Lihat definisi kata "kematian" dalam Studi Kata
Daftar Isi
GREEK: 86 Adhv hades
HEBREW: 7845 txv shachath 953 rwb bowr
YOPPI: 86
BARCLAY: 86
KECIL: Alam Maut Mati, Kematian Neraka
HAAG: Kematian Kuburan
PEDOMAN: Mati, Kematian Neraka
BROWNING: ALAM MAUT NERAKA

kematian

dalam bahasa Ibrani diartikan “keluhuran”, “lubang”. Ayub 11:8; Bilangan 16:30 yaitu tempat kediaman jiwa-jiwa orang mati dan roh-roh najis. Pengertian tersebut hampir sejajar jalannya dengan kata Gerika “Hades”, yaitu tempat arwah-arwah yang sudah meninggal dunia.

Yunani

Strongs #86: Adhv hades

1) name Hades or Pluto, the god of the lower regions
2) Orcus, the nether world, the realm of the dead
3) later use of this word: the grave, death, hell

In Biblical Greek it is associated with Orcus, the infernal regions,
a dark and dismal place in the very depths of the earth, the common
receptacle of disembodied spirits. Usually Hades is just the abode of
the wicked, Lu 16:23; Re 20:13,14; a very uncomfortable place. TDNT.

86 haides hah'-dace

from 1 (as negative particle) and 1492; properly, unseen, i.e. "Hades" or the place (state) of departed souls: KJV -- grave, hell.
see GREEK for 1
see GREEK for 1492

Ibrani

Strongs #07845: txv shachath

1) pit, destruction, grave
1a) pit (for catching lions)
1b) pit (of Hell)

7845 shachath shakh'-ath

from 7743; a pit (especially as a trap); figuratively, destruction: KJV -- corruption, destruction, ditch, grave, pit.
see HEBREW for 07743

Strongs #0953: rwb bowr

1) pit, well, cistern

953 bowr bore

from 952 (in the sense of 877); a pit hole (especially one used as a cistern or a prison): KJV -- cistern, dungeon, fountain, pit, well.
see HEBREW for 0952
see HEBREW for 0877

[Yoppi]

Strongs #086:

(kerajaan) maut, Hades

[Barclay]

Strongs #86:

ou [maskulin] Hades, dunia orang mati; Maut; !!(?) neraka

Alam Maut [kecil]

BIS- Bangsa Israel berpendapat bahwa jagat raya terdiri dari tiga bagian, yaitu surga, bumi dan alam maut. Semua orang yang sudah meninggal dunia, turun ke dalam alam maut yang konon terletak di bawah bumi.

Mati, Kematian [kecil]

KS.-

  1. jasmaniah
    [PL] Kej 2:17; 3:19; 4:8-16; Ul 30:19; Rut 1:17; Ayub 3:21; Mazm 89:48; 116:15; Ams 7:27; Pengkh 9:1-6,10; 12:5-7
    [PB] Yoh 11:11-44; 1Kor 15:20-28,54-56; 1Tes 4:13-16; Wahy 6:8
  2. rohaniah
    [PB] Rom 6:1-11; 7:4-6,9-13,24; Yak 1:15; 5:20; 1Yoh 3:14; 5:16,17; Wahy 20:6,14
  3. Kristus,
    [PB] Mat 27:50; Mr 15:39; Luk 23:46; Yoh 18:31-32; 19:30; 1Kor 15:3; 2Kor 5:14-15; Fili 2:8; Kol 1:22; Ibr 2:9,14-15; 1Pet 3:18

Neraka [kecil]

TB- Tempat siksaan untuk orang-orang mati, yang semasa hidupnya tidak mematuhi panggilan Yesus untuk menerima Kerajaan Allah.

KS.- [PB] Mat 5:22,29,30; 10:28; 11:23; 18:9; 23:15,33; Mr 9:43,45,47; Luk 10:15; 12:5; Yak 3:6; 2Pet 2:4

Kematian [haag]

Kematian.

  1. (1) Tinjauan fisiologis. Di dalam PL, ~K bukanlah (seperti pada kita yang dipengaruhi pandangan pikiran Yunani) sebuah pemisah antara tubuh dan jiwa, melainkan menghilangnya kekuatan hidup (Kej 35:18; Im 17:11; 2Sam 1:9; 1Raj 17:21; Yer 15:9 dan lain-lain). Orang mati tinggal menjadi sebuah bayang-bayang di dalam kerajaan orang mati (Mazm 28:1; 30:4; Yes 14:15; 38:18 dan lain-lain). Di dalam karya sastra yang lebih muda hidup sering dipandang sebagai karya Rokh illahi. Bila Allah menghilangkannya, berarti, bahwa orang itu mati (Ayub 34:14; Mazm 104:29-30; Pengk 12:7 dan lain-lain). Pandangan di dalam Kitab Keb. dirasa sudah kemasukkan pengaruh helenis. Di di situ dinyatakan, bahwa manusia itu terdiri dari tubuh dan jiwa yang terpisah satu sama lain, apabila ia mati (Keb 3:1 dst.; 8:19-20; 9:15). Pandangan-pandangan PL di dalam PB masih terus hidup. Prinsip hidup di sini adalah rokh pula yang diberikan oleh Tuhan dan dikembalikan kepadaNya di dalam ~K (Mat 27:50 dsj.; Yoh 19:30; Kis 7:59). Apabila rokh itu pulang kembali, maka orang yang mati tadi hidup kembali (Luk 8:55). Pandangan pada Mat 10:28 nampak dipengaruhi helenisme.
  2. (2) Tinjauan theologis. ~K orang diartikan sebagai akhir kegiatan religiusnya: Ia tidak lagi memikirkan Yahwe (Mazm 6:6; 88:13; Yes 38:18). Sebaliknya Allah sendiri, meskipun menjadi Penguasa Kerajaan orang mati (Ayub 26:6; Mazm 139:8; Yes 7:11), nampaknya tidak memperhatikan orang-orang mati (Mazm 88:6). Justru di situlah letak ketakutan akan ~K bagi orang saleh. Pandangan ini nampak jelas dari sikap kolektip bangsa Isr. Di dalam sikap itu setiap orang menjadi tujuan kasih Yahwe selaku anggauta masyarakat. Hidup dipandang sebagai sebuah hadiah kebaikan Allah (Ul 30:15-20), yang dihilangkan oleh dosa (Ayub 15:32; Ams 2:18; Yer 17:11 dbtl), namun dapat diperoleh kembali lewat keadilan dan dana amal (/RAPC #Tob 4:10; Ams 10:2 dbtl). ~K disebutkan di berbagai tempat sebagai hukuman atas dosa-dosa perorangan, bagaikan dibuang oleh Tuhan, sebuah kutukan. ~K menjadi ungkapan untuk menunjukkan keadaan permusuhan dengan Tuhan, yang masih akan dilangsungkan lebih lanjut lagi dalam hidup berikut (gagasan itu terutama diolah dalam kitab Keb.). Di dalam PB kata ~K sering mengandung artian yang rokhani tersebut: Akibat tidak percaya dan akibat dosa (Yoh 5:24; Rom 7:10; 2Kor 7:10 dan lain-lain).

Kuburan [haag]

Kuburan.

  1. (I) LETAKNYA. Penguburan yang sebenarnya sehubungan dengan orang mati baru bisa dibuktikan pada zaman Paleolitikum pertengahan (= pada zaman Neadertal). ~K itu terletak di dalam atau di dekat gua tempat tinggal. Di waktu kemudian (: terbukti sejak zaman Kalkolitikum) tempat ~K lebih disukai berada di luar tempat kediaman, yaitu di dalam nekropolis (: kota orang mati). Kebiasaan merubah gua alam menjadi tempat ~K juga terungkap di dalam KS: Mis. tentang ~K Abraham (Kej 23:19; 25:9; Makhpela). Tentang ~K Yakub (Kej 50:5). ~K Yusuf (Yos 24:32), tentang ~K Samuel (1Sam 25:1) dan lain-lain (bdk. Pula ~K Yusuf orang Arimatea pada Mark 15:46 dsj.). Pada fase Neolitikum di kota Yerikho, orang mengubur mereka yang mati pada lantai tempat tinggal. - Hanya orang kaya yang dapat membiayai penggalian ~K keluarga pada padas. Bagi orang sederhana disediakan "K rakyat biasa" (Yer 26:23), yaitu barangkali sebuah ~K masal. Bagi kota Yerusalem letak ~K itu rupanya di lembah Kedron (2Raj 23:6).
  2. (II) BENTUK ~K. Mengenai cara masuk, cara menutup dan cara membangun ~K dapat dibedakan adanya berbagai macam corak: (1). Sejak zaman Kalkolitikum sampai pada zaman tembaga akhir, orang menggunakan gua bawah tanah atau gua pada lereng bukit, yang ditutup dengan batu atau pasir.
    1. (2) Pada zaman tembaga pertengahan dan tembaga akhir timbul adanya ~K sumur yang dibangun oleh tangan orang. Sebuah sumur menurun lurus ke bawah. Pada sisinya diadakan lubang yang ditutup dengan batu. Lubang itu membuka jalan masuk ke dalam kamar-kamar K. Sumur itu diisi pula dengan batu.
    2. (3) Pada zaman tembaga akhir timbul ~K pembaringan (: terpengaruh oleh bangsa-bangsa dari laut). Bagian tengah ~K diperdalam, sehingga pada tepi dinding diciptakan bangku-bangku. Jenasah ditidurkan di atas bangku. Pintu menuju gang di bawah tanah ditutup dengan batu secara vertikal. Pintu itu menuju pada sebuah trap yang terbuka.
    3. (4) Pada zaman besi awal dan pertengahan ~K itu pada umumnya memiliki sebuah bilik pusat. Dari bilik pusat itu orang memasuki bilik-bilik perorangan yang dapat ditutup dengan batu. Sejak waktu itu tiap K lalu diberi sebuah ruangan depan.
    4. (5) Pada zaman Romawi-Yunani corak ~K tersebut mencapai puncak perkembangannya. Bagian depan ~K menjadi sebuah serambi yang megah. Bilik-bilik ~K dibuat segi empat atau bersudut lurus empat buah. Bangku-bangku diberi bantal dari batu. Sejak abad 2 seb. Mas. dibuatkan lubang terowongan ke dalam pada yang lurus yang menuju tembok. Lubang itu disebut juga corong masuk. - Lain daripada itu juga masih selalu didapatkan penguburan sederhana yang dibuat dalam lubang sederhana. Di kemudian hari lubang itu ditatah dan ditutup dengan piringan batu.
  3. (III) ~K PERINGATAN. Bangsa Isr. jarang membuat monumen-monumen. Pada Yakub disinggung sedikit akan hal itu. Ia telah menempatkan sebuah batu pada ~K Rakhel (Kej 35:20). Baru pada zaman Yunani terdengar adanya sebuah K peringatan bagi para Makabe (1Mak 13:27). Menurut kebiasaan Romawi, serambi dihiasi dengan jalur yang diukir dan dengan tiang-tiang. Di zaman PB orang mengapur ~K pada musim semi (Mat 23:27), agar orang tidak menjadi najis, bila kebetulan melintasi tempat itu. Gamb. 15.

Mati, Kematian [pedoman]

  1. 1. Oleh Adam.
  2. Kej 3:19; 1Kor 15:21,22
  3. 2. Akibat dosa.
  4. Kej 2:17; Rom 5:12
  5. 3. Nasib seluruh umat manusia.
  6. Pengkh 8:8; Ibr 9:27
  7. 4. Diperintahkan oleh Allah.
  8. Ul 32:29; Ayub 14:5
  9. 5. Akhir dari kegiatan duniawi.
  10. Pengkh 9:10
  11. 6. Merampas harta benda duniawi.
  12. Ayub 1:21; 1Tim 6:7
  13. 7. Menyamaratakan semua pangkat.
  14. Ayub 3:17-19
  15. 8. Dikalahkan oleh Kristus.
  16. Rom 6:9; Wahy 1:18
  17. 9. Dipatahkan oleh Kristus.
  18. 2Tim 1:10
  19. 10. Akhirnya akan dibinasakan oleh Kristus.
  20. Hos 13:14; 1Kor 15:26
  21. 11. Kristus membebaskan dari ketakutan terhadap - .
  22. Ibr 2:15
  23. 12. Menganggap seolah-olah sudah dekat.
  24. Ayub 14:1,2; Mazm 39:4,5; 90:9; 1Pet 1:24
  25. 13. Berdoa supaya bersedia menghadapi - .
  26. Mazm 39:5,13; 90:12
  27. 14. Bersedialah untuk - .
  28. 2Raj 20:1
  29. 15. Perhatian terhadap - menyebabkan kerajinan.
  30. Pengkh 9:10; Yoh 9:4
  31. 16. Apabila sementara disingkirkan, akan menjadi pendorong untuk lebih
  32. beribadah.
    Mazm 56:13,13; 118:17; Yes 38:18,20
  33. 17. Henokh dan Elia dikecualikan dari - .
  34. Kej 5:24; Ibr 11:5; 2Raj 2:11
  35. 18. Semua orang akan dibangkitkan dari - .
  36. Kis 24:15
  37. 19. Tidak ada - di dalam sorga.
  38. Luk 20:36; Wahy 21:4
  39. 20. Menggambarkan perubahan karena pembaruan hati.
  40. Rom 6:2; Kol 2:20
  41. 21. Dilukiskan sebagai:
    1. 21.1 Allah mengambil jiwa.
    2. Luk 12:20
    3. 21.2 Dikumpulkan kepada kaum leluhurnya.
    4. Kej 49:33
    5. 21.3 Layu.
    6. Ayub 14:2
    7. 21.4 Menanggalkan kemah tubuh.
    8. 2Pet 1:14
    9. 21.5 Kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar.
    10. 2Kor 5:1
    11. 21.6 Kembali menjadi debu.
    12. Kej 3:19; Mazm 104:29
    13. 21.7 Hilang seperti bayang-bayang.
    14. Ayub 14:2
    15. 21.8 Pergi.
    16. Fili 1:23
    17. 21.9 Menempuh jalan, dari mana aku tak akan kembali lagi.
    18. Ayub 16:22
    19. 21.10 Putus nyawa.
    20. Kis 5:10
    21. 21.11 Mendapat perhentian bersama dengan nenek moyang.
    22. Ul 31:16
    23. 21.12 Tidur.
    24. Yoh 11:11
    25. 21.13 Turun ke tempat sunyi.
    26. Mazm 115:17

Neraka [pedoman]

  1. 1. Tempat roh-roh yang tidak mempunyai tubuh (dunia orang mati):
    1. 1.1 Tempat kebahagiaan.
      1. 1.1.1 Kristus telah melawat.
      2. Luk 23:43; Kis 2:31
      3. 1.1.2 Tempat perhentian, yaitu pangku Abraham.
      4. Luk 16:22
      5. 1.1.3 Firdaus.
      6. Luk 23:43
    2. 1.2 Tempat sengsara.
    3. Luk 16:24
  2. 2. Tempat hukuman yang terakhir (lautan api).
  3. Wahy 20:15; 21:8
    2.1 Kebinasaan dari hadirat Tuhan selama-lamanya.
    2Tes 1:9
    1. 2.1 Kebinasaan dari hadirat Tuhan selama-lamanya.
    2. 2Tes 1:9
  4. 3. Dilukiskan sebagai tempat:
    1. 3.1 Siksaan yang kekal.
    2. Mat 25:46
    3. 3.2 Api yang kekal.
    4. Mat 25:41
    5. 3.3 Perapian yang abadi.
    6. Yes 33:14
    7. 3.4 Dapur api.
    8. Mat 13:42,50
    9. 3.5 Lautan api.
    10. Wahy 20:15
    11. 3.6 Api dan belerang.
    12. Wahy 14:10
    13. 3.7 Api yang tidak terpadamkan.
    14. Mat 3:12
    15. 3.8 Api yang menghabiskan.
    16. Yes 33:14
  5. 4. Disediakan untuk Iblis.
  6. Mat 25:41
  7. 5. Malaikat-malaikat yang berbuat dosa disimpan dalam - sampai hari
  8. penghakiman.
    2Pet 2:4; Yud 1:6
  9. 6. Hukuman yang kekal.
  10. Yes 33:14; Wahy 20:10
  11. 7. Orang-orang fasik akan masuk ke dalam - .
  12. Mazm 9:18
  13. 8. Kuasa manusia tidak dapat melawan - .
  14. Yeh 32:27
  15. 9. Tubuh merasai sengsara dalam - .
  16. Mat 5:29,30; 10:28
  17. 10. Jiwa merasai sengsara dalam - .
  18. Mat 10:28
  19. 11. Orang yang berakal budi menjauhkan diri dari - .
  20. Ams 15:24
  21. 12. Berusaha melepaskan orang lain dari - .
  22. Ams 23:14; Yud 1:23
  23. 13. Persahabatan dengan orang fasik menuju kepada - .
  24. Ams 5:5; 9:18
  25. 14. Binatang, nabi palsu dan Iblis akan dilemparkan ke dalam - .
  26. Wahy 19:20; 20:10
  27. 15. Orang-orang yang namanya tidak tertulis di dalam kitab kehidupan
  28. itu, dilemparkan ke dalam - .
    Wahy 20:15
  29. 16. Dilukiskan dalam.
  30. Yes 30:33

ALAM MAUT [browning]

Lihat *hades.

NERAKA [browning]

Dalam versi-versi yang lebih tua, kata Inggris hell digunakan secara menyesatkan untuk menerjemahkan kata Ibrani *syeol, atau kata Aram *gehenna, atau kata Yunani *hades. Biasanya, kata ini dipahami sebagai tempat siksaan kekal, terutama dengan api (Yes. 66:24), bagi orang-orang fasik yang tak dapat ditebus (Why. 21:8). Membingungkan, bahwa kata ini sering pula menunjukkan tempat peristirahatan atau penantian orang-orang yang telah mati, dan bukan tempat azab kesengsaraan. Itulah makna *hades (alam maut) dalam Why. 20:13, dan juga pada anak kalimat dalam pengakuan iman Gereja, yang menyatakan bahwa setelah *disalibkan, Kristus 'turun ke dalam kerajaan maut'. Kepercayaan ini didasarkan pada 1Ptr. 3:19, yang merupakan warisan mitos penebusan dengan turunnya dewa ke dunia bawah (Orpheus dan Eurycide, Persephone, dsb.) yang diterima oleh umat Kristen. Dalam konteks PB hal ini merupakan pernyataan iman bahwa misi Kristus adalah universal -- bahkan diperluas bagi mereka yang telah mati sebelum dilahirkan.

Lihat definisi kata "kematian" dalam Studi Kata



TIP #03: Coba gunakan operator (AND, OR, NOT, ALL, ANY) untuk menyaring pencarian Anda. [SEMUA]
dibuat dalam 0.14 detik
dipersembahkan oleh YLSA