Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Mazmur 42:2

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 42:2

(42-3) Jiwaku haus l  kepada Allah 1 , kepada Allah yang hidup. m  Bilakah aku boleh datang n  melihat Allah?

AYT (2018)

(42-3) Jiwaku haus akan Allah, akan Allah yang hidup. Kapan aku boleh datang dan muncul di hadapan Allah?

TL (1954) ©

SABDAweb Mzm 42:2

(42-3) Bahwa jiwaku berdahaga akan Allah, akan Allah yang hidup; bilakah aku akan masuk menghadap hadirat Allah?

BIS (1985) ©

SABDAweb Mzm 42:2

(42-3) Aku merindukan Allah yang hidup, kapan aku boleh pergi beribadat di Rumah-Nya?

MILT (2008)

(42-3) Jiwaku haus kepada Allah Elohim 0430, kepada Allah Elohim 0410 yang hidup; bilakah aku datang di hadapan Allah Elohim 0430?

Shellabear 2011 (2011)

(42-3) Jiwaku haus kepada Allah, kepada Tuhan yang hidup. Kapankah aku boleh masuk menghadap hadirat Allah?

AVB (2015)

Jiwaku dahaga akan Allah, Allah yang hidup. Bilakah aku akan datang ke hadirat Allah?

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Mzm 42:2

(#42-#3) Jiwaku
<05315>
haus
<06770>
kepada Allah
<0430>
, kepada Allah
<0410>
yang hidup
<02416>
. Bilakah
<04970>
aku boleh datang
<0935>
melihat
<07200>
Allah
<0430>
?

[<06440>]
TL ITL ©

SABDAweb Mzm 42:2

(42-3) Bahwa jiwaku
<05315>
berdahaga
<06770>
akan Allah
<0430>
, akan Allah
<0410>
yang hidup
<02416>
; bilakah
<04970>
aku akan masuk
<0935>
menghadap
<07200>
hadirat
<06440>
Allah
<0430>
?
HEBREW
Myhla
<0430>
ynp
<06440>
haraw
<07200>
awba
<0935>
ytm
<04970>
yx
<02416>
lal
<0410>
Myhlal
<0430>
yspn
<05315>
hamu
<06770>
(42:2)
<42:3>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Mzm 42:2

(42-3) Jiwaku haus l  kepada Allah 1 , kepada Allah yang hidup. m  Bilakah aku boleh datang n  melihat Allah?

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Mzm 42:2

(42-3) Jiwaku haus 1  kepada Allah, kepada Allah yang hidup 2 . Bilakah aku boleh datang 3  melihat Allah?

Catatan Full Life

Mzm 42:2 1

Nas : Mazm 42:3

Sebagaimana air penting sekali untuk kehidupan jasmaniah, demikianlah Allah dan kehadiran-Nya penting untuk kepuasan dan kepenuhan hidup ini. Orang percaya yang sejati akan lapar dan haus akan Allah dan kasih karunia, berkat, dan perbuatan adikodrati-Nya di dalam hidup mereka.

  1. 1) Berhenti merasa dahaga akan Allah berarti mati secara rohani; jadi, kita tidak boleh membiarkan apa pun mengurangi kerinduan yang mendalam akan hal-hal dari Allah. Waspadalah terhadap kekhawatiran hidup, usaha untuk mengejar hal-hal duniawi, dan berbagai kesenangan yang mencekik lapar dan dahaga akan Allah serta keinginan untuk mencari wajah-Nya dalam doa (Mr 4:19).
  2. 2) Kita harus berdoa agar keinginan akan hadirat Allah diperkuatkan, kasih kita akan manifestasi penuh Roh Kudus makin besar dan hasrat kita untuk melihat kepenuhan Kerajaan Kristus dan kebenaran-Nya makin diperdalam sehingga kita berseru kepada-Nya siang dan malam dengan dahaga yang sepenuh hati seperti rusa "yang merindukan sungai yang berair" pada musim kemarau (ayat Mazm 42:2;

    lihat cat. --> Mat 5:6;

    lihat cat. --> Mat 6:33).

    [atau ref. Mat 5:6; 6:33]

[+] Bhs. Inggris



TIP #19: Centang "Pencarian Tepat" pada Pencarian Universal untuk pencarian teks alkitab tanpa keluarga katanya. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA