Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Ayub 22:24

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 22:24

membuang biji emas f  ke dalam debu, emas g  Ofir h  ke tengah batu-batu sungai, i 

AYT (2018)

jika kamu menaruh emas ke dalam debu, dan emas Ofir di antara batu-batu di sungai kering,

TL (1954) ©

SABDAweb Ayb 22:24

Buanglah segala batang emas kepada lebu duli dan emas Ofir itu ke tengah-tengah kersik sungai.

BIS (1985) ©

SABDAweb Ayb 22:24

Buanglah emasmu yang paling murni; lemparlah ke dasar sungai yang tidak berair lagi.

MILT (2008)

Kemudian, engkau akan meletakkan emas di atas debu, bahkan Ofir di antara batu-batu aliran sungai.

Shellabear 2011 (2011)

meletakkan biji emas di dalam debu, dan emas Ofir di antara batu-batu kali,

AVB (2015)

meletakkan biji emas di dalam debu, dan emas Ofir di antara batu kali,

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Ayb 22:24

membuang
<07896>
biji emas
<01220>
ke dalam
<05921>
debu
<06083>
, emas Ofir
<0211>
ke tengah batu-batu
<06697>
sungai
<05158>
,
TL ITL ©

SABDAweb Ayb 22:24

Buanglah
<07896>
segala batang emas
<01220>
kepada
<05921>
lebu duli
<06083>
dan emas Ofir
<0211>
itu ke tengah-tengah kersik
<06697>
sungai
<05158>
.
HEBREW
rypwa
<0211>
Mylxn
<05158>
rwubw
<06697>
rub
<01220>
rpe
<06083>
le
<05921>
tysw (22:24)
<07896>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Ayb 22:24

membuang biji emas f  ke dalam debu, emas g  Ofir h  ke tengah batu-batu sungai, i 

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Ayb 22:24

2 membuang 1  biji emas ke dalam debu, emas Ofir ke tengah batu-batu sungai,

Catatan Full Life

Ayb 22:21-30 1

Nas : Ayub 22:21-30

Elifas menghimbau Ayub dengan doktrin pertobatan yang tradisional namun terlalu sederhana: jikalau Ayub bersedia kembali kepada Allah, menerima instruksi dari firman-Nya, merendahkan diri dan menghapus dosa dari hidupnya, dan meninggalkan ketergantungannya pada hal-hal dunia serta bersukacita di dalam Yang Mahakuasa, maka dengan sendirinya Allah akan membebaskannya dari semua kesulitan, doa-doanya akan didengar, dan keberhasilan akan mengikuti semua usahanya. Akan tetapi, Elifas bersalah dalam tiga hal.

  1. 1) Pertobatan dan keselamatan tidak selalu menghasilkan kemakmuran jasmaniah dan materiel. Kadang-kadang orang beriman, justru karena kesetiaannya "menderita kekurangan, kesesakan, dan siksaan" (Ibr 11:37); sekalipun mereka mempercayai janji-janji Allah, namun saat ini mereka "tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu" (Ibr 11:39).
  2. 2) Ketika menasihati Ayub untuk bertobat supaya memperoleh kembali kesehatan dan kemakmurannya, Elifas dengan tidak sengaja berpihak kepada Iblis dan tuduhan-tuduhannya menentang Ayub dan Allah. Iblis sebelumnya sudah menuduh Ayub melayani Allah hanya karena apa yang dapat diperoleh daripada-Nya (Ayub 1:9-11). Perhatikan bahwa jikalau Ayub bertobat karena dosa yang terduga supaya memperoleh berkat Allah, maka dia memang layak dituduh melayani Allah hanya demi keuntungan pribadi.
  3. 3) Walaupun perkataan Elifas dengan fasik mengungkapkan pentingnya pertobatan, perkataan itu diucapkan dengan motivasi yang salah. Sama sekali tidak ada simpati di dalam hatinya terhadap penderitaan Ayub. Kegagalan Elifas menunjukkan bahwa amanat pertobatan yang dialamatkan kepada yang lemah dan menderita harus disertai kata-kata penghiburan dan belas kasihan.

[+] Bhs. Inggris



TIP #13: Klik ikon untuk membuka halaman teks alkitab dalam format PDF. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA