Lihat definisi kata "Perempuan" dalam Studi Kata
Daftar Isi
HAAG: Perempuan
PEDOMAN: Perempuan
BROWNING: PEREMPUAN
ENSIKLOPEDIA: PEREMPUAN

Perempuan

Perempuan [haag]

Perempuan.

Di dalam pandangan dasar PL jelaslah, bahwa ~P itu sama hakikinya dengan laki-laki (Kej 1:27; 2:18). Kenyataannya perempuan itu dipandang sebagai bawahan yang taat padanya (Kej 3:16: "Dan ia akan berkuasa atasmu"). ~P melakukan pekerjaan yang lebih rendah. Hanya sangat dibatasi. Dibatasi pula ikut-sertanya ~P dalam upacara kebaktian. Di dalam surat-surat PB jelaslah, bahwa ~P diberi nasihat untuk menyesuaikan diri di bawah perintah laki-laki (1Kor 11:3-15; 14:34-36; Ef 5:22-23; 1Tim 2:9-15; Tit 2:4-5; 1Petr 3:1-6). Pernilaian pada ~P semacam itu jelas terikat pada zaman. Pernilaian itu sangatlah menekankan perbedaan tugas dan jangkauan pertanggunganjawab dari laki-laki maupun dari pihak perempuan. Di dalam hidup Jemaat Gereja Purba, ~P memainkan peranan yang penting (Kis 16:13-15; Rom 16:1-2 dbtl.). -- Perkawinan; Perawan.

Perempuan [pedoman]

  1. 1. Asal mula dan sebabnya dinamai - .
  2. Kej 2:23
  3. 2. Mula-mula dijadikan:
    1. 2.1 Oleh Allah menurut gambar-Nya.
    2. Kej 1:27
    3. 2.2 Dari salah satu tulang rusuk Adam.
    4. Kej 2:21,22
    5. 2.3 Karena laki-laki.
    6. 1Kor 11:9
    7. 2.4 Menjadi penolong untuk laki-laki.
    8. Kej 2:18,20
    9. 2.5 Tunduk kepada laki-laki.
    10. 1Kor 11:3
    11. 2.6 Menyinarkan kemuliaan laki-laki.
    12. 1Kor 11:7
  4. 3. Ditipu oleh Iblis.
  5. Kej 3:1-6; 2Kor 11:3; 1Tim 2:14
  6. 4. Menyebabkan laki-laki mendurhaka kepada Allah.
  7. Kej 3:6,11,12
  8. 5. Kutuk dijatuhkan ke atas - .
  9. Kej 3:16
  10. 6. Keselamatan dijanjikan melalui keturunan - .
  11. Kej 3:15; Yes 7:14
  12. 7. Keselamatan dijanjikan kepada - jika ia bertekun di dalam iman.
  13. 1Tim 2:15
  14. 8. Digolongkan sebagai:
    1. 8.1 Lebih lemah dari pada laki-laki.
    2. 1Pet 3:7
    3. 8.2 Penakut.
    4. Yes 19:16; Yer 50:37; 51:30; Nah 3:13
    5. 8.3 Mencintai.
    6. 2Sam 1:26
    7. 8.4 Lemah lembut dan menyayangi anaknya.
    8. Yes 49:15; Rat 4:10
  15. 9. Berambut panjang untuk penudung.
  16. 1Kor 11:15
  17. 10. Yang baik dan berakal budi dilukiskan.
  18. Ams 31:10-28
  19. 11. Yang berakal budi sangat dihargai.
  20. Rut 3:11; Ams 31:10,30
  21. 12. Sering kali:
    1. 12.1 Suka menyenangkan dirinya.
    2. Yes 32:9-11
    3. 12.2 Cerdik dan licik.
    4. Ams 7:10; Pengkh 7:26
    5. 12.3 Lemah dan mudah disesatkan.
    6. 2Tim 3:6
    7. 12.4 Rajin melakukan perbuatan takhayul dan penyembahan berhala.
    8. Yer 7:18; Yeh 13:17,23
    9. 12.5 Giat dalam membujuk untuk berbuat dosa.
    10. Bil 31:15,16; 1Raj 21:25; Neh 13:26
  22. 13. Biasanya memakai telekung (cadar) di depan orang laki-laki.
  23. Kej 24:65
  24. 14. Biasanya tinggal di rumah atau tenda tersendiri.
  25. Kej 18:9; 24:67; Est 2:9,11
  26. 15. Tunduk dan hormat pada suaminya.
  27. 1Pet 3:6; Kej 18:12
  28. 16. Ada yang:
    1. 16.1 Cantik dan berseri-seri.
    2. Kej 12:11; 24:16; Kid 1:8; Ams 8:13
    3. 16.2 Sombong sifatnya.
    4. Yes 3:16
    5. 16.3 Suka pakaian dan perhiasan.
    6. Yes 3:17-23
    7. 16.4 Rambutnya dikepang dan memakai perhiasan emas dan mutiara.
    8. Yes 3:24; 1Tim 2:9
  29. 17. Dari golongan yang miskin wajahnya kehitam-hitaman sebab kena panas.
  30. Kid 1:5,6
  31. 18. Yang muda:
    1. 18.1 Dinamai puteri.
    2. Kel 2:9
    3. 18.2 Dinamai anak gadis.
    4. Kej 24:55
    5. 18.3 Dinamai anak.
    6. Mr 5:39; Luk 8:51-52
    7. 18.4 Dinamai anak dara.
    8. Kej 24:16; Rat 1:4
    9. 18.5 Bersuka ria.
    10. Hak 11:34; 21:21; Yer 31:13; Za 9:17
    11. 18.6 Baik hati dan ramah kepada orang asing.
    12. Kej 24:17
    13. 18.7 Suka akan perhiasan.
    14. Yer 2:32
    15. 18.8 Diharuskan belajar dari perempuan-perempuan yang tua.
    16. Tit 2:4
    17. 18.9 Mewarisi harta benda orang tuanya, apabila tidak ahli waris
    18. laki-laki. Bil 27:8
    19. 18.10 Tidak boleh kawin dengan tidak seizin orang tuanya.
    20. Kej 24:3,4; 34:6; Kel 22:17
    21. 18.11 Tidak dikawinkan, dipandang sebagai satu bencana.
    22. Hak 11:37; Mazm 78:63; Yes 4:1
    23. 18.12 Seringkali ditawan.
    24. Rat 1:18; Yeh 30:17,18
    25. 18.13 Hukuman karena menipu bilamana bertunangan.
    26. Kel 22:16,17; Ul 22:28,29
    27. 18.14 Sering kali diperlakukan dengan bengis pada masa peperangan.
    28. Ul 32:25; Rat 2:21; 5:11
    29. 18.15 Yang ternama, berpakaian baju yang maha indah.
    30. 2Sam 13:18; Mazm 45:15
  32. 19. Diharuskan mendengar dan taat kepada Taurat.
  33. Yos 8:35
  34. 20. Ada satu halaman dalam Kemah Suci yang khusus untuk mereka.
  35. Kel 38:8; 1Sam 2:22
  36. 21. Dibolehkan turut dalam iringan musik di dalam rumah Tuhan sejak masa
  37. Daud.
    1Taw 25:5,6; Ezr 2:65; Neh 7:67
  38. 22. Sering kali kewajibannya di dalam:
    1. 22.1 Pekerjaan rumah tangga.
    2. Kej 18:6; Ams 31:15
    3. 22.2 Bertani.
    4. Rut 2:8; Kid 1:6
    5. 22.3 Menjaga domba.
    6. Kej 29:9; Kel 2:16
    7. 22.4 Menimba air dan mengangkutnya.
    8. Kej 24:11,13,15,16; 1Sam 9:11; Yoh 4:7
    9. 22.5 Mengilang (menggiling) gandum.
    10. Mat 24:41; Luk 17:35
    11. 22.6 Memintal benang.
    12. Ams 31:13,14
    13. 22.7 Membuat barang-barang sulaman.
    14. Ams 31:22
    15. 22.8 Merayakan kemenangan bangsanya.
    16. Kel 15:20,21; Hak 11:34; 1Sam 18:6,7
    17. 22.9 Menghadiri penguburan sebagai orang yang berdukacita.
    18. Yer 9:17,20
  39. 23. Nazar - apabila sudah kawin bukan menjadi tanggung jawab suaminya.
  40. Bil 30:6-8
  41. 24. Ketidaksetiaan - apabila sudah kawin, diketahui melalui air cemburuan.
  42. Bil 5:14-28
  43. 25. Hukuman karena mencelakakan - pada waktu hamil.
  44. Kel 21:22-25
  45. 26. Diperintah oleh - dianggap suatu bencana oleh orang Yahudi.
  46. Yes 3:12
  47. 27. Dibunuh oleh - dipandang suatu kehinaan besar.
  48. Hak 9:54
  49. 28. Dipandang sebagai rampasan yang berharga dalam peperangan.
  50. Ul 20:14; 1Sam 30:2
  51. 29. Sering kali diperlakukan dengan bengis dalam peperangan.
  52. 2Raj 8:12; Rat 5:11; Yeh 9:6; Hos 14:1
  53. 30. Melukiskan:
    1. 30.1 (Berpakaian dengan kemuliaan) Jemaat Kristus.
    2. Mazm 45:14; Gal 4:26; Wahy 12:1
    3. 30.2 Kelembutannya (orang Israel yang murtad).
    4. Yer 6:2
    5. 30.3 (Putih bersih dan suci) orang-orang kudus.
    6. Kid 1:3; 2Kor 11:2; Wahy 14:4
    7. 30.4 (Pelacur) kemurtadan Roma.
    8. Wahy 17:4,18
    9. 30.5 (Bijaksana) orang-orang kudus.
    10. Mat 25:1,2,4
    11. 30.6 (Bodoh) orang yang hanya mengaku saja.
    12. Mat 25:1-3
    13. 30.7 (Yang lalai dan berfoya-foya) suatu keadaan selamat duniawi.
    14. Yes 32:9,11
    15. 30.8 (Ditinggalkan) Jemaat Israel di dalam pembuangan.
    16. Yes 54:6

PEREMPUAN [browning]

Pada awalnya di Israel orang lelaki adalah penguasa mutlak dalam lingkungan keluarga besar. Apabila seorang suami mati, maka jandanya diberikan kepada saudara terdekat dari orang yang meninggal itu (Ul. 25:5-10). Perempuan tidak punya kuasa apa pun, tidak dapat membuat keputusan, walaupun kadang-kadang mereka dapat terlibat dalam tipu daya yang licik (Kej. 27 dan 31). Selama masa kerajaan subordinasi perempuan itu dipertahankan. *Perceraian hanya merupakan suatu kemungkinan bagi si suami. Dan perzinahan seorang perempuan adalah suatu pelanggaran yang diancam dengan hukuman mati menurut *hukum (Im. 20:10). Perempuan tidak berhak mempunyai milik. Mereka ditempatkan dalam keadaan najis -- misalnya pada waktu haid dan masa setelah melahirkan (panjangnya masa kenajisan itu berlipat ganda apabila yang dilahirkan adalah bayi perempuan). Namun, dalam kenyataannya, sedikit kemanusiaan agaknya berlaku dan orang perempuan tidak dikucilkan dari upacara-upacara peribadatan (Ul. 16: 13-14). Perempuan harus dihormati sebagai orang tua, sama seperti laki-laki (Kel. 20:12). Perempuan dapat memanfaatkan kesempatan. *Abigail, istri *Nabal, menaikkan ke atas keledai-keledainya muatan yang banyak dari milik berharga suaminya untuk diserahkan kepada *Daud (1Sam. 25:14, dst.; 25:23, dst.), dan Ratu Izebel pasti menggunakan kuasa (1Raj. 21:7). Ada pula di Israel nabi-nabi perempuan (nabiah) -- *Miryam dan *Debora, dan 'perempuan-perempuan bijaksana' (2Sam. 20:16-22), Hulda menerjemahkan pesan Kitab *Ulangan kepada Raja *Yosia (2Raj. 22:14-20). Gambar perempuan rumah tangga yang ideal kita dapatkan dalam Ams. 31:10 dst. -- tetapi ini barangkali contoh bagaimana perempuan yang biasanya ditundukkan itu sepantasnya digambarkan dalam tradisi yang dibuat laki-laki. Perundang-undangan setelah pembuangan meletakkan lebih banyak larangan atas perempuan. Mereka tidak lagi diizinkan untuk beribadah bersama laki-laki, tetapi dalam Bait Allah kedua mereka dipindahkan ke halaman luar. Kesaksian mereka tidak diterima di pengadilan dan mereka tidak boleh mengajarkan *Torah. Pada zaman PB ada beberapa perubahan. Dalam dunia Graeco-Roman dalam Kitab Injil, perempuan dapat secara sah menceraikan suami mereka (Mrk. 10:12); tetapi ada bukti bahwa dalam *Yudaisme setelah 70 M, laki-laki Yahudi masih bersyukur kepada Allah bahwa mereka tidak dilahirkan sebagai perempuan (Tosefa Berahot, 7:48). Dalam Kitab-kitab Injil tidak ada petunjuk bahwa Yesus dalam pengajaran dan perbuatan-Nya memperlihatkan sikap laki-laki (sexist) yang berprasangka terhadap perempuan. Bahwa Yesus disebut 'Anak Allah' oleh para penulis Injil adalah suatu pengakuan teologis mengenai kedekatan-Nya kepada Allah daripada pengakuan kelaki-lakian-Nya. Kelahiran Yesus memberi peranan penting kepada *Maria dalam rangka *keselamatan. Perempuan juga penting dalam cerita-cerita *kebangkitan Yesus. Merekalah yang menerima *penyataan pertama bahwa Yesus telah dibangkitkan. Di antara *kelahiran dan *kebangkitan ada *mukjizat-mukjizat penyembuhan yang menarik dari perempuan-perempuan seperti penyembuhan perempuan dari penyakit pendarahan yang sangat menekan (Mrk. 5:24-34) dan penyembuhan atas perempuan *Siro-Fenisia yang bukan Yahudi (Mrk. 7:24-30). Perempuan mengurapi Yesus (mis. Luk. 7:36-50) dan Maria dan *Marta disebut bersama dengan saudara lelakinya, *Lazarus, sebagai 'dikasihi' oleh Yesus (Yoh. 11:5). Hubungan Yesus dengan perempuan sesuai dengan ajaran-Nya bahwa Kerajaan Allah menciptakan suatu persekutuan kasih yang baru yang mencakup seluruh umat manusia (Luk. 13:10-17). Orang diterima Yesus tanpa mempedulikan ras keturunan, status atau jenisnya. Dan mereka yang dipilih menjadi pemimpin dipilih berdasarkan roh kemurahan Allah dan tidak berdasarkan kelahiran. Dalam Gereja jelas ada kecenderungan-kecenderungan untuk mengembalikan kelebihan laki-laki (1Tim. 2:11-12). Apabila Paulus di jemaat Korintus menganjurkan perempuan untuk bertanya kepada suaminya di rumah mengenai hal-hal yang dipertanyakan dan tidak dalam pertemuan umum (1Kor. 14:25), maka maksudnya ialah membuat pengaturan lokal mengenai suatu masalah setempat demi ketertiban. Sama dengan apabila ia menasihati *nabi-nabi laki-laki untuk berdiam jika perkataan mereka ternyata tidak membangun. Paulus jelas mengandaikan bahwa perempuan berbicara kepada jemaat (1Kor. 1:5). Maksud tujuan Injil Kristus itu menginginkan penghargaan perempuan yang benar (Gal. 3:28) walaupun Gereja sepanjang masa lamban dan enggan mewujudkan maksud Injil itu ke dalam lembaga-lembaga Gereja beserta ritualnya. Lihat *feminisme.

PEREMPUAN [ensiklopedia]

(Ibrani 'isysya, Yunani gune). Perempuan dan lelaki dijadikan 'dalam gambar Allah' (Kej 1:27), dan perempuan adalah 'penolong yg sepadan' bagi laki-laki (Kej 2:20). *HAWA.

Dari hukum Ibrani kita lihat bahwa ibu harus dihormati (Kel 20:12), disegani (Im 19:3), dan ditaati (Ul 21:18 dab). Ia penting dalam rumah tangganya, memberi nama anak dan bertanggung jawab mendidik anak pada usia dini mereka. Korban sama dipersembahkan untuk pentahiran, apakah anak yg baru lahir laki-laki atau perempuan (Im 12:5 dab). Ibu menghadiri pertemuan agamawi untuk ibadat, dan membawa persembahan korbannya. Nazar orang nazir dapat diucapkan olehnya apabila ia hendak mengkhususkan diri bagi Tuhan (Bil 6:2).

Perempuan juga dibebaskan dari pekerjaan pada hari sabat (Kel 20:10), dan apabila dijual sebagai budak, ia dibebaskan sama seperti laki-laki pada thn 7. Apabila tidak ada pewaris laki-laki, maka perempuan dapat mewarisi dan menjadi pemilik tanah dengan hak penuh pada dirinya sendiri. Laki-laki (pemuda) didorong menikah dengan perempuan sesuku supaya perempuan asing tidak membujuknya menyeleweng dari ibadat kepada Tuhan.

Monogami dipandang sebagai keadaan ideal, sekalipun poligami adalah lumrah. Hubungan Tuhan dengan Israel sering dibandingkan dengan hubungan suami-istri.

Ada banyak contoh tokoh perempuan terkenal, yg memainkan peranannya dalam kehidupan umat Israel (mis Miryam, Debora, Hulda), dan secara pribadi berhubungan langsung dengan Allah. Pada lain pihak, perempuan mempunyai pengaruh yg hebat untuk melawan Allah, seperti Izebel dan Maakha.

Dalam perjalanan waktu ada kecenderungan -- di bawah pengajaran para rabi -- untuk menjadikan laki-laki lebih utama dan menomorduakan perempuan. Teramat penting dalam PB ialah sikap dan ajaran Tuhan Yesus terhadap perempuan.

Maria, ibu Yesus, disebut 'diberkatilah engkau di antara semua perempuan' (Luk 1:42) oleh kerabatnya perempuan, Elizabet. Hana, nabiah di Bait Allah, mengenali jati diri bayi Yesus (Luk 2:38). Banyak hal tentang AnakNya tidak dimengerti oleh Maria, 'ia menyimpan segala perkara itu di dalam hatinya dan merenungkannya' (Luk 2:19). Demikian terus sampai waktunya untuk memberitahukan ihwal kelahiran dan masa kanak-kanak Yesus kepada umum. Pada saat di kayu salib, Yesus menyerahkan Maria kepada perawatan seorang murid-Nya.

Kitab-kitab Injil memuat banyak cerita mengenai perjumpaan Yesus dengan perempuan. Yesus mengampuni, menyembuhkan dan mengajar mereka. Kemudian pada gilirannya mereka melayani Yesus dengan mempersiapkan keperluan perjalanan, memberikan tumpangan. memperlihatkan kasih. memperhatikan kuburan-Nya sehingga menyelenggarakan upacara terakhir bagi Dia. dan menjadi saksi mata mengenai kebangkitan-Nya.

Dengan melibatkan perempuan dalam pelukisan ajaranNya, Yesus menjelaskan bahwa mereka termasuk juga sebagai sasaran ajaran itu. Ia menghormati perempuan, memperlakukannya sebagai setaraf dengan laki-laki, menuntut norma-norma yg sama dari kedua kelamin itu dan menawarkan jalan keselamatan yg sama kepada mereka.

Sesudah kebangkitan, beberapa perempuan menggabungkan diri 'di dalam doa dan permohonan' bersama pengikut-pengikut Yesus lainnya dalam persekutuan yg bulat dan sepakat (Kis 1:14). Mereka membantu memilih Matias (Kis 1:15-26), dan menerima kuasa dan karunia Roh Kudus pada Hari Pentakosta (Kis 2:1-4, 18).

Rumah Maria, ibu Yohanes Markus, menjadi pusat jemaat di Yerusalem (Kis 12:12). Orang yg pertama-tama bertobat karena pemberitaan Paulus di Eropa adalah perempuan, Lidia (Kis 16:14). Priskila dan suaminya mengajar tokoh agung Apolos tentang kebenaran Injil seutuhnya. Keempat anak perempuan Filipus 'bernubuat' (Kis 21:9). Banyak perempuan lainnya seperti Febe, adalah orang Kristen yg aktif dan sepenuhnya terlibat dalam pelayanan Injil.

Paulus mengatur keadaan jemaat setempat dengan meminta supaya kebiasaan masyarakat pada waktu itu diindahkan. Sementara itu ia menandaskan asas bahwa 'Allah tidak membedakan kelamin', dan dalam Kristus 'tidak ada beda laki-laki dari perempuan', dan bahwa orang Kristen semua adalah satu di dalam Kristus Yesus' (Gal 3:28).

KEPUSTAKAAN. H Vorlander et al., dlm NIDNTT 3, hlm 1055-1078; K Stendahl, The Bible and the Role of Women, 1966; P. K Jewett, Man as Male and Female, 1975. MB/BS/HAO


Lihat definisi kata "Perempuan" dalam Studi Kata



TIP #31: Tutup popup dengan arahkan mouse keluar dari popup. Tutup sticky dengan menekan ikon . [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA