TB NETBible YUN-IBR Ref. Silang Nama Gambar Himne

  Boks Temuan

2 Raja-raja 15:29

Konteks
15:29 Dalam zaman Pekah, raja Israel, datanglah Tiglat-Pileser, s  raja Asyur; direbutnyalah Iyon, t  Abel-Bet-Maakha, Yanoah, Kedesh dan Hazor, Gilead dan Galilea, seluruh tanah Naftali, u  lalu diangkutnyalah v  penduduknya ke Asyur 1  ke dalam pembuangan.

2 Raja-raja 17:3-6

Konteks
17:3 Salmaneser, h  raja Asyur maju melawan dia; Hosea takluk kepadanya serta membayar upeti. i  17:4 Tetapi kedapatanlah oleh raja Asyur, bahwa di pihak Hosea ada persepakatan, karena Hosea telah mengirimkan utusan-utusan kepada So, raja Mesir, j  dan tidak mempersembahkan lagi upeti kepada raja Asyur, seperti biasanya tahun demi tahun; sebab itu raja Asyur menangkap dia dan membelenggu dia dalam penjara. k  17:5 Kemudian majulah raja Asyur menjelajah seluruh negeri itu, ia menyerang Samaria dan mengepungnya l  tiga tahun lamanya. 17:6 Dalam tahun kesembilan zaman Hosea maka raja Asyur m  merebut Samaria. n  Ia mengangkut o  orang-orang Israel ke Asyur 2  ke dalam pembuangan dan menyuruh mereka tinggal di Halah, di tepi sungai Habor, yakni sungai negeri Gozan, p  dan di kota-kota orang Madai.
Seret untuk mengatur ukuranSeret untuk mengatur ukuran

[15:29]  1 Full Life : DIANGKUTNYALAH PENDUDUKNYA KE ASYUR.

Nas : 2Raj 15:29

Penyerbuan oleh raja Asyur, Tiglat-Pileser III (th. 733 SM), merupakan tahap pertama dari pembuangan Israel. Mereka yang tinggal di bagian utara dan timur Israel diangkut dari tanah air mereka ke Mesopotamia (bd. 2Raj 16:5-9; 2Taw 28:16-21; Yes 7:1-17). Awal dari akhir kerajaan utara ini tiba sebagai akibat hukuman Allah karena mereka terus-menerus berbuat dosa. Samaria, ibu kota kerajaan utara, ditaklukkan sebelas tahun kemudian (2Raj 17:6).

[17:6]  2 Full Life : MENGANGKUT ORANG-ORANG ISRAEL KE ASYUR.

Nas : 2Raj 17:6

Pada tahun 722 SM, setelah 210 tahun penyembahan berhala, pemberontakan rohani, dan kemerosotan moral, Allah memutuskan keruntuhan dan pembuangan bangsa Israel (yaitu, kesepuluh suku dari kerajaan utara). Perkembangan pesat dari kejahatan di antara umat Allah telah mencapai titik tidak bisa kembali; dosa mereka telah mencapai puncaknya. Satu-satunya tindakan yang bisa dilakukan Allah sekarang ialah menjatuhkan hukuman yang mencerai-beraikan bangsa itu; hanya kaum sisa yang percaya dan setia yang tertinggal untuk mengalami penggenapan janji-janji Allah (bd. Rom 9:27).



TIP #27: Arahkan mouse pada tautan ayat untuk menampilkan teks ayat dalam popup. [SEMUA]
dibuat dalam 0.03 detik
dipersembahkan oleh YLSA