| (0.20009108333333) | (Ayb 42:5) |
(full: SEKARANG MATAKU SENDIRI MEMANDANG ENGKAU.
) Nas : Ayub 42:5 Ayub sebelumnya berdoa untuk melihat Sang Penebus (Ayub 19:27); kini kerinduan itu terpenuhi. Firman dan kehadiran Allah membawa suatu penyataan yang lebih besar tentang sifat dan jalan Allah bagi Ayub. Melalui pengalaman pribadi ini, Ayub diubah oleh suatu kesadaran akan pengampunan, kepercayaan yang dibaharui akan kebaikan Allah dan pengalaman yang menenteramkan hati akan kasih Allah.
|
| (0.20009108333333) | (Mzm 150:1) |
(full: PUJILAH ALLAH.
) Nas : Mazm 150:1 Pujian yang benar kepada Allah tidak akan terbatas pada ruang ibadah saja (ayat Mazm 150:1-2,6). Kita dapat sungguh-sungguh memuji Allah hanya bila kita melihat kebesaran dan kebaikan-Nya, serta mengingat dan merenungkan segala sesuatu yang telah dilakukan oleh-Nya dalam penciptaan dan penebusan serta kehidupan pribadi kita. Dengan demikian pujian merupakan suatu tanggapan berkuasa dari hati yang mengungkapkan sukacita, ucapan syukur, dan kerinduan untuk bersekutu dengan Tuhan kita. Selain memuji Allah dengan nyanyian dan alat musik kita di tempat ibadah, kita dapat memuji Allah dengan hidup yang penuh kasih dan sukacita (1Yoh 4:19), dengan iman di dalam Kristus (Yoh 1:7), dengan kemenangan atas kuasa-kuasa Iblis (Ef 6:10-18), dengan kelaparan rohani untuk kerajaan dan kebenaran-Nya (Mat 6:33), dengan pengabdian kepada Firman-Nya (pasal Mazm 119:1-176), dengan kasih Allah yang dicurahkan ke dalam hati kita oleh Roh Kudus (Rom 5:5), dengan pemberitaan Injil-Nya (Rom 1:16), dan dengan pengharapan akan kedatangan-Nya kembali yang tidak lama lagi (Tit 2:13; lihat art. PUJIAN). |
| (0.20009108333333) | (Yes 49:14) |
(full: TUHAN TELAH MENINGGALKAN AKU.
) Nas : Yes 49:14-17 Inilah kata-kata orang Israel yang mengalami kesusahan besar sehingga merasa ditinggalkan dan dilupakan Allah. Tanggapan Allah memberikan kepastian ilahi kepada setiap orang percaya yang sedang mengalami masa-masa sulit.
|
| (0.20009108333333) | (Zef 2:3) |
(full: CARILAH KEADILAN, CARILAH KERENDAHAN HATI.
) Nas : Zef 2:3 Sang nabi menawarkan harapan kepada orang-orang yang sudah berbalik kepada Tuhan. Ia menasihati mereka untuk memperdalam komitmen mereka kepada Allah dan jalan-jalan-Nya; mungkin Allah berkenan melindungi mereka ketika Ia datang untuk menghukum umat-Nya. Mereka harus mencari tiga hal jikalau berharap mengalami kebangunan dan pembaharuan berkat Tuhan, tiga hal yang juga penting sekali bagi orang percaya masa kini.
|
| (0.20009108333333) | (Luk 12:35) |
(full: PINGGANGMU TETAP BERIKAT.
) Nas : Luk 12:35-40 Tentang kedatangan Tuhan bagi umat-Nya, gereja PB hanya mengetahui satu sikap yaitu bahwa kedatangan itu telah dekat dan dapat terjadi kapan pun juga (lihat cat. --> Mr 13:35; [atau ref. Mr 13:35] lihat art. KEANGKATAN GEREJA). Setiap orang percaya diminta untuk siaga secara rohani setiap saat dan menantikan kedatangan Tuhan. Norma PB ini diperintahkan kepada semua orang percaya yang sejati di dalam Kristus.
|
| (0.20009108333333) | (Kis 25:8) |
(full: TERHADAP HUKUM TAURAT ORANG YAHUDI.
) Nas : Kis 25:8 Setahu Paulus ia tidak melakukan kesalahan apa pun terhadap orang Yahudi atau hukum mereka. Paulus sesungguhnya memelihara hukum moral PL (bd. Kis 21:24). Dia mengetahui bahwa patokan-patokan hukum Taurat tidak pernah berubah, sebagaimana halnya Allah tidak pernah berubah. Baginya, hukum Taurat itu kudus, baik dan rohani (Rom 7:12,14), mengungkapkan watak Allah dan menuntut hidup yang benar (bd. Mat 5:18-19). Sekalipun demikian, Paulus tidak menaati hukum Taurat sebagai kitab undang-undang atau patokan-patokan untuk menjadikan dirinya benar. Hidup benar memerlukan karya Roh Kudus; hanya setelah dibaharui oleh Roh Kudus melalui kasih karunia Kristus dapatlah kita menaati perintah Allah dengan sukses sebagai ungkapan kerinduan kita untuk menyenangkan Allah. Kita tidak pernah tanpa hukum Allah selama kita berada di bawah hukum Kristus (1Kor 9:21; Rom 3:21; 8:4; lihat cat. --> Mat 5:17). [atau ref. Mat 5:17] |
| (0.20009108333333) | (Rm 8:26) |
(full: ROH SENDIRI BERDOA UNTUK KITA.
) Nas : Rom 8:26 Mengenai kegiatan Roh Kudus dalam menolong orang percaya ketika berdoa ada tiga pengamatan yang penting:
|
| (0.20009108333333) | (Rm 13:10) |
(full: KASIH TIDAK BERBUAT JAHAT TERHADAP SESAMA MANUSIA.
) Nas : Rom 13:10 "Kasih" digenapi bukan hanya melalui perintah-perintah yang positif (Rom 12:9-21; 1Kor 13:4,6-7) tetapi juga dengan perintah-perintah negatif. Semua perintah yang disebutkan di sini berbentuk negatif (ayat Rom 13:9; bd. 1Kor 13:4-6).
|
| (0.20009108333333) | (1Kor 16:22) |
(full: TERKUTUKLAH.
) Nas : 1Kor 16:22 Paulus mengakhiri surat ini dengan mengingatkan bahwa semua orang yang mengaku diri sebagai orang percaya, namun tidak mengasihi Tuhan, akan terkutuk. "Tidak mengasihi Tuhan" berarti gagal untuk memiliki kasih yang sepenuh hati kepada-Nya, tidak taat kepada-Nya (Yoh 14:21) dan memutarbalikkan Injil rasuli dari penyataan PB (lihat cat. --> Gal 1:9). [atau ref. Gal 1:9] Terkutuk berarti diasingkan dari jemaat rohani yang benar di bumi dan pada akhirnya dari kerajaan sorgawi pada zaman yang akan datang. Paulus ingin agar para pembacanya mengerti bahwa kriteria tertinggi bagi pemuridan Kristen ialah kesetiaan pribadi dan dengan sepenuh hati kepada Tuhan Yesus Kristus (bd. Rom 10:9). |
| (0.20009108333333) | (2Kor 9:6) |
(full: AKAN MENUAI SEDIKIT JUGA.
) Nas : 2Kor 9:6 Orang Kristen dapat memberi dengan murah hati atau dengan sedikit; Allah akan memberikan pahala sesuai dengan pemberian mereka (lih. Mat 7:1-2). Bagi Paulus, memberi itu bukan berarti kehilangan, melainkan merupakan semacam tabungan: itu menghasilkan keuntungan besar bagi mereka yang memberi (lihat cat. --> 2Kor 8:2; lihat cat. --> 2Kor 9:11). [atau ref. 2Kor 8:2; 9:11] Paulus tidak berbicara terutama tentang jumlah pemberian itu, tetapi mengenai mutu dari kerinduan hati dan motivasi kita. Janda yang miskin itu memberi sedikit, tetapi Allah telah menganggapnya banyak karena dibandingkan dengan bagian yang diberikannya dan karena pengabdiannya yang sempurna (lihat cat. --> Luk 21:1-4; [atau ref. Luk 21:1-4] bd. Ams 11:24-25; 19:17; Mat 10:41-42; Luk 6:38). |
| (0.20009108333333) | (1Tes 2:7) |
(full: SAMA SEPERTI SEORANG IBU MENGASUH DAN MERAWATI ANAKNYA.
) Nas : 1Tes 2:7 Paulus dan kerabat kerjanya menunjukkan suatu teladan sikap rohani yang harus dimiliki semua misionaris, penginjil, dan gembala ketika memberitakan Injil.
|
| (0.20009108333333) | (Why 22:20) |
(full: DATANGLAH, TUHAN YESUS!) Nas : Wahy 22:20 Alkitab berakhir dengan janji Yesus bahwa Ia akan datang segera, yang ditanggapi Yohanes dengan mengatakan, "Datanglah, Tuhan Yesus!" Kerinduan ini menjadi bagian dari semua orang Kristen yang sejati.
|
| (0.20009108333333) | (Mzm 63:1) | (jerusalem: Kerinduan kepada Allah) Nada mazmur ini berdekatan dengan nada Maz 36:7-12. Sebab Maz 63 pun merupakan doa seseorang yang barangkali di luar negeri, yang mengungkapkan kerinduannya yang hangat kepada bait Allah, tempat rahmat dan kebaikan hati Tuhan melimpah, Maz 63:2-9. Kemudian pemazmur mengutuki para musuh, Maz 63:2-9. Kemudian pemazmur mengutuki para musuh, Maz 63:10-11, seperti sering terjadi dalam kitab Mazmur, bdk Maz 5:11+. |
| (0.20009108333333) | (Bil 7:60) |
(sh: Utamakan persekutuan dan ibadah (Kamis, 14 Oktober 1999)) Utamakan persekutuan dan ibadahUtamakan persekutuan dan ibadah. Persembahan umat diwujudkan melalui ibadah dan keseriusan suku Lewi yang menjalankan pelayanan ibadah. Perlu terjadi suatu sistem kerja yang baik antara umat dan imam. Masing-masing harus mengutamakan ibadah dan penyembahan kepada Tuhan dan harus mengesampingkan kepentingan pribadi. Sikap umat-Nya kini adakalanya berbeda dengan zaman itu. Persembahan yang diberikan seringkali karena ingin dipuji orang atau karena kepentingan pribadi. Akibatnya persekutuan dengan Tuhan suam-suam dan kelangsungan ibadah pun terganggu Dengarkan suara Tuhan. Di atas semua kegiatan persekutuan dan ibadah umat, mereka tetap memiliki waktu dan kesediaan khusus untuk mendengar suara dan kehendak Tuhan. Melalui Musa, Tuhan terus menginstruksikan apa yang seharusnya umat lakukan. Kehidupan persekutuan dan ibadah umat menjadi hangat dan segar karena dipimpin oleh pemimpin yang takut dan taat kepada Tuhan. Yang patut menjadi perhatian kita adalah munculnya berbagai konflik yang mengarah pada perpecahan yang terjadi dalam persekutuan ibadah umat. Hal itu akan mendatangkan keprihatinan Kristen dan juga mengakibatkan melemahnya semangat beribadah dan bersekutu. Perbaharuilah terus semangat dan kerinduan beribadah kepada Tuhan! |
| (0.20009108333333) | (Ezr 7:1) |
(sh: Tidak pelayanan tidak berarti tidak baca Alkitab (Rabu, 8 Desember 1999)) Tidak pelayanan tidak berarti tidak baca AlkitabTidak pelayanan tidak berarti tidak baca Alkitab. Ezra tidak berkesempatan melayani Allah sebagai imam di Babilon. Meskipun dia memiliki garis keturunan yang langsung dari Harun untuk menjadi seorang imam besar, namun lingkungan tidak memungkinkan dia melakukan itu. Keadaan demikian tidak membuat dia menjadi buta Alkitab, sebaliknya menjadi seorang ahli Alkitab. Kerinduan membaca Alkitab bukan terpelihara karena adanya pelayanan, akan tetapi ada dan terpelihara karena persekutuan kita dengan Tuhan yang tak akan dipuaskan dengan hanya melayani. Hal pertama dan utama. Kesempatan pelayanan yang tidak diperoleh di Babilon, terbuka bagi Ezra ketika dia pulang ke negerinya, yaitu melayani di Bait Allah. Bangsa yang menuju pada pembaharuan itu memerlukan sesuatu yang sangat mutlak yang harus ada dan pertama, yaitu pengajaran firman Tuhan. Namun sebelum pembaharuan tersebut dimulai, pemimpin haruslah mempunyai prioritas yang utama terlebih dahulu, yaitu bahwa ia harus meneliti dan melakukan pengajaran firman Tuhan itu dalam kehidupannya. Renungkan: Setiap orang yang mengajar dan menyaksikan kebenaran firman Tuhan, harus lebih dahulu membaca, memahami, dan menerapkan pengajaran dalam kehidupannya. |
| (0.20009108333333) | (Mzm 42:1) |
(sh: Tertekan rindu. (Senin, 15 Desember 1997)) Tertekan rindu.Tertekan rindu. Harapan macam apa? Pemazmur bukan sekadar mengharapkan keringanan dari masalahnya. Ia bukan sekadar ingin sedikit lebih dekat akan Tuhan. Harapannya terdalam dilukiskan seumpama dahaga rusa akan mata air, bagaikan susul menyusul gelombang samudera raya. Harapan yang benar itulah yang mampu memberinya pengharapan teguh di tengah penderitaan yang sedang dialaminya. Antara harapan dan kesukaan ternyata dekat sekali jaraknya. Renungkan: Kristus adalah jawaban bagi kebutuhan terdalam hati manusia akan Allah. Doa: Jiwaku rindu Engkau ya Allah, hatiku haus akan Dikau. Aku ingin menatap kemuliaanMu. Bilakah Kau nyatakan diriMu Tuhan? |
| (0.20009108333333) | (Mzm 119:65) |
(sh: Seperti pengalaman pemazmur (Selasa, 24 Agustus 1999)) Seperti pengalaman pemazmurSeperti pengalaman pemazmur. Harta, pekerjaan, dan segala kesibukan sehari-hari dalam pekerjaan, keluarga, masyarakat, adalah penting dan merupakan karunia Tuhan. Karunia Tuhan yang baik itu tidak boleh ditinggikan sampai akhirnya menggantikan kedudukan Allah, Sang Pemberi. Inilah alasan mengapa pemazmur sampai sedemikian rindu memahami, melaksanakan dan setia pada firman Tuhan. Mungkinkah pengalaman pemazmur ini juga mampu memacu semangat dan tekad kita untuk memahami dan menjalani kehendak-Nya? Kita pasti dimampukan-Nya, sebab yang terpenting dalam hidup ini ialah berpegang dan berjalan dalam kebaikan Tuhan. Firman Tuhan dasar pertumbuhan. Banyak Kristen yang belum memiliki sikap seperti yang dimiliki pemazmur. Mengapa? Seringkali kerinduan pada firman Tuhan tidak diikuti oleh tekad dan semangat untuk setia menjalani kehendak-Nya. Pertumbuhan rohani kita tersendat karena tidak bertumbuhnya pengenalan kita akan Allah yang berfirman. Firman-Nya adalah makanan sehat dan bergizi bagi kerohanian kita. Renungkan: Tekad dan semangat untuk setia menjalani firman-Nya hanya akan ada dalam diri bila kita menyadari bahwa kita berasal dari Dia. Doa: Tuhan, tumbuhkanlah kesadaranku bahwa firman-Mu mengajarku mengerti setiap peristiwa yang terjadi dalam hidupku. |
| (0.20009108333333) | (Mzm 119:129) |
(sh: Firman Tuhan ajaib (Sabtu, 28 Agustus 1999)) Firman Tuhan ajaibFirman Tuhan ajaib. Keajaiban firman Tuhan tidak akan dialami oleh orang yang tidak percaya terhadap firman Tuhan sebagai firman yang diinspirasikan Allah. Bukti dari keajaiban firman ialah hidup Kristen yang berubah dan terus diperbaharui. Firman Tuhan menuntun jiwa yang disegarkan ke jalan yang benar adalah merupakan keajaiban di dalam hidup manusia. Firman Tuhan mampu mengajar dan membentuk kita untuk hidup benar dan kudus. Keajaiban firman Tuhan dan Roh Kudus yang bekerja dalam hidup kita memurnikan kerohanian kita. Roh Kudus mengerjakan pembaharuan di dalam hidup kita. Roh Kudus juga yang memampukan kita bertahan dalam menghadapi berbagai tekanan dan kesulitan hidup. Cinta firman Tuhan memberi penghiburan. Kerinduan jiwa untuk dekat Tuhan merupakan cerminan haus dan lapar akan hadirat Tuhan; yang mewujud dalam jiwa yang senantiasa haus dan lapar akan kebenaran firman Tuhan. Allah berkenan terhadap orang yang rendah hati dan miskin (sikap haus dan lapar) akan firman-Nya. Sikap demikian merupakan kunci untuk mencintai firman Tuhan. Cinta firman Tuhan tidak bisa dipaksakan, tetapi akan muncul dari sikap hati yang sadar akan kebutuhan yang paling mendasar pada saat pribadi bersekutu dengan Tuhan. |
| (0.20009108333333) | (Mzm 123:1) |
(sh: Pengharapan di tengah hinaan (Jumat, 3 September 1999)) Pengharapan di tengah hinaanPengharapan di tengah hinaan. Olokan dan hinaan dapat merupakan ujian berat bagi orang beriman yang menyebabkan iman dan kesetiaan orang kepada Tuhan luntur atau goyah. Namun penghinaan yang dilontarkan orang-orang sombong kepada pemazmur tidak mampu menggoyahkan pengharapannya kepada Tuhan. Ia tahu tempat pengaduan yang tepat, yang sanggup menyatakan belas kasihan kepadanya. Meneladani pemazmur, Kristen seharusnya tidak dikendalikan oleh situasi atau perlakuan orang yang tidak menyukainya, tetapi belajar tegar dalam menampik segala olokan dan hinaan, sehingga pada akhirnya Kristen akan nyata kebenarannya. Memiliki keyakinan bahwa ada pengharapan yang pasti di dalam Tuhan akan meneguhkan kita dalam mempertahankan iman di tengah penghinaan. Penghinaan bagian hidup Kristen. Inilah "risiko" menjadi murid Kristus yang mendapatkan perlakukan yang sama dari dunia yang membenci-Nya. Kesadaran ini mempersiapkan kita dalam menghadapi penghinaan dan sambutan kurang ramah dari orang-orang yang kita layani atau lingkungan kita. Anugerah-Nya cukup bagi kita, sehingga kita memiliki hikmat untuk menyelami pikiran dan kebutuhan mereka. Kerinduan untuk memenangkan mereka bagi Kristus akan menumbuhkan kerelaan menerima penghinaan yang layak bagi kita. |



untuk merubah tampilan teks alkitab dan catatan hanya seukuran layar atau memanjang. [