PAPIAS
PAPIAS [browning]
Uskup dari *Herapolis (140 M) dikutip oleh penulis sejarah Eusebius, pernah memberitahukan kepadanya bahwa Markus yang bukan murid Yesus, bertindak sebagai penerjemah *Petrus. Dan karena sering mendengar khotbah Petrus, Markus mampu menuliskan apa yang ia ingat, sekalipun harus diakui bahwa catatannya tidak teratur. Kata-kata Papias ini menjadi dasar bagi tradisi yang menghubungkan Injil Markus dengan Petrus, walaupun bukan kesaksian dari seorang *saksi mata. Hal ini cukup menjadikan Injil Markus berwibawa, bahkan sampai waktu Injil Matius dan Lukas menjadi lebih populer.
Papias juga menuliskan bahwa Matius mencatat ucapan-ucapan Yesus dalam bahasa Ibrani, dan ada yang mengira-ngira bahwa mungkin yang ia maksudkan ialah apa yang sekarang dikenal para ahli sebagai sumber *Q -- tetapi tidak ada bukti sama sekali bahwa pernah ada sumber seperti itu dalam bahasa Ibrani (kalau ada). Barangkali maksud Papias ialah bahwa Matius menyusun suatu kumpulan ayat-ayat PL sebagai ayat-ayat bukti untuk keperluan pemberita-pemberita Kristen.

