RAGU-RAGU
RAGU-RAGU [browning]
Dalam PB ragu-ragu bukanlah agnostikisme intelektual, melainkan kebimbangan, suatu penolakan untuk berjanji kepada diri sendiri, atau lebih jujur, keengganan yang mengakibatkan perasaan takut (Rm. 14:23). Sikap seperti ini disesalkan oleh Paulus. Namun, dalam PL hampir seluruh Kitab Pengkhotbah rupanya mengagungkan kebimbangan. Kesenangan jasmani dan penyelidikan intelektual sepertinya berlalu dengan cepat dan sia-sia, dan hidup ini tanpa tujuan. Namun kemudian, penulis berbalik dari skeptisisme totalnya (Pkh. 8:12).

