BaDeNo
Bilangan 23
AlkiPEDIA (Perpustakaan Elektronik Dan Informasi Alkitab)

buka semuaAlkiPEDIA Kitab
Fakta
Fakta: Statistik 36 pasal, 1288 ayat, 32.902 atau 32.092 kata Penulis Musa Tema Pengembaraan di Padang Gurun; Ditebus, diselamatkan untuk...
| Statistik | 36 pasal, 1288 ayat, 32.902 atau 32.092 kata |
| Penulis | Musa |
| Tema | Pengembaraan di Padang Gurun; Ditebus, diselamatkan untuk melayani hati-hati yang tidak percaya. |
| Waktu | + 1405 SM |
| Tempat | Gunung Sinai, Kadesh, Padang belantara, Moab, Trans-Jordan* |
| Kata Kunci | Persinggahan. |
| Kristus Di Alkitab | Dia adalah tiang awan di siang hari dan tiang api di malam hari |
Latar Belakang
Latar Belakang: Judul kitab ini muncul pertama kali dalam naskah versi Yunani dan Latin dan
diambil dari dua sensus kaum pria Israel yang dicatat dalam kitab ini...
Judul kitab ini muncul pertama kali dalam naskah versi Yunani dan Latin dan diambil dari dua sensus kaum pria Israel yang dicatat dalam kitab ini (pasal 1, 26; Bil 1:1-54 dan Bil 26:1-65). Akan tetapi, sebagian besar kitab ini mengisahkan pengalaman-pengalaman Israel selama mengembara "di padang gurun"; oleh karena itu di dalam Alkitab PL berbahasa Ibrani kitab ini dikenal dengan nama "Di Padang Gurun."
Secara kronologis, Bilangan merupakan sambungan sejarah yang dicatat di kitab Keluaran. Setelah tinggal di Gunung Sinai selama sekitar satu tahun -- ketika itu Allah menetapkan perjanjian dengan Israel, memberikan hukum Taurat dan pola Kemah Suci kepada Musa, serta memberikan pengarahan mengenai isi kitab Imamat -- bangsa Israel bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju tanah yang dijanjikan Allah kepada mereka sebagai keturunan Abraham, Ishak, dan Yakub. Akan tetapi, sejenak sebelum meninggalkan Gunung Sinai, Allah menyuruh Musa membuat sensus menghitung semua laki-laki Israel yang sanggup berperang (Bil 1:2-3). Sembilan belas hari kemudian bangsa itu berangkat mengadakan perjalanan singkat ke Kadesy (Bil 10:11). Bilangan mencatat pemberontakan serius Israel di Kadesy dan hukumannya di padang gurun selama 39 tahun, sehingga Allah membawa suatu angkatan orang Israel yang baru ke dataran Moab, yang terletak di seberang Sungai Yordan dari Yeriko dan tanah perjanjian.
Sejarah menganggap bahwa kitab ini ditulis oleh Musa.
- (1) Hal ini dinyatakan oleh Pentateukh Yahudi dan Samaria,
- (2) tradisi Yahudi,
- (3) oleh Yesus dan para penulis PB,
- (4) para penulis Kristen kuno,
- (5) para cendekiawan konservatif zaman modern dan
- (6) bukti di dalam kitab itu sendiri (mis. Bil 33:1-2).
Rupanya Musa mencatat dalam buku hariannya sepanjang pengembaraan di padang gurun dan kemudian menyusun isi kitab Bilangan dalam bentuk narasi menjelang kematiannya (sekitar 1405 SM). Kebiasaan Musa untuk menyebut dirinya dengan kata ganti orang ketiga memang biasa dilakukan dalam tulisan-tulisan kuno dan karena itu tidak melemahkan kredibilitasnya sebagai penulisan.
Garis Besar
Garis Besar:
I. Allah Mempersiapkan "Angkatan Keluaran" untuk Memperoleh Tanah Perjanjian
( Bil 1:1-10:10 )
A. Persiapan...
- I. Allah Mempersiapkan "Angkatan Keluaran" untuk Memperoleh Tanah Perjanjian
(Bil 1:1-10:10) - A. Persiapan untuk Menuju Kanaan
(Bil 1:1-4:49) - 1. Menghitung Kekuatan Tempur Israel
(Bil 1:1-54) - 2. Mengatur Perkemahan
(Bil 2:1-34) - 3. Mengatur Suku Lewi
(Bil 3:1-4:49) - B. Menguduskan Umat Israel
(Bil 5:1-10:10) - II. "Angkatan Keluaran" Kehilangan Warisan Mereka Karena Dosa
dan Ketidakpercayaan
(Bil 10:11-25:18) - A. Bersungut-Sungut Dalam Perjalanan ke Kadesy
(Bil 10:11-12:16) - B. Pemberontakan dan Ketidakpercayaan di Kadesy
(Bil 13:1-14:45) - C. Dosa dan Pemberontakan di Padang Gurun
(Bil 15:1-19:22) - D. Ketidaktaatan Dalam Perjalanan ke Moab
(Bil 20:1-25:18) - III.Allah Mempersiapkan Angkatan Baru untuk Menduduki Tanah Itu
(Bil 26:1-36:13) - A. Menghitung Angkatan Baru
(Bil 26:1-65) - B. Mengarahkan Umat Itu
(Bil 27:1-30:16) - C. Mengalahkan Bangsa Midian
(Bil 31:1-54) - D. Menetap di Transyordan
(Bil 32:1-42) - E. Mengisahkan Kembali Perjalanan dari Mesir sampai Moab
(Bil 33:1-49) - F. Janji Kemenangan Atas Kanaan
(Bil 33:50-56) - G. Persiapan Memasuki dan Membagi Tanah Itu
(Bil 34:1-36:13)
Tujuan
Tujuan: Bilangan ditulis untuk mengisahkan mengapa Israel tidak langsung masuk tanah
perjanjian setelah meninggalkan Gunung Sinai. Bilangan menggambarkan...
Bilangan ditulis untuk mengisahkan mengapa Israel tidak langsung masuk tanah perjanjian setelah meninggalkan Gunung Sinai. Bilangan menggambarkan tuntutan Allah akan iman dari umat-Nya, balasan dan hukuman-Nya atas pemberontakan, dan bagaimana maksud-Nya yang berkelanjutan itu akhirnya diwujudkan.
Tema-tema Kunci
Tema-tema Kunci: 1. Pemeliharaan Allah Kita menemukan beberapa ilustrasi dalam Bilangan mengenai bagaimana Allah memenuhi kebutuhan umat-Nya. Contoh: Bil...
1. Pemeliharaan Allah
Kita menemukan beberapa ilustrasi dalam Bilangan mengenai bagaimana Allah memenuhi kebutuhan umat-Nya. Contoh: Bil 20:1-11; 21:1-9; 27:1-11, (lihat Bil 36:1-12); Bil 27:12-23; 35:1-5; 35:6-28. Renungkanlah bagaimana cara Allah memenuhi kebutuhan umat-Nya dewasa ini.
2. Ketidaksenangan Allah
Salah satu aspek yang menyedihkan dalam Bilangan ialah kenyataan bahwa Allah sering kali murka kepada umat-Nya. Lihat Bil 11:1-3; 11:33; 12:1-16; 14:20-23; 14:36-38; 16:31-35; 25:1-3. Apa yang diperbuat oleh umat Allah pada masa kini yang membuat Allah sedih?
3. Keteraturan Allah
Allah adalah Allah yang teratur dan tertib. Lihat pasal Bil 1; 2; 3; 4; 26; 32 mengenai penjumlahan umat-Nya, pengaturan perkemahan suku-suku. Lihat juga Bil 7:1-19:14; pasal Bil 15; 18; 19; 28; 29 mengenai tata-cara ibadah.
4. Pimpinan Allah
Patut dicatat bahwa, kendatipun terjadi pembangkangan yang terus menerus, Allah masih memimpin umat-Nya dalam pengembaraan mereka dengan tiang awan dan api (Bil 9:15-23). Sampai saat ini Allah masih memimpin umat-Nya: bagaimana cara Allah melakukannya?
Survei
Survei: Amanat utama Bilangan jelas: umat Allah maju terus hanya dengan mempercayai
Dia dan janji-janji-Nya dan dengan menaati sabda-Nya. Sekalipun...
Amanat utama Bilangan jelas: umat Allah maju terus hanya dengan mempercayai Dia dan janji-janji-Nya dan dengan menaati sabda-Nya. Sekalipun melewati padang gurun perlu untuk waktu tertentu, bukanlah maksud Allah semula bahwa ujian padang gurun diperpanjang sehingga satu angkatan orang Israel hidup dan mati di situ. Akan tetapi, perjalanan singkat dari Gunung Sinai ke Kadesy menjadi penderitaan dan hukuman selama 39 tahun karena ketidakpercayaan mereka. Sepanjang sebagian besar kitab Bilangan, "angkatan Keluaran" Israel tidak beriman, memberontak, dan tidak berterima kasih atas mukjizat-mukjizat dan pemeliharaan Allah. Umat itu mulai bersungut-sungut segera setelah meninggalka