Vashti
Dalam versi-versi Alkitab:
Wasti: BIS FAYH TB TLWASTI [biotokoh pl]
Arti nama | : | CANTIK, INDAH, ELOK, RUPAWAN |
Suami | : | Ahasweros - Ester 1:9, 11 |
Disebut pertama | : | Ester 2 ; 9 |
Namanya disebut | : | 10 kali |
Kitab yang menyebut | : | 1 buku : Ester |
Pekerjaan | : | Ratu kerajaan Medi, Persi - Ester 1:1-3, 9 |
Terakhir disebut | : | Ester 2:17 |
Fakta penting | : | IA ADALAH RATU YANG DIGESER ATAU DISINGKIRKAN OLEH RAJA AHASWEROS (ESTER. 2:17). |
WASTI [ensiklopedia]
Istri Ahasyweros yg diturunkan dari kedudukannya sebagai permaisuri, karena ia menolak tampil dalam perjamuan besar tatkala raja itu menginginkan supaya kecantikan Wasti dilihat oleh tamu-tamunya. Ceritanya terdapat dalam *Kitab Est. JDD/MHS/HAO
Wasti [MYSABDA]
Wastifemale person |
Definisi | : | Istri Ahasyweros; Raja Persia |
Nomor Strong | : | H2060 |
Kata Asli | : | וַשְׁתִּי |
Pasangan | : | Ahasyweros |
Wasti [AI-PEDIA]
Wasti: Ratu Yang Diturunkan
Biodata:
- Nama: Wasti (Bahasa Persia kuno: Vašti, yang berarti "yang diinginkan" atau "terbaik")
- Suami: Raja Ahasyweros (diduga Xerxes I dari Persia)
- Informasi lain: Tidak banyak yang diketahui tentang latar belakang Wasti, selain ia adalah seorang ratu yang sangat cantik.
Peristiwa penting:
Peristiwa penting yang melibatkan Wasti tercatat dalam kitab Ester pasal ###Ester 1.
- Pesta besar raja: Raja Ahasyweros mengadakan pesta besar selama 180 hari untuk memamerkan kekayaan dan kejayaan kerajaannya. Pada hari terakhir pesta, raja memerintahkan Wasti untuk hadir di hadapannya dan para tamunya dengan mengenakan mahkota kerajaan. Raja ingin memamerkan kecantikan ratunya (Ester 1:10-11).
- Penolakan Wasti: Wasti menolak perintah raja. Alasan penolakannya tidak dijelaskan secara eksplisit dalam Alkitab. Namun, penolakannya ini dianggap sebagai penghinaan besar terhadap raja di depan umum (Ester 1:12).
- Kemarahan raja dan para penasihat: Raja menjadi sangat marah atas penolakan Wasti. Ia kemudian meminta nasihat dari para bijak dan ahli hukumnya. Mereka berpendapat bahwa tindakan Wasti adalah pelanggaran serius, bukan hanya terhadap raja, tetapi juga terhadap semua suami di kerajaan Persia dan Media. Mereka khawatir tindakan Wasti akan mendorong para istri untuk tidak lagi menghormati suami mereka (Ester 1:13-18).
- Wasti diturunkan: Atas saran para penasihatnya, Raja Ahasyweros mengeluarkan dekrit yang menyatakan Wasti tidak lagi menjadi ratu dan akan digantikan. Dekrit ini juga memerintahkan agar semua istri di kerajaan Persia dan Media menghormati suami mereka (Ester 1:19-22).
Ayat-ayat Alkitab terkait:
- Ester 1:10-22: Menceritakan tentang pesta Ahasyweros, perintahnya kepada Wasti, penolakan Wasti, dan akhirnya Wasti diturunkan dari tahtanya.
Pelajaran dari kisah Wasti:
Meskipun kisah Wasti singkat, ada beberapa pelajaran yang bisa kita petik:
- Ketaatan pada otoritas: Meskipun alasan penolakan Wasti tidak dijelaskan, tindakannya dipandang sebagai pembangkangan terhadap otoritas suaminya, sang raja. Alkitab mengajarkan pentingnya untuk taat kepada otoritas yang ditetapkan Allah, termasuk otoritas suami dalam rumah tangga (Efesus 5:22-24; Kolose 3:18).
- Kesombongan dan harga diri: Beberapa penafsir Alkitab berpendapat bahwa penolakan Wasti didasari oleh kesombongan dan harga diri. Mereka berpendapat bahwa Wasti merasa dirinya terlalu tinggi untuk menuruti perintah suaminya. Apapun alasannya, kisah Wasti mengingatkan kita untuk tidak membiarkan kesombongan menguasai hati kita (Amsal 16:18).
- Kedaulatan Allah: Meskipun Wasti diturunkan dari tahtanya, Allah memakai peristiwa ini untuk mencapai rencana-Nya, yaitu menempatkan Ester sebagai ratu dan menyelamatkan bangsa Yahudi dari pemusnahan. Kisah Wasti mengingatkan kita bahwa Allah berdaulat dan bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi umat-Nya (Roma 8:28).
Meskipun Wasti hanya muncul sebentar dalam Alkitab, kisahnya memberikan pelajaran berharga tentang ketaatan, kesombongan, dan kedaulatan Allah.