GREEK: 2424 Ihsouv Iesous
YOPPI: 2424
BARCLAY: 2424
HAAG: Yesus
TOKOH: Yesus
KECIL: Yesus Kristus
BROWNING: YESUS
MYSABDA: Yesus
AI-PEDIA: Yesus
BIOTOKOH PB: YESUS KRISTUS
Yesus
Dalam versi-versi Alkitab:
Isa: SBDR KL1870Jesoes: KL1863
Jesus: ENDE
Yesus: FAYH BIS TB TL WBTCDR
Gambar
Yunani
Strongs #2424: Ihsouv Iesous
Jesus = "Jehovah is salvation"
- 1) Jesus, the Son of God, the Saviour of mankind, God incarnate
- 2) Jesus Barabbas was the captive robber whom the Jews begged Pilate to release instead of Christ
- 3) Joshua was the famous captain of the Israelites, Moses' successor (Ac 7:45, Heb 4:8)
- 4) Jesus, son of Eliezer, one of the ancestors of Christ (Lu 3:29)
- 5) Jesus, surnamed Justus, a Jewish Christian, an associate with Paul in the preaching of the gospel (Col 4:11)
2424 Iesous ee-ay-sooce'
of Hebrew origin (3091); Jesus (i.e. Jehoshua), the name of our Lord and two (three) other Israelites: KJV -- Jesus.see HEBREW for 03091
[Yoppi]
Strongs #02424:
Yesus, Yosua[Barclay]
Strongs #2424:
genetif ou datif ou akusatif oun [maskulin] !!(!) Yesus: (a) Tuhan Yesus; (b) Yesus Barabas; (c) Yesus Yustus (Kol 4.11); (2) Yosua (Kis 7.45; Ibr 4.8) (3) Yesua (Luk 3.29)Yesus [haag]
Yesus.
Berbagai laporan dari masing-masing --> Injil tidak bisa dipersatukan untuk membentuk keseluruhan biografi Yesus dari Nasaret. Di dalam Injil-injil tidak diberikan ungkapan-ungkapan bersejarah oleh orang-orang pengamat yang netral, melainkan selalu diberikan berita-berita yang ditafsirkan oleh orang yang percaya dan yakin, bahwa di dalam Diri Yesus itu keselamatan dunia telah datang. Meskipun demikian dari Injil-Injil itu masih juga mungkin untuk tiba pada laporan-laporan tertentu yang memuat sejarah tentang pribadi dan pekerjaan Yesus.
- (1) Akhir karya Yesus di masyarakat dilukiskan dengan wafatNya yang dipaksakan pada salib. Oleh karena kenyataan itu "menjadi suatu batu sandungan bagi orang Yahudi dan dipandang sebagai kebodohan oleh orang-orang kafir" (1Kor 1:23), maka tidak mungkin bahwa hal itu adalah sebuah berita isapan jempol dari jemaat yang percaya. Kematian Yesus diakibatkan oleh kelakuanNya yang luar-biasa dan oleh tuntutanNya yang istimewa, yang diajukanNya terhadap bangsaNya: (a) Sikap Yesus itu luar-biasa, sebab Beliau menjalankan hal-hal yang berlawanan dengan segala keyakinan religius pada saat itu (Bdk.: Mark 1:4-5: Karya Yohanes Pembaptis): Yesus tidak terlebih dahulu menuntut bertobatnya orang berdosa, para pemungut pajak dan wanita tuna-susila, melainkan langsung memanggil mereka untuk memasuki persekutuanNya (Mark 2:13-17 dsj; Luk 15:1-32). Dengan demikian mereka dibuat menikmati pengampunan Tuhan (Luk 7:36-50) yang harus dijawab dengan kelanjutan hidup yang baik (Mat 18:23-35). Luar-biasa pula mukjizat (: khususnya penyembuhan orang yang kerasukan roh dan orang kusta), karena dengan karya itu ~Y mengumumkan mendekatnya Kerajaan Allah di dalam mengalahkan semua kejahatan (Mark 3:22-27 dsj.), dan Yesus memaklumkan kehendak keselamatan Allah Bapa tanpa syarat, yang tanpa pamrih menghendaki kesejahteraan semua orang (bdk.: Mark 1:21-28,40-45. Dengan penyembuhan di waktu Sabat, ~Y menolak pandangan, bahwa Tuhan menuntut orang-orang untuk mengkhususkan suatu tertentu baginya, di mana manusia tidak boleh mengurusi kesejahteraannya sendiri Luk 13:10-17). Akhirnya boleh dikatakan luar-biasa kebebasan yang dianjurkan ~Y kepada para pengikutNya, apabila ~Y mengajar mereka, supaya memandang dan menggunakan ciptaan ini selalu sebagai pemberian Bapa Surgawi yang penuh pemeliharan (Mat 12:1-8). Itulah kebaikan tanpa syarat dari Allah Bapa yang ditujukan oleh ajaran dan kelakuan ~Y. Pemberian Bapa yang " menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar" (Mat 5:45). Kebaikan Allah di dalam kelakuan dan ajaran ~Y membuat timbulnya konflik yang mematikan dengan bangsaNya, yang secara radikal harus mempersoalkan imannya yang tradisional. (b) Sikap Yesus tidak terlepas dari tuntutannya: Bahwa Beliau diutus dan disyahkan oleh Allah dengan cara yang sampai saat itu tidak dikenal. ~Y diutus BapaNya (Mat 11:25 dst.), dan diberi kuasa (Mark 1:21-22; 2:10; 12:1-12) untuk menjelaskan kehendakNya secara sempurna dan definitip (Mat 5:21-22,27-28,31-34,38-39,43-44).
- (2) Meskipun ada hasil (pada waktu awal) yang tersebar (Luk 6:20-21; 10:1,13-14; 13:25-29; 14:15 dst.), akhirnya ~Y gagal di dalam usahanya meyakinkan bangsaNya untuk memperoleh "kebebasan anak-anak Allah" (Roma 8:21) yang dimaklumkan dan dihayatiNya. ~Y meninggal terasing sendirian di luar kota Yerusalem (Mark 15:40-41) dengan ditinggalkan secara memalukan oleh para murid dan para rasulNya. Tetapi menurut kesaksian para rasul dan muridNya, ~Y telah dibangkitkan dari kematian oleh Allah (1Kor 15:3-8).
- (3) Tumpah darah Yesus adalah Nasaret yang terletak di Galilea. Menurut ungkapan orang dikatakan bahwa tempat itu terhina dan menjadi bahan penghinaan (Yoh 1:46). Yusuf seorang tukang kayu, suami Maria, dipandang sebagai bapak ~Y (Mark 6:1-6). Karya ~Y boleh jadi berlangsung dua sampai tiga tahun. Pekerjaan itu dilakukan dalam lingkungan orang Yahudi. Injil-injil yang berwarna tertentu memberitakannya. Berita itu dikuatkan oleh sumber-sumber sejarah lain (tulisan-tulisan --> Kumran, Flavius Yosefus, Talmud).
- (4) Kesaksian-kesaksian dari kalangan bukan Kristen tentang ~Y hanya sedikit sekali: sebuah catatan dalam berita tahunan dari sejarahwan Romawi Tacitus (awal abad 2) menyebut Yesus dalam hubungan dengan pengejaran para pengikut-Nya di bawah pimpinan Nero (Ann. 15:44). Ada sebuah singgungan sambil lalu mengenai proses dan pengrajaman "Yakobus, saudara ~Y, yang disebut Kristus" pada Flavius Yosefus (Ant 20:9,1). Mengenai berita tentang ~Y di kemudian harinya oleh Telmud boleh dikatakan tidak berharga, sebab di sini hanya menyangkut pengubahan tendensius dari tradisi kristen.
Yesus [tokoh]
Yesus KEHIDUPAN: Silsilah (Mat 1:1-17; Luk 3:21-37). Kelahiran diberitahukan (Mat 1:18-25; Luk 1:26-45). Kelahiran-Nya (Mat 2:1-12; Luk 2:1-7). Diserahkan di Bait Allah (Luk 2:22-38). Dikunjungi oleh orang-orang majus (Mat 2:1-12). Lari ke Mesir (Mat 2:13-23). Dibawa pulang ke Nazaret (Mat 2:19-23; Luk 2:39). Di Bait Allah pada umur 12 tahun (Luk 2:41-52). Dibaptis (Mat 3:13-17; Mr 1:9-11; Luk 3:21-22; Yoh 1:32-34). Dicobai oleh Iblis (Mat 4:1-11; Mr 1:12-13; Luk 4:1-13). Pelayanan di Galilea (dalam Mat 4:12-18:35; Mr 1:14-9:50; Luk 4:14-13:9; Yoh 1:35-2:11; 4:1-54; 6:1-71). Memanggil murid-murid (Mat 4:18-22; 9:9; Mr 1:16-20; 2:13-14; Luk 5:1-11,27-28; Yoh 1:35-51). Khotbah di bukit (dalam Mat 5:1-7:29). Dimuliakan atas gunung (Mat 17:1-8; Mr 9:2-8; Luk 9:28-36). Pada perjalanan ke Yerusalem (dalam Mat 19:1-20:34; Mr 10:1-52; Luk 13:10-19:27). Di Yerusalem (dalam Mat 21:1-25:46; Mr 11:1-13:37; Luk 19:28-21:38; Yoh 2:12-3:36; 5:1-47; 7:1-12:50). Makan Paskah dengan murid-murid-Nya (Mat 26:17-35; Mr 14:12-31; Luk 22:1-38; Yoh 13:1-17:26). Ditangkap, diadili (Mat 26:36-27:31; Mr 14:43-15:20; Luk 22:39-23:25; Yoh 18:1-19:16). Disalibkan (Mat 27:32-66; Mr 15:21-47; Luk 23:26-55; Yoh 19:28-42). Kebangkitan dan penampakan diri (dalam Mat 28:1-20; Mr 16:1-20; Luk 24:1-53; Yoh 20:1-21:25; Kis 1:1-11; 1Kor 15:1-8; Wahy 1:1-20). Terangkat ke sorga (Luk 24:50-53; Kis 1:9-12). MUKJIZAT-MUKJIZAT: Penyembuhan-penyembuhan: anak pegawai istana (Yoh 4:43-54), orang yang kerasukan roh jahat di Kapernaum (Mr 1:23-26; Luk 4:33-35), ibu mertua Petrus (Mat 8:14-17; Mr 1:29-31; Luk 4:38-39), orang sakit kusta (Mat 8:2-4; Mr 1:40-45; Luk 5:12-16), orang lumpuh (Mat 9:1-8; Mr 2:1-12; Luk 5:17-26), orang sakit di kolam Betesda (Yoh 5:1-9), seorang yang mati sebelah tangan (Mat 12:10-13; Mr 3:1-5; Luk 6:6-11), hamba seorang perwira (Mat 8:5-13; Luk 7:1-10), orang yang kerasukkan setan (Mat 12:22-23; Luk 11:14), orang-orang kerasukkan setan di Gadara (Mat 8:28-34; Mr 5:1-20; Luk 8:26-29), perempuan yang sakit pendarahan dan anak perempuan Yairus (Mat 9:18-26; Mr 5:21-43; Luk 8:40-56), orang buta (Mat 9:27-31), orang bisu (Mat 9:32-33), anak perempuan ibu dari Kanaan (Mat 15:21-28; Mr 7:24-30), orang tuli (Mr 7:31-37), orang buta (Mr 8:22-26), anak laki-laki yang kerasukkan setan (Mat 17:14-18; Mr 9:14-29; Luk 9:37-43), 10 orang kusta (Luk 17:11-19), orang buta sejak lahir (Yoh 9:1-7), ibu sakit bungkuk (Luk 13:11-17), orang sakit busung air (Luk 14:1-6), 2 orang buta (Mat 20:29-34; Mr 10:46-53; Luk 18:35-43), telinga Malkhus (Luk 22:50-51). Mukjizat-mukjizat lain: anak janda dibangkitkan (Luk 7:11-17), Lazarus dibangkitkan (dalam Yoh 11:1-57), air menjadi anggur (Yoh 2:1-11), menangkap ikan (Luk 5:1-11), angin ribut diredakan (Mat 8:23-27; Mr 4:37-41; Luk 8:22-25),
- 5.000 orang diberi makan (Mat 14:15-21; Mr 6:35-44; Luk 9:10-17; Yoh 6:1-14), berjalan di atas air (Mat 14:25-33; Mr 6:48-52; Yoh 6:15-21),
- 4.000 orang diberi makan (Mat 15:32-39; Mr 8:1-9), uang dari dalam ikan (Mat 17:24-27), pohon ara dikutuk (Mat 21:18-22; Mr 11:12-14), penangkapan ikan (Yoh 21:1-14). AJARAN UTAMA: Khotbah di bukit (dalam Mat 5:48-7:29; Luk 6:17-49), kepada Nikodemus (dalam Yoh 3:1-36), kepada wanita Samaria (dalam Yoh 4:1-54), Roti Hidup (Yoh 6:22-59), pada hari raya Pondok Daun (dalam Yoh 7:1-8:59), pengecaman terhadap orang Farisi (dalam Mat 23:1-39; Luk 11:37-54), Gembala yang Baik (Yoh 10:1-18), ajaran di Bukit Zaitan (dalam Mat 24:1-25:46; Mr 13:1-37; Luk 21:5-36), ajaran di ruang atas (dalam Yoh 13:1-16:33). PERUMPAMAAN: Penabur (Mat 13:3-23; Mr 4:3-25; Luk 8:5-18), benih yang tumbuh (Mr 4:26-29), lalang antara gandum (dalam Mat 13:24-30,36-43), biji sesawi (Mat 13:31-32; Mr 4:30-32), ragi (Mat 13:33; Luk 13:20-21), harta terbenam (Mat 13:44), mutiara yang berharga (Mat 13:45-46), pukat (Mat 13:47-51), tuan rumah (Mat 13:52), orang Samaria yang murah hati (Luk 10:25-37), hamba yang jahat (Mat 18:15-35), domba yang hilang (Mat 18:10-14; Luk 15:4-7), dirham yang hilang (Luk 15:8-10), anak yang hilang (Luk 15:11-32), bendahara yang tidak jujur (Luk 16:1-13), orang kaya dan Lazarus (Luk 16:19-31), ibu janda yang bertekun (Luk 18:1-8), orang Farisi dan pemungut cukai (Luk 18:9-14), pembayaran orang-orang upahan (Mat 20:1-16), penggarap-penggarap dan kebun anggur (Mat 21:28-46; Mr 12:1-12; Luk 20:9-19), perjamuan kawin (Mat 22:1-14), hamba yang setia (Mat 24:45-51), 10 anak dara (Mat 25:1-13), talenta-talenta (Mat 25:1-30; Luk 19:12-27). MURID-MURID: lih. RASUL-RASUL Mereka dipanggil (Yoh 1:35-51; Mat 4:18-22; 9:9; Mr 1:16-20; 2:13-14; Luk 5:1-11,27-28). Diberi nama Rasul (Mr 3:13-19; Luk 6:12-16). Kedua belas rasul diutus (dalam Mat 10:1-42; Mr 6:7-11; Luk 9:1-5). Ketujuh puluh murid diutus (Luk 10:1-24). Murid-murid mengundurkan diri (Yoh 6:60-71; Mat 26:56; Mr 14:50-52). Pengutusan terakhir (Mat 28:16-20; Yoh 21:15-23; Kis 1:3-8).
Yesus Kristus [kecil]
KS.- [PB]
- nama, Mat 1:21,25; Luk 1:31; 2:21
- asal-usul, Mat 1:1-17; Luk 3:23-38
- kelahiran dan masa muda, Mat 1:18-2:23; Luk 1:26-38; 2:1-40
- duabelas tahun, Luk 2:41-52
- baptisan dan cobaan, Mat 3:13-4:11; Mr 1:9-13; Luk 3:21-22; 4:1-13
- pekerjaan di Galilea, Mat 4:12-18:35; Mr 1:14-9:50; Luk 4:14-9:50; khotbah di Bukit, Mat 5:1-7:29; Luk 6:17-49; pengakuan Petrus di Kaisarea-Filipi, Mat 16:13-28; Mr 8:27-9:1; Luk 9:18-27; dimuliakan di atas sebuah gunung, Mat 17:1-13; Mr 9:2-13; Luk 9:28-36
- hari terakhir di Yerusalem, Mat 21:1-27:66; Mr 11:1-15:47; Luk 19:28-23:56; Yoh 12:1-19:42; masuk Yerusalem dengan jaya, Mat 21:1-11; Mr 11:1-11; Luk 19:29-44; Yoh 12:12-19; dalam Rumah Tuhan, Mat 21:12-17; Mr 11:15-19; Luk 19:45-48; ajaran-ajaran tentang peristiwa yang akan datang, Mat 24:1-25:46; Mr 13:1-37; Luk 21:5-36; Perjamuan Terakhir, Mat 26:17-35; Mr 14:12-31; Luk 22:7-38; Yoh 13:1-17:26; 1Kor 11:23-26; Getsemani, Mat 26:36-46; Mr 14:32-42; Luk 22:39-46; ditangkap, diadili, disalibkan, mati dan dikuburkan, Mat 26:47-27:66; Mr 14:43-15:47; Luk 22:47-23:56; Yoh 18:1-19:42
- kebangkitan, penampakan diri, kenaikan, Mat 28:1-20; Mr 16:1-20; Luk 24:1-53; Yoh 20:1-21:25; Kis 1:1-11; 1Kor 15:4-8
YESUS [browning]
Merupakan fokus ibadah Kristen. Ia dilahirkan sebagai seorang Yahudi Palestina pada 4 sM.
1) Tentang nama-Nya. Telah berabadabad sM Yesus merupakan nama pribadi yang lazim digunakan untuk pria Yahudi. Yesus merupakan bentuk Latin terjemahan Yunani atas kata *Yosua atau Yehosua dalam bahasa Ibrani, yang berarti '*Keselamatan itu adalah Yahweh'. Yosua adalah pengganti Musa, yang memimpin pasukan Israel ketika mereka menduduki *Kanaan. Nama itu juga digunakan oleh penulis Kitab Ben Sirakh. (Ketika nama Yosua disebut dalam Kis. 7:45, dan Ibr. 4:8, dalam AV tampaknya disalah-mengerti oleh para pembaca modern sebagai Yesus.) *Josephus menyebut empat orang *Imam Besar dengan nama Yesus, dan nama kawan sekerja Paulus disebut Yesus Yustus (Kol. 4:11). Kemudian umat Kristen tidak lagi menggunakan nama ini karena rasa hormatnya, dan orang-orang Yahudi tidak lagi menggunakannya karena kebencian yang amat sangat. Meskipun demikian, pada zaman modern, di Spanyol dan Filipina, 'Yesus' digunakan sebagai nama *baptis untuk anak-anak.
Nama Yesus, yang mengisi banyak kolom dalam konkordansi PB, sering kali dengan tambahan 'orang Nazaret'. Namun, 'Yesus Kristus' hanya dua kali terdapat dalam Injil-injil Sinoptik, meskipun dalam surat-surat lazim disebut, dan Paulus hanya 18 kali menyebut 'Yesus' saja.
2) Kehidupan Yesus: petunjuk pada sejarawan purba. Di luar PB hanya sedikit terdapat catatan mengenai 'Yesus dari Nazaret'. Petunjuk dalam Antiquities karya Josephus (XVIII, 63) melukiskanYesus sebagai orang bijaksana, yang melakukan perbuatan-perbuatan mengherankan, dan seorang guru. Tacitus (kira-kira 110 M) menyebut kematian-Nya, dan *Plinius (sekitar 110 M) menunjuk pada umat Kristen yang menyembah 'Kristus sebagai Allah'. Suetonius (sekitar 120 M) menyatakan tentang pengusiran orang-orang Yahudi dari Roma pada 49 M, ketika mereka melakukan kerusuhan karena nama 'Khrestos' (kemungkinan kesalahan dalam menyebut 'Khristos'). Dalam tulisan-tulisan rabinik terdapat beberapa petunjuk mengenai Yesus, namun hanya memberi sedikit sekali bukti historis. Mereka menolak pengakuan-Nya sebagai *Anak Manusia, dan terdapat berbagai petunjuk mengenai *penyaliban dan tandatanda dalam hubungannya dengan *mukjizat-mukjizat dan *kebangkitan, bahwa Yesus adalah seorang ahli sihir. Namun, penemuan dalam *gulungan Laut Mati dan dalam undang-undang *Nag Hammadi memungkinkan adanya penilaian baru terhadap asal-usul umat Kristen dan prakiraan yang lebih dapat dipercaya mengenai keyahudian Yesus serta *ajaran-Nya.
3) Kehidupan Yesus: petunjuk PB. Dari dalam Kitab-kitab Injillah petunjuk-petunjuk mengenai kehidupan Yesus dan pengajaran-Nya harus diangkat. Injil-injil itu ditulis dari dalam *persekutuan Kristen, dalam rangka menjawab kebutuhan internalnya; karena itu, Injil-injil tersebut harus diuji (sebagaimana telah dilakukan) dengan semua sumber secara ilmiah. Pengakuan-pengakuannya diuji dengan kriteria koherensi (pertautan) dan metodologi yang tepat, dalam terang keadaan sosial, politis, dan intelektual abad pertama M, yang diketahui.
Penelitian mengenai Yesus historis telah memiliki banyak pengaruh dan konsekuensi, bahkan dalam hubungan-hubungan politis dan internasional. Dalam Injil Barnabas (abad ke-15 M) diyakini bahwa Yesus telah menubuatkan kedatangan Muhammad, dan bahwa Yudaslah yang disalibkan -- meskipun karya ini kemungkinan merupakan pemalsuan Abad Pertengahan oleh seseorang yang berpindah ke agama Islam. Pada zaman modern Yesus digambarkan sebagai seorang reformator ekonomis (seorang Marxis mula-mula), sebagai seorang Mesias-Hitam yang anti Romawi, sebagai pembebas kaum miskin, sebagai seorang pasifis, sosialis, dan anggota perkumpulan kebatinan. Diduga bahwa Yesus tidak disalibkan oleh penguasa Romawi, tetapi dirajam oleh orang-orang Yahudi. Dalam prakiraan-prakiraan atas berbagai petunjuk yang saling tidak cocok ini, Yesus sejarah menjadi kabur. Beberapa orang mengatakan bahwa Ia sama sekali tidak dapat diangkat ke permukaan lagi. Namun, terdapat alasan-alasan pula untuk suatu harapan yang lebih menjanjikan.
Dalam studi ini telah lama diakui bahwa dalam menyaring intisari historis dari penafsiran, ketiga Injil Sinoptik pasti lebih memiliki keunggulan, ketimbang Injil Yohanes yang menyuguhkan penafsiran teologis, dengan mempertahankan garis besar ceritanya. Terdapat cerita-cerita lain mengenai kehidupan guru-guru dalam dunia purba yang mirip-mirip Injil-injil Sinoptik. Namun, sebagai biografi, Injil-injil tersebut telah menghilangkan banyak hal yang lazim digunakan dan diangan-angankan oleh seorang penulis modern. Tetapi, Matius dan Lukas masih mencatat kelahiran Yesus, dan keduanya sepakat bahwa hal itu terjadi ketika *Herodes Agung berkuasa. Lukas juga menyebutkan bahwa Kaisar *Agustus (27 sM-14 M) adalah kaisar Romawi yang sedang memerintah, dan bahwa suatu *sensus dilaksanakan ketika *Kirenius menjadi wali negeri *Siria, yang mengharuskan *Yusuf dan *Maria pergi ke *Betlehem. Pernyataan-pernyataan ini menimbulkan pertanyaan historis yang sulit -- seperti halnya ketika kedua Injil ini mengatakan bahwa Yesus secara ajaib dikandungkan oleh *Roh Kudus, dan bahwa Ia adalah keturunan Raja *Daud. Kedua pernyataan tersebut telah menjadi hal yang penting dalam Kristologi PB. Ketika Herodes wafat pada 4 M, maka waktu kelahiran Yesus adalah pada waktu itu atau beberapa tahun sebelumnya (perhitungan tahun 1 *M adalah suatu perhitungan yang keliru dari abad ke-6).
Keluarga Yesus tinggal di Nazaret, tempat Yusuf bekerja sebagai seorang tukang kayu. Itu adalah pekerjaan rendah, yang menyiratkan bahwa Yesus pasti tidak memiliki pendidikan intelektual sebagaimana dipuji oleh Ben Sirakh (Sir. 38:24), namun Ia benar-benar memiliki *karunia untuk berbicara secara gamblang dan populer.
Di kalangan sarjana-sarjana modern banyak yang menekankan bahwa Yesus harus dimengerti dalam kerangka *Yudaisme sezamannya. Sebagai seorang *guru dan juru sembuh, Ia dikenal sebagai pemimpin kharismatik yang berkelana, atau orang kudus dari *Galilea. Bukti ini bertentangan dengan *Doketisme mana pun, dan jelas menyatakan keadaan Yesus sebagai manusia, dalam tatanan sosial dan religius Palestina abad pertama M.
Pelayanan Yesus di tengah masyarakat dimulai ketika ia memihak pada pekerjaan *Yohanes Pembaptis. Ia kemudian memanggil dua betas orang untuk segera menjadi *murid-murid-Nya -- bukan karena mereka laki-laki, dan bukan perempuan [Ia tidak menjauhkan diri dari perempuan (Luk. 8:2-3), tidak seperti guru-guru Yahudi pada umumnya], tetapi karena mereka dikaitkan dengan dua betas leluhur keduabelas suku Israel; dan karena itu merupakan dasar bagi persekutuan yang baru, 'Israel baru'. Sebagai seorang guru keliling, Yesus memiliki kepribadian kharismatik, yang kuasa-Nya menciptakan kesan kuat dan periawanan sengit, ditambah lagi karena hubungan-Nya dengan orang-orang yang terbuang dan kaum hina (Luk. 15:2). Ia tidak bermaksud merusak *Taurat atau mengejek prinsip-prinsip *Yudaisme. Sebaliknya, tidak ada catatan mengenai penolakan-Nya terhadap satu pun ketetapan *Torah, yang merupakan kerangka kehidupan yang heradab. Ia berbicara di *sinagoga (Mrk. 6:2) dan mengenakan 'jumbai-jumbai' (Mrk. 6:56). Empat jumbai-jumbai berwarna biru dikenakan oleh seorang Yahudi sesuai dengan Taurat (Bil. 15:38). Namun, Ia berkata bahwa untuk membebaskan penderitaan seseorang boleh mengesampingkan ketaatan pada hari *Sabat (Mrk. 3:4; Mat. 12:3-14). Intisari Taurat dapat diringkas dengan singkat (Mat. 22:37-39) dalam kewajiban untuk mengasihi Allah dan sesama kita, serta dalam '*kaidah utama' untuk berbuat kepada orang lain seperti yang kita harapkan orang lain perbuat kepada kita (Mat. 7:12). Namun, Ia menuntut lebih dari orang-orang sezaman-Nya: tidak hanya sesama, tetapi musuh-musuh pun harus dikasihi (Mat. 5:44); orang muda yang kaya harus menjual harta miliknya dan mengikut Dia (Luk. 18:22). Ini adalah etika dalam pandangan *Kerajaan Allah, karena pesan yang diberitakan Yesus adalah bahwa Kerajaan Allah sudah datang. Karena itu, beberapa kewajiban tradisional hams ditinggalkan (Mat. 8:21-22). Tidak pernah sekalipun Yesus menjelaskan Kerajaan Allah ini, namun diperkirakan bahwa yang Ia maksudkan sebagai Kerajaan itu adalah zaman pembebasan, ketika kesalahan-kesalahan manusia dibenahi, dan masa keadilan serta kedamaian dihantarkan. Kerajaan Allah digambarkan sebagai sesuatu yang akan datang -- bahkan akan segera datang (Mrk. 1:15) -- dan akan menjadi saat *penghakiman (Mat. 20:1-16; Luk. 12:16-21; 18:1-6). Karena itu, Ia menyerukan pertobatan, yang berarti 'tidak sekadar menyesal', tetapi mengubah cara pandang. Yesus juga menekankan bahwa penghakiman yang akan datang itu telah dimulai (Luk. 11:20). Pelayanan Yesus sendiri termasuk dalam rencana *keselamatan Allah. Misi-Nya adalah menunjukkan bahwa Pencipta yang kekal dan Bapa itu dekat, dan Dia adalah Allah yang dapat didekati serta dikenal sebagai Allah yang berbelas kasih dan murah hati. Orang yang mengakui bahwa dirinya membutuhkan *anugerah-Nya disambut baik ke dalam *perjanjian Allah. Yesus adalah wahana Allah untuk menghadirkan zaman baru, yang di dalamnya syarat-syarat ritual dan etnik, yang dituntut oleh orang-orang *Saduki dan orang-orang *Farisi, diabaikan.
Metode pengajaran Yesus meliputi *perumpamaan-perumpamaan yang luas (dalam Injil-injil Sinoptik terdapat 39 perumpamaan), amsal-amsal singkat, metafora dan kiasan-kiasan serta nubuat-nubuat. Ia tidak membuat pengakuan eksplisit mengenai kemesiasan diri-Nya, namun gelar 'Anak Manusia' yang biasa digunakan-Nya tidak menyangkal pengakuan itu. Pernyataan-Nya yang tidak ortodoks mengenai Bait Suci telah membenarkan kebencian yang didorong oleh kepentingan pribadi (Mrk. 14:58). Penyucian Bait Allah (Mrk. 11:15) yang diikuti dengan kutukan atas pohon ara (yang melambangkan umat Israel) dapat dipahami sebagai tindakan mesianik.
Seperti kebanyakan guru-guru Helenistik periode itu, Yesus dilukiskan sebagai juru sembuh dan *pengusir setan. Namun, tidak seperti guru-guru sezaman-Nya, Ia berbicara dengan sederhana dalam bahasa Aram, bahasa ibunya, dan tidak menggunakan obat bius atau memakai anting-anting dan gelang. Penyembuhan dilakukan-Nya dalam konteks *doa (Mrk. 1:23) dan dengan latar belakang PL. Sebagai seorang nabi eskhatologis, Yesus dipengaruhi terutama oleh Yes. 40-66 (mis. Luk. 4:18-19). *Iman dapat dianggap sebagai akibat atau syarat penyembuhan, dan bagi orang-orang yang melihatnya sangat mengherankan (Mrk. 5:1-20). Orang-orang, yang karena penyakitnya, dianggap 'najis' disambut baik dalam *persaudaraan dengan Yesus. Hal ini merupakan bagian dari pembenahan Yesus atas sikap-sikap zaman-Nya.
4) Minggu terakhir. Tidak mengherankan, sejak awal *pelayanan publik-Nya Yesus membangkitkan semangat perlawanan (Mrk. 2:6-7), dan pertentangan fatal pada akhirnya tak terhindarkan. Pada jamuan malam perpisahan bersama murid-murid-Nya, dengan berbagi *roti dan *anggur, Yesus memberikan interpretasi dalam terminologi *perjanjian baru atas kematian-Nya yang akan segera terjadi. Namun, Yesus tidak pergi ke Yerusalem untuk menyongsong kematian-Nya dengan sengaja, Ia pergi dengan harapan dapat memberi kesempatan terakhir kepada orang-orang sezamanNva untuk berubah pikiran, karena janji Kerajaan Allah yang telah lama dinantikan sudah dekat. Bait Allah, tempat istimewa di mana Allah hadir di tengah umat-Nya, akan dihancurkan (Mrk. 13:1-4) dan umat baru yang setia akan ditegakkan oleh perjanjian baru (Mrk. 12:1-9). Karena itu, seandainya maut merupakan akhir perjalanannya, maka maut itu akan menjadi sarana keselamatan, 'menjadi tebusan bagi banyak orang.' (Mrk. 10:45). Para penguasa takut terhadap popularitas-Nya, tidak percaya pada pesan eskhatologis-Nya mengenai Kerajaan Allah, dan ngeri terhadap kekacauan besar oleh-Nya di Bait Allah ketika Yerusalem penuh sesak dengan para peziarah untuk merupakan hari *Paskah (Mrk. 11:15). Para pemimpin Yahudi, yang juga marah karena tertantang oleh pengakuan-pengakuan eksplisit-Nya, memutuskan untuk mengajukan tuntutan terhadap-Nya, dengan tuduhan telah menghasut pemberontakan, yang tidak mungkin diabaikan oleh penguasa Romawi. Jadi, direkayasalah kematian Yesus dengan *penyaliban cara Romawi (29/30 M), berdasar pengakuan, yang Yesus sendiri menyangkalnya, bahwa Ia ingin menjadi 'raja' secara politis.
Injil-injil bukanlah tulisan yang paling awal dalam PB. Surat-surat Paulus ditulis paling tidak 10 tahun sebelum Injil Markus; dan karena itu 1Kor. 15:3-7 merupakan kesaksian penting mengenai kepercayaan umat Kristen pertama bahwa Yesus telah bangkit dari kematian dan telah menampakkan diri kepada banyak pengikut-Nya. Banyak rincian cerita *kebangkitan sulit dipadukan, namun apa yang terjadi di hari Paskah pada tahun itu telah melahirkan kepercayaan baru, persekutuan baru, dan masa depan baru.
Yesus [MYSABDA]
Yesus male person | ||
| Definisi | : | Anak Allah; Seorang Yahudi saat pemerintahan Romawi; Dari Nazaret |
| Nomor Strong | : | G2424 |
| Kata Asli | : | ἰησοῦς; Ἰησοῦς |
| Orang Tua | : | Yusuf , Maria ![]() |
| Saudara | : | Yakobus , Simon , Yudas , Yusuf ![]() |
Yesus [AI-PEDIA]
Pendalaman Alkitab: Tokoh Yesus
Yesus adalah tokoh sentral dalam iman Kristen, dipercaya sebagai Anak Allah dan Mesias yang dinubuatkan dalam Perjanjian Lama.
A. Biodata
- Nama: Yesus (berasal dari bahasa Ibrani Yeshua, yang berarti "Yahweh menyelamatkan").
- Gelar: Kristus (Yunani) atau Mesias (Ibrani), yang berarti "Yang Diurapi". Gelar ini menunjuk pada peran Yesus sebagai raja dan pembebas yang dijanjikan Allah.
- Kelahiran: Sekitar tahun 6-4 SM di Betlehem, Yudea (Lukas 2:1-7).
- Orang Tua:
- Yusuf: Seorang tukang kayu dari Nazaret, keturunan Raja Daud (Matius 1:1-16, Lukas 3:23-38).
- Maria: Seorang perawan dari Nazaret (Matius 1:18-25, Lukas 1:26-38).
- Masa Kecil: Dihabiskan di Nazaret, Galilea (Lukas 2:39-40).
- Pelayanan Publik: Dimulai sekitar usia 30 tahun dan berlangsung selama sekitar 3 tahun (Lukas 3:23).
- Kematian: Disalibkan di Yerusalem sekitar tahun 30 M (Matius 27, Markus 15, Lukas 23, Yohanes 19).
- Kebangkitan: Bangkit dari kematian pada hari ketiga setelah penyaliban (Matius 28, Markus 16, Lukas 24, Yohanes 20).
- Kenaikan: Naik ke surga 40 hari setelah kebangkitan (Kisah Para Rasul 1:9-11).
B. Peristiwa Penting
- Kelahiran dari seorang perawan: Kelahiran Yesus dari Maria yang perawan adalah mukjizat yang menggenapi nubuat Perjanjian Lama dan menegaskan keilahian Yesus (Yesaya 7:14, Matius 1:22-23).
- Pembabtisan: Dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan, menandai awal pelayanan publik-Nya (Matius 3:13-17).
- Pencobaan di Padang Gurun: Dicobai oleh Iblis selama 40 hari 40 malam, tetapi Yesus menolak setiap godaan (Matius 4:1-11).
- Mukjizat: Melakukan banyak mukjizat, seperti menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, memberi makan orang banyak, dan membangkitkan orang mati. Mukjizat-mukjizat ini menunjukkan kuasa dan otoritas Yesus sebagai Anak Allah (Yohanes 2:1-11, Markus 5:21-43, Matius 14:13-21).
- Pengajaran: Mengajarkan tentang Kerajaan Allah, kasih, pengampunan, pertobatan, dan kehidupan kekal. Ajaran-Nya penuh kuasa dan otoritas, menantang tradisi agama dan mengubah hidup banyak orang (Matius 5-7).
- Perjamuan Terakhir: Merayakan Paskah terakhir dengan murid-murid-Nya, menetapkan Perjamuan Kudus sebagai peringatan akan pengorbanan-Nya (Matius 26:17-30).
- Penyaliban: Dikhianati oleh Yudas Iskariot, ditangkap, diadili secara tidak adil, disiksa, dan disalibkan di kayu salib. Kematian-Nya adalah pengorbanan yang menebus dosa seluruh umat manusia (Matius 27).
- Kebangkitan: Bangkit dari kematian pada hari ketiga, mengalahkan maut dan memberikan hidup yang kekal bagi semua yang percaya kepada-Nya (1 Korintus 15:3-8).
- Kenaikan: Naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa, dan berjanji untuk datang kembali (Kisah Para Rasul 1:9-11).
C. Ayat-ayat Alkitab Terkait
- Nubuat tentang kedatangan Mesias: Yesaya 9:6-7, Mikha 5:2.
- Kelahiran Yesus: Matius 1:18-25, Lukas 2:1-7.
- Pembabtisan Yesus: Matius 3:13-17.
- Pencobaan di Padang Gurun: Matius 4:1-11.
- Khotbah di Bukit: Matius 5-7.
- Mukjizat: Yohanes 2:1-11, Markus 5:21-43, Matius 14:13-21.
- Perumpamaan: Matius 13.
- Perjamuan Terakhir: Matius 26:17-30.
- Penyaliban dan Kematian: Matius 27.
- Kebangkitan: Matius 28, 1 Korintus 15:3-8.
- Kenaikan: Kisah Para Rasul 1:9-11.
D. Pelajaran dari Kehidupan Yesus
- Kasih dan Pengorbanan: Yesus menunjukkan kasih yang sempurna dengan mengorbankan nyawa-Nya untuk menebus dosa kita.
- Kerendahan Hati dan Pelayanan: Yesus, meskipun adalah Anak Allah, hidup dengan rendah hati dan melayani orang lain.
- Ketaatan dan Ketaatan: Yesus taat kepada Bapa-Nya sampai mati, bahkan mati di kayu salib.
- Pengampunan: Yesus mengampuni orang-orang yang menyalibkan-Nya, menunjukkan kepada kita pentingnya mengampuni.
- Harapan: Kebangkitan Yesus memberi kita harapan akan hidup yang kekal dan kemenangan atas maut.
Ini hanyalah gambaran singkat tentang tokoh Yesus. Ada banyak lagi yang dapat dipelajari tentang Dia melalui pendalaman Alkitab yang lebih lanjut.
YESUS KRISTUS [biotokoh pb]
| Ayah | : | Bapa di sorga: Pribadi pertama Tri Tunggal. Luk 2:49. DikandungNya oleh Roh Kudus, Mat 1:20; Luk 1:35. |
| Ibu | : | Maria. Luk 2:7 |
| Saudara laki-laki | : | Yakobus, Yusuf, Simon, dan Yudas. Mat 13:55 |
| Saudara perempuan | : | Beberapa orang tak disebut namanya. anak Maria dan Yusuf. Mat 13:56 |
| Nenek moyang | : | Abraham dan Daud. Mat 1:1 |
| Disebut pertama | : | Benih dari perempuan Kej 3:15 |
| Namanya disebut | : | "Yesus" "Kristus" dan "Tuhan" ± hampir 2000 kali di Perjanjian Baru, ditambah secara harfiah ratusan gelar/titel di semua Kitab. |
| Kitab yang menyebut | : | 66 Kitab dengan berbagai sebutan. |
| Pekerjaan | : | Pencipta. Yoh 1:3 Penebus. I Pet 1:18,19 Nabi. Mat 13:57 Imam Besar. Ibr 3:1; 4:14 Raja. Wah 19:16 Gembala. Yoh 10:11 Hakim. Yoh 5:22 |
| Tempat kelahiran | : | Betlehem Luk 2:4-7 |
| Tempat kematian | : | Di luar Yerusalem, di sebuah bukit. Mat 27:33 |
| Keadaan kematian | : | Disalib. Yoh 19:18 |
| Terakhir disebut | : | Tuhan Yesus Kristus Wah 22:21 |
| Fakta penting | : | Dia adalah Anak Allah yang suci, sepenuhnya menjadi Anak Manusia, supaya kita anak manusia dapat menjadi anak Allah. |
| Ringkasan | : | |
| ||




untuk membuka halaman teks alkitab saja. [