TAHBIS, MENAHBISKAN
TAHBIS, MENAHBISKAN [browning]
1) Kecuali menahbiskan, to ordain dalam bahasa Inggris juga dapat berarti menentukan dan menetapkan, maka dalam AV (KJV) dipakai misalnya dalam Mzm. 8:3. Dalam Mzm. 8:4 (TB) diterjemahkan dengan 'menempatkan' bulan, bintang-bintang. Selanjutnya dalam 1Taw. 17:9, di mana dinyatakan bagaimana Allah 'menentukan' tempat segala sesuatu dalam kehidupan manusia.
2) Dalam anti sedemikian itu juga Allah menobatkan atau menyuruh menobatkan orang-orang tertentu dan memberikan wibawa kepada mereka, lalu mereka itu dapat juga melimpahkan wibawa itu kepada orang lain. Demikianlah misalnya dilakukan Musa kepada *Yosua (Bil. 27:18-23) dengan *penumpangan tangan. Dalam PB dikatakan bahwa Allah 'menetapkan' (TB; bahasa Inggris: ordain) pemerintah-pemerintah (Rm. 13:1), juga Allah menentukan dan menetapkan hal-hal kejadian dalam *keselamatan (Rm. 8:29-30).
3) Allah juga 'menetapkan' (ordain) orang-orang tertentu untuk melakukan hal-hal tertentu: *Yeremia untuk menjadi nabi (Yer. 1:5). Tetapi, hal ini lebih sering dijumpai dalam PB: keduabelas murid Yesus ditetapkan dan diutus untuk memberitakan dan menyembuhkan (Mrk. 3:14-15). Penatua (*presbyteroi) ditetapkan oleh Paulus dan *Barnabas (Kis. 14:23) sementara Paulus sendiri ditetapkan sebagai rasul (TB: Tuhan 'memilih dan memanggil'), dan sebagai rasul ia menahbiskan (dengan penumpangan tangan) orang lain untuk memimpin jemaat-jemaat setempat (2Tim. 1:6).
Khususnya *Surat-surat Pastoral merupakan dokumen awal dari pelembagaan penahbisan dan *pelayanan jemaat. Tujuannya ialah untuk meneruskan pelayanan para rasul dan agar setia pada *ajaran mereka. Dengan melakukan penahbisan itu, Gereja di bawah bimbingan *Roh Kudus (1Tim. 4:14) menentukan kelanjutan pemberitaan Injil dan pelayanan atas nama Kristus. Penumpangan tangan adalah tanda nyata dari *penganugerahan Roh.
Paulus menulis bahwa *Titus telah ditentukan atau 'ditunjuk oleh jemaat-jemaat' (TB dari 2Kor. 8:19) sementara istilah bahasa Yunaninya mempunyai arti harfiah: 'mengulurkan tangan; jadi, mungkin serupa dengan penunjukan ketujuh orang dalam pelayanan jemaat dalam Kis. 6:6, dan penahbisan Barnabas dan Paulus di *Antiokhia (Kis. 13:3).

