Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Pengkhotbah 6:4

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Pkh 6:4

Sebab anak gugur itu datang dalam kesia-siaan dan pergi dalam kegelapan, dan namanya ditutupi kegelapan.

AYT (2018)

Sebab, dia datang dalam kesia-siaan, dan pergi dalam kegelapan. Namanya ditutupi kegelapan.

TL (1954) ©

SABDAweb Pkh 6:4

Karena cuma-cuma datang keduanya ke dalam dunia, dan keduanyapun masuklah ke dalam kegelapan dan dengan kegelapanpun nama keduanya tertudung.

BIS (1985) ©

SABDAweb Pkh 6:4

Sebab bagi bayi itu tidak jadi soal apakah ia dilahirkan atau tidak; dia pergi ke dalam kegelapan, lalu segera dilupakan.

MILT (2008)

karena dalam kefanaan dia datang, dan dalam kegelapan dia pergi, dan dalam kegelapan namanya akan dibungkus.

Shellabear 2011 (2011)

Anak itu datang dalam kesia-siaan dan pergi dalam kegelapan, dan namanya pun diselubungi kegelapan.

AVB (2015)

Anak yang gugur itu datang dalam kesia-siaan dan pergi dalam kegelapan, dan namanya dilitupi kegelapan.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Pkh 6:4

Sebab
<03588>
anak gugur itu datang
<0935>
dalam kesia-siaan
<01892>
dan pergi
<01980>
dalam kegelapan
<02822>
, dan namanya
<08034>
ditutupi
<03680>
kegelapan
<02822>
.
TL ITL ©

SABDAweb Pkh 6:4

Karena
<03588>
cuma-cuma
<01892>
datang keduanya ke
<01980>
dalam dunia, dan keduanyapun masuklah
<0935>
ke dalam kegelapan
<02822>
dan dengan kegelapanpun
<02822>
nama
<08034>
keduanya tertudung
<03680>
.
HEBREW
hoky
<03680>
wms
<08034>
Ksxbw
<02822>
Kly
<01980>
Ksxbw
<02822>
ab
<0935>
lbhb
<01892>
yk (6:4)
<03588>
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Pkh 6:4

Sebab anak gugur itu datang dalam kesia-siaan dan pergi dalam kegelapan, dan namanya ditutupi kegelapan.

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Pkh 6:4

Sebab anak gugur itu datang dalam kesia-siaan dan pergi dalam kegelapan, dan namanya 1  ditutupi kegelapan.

Catatan Full Life

Pkh 6:3-6 1

Nas : Pengkh 6:3-6

Mati pada usia muda patut disayangkan; akan tetapi usia yang panjang tidak menjamin orang itu akan menikmati apa yang telah diberi Allah kepadanya. Hidup yang penuh dengan kesukaran membuat orang ingin diri sudah mati ketika lahir dan menghindari semua penderitaan (bd. pasal Ayub 3:1-26). Mengingat kekekalan, maka yang penting ialah apakah kita ini hidup bagi Allah atau tidak (bd. Pengkh 12:13-14).

[+] Bhs. Inggris



TIP #24: Gunakan Studi Kamus untuk mempelajari dan menyelidiki segala aspek dari 20,000+ istilah/kata. [SEMUA]
dibuat dalam 0.02 detik
dipersembahkan oleh YLSA