: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Taphath | Tappuah | Tar-Ala | Taralah | Tarea | Targum | Tarpeli | Tarshish | Tarsus | Tartak | Tartan
Daftar Isi
HAAG: Targum
BROWNING: TARGUM
ENSIKLOPEDIA: TARGUM

Targum

Targum [haag]

Targum. (Bhs. Ibr.: terjemahan).

Terjemahan PL ke dalam bahasa ---> Aram. Perubahan percakapan dari bahasa Ibrani menuju bahasa Aram mengakibatkan praksis sinagogal yang semula berbentuk lisan, di kemudian harinya lalu berubah dan menimbulkan terjemahan tetap Kitab Suci yang tertulis ke dalam bahasa percakapan sehari-hari. Supaya umat dapat mengerti Kitab Suci dengan lebih baik, maka ada banyak penjelasan tambahan dan ~T mendapat ciri-ciri homili yang bertujuan kebangkitan rohani. Keterangan-keterangan itu penting sekali artinya bagi sejarah penafsiran PL, penting pula bagi penyelidikan bahasa percakapan Yesus dan pada umumnya bagi eksegese PB (: lingkungan kejiwaan religius).

TARGUM [browning]

Terjemahan PL Ibrani ke dalam bahasa Aram, untuk membantu orang Yahudi di Palestina, di mana bahasa Aram menjadi bahasa sehari-hari. Targum dibuat sebelum dan dalam ketiga abad pertama tahun Masehi. Terjemahan targum ini sering mengandung interpretasi. Targum sangat penting untuk menentukan naskah asli bahasa Ibrani. Targum juga penting untuk studi PB, karena targum mungkin dikenal Yesus, Paulus dan para penulis Injil dan dapat memberi kunci untuk pengertian beberapa naskah PB, misalnya penjelasan atas Mzm. 68:18 dalam Ef. 4:8.

TARGUM [ensiklopedia]

Kata Ibrani targum tidak terdapat dalam PL. Artinya ialah ulasan dalam bh Aram, atau terjemahan disertai tafsiran atas suatu bagian PL. Sesudah terbuang di Babel, lambat laun bh Ibrani digeser oleh bh Aram sebagai bahasa pergaulan orang Yahudi. Dengan demikian pengertian mereka secara langsung akan Kitab Suci Ibrani berkurang. Karena Kitab Suci, khususnya Pentateukh, tambah penting dalam pandangan Yahudi, dan dianggap pembimbing untuk iman dan hidup sehari-hari, maka menerjemahkannya bagi masyarakat umum supaya dimengerti dianggap sebagai keharusan. Jadi dalam rumah sembahyang mulailah berkembang praktik, sesudah membaca hukum Taurat dilanjutkan dengan terjemahan lisannya ke dalam bh Aram.

Perkembangan sinagoge dengan tata caranya berjalan agak lambat, maka tak mungkin untuk menetapkan tarikh tertentu sebagai permulaan dari praktik ini. Tapi ada kemungkinan bahwa permulaannya adalah seperti teracu pada Neh 8:9, 'dibacakan dengan jelas, dengan diberi keterangan-keterangan'. Bagaimanapun juga, kebiasaan itu memang sudah lazim dalam sinagoge sebelum Kristus lahir.

Misyna Megillah 4:4 mengajarkan aturan-aturan untuk memakai Targum dalam suatu daftar. Penerjemah disebut methurgeman, dan ulasannya targum. Perlu ditekankan di sini, bahwa targum pada aslinya berupa lisan; supaya orang-orang beribadah -- yg kurang mengerti -- jangan memberi kuasa yg sama kepada terjemahan itu seperti kuasa Kitab Suci sendiri. Tapi tak usah kita ragukan tentang adanya tradisi yg sudah agak mantap, dan waktu pada akhirnya Targum itu ditulis sudah pasti banyak sekali bahan tradisi yg digunakan.

Kita mengenal targum tertulis yg bersifat tak resmi, yg agak tua; salah satu Targum Kitab Ayb diketahui bertarikh abad 1 M, mungkin sama dengan yg baru-baru ini ditemukan di Gua 11 di Qumran. Selain targum itu, targum paling tua yg kita miliki kelihatannya ditulis pada abad 5 M. Targum yg ada meliputi seluruh PL, kecuali Dan, Ezr dan Neh. Kita miliki beberapa targum mengenai Pentateukh, tapi tidak semuanya lengkap, terutama Targum Onkelos dan dua Targum 'Yerusalem' atau Palestina. (Naskah lengkap dari Targum Palestina ttg Pentateukh baru-baru ini disimpan di Perpustakaan Vatikan.)

Mengenai Kitab Nabi-nabi (bg PL Ibrani ini mencakup Kitab Yos, Hak, 1 dan 2 Sam, 1 dan 2 Raj) kita mempunyai Targum Yonatan bin Uziel. Dan ada beberapa tentang berbagai bagian dari kitab-kitab Kudus (Hagiografa); kita tak tahu apa pun mengenai penulisnya. Onkelos dinyatakan oleh TB (Megillah 3:1) sebagai proselit pada abad 1 M; tapi jelas TJ (Targum Yerusalem) (Megillah 1:11) mengacaukan dia dengan Ak(w)ila, yg terkenal sebagai penulis naskah PL dalam bh Yunani.

Yonatan bin Uziel hidup pada abad 1 sM. Salah satu dari Targum Yerusalem mengenai Pentateukh diberikan secara salah atas nama Yonatan bin Uziel ini selama abad 14, dan masih kerap ditunjuk sebagai 'Pseudo-Yonatan'.

Targum Onkelos tetap bertahan dekat pada aslinya. Targum Yonatan jauh lebih bersifat tafsiran, sedang Pseudo-Yonatan hanya memakai aslinya sebagai wahana untuk cerita-cerita rakyat yg telah tersebar di antara orang-orang dan peristiwa-peristiwa Alkitab. Tapi kecenderungan-kecenderungan seperti itu terdapat pada semua data historis itu. Ada kecenderungan untuk membuat nama-nama Alkitab menjadi (kedengaran) modern, mis Sinear (Kej 11:2) menjadi Babel. Bahasa kiasan biasanya diterangkan, disertai keterangan-keterangan tambahan bila perlu. Bentuk antropomorfisme dikurangi secara teliti; mis manusia diciptakan menurut gambar malaikat, bukan menurut gambar Allah (Kej 1:26); dan tindakan-tindakan Allah dipertanggungkan kepada 'Firman Allah', atau 'kemuliaan Allah', atau rangkaian kata yg lain.

Kitab-kitab Targum sangat berguna karena menyoroti tafsiran-tafsiran kuno Yahudi dan metode-metode tafsir. Suatu bagian yg sangat menarik ialah ulasan tentang Yes 52:13-53:12 dalam Targum Yonatan. Di situ 'Hamba yg menderita' secara khusus disebut Mesias, tapi dengan hanya satu kekecualian (yg mungkin), semua penderitaan atau dipindahkan atau dikenakan seluruhnya kepada bangsa Israel, atau kepada musuh-musuhnya.

Jadi penjabaran diri itu sama dengan yg dibuat Yesus, tapi bagi Yesus penderitaan-penderitaan itu termasuk bagian yg tak terpisahkan dari tugas dan pelayanan jabatan Mesias.

KEPUSTAKAAN. A Sperber, The Bible in Aramaic, 1957-1973; A Diez Macho, Neophyti, 1, 1968-. R Le Deaut, Introduction a Ia litterature targumique, 1, 1966; E Schurer, HJP, hlm 99-114; M McNamara, The NT and the Palestian Targum to the Pentateuch, 1966; Targum and Testament, 1968; IDBS, lih 'Targum'; J Bowker, The Targums and Rabbinic Literature, 1969; R Le Deaut, 'The Current State of Targumic Studies', Biblical Theology Bulletin 4, 1974; B Grossfeld, A Bibliography of Targumic Literature, 1972; Newsletter for Targumic Studies, 1974. DFP/MHS/HAO




TIP #14: Gunakan Boks Temuan untuk melakukan penyelidikan lebih jauh terhadap kata dan ayat yang Anda cari. [SEMUA]
dibuat dalam 0.06 detik
dipersembahkan oleh YLSA