kecilkan semua  

Teks -- Yohanes 1:14 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Jerusalem , Ende , Ref. Silang FULL

Catatan Kata/Frasa
Hagelberg , Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH , Topik Teologia

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: Yoh 1:14 - FIRMAN ITU TELAH MENJADI MANUSIA. Nas : Yoh 1:14 Kristus, Allah yang kekal itu menjadi manusia (Fili 2:5-9). Kemanusiaan dan keilahian berpadu di dalam diri-Nya. Dengan merendahkan ...

Nas : Yoh 1:14

Kristus, Allah yang kekal itu menjadi manusia (Fili 2:5-9). Kemanusiaan dan keilahian berpadu di dalam diri-Nya. Dengan merendahkan diri-Nya Ia memasuki hidup kemanusiaan dengan segala keterbatasan dari pengalaman manusia (bd. Yoh 3:17; 6:38-42; 7:29; 9:5; 10:36).

Jerusalem: Yoh 1:14 - manusia Harafiah: daging. Dengan menggunakan istilah itu, lih. Rom 7:5+. Yohanes menekankan bahwa Firman itu benar-benar termasuk umat manusia. Hal ini kerap ...

Harafiah: daging. Dengan menggunakan istilah itu, lih. Rom 7:5+. Yohanes menekankan bahwa Firman itu benar-benar termasuk umat manusia. Hal ini kerap kali ditonjolkan Yohanes. Kemudian orang berkata tentang "penjelmaan" (inkarnasi). Bdk 1Yo 4:2; 2Yo 7; demikianpun Paulus, Rom 1:3; Gal 4:4; Fili 2:7; Kol 1:19

Jerusalem: Yoh 1:14 - diam di antara kita Harafiah: memasang kemahNya di antara kita. Kehadiran Allah yang tak kelihatan dan menakutkan dalam Kemah atau Bait Allah selama Perjanjian lama, Kel ...

Harafiah: memasang kemahNya di antara kita. Kehadiran Allah yang tak kelihatan dan menakutkan dalam Kemah atau Bait Allah selama Perjanjian lama, Kel 25:8; bdk Bil 35:34; dan kehadiran hikmat Allah pada Israel melalui hukum Taurat, Sir 24:7-22; Bar 3:36-4:4, diganti melalui penjelmaan Firman dengan kehadiran pribadi Allah yang teraba di antara manusia

Jerusalem: Yoh 1:14 - kemuliaanNya Dahulu "kemuliaan" adalah pernyataan kehadiran Allah, Kel 24:16. Semaraknya yang menakutkan tidak dapat dilihat orang yang hidup, Kel 33:20. Dahulu ke...

Dahulu "kemuliaan" adalah pernyataan kehadiran Allah, Kel 24:16. Semaraknya yang menakutkan tidak dapat dilihat orang yang hidup, Kel 33:20. Dahulu kemuliaan itu berselubungkan sebuah awan, dan sekarang kemanusiaan Firman yang menjelma. Tetapi ada kalanya kemuliaan itu menembusi selubung itu, baik dalam peristiwa seperti ketika Yesus dimuliakan, bdk Luk 9:32,35 (menyinggung Yoh 1:14?), maupun dalam mujizat-mujizat, sebuah "tanda" bahwa Allah diam dan berkarya dalam Kristus, Yoh 2:11+; Yoh 11:40, bdk Kel 14:24-27 dan Kel 15:7; 16:7 dst, sementara penyingkapan lengkapnya terjadi dalam kebangkitan, Yoh 17:5+ kasih-karunia dan kebenaran Ini bersesuaian dengan "kasih-karunia" (atau kasih) dan kesetiaan; dengan itu Allah memperkenalkan hakekatnya kepada Musa, Kel 34:6, bdk Hos 2:16-22. Bdk Yoh 1:17.

Ende: Yoh 1:1-18 - -- Kata pembukaan bertjorak madah ini mengandung atjara pokok, inti-sari dan suasana seluruh karangan Indjil ini.

Kata pembukaan bertjorak madah ini mengandung atjara pokok, inti-sari dan suasana seluruh karangan Indjil ini.

Ende: Yoh 1:14 - Daging Istilah ini mengandung tjorak: manusia lemah dan fana. Bdl. Flp 1:2-7: "Ia telah menghampakan Dirinja dengan mengambil keadaan budak, mendjadi sama se...

Istilah ini mengandung tjorak: manusia lemah dan fana. Bdl. Flp 1:2-7: "Ia telah menghampakan Dirinja dengan mengambil keadaan budak, mendjadi sama seperti seorang manusia".

Ende: Yoh 1:14 - Berkemah Demikian arti kata asli. Agaknja dengan sengadja dipilih untuk mengesankan bahwa Jesus hanja untuk sementara tinggal diatas bumi dan hidup dalam kesed...

Demikian arti kata asli. Agaknja dengan sengadja dipilih untuk mengesankan bahwa Jesus hanja untuk sementara tinggal diatas bumi dan hidup dalam kesederhanaan dan kemiskinan, tanpa mempunjai suatu tempat untuk membaringkan kepalaNja (Mat 8:20). Mungkin pula Jo. ingat akan "kemah kudus" (kemah perdjandjian), tempat Allah menjatakan Diri kepada Moses, dan menurut kepertjajaan orang Israel Allah hadir ditengah mereka, pada perdjandjian mereka dari Mesir ketanah jang didjandjikan. Kalau demikian, maka titik persamaan ialah, bahwa Putera Allah, jaitu Allah sendiri, hidup setjara tersembunji ditengah orang-orangNja.

Ende: Yoh 1:14 - Kami barangkali jang dimaksudkan ialah Joanes sendiri dan penjaksi-penjaksi mata jang lain. Ada jang menterdjemahkan dengan "kita", sebab sebenarnja sekali...

barangkali jang dimaksudkan ialah Joanes sendiri dan penjaksi-penjaksi mata jang lain. Ada jang menterdjemahkan dengan "kita", sebab sebenarnja sekalian orang jang pertjaja sekedar mengenal dan menikmati kemuliaan Jesus.

Ende: Yoh 1:14 - Kemuliaan Jang dimaksudkan barangkali kemuliaan Ilahi jang bersinar pada Jesus dalam segala-galanja (Ibr 1:3). Mungkin pula kemuliaan jang dilihat Joanes sendir...

Jang dimaksudkan barangkali kemuliaan Ilahi jang bersinar pada Jesus dalam segala-galanja (Ibr 1:3). Mungkin pula kemuliaan jang dilihat Joanes sendiri pada "perubahan" Jesus diatas gunung (Mat 17:1-19; Mar 9:1-12; Luk 9:28-36), ataupun kemuliaan Jesus sesudah kebangkitanNja (Yoh 17:5).

Ende: Yoh 1:14 - Rahmat tjinta Ilahi.

tjinta Ilahi.

Ende: Yoh 1:14 - Kebenaran dapat ditafsirkan: adjaran jang benar, kekudusan, atau kesetiaan kepada djandji-djandjiNja.

dapat ditafsirkan: adjaran jang benar, kekudusan, atau kesetiaan kepada djandji-djandjiNja.

Ref. Silang FULL: Yoh 1:14 - menjadi manusia // melihat kemuliaan-Nya // kasih karunia // dan kebenaran · menjadi manusia: Gal 4:4; Fili 2:7,8; 1Tim 3:16; Ibr 2:14; 1Yoh 1:1,2; 4:2 · melihat kemuliaan-Nya: Kel 33:18; 40:34 · kasih ka...

· menjadi manusia: Gal 4:4; Fili 2:7,8; 1Tim 3:16; Ibr 2:14; 1Yoh 1:1,2; 4:2

· melihat kemuliaan-Nya: Kel 33:18; 40:34

· kasih karunia: Rom 3:24; [Lihat FULL. Rom 3:24]

· dan kebenaran: Yoh 14:6

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Hagelberg: Yoh 1:14 - -- 1:14 Firman itu telah menjadi daging,91 dan diam di antara kami,92 dan kami telah melihat93 kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya s...

1:14 Firman itu telah menjadi daging,91 dan diam di antara kami,92 dan kami telah melihat93 kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak94 Tunggal95 Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Ayat ini menyatakan secara terang-terangan bahwa Allah menjelma menjadi manusia. Memang tema ini sudah diungkapkan secara samar-sama dalam ayat 5, 9, 10, dan 11, tetapi dalam ayat 14 Rasul Yohanes menyatakannya dengan istilah yang mengejutkan. Dia memakai istilah Firman, dan bukan misalnya istilah "Mesias". Dia memakai istilah daging, dan bukan misalnya istilah "manusia".

Yohanes berkata bahwa Firman... diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya. Penjelmaan Firman tidak terjadi di tempat yang tersembunyi, malah penjelmaan itu disaksikan antara lain oleh Yohanes dan para rasul yang lain. Dengan demikian Allah menyatakan diri-Nya. Penyataan diri Allah yang disebutkan dalam ayat ini melebihi segala penyataan dari Dia yang pernah Dia adakan sebelumnya, dan tidak akan dilebihi sebelum Tuhan Yesus kembali untuk mendirikan Kerajaan-Nya di bumi ini. Bandingkanlah Ibrani pasal 1:1-2.

Dalam Injil Yohanes, kemuliaan Tuhan Yesus dinyatakan melalui tanda-tanda-Nya (pasal 2:11; 11:4, dan 40), tetapi kemuliaan-Nya paling dinyatakan melalui kematian, kebangkitan dan kenaikan-Nya (pasal 7:39; 12:16, 23; dan 13:31-32).96

Dia diam di antara kita. Istilah diam97 mempunyai arti dasar "berkemah". Dalam Keluaran pasal 33 kita membaca mengenai "Kemah Pertemuan" di mana Musa bertemu dengan TUHAN Allah. Dalam Keluaran pasal 36 Kemah Suci dibangun. Dan dalam pasal-pasal itu kita juga membaca mengenai kemuliaan Allah. Ada kemungkinan bahwa kesamaan ini diadakan untuk menarik perhatian pembaca pada kesejajaran antara Tuhan Yesus di Israel dan TUHAN Allah di padang gurun.98

Dalam ayat ini Firman disebut Anak Tunggal Bapa. Setelah ayat ini istilah Firman tidak dipakai lagi dalam Injil Yohanes, tetapi Dia yang adalah Firman disebut "Yesus" dan Anak.

Sebenarnya apa yang penuh kasih karunia dan kebenaran kurang jelas dalam bahasa sumber. Mungkin ungkapan itu menguraikan Firman,99 tetapi rupanya bukan Firman yang diuraikan dengan ungkapan ini, tetapi kemuliaan-Nya.100 Jika demikian, maka ayat ini mengingatkan kita pada Keluaran 33-34, yaitu peristiwa di mana Musa berkata, "Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku" (33:18) dan Tuhan Allah menjawab, "Aku akan melewatkan segenap kebaikan-Ku101 dari depanmu dan menyerukan nama Tuhan di depanmu: Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani" (33:18). Dengan kata lain, kemuliaan Allah sungguh penuh kasih karunia dan kebenaran.102 Sesuai dengan apa yang dikatakan di atas, kemuliaan Allah yang penuh kasih karunia dan kebenaran dinyatakan paling jelas di kayu salib Tuhan Yesus Kristus.

Arti dari istilah kasih karunia103 diuraikan oleh Rasul Paulus dalam Efesus 2:8-9, yang berkata, "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri."

Kata benda kebenaran,104 yang dipakai dalam Injil Yohanes 25 kali,105 memilik arti yang lebih dalam daripada hanya "benar, bukan salah". Dalam Perjanjian Lama kata kebenaran mengandung arti "kesetiaan", dan unsur itu juga nampak dalam Perjanjian Baru. Tuhan Yesus berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup" (Yohanes 14:6). Bultmann berkata, "Maka kebenaran bukan merupakan ajaran tentang Allah yang disampaikan melalui Yesus, tetapi kebenaran merupakan kenyataan diri Allah yang menyatakan dirinya - yang terjadi! - dalam Yesus."106 Murid Yesus Kristus yang mengetahui kebenaran harus hidup di dalamnya, dan akan dibebaskan olehnya (Yohanes pasal 8:31-32).

Hagelberg: Yoh 1:1-18 - -- I. KATA PENGANTAR (1:1-18) 1:1-5 Pendahuluan Kelima ayat ini begitu singkat dan padat, sehingga sungguh membangkitkan rasa keingintahuan kita, "Bag...

I. KATA PENGANTAR (1:1-18)

1:1-5 Pendahuluan

Kelima ayat ini begitu singkat dan padat, sehingga sungguh membangkitkan rasa keingintahuan kita, "Bagaimana mungkin terjadi bahwa 'Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah'?" Tema-tema yang sangat besar dimasukkan dalam "ruangan" yang begitu sempit, yaitu lima ayat, 61 kata Yunani, 61 kata yang singkat dan biasa. Tema-tema yang dikemukakan antara lain persekutuan antara Firman dan Allah Bapa, keilahian Firman, hidup dan terang yangdibawa kepada manudia oleh Firman itu, penjelmaan, dan perlawanan. Tema-tema yang diceritakan dengan kata yang biasa, sehingga semula kita merasa bahwa segala yang dia katakan mudah dimengerti. Namun, jika direnungkan kita mulai menyadari bahwa dia menulis kebenaran yang amat dalam dan sulit dipahami.

Kedelapan belas ayat yang pertama dalam Injil Yohanes mengemukakan tema-tema yang pokok dan istilah-istilah yang khas, yang dikembangkan lebih lanjut dalam pasal 1:19-21:25.33 Dengan demikian, para pembaca bagian ini, yang rindu untuk memperoleh kasih karunia dan terang melalui Dia yang menjelma menjadi manusia menjadi tertarik untuk membaca seluruh Injil Yohanes.

Dari segi bentuk bagian ini, Culpepper34 mengamati beberapa ayat yang begitu sejajar, sehingga bentuk "baji" muncul, di mana pasal 1:12b menjadi matanya. Menurut dia, pasal 1:1-2 sejajar dengan 1:18, 1:3 sejajar dengan 1:17, 1:4-5 sejajar dengan 1:16, 1:6-8 sejajar dengan 1:15, 1:9-10 sejajar dengan 1:14, 1:11 sejajar dengan 1:13, 1:12a sejajar dengan 1:12c.

Pengamatannya digambarkan di bawah ini:

1:1-2

1:18

Ternyata bentuk "baji"35 ini tidak jarang dalam Firman Allah, dan tidak asing bagi para pembaca pertama. Struktur ini menekankan ayat yang menjadi matanya atau engselnya. Dalam kasus ini pasal 12:b menjadi engselnya. Struktur ini menekankan kepentingan "diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah". Penekanan ini sesuai dengan tujuan Injil Yohanes, yaitu penginjilan.

Hagelberg: Yoh 1:14 - -- 1:14 Firman itu telah menjadi daging,91 dan diam di antara kami,92 dan kami telah melihat93 kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya s...

1:14 Firman itu telah menjadi daging,91 dan diam di antara kami,92 dan kami telah melihat93 kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak94 Tunggal95 Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Ayat ini menyatakan secara terang-terangan bahwa Allah menjelma menjadi manusia. Memang tema ini sudah diungkapkan secara samar-sama dalam ayat 5, 9, 10, dan 11, tetapi dalam ayat 14 Rasul Yohanes menyatakannya dengan istilah yang mengejutkan. Dia memakai istilah Firman, dan bukan misalnya istilah "Mesias". Dia memakai istilah daging, dan bukan misalnya istilah "manusia".

Yohanes berkata bahwa Firman... diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya. Penjelmaan Firman tidak terjadi di tempat yang tersembunyi, malah penjelmaan itu disaksikan antara lain oleh Yohanes dan para rasul yang lain. Dengan demikian Allah menyatakan diri-Nya. Penyataan diri Allah yang disebutkan dalam ayat ini melebihi segala penyataan dari Dia yang pernah Dia adakan sebelumnya, dan tidak akan dilebihi sebelum Tuhan Yesus kembali untuk mendirikan Kerajaan-Nya di bumi ini. Bandingkanlah Ibrani pasal 1:1-2.

Dalam Injil Yohanes, kemuliaan Tuhan Yesus dinyatakan melalui tanda-tanda-Nya (pasal 2:11; 11:4, dan 40), tetapi kemuliaan-Nya paling dinyatakan melalui kematian, kebangkitan dan kenaikan-Nya (pasal 7:39; 12:16, 23; dan 13:31-32).96

Dia diam di antara kita. Istilah diam97 mempunyai arti dasar "berkemah". Dalam Keluaran pasal 33 kita membaca mengenai "Kemah Pertemuan" di mana Musa bertemu dengan TUHAN Allah. Dalam Keluaran pasal 36 Kemah Suci dibangun. Dan dalam pasal-pasal itu kita juga membaca mengenai kemuliaan Allah. Ada kemungkinan bahwa kesamaan ini diadakan untuk menarik perhatian pembaca pada kesejajaran antara Tuhan Yesus di Israel dan TUHAN Allah di padang gurun.98

Dalam ayat ini Firman disebut Anak Tunggal Bapa. Setelah ayat ini istilah Firman tidak dipakai lagi dalam Injil Yohanes, tetapi Dia yang adalah Firman disebut "Yesus" dan Anak.

Sebenarnya apa yang penuh kasih karunia dan kebenaran kurang jelas dalam bahasa sumber. Mungkin ungkapan itu menguraikan Firman,99 tetapi rupanya bukan Firman yang diuraikan dengan ungkapan ini, tetapi kemuliaan-Nya.100 Jika demikian, maka ayat ini mengingatkan kita pada Keluaran 33-34, yaitu peristiwa di mana Musa berkata, "Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku" (33:18) dan Tuhan Allah menjawab, "Aku akan melewatkan segenap kebaikan-Ku101 dari depanmu dan menyerukan nama Tuhan di depanmu: Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani" (33:18). Dengan kata lain, kemuliaan Allah sungguh penuh kasih karunia dan kebenaran.102 Sesuai dengan apa yang dikatakan di atas, kemuliaan Allah yang penuh kasih karunia dan kebenaran dinyatakan paling jelas di kayu salib Tuhan Yesus Kristus.

Arti dari istilah kasih karunia103 diuraikan oleh Rasul Paulus dalam Efesus 2:8-9, yang berkata, "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri."

Kata benda kebenaran,104 yang dipakai dalam Injil Yohanes 25 kali,105 memilik arti yang lebih dalam daripada hanya "benar, bukan salah". Dalam Perjanjian Lama kata kebenaran mengandung arti "kesetiaan", dan unsur itu juga nampak dalam Perjanjian Baru. Tuhan Yesus berkata, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup" (Yohanes 14:6). Bultmann berkata, "Maka kebenaran bukan merupakan ajaran tentang Allah yang disampaikan melalui Yesus, tetapi kebenaran merupakan kenyataan diri Allah yang menyatakan dirinya - yang terjadi! - dalam Yesus."106 Murid Yesus Kristus yang mengetahui kebenaran harus hidup di dalamnya, dan akan dibebaskan olehnya (Yohanes pasal 8:31-32).

Wycliffe: Yoh 1:1-18 - -- I. Prolog (1:1-18) Tanpa ditunda-tunda sang penulis menyajikan tokoh inti dari Injil ini, tetapi tidak menyebut Dia Yesus atau Kristus. Di sini Dia a...

I. Prolog (1:1-18)

Tanpa ditunda-tunda sang penulis menyajikan tokoh inti dari Injil ini, tetapi tidak menyebut Dia Yesus atau Kristus. Di sini Dia adalah Logos (Firman). Istilah ini berasal dari dalam Perjanjian Lama, dan mengandung konsep hikmat, kuasa dan hubungan khusus dengan Allah. Istilah ini juga dipakai secara luas oleh para ahli filsafat untuk mengungkapkan berbagai pengertian seperti akal budi dan perantara di antara Allah dan dunia. Pada zaman Yohanes semua golongan pembaca tentu mengerti kecocokan istilah tersebut di sini, di mana dasarnya adalah wahyu. Tetapi ciri yang unik ialah bahwa Logos adalah juga Anak Allah, yang berinkarnasi di dalam rangka memperkenalkan Allah sepenuhnya (1:14, 18).

Wycliffe: Yoh 1:6-18 - -- C. Logos yang Berinkarnasi (1:6-18). Termasuk dalam bagian ini suatu ringkasan tentang misi dari Yohanes Pembaptis.

C. Logos yang Berinkarnasi (1:6-18).

Termasuk dalam bagian ini suatu ringkasan tentang misi dari Yohanes Pembaptis.

Wycliffe: Yoh 1:14 - Firman, // menjadi manusia // Diam di antara kita // kemuliaan, // (penuh kasih karunia dan kebenaran) 14. Sebelum iman dapat menghasilkan kelahiran baru, iman memerlukan suatu objek untuk dipakai sebagai landasan, yaitu inkarnasi Firman, Anak Allah. Al...

14. Sebelum iman dapat menghasilkan kelahiran baru, iman memerlukan suatu objek untuk dipakai sebagai landasan, yaitu inkarnasi Firman, Anak Allah. Allah. setelah mengungkapkan diri di dalam penciptaan dan sejarah, di mana aktivitas Logos tampak, tetapi oknum-Nya terselubung, kini mengungkapkan diri melalui sang Putra dalam bentuk manusia, yang bukan sekadar mirip, tetapi benar-benar menjadi manusia (dalam AV: daging). Yohanes memilih kata daging dan bukan manusia untuk mempertegas kebenaran dari inkarnasi (menjadi daging) dan menentang kecenderungan berpikir secara Gnostik. Pandangan keliru tentang Kristus ini menolak untuk mengakui bahwa keilahian yang murni dapat mengambil rupa tubuh fisik, karena hal materi dianggap sebagai sesuatu yang jahat (bdg. I Yoh. 4:2, 3; II Yoh. 7). Diam di antara kita. Bertabernakel. Dalam perpaduan dengan kemuliaan, pengertian tersebut menunjukkan personalisasi dari awan cemerlang yang tinggal di atas tabernakel di padang gurun (Kel. 40:34). Firman yang berinkarnasi ini juga merupakan jawaban terhadap doa Musa (Kel. 33:18). Yohanes tidak menceritakan peristiwa Yesus dimuliakan, sebab dia menyajikan keseluruhan pelayanan Yesus sebagai suatu pemuliaan, dengan catatan bahwa terang yang dimaksudkan Yohanes bersifat moral dan rohani (penuh kasih karunia dan kebenaran) dan bukan sesuatu yang visual (bdg. Yoh. 1:17).

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: Yoh 1:6-14 - Yohanes Pembaptis Saksi Firman; Inkarnasi Firman Yohanes Pembaptis Saksi Firman; Inkarnasi Firman (1:6-14) Penulis Injil ini bermaksud memperkenalkan Yohanes Pembaptis sebagai seorang yang memberi...

SH: Yoh 1:10-18 - Terima atau tolak? (Rabu, 26 Desember 2007) Terima atau tolak? Respons orang dalam menyambut kedatangan Yesus terbagi menjadi dua: ada orang yang menolak, ada juga orang yang menerima Dia. ...

SH: Yoh 1:10-18 - Kristus memberi hidup (Senin, 26 Desember 2005) Kristus memberi hidup Siapa yang berhak menyelamatkan manusia berdosa? Bukankah manusia berdosa seharusnya dihukum Allah? Lalu, mengapa Tuhan Ye...

SH: Yoh 1:14-18 - Berita Natal. (Selasa, 25 Desember 2001) Berita Natal. Rasul Yohanes telah menegaskan bahwa Yesus adalah Allah. Dalam ayat 14, ia menegaskan bahwa Yesus adalah manusia. Peristiwa Natal me...

SH: Yoh 1:14-18 - Rahasia iman. (Sabtu, 26 Desember 1998) Rahasia iman. "Firman" sebagai gelar penjelmaan-Nya dalam diri manusia; sempurna tanpa dosa, adalah salah satu rahasia iman Kristen. Sebagian orang, s...

Topik Teologia: Yoh 1:14 - -- Allah yang Berpribadi Pribadi Allah Kebapaan Allah Allah sebagai Bapa Yesus Kristus Mat 3:17 Mat 11:27 Mar 9:7 Mar 14...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: Yohanes (Pendahuluan Kitab) Penulis : Yohanes Tema : Yesus, Putra Allah Tanggal Penulisan: 80-95 M Latar Belakang Injil Yohanes adalah unik di antara keem...

Full Life: Yohanes (Garis Besar) Garis Besar Prolog tentang Logos (Yoh 1:1-18) I. Memperkenalkan Kristus kepada Israel (Yoh 1:19-51) A. Oleh Yohan...

Matthew Henry: Yohanes (Pendahuluan Kitab) Kita tidak sedang membahas kapan dan di mana Injil ini dituliskan. Kita yakin Injil ini diberikan melalui inspirasi Allah kepada Yohanes, saudara Yako...

Jerusalem: Yohanes (Pendahuluan Kitab) INJIL YOHANES PENGANTAR INJIL YOHANES DAN SURAT-SURAT YOHANES Injil Yohanes Kata Penutup pertama, Yoh 20:31, menyatakan termasuk jenis sastra Injil Yo...

Ende: Yohanes (Pendahuluan Kitab) INDJIL JESUS KRISTUS KARANGAN JOANES KATA PENGANTAR Karangan Indjil ini biasa disebut "Indjil keempat". Menurut riwajat lisan (tradisi) jang sangat pa...

Hagelberg: Yohanes (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN Prakata Pendahuluan Injil Yohanes dapat diumpamakan sebagai sebuah kolam yang begitu dangkal sehingga seorang anak dapat main di dalam...

Hagelberg: Yohanes (Garis Besar) GARIS BESAR I. KATA PENGANTAR (1:1-18) II. PENYATAAN YESUS DENGAN KATA DAN PERBUATAN (1:19-10:42) A. Pengantar pada Pelayanan Y...

Hagelberg: Yohanes DAFTAR PUSTAKA Daftar Kepustakaan Barrett, C. K., The Gospel According to St. John, an Introduction with Commentary and Notes on the Greek Text, The W...

Wycliffe: Yohanes (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN YOHANES Sifat dari kitab ini. Sekalipun bahasa dan susunannya sederhana, kitab ini merupakan suatu paparan yang mendalam mengenai diri Kr...

Wycliffe: Yohanes (Garis Besar) GARIS BESAR YOHANES I. Prolog 1:1.18 A. Pra-eksistensi Logos 1:1, 2 B. Logos Kosmis 1:3-5 C. Logos yang Berinkarnas...

BIS: Yohanes (Pendahuluan Kitab) KABAR BAIK YANG DISAMPAIKAN OLEH YOHANES PENGANTAR Dalam Kabar Baik yang disampaikan oleh Yohanes ini, Yesus dikemukakan sebagai Sabda Allah yang ab

KABAR BAIK YANG DISAMPAIKAN OLEH YOHANES

PENGANTAR

Dalam Kabar Baik yang disampaikan oleh Yohanes ini, Yesus dikemukakan sebagai Sabda Allah yang abadi yang telah menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Seperti yang dikatakan dalam buku ini, Kabar Baik ini ditulis dengan maksud supaya para pembacanya dapat percaya bahwa Yesuslah Raja Penyelamat yang dijanjikan -- Ia Anak Allah sendiri. Juga supaya melalui percaya kepada-Nya mereka memperoleh hidup (Yoh 20:31).

Setelah pendahuluan yang mengemukakan bahwa Sabda Allah yang abadi itu adalah Yesus, bagian pertama buku ini mengisahkan berbagai keajaiban yang dibuat oleh-Nya. Keajaiban-keajaiban itu menunjukkan bahwa Yesus adalah Raja Penyelamat yang dijanjikan, Ia Anak Allah. Masing-masing kisah mengenai keajaiban disertai oleh percakapan-percakapan antara Tuhan Yesus dengan orang-orang. Dari percakapan-percakapan itu jelaslah apa yang diungkapkan oleh keajaiban-keajaiban itu. Di dalam bagian ini dikemukakan bahwa ada orang yang percaya kepada Yesus dan menjadi pengikut-Nya, tetapi ada pula yang menentang Dia dan tidak mau percaya kepada-Nya. Pasal 13-17 (Yoh 13:1-17:26) mencatat secara panjang lebar bagaimana akrabnya Yesus dengan pengikut-pengikut-Nya pada malam ketika Ia hendak ditangkap, dan bagaimana Ia mempersiapkan serta menguatkan hati mereka pada malam itu. Pasal-pasal terakhir menguraikan tentang bagaimana Yesus ditangkap dan diadili, bagaimana Ia disalibkan, mati dan bangkit kembali, dan bagaimana Ia memperlihatkan diri-Nya kepada para pengikut-Nya setelah Ia hidup kembali.

Cerita tentang wanita yang tertangkap basah sedang berbuat zinah (\\/BIS Yoh

  1. 8:1-11\\), dimasukkan antara tanda kurung besar karena banyak naskah dan

terjemahan-terjemahan zaman dahulu tidak memuat cerita itu, sedangkan yang lain-lainnya memuatnya di berbagai tempat.

Dalam bukunya ini Yohanes menitikberatkan pemberian, yaitu hidup sejati dan kekal, yang diberikan Allah melalui Kristus. Pemberian itu sudah mulai di dunia, dan dapat dialami oleh orang-orang yang menerima Yesus sebagai jalan kepada Allah, sebagai yang menyatakan Allah, dan sebagai pemberi hidup. Ciri khas Yohanes ialah kiasan-kiasan yang diambilnya dari hal-hal sehari-hari untuk menunjukkan kebenaran-kebenaran rohani, misalnya: air, roti, terang, gembala dan dombanya, pohon anggur dan buahnya.

Isi

  1.  Pendahuluan
    Yoh 1:1-18
  2.  Yohanes Pembaptis dan orang-orang yang pertama-tama menjadi pengikut
    Yesus
    Yoh 1:19-51
  3.  Pelayanan Yesus di tengah-tengah masyarakat
    Yoh 2:1-12:50
  4.  Hari-hari terakhir di Yerusalem dan dekat Yerusalem
    Yoh 13:1-19:42
  5.  Kebangkitan Yesus dan penampakan diri-Nya
    Yoh 20:1-31
  6.  Penutup: suatu penampakan diri lagi di Galilea
    Yoh 21:1-25

Ajaran: Yohanes (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya dengan mengenal isi Kitab Injil Yohanes, orang-orang Kristen mengerti bahwa Allah mengambil rupa manusia untuk menyelamatkan manusia.

Tujuan

Supaya dengan mengenal isi Kitab Injil Yohanes, orang-orang Kristen mengerti bahwa Allah mengambil rupa manusia untuk menyelamatkan manusia. Dengan demikian diharapkan agar iman mereka semakin dikuatkan dalam mengikuti Yesus, sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.

Pendahuluan

Penulis : Rasul Yohanes.

Tahun : Sekitar tahun 91 sesudah Masehi.

Penerima : Setiap orang percaya.

Isi Kitab: Kitab Injil Yohanes ini terdiri atas 21 pasal. Di dalam Kitab ini Tuhan Yesus disaksikan sebagai Firman yang menjadi manusia, Anak Allah. Karena itu, Injil Yohanes ini langsung menantang setiap pembaca untuk segera mengambil keputusan sendiri, yakni _percaya_ kepada Tuhan Yesus untuk mendapat keselamatan, tetapi jika _menolak_ Tuhan Yesus pasti akan mendapat kebinasaan.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab Injil Yohanes

Untuk mengerti keseluruhan Kitab ini, perlu dimengerti tiga kata penting berikut ini.

  1. Tanda Pengajaran tentang "tanda-tanda" ajaib yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, sebagai bukti bahwa Ia adalah Allah yang menjadi manusia

    Dalam Injil Yohanes, ada tujuh tanda penting yang dibuat oleh Tuhan Yesus, sebagai bukti bahwa Ia adalah Allah yang menjadi manusia.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Yoh 2:1-11. Mujizat air diubah menjadi anggur.
    2. Bacalah pasal Yoh 4:46-54. Tanda mujizat kedua, Tuhan Yesus menyembuhkan ana pegawai yang sakit.
    3. Bacalah pasal Yoh 5:1-47. Tanda mujizat ketiga, Tuhan Yesus menyembuhkan oran sakit di Bethesda.
    4. Bacalah pasal Yoh 6:1-14. Mujizat keempat, Tuhan Yesus memberikan makanan kepad 5010 orang dengan lima potong roti kecil dan dua ekor ikan.
    5. Bacalah pasal Yoh 6:15-21. Tuhan Yesus berjalan di atas air. Ini menunjukkan bahw Ia berkuasa atas alam raya.
    6. Bacalah pasal Yoh 9:1-14. Tuhan Yesus menyembuhkan orang buta.
    7. Bacalah pasal Yoh 11:1-57. Tuhan Yesus membangkitkan Lazarus dari kematian.

Kesemua tanda ajaib ini hanya bisa dilakukan oleh Allah, karena itu tanda-tanda tersebut membuktikan bahwa Yesus adalah Allah yang menjadi manusia. Jadi jika seorang menolak Tuhan Yesus, itu berarti ia menolak Allah. Demikian juga, jika seseorang menerima Tuhan Yesus, ia menjadi anggota keluarga Allah (bacaan Yoh 1:12).

  1. Percaya Pengajaran tentang "percaya" kepada pengakuan Tuhan Yesus tentang dirinya sendiri

    Pada dasarnya berita yang dibawa oleh Tuhan Yesus ialah berita tentang diri-Nya sendiri. Dalam Injil Yohanes ini, Tuhan Yesus memberikan tujuh perumpamaan tentang diri-Nya.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Yoh 6:53,41,48; 14:6. Dalam nats-nats ini Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya adalah sumber kehidupan. Ini berarti seseorang hanya dapat memiliki hidup yang kekal dan berarti kalau ia datang kepada Tuhan Yesus.
    2. Bacalah pasal Yoh 8:12. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Terang Dunia. Ini berarti Tuhan Yesus sajalah yang dapat memberikan penerangan dalam kehidupan manusia yang berdosa.
    3. Bacalah pasal Yoh 10:7,9. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Pintu. Ini berarti hanya melalui Tuhan Yesus sajalah seseorang dapat memasuki Sorga.
    4. Bacalah pasal Yoh 10:11,14. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Gembala. Ini berarti bahwa Tuhan Yesus sajalah yang dapat memelihara dan menjaga kehidupan seseorang.
    5. Bacalah pasal Yoh 11:25. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Kebangkitan. Ini berarti di dalam diri-Nya tidak ada kematian, atau seseorang yang tidak menginginkan kematian, hanya dapat memperolehnya di dalam Tuhan Yesus.
    6. Bacalah pasal Yoh 14:6. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Jalan, Kebenaran dan Hidup. Ini berarti seseorang yang ingin beribadah kepada Allah, hanya dapat memperoleh kalau orang itu pergi dan datang kepada Tuhan Yesus saja.
    7. Bacalah pasal Yoh 15:1-8. Tuhan Yesus menyatakan diri-Nya sebagai Pokok Anggur yang benar. Ini berarti seseorang (orang percaya) dapat memberikan perbuatan dan kehidupan yang benar di hadapan Allah kalau ia tetap hidup dengan menggantungkan diri kepada Tuhan Yesus.
  2. Hidup Pengajaran tentang "hidup" bagi setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus

    Memilih Tuhan Yesus Kristus dan dimiliki oleh-Nya, berarti memiliki Allah dan hidup yang benar.

    Pendalaman

    1. Bacalah pasal Yoh 1:14. Dimanakah hidup ini berada?
    2. Bacalah pasal Yoh 3:36. Apakah yang didapat orang yang percaya? Dan apakah yang didapat orang yang tidak percaya?
    3. Bacalah pasal Yoh 5:24. Kemanakah orang yang percaya berpindah?
    4. Bacalah pasal Yoh 6:40. Apa yang menjadi kehendak Allah?
    5. Bacalah pasal Yoh 11:25-26. Apakah akibatnya percaya kepada Tuhan Yesus?

II. Penutup

Apakah TANDA-TANDA mujizat yang dibuat oleh Tuhan Yesus, dan pengakuan tentang diri-Nya, telah membuat saudara PERCAYA, bahwa Yesuslah Mesias (juruselamat) supaya oleh imanmu (percayamu) kamu beroleh HIDUP di dalam-Nya (Yohanes 20:30-31). Kalau belum, janganlah ditunda lagi, sekarang adalah waktu yang terbaik bagi anda.

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah penulis Injil Yohanes?
  2. Mujizat apakah yang pertama kali dilakukan oleh Tuhan Yesus?
  3. Berapakah pengakuan yang dinyatakan Tuhan Yesus tentang diri-Nya?
  4. Sudahkah saudara mengakui Tuhan Yesus sebagai Allah yang member kehidupan dan memelihara hidup saudara?
  5. Pelajaran rohani apakah yang saudara terima setelah mempelajari Inji Yohanes?

Intisari: Yohanes (Pendahuluan Kitab) Firman Allah terakhir kepada manusia INJIL YANG BERBEDA.Yohanes mempunyai cara pendekatan tersendiri pada kehidupan dan pekerjaan Yesus. Dibandingkan

Firman Allah terakhir kepada manusia

INJIL YANG BERBEDA.
Yohanes mempunyai cara pendekatan tersendiri pada kehidupan dan pekerjaan Yesus. Dibandingkan dengan Injil-injil yang lain, cara penuturan yang panjang lebar tentang apa yang dikatakan Yesus membuat sebagian orang merasa bahwa Yohanes tidak teliti. Sampai beberapa waktu yang lalu banyak ahli percaya bahwa Injil Yohanes adalah yang paling akhir (sekitar tahun 100 M.) yang paling tidak bersifat Yahudi dan bahwa ia menggunakan acuan dari yang lain; ia juga bukan seorang saksi mata dan bahwa semua kata-kata yang ditulisnya bukan benar-benar perkataan Yesus. Dengan demikian, kita diwarisi sekumpulan pemikiran yang menarik tentang Yesus yang ditulis oleh seorang Kristen pada zaman Kekristenan yang mula-mula. Arkeologi telah mengubah pandangan tersebut. Banyak ahli sekarang mengatakan bahwa Yohanes tidak bergantung pada para penulis Injil lainnya, dan bahwa ia mengenal Palestina bagian selatan dengan baik pada masa Yesus, bahwa ia juga seorang saksi mata dan bahwa ia menulis Injilnya sangat awal atau paling tidak, seawal Injil lainnya.

INJIL YOHANES?
Kita tidak dapat menerka dari Injil itu sendiri siapa penulisnya, atau paling tidak siapa yang menyediakan semua bahan tulisan itu. Penulisnya ialah' murid yang dikasihi Yesus' (Yoh 21:20-24, lihat Yoh 13:23-25). Banyak orang dan gereja mula-mula yang mengatakan bahwa penulisnya adalah Yohanes, saudara Yakobus. Walaupun namanya jelas disebut dalam Injil-injil lain, tetapi tidak disebut dalam Injil ini. Lebih dari itu, boleh jadi ia mendapat tempat di sisi Yesus pada saat Perjamuan Malam. Dengan demikian, ia tentu dapat menyampaikan hal-hal yang sangat pribadi secara terperinci tentang bagaimana Yesus berbicara dan bekerja.

MENGAPA IA MENULIS INJIL ITU?
Ia sendiri mengatakan -'supaya kamu percaya bahwa Yesus itu Kristus' (Yoh 20:30, 31). Oleh karenanya, di sini kita tidak hanya mendapatkan suatu biografi, tetapi lebih mendapatkan semacam traktat Injil yang dipersiapkan dengan saksama. Ia menceritakan kepada kita bahwa ia mempunyai bukti-bukti yang dipilihnya secara khusus. Ia hanya memasukkan tujuh mukjizat Yesus, dan biasanya dilanjutkan dengan pembicaraan yang memberi kepada kita arti yang lebih dalam tentang apa yang dikerjakan Yesus. Yohanes mengetengahkan saksi mata-saksi mata satu persatu, dan pada akhirnya pembaca harus mengambil keputusan mengenai Yesus Kristus. Oleh karena inilah maka, walaupun ia mungkin pertama-tama menulis Injilnya untuk orang bukan Yahudi (ia menjelaskan banyak istilah dan adat istiadat Yahudi), semenjak itu Injil ini telah membawa banyak orang untuk percaya kepada Kristus.

TAMBAHAN PADA TAHAP AWAL.
Dalam Injil Yohanes kita membaca salah satu kisah mengenai belas kasihan Yesus kepada seorang pendosa yang paling sering diceritakan, yaitu seorang wanita yang ditangkap karena berzinah (Yoh 7:53-8:11). Anehnya, bagian kisah tadi tidak merupakan bagian dari naskah-naskah tertua dan tidak selalu muncul pada waktu itu. Namun, banyak orang setuju bahwa kisah ini merupakan kejadian yang sungguh terjadi dalam kehidupan Yesus yang diingat, ditulis dan ditambahkan pada Injil Yohanes pada tahun-tahun pertama sesudah penulisan.

Pesan

1. Bukti
Menjadi saksi mata di persidangan merupakan tema kunci dalam Injil Yohanes.
Terdapat sejumlah kesaksian dari para saksi mata yang diketengahkan untuk
membuktikan kasus mengenai Yesus adalah Kristus dan Anak Allah.
o Perjanjian Lama: Yoh 1:45; 5:39, 46-47; 8:56, lihat Yoh 3:14; 6:32-35
o Yohanes Pembaptis: Yoh 1:6-8, 15, 19-36; 3:25-30; 5:33-36, lihat Yoh 10:40-42
o Orang banyak: Yoh 4:29, 39; 9:13-33, 38;11:27; 12:9, 17
o Para rasul: Yoh 1:41-46, 49; 15:27; 17:20; 20:24-25, 28, lihat Yoh 1:14; 19:35; 20:30-31; 21:24
o Allah Bapa: Yoh 5:31-32, 37; 8:18, 50, 54; 12:27-28
o Roh Kudus: Yoh 14:26; 15:26; 16:12-15
o Pekerjaan Yesus: Yoh 2:11, 23; 5:36; 9:3, 31-33; 10:25, 37-38; 11:4, 42, 45; 14:11; 20:30-31
o Yesus sendiri, kata-kata dan pernyataan Nya: Yoh 3:11, 32; 8:13-14, 38; 6:35, 48, 51; 8:12; 9:5; 10:7, 10, 14; 11:25; 14:6; 15:1, lihat Yoh 8:58 (Kel 3:14). Lihat
tema-tema kunci.

2. Keputusan.
o Mereka yang menolak Dia: Yoh 1:10-11; 3:11; 4:48; 5:43; 6:36, 64, 66; 12:37, 47-48; 15:19, 24.
Dan alasannya: Yoh 3:19-21; 5:44; 6:37, 44, 65; 8:43-47; 9:39-41; 12:37-43; 18:37.
o Mereka yang menanggapi Dia:
- Dengan melihat dan mendengarkan Dia Yoh 1:14; 6:40, 45; 10:3, 16, 27; 12:45, 47; 14:9; 18:37
- Dengan mempercayai Dia Yoh 1:7, 12; 2:11, 22; 3:16, 18; 5:24; 6:29, 47; 8:24; 9: 35-38; 11:25-27, 40; 13:19; 14:1, 11;16:27, 30; 17:8; 20:8, 29, 31
- Dengan datang untuk mengenal Dia Yoh 6:69; 7:17; 8:19; 10:14; 14;7, 9; 17:3, 25
yang berarti hidup di dalam terang Yoh 1:4- 5, 9; 3:19-21; 8:12; 9:39; 11:9; 12:35-36, 46
dan mempelajari kebenaran Yoh 1:14, 17; 4:23-24; 8:32; 14:6; 17:17; 18:37
- Dengan mengasihi Kristus dan sesama Yoh 13:34-35; 14:15, 21-24; 15:9-10, 12; 21:15-17
yang berarti tinggal di dalam Dia Yoh 15:1-10

Penerapan

1. Kristus adalah Firman Allah yang terakhir kepada umat manusia.
Ia menunjukkan kepada kita:
o kebenaran Allah
o kemuliaan Allah
o kasih Allah
dengan kehidupan dan kematian-Nya. Dia adalah jalan satu-satunya untuk kembali
kepada Allah.

2. Tidak bisa tidak kita harus berespons terhadap Dia.
Buktinya adalah nyata:
o Jika kita menolak Dia, hal itu bukan disebabkan karena kita tidak dapat
percaya kepada-Nya - tetapi karena kita tidak mau!
o Jika kita menerima Dia, itu berarti penyerahan sepenuh hati dan ketaatan.

3. Kehidupan kekal dimulai di sIni dan kini. Melalui Roh Kudus Yesus menawarkan
kepada kita:

o kepuasan
o kemerdekaan dari Setan dan dosa
o kemampuan baru
o doa-doa yang dijawab
o sukacita sejati
Apa yang dimulai-Nya sekarang akan disempurnakan-Nya pada waktu Ia datang
kembali.

4. Anda harus menyaksikan iman Anda kepada orang lain.
Walaupun dunia akan membenci Anda seperti dunia telah membenci Yesus, Anda juga
harus menjadi seorang saksi dengan pertolongan Roh Kudus.

Tema-tema Kunci

1. Yesus dan Bapa.
Injil Yohanes penuh dengan hal-hal yang menyatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah. Ia terlibat dalam penciptaan, Ia datang ke dalam dunia ini dan ketika Ia naik ke surga, Ia kembali kepada kemuliaan yang adalah hakNya. Gambarkanlah arti semua ini bagi Anda sendiri: Yoh 1:1-18; 3:13, 31, 35; 5:17-23, 26-27, 30; 6:38, 46, 57; 7:16-17, 29; 8:28-29, 38, 42; 10: 15, 29-30, 38; 11:41-42; 12:44-45, 49-50; 13:3, 31-32; 14:7-11, 20, 28, 31; 15:23-24; 16:15, 28, 32; 17:1-2, 4-5, 10-11, 21-23; 20:17.

2. Kematian Kristus bagi orang berdosa.
Lebih daripada yang diceritakan dalam Injil-injil lain, Yohanes memberitahukan kepada kita mengapa Yesus harus mati dan mengenai kasih yang mendorong-Nya untuk rela melakukan itu. Lihat Yoh 1:29, 36; 2:19-22; 3:14-17; 6:51, 53-56; 8:28; 10:11, 15, 18; 11:50-52; 12:24, 27, 32-34; 15:13.

3. Roh Kudus.
o Terdapat lebih banyak uraian mengenai Roh Kudus dalam Injil ini dibandingkan dengan Injil-injil lain. Roh Kudus digambarkan sebagai Pribadi yang akan menggantikan Yesus apabila Ia pergi kepada Bapa. Yoh 1:32-33; 3:5-6, 8, 34; 4:23-24; 6:63; 7:37-39, lihat Yoh 4:13-14; 14:16-17, 25-26; 15:26; 16:7-15; 20:22.

4. Kehidupan kekal.
Inilah yang digambarkan oleh Matius, Markus dan Lukas sebagai Kerajaan Allah. Kehidupan kekal ini dihubungkan dengan kelahiran baru atau kelahiran untuk yang kedua kalinya. Lihat Yoh 1:4, 12-13; 3:3-7, 16, 36; 4:14, 36; 5:21, 24-29; 6:27, 40, 47, 54, 57-58, 68; 10:28; 11:25; 12:25, 50; 17:2-3.

5. Jadwal Allah.
Yohanes memberikan kepada kita gambaran tentang Yesus yang mengendalikan segala sesuatu dari awal sampai akhir. Yesus tahu bahwa Ia sedang mengerjakan suatu rencana induk, oleh karenanya tidak ada sesuatu apa pun, bahkan tidak juga kematian-Nya yang mengejutkan Dia. Pelajarilah ayat-ayat berikut: Yoh 2:4; 7:6-8; 12:23; 13:1; 18:4.

Garis Besar Intisari: Yohanes (Pendahuluan Kitab) [1] PENDAHULUAN Yoh 1:1-51 Yoh 1:1-5Kristus dan penciptaan Yoh 1:6-18Allah menjadi manusia Yoh 1:19-34Anak Domba Allah Yoh 1:35-51Kristus [

[1] PENDAHULUAN Yoh 1:1-51

Yoh 1:1-5Kristus dan penciptaan
Yoh 1:6-18Allah menjadi manusia
Yoh 1:19-34Anak Domba Allah
Yoh 1:35-51Kristus

[2] UTARA DAN SELATAN Yoh 2:1-4:54

Yoh 2:1-12Sekilas pandangan pertama tentang kemuliaan
Yoh 2:13-25Tuhan atas Bait Allah
Yoh 3:1-21Nikodemus menemui Yesus pada malam hari
Yoh 3:22-36Seorang dari atas
Yoh 4:1-42Mesias dan orang yang tersingkir
Yoh 4:43-54Tanda kedua

[3] SEORANG LUMPUH DI HARI SABAT Yoh 5:1-47

[4] LIMA RIBU ORANG DIBERI MAKAN Yoh 6:1-71

[5] PADA PERAYAAN HARI RAYA PONDOK DAUN Yoh 7:1- 9:41

Yoh 7:1-52Air hidup
Yoh 7:53-8:11Perempuan yang berzinah ditangkap
Yoh 8:12-59Terang dunia
Yoh 9:1-41Pemberi penglihatan

[6] GEMBALA YANG BAIK Yoh 10:1-42

[7] PEMULIH KEHIDUPAN Yoh 11:1-57

[8] PASKAH TERAKHIR Yoh 12:1-50

Yoh 12:12-19 Raja masuk ke Yerusalem
Yoh 12:1-11Kasih Maria
Yoh 12:20-36Biji gandum
Yoh 12:37-50Kesimpulan

[9] DI RUANG ATAS Yoh 13:1-30

Yoh 13:1-20Yesus, hamba
Yoh 13:21-30Yudas, pengkhianat

[10] SIAP UNTUK PERGI Yoh 13:31-16:33

Yoh 13:31-14:14Waktu untuk meninggalkan
Yoh 14:15-31Roh Kudus dijanjikan
Yoh 15:1-17Pokok Anggur yang benar
Yoh 15:18-16:11Kesukaran di dalam dunia
Yoh 16:12-33Janji dan kebingungan

[11] YESUS BERDOA BAGI MILIK-NYA Yoh 17:1-26

Yoh 17:1-19Murid-murid-Nya
Yoh 17:20-26Gereja yang akan datang

[12] PENANGKAPAN, PENGADILAN, PENYALIBAN Yoh 18:1-19:42

Yoh 18:1-11Kekacauan di taman Getsemani
Yoh 18:12-27Menyaksikan sendiri
Yoh 18:28-19:16Gubernur dan Raja
Yoh 19:17-42Mati dan dikuburkan

[13] KEBANGKITAN Yoh 20:1-21:25

Yoh 20:1-18Maria berada di kubur Yesus
Yoh 20:19-23Minggu malam
Yoh 20:24-31'Tuhanku dan Allahku!'
Yoh 21:1-14Ikan untuk sarapan
Yoh 21:15-25Gembalakanlah domba-domba-Ku
Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #17: Gunakan Pencarian Universal untuk mencari pasal, ayat, referensi, kata atau nomor strong. [SEMUA]
dibuat dalam 0.10 detik
dipersembahkan oleh YLSA