kecilkan semua  

Teks -- Yohanes 6:35 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
6:35 Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Topik/Tema Kamus: Roti | Gambaran, Teladan Kristus | Gelar Dan Nama Yang Diberikan; Kepada Kristus | Iman | Manna | Yesus | Lazarus | Yohanes, Injil | Hari | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Hagelberg , Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Yoh 6:35 - AKULAH ROTI HIDUP. Nas : Yoh 6:35 Pernyataan "Aku adalah roti hidup" adalah yang pertama dari tujuh pernyataan "Aku adalah" yang dicatat dalam Injil Yohanes. Setiap p...

Nas : Yoh 6:35

Pernyataan "Aku adalah roti hidup" adalah yang pertama dari tujuh pernyataan "Aku adalah" yang dicatat dalam Injil Yohanes. Setiap pernyataan itu menampilkan suatu aspek penting dari pelayanan pribadi Kristus. Pernyataan ini memberitahukan kita bahwa Kristus adalah makanan yang memelihara kehidupan rohani (lih. ayat Yoh 6:53). Pernyataan lain adalah: "terang dunia" (Yoh 8:12), "pintu" (Yoh 10:9), "gembala baik" (Yoh 10:11,14), "kebangkitan dan hidup" (Yoh 11:25), "jalan, kebenaran, hidup" (Yoh 14:6) dan "pokok anggur yang benar" (Yoh 15:1,5).

Jerusalem: Yoh 6:35 - Akulah Ungkapan Yunani "ego eimi" mengingatkan nama ilahi yang diwahyukan kepada Musa, Kel 3:14, bdk Yoh 8:24+. Tetapi di sini seperti dalam beberapa ayat la...

Ungkapan Yunani "ego eimi" mengingatkan nama ilahi yang diwahyukan kepada Musa, Kel 3:14, bdk Yoh 8:24+. Tetapi di sini seperti dalam beberapa ayat lain ungkapan itu memulai juga penjelasan salah satu perbuatan atau perkataan, Yesus menyebut diriNya di sini roti sejati yang dilambangkan oleh manna dan roti yang kemarin diperbanyakNya. Lih Yoh 6:41,48,51; Yoh 8:12; Yoh 10:7-11; Yoh 11:25; Yoh 15:1

Jerusalem: Yoh 6:35 - ia tidak akan haus lagi Sama seperti Hikmat dahulu, Ams 9:1 dst, demikianpun Yesus mengundang manusia ke perjamuanNya. Dalam pandangan Yohanes Yesuslah Hikmat Allah, yang dal...

Sama seperti Hikmat dahulu, Ams 9:1 dst, demikianpun Yesus mengundang manusia ke perjamuanNya. Dalam pandangan Yohanes Yesuslah Hikmat Allah, yang dalam wahyu alkitabiah sudah menjurus ke kepribadian, bdk Yoh 1:1+. Kenyataan itu berdasarkan ajaran Kristus sendiri, sebagaimana sudah terasa dalam injil-injil sinoptik, Mat 11:19; Luk 11:31 dsj. Tetapi dalam injil keempat pandangan terhadap Yesus jauh lebih menonjol: oleh karena mempunyai asal-usul yang rahasia, Yoh 7:27-29; Yoh 8:14,19; bdk Ayu 28:20-28, hanya Yesus sajalah yang mengenal rahasia-rahasia Allah dan mewahyukannya kepada manusia, Yoh 3:11-12,31-32; bdk Mat 11:25-27 dsj; Wis 9:13-18; Bar 3:29-37, sehingga Dialah roti hidup yang mengenyangkan manusia yang lapar, Yoh 6:35; bdk Ams 9:1-6; Sir 24:19-22; Mat 4:4 dst. (bdk Ula 8:3).

Ref. Silang FULL: Yoh 6:35 - Akulah // roti hidup // barangsiapa percaya // akan haus · Akulah: Kel 3:14; Yoh 8:12; 10:7,11; 11:25; 14:6; 15:1 · roti hidup: Yoh 6:48,51 · barangsiapa percaya: Yoh 3:15; Yoh 3:15 &mid...

· Akulah: Kel 3:14; Yoh 8:12; 10:7,11; 11:25; 14:6; 15:1

· roti hidup: Yoh 6:48,51

· barangsiapa percaya: Yoh 3:15; [Lihat FULL. Yoh 3:15]

· akan haus: Yoh 4:14

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Hagelberg: Yoh 6:22-59 - -- 6:22-59 Manna di padang gurun, dan Roti Hidup

6:22-59 Manna di padang gurun, dan Roti Hidup

Hagelberg: Yoh 6:22-59 - -- 6:22-59 Manna di padang gurun, dan Roti Hidup

6:22-59 Manna di padang gurun, dan Roti Hidup

Hagelberg: Yoh 6:35 - -- 6:35 Kata Yesus kepada mereka, "Akulah602 roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia ti...

6:35 Kata Yesus kepada mereka, "Akulah602 roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.

Dalam ayat 34 mereka salah paham. Dalam ayat ini Tuhan Yesus menjelaskan maksud-Nya dengan kata-kata yang mulia dan jelas: Dia tidak berbicara mengenai roti. Dia berbicara mengenai diri-Nya sendiri, yang Dia kiaskan sebagai roti yang memberi hidup kepada barangsiapa yang datang kepada-Nya, atau dengan kata lain, barangsiapa yang percaya kepada-Nya.

Sama seperti roti biasa dapat memberikan kehidupan biasa, demikian juga roti hidup memberikan kehidupan kekal.

Dalam Injil Yohanes ada tujuh pernyataan "Aku Adalah" seperti pernyataan ini,603 yaitu:

Aku Adalah roti hudup: 6:35 dan 48 (serta ayat 41 dan 51)

Aku Adalah terang dunia: 8:12

Aku Adalah pintu: 10:7 dan 9

Aku Adalah gembala yang baik: 10:11 dan 14

Aku Adalah kebangkitan dan hidup: 11:25

Aku Adalah jalan dan kebenaran dan hidup: 14:6

Aku Adalah pokok anggur: 15:1 dan 5

Kiasan haus juga dipakai dalam pasal 4 di sumur Yakub, dan dalam pasal 7:37 di Yerusalem. Kehausan rohani memang merupakan istilah yang tepat untuk menyatakan kerinduan dan keperluan yang dirasakan setiap orang yang sadar pada kemiskinan rohaninya. Dalam Mazmur 42:2-3 kita membaca mengenai kehausan itu: "Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup." Tuhan Yesus berjanji bahwa kehausan itu pasti dipuaskan jika orang percaya kepada Dia. Dalam pasal 7:37-38 kehausan disejajarkan dengan percaya, sama seperti dalam ayat ini.

Nubuatan-nubuatan yang akan digenapi pada saat kedatangan Mesias, yaitu pesta perjamuan besar (lihat misalnya Injil Matius 8:11-12 dan 26:29, juga Kitab Wahyu 7:14-16 dan 19:6-9), sudah ditawarkan untuk dinikmati pada saat orang percaya kepada Tuhan Yesus: dia tidak lapar lagi dan tidak haus lagi. Dengan demikian, Injil Yohanes menceritakan kehadiran masa depan.604

Carson605 mengamati bahwa dalam ayat ini ada unsur yang merupakan kiasan (roti hidup, lapar, dan haus) dan ada unsur yang harfiah (datang dan percaya). Integrasi antara unsur yang harfiah dan unsur kiasan yang ada dalam ayat ini menolong kita untuk lebih memahami arti yang dimaksudkan dalam ayat 49-58, suatu bagian yang sudah tidak memakai unsur harfiah lagi.

Hagelberg: Yoh 6:35-48 - -- c. Yesus sebagai Roti Hidup (6:35-48) Dalam bagian ini suasana perlawanan meningkat, karena Tuhan Yesus melawan ketidakpercayaan mereka. Suasana persu...

c. Yesus sebagai Roti Hidup (6:35-48)

Dalam bagian ini suasana perlawanan meningkat, karena Tuhan Yesus melawan ketidakpercayaan mereka. Suasana persungutan tampak, bahkan sampai murid-murid-Nya sendiri bersungut-sungut, dan orang banyak pergi meninggalkan Dia. (Lihat ayat 41, 52, 60-61, 64, dan 66.) Suasana optimisme sudah lenyap. Mungkin para pembaca bertanya, "Apakah ketidakpercayaan akan menang?"599

Menurut Peder Borgen,600 pola khotbah dalam bagian ini sama persis dengan pola khotbah rabi-rabi Israel zaman itu. Pasal 6:59 menjelaskan bahwa khotbah ini disampaikan di rumah ibadat di Kapernaum. Pasal 6:4 menjelaskan bahwa hari raya Paskah sudah dekat. Menurut Aileen Guilding,601 pembacaan Firman Allah yang dibacakan di rumah ibadat orang Yahudi pada waktu itu disusun dalam suatu siklus tiga tahunan. Tahun pertama Keluaran 1-8 dibacakan. Tahun kedua Keluaran 11-16 dibacakan. Tahun ketiga Bilangan 6-14 dibacakan. Selain itu, Yesaya 51:6 dst. dan Yesaya 54-55 juga turut dibacakan untuk melengkapi pembacaan tersebut. Catatan historis ini menarik, karena nas yang dibacakan di kebaktian-kebaktian menjelang Paskah (misalnya Kejadian 2-3, Keluaran 16, dan Bilangan 11) penuh dengan ayat-ayat yang mendukung khotbah ini, terutama Yesaya 55.

Hagelberg: Yoh 6:35 - -- 6:35 Kata Yesus kepada mereka, "Akulah602 roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia ti...

6:35 Kata Yesus kepada mereka, "Akulah602 roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.

Dalam ayat 34 mereka salah paham. Dalam ayat ini Tuhan Yesus menjelaskan maksud-Nya dengan kata-kata yang mulia dan jelas: Dia tidak berbicara mengenai roti. Dia berbicara mengenai diri-Nya sendiri, yang Dia kiaskan sebagai roti yang memberi hidup kepada barangsiapa yang datang kepada-Nya, atau dengan kata lain, barangsiapa yang percaya kepada-Nya.

Sama seperti roti biasa dapat memberikan kehidupan biasa, demikian juga roti hidup memberikan kehidupan kekal.

Dalam Injil Yohanes ada tujuh pernyataan "Aku Adalah" seperti pernyataan ini,603 yaitu:

Aku Adalah roti hudup: 6:35 dan 48 (serta ayat 41 dan 51)

Aku Adalah terang dunia: 8:12

Aku Adalah pintu: 10:7 dan 9

Aku Adalah gembala yang baik: 10:11 dan 14

Aku Adalah kebangkitan dan hidup: 11:25

Aku Adalah jalan dan kebenaran dan hidup: 14:6

Aku Adalah pokok anggur: 15:1 dan 5

Kiasan haus juga dipakai dalam pasal 4 di sumur Yakub, dan dalam pasal 7:37 di Yerusalem. Kehausan rohani memang merupakan istilah yang tepat untuk menyatakan kerinduan dan keperluan yang dirasakan setiap orang yang sadar pada kemiskinan rohaninya. Dalam Mazmur 42:2-3 kita membaca mengenai kehausan itu: "Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup." Tuhan Yesus berjanji bahwa kehausan itu pasti dipuaskan jika orang percaya kepada Dia. Dalam pasal 7:37-38 kehausan disejajarkan dengan percaya, sama seperti dalam ayat ini.

Nubuatan-nubuatan yang akan digenapi pada saat kedatangan Mesias, yaitu pesta perjamuan besar (lihat misalnya Injil Matius 8:11-12 dan 26:29, juga Kitab Wahyu 7:14-16 dan 19:6-9), sudah ditawarkan untuk dinikmati pada saat orang percaya kepada Tuhan Yesus: dia tidak lapar lagi dan tidak haus lagi. Dengan demikian, Injil Yohanes menceritakan kehadiran masa depan.604

Carson605 mengamati bahwa dalam ayat ini ada unsur yang merupakan kiasan (roti hidup, lapar, dan haus) dan ada unsur yang harfiah (datang dan percaya). Integrasi antara unsur yang harfiah dan unsur kiasan yang ada dalam ayat ini menolong kita untuk lebih memahami arti yang dimaksudkan dalam ayat 49-58, suatu bagian yang sudah tidak memakai unsur harfiah lagi.

Hagelberg: Yoh 6:22-58 - -- 5. Khotbah Roti Hidup (6:22-58) Sesuai dengan kebiasaan Yohanes untuk membedakan agama lama dengan pribadi Tuhan Yesus, dalam khotbah yang keempat ini...

5. Khotbah Roti Hidup (6:22-58)

Sesuai dengan kebiasaan Yohanes untuk membedakan agama lama dengan pribadi Tuhan Yesus, dalam khotbah yang keempat ini ada kontras antara manna di padang gurun dan Tuhan Yesus yang adalah "Roti Hidup".

Ada tiga pendekatan pada penafsiran bagian ini.587 Ketiga tafsiran tersebut berpusat pada masalah kepentingan Perjamuan Kudus di dalam tafsiran nas ini. Ada penafsir yang berkata bahwa nas ini, terutama pasal 6:53-58, membicarakan Perjamuan Kudus. (Selain nas ini, Injil Yohanes tidak menyebutkan Perjamuan Kudus.) Pasal 6:55 merupakan dukungan yang paling kuat bagi pandangan ini. Namun tafsiran ini sangat sulit diterima. Jika nas ini membahas Perjamuan Kudus, maka pasal 6:53, yang berkata "...sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu", berarti bahwa keikutsertaan dalam Perjamuan Kudus merupakan syarat mutlak untuk keselamatan, sedangkan Injil Yohanes, dan seluruh Perjanjian Baru, mengajar bahwa syarat satu-satunya adalah iman dalam Yesus Kristus, dan bukan perbuatan mana pun. Selain alasan tersebut, menurut pasal 6:59 nas ini diucapkan oleh Tuhan Yesus "di Kapernaum ketika Ia mengajar di rumah ibadat". Di rumah ibadah itu mereka tidak mengerti sedikit pun mengenai Perjamuan Kudus, sehingga khotbah ini mustahil dimengerti jika pandangan ini diterima.

Tafsiran kedua adalah bahwa dalam khotbah ini, istilah "roti", "daging", "darah", dan "minuman" hanya melambangkan diri Yesus Kristus. Menurut tafsiran ini, dalam khotbah ini Tuhan Yesus menekankan bahwa manusia harus menerima Dia untuk memperoleh hidup yang kekal.

Tafsiran yang ketiga setuju dengan yang kedua, tetapi juga menerima kenyataan bahwa nas ini, jika dibaca orang Kristen, mengingatkan mereka tentang Perjamuan Kudus.

Namun jika nas ini dibaca orang Yahudi, mereka teringat pada manna dan Musa. Bukankah para pembaca pertama orang Yahudi, dan tujuan utama dari Injil Yohanes penginjilan terhadap orang-orang Yahudi? Nas ini merupakan khotbah Tuhan Yesus di rumah ibadah orang Yahudi. Di situ Dia meneruskan tema "Paskah Baru". Dia dapat memuaskan kelaparan lima ribu orang karena Dia adalah Tuhan Allah yang dulu memberi manna kepada umat Israel. Dia dapat berjalan di atas air karena Dia adalah Tuhan Allah yang dulu menuntun umat Israel menyeberangi Laut Teberau, dan Dia, sebagai roti hidup, dapat menyelamatkan mereka, karena Dia adalah Tuhan Allah yang dulu memberi manna itu kepada Israel.

Pada dasarnya, Perjamuan Kudus merupakan suatu kiasan mengenai pengorbanan Tuhan Yesus dan keselamatan yang Dia sediakan. Demikian juga ungkapan dan bahasan "Roti Hidup" merupakan kiasan mengenai pengorbanan Tuhan Yesus dan keselamatan yang Dia sediakan. Dua-duanya merujuk kepada Tuhan Yesus serta karya-Nya.

Sebenarnya tema mengenai "Roti Hidup" dapat juga dikatakan sebagai tema seluruh isi pasal 6. Dalam peristiwa-peristiwa pembebasan umat Allah dari Mesir, Tuhan Allah membuktikan bahwa Dia sanggup menyelamatkan umat-Nya. Dalam peristiwa-peristiwa yang dicatat dalam Injil Yohanes pasal 6, Tuhan Yesus membuktikan bahwa Dia adalah penggenapan dari peristiwa Paskah dan keselamatan umat Israel dari tangan Firaun yang diceritakan dalam Kitab Keluaran.

Hagelberg: Yoh 5:1--7:52 - -- C. Oposisi Timbul: tambah tanda, perbuatan, dan kata (5:1-7:52) Dalam bagian ini pertentangan antara Tuhan Yesus dan pemimpin-pemimpin orang Yahudi ti...

C. Oposisi Timbul: tambah tanda, perbuatan, dan kata (5:1-7:52)

Dalam bagian ini pertentangan antara Tuhan Yesus dan pemimpin-pemimpin orang Yahudi timbul. Apa yang tersirat dalam bagian yang sebelumnya, sudah menjadi nyata dalam bagian ini. Sesuai dengan pasal 1;10, mereka melawan Tuhan Yesus.

Hagelberg: Yoh 1:19--10:42 - -- II. PENYATAAN YESUS DENGAN KATA DAN PERBUATAN (1:19-10:42)

II. PENYATAAN YESUS DENGAN KATA DAN PERBUATAN (1:19-10:42)

Wycliffe: Yoh 6:1-71 - -- I. Pemberian Makan Lima Ribu Orang dan Khotbah Tentang Roti Hidup (6:1-71). Beberapa sarjana yang mendukung pendapat bahwa pasal 5 dan 6 sudah diubah...

I. Pemberian Makan Lima Ribu Orang dan Khotbah Tentang Roti Hidup (6:1-71).

Beberapa sarjana yang mendukung pendapat bahwa pasal 5 dan 6 sudah diubah urutannya, telah mengemukakan beberapa keuntungan tertentu dari pengubahan tersebut. Tetapi tidak adanya bukti dari naskah tentang hal tersebut merupakan halangan berat untuk menerima pandangan ini.

Mukjizat yang ada di hadapan kita saat ini merupakan satu-satunya "tanda" yang dicatat semua Injil. Markus dan Lukas menyebutkan bahwa Yesus mengajar kepada orang banyak sebelum terjadi mukjizat ini, tetapi Yohanes sendiri yang mencatat khotbah Yesus pada keesokan harinya.

Wycliffe: Yoh 6:35-65 - -- 35-65. Bagian ini merupakan khotbah sesungguhnya, disela tiga kali oleh pertanyaan dan diskusi.

35-65. Bagian ini merupakan khotbah sesungguhnya, disela tiga kali oleh pertanyaan dan diskusi.

Wycliffe: Yoh 6:35 - roti hidup // datang 35. Akhirnya Yesus menyebut diri-Nya sebagai roti hidup. Dia bukan hanya memiliki hidup di dalam diri-Nya, Dia juga mampu memberikan hidup kepada oran...

35. Akhirnya Yesus menyebut diri-Nya sebagai roti hidup. Dia bukan hanya memiliki hidup di dalam diri-Nya, Dia juga mampu memberikan hidup kepada orang lain. Tetapi roti ini bukan sesuatu yang lahiriah, bukan sesuatu yang terpisah dari diri-Nya. Orang harus datang kepada-Nya untuk memperoleh roti itu, yang artinya harus percaya kepada-Nya. Bagi mereka yang datang kelaparan rohani mereka akan disingkirkan untuk selamanya. Di sini makan dam minum terdapat bersamaan. mungkin mengantisipasi ayat 53. Orang tidak perlu berpaling dari Kristus kepada sumber lainnya untuk mencari kepuasan.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: Yoh 6:28-59 - Kristus Adalah Roti Sejati yang Turun dari Sorga; Kristus Menyambut Semua Orang yang Datang kepada-N Kristus Adalah Roti Sejati yang Turun dari Sorga; Kristus Menyambut Semua Orang yang Datang kepada-Nya; Perlunya Menyantap Kristus, Sang Roti Hidup (6...

SH: Yoh 6:22-40 - Iman, sebab dan akibatnya. (Kamis, 10 Januari 2002) Iman, sebab dan akibatnya. Orang banyak mencari Yesus bukan karena mereka ingin mengenal-Nya lebih dalam lagi. Mereka mencari Yesus karena ingin ...

SH: Yoh 6:25-40 - Yesuslah jawaban (Minggu, 3 Februari 2008) Yesuslah jawaban Yesus menegur orang banyak yang mencari Dia karena ingin mendapatkan lagi roti hasil mukjizat (ayat 26). Mereka mencari Dia buka...

SH: Yoh 6:25-40 - Kepuasan yang sesungguhnya. (Senin, 11 Januari 1999) Kepuasan yang sesungguhnya. Kebaktian Kebangunan Rohani lebih disukai daripada pembinaan-pembinaan rohani mendalam dan serius. Adakah kegiatan...

SH: Yoh 6:28-40 - Roti Hidup (Sabtu, 14 Januari 2006) Roti Hidup Manusia duniawi tidak mungkin mengerti hal-hal rohani. Hanya seseorang yang memiliki Roh Allah yang mampu mengerti kebenaran rohani. ...

Topik Teologia: Yoh 6:35 - -- Yesus Kristus Manna Kel 16:11-15 Yoh 6:32-35 Yesus Mengklaim Menentukan Otoritas Kekal atas Manusia ...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Yohanes (Pendahuluan Kitab) Penulis : Yohanes Tema : Yesus, Putra Allah Tanggal Penulisan: 80-95 M Latar Belakang Injil Yohanes adalah unik di antara keem...

Full Life: Yohanes (Garis Besar) Garis Besar Prolog tentang Logos (Yoh 1:1-18) I. Memperkenalkan Kristus kepada Israel (Yoh 1:19-51) A. Oleh Yohan...

Matthew Henry: Yohanes (Pendahuluan Kitab) Kita tidak sedang membahas kapan dan di mana Injil ini dituliskan. Kita yakin Injil ini diberikan melalui inspirasi Allah kepada Yohanes, saudara Yako...

Jerusalem: Yohanes (Pendahuluan Kitab) INJIL YOHANES PENGANTAR INJIL YOHANES DAN SURAT-SURAT YOHANES Injil Yohanes Kata Penutup pertama, Yoh 20:31, menyatakan termasuk jenis sastra Injil Yo...

Ende: Yohanes (Pendahuluan Kitab) INDJIL JESUS KRISTUS KARANGAN JOANES KATA PENGANTAR Karangan Indjil ini biasa disebut "Indjil keempat". Menurut riwajat lisan (tradisi) jang sangat pa...

Hagelberg: Yohanes (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN Prakata Pendahuluan Injil Yohanes dapat diumpamakan sebagai sebuah kolam yang begitu dangkal sehingga seorang anak dapat main di dalam...

Hagelberg: Yohanes (Garis Besar) GARIS BESAR I. KATA PENGANTAR (1:1-18) II. PENYATAAN YESUS DENGAN KATA DAN PERBUATAN (1:19-10:42) A. Pengantar pada Pelayanan Y...

Hagelberg: Yohanes DAFTAR PUSTAKA Daftar Kepustakaan Barrett, C. K., The Gospel According to St. John, an Introduction with Commentary and Notes on the Greek Text, The W...

Wycliffe: Yohanes (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN YOHANES Sifat dari kitab ini. Sekalipun bahasa dan susunannya sederhana, kitab ini merupakan suatu paparan yang mendalam mengenai diri Kr...

Wycliffe: Yohanes (Garis Besar) GARIS BESAR YOHANES I. Prolog 1:1.18 A. Pra-eksistensi Logos 1:1, 2 B. Logos Kosmis 1:3-5 C. Logos yang Berinkarnas...

BIS: Yohanes (Pendahuluan Kitab) KABAR BAIK YANG DISAMPAIKAN OLEH YOHANES PENGANTAR Dalam Kabar Baik yang disampaikan oleh Yohanes ini, Yesus dikemukakan sebagai Sabda Allah yang ab

KABAR BAIK YANG DISAMPAIKAN OLEH YOHANES

PENGANTAR

Dalam Kabar Baik yang disampaikan oleh Yohanes ini, Yesus dikemukakan sebagai Sabda Allah yang abadi yang telah menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Seperti yang dikatakan dalam buku ini, Kabar Baik ini ditulis dengan maksud supaya para pembacanya dapat percaya bahwa Yesuslah Raja Penyelamat yang dijanjikan -- Ia Anak Allah sendiri. Juga supaya melalui percaya kepada-Nya mereka memperoleh hidup (Yoh 20:31).

Setelah pendahuluan yang mengemukakan bahwa Sabda Allah yang abadi itu adalah Yesus, bagian pertama buku ini mengisahkan berbagai keajaiban yang dibuat oleh-Nya. Keajaiban-keajaiban itu menunjukkan bahwa Yesus adalah Raja Penyelamat yang dijanjikan, Ia Anak Allah. Masing-masing kisah mengenai keajaiban disertai oleh percakapan-percakapan antara Tuhan Yesus dengan orang-orang. Dari percakapan-percakapan itu jelaslah apa yang diungkapkan oleh keajaiban-keajaiban itu. Di dalam bagian ini dikemukakan bahwa ada orang yang percaya kepada Yesus dan menjadi pengikut-Nya, tetapi ada pula yang menentang Dia dan tidak mau percaya kepada-Nya. Pasal 13-17 (Yoh 13:1-17:26) mencatat secara panjang lebar bagaimana akrabnya Yesus dengan pengikut-pengikut-Nya pada malam ketika Ia hendak ditangkap, dan bagaimana Ia mempersiapkan serta menguatkan hati mereka pada malam itu. Pasal-pasal terakhir menguraikan tentang bagaimana Yesus ditangkap dan diadili, bagaimana Ia disalibkan, mati dan bangkit kembali, dan bagaimana Ia memperlihatkan diri-Nya kepada para pengikut-Nya setelah Ia hidup kembali.

Cerita tentang wanita yang tertangkap basah sedang berbuat zinah (\\/BIS Yoh

  1. 8:1-11\\), dimasukkan antara tanda kurung besar karena banyak naskah dan

terjemahan-terjemahan zaman dahulu tidak memuat cerita itu, sedangkan yang lain-lainnya memuatnya di berbagai tempat.

Dalam bukunya ini Yohanes menitikberatkan pemberian, yaitu hidup sejati dan kekal, yang diberikan Allah melalui Kristus. Pemberian itu sudah mulai di dunia, dan dapat dialami oleh orang-orang yang menerima Yesus sebagai jalan kepada Allah, sebagai yang menyatakan Allah, dan sebagai pemberi hidup. Ciri khas Yohanes ialah kiasan-kiasan yang diambilnya dari hal-hal sehari-hari untuk menunjukkan kebenaran-kebenaran rohani, misalnya: air, roti, terang, gembala dan dombanya, pohon anggur dan buahnya.

Isi

  1.  Pendahuluan
    Yoh 1:1-18
  2.  Yohanes Pembaptis dan orang-orang yang pertama-tama menjadi pengikut
    Yesus
    Yoh 1:19-51
  3.  Pelayanan Yesus di tengah-tengah masyarakat
    Yoh 2:1-12:50
  4.  Hari-hari terakhir di Yerusalem dan dekat Yerusalem
    Yoh 13:1-19:42
  5.  Kebangkitan Yesus dan penampakan diri-Nya
    Yoh 20:1-31
  6.  Penutup: suatu penampakan diri lagi di Galilea
    Yoh 21:1-25

Ajaran: Yohanes (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya dengan mengenal isi Kitab Injil Yohanes, orang-orang Kristen mengerti bahwa Allah mengambil rupa manusia untuk menyelamatkan manusia.

Tujuan

Supaya dengan mengenal isi Kitab Injil Yohanes, orang-orang Kristen mengerti bahwa Allah mengambil rupa manusia untuk menyelamatkan manusia. Dengan demikian diharapkan agar iman mereka semakin dikuatkan dalam mengikuti Yesus, sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Yohanes.

Tahun : Sekitar tahun 91 sesudah Masehi.

Penerima : Setiap orang percaya.

Isi Kitab: Kitab Injil Yohanes ini terdiri atas 21 pasal. Di dalam Kitab ini Tuhan Yesus disaksikan sebagai Firman yang menjadi manusia, Anak Allah. Karena itu, Injil Yohanes ini langsung menantang setiap pembaca untuk segera mengambil keputusan sendiri, yakni _percaya_ kepada Tuhan Yesus untuk mendapat keselamatan, tetapi jika _menolak_ Tuhan Yesus pasti akan mendapat kebinasaan.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Injil Yohanes

Untuk mengerti keseluruhan Kitab ini, perlu dimengerti tiga kata penting berikut ini.

  1. Tanda Pengajaran tentang "tanda-tanda" ajaib yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, sebagai bukti bahwa Ia adalah Allah yang menjadi manusia

    Dalam Injil Yohanes, ada tujuh tanda penting yang dibuat oleh Tuhan Yesus, sebagai bukti bahwa Ia adalah Allah yang menjadi manusia.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Yoh 2:1-11. Mujizat air diubah menjadi anggur.
    2. Bacalah pasal Yoh 4:46-54. Tanda mujizat kedua, Tuhan Yesus menyembuhkan ana pegawai yang sakit.
    3. Bacalah pasal Yoh 5:1-47. Tanda mujizat ketiga, Tuhan Yesus menyembuhkan oran sakit di Bethesda.
    4. Bacalah pasal Yoh 6:1-14. Mujizat keempat, Tuhan Yesus memberikan makanan kepad 5010 orang dengan lima potong roti kecil dan dua ekor ikan.
    5. Bacalah pasal Yoh 6:15-21. Tuhan Yesus berjalan di atas air. Ini menunjukkan bahw Ia berkuasa atas alam raya.
    6. Bacalah pasal Yoh 9:1-14. Tuhan Yesus menyembuhkan orang buta.
    7. Bacalah pasal Yoh 11:1-57. Tuhan Yesus membangkitkan Lazarus dari kematian.

Kesemua tanda ajaib ini hanya bisa dilakukan oleh Allah, karena itu tanda-tanda tersebut membuktikan bahwa Yesus adalah Allah yang menjadi manusia. Jadi jika seorang menolak Tuhan Yesus, itu berarti ia menolak Allah. Demikian juga, jika seseorang menerima Tuhan Yesus, ia menjadi anggota keluarga Allah (bacaan Yoh 1:12).

  1. Percaya Pengajaran tentang "percaya" kepada pengakuan Tuhan Yesus tentang dirinya sendiri

    Pada dasarnya berita yang dibawa oleh Tuhan Yesus ialah berita tentang diri-Nya sendiri. Dalam Injil Yohanes ini, Tuhan Yesus memberikan tujuh perumpamaan tentang diri-Nya.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Yoh 6:53,41,48; 14:6. Dalam nats-nats ini Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya adalah sumber kehidupan. Ini berarti seseorang hanya dapat memiliki hidup yang kekal dan berarti kalau ia datang kepada Tuhan Yesus.
    2. Bacalah pasal Yoh 8:12. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Terang Dunia. Ini berarti Tuhan Yesus sajalah yang dapat memberikan penerangan dalam kehidupan manusia yang berdosa.
    3. Bacalah pasal Yoh 10:7,9. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Pintu. Ini berarti hanya melalui Tuhan Yesus sajalah seseorang dapat memasuki Sorga.
    4. Bacalah pasal Yoh 10:11,14. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Gembala. Ini berarti bahwa Tuhan Yesus sajalah yang dapat memelihara dan menjaga kehidupan seseorang.
    5. Bacalah pasal Yoh 11:25. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Kebangkitan. Ini berarti di dalam diri-Nya tidak ada kematian, atau seseorang yang tidak menginginkan kematian, hanya dapat memperolehnya di dalam Tuhan Yesus.
    6. Bacalah pasal Yoh 14:6. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Jalan, Kebenaran dan Hidup. Ini berarti seseorang yang ingin beribadah kepada Allah, hanya dapat memperoleh kalau orang itu pergi dan datang kepada Tuhan Yesus saja.
    7. Bacalah pasal Yoh 15:1-8. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Pokok Anggur yang benar. Ini berarti seseorang (orang percaya) dapat memberikan perbuatan dan kehidupan yang benar di hadapan Allah kalau ia tetap hidup dengan menggantungkan diri kepada Tuhan Yesus.
  2. Hidup Pengajaran tentang "hidup" bagi setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus

    Memilih Tuhan Yesus Kristus dan dimiliki oleh-Nya, berarti memiliki Allah dan hidup yang benar.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Yoh 1:14. Dimanakah hidup ini berada?
    2. Bacalah pasal Yoh 3:36. Apakah yang didapat orang yang percaya? Dan apakah yang didapat orang yang tidak percaya?
    3. Bacalah pasal Yoh 5:24. Kemanakah orang yang percaya berpindah?
    4. Bacalah pasal Yoh 6:40. Apa yang menjadi kehendak Allah?
    5. Bacalah pasal Yoh 11:25-26. Apakah akibatnya percaya kepada Tuhan Yesus?

II. Penutup

Apakah TANDA-TANDA mujizat yang dibuat oleh Tuhan Yesus, dan pengakuan tentang diri-Nya, telah membuat saudara PERCAYA, bahwa Yesuslah Mesias (juruselamat) supaya oleh imanmu (percayamu) kamu beroleh HIDUP di dalam-Nya (Yohanes 20:30-31). Kalau belum, janganlah ditunda lagi, sekarang adalah waktu yang terbaik bagi anda.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Injil Yohanes?
  2. Mujizat apakah yang pertama kali dilakukan oleh Tuhan Yesus?
  3. Berapakah pengakuan yang dinyatakan Tuhan Yesus tentang diri-Nya?
  4. Sudahkah saudara mengakui Tuhan Yesus sebagai Allah yang member kehidupan dan memelihara hidup saudara?
  5. Pelajaran rohani apakah yang saudara terima setelah mempelajari Inji Yohanes?

Intisari: Yohanes (Pendahuluan Kitab) Firman Allah terakhir kepada manusia INJIL YANG BERBEDA.Yohanes mempunyai cara pendekatan tersendiri pada kehidupan dan pekerjaan Yesus. Dibandingkan

Firman Allah terakhir kepada manusia

INJIL YANG BERBEDA.
Yohanes mempunyai cara pendekatan tersendiri pada kehidupan dan pekerjaan Yesus. Dibandingkan dengan Injil-injil yang lain, cara penuturan yang panjang lebar tentang apa yang dikatakan Yesus membuat sebagian orang merasa bahwa Yohanes tidak teliti. Sampai beberapa waktu yang lalu banyak ahli percaya bahwa Injil Yohanes adalah yang paling akhir (sekitar tahun 100 M.) yang paling tidak bersifat Yahudi dan bahwa ia menggunakan acuan dari yang lain; ia juga bukan seorang saksi mata dan bahwa semua kata-kata yang ditulisnya bukan benar-benar perkataan Yesus. Dengan demikian, kita diwarisi sekumpulan pemikiran yang menarik tentang Yesus yang ditulis oleh seorang Kristen pada zaman Kekristenan yang mula-mula. Arkeologi telah mengubah pandangan tersebut. Banyak ahli sekarang mengatakan bahwa Yohanes tidak bergantung pada para penulis Injil lainnya, dan bahwa ia mengenal Palestina bagian selatan dengan baik pada masa Yesus, bahwa ia juga seorang saksi mata dan bahwa ia menulis Injilnya sangat awal atau paling tidak, seawal Injil lainnya.

INJIL YOHANES?
Kita tidak dapat menerka dari Injil itu sendiri siapa penulisnya, atau paling tidak siapa yang menyediakan semua bahan tulisan itu. Penulisnya ialah' murid yang dikasihi Yesus' (Yoh 21:20-24, lihat Yoh 13:23-25). Banyak orang dan gereja mula-mula yang mengatakan bahwa penulisnya adalah Yohanes, saudara Yakobus. Walaupun namanya jelas disebut dalam Injil-injil lain, tetapi tidak disebut dalam Injil ini. Lebih dari itu, boleh jadi ia mendapat tempat di sisi Yesus pada saat Perjamuan Malam. Dengan demikian, ia tentu dapat menyampaikan hal-hal yang sangat pribadi secara terperinci tentang bagaimana Yesus berbicara dan bekerja.

MENGAPA IA MENULIS INJIL ITU?
Ia sendiri mengatakan -'supaya kamu percaya bahwa Yesus itu Kristus' (Yoh 20:30, 31). Oleh karenanya, di sini kita tidak hanya mendapatkan suatu biografi, tetapi lebih mendapatkan semacam traktat Injil yang dipersiapkan dengan saksama. Ia menceritakan kepada kita bahwa ia mempunyai bukti-bukti yang dipilihnya secara khusus. Ia hanya memasukkan tujuh mukjizat Yesus, dan biasanya dilanjutkan dengan pembicaraan yang memberi kepada kita arti yang lebih dalam tentang apa yang dikerjakan Yesus. Yohanes mengetengahkan saksi mata-saksi mata satu persatu, dan pada akhirnya pembaca harus mengambil keputusan mengenai Yesus Kristus. Oleh karena inilah maka, walaupun ia mungkin pertama-tama menulis Injilnya untuk orang bukan Yahudi (ia menjelaskan banyak istilah dan adat istiadat Yahudi), semenjak itu Injil ini telah membawa banyak orang untuk percaya kepada Kristus.

TAMBAHAN PADA TAHAP AWAL.
Dalam Injil Yohanes kita membaca salah satu kisah mengenai belas kasihan Yesus kepada seorang pendosa yang paling sering diceritakan, yaitu seorang wanita yang ditangkap karena berzinah (Yoh 7:53-8:11). Anehnya, bagian kisah tadi tidak merupakan bagian dari naskah-naskah tertua dan tidak selalu muncul pada waktu itu. Namun, banyak orang setuju bahwa kisah ini merupakan kejadian yang sungguh terjadi dalam kehidupan Yesus yang diingat, ditulis dan ditambahkan pada Injil Yohanes pada tahun-tahun pertama sesudah penulisan.

Pesan

1. Bukti
Menjadi saksi mata di persidangan merupakan tema kunci dalam Injil Yohanes.
Terdapat sejumlah kesaksian dari para saksi mata yang diketengahkan untuk
membuktikan kasus mengenai Yesus adalah Kristus dan Anak Allah.
o Perjanjian Lama: Yoh 1:45; 5:39, 46-47; 8:56, lihat Yoh 3:14; 6:32-35
o Yohanes Pembaptis: Yoh 1:6-8, 15, 19-36; 3:25-30; 5:33-36, lihat Yoh 10:40-42
o Orang banyak: Yoh 4:29, 39; 9:13-33, 38;11:27; 12:9, 17
o Para rasul: Yoh 1:41-46, 49; 15:27; 17:20; 20:24-25, 28, lihat Yoh 1:14; 19:35; 20:30-31; 21:24
o Allah Bapa: Yoh 5:31-32, 37; 8:18, 50, 54; 12:27-28
o Roh Kudus: Yoh 14:26; 15:26; 16:12-15
o Pekerjaan Yesus: Yoh 2:11, 23; 5:36; 9:3, 31-33; 10:25, 37-38; 11:4, 42, 45; 14:11; 20:30-31
o Yesus sendiri, kata-kata dan pernyataan Nya: Yoh 3:11, 32; 8:13-14, 38; 6:35, 48, 51; 8:12; 9:5; 10:7, 10, 14; 11:25; 14:6; 15:1, lihat Yoh 8:58 (Kel 3:14). Lihat
tema-tema kunci.

2. Keputusan.
o Mereka yang menolak Dia: Yoh 1:10-11; 3:11; 4:48; 5:43; 6:36, 64, 66; 12:37, 47-48; 15:19, 24.
Dan alasannya: Yoh 3:19-21; 5:44; 6:37, 44, 65; 8:43-47; 9:39-41; 12:37-43; 18:37.
o Mereka yang menanggapi Dia:
- Dengan melihat dan mendengarkan Dia Yoh 1:14; 6:40, 45; 10:3, 16, 27; 12:45, 47; 14:9; 18:37
- Dengan mempercayai Dia Yoh 1:7, 12; 2:11, 22; 3:16, 18; 5:24; 6:29, 47; 8:24; 9: 35-38; 11:25-27, 40; 13:19; 14:1, 11;16:27, 30; 17:8; 20:8, 29, 31
- Dengan datang untuk mengenal Dia Yoh 6:69; 7:17; 8:19; 10:14; 14;7, 9; 17:3, 25
yang berarti hidup di dalam terang Yoh 1:4- 5, 9; 3:19-21; 8:12; 9:39; 11:9; 12:35-36, 46
dan mempelajari kebenaran Yoh 1:14, 17; 4:23-24; 8:32; 14:6; 17:17; 18:37
- Dengan mengasihi Kristus dan sesama Yoh 13:34-35; 14:15, 21-24; 15:9-10, 12; 21:15-17
yang berarti tinggal di dalam Dia Yoh 15:1-10

Penerapan

1. Kristus adalah Firman Allah yang terakhir kepada umat manusia.
Ia menunjukkan kepada kita:
o kebenaran Allah
o kemuliaan Allah
o kasih Allah
dengan kehidupan dan kematian-Nya. Dia adalah jalan satu-satunya untuk kembali
kepada Allah.

2. Tidak bisa tidak kita harus berespons terhadap Dia.
Buktinya adalah nyata:
o Jika kita menolak Dia, hal itu bukan disebabkan karena kita tidak dapat
percaya kepada-Nya - tetapi karena kita tidak mau!
o Jika kita menerima Dia, itu berarti penyerahan sepenuh hati dan ketaatan.

3. Kehidupan kekal dimulai di sIni dan kini. Melalui Roh Kudus Yesus menawarkan
kepada kita:

o kepuasan
o kemerdekaan dari Setan dan dosa
o kemampuan baru
o doa-doa yang dijawab
o sukacita sejati
Apa yang dimulai-Nya sekarang akan disempurnakan-Nya pada waktu Ia datang
kembali.

4. Anda harus menyaksikan iman Anda kepada orang lain.
Walaupun dunia akan membenci Anda seperti dunia telah membenci Yesus, Anda juga
harus menjadi seorang saksi dengan pertolongan Roh Kudus.

Tema-tema Kunci

1. Yesus dan Bapa.
Injil Yohanes penuh dengan hal-hal yang menyatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah. Ia terlibat dalam penciptaan, Ia datang ke dalam dunia ini dan ketika Ia naik ke surga, Ia kembali kepada kemuliaan yang adalah hakNya. Gambarkanlah arti semua ini bagi Anda sendiri: Yoh 1:1-18; 3:13, 31, 35; 5:17-23, 26-27, 30; 6:38, 46, 57; 7:16-17, 29; 8:28-29, 38, 42; 10: 15, 29-30, 38; 11:41-42; 12:44-45, 49-50; 13:3, 31-32; 14:7-11, 20, 28, 31; 15:23-24; 16:15, 28, 32; 17:1-2, 4-5, 10-11, 21-23; 20:17.

2. Kematian Kristus bagi orang berdosa.
Lebih daripada yang diceritakan dalam Injil-injil lain, Yohanes memberitahukan kepada kita mengapa Yesus harus mati dan mengenai kasih yang mendorong-Nya untuk rela melakukan itu. Lihat Yoh 1:29, 36; 2:19-22; 3:14-17; 6:51, 53-56; 8:28; 10:11, 15, 18; 11:50-52; 12:24, 27, 32-34; 15:13.

3. Roh Kudus.
o Terdapat lebih banyak uraian mengenai Roh Kudus dalam Injil ini dibandingkan dengan Injil-injil lain. Roh Kudus digambarkan sebagai Pribadi yang akan menggantikan Yesus apabila Ia pergi kepada Bapa. Yoh 1:32-33; 3:5-6, 8, 34; 4:23-24; 6:63; 7:37-39, lihat Yoh 4:13-14; 14:16-17, 25-26; 15:26; 16:7-15; 20:22.

4. Kehidupan kekal.
Inilah yang digambarkan oleh Matius, Markus dan Lukas sebagai Kerajaan Allah. Kehidupan kekal ini dihubungkan dengan kelahiran baru atau kelahiran untuk yang kedua kalinya. Lihat Yoh 1:4, 12-13; 3:3-7, 16, 36; 4:14, 36; 5:21, 24-29; 6:27, 40, 47, 54, 57-58, 68; 10:28; 11:25; 12:25, 50; 17:2-3.

5. Jadwal Allah.
Yohanes memberikan kepada kita gambaran tentang Yesus yang mengendalikan segala sesuatu dari awal sampai akhir. Yesus tahu bahwa Ia sedang mengerjakan suatu rencana induk, oleh karenanya tidak ada sesuatu apa pun, bahkan tidak juga kematian-Nya yang mengejutkan Dia. Pelajarilah ayat-ayat berikut: Yoh 2:4; 7:6-8; 12:23; 13:1; 18:4.

Garis Besar Intisari: Yohanes (Pendahuluan Kitab) [1] PENDAHULUAN Yoh 1:1-51 Yoh 1:1-5Kristus dan penciptaan Yoh 1:6-18Allah menjadi manusia Yoh 1:19-34Anak Domba Allah Yoh 1:35-51Kristus [

[1] PENDAHULUAN Yoh 1:1-51

Yoh 1:1-5Kristus dan penciptaan
Yoh 1:6-18Allah menjadi manusia
Yoh 1:19-34Anak Domba Allah
Yoh 1:35-51Kristus

[2] UTARA DAN SELATAN Yoh 2:1-4:54

Yoh 2:1-12Sekilas pandangan pertama tentang kemuliaan
Yoh 2:13-25Tuhan atas Bait Allah
Yoh 3:1-21Nikodemus menemui Yesus pada malam hari
Yoh 3:22-36Seorang dari atas
Yoh 4:1-42Mesias dan orang yang tersingkir
Yoh 4:43-54Tanda kedua

[3] SEORANG LUMPUH DI HARI SABAT Yoh 5:1-47

[4] LIMA RIBU ORANG DIBERI MAKAN Yoh 6:1-71

[5] PADA PERAYAAN HARI RAYA PONDOK DAUN Yoh 7:1- 9:41

Yoh 7:1-52Air hidup
Yoh 7:53-8:11Perempuan yang berzinah ditangkap
Yoh 8:12-59Terang dunia
Yoh 9:1-41Pemberi penglihatan

[6] GEMBALA YANG BAIK Yoh 10:1-42

[7] PEMULIH KEHIDUPAN Yoh 11:1-57

[8] PASKAH TERAKHIR Yoh 12:1-50

Yoh 12:12-19 Raja masuk ke Yerusalem
Yoh 12:1-11Kasih Maria
Yoh 12:20-36Biji gandum
Yoh 12:37-50Kesimpulan

[9] DI RUANG ATAS Yoh 13:1-30

Yoh 13:1-20Yesus, hamba
Yoh 13:21-30Yudas, pengkhianat

[10] SIAP UNTUK PERGI Yoh 13:31-16:33

Yoh 13:31-14:14Waktu untuk meninggalkan
Yoh 14:15-31Roh Kudus dijanjikan
Yoh 15:1-17Pokok Anggur yang benar
Yoh 15:18-16:11Kesukaran di dalam dunia
Yoh 16:12-33Janji dan kebingungan

[11] YESUS BERDOA BAGI MILIK-NYA Yoh 17:1-26

Yoh 17:1-19Murid-murid-Nya
Yoh 17:20-26Gereja yang akan datang

[12] PENANGKAPAN, PENGADILAN, PENYALIBAN Yoh 18:1-19:42

Yoh 18:1-11Kekacauan di taman Getsemani
Yoh 18:12-27Menyaksikan sendiri
Yoh 18:28-19:16Gubernur dan Raja
Yoh 19:17-42Mati dan dikuburkan

[13] KEBANGKITAN Yoh 20:1-21:25

Yoh 20:1-18Maria berada di kubur Yesus
Yoh 20:19-23Minggu malam
Yoh 20:24-31'Tuhanku dan Allahku!'
Yoh 21:1-14Ikan untuk sarapan
Yoh 21:15-25Gembalakanlah domba-domba-Ku
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #25: Tekan Tombol pada halaman Studi Kamus untuk melihat bahan lain berbahasa inggris. [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA