Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Ibrani 12:5

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Ibr 12:5

Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan 1 , dan janganlah putus asa p  apabila engkau diperingatkan-Nya;

BIS (1985) ©

SABDAweb Ibr 12:5

Dan janganlah melupakan nasihat Allah ini, yang diberikan kepadamu sebagai anak-anak-Nya: "Anak-Ku, perhatikanlah baik-baik ajaran Tuhan, dan janganlah berkecil hati kalau Ia memarahimu.

AYT Draft

Dan, apakah kamu telah melupakan nasihat yang diberikan kepadamu sebagai anak-anak? “Hai anakku, jangan anggap enteng didikan Tuhan, dan jangan merasa kecil hati ketika kamu ditegur-Nya.

TL (1954) ©

SABDAweb Ibr 12:5

dan kamu sudah lupa akan nasehat yang mengingatkan kamu seperti mengingatkan anak-anak, katanya: Hai anakku, janganlah engkau meringankan ajaran Tuhan, dan jangan tawar hati apabila engkau terkena hukuman-Nya;

MILT (2008)

Tetapi kamu telah dibuat lupa akan nasihat yang Dia bicarakan kepada kamu seperti kepada anak-anak, "Hai anak-Ku, janganlah menganggap ringan didikan Tuhan YAHWEH 2962, jangan pula menjadi tawar hati ketika ditempelak oleh-Nya.

WBTC Draft (2006) ©

SABDAweb Ibr 12:5

Kamu adalah anak-anak Allah, dan Dia mengatakan firman yang menghibur kamu. Kamu telah melupakan kata-kata ini, "Hai anakku, jangan anggap enteng jika Tuhan membuat engkau berdisiplin. Dan jangan putus asa jika Tuhan mengoreksi engkau.

FAYH (1989) ©

SABDAweb Ibr 12:5

Sudah lupakah Saudara akan firman Allah yang disampaikan kepada Saudara sebagai anak-Nya? Ia berkata, "Anak-Ku, janganlah engkau marah apabila Tuhan menghukummu. Janganlah putus asa, apabila kesalahanmu ditunjukkan kepadamu.

ENDE (1969) ©

SABDAweb Ibr 12:5

Kamu sudah lupa akan peringatan Allah kepadamu, dimana Ia menegur kamu bagaikan kanak-kanak, sabdaNja: "Hai anakKu, djanganlah engkau mengabaikan siksa jang datang dari Tuhan, dan patah hati karena hukumanNja.

Shellabear Draft (1912) ©

SABDAweb Ibr 12:5

maka terlupalah kamu akan nasihat yang mengingatkan kamu seperti seorang anak, katanya, "Hai anakku, janganlah ajaran Tuhan itu engkau ringankan, Dan jangan tawar hati apabila engkau ditempelaknya;

Shellabear 2000 (2000)

Apakah kamu sudah lupa pada nasihat yang mengingatkan kamu sebagai anak, “Hai anakku, janganlah engkau menganggap ringan hajaran Tuhan, dan janganlah tawar hati apabila engkau ditegur-Nya dengan keras.

Melayu BABA (1913) ©

SABDAweb Ibr 12:5

dan kamu sudah lupa itu nasihat yang chakap sama kamu sperti sama anak-anak, "Hei anak, jangan angkau ta'pdulikan Tuhan punya ajaran, Dan jangan tawar-hati bila angkau kna dia kalot:

Klinkert 1879 (1879) ©

SABDAweb Ibr 12:5

Maka terloepalah kamoe akan nasihat jang berkata kapadamoe saperti kapada anaknja, katanja: "Hai anakkoe, djanganlah engkau mentjelakan sesah pengadjaran Toehan dan djangan poetoes asa apabila engkau disiksakannja,"

Klinkert 1863 (1863) ©

SABDAweb Ibr 12:5

Maka kamoe soedah loepa sama nasihat, jang berkata sama kamoe saperti sama anak-anak, katanja: {Ayu 5:17; Ams 3:11; Wah 3:19} "Hei anakkoe! djangan angkau kiraken tidak bergoena pengadjaran Toehan, atawa djangan poetoes harap kaloe angkau ditegor olihnja."

Leydekker Draft (1733) ©

SABDAweb Ibr 12:5

Dan kamu sudah lupakan natsihhet 'itu, jang detjeriterakan kapada kamu sa`awleh 2 kapada 'anakh 2 laki 2: hej 'anakhku laki 2, djangan 'angkaw memudahkan ta`adib maha besar Tuhan, dan djangan 'angkaw pangsan manakala 'angkaw dehardikh 'awlehnja:

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku

TB ITL ©

SABDAweb Ibr 12:5

Dan
<2532>
sudah lupakah
<1585>
kamu akan nasihat
<3874>
yang
<3748>
berbicara
<1256>
kepada kamu
<5213>
seperti
<5613>
kepada anak-anak
<5207>
: "Hai anakku
<5207> <3450>
, janganlah
<3361>
anggap enteng
<3643>
didikan
<3809>
Tuhan
<2962>
, dan janganlah
<3366>
putus asa
<1590>
apabila engkau diperingatkan-Nya
<846> <1651>
;

[<5259>]
TL ITL ©

SABDAweb Ibr 12:5

dan
<2532>
kamu sudah lupa
<1585>
akan nasehat
<3874>
yang mengingatkan
<3748>
kamu
<5213>
seperti
<5613>
mengingatkan
<1256>
anak-anak
<5207>
, katanya: Hai anakku
<5207> <3450>
, janganlah
<3361>
engkau meringankan
<3643>
ajaran
<3809>
Tuhan
<2962>
, dan jangan
<3366>
tawar
<1590>
hati apabila engkau terkena
<5259>
hukuman-Nya
<1651>
;
GREEK
kai
<2532>
CONJ
eklelhsye
<1585> (5769)
V-RPI-2P
thv
<3588>
T-GSF
paraklhsewv
<3874>
N-GSF
htiv
<3748>
R-NSF
umin
<5213>
P-2DP
wv
<5613>
ADV
uioiv
<5207>
N-DPM
dialegetai
<1256> (5736)
V-PNI-3S
uie
<5207>
N-VSM
mou
<3450>
P-1GS
mh
<3361>
PRT-N
oligwrei
<3643> (5720)
V-PAM-2S
paideiav
<3809>
N-GSF
kuriou
<2962>
N-GSM
mhde
<3366>
CONJ
ekluou
<1590> (5744)
V-PPM-2S
up
<5259>
PREP
autou
<846>
P-GSM
elegcomenov
<1651> (5746)
V-PPP-NSM
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Ibr 12:5

Dan sudah lupakah kamu akan nasihat yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap enteng didikan Tuhan 1 , dan janganlah putus asa p  apabila engkau diperingatkan-Nya;

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Ibr 12:5

Dan sudah lupakah 1  kamu akan nasihat 2  yang berbicara kepada kamu seperti kepada anak-anak: "Hai anakku, janganlah anggap enteng 3  didikan Tuhan, dan janganlah putus asa 4  apabila engkau diperingatkan-Nya;

Catatan Full Life

Ibr 12:5 1

Nas : Ibr 12:5

Perhatikan beberapa hal mengenai didikan Tuhan atas orang-orang percaya dan kesukaran serta penderitaan yang diizinkan-Nya terjadi dalam kehidupan kita.

  1. 1) Semuanya itu merupakan tanda bahwa kita adalah anak-anak Allah (ayat Ibr 12:7-8).
  2. 2) Semuanya itu merupakan jaminan kasih dan perhatian Allah kepada kita (ayat Ibr 12:6).
  3. 3) Didikan Tuhan memiliki dua maksud:
    1. (a) agar pada akhirnya kita tidak ikut dihukum bersama-sama dengan dunia (1Kor 11:31-32), dan
    2. (b) agar kita dapat mengambil bagian dalam kekudusan Allah dan tetap hidup di dalam kesucian karena tanpanya kita tidak mungkin melihat Allah (ayat Ibr 12:10-11,14).
  4. 4) Ada dua akibat yang mungkin terjadi karena didikan Tuhan.
    1. (a) Kita dapat tetap bertahan dalam kesukaran dengan pimpinan Allah, tunduk kepada kehendak Allah dan tetap setia kepada-Nya (ayat Ibr 12:5-6). Dengan melakukan hal ini kita akan tetap hidup sebagai anak-anak rohani Allah (ayat Ibr 12:7-9) dan mengambil bagian dalam kesucian-Nya (ayat Ibr 12:10); kita juga akan menuai kebenaran (ayat Ibr 12:11).
    2. (b) Kita dapat memandang ringan didikan Tuhan ini (ayat Ibr 12:5), memberontak terhadap Allah karena penderitaan dan kesukaran, dan oleh karenanya murtad dari Allah (ayat Ibr 12:25; Ibr 3:12-14).
  5. 5) Di bawah kehendak Allah, kesulitan mungkin tiba
    1. (a) sebagai akibat perjuangan rohani melawan Iblis (Ef 6:11-18);
    2. (b) sebagai ujian untuk memperkuat iman kita (1Pet 1:6-7) dan pekerjaan kita (Mat 7:24-27; 1Kor 3:13-15), atau
    3. (c) sebagai persiapan untuk menghibur saudara seiman yang lain (2Kor 1:3-5) dan menyatakan kehidupan Kristus (2Kor 4:8-10,12,16).
  6. 6) Di dalam segala bentuk kesengsaraan, kita harus mencari Allah, memeriksa kehidupan kita (2Taw 26:5; Mazm 3:5; 9:13; 34:18) dan meninggalkan segala sesuatu yang bertentangan dengan kekudusan-Nya (ayat Ibr 12:10,14;

    lihat cat. --> Mazm 60:3-14;

    lihat cat. --> Mazm 66:18;

    [atau ref. Mazm 60:3-14; 66:18]

    lihat art. PENDERITAAN ORANG BENAR).

[+] Bhs. Inggris



TIP #17: Gunakan Pencarian Universal untuk mencari pasal, ayat, referensi, kata atau nomor strong. [SEMUA]
dibuat dalam 0.01 detik
dipersembahkan oleh YLSA