Zakharia 3:1--6:15
Konteks
Penglihatan Keempat: Imam Besar Yosua
3:1 Kemudian, dia memperlihatkan kepadaku Imam Besar Yosua yang berdiri di hadapan malaikat TUHAN sementara Setan berdiri di sebelah kanannya untuk menuduhnya.
3:2 Lalu, TUHAN berfirman kepada Setan, “TUHAN menghardik kamu, hai Setan! TUHAN yang memilih Yerusalem, menghardik kamu! Apakah dia ini bukan ranting kayu yang telah direnggut dari api?”
3:3 Adapun Yosua dikenakan pakaian yang kotor ketika dia berdiri di hadapan malaikat itu.
3:4 Lalu, malaikat itu menjawab dan berkata kepada mereka yang berdiri di hadapannya dengan berkata, “Lepaskanlah pakaian yang kotor itu darinya.” Kemudian, dia berkata kepadanya, “Lihatlah, aku telah menjauhkan kesalahanmu darimu dan aku akan mengenakan pakaian-pakaian pesta kepadamu.”
3:5 Lalu, aku berkata, “Pakaikanlah serban yang tahir di atas kepalanya!” Kemudian, mereka menaruh serban yang tahir itu di kepalanya dan mengenakan pakaian kepadanya, sementara malaikat TUHAN berdiri di situ.
3:6 Lalu, malaikat itu memperingatkan Yosua, katanya:
3:7 “Inilah firman TUHAN semesta alam, apabila kamu hidup di jalan-jalan-Ku dan apabila kamu memelihara perintah-Ku, kamu akan memerintah di Bait-Ku dan juga akan mengurus pelataran-pelataran-Ku, dan Aku akan memberikan jalan kepadamu di antara mereka yang berdiri sini.
3:8 Dengarlah sekarang, hai Imam Besar Yosua! Kamu dan teman-temanmu yang duduk di hadapanmu -- karena merekalah orang-orang yang menjadi lambang, sebab lihatlah, Aku akan mendatangkan hamba-Ku, Sang Tunas.
3:9 Sebab lihatlah, permata yang telah Aku letakkan di hadapan Yosua, pada permata itu ada tujuh mata. Lihatlah, Aku akan mengukir ukirannya,” firman TUHAN semesta alam, “dan Aku akan menghapus kesalahan tanah ini dalam sehari.”
3:10 Pada hari itu, firman TUHAN, Allah semesta alam, “Setiap orang dari kalian akan mengundang temannya untuk duduk di bawah pohon anggur dan di bawah pohon ara.”
Penglihatan Kelima: Kaki Dian Emas dan Dua Pohon Zaitun
4:1 Lalu, malaikat yang berbicara denganku itu kembali dan membangunkan aku, seperti seseorang yang dibangunkan dari tidurnya.
4:2 Kemudian, dia bertanya kepadaku, “Apa yang kamu lihat?” Jawabku, “Aku melihat dan tampaklah sebuah kaki dian, seluruhnya dari emas, dengan tempat minyak di atasnya, dan tujuh pelita ada padanya dengan tujuh corong pada ketujuh pelita itu di bagian atasnya.
4:3 Ada dua pohon zaitun di dekatnya, satu di sebelah kanan tempat minyak itu dan satu lagi di sebelah kirinya.”
4:4 Lalu, aku menjawab dan bertanya kepada malaikat yang berbicara denganku, kataku, “Apakah arti semua ini, Tuanku?”
4:5 Kemudian, malaikat yang berbicara denganku itu menjawab, dengan berkata kepadaku, “Apakah kamu tidak tahu apa arti semua ini?” Jawabku, “Tidak, Tuanku!”
4:6 Lalu, dia menjawab dan berkata kepadaku, dengan berkata, “Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel, firman-Nya, ‘Bukan dengan kegagahan dan bukan dengan kekuatan, melainkan oleh Roh-Ku,’ TUHAN semesta alam berfirman.
4:7 Siapakah kamu, hai gunung yang besar? Di hadapan Zerubabel, kamu akan menjadi tanah yang rata. Lalu, dia akan membawa keluar batu utama di tengah-tengah kegemparan: Bagus! Bagus sekali batu itu!”
4:8 Kemudian, firman TUHAN datang kepadaku, yang berkata,
4:9 “Tangan Zerubabel telah meletakkan dasar Bait ini dan tangannya akan menyelesaikannya. Lalu, kamu akan mengetahui bahwa TUHAN, Allah semesta alam telah mengutus aku kepada kalian.
4:10 Sebab, siapa yang memandang hina hari dari hal-hal kecil? Sebab, mereka akan bersukacita ketika melihat batu duga di tangan Zerubabel. Ketujuh pelita ini adalah mata TUHAN, yang menjelajahi seluruh bumi.”
4:11 Lalu, aku menjawab dan bertanya kepadanya, “Apakah arti kedua pohon zaitun ini yang berada di sebelah kanan kaki dian dan di sebelah kirinya?”
4:12 Kemudian, aku menjawab untuk kedua kalinya dan bertanya kepadanya, “Apakah arti kedua dahan pohon zaitun yang ada di samping kedua pipa emas yang mencurahkan minyak keemasan itu?”
4:13 Lalu, dia menjawab kepadaku, dengan berkata, “Apakah kamu tidak tahu apa arti semua ini?” Jawabku, “Tidak, Tuanku!”
4:14 Lalu, dia berkata, “Inilah dua laki-laki yang diurapi, yang berdiri di dekat Tuhan semesta bumi!”
Penglihatan Keenam: Gulungan Kitab yang Terbang
5:1 Lalu, aku berbalik, dan mengangkat mataku, dan melihat, tampak sebuah gulungan kitab yang terbang.
5:2 Kemudian, dia bertanya kepadaku, “Apakah yang kamu lihat?” Jawabku, “Aku melihat sebuah gulungan kitab yang terbang, panjangnya 20 hasta dan lebarnya 10 hasta.”
5:3 Lalu, dia berkata kepadaku, “Inilah kutuk yang keluar di atas permukaan seluruh negeri. Sebab, setiap orang yang mencuri akan disingkirkan menurut tulisan di sisi yang satu, dan setiap orang yang bersumpah akan disingkirkan menurut tulisan di sisi lain.
5:4 Aku telah mengeluarkannya,” firman TUHAN semesta alam, “dan kutuk itu akan masuk ke rumah pencuri serta ke rumah orang yang bersumpah dusta demi nama-Ku. Lalu, kutuk itu akan tinggal di tengah-tengah rumahnya dan memusnahkannya, baik kayu-kayunya maupun batu-batunya.”
Penglihatan Ketujuh: Perempuan dan Gantang
5:5 Kemudian, malaikat yang berbicara denganku itu keluar dan berkata kepadaku, “Angkat matamu sekarang dan lihatlah apa yang muncul itu!”
5:6 Lalu, aku bertanya, “Apakah itu?” Jawabnya, “Inilah gantang yang muncul itu.” Katanya lagi, “Inilah kejahatan mereka di seluruh negeri!”
5:7 Kemudian, lihatlah, tutup timah gantang itu terangkat dan ada seorang perempuan duduk di tengah-tengah gantang itu.
5:8 Lalu, malaikat itu berkata, “Dialah kejahatan!” Kemudian, dia menghempaskannya kembali ke tengah-tengah gantang dan menghempaskan batu timah itu ke mulutnya.
5:9 Kemudian, aku melayangkan mataku dan melihat serta tampaklah dua orang perempuan muncul keluar, dan angin bertiup pada sayap-sayap mereka. Adapun sayap-sayap mereka seperti sayap-sayap burung bangau dan mengangkut gantang itu di antara bumi dan langit.
5:10 Lalu, aku bertanya kepada malaikat yang berbicara denganku itu, “Ke manakah mereka membawa gantang itu?”
5:11 Jawabnya kepadaku, “Ke Tanah Sinear untuk membangun sebuah rumah untuknya. Lalu, setelah rumah itu didirikan, dia ditempatkan di sana, di tempatnya sendiri.”
Penglihatan Kedelapan: Empat Kereta Perang
6:1 Lalu, aku berpaling dan melayangkan mataku, dan melihat tampaklah empat kereta muncul dari antara dua gunung. Adapun gunung-gunung itu adalah gunung-gunung perunggu.
6:2 Kereta pertama ditarik oleh kuda-kuda merah dan kereta kedua ditarik oleh kuda-kuda hitam.
6:3 Kereta ketiga ditarik oleh kuda-kuda putih dan kereta keempat ditarik oleh kuda-kuda berbintik yang kuat.
6:4 Lalu, aku menjawab dan bertanya kepada malaikat yang berbicara denganku itu, “Apakah arti semua ini, Tuanku?”
6:5 Kemudian, malaikat itu menjawab dan berkata kepadaku, “Inilah keempat roh dari surga, yang keluar setelah menghadap Tuhan semesta bumi.”
6:6 Kereta yang ditarik kuda-kuda hitam keluar ke Tanah Utara dan kereta yang ditarik kuda-kuda putih pergi mengikuti mereka, sedangkan kereta yang ditarik kuda-kuda berbintik keluar ke Tanah Selatan.
6:7 Saat, kuda-kuda kuat itu keluar, mereka berusaha untuk pergi menjelajahi bumi, katanya, “Pergi, jelajahilah bumi!” Oleh sebab itu, mereka menjelajahi bumi.
6:8 Lalu, malaikat itu memanggilku dan berbicara kepadaku, dengan berkata “Lihat, mereka pergi keluar ke Tanah Utara untuk menenangkan Roh-Ku di Tanah Utara.”
Mahkota bagi Imam Yosua
6:9 Kemudian, firman TUHAN datang kepadaku, firman-Nya:
6:10 “Ambillah persembahan dari orang-orang buangan, yaitu dari Heldai, Tobia, dan Yedaya, yang datang dari Babel. Lalu, pada hari ini, kamu pergi dan masuklah ke rumah Yosia, anak Zefanya.
6:11 Ambillah perak dan emas, dan buatlah mahkota, serta taruhlah di kepala Imam Besar Yosua, anak Yozadak.
6:12 Lalu, katakan kepadanya perkataan ini, “Inilah firman TUHAN semesta alam, firman-Nya, ‘Lihatlah orang itu, namanya Tunas. Kemudian, dia akan bertunas dari tempatnya, dan akan membangun Bait TUHAN.
6:13 Bahkan, dia akan membangun Bait TUHAN, dan akan menerima kemuliaan. Lalu, dia akan duduk dan memerintah di takhtanya. Dia akan menjadi seorang imam di takhtanya dan nasihat damai sejahtera akan ada di antara mereka berdua.
6:14 Kemudian, mahkota-mahkota akan ada untuk Heldai, dan untuk Tobia, dan untuk Yedaya, dan Hen, anak Zefanya sebagai tanda peringatan di Bait TUHAN.
6:15 Lalu, orang-orang dari jauh akan datang dan akan membangun Bait TUHAN, maka kalian akan mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepada kalian. Adapun hal ini akan terjadi, apabila kalian sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allah kalian.”