Program Bacaan 

Bacaan Alkitab 27 Juni

<<
>>
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Mazmur 100:1--102:28

Konteks
Pujilah Allah dalam bait-Nya
100:1 Mazmur untuk korban syukur. Bersorak-soraklah j  bagi TUHAN, hai seluruh bumi! 100:2 Beribadahlah kepada TUHAN k  dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya l  dengan sorak-sorai 1 ! 100:3 Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; m  Dialah yang menjadikan kita n  dan punya Dialah kita, umat-Nya o  dan kawanan domba gembalaan-Nya. p  100:4 Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, q  ke dalam pelataran-Nya r  dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! s  100:5 Sebab TUHAN itu baik, t  kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, u  dan kesetiaan-Nya v  tetap turun-temurun.
Seorang raja bernazar
101:1 Mazmur Daud. Aku hendak menyanyikan kasih w  setia dan hukum 2 , aku hendak bermazmur bagi-Mu, ya TUHAN. 101:2 Aku hendak memperhatikan hidup x  yang tidak bercela: Bilakah Engkau datang kepadaku? Aku hendak hidup y  dalam ketulusan hatiku di dalam rumahku 3 . 101:3 Tiada kutaruh di depan mataku perkara z  dursila 4 ; perbuatan murtad aku benci, a  itu takkan melekat padaku. 101:4 Hati b  yang bengkok akan menjauh dari padaku, kejahatan aku tidak mau tahu. 101:5 Orang yang sembunyi-sembunyi mengumpat temannya, c  dia akan kubinasakan. Orang yang sombong d  dan tinggi hati, aku tidak suka. 101:6 Mataku tertuju kepada orang-orang yang setiawan di negeri, supaya mereka diam bersama-sama dengan aku. Orang yang hidup dengan cara yang tak bercela, e  akan melayani aku. 101:7 Orang yang melakukan tipu daya tidak akan diam di dalam rumahku, orang yang berbicara dusta tidak akan tegak di depan mataku. 101:8 Setiap pagi f  akan kubinasakan semua orang fasik g  di negeri; akan kulenyapkan dari kota TUHAN, h  semua orang yang melakukan kejahatan. i 
Doa minta tolong dan doa untuk Sion
102:1 Doa seorang sengsara, pada waktu ia lemah lesu dan mencurahkan pengaduhannya ke hadapan TUHAN. (102-2) TUHAN, dengarkanlah doaku, j  dan biarlah teriakku minta tolong k  sampai kepada-Mu. 102:2 (102-3) Janganlah sembunyikan wajah-Mu l  terhadap aku pada hari aku tersesak 5 . Sendengkanlah telinga-Mu m  kepadaku; pada hari aku berseru, segeralah menjawab aku! 102:3 (102-4) Sebab hari-hariku habis seperti asap, n  tulang-tulangku o  membara seperti perapian. 102:4 (102-5) Hatiku terpukul dan layu seperti rumput, p  sehingga aku lupa makan rotiku. q  102:5 (102-6) Oleh sebab keluhanku r  yang nyaring, aku tinggal tulang-belulang. 102:6 (102-7) Aku sudah menyerupai burung undan s  di padang gurun, sudah menjadi seperti burung ponggok pada reruntuhan. 102:7 (102-8) Aku tak bisa tidur t  dan sudah menjadi seperti burung terpencil u  di atas sotoh. 102:8 (102-9) Sepanjang hari aku v  dicela oleh musuh-musuhku, w  orang-orang yang mempermainkan aku menyumpah x  dengan menyebut namaku. 102:9 (102-10) Sebab aku makan abu y  seperti roti, dan mencampur minumanku dengan tangisan, z  102:10 (102-11) oleh karena marah-Mu a  dan geram-Mu, sebab Engkau telah mengangkat aku dan melemparkan aku. 102:11 (102-12) Hari-hariku seperti bayang-bayang b  memanjang, dan aku sendiri layu c  seperti rumput. 102:12 (102-13) Tetapi Engkau, ya TUHAN, bersemayam untuk selama-lamanya, d  dan nama-Mu tetap e  turun-temurun. f  102:13 (102-14) Engkau sendiri akan bangun, g  akan menyayangi h  Sion, sebab sudah waktunya i  untuk mengasihaninya, j  sudah tiba saatnya. k  102:14 (102-15) Sebab hamba-hamba-Mu sayang kepada batu-batunya, dan merasa kasihan akan debunya. 102:15 (102-16) Maka bangsa-bangsa menjadi takut l  akan nama TUHAN, dan semua raja m  bumi akan kemuliaan-Mu, 102:16 (102-17) bila TUHAN sudah membangun Sion, n  sudah menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya, o  102:17 (102-18) sudah berpaling mendengarkan doa p  orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka. 102:18 (102-19) Biarlah hal ini dituliskan q  bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan r  nanti akan memuji-muji TUHAN, 102:19 (102-20) sebab Ia telah memandang s  dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi, 102:20 (102-21) untuk mendengar keluhan orang tahanan, t  untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh, 102:21 (102-22) supaya nama TUHAN diceritakan u  di Sion, dan Dia dipuji-puji v  di Yerusalem, 102:22 (102-23) apabila berkumpul bersama-sama bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan untuk beribadah w  kepada TUHAN. 102:23 (102-24) Ia telah mematahkan kekuatanku di jalan, dan memperpendek umurku. x  102:24 (102-25) Aku berkata: "Ya Allahku, janganlah mengambil aku pada pertengahan umurku! Tahun-tahun-Mu tetap y  turun-temurun!" 102:25 (102-26) Dahulu z  sudah Kauletakkan dasar bumi 6 , dan langit a  adalah buatan tangan-Mu. b  102:26 (102-27) Semuanya itu akan binasa, c  tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian, seperti jubah Engkau akan mengubah mereka, dan mereka berubah; 102:27 (102-28) tetapi Engkau tetap sama, d  dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan. e  102:28 (102-29) Anak hamba-hamba-Mu f  akan diam dengan tenteram, dan anak cucu g  mereka akan tetap ada di hadapan-Mu.
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[100:2]  1 Full Life : DATANGLAH KE HADAPAN-NYA DENGAN SORAK-SORAI.

Nas : Mazm 100:2

Bernyanyi secara pribadi atau seluruh jemaat pertama-tama harus dilakukan "bagi Tuhan" (ayat Mazm 100:1), dengan sukacita dan kesadaran akan kehadiran-Nya. Di dalam nyanyian kita ingat bahwa Ia telah menciptakan kita dan menebus kita, dan bahwa kita kini adalah umat-Nya dan Dia itu gembala kita (ayat Mazm 100:3). Kita menyanyi tentang kasih dan kesetiaan-Nya yang tidak akan berakhir (ayat Mazm 100:5;

lihat cat. --> Ef 5:19).

[atau ref. Ef 5:19]

[101:1]  2 Full Life : KASIH SETIA DAN HUKUM.

Nas : Mazm 101:1-8

Mazmur ini menggambarkan jenis hati yang harus dimiliki oleh seorang raja Israel jikalau Ia ingin memerintah sesuai dengan kehendak Allah. Sikap-sikap yang terungkap dalam mazmur ini juga mengena kepada orang yang menjadi pemimpin gereja (bd. Kis 20:28; 24:16).

[101:2]  3 Full Life : AKU HENDAK HIDUP DALAM KETULUSAN HATIKU DI DALAM RUMAHKU.

Nas : Mazm 101:2

Orang percaya yang setia akan memprioritaskan hal menyenangkan Allah di dalam rumah mereka. Kesalehan yang sejati harus pertama-tama diwujudkan dan dikembangkan dalam hubungan keluarga. Maksud dan tujuan seluruh hati kita haruslah untuk mencari Allah di dalam doa, mempelajari Firman Allah, mengadakan kebaktian keluarga, menunjukkan kasih dan perhatian kepada anggota keluarga, hidup tanpa cacat dan memiliki mata yang menolak untuk memandang kejahatan

(lihat cat. --> Mazm 101:3 berikutnya).

[atau ref. Mazm 101:3]

[101:3]  4 Full Life : TIADA KUTARUH DI DEPAN MATAKU PERKARA DURSILA.

Nas : Mazm 101:3

Dewasa ini orang fasik menggunakan mata mereka untuk melihat kedursilaan, kefasikan, kekerasan, kekejaman, pornografi, dan bermacam-macam kejahatan lainnya sebagai sarana memuaskan hawa nafsu dan keinginan akan kesenangan yang tak wajar. Melalui televisi, film, video, buku dan majalah, orang dapat memandang bermacam-macam kejahatan. Akan tetapi, orang yang mengabdi kepada Allah dan kebenaran-Nya akan membenci dan menjauhi kejahatan

(lihat cat. --> Mazm 97:10)

[atau ref. Mazm 97:10]

dan menjaga kehidupan pribadi dan keluarga mereka dengan tidak menyuguhkan hal-hal yang tidak menyenangkan atau yang mendukakan Roh Kudus

(lihat cat. --> Mazm 101:2 sebelumnya;

lihat cat. --> Rom 1:32).

[atau ref. Mazm 101:2; Rom 1:32]

[102:2]  5 Full Life : PADA HARI AKU TERSESAK.

Nas : Mazm 102:3

Sementara mengalami kesesakan besar dalam hidup ini, bilamana hampir segala sesuatu menjadi kacau dan kita tidak berdaya untuk mengubah situasi, satu-satunya harapan kita ialah berseru kepada Allah dan meletakkan hidup dan keadaan kita dalam tangan-Nya (bd. Mazm 39:13; 54:4; 61:2; 64:2). Pemazmur melakukan hal ini dengan berseru kepada Tuhan memohon kemurahan dan campur tangan-Nya. Dia yakin bahwa Allah akan menjawab doanya dan tidak meninggalkan dirinya.

[102:25]  6 Full Life : KAULETAKKAN DASAR BUMI.

Nas : Mazm 102:26-27

Ayat-ayat ini, dikutip dalam Ibr 1:10-12, menyiratkan bahwa pengalaman-pengalaman kesesakan yang dilukiskan pemazmur juga berlaku pada Yesus Kristus (ayat Mazm 102:2-12). Ayat Mazm 102:13-29 berbicara tentang Kerajaan Tuhan di bumi, karya-Nya dalam penciptaan, dan kekekalan-Nya. Langit dan bumi yang ada sekarang akan diganti oleh yang baru sama sekali (seperti dilambangkan dengan berganti pakaian). Tetapi Allah tidak akan berubah; Dia tetap sama.



TIP #06: Pada Tampilan Alkitab, Tampilan Daftar Ayat dan Bacaan Ayat Harian, seret panel kuning untuk menyesuaikan layar Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA