Daftar Isi
ENSIKLOPEDIA: WADAH, PERABOT

WADAH, PERABOT

WADAH, PERABOT [ensiklopedia]

Sebelum penemuan kerajinan tanah liat (selama milenium 6 sM) perabot dibuat dari kulit, gelagah, kayu dan batu. Barang-barang ini yg bahannya mudah hancur, jarang yg bertahan lama. Tanah pasir yg kering di Mesir telah memungkinkan beberapa barang kulit dan keranjang dapat bertahan lama (lih S Cole, The Neolithic Revolution, 1959, gbr 11). Dan keadaan geologis khusus di Yerikho memungkinkan bertahan sejumlah piring kecil kayu dan talam kayu di dalam kuburan-kuburan dari pertengahan milenium 2 sM (PEO, 1952, gbr 23, 1953, gbr 43). Perabot-perabot kayu seperti itu, juga perabot yg terbuat dari kulit seperti keranjang dan kantong-kantong, semuanya luas dipakai oleh petani Palestina modern, barangkali sama pentingnya seperti kerajinan tanah liat dalam hidup sehari-hari (bnd Im 11:32). Alat-alat yg digunakan untuk membawa air atau anggur dibuat dari kulit, dijahit rapat sekali (Ibrani 'ov, Ayb 32:19; khemet, Kej 21:14; ne'od, Yos 9:4; nevel, 1 Sam 1:24; Yunani askos, Mat 9:17).

Batu lunak, batu kapur, pualam putih, batu ulabu (batu basal) dan malahan gelas lahar dipahat dan diasah untuk memberi bentuk piala, guci, piring-piring kecil, dst. Sesudah alat-alat logam mulai dipakai, dibuatlah bermacam-macam barang dari batu yg diukir, dan barang-barang ini kering merupakan bagian dari perlengkapan kuil (ump di Hazor, lih Y Yadin, Hazor, 1958, gbr 21, 23). Guci-guci besar dari batu atau periuk-periuk dari tanah liat dipakai untuk menyimpan barang-barang cair. Periuk-periuk tanah yg berpori menghisap sedikit barang cair itu, maka dengan demikian isinya dicegah dari penguapan dan dijaga tetap sejuk (Ibrani kad, 'buyung', Kej 24:14; Yunani lithinai hudriai, 'tempayan', Yoh 2:6). Orang kaya bisa memiliki barang dari logam, kaca dan gading (Ayb 28:17; Why 18:12). Perabot logam jarang dijumpai di Palestina, tapi piala perunggu hasil pengrajin ahli Fenisia yg dijumpai di Nimrud menunjukkan jenis yg dipakai pada zaman Kerajaan Israel (lih H Frankfort, Art and Architecture of the Ancient Orient, 1954, gbr 141-143). Perabot emas dan perak merupakan cara yg aman menyimpan kekayaan dalam nilai besar sebelum uang tempaan mulai dipakai, dan merupakan jumlah terbesar dari perbendaharaan kuil-kuil dan kerajaan, begitu juga dalam pembayaran upeti (lih DOTT, hlm 48,c). Beberapa bentuk perabot logam ditiru menjadi bentuk kerajinan tanah liat (ump di Samaria, BA 22, 1959, gbr 18). Kotak-kotak kaca dan gading terutama dipakai untuk tempat menyimpan alat-alat kecantikan dan alat-alat rias (BA 20, 1957, gbr 4; IEJ 6, 1956, gbr 20B).

Tidak mungkin menerangkan tepat arti dari setiap istilah Ibrani mengenai perabotan. Lih Kamus bh Ibrani. Banyak perabot walaupun namanya berbeda-beda, dapat dipakai untuk tujuan yg sama (1 Sam 2:14). Kata Yunani khallion (Mrk 7:4) berarti 'perabot dari perunggu'. Ibrani keli, Aram ma'n, Yunani skeuos, adalah kata-kata umum untuk perabot (1 Sam 8:12; Kis 9:15), yg dapat dipakai baik harfiah maupun sebagai kiasan. Dalam 1 Ptr 3:7 Yunani skeuos sebagai kiasan diterjemahkan 'kaum' dalam TBI.

KEPUSTAKAAN. J. L Kelso, The Ceramic Vocabulary of the Old Testament, BASOR Supplementary Studies, 5-6, 1948. ARM/MHS/HAO




TIP #22: Untuk membuka tautan pada Boks Temuan di jendela baru, gunakan klik kanan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.07 detik
dipersembahkan oleh YLSA