Lihat definisi kata "Psalm" dalam Studi Kata
Daftar Isi
BROWNING: MAZMUR

Psalm

Dalam versi-versi Alkitab:

Mazmoer: KL1863
mazmoer: KL1870
Mazmur: BABA BIS FAYH LDKDR TB TL WBTCDR
mazmur: ENDE SBDR
mazmur-mazmur: ENDE
Zaboer: KL1870
Zabur: LDKDR SBDR TL

MAZMUR [browning]

Dalam PL ada 150 sajak dan doa tanpa cerita penyerta, yang biasa dianggap berasal dari Raja *Daud, tetapi oleh penelitian ilmiah modern kebanyakan dinyatakan sebagai tidak ada nama pengarangnya dan berasal dari berbagai waktu dan kesempatan yang tidak tentu, yang tiap kali harus disimpulkan dari masing-masing karya tulisan itu sendiri. Mazmur mempunyai aturan-aturan dan cara penulisan yang dikenal dari *sajak-sajak Ibrani lain, seperti paralelisme, walaupun tidak ada satu bentuk seragam dan adanya suatu matra yang pasti pun masih diragukan. Beberapa mazmur yang mempunyai irama teratur adalah Mzm. 5; 29; 46; dan 117. Mzm. 29 (suatu mazmur tua, menyerupai sastra yang ditemukan di *Ugarit) mempunyai paralelisme dalam dua ayatnya yang pertama. Aturan sajak lain adalah pengulangan dan permainan kata (mis. 93:4), refrein (136) dan akrostik (111). Mzm. 119 terdiri atas 22 bagian, yang tiap bagiannya mempunyai 8 baris, yang dimulai dengan huruf yang sama sesuai dengan ke-22 huruf dari abjad Ibrani. Mazmur digubah untuk bermacam-macam kesempatan selama waktu yang panjang dalam sejarah bangsa, yang pasti sampai *pembuangan ke *Babel (Mzm. 117) dan bahkan mungkin sampai pemberontakan Makabe (Mzm. 44). Tetapi, para ahli modern lebih tertarik pada bentuk-bentuk sastra dari mazmur itu daripada penempatan waktu sejarahnya. Banyak dari mazmur itu adalah pujian yang membesarkan perbuatan Allah -- seperti *penciptaan (8); *keluaran dari Mesir (114) dan sejarah yang panjang dari Abraham sampai masuknya Israel ke Kanaan -- semuanya mengandaikan pengenalan Kitab-kitab Kejadian dan Keluaran (105); dengan demikian, agaknya ini suatu gubahan pada masa sesudah pembuangan. Suatu kelompok mazmur lain adalah ratapan, kadang-kadang pribadi (22) dan kadang-kadang ratapan bersama (44). Ada pula ucapan-ucapan syukur pribadi, karena kesembuhan, misalnya (30). Satu kelompok mazmur lagi dihubungkan dengan raja keturunan Raja Daud. Tetapi, tidak pasti bahwa mazmur-mazmur itu digubah semasa pemerintahan kerajaan pada waktu raja bertakhta dan dihormati. Lebih kurang mungkin lagi adalah bahwa mazmur-mazmur itu ditujukan bagi seorang raja pujaan di masa akan datang, melalui siapa berkat-berkat disalurkan ke atas bangsa. Raja dipandang sebagai anak Allah dan ada petunjuk ke pengurapan dan pengangkatannya sebagai raja (2; 72; dan 101). Beberapa ahli percaya bahwa ada pesta penobatan tahunan. Perkawinan raja merupakan tema Mzm. 45 dan 110 (yang menjadi ayat-ayat penting bagi Gereja Kristen perdana -- mis. Mrk. 12:35-37) yang memperlihatkan peran imamat raja dalam peribadahan mewakili seluruh umat. Tempat peribadahan dari mazmur-mazmur ini dinyatakan dalam Mzm. 132, di mana raja dan *Tabut Perjanjian digabungkan dalam suatu ucapan syukur bagi Yerusalem. Pengucapan syukur terpadu dalam peribadahan Bait Suci terungkap dalam mazmur-mazmur yang mengandung unsur-unsur antifonik. Mzm. 118, dengan petunjuk-petunjuk peribadahannya (ayat 19), mungkin adalah untuk raja dan umat mengucapkannya secara berbalasan. Mzm. 15 mungkin dinyanyikan oleh para peziarah pada waktu memasuki bangunan, mungkin waktu berkumpul masuk pada permulaan tahun: mereka disambut dan diundang menerima izin masuk dan mereka menjawab dengan menyebutkan sepuluh syarat (ayat-ayat 2-5b) dan kemudian para imam mengucapkan berkat (ayat 5c). Namun, karena besarnya keanekaragaman tersebut, orang harus berhati-hati menentukan alasan penggubahan dan penggunaan mazmur-mazmur itu. Sebab, ada juga perubahan-perubahan dalam peribadahan selama berabad-abad, sehingga para ahli enggan menentukan dengan pasti mengenai kesempatan penggunaan mazmur itu, kecuali secara umum saja dalam rangka peribadahan di Bait Suci. Istilah-istilah yang muncul, seperti *Sela (mis. 3:2) yang tidak pasti maksudnya, dan petunjuk-petunjuk untuk pemimpinnya pada awal mazmur itu (mis. 3:2) yang juga tidak pasti maksudnya, dan petunjuk-petunjuk untuk pemimpinnya pada awal mazmur itu (mis. 8-14 menandakan penggunaan mazmur itu secara bersama masih pada saat-saat tertentu dalam peribadahan, seperti pada suatu prosesi, atau pada berkat, atau permohonan. Oleh karena mazmur-mazmur itu digunakan secara teratur dalam peribadahan, maka mazmur-mazmur itu dikumpulkan menjadi satu kumpulan untuk kemudahan memahaminya dalam peribadahan di Bait Suci. Akan tetapi, suatu pendapat lain lebih menekankan pertimbangan sastra: mazmur-mazmur itu dikumpulkan untuk pengajaran dan pemikiran teologi, untuk menjelaskan Allah sebagai raja kekal. Dalam hal ini kumpulan mazmur itu dilihat dalam keseluruhannya tidak sebagai kumpulan dari berbagai unit yang berlain-lainan. Dan sudut pandangan dan pengertiannya pun lebih terfokus pada para pembacanya daripada kepada pembaca yang semula mengucapkan mazmur-mazmur itu dalam peribadahan. Tetapi, bagaimanapun dijelaskan, mazmur itu sudah pasti merupakan unsur, pokok dalam peribadahan Yahudi maupun Kristen. Ada banyak mazmur dalam penemuan Laut Mati di *Qumran, dan dalam PB ada banyak kutipan dari mazmur. Misalnya, dalam khotbah-khotbah pada Kitab Kisah Para Rasul (Kis. 2:25 dst.), dikutip Mzm. 16 dan 132 sebagai penunjang kepercayaan kepada *kebangkitan Kristus. Dan Mzm. 148 dipandang oleh Injil Matius (21:9) sebagai nubuat tentang Yesus sebagai pelepas yang dinanti-nantikan memimpin arak-arakan kemenangan. Sekitar akhir abad kedua mazmur sudah merupakan unsur tetap dalam liturgi Kristen dan kemudian bahkan menjadi bacaan harian di rumah-rumah keagamaan, di mana anggota-anggotanya, biarawan dan biarawati, diwajibkan mengenal luar kepala mazmur-mazmur dalam bahasa Latin, sebelum penemuan mesin percetakan. Naskahnya tetap, tetapi generasi-generasi yang kemudian memberi arti baru. Satu mazmur tambahan, Mzm. 15:1 terdapat dalam terbitan Yunani awal dan juga digunakan di *Qumran, malah dipandang kanonik di antara beberapa kelompok Kristen Ortodoks di Timur. Mzm. ini memuji tindak pembunuhan atas *Goliat oleh Daud yang dengan demikian 'menyingkirkan cela dari atas anak-anak Israel'. Ada terjemahan Alkitab bahasa Inggris (NRSV) yang menempatkan Mzm. 15:1 dalam Apokrifa.

Lihat definisi kata "Psalm" dalam Studi Kata



TIP #14: Gunakan Boks Temuan untuk melakukan penyelidikan lebih jauh terhadap kata dan ayat yang Anda cari. [SEMUA]
dibuat dalam 0.09 detik
dipersembahkan oleh YLSA