Mazmur 74:2 
KonteksTB (1974) © SABDAweb Mzm 74:2 |
Ingatlah akan umat-Mu yang telah Kauperoleh x pada zaman purbakala, y yang Kautebus z menjadi bangsa milik-Mu a sendiri! Ingatlah akan gunung Sion b yang Engkau diami. c |
AYT (2018) | Ingatlah umat-Mu, yang telah Engkau beli dahulu kala, yang telah Engkau tebus untuk menjadi milik pusaka-Mu, dan Gunung Sion, tempat Engkau bersemayam. |
TL (1954) © SABDAweb Mzm 74:2 |
Ingatlah kiranya akan sidang umat-Mu, yang telah Kautebus dan yang telah Kaumerdekakan pada zaman dahulukala akan bahagian pusaka-Mu dan akan bukit Sion, tempat Engkau duduk dahulu. |
BIS (1985) © SABDAweb Mzm 74:2 |
Ingatlah umat-Mu yang Kaupilih sejak dahulu, bangsa yang Kaubebaskan agar menjadi milik-Mu. Ingatlah akan Bukit Sion, yang Kaujadikan tempat kediaman-Mu. |
MILT (2008) | Ingatlah akan jemaat-Mu, Engkau peroleh sejak dahulu kala; Engkau menebus kami seperti tongkat pusaka-Mu; di gunung Sion ini di tempat Engkau bersemayam. |
Shellabear 2011 (2011) | Ingatlah kiranya akan umat-Mu yang telah Kauperoleh pada zaman dahulu, suku yang telah Kautebus menjadi suku milik pusaka-Mu, begitu juga Gunung Sion ini, tempat Engkau bersemayam. |
AVB (2015) | Ingatlah jemaah-Mu yang telah Kaubeli dahulu, suku warisan-Mu, yang telah Kautebus – Bukit Sion ini, yang telah Kaudiami. |
![]()
[+] Bhs. Inggris
![]()
[+] Bhs. Indonesia
![]()
[+] Bhs. Suku
![]()
[+] Kuno
|
TB ITL © SABDAweb Mzm 74:2 |
|
TL ITL © SABDAweb Mzm 74:2 |
|
AYT ITL | |
AVB ITL | |
HEBREW | |
![]() [+] Bhs. Inggris |
TB (1974) © SABDAweb Mzm 74:2 |
Ingatlah akan umat-Mu yang telah Kauperoleh x pada zaman purbakala, y yang Kautebus z menjadi bangsa milik-Mu a sendiri! Ingatlah akan gunung Sion b yang Engkau diami. c |
TB+TSK (1974) © SABDAweb Mzm 74:2 |
Ingatlah akan umat-Mu yang telah Kauperoleh 1 pada zaman purbakala, yang Kautebus 3 menjadi bangsa 2 milik-Mu sendiri! Ingatlah akan gunung 4 Sion yang Engkau diami. |
Catatan Full Life |
Mzm 74:1-23 1 Nas : Mazm 74:1-23 Pemazmur berdoa agar hukuman Allah tidak untuk selamanya. Doa ini mengingatkan kita bahwa kesabaran Allah tidak akan membiarkan dosa terus-menerus; akhirnya kesusahan dan malapetaka akan datang. |
![]() [+] Bhs. Inggris |