TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

Mazmur 25:3-5

Konteks
25:3 Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu; e  yang mendapat malu ialah mereka yang berbuat khianat f  dengan tidak ada alasannya. 25:4 Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku 1 , ya TUHAN, tunjukkanlah itu g  kepadaku. 25:5 Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu h  dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan i  aku, Engkau kunanti-nantikan j  sepanjang hari.

Mazmur 27:14

Konteks
27:14 Nantikanlah c  TUHAN! Kuatkanlah d  dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

Lukas 2:25

Konteks
2:25 Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh 2  k  yang menantikan penghiburan 3  bagi Israel. l  Roh Kudus ada di atasnya,

Lukas 2:36-38

Konteks
2:36 Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, t  anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya, 2:37 dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. u  Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa. v  2:38 Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem. w 
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[25:4]  1 Full Life : BERITAHUKANLAH JALAN-JALAN-MU KEPADAKU.

Nas : Mazm 25:4

Seperti Musa (Kel 33:13), pemazmur sangat ingin mengetahui jalan-jalan Allah. Orang percaya mungkin mengetahui sesuatu tentang perbuatan Allah (mis. keselamatan, mukjizat; bd. Mazm 103:7), tetapi tidak pernah sungguh-sungguh mengenal Allah atau memahami jalan-jalan-Nya (yaitu, prinsip-prinsip hikmat yang dengannya Ia bekerja di dalam kita dan menuntun kita). Prinsip-prinsip dasar untuk mengetahui jalan-jalan Allah dalam mazmur ini adalah sebagai berikut:

  1. 1) Kita harus sungguh-sungguh ingin untuk dipimpin ke dalam jalan-jalan Allah yang benar dan kebenaran Firman-Nya (ayat Mazm 25:4).
  2. 2) Kita harus ingin sekali menaruh harap pada Allah saja "sepanjang hari" (ayat Mazm 25:5).
  3. 3) Kita harus tunduk kepada Allah dengan rendah hati (ayat Mazm 25:9), mengabdikan diri kepada kehidupan saleh (ayat Mazm 25:10) dan takut akan Tuhan (ayat Mazm 25:12-14).
  4. 4) Karena dosa adalah halangan untuk mengenal Allah dan jalan-jalan-Nya, kita harus meninggalkan dosa dan disucikan serta diampuni (ayat Mazm 25:4-8). "Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar" (Mazm 66:18; bd. 1Yoh 2:1-6).
  5. 5) Kesulitan dalam kehidupan kita belum tentu menjadi tanda bahwa Allah tidak berkenan pada kita (bd. Mazm 34:20). Mengenal Allah dan jalan-Nya mungkin menuntun kita kepada penderitaan dan kerugian yang mungkin tidak akan kita alami kalau tidak mengikut Dia (mis. Kis 14:22; 20:22-23). Teladan utama kebenaran ini adalah Yesus sendiri yang mengikuti kehendak Allah dengan sempurna, namun menderita kesusahan, pengkhianatan, dan salib. Orang percaya yang tetap tinggal di dalam kehendak Allah harus menantikan yang sama (Mat 10:24).

[2:25]  2 Full Life : BENAR DAN SALEH.

Nas : Luk 2:25

"Benar" atau "tulus" (bd. Luk 1:6) adalah terjemahan dari kata Yunani _dikaios_ (Ibr. _yasher_), artinya "lurus". Dalam PL kata ini tidak hanya berarti kepatuhan kepada perintah-perintah, tetapi menunjukkan bahwa seseorang benar di hadapan Allah, baik dalam hati maupun dalam tindakan

(lihat cat. --> Mazm 32:2).

[atau ref. Mazm 32:2]

  1. 1) Kebenaran yang dicari Allah dalam PL adalah kebenaran yang datang dari hati, berdasarkan iman yang benar kepada Allah serta kasih dan takut akan Allah (Ul 4:10,29; 5:29). Keadaan hati seperti ini terlihat dalam diri orang-tua Yohanes Pembaptis yang hidup menurut "segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat" (Luk 1:6; lih. Kej 7:1; 1Raj 9:4, di mana kata itu juga meliputi "ketulusan hati"). Simeon menunjukkan sifat khas yang sama di dalam hidupnya.
  2. 2) Orang benar di PL bukan orang yang sempurna. Ketika dosa memasuki kehidupan mereka, mereka memperoleh pengampunan dengan jalan mempersembahkan suatu korban binatang kepada Allah dalam suatu sikap pertobatan yang tulus dan dengan iman (Im 4:27-35;

    lihat art. HARI PENDAMAIAN).

[2:25]  3 Full Life : MENANTIKAN PENGHIBURAN.

Nas : Luk 2:25

Pada saat keadaan rohani yang menyedihkan, Simeon yang benar itu tetap setia kepada Allah dan penuh dengan Roh Kudus, sambil menanti dengan iman, kesabaran, dan kerinduan yang besar akan kedatangan Mesias. Begitupun pada hari-hari terakhir dalam zaman sekarang, apabila banyak orang sedang meninggalkan iman rasuli PB dan pengharapan yang penuh berkat akan kedatangan Kristus (Tit 2:13), akan selalu ada Simeon-Simeon yang setia. Orang lain mungkin menaruh harapannya kepada hidup ini dan dunia ini, tetapi orang yang setia akan bertindak seperti hamba yang patuh yang tetap berjaga-jaga sepanjang malam gelap, sambil menantikan tuannya kembali (Mat 24:45-47). Berkat terbesar kita ialah memandang muka "Kristus Tuhan" (Luk 2:26; bd. Wahy 22:4), siap siaga pada saat Dia datang dan hidup selamanya di hadapan Dia (pasal Wahy 21:1-22:21).

[2:36]  4 Full Life : HANA ... BERIBADAH.

Nas : Luk 2:36-37

Hana adalah seorang nabi perempuan yang dengan tekun berharap akan kedatangan Kristus. Ia tetap menjanda selama bertahun-tahun, tidak pernah menikah lagi, sebaliknya mengabdikan dirinya kepada Tuhan, serta "berpuasa dan berdoa" siang dan malam. Alkitab mengajarkan bahwa status tak menikah dapat menjadi berkat yang lebih besar daripada menikah. Paulus menyatakan bahwa orang yang tidak menikah memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memusatkan perhatian pada perkara Tuhan -- bagaimana dapat menyenangkan hati Tuhan dengan sepenuhnya menyerahkan diri kepada-Nya (lih. 1Kor 7:32-35).



TIP #13: Klik ikon untuk membuka halaman teks alkitab dalam format PDF. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA