Daftar Isi
BROWNING: TAHIR

TAHIR

TAHIR [browning]

Penghindaran dan menghindarkan pencemaran ritual. Ketahiran penting bagi orang Ibrani, karena ketidaktahiran atau kenajisan menghalangi banyak kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Ketidaktahiran dapat disebabkan oleh persentuhan dengan yang mati, dengan makanan yang dilarang, dengan cairan fisik (Rat. 1:9) dan dengan berbagai penyakit. Kitab Imamat dan Bilangan menguraikan hukum-hukum ketahiran dan *Gulungan Laut Mati memuat aturan-aturan yang dibuat untuk mempertahankan suatu taraf ketahiran ritual yang tinggi dalam persekutuan mereka. Tujuan dari aturan-aturan ketahiran adalah menjaga persekutuan dari pengaruh yang mereka rasakan asing dan untuk menanamkan rasa menjadi umat pilihan Allah, dan juga untuk menegakkan kemurnian moral.

Dalam teologi Kristen hukum-hukum ketahiran ritual Yahudi itu dibatalkan dan tuntutan-tuntutan kemurnian moralnya diperkuat. Yesus memeluk pengertian bahwa kebiasaan-kebiasaan tradisional itu memang sudah dikesampingkan oleh pandangan dan kekuatan moral (Mrk. 7:12), tetapi Yesus tidak membatalkan seluruh sistem moral Yahudi. Perkataan yang dikatakan adalah dari Yesus pada Mrk. 7:19 sesungguhnya lebih berasal dari Markus sendiri. Sebab, sekiranya itu adalah perkataan Yesus dan diketahui oleh Paulus, ketika ia berjuang untuk Injil yang diberitakannya (Gal. 1:8), maka Paulus tinggal mengutipnya untuk menyelesaikan perselisihannya.




TIP #26: Perkuat kehidupan spiritual harian Anda dengan Bacaan Alkitab Harian. [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA