12:3-8; 1Kor 12:1-31).

[+] Bhs. Inggris



TIP #29: Klik ikon untuk merubah popup menjadi mode sticky, untuk merubah mode sticky menjadi mode popup kembali. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA