Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Kejadian 1:1

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Kej 1:1

Pada mulanya a  Allah menciptakan 1  b  langit c  dan bumi. d 

BIS (1985) ©

SABDAweb Kej 1:1

Pada mulanya, waktu Allah mulai menciptakan alam semesta,

AYT Draft

Pada mulanya, Allah menciptakan langit dan bumi.

TL (1954) ©

SABDAweb Kej 1:1

Bahwa pada mula pertama dijadikan Allah akan langit dan bumi.

MILT (2008)

Pada awalnya Allah Elohim 0430 menciptakan langit dan bumi.

FAYH (1989) ©

SABDAweb Kej 1:1

PADA mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

ENDE (1969) ©

SABDAweb Kej 1:1

Pada awal-mula Allah mentjiptakan langit dan bumi.

Shellabear Draft (1912) ©

SABDAweb Kej 1:1

Bahwa pada mulanya dijadikan Allah akan langit dan bumi.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku

TB ITL ©

SABDAweb Kej 1:1

Pada mulanya
<07225>
Allah
<0430>
menciptakan
<01254>
langit
<08064>
dan bumi
<0776>
.
TL ITL ©

SABDAweb Kej 1:1

Bahwa pada mula
<07225>
pertama dijadikan
<01254>
Allah
<0430>
akan langit
<08064>
dan bumi
<0776>
.
HEBREW
Urah
<0776>
taw
<0853>
Mymsh
<08064>
ta
<0853>
Myhla
<0430>
arb
<01254>
tysarb (1:1)
<07225>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Kej 1:1

Pada mulanya a  Allah menciptakan 1  b  langit c  dan bumi. d 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Kej 1:1

Pada mulanya 1  Allah 2  menciptakan langit dan bumi.

Catatan Full Life

Kej 1:1 1

Nas : Kej 1:1

"Pada mulanya" di sini adalah tegas dan mengarahkan perhatian kepada suatu permulaan yang nyata. Agama-agama kuno lainnya ketika membicarakannya menunjukkan bahwa penciptaan itu dilaksanakan dengan sesuatu yang sudah ada. Mereka melihat sejarah sebagai siklus kejadian yang berulang-ulang terus. Alkitab memahami sejarah sebagai satu garis lurus dengan arah yang ditetapkan oleh Allah. Allah mempunyai rencana dalam penciptaan, dan itu akan diwujudkan-Nya. Untuk ulasan mengenai Allah dan peranan-Nya selaku Pencipta,

lihat art. PENCIPTAAN.

Berbagai implikasi muncul dari kebenaran yang dinyatakan oleh ayat Alkitab yang pertama.

  1. 1) Karena Allah adalah sumber dari segala sesuatu yang ada, manusia dan alam tidak berdiri sendiri, tetapi menerima keberadaan dan kelangsungannya dari Dia.
  2. 2) Seluruh keberadaan dan hidup adalah baik jikalau terkait secara benar dengan-Nya dan bergantung pada-Nya.
  3. 3) Seluruh hidup dan ciptaan dapat penuh makna dan arti selalu.
  4. 4) Allah memiliki hak berdaulat atas seluruh ciptaan karena Dia Penciptanya. Di dalam dunia yang telah jatuh, Allah menuntut hak-hak-Nya melalui penebusan (Kel 6:6; 15:13; Ul 21:8; Luk 1:68; Rom 3:24; Gal 3:13; 1Pet 1:18).

[+] Bhs. Inggris



TIP #04: Coba gunakan range (OT dan NT) pada Pencarian Khusus agar pencarian Anda lebih terfokus. [SEMUA]
dibuat dalam 0.01 detik
dipersembahkan oleh YLSA