15 Maret 2005

Mengasihi Sesama

Topik : Ketaatan

Nats : Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri (Matius 22:39)
Bacaan : Efesus 4:29-32

Yayasan Carnegie mendapati bahwa agar dapat meraih keberhasilan dalam bekerja, kemampuan membangun hubungan lebih penting daripada pengetahuan. Penelitian ulang oleh yayasan itu me nunjukkan bahwa hanya 15 persen dari kesuksesan seseorang ditentukan oleh pengetahuan dan keterampilan teknis tentang pekerjaannya. Delapan puluh lima persen lagi ditentukan sikap pribadi dan kemampuan berhubungan dengan orang lain.

Alkitab memerintahkan kita untuk "ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu" (Efesus 4:32). Sesungguhnya, Alkitab menyatakan agar kita mengasihi "sesama" kita seperti diri kita sendiri (Matius 22:39). Dan sesama kita tidak hanya orang yang tinggal atau bekerja di dekat kita, tetapi setiap orang yang kita temui dalam perjalanan hidup kita—terutama mereka yang membutuhkan pertolongan.

Jadi, bersikap sopan, perhatian, dan peduli kepada sesama adalah prinsip rohani yang mendasar. Itu juga merupakan pedoman yang terpenting dalam mendapatkan hubungan yang menyenangkan dan membahagiakan. Sesungguhnya, hal itu pun merupakan kunci emas meraih keberhasilan kerja.

Tujuan kita meneladan semangat Kristus untuk mengasihi sesama, semata-mata didasari oleh keinginan untuk taat kepada Allah dan bukan hanya keinginan untuk berhasil dalam pekerjaan. Lebih dari itu, tugas utama kita sebagai orang percaya adalah untuk mewujudkan dan mempraktikkan karakter yang mengasihi sesama seperti Tuhan kita —VCG



TIP #07: Klik ikon untuk mendengarkan pasal yang sedang Anda tampilkan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA