Daftar Isi
GAMBAR: Efesus
BROWNING: EFESUS

Ephesus

Dalam versi-versi Alkitab:

Efesoes: KL1863
Efesus: BIS ENDE FAYH TB WBTCDR
Efsus: LDKDR
Epesoes: KL1870
Epesus: SBDR TL
Ifisus: BABA
kaEpesoes: KL1870

Gambar

Efesus: selebihnya..
Topik: At Ephesus; Farewell to the Ephesian Elders; To the Church in Ephesus

EFESUS [browning]

Pada abad pertama M, Efesus adalah pelabuhan di mulut Sungai Cayster, di pantai barat Asia Kecil. Dewasa ini disebut Seljuk di Turki; karena endapan lumpur, kini kota itu terletak sekitar 5 km (3 mil) dari laut Selama enam abad, melalui rezim *Yunani, *Persia, dan *Romawi serta dalam era PB (yang di dalamnya Efesus disebut lebih kurang 20 kali), Efesus adalah kota terbesar keempat dalam wilayah kekaisaran -- makmur, memiliki jalan-jalan yang amat baik dengan barisan pilar-pilar, dan sebuah kuil yang dipersembahkan untuk Dewi *Artemis (Diana), yang adalah salah satu dari ketujuh yang amat berpengaruh di dunia purba. Paulus mengambil keuntungan dari lalu lintas yang tak pernah henti ini untuk menyeberang ke *Korintus. Ia pulang -- pergi ke sana (2Kor. 12:14; 13:1) dan korespondensi dengan jemaat *Korintus ditulis di Efesus. Tidak semuanya berjalan dengan tenang dan mulus; di situ sekali waktu ia harus 'berjuang melawan binatang buas' (1Kor. 15:32), secara harfiah, atau secara metaforis dan suatu rapat umum diselenggarakan untuk menentang dirinya, ketika *Demetrius, penyelenggara serikat tukang perak menandaskan bahwa penyebaran *monoteisme Paulus membahayakan perdagangan patung dewi agung mereka yang menguntungkan. Pada peristiwa itu, para *pembesar Asia (yang diangkat untuk menyebar luaskan penyembahan kaisar) bersimpati kepada Paulus karena telah mematahkan monopoli Dewi Artemis (Kis. 19:31). Bagaimanapun, dengan bijaksana Paulus mengucapkan selamat tinggal dan berlayar Yunani, meninggalkan sebuah jemaat yang telah berdiri sendiri -- *Akwila dan Priskila berada di antara anggota jemaat -- dengan *tua-tuanya (Kis. 20:17). Gereja telah dipersiapkan untuk bertahan dalam sejarah yang panjang. Injil Yohanes kemungkinan ditulis di sana oleh 'Yohanes sang Penatua' (yang disebut dalam 2 dan 3 Yohanes?), bahkan si Pelihat Kitab Wahyu (2:1-7) memberi ulasan yang baik tentangnya, dan pada 431 M, Konsili Gereja yang mengutuk bidat Nestorius diselenggarakan di sana.



TIP #07: Klik ikon untuk mendengarkan pasal yang sedang Anda tampilkan. [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA