
Yesaya 56
AlkiPEDIA (Perpustakaan Elektronik Dan Informasi Alkitab)

buka semuaAlkiPEDIA Kitab
Fakta
Fakta: Statistik 66 pasal, 1292 ayat, 37.044 kata Penulis Yesaya Tema Hukuman dan Keselamatan; Keselamatan bangsa melalui hukuman dan...
Statistik | 66 pasal, 1292 ayat, 37.044 kata |
Penulis | Yesaya |
Tema | Hukuman dan Keselamatan; Keselamatan bangsa melalui hukuman dan anugerah. |
Waktu | + 700-680 SM |
Tempat | Yerusalem, di Yehuda |
Kata Kunci | Keselamatan. |
Kristus Di Alkitab | Dia adalah Raja Damai |
Latar Belakang
Latar Belakang: Latar belakang sejarah bagi pelayanan nubuat Yesaya, anak Amos adalah
Yerusalem pada masa pemerintahan empat raja Yehuda: Uzia, Yotam, Ahas, dan...
Latar belakang sejarah bagi pelayanan nubuat Yesaya, anak Amos adalah Yerusalem pada masa pemerintahan empat raja Yehuda: Uzia, Yotam, Ahas, dan Hizkia (Yes 1:1). Raja Uzia wafat pada tahun 740 SM (bd. 1Sam 6:1) dan Hizkia pada tahun 687 SM; jadi, pelayanan Yesaya meliputi lebih daripada setengah abad sejarah Yehuda. Menurut tradisi Yahudi, Yesaya mati syahid dengan digergaji menjadi dua (bd. Ibr 11:37) oleh Raja Manasye putra Hizkia yang jahat dan penggantinya (+ 680 SM).
Yesaya rupanya berasal dari keluarga kalangan atas di Yerusalem; dia orang berpendidikan, memiliki bakat sebagai penggubah syair dan berkarunia nabi, mengenal keluarga raja, dan memberikan nasihat secara nubuat kepada para raja mengenai politik luar negeri Yehuda. Biasanya, Yesaya dipandang sebagai nabi yang paling memahami kesusastraan dan paling berpengaruh dari semua nabi yang menulis kitab. Ia menikahi seorang wanita yang juga berkarunia kenabian, dan pasangan ini memiliki dua putra yang namanya mengandung pesan yang simbolik bagi bangsa itu.
Yesaya hidup sezaman dengan Hosea dan Mikha; ia bernubuat selama perluasan yang mengancam dari kerajaan Asyur, keruntuhan terakhir Israel (kerajaan utara) serta kemerosotan rohani dan moral di Yehuda (kerajaan selatan). Yesaya memperingati raja Yehuda, Ahas, untuk tidak mengharapkan bantuan dari Asyur melawan Israel dan Aram; ia mengingatkan Raja Hizkia, setelah kejatuhan Israel tahun 722 SM, agar jangan mengadakan persekutuan dengan bangsa asing menentang Asyur. Ia menasihati kedua raja itu untuk percaya Tuhan saja sebagai perlindungan mereka (Yes 7:3-7; Yes 30:1-17). Yesaya mempunyai pengaruhnya terbesar pada masa pemerintahan Raja Hizkia.
Beberapa cendekiawan meragukan apakah Yesaya menulis seluruh kitab ini. Mereka menentukan pasal 1-39 (Yes 1:1--39:8) saja yang ditulis Yesaya dari Yerusalem; biasanya mereka beranggapan pasal 40-66 (Yes 40:1--66:24) berasal dari seorang atau beberapa orang pengarang lain sekitar satu atau satu setengah abad kemudian. Akan tetapi, tidak ada data alkitabiah yang mengharuskan kita menolak Yesaya sebagai penulis seluruh kitab ini. Nubuat-nubuat Yesaya dalam pasal 40-66 (Yes 40:1--66:24) untuk para buangan Yahudi di Babel jauh setelah kematiannya menekankan kemampuan Allah untuk menyatakan berbagai peristiwa khusus di masa depan melalui para nabi-Nya (mis. Yes 42:8-9; Yes 44:6-8; Yes 45:1; Yes 47:1-11; Yes 53:1-12). Jikalau seorang dapat menerima perwujudan penglihatan dan penyataan kenabian (bd. Wahy 1:1; Wahy 4:1--22:21), maka lenyaplah sudah halangan utama untuk percaya bahwa Yesaya menulis seluruh kitab ini. Bukti-bukti pendukung positif cukup banyak dan tergolong di bawah dua bagian yang luas.
- (1) Bukti dari dalam kitab ini sendiri mencakup pernyataan pembukaan (Yes 1:1) (yang berlaku untuk seluruh kitab) dan banyak kesamaan ungkapan dan pikiran yang mencolok di antara kedua bagian utama kitab ini. Salah satu contoh terkenal ialah ungkapan "Yang Mahakudus, Allah Israel" yang muncul 12 kali dalam pasal 1-39 (Yes 1:1--39:8) dan 14 kali dalam pasal 40-66 (Yes 40:1--66:24), dan hanya enam kali di seluruh bagian PL lainnya. Tidak kurang dari 25 bentuk kata Ibrani muncul dalam kedua bagian utama Yesaya, tetapi tidak terdapat di kitab nubuat yang lain di PL.
- (2) Bukti dari luar kitab ini mencakup kesaksian Talmud Yahudi dan PB sendiri, yang menghubungkan seluruh bagian kitab ini dengan nabi Yesaya (mis. bd. Mat 12:17-21 dengan Yes 42:1-4; Mat 3:3 dan Luk 3:4 dengan Yes 40:3; Yoh 12:37-41 dengan Yes 6:9-10 dan Yes 53:1; Kis 8:28-33 dengan Yes 53:7-9; Rom 9:27 dan Yes 10:16-21 dengan Yes 10:1-34; Yes 53:1-12; Yes 65:1-25).
Garis Besar
Garis Besar:
I. Berbagai Nubuat Mengenai Hukuman dan Teguran
( Yes 1:1-35:10 )
A. Latar Belakang Nubuat Yesaya...
- I. Berbagai Nubuat Mengenai Hukuman dan Teguran
(Yes 1:1-35:10) - A. Latar Belakang Nubuat Yesaya
(Yes 1:1-31) - B. Berbagai Nubuat Yesaya yang Mula-Mula
(Yes 2:1-5:30) - 1. Hari Tuhan
(Yes 2:1-22) - 2. Hukuman Terhadap Yehuda dan Yerusalem
(Yes 3:1-4:1) - 3. Nubuat-Nubuat Tentang Hukuman dan Kemuliaan
(Yes 4:2-6) - 4. Perumpamaan Tentang Hukuman dan Pembuangan Yehuda
(Yes 5:1-30) - C. Penyucian dan Pengutusan Yesaya
(Yes 6:1-13) - D. Berbagai Nubuat Yesaya yang Mula-Mula Tentang Mesias
(Yes 7:1-12:6) - 1. Tanda Imanuel
(Yes 7:1-25) - 2. Berbagai Lambang Tentang Pelepasan oleh Mesias
(Yes 8:1-9:6) - 3. Berbagai Nubuat Tentang Hukuman Terhadap Israel (Kerajaan Utara)
dan Asyur
(Yes 9:7-10:34) - 4. Mesias dari Keturunan Daud dan Kerajaan-Nya
(Yes 11:1-12:6) - E. Berbagai Nubuat Yesaya Tentang Hukuman Terhadap Bangsa-Bangsa
(Yes 13:1-23:18) - 1. Terhadap Babel
(Yes 13:1-14:23) - 2. Terhadap Asyur
(Yes 14:24-27) - 3. Terhadap Filistea
(Yes 14:28-32) - 4. Terhadap Moab
(Yes 15:1-16:14) - 5. Terhadap Damsyik dan Efraim
(Yes 17:1-14) - 6. Terhadap Etiopia
(Yes 18:1-7) - 7. Terhadap Mesir
(Yes 19:1-20:6) - 8. Terhadap Babel (Nubuat Kedua)
(Yes 21:1-10) - 9. Terhadap Duma
(Yes 21:11-12) - 10. Terhadap Arabia
(Yes 21:13-17) - 11. Terhadap Yerusalem
(Yes 22:1-25) - 12. Terhadap Tirus dan Sidon
(Yes 23:1-18) - F. Berbagai Nubuat Tentang Akhir Zaman
(Yes 24:1-27:13) - G. Berbagai Nubuat Tentang Celaka yang Kait-Mengait Dengan Harapan
Nubuat akan Keselamatan
(Yes 28:1-35:10) - II. Sisipan Sejarah Mengenai Hizkia
(Yes 36:1-39:8) - A. Pelepasan Hizkia dari Asyur
(Yes 36:1-37:38) - B. Penyakit dan Kesembuhan Hizkia
(Yes 38:1-22) - C. Kesombongan Hizkia yang Bodoh
(Yes 39:1-8) - III.Berbagai Nubuat Tentang Keselamatan dan Pengharapan
(Yes 40:1-66:24) - A. Berbagai Janji yang Menubuatkan Pemulihan Umat Allah
(Yes 40:1-48:22) - 1. Kemuliaan Tuhan dan Hamba-Nya akan Dinyatakan
(Yes 40:1-42:25) - 2. Pemulihan Kaum Sisa yang Ditebus
(Yes 43:1-45:25) - 3. Pelajaran Iman bagi Yehuda Ketika Allah Menghukum Babel
(Yes 46:1-48:22) - B. Berbagai Janji yang Menubuatkan Mesias, Hamba yang Menderita
(Yes 49:1-53:12) - 1. Tugas dan Ketaatan-Nya
(Yes 49:1-50:11) - 2. Dorongan dan Nasihat-Nya untuk Kaum Sisa
(Yes 51:1-52:12) - 3. Penderitaan dan Kematian-Nya yang Mendamaikan
(Yes 52:13-53:12) - C. Penyataan Selanjutnya yang Menubuatkan Pemulihan dan Penebusan
(Yes 54:1-59:21) - D. Berbagai Penglihatan yang Menubuatkan Masa Depan Sion yang Mulia
(Yes 60:1-66:24) - 1. Kemakmuran dan Damai Sejahtera Sion
(Yes 60:1-22) - 2. Pengurapan dan Misi Mesias
(Yes 61:1-11) - 3. Syafaat yang Bersifat Nubuat untuk Pemulihan dan Kemuliaan Sion
(Yes 62:1-64:12) - 4. Jawaban Allah yang Memberi Kemurahan dan Akhir yang Mulia
(Yes 65:1-66:24)
Tujuan
Tujuan: Tujuan lipat tiga jelas kelihatan dalam tulisan Yesaya.
(1) Sang nabi pertama-tama menghadapi bangsanya sendiri dan bangsa lain yang...
Tujuan lipat tiga jelas kelihatan dalam tulisan Yesaya.
- (1) Sang nabi pertama-tama menghadapi bangsanya sendiri dan bangsa lain yang sezaman dengan firman Tuhan mengenai dosa mereka dan hukuman Allah yang akan datang.
- (2) Lalu, melalui berbagai penglihatan yang mengandung wahyu dan Roh nubuat, Yesaya menubuatkan pengharapan bagi angkatan masa depan orang Yahudi buangan. Mereka akan dikembalikan dari pembuangan dan akan ditebus Allah untuk menjadi terang bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi.
- (3) Akhirnya, Yesaya bernubuat bahwa Allah akan mengirim Mesias dari keturunan Daud, yang keselamatan-Nya pada akhirnya akan meliputi semua bangsa di bumi ini, sehingga memberikan pengharapan bagi umat Allah di bawah perjanjian yang lama dan yang baru.
Tema-tema Kunci
Tema-tema Kunci: 1. Allah (pasal 6 )
Pasal Yes 6 mencatat mengenai penglihatan yang diberikan kepada Yesaya untuk menunjukkan dengan jelas kepadanya siapakah...
Pasal Yes 6 mencatat mengenai penglihatan yang diberikan kepada Yesaya untuk menunjukkan dengan jelas kepadanya siapakah Allah dan apa yang dikerjakan-Nya.
o Penglihatan (Yes 6:1-4): Apa ciri-ciri Allah seperti yang digambarkan di sini?
o Jawaban (Yes 6:5-7): Apa arti dari "mezbah pembakaran" dan dari mana asalnya (Keluaran 30:1-10)?
o Panggilan (Yes 6:8): "Siapakah yang akan Kuutus?" Allah mengutus dan mengundang para sukarelawan. Apa syarat pertama untuk menjadi misionaris? (Lihat juga Yohanes 20:21-23)?
o Kenyataan (Yes 6:9-13): Seorang utusan tidak dijamin mendapat sukses besar, tetapi ia dijamin untuk sukses dalam beberapa hal (lihat juga Yesaya 55:11). Referensi untuk ayat Yes 6:9 diambil dari Perjanjian Baru: Matius 13:1-17; Yohanes 12:23-43; Kisah 28:23-28; Roma 11:1-8.
2. Menafsirkan nubuatan (pasal 7)
Nubuatan biasanya diberikan kepada orang-orang tertentu pada suatu saat yang tertentu pula. Dalam menafsirkan suatu nubuatan kita harus mengajukan dua pertanyaan:
- Apa arti kata-kata dalam nubuatan itu bagi mereka?
- Apa arti kata-kata dalam nubuatan itu bagi kita?
Biasanya nubuatan mengacu kepada kejadian-kejadian pada saat nabi itu hidup dan masa yang akan datang. Demikian juga halnya dengan Yesaya 7:14. Baca dengan cermat Yes 7:1-25; 2Ra 15:27-16:9; 2Ta 28:1-21. Penggenapan pertama dari nubuatan itu terjadi ketika seorang wanita muda melahirkan seorang bayi dan pada saat bayi itu masih belum dapat memilih makanannya sendiri, tentara Israel dan Siria yang sedang mengepung Yehuda mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas. Penggenapan kedua terjadi pada waktu seorang perawan melahirkan bayi Kristus. Baca Matius 1:18-23.
3. Kebun anggur (pasal 5)
Umat Allah, bangsa Yahudi, membanggakan diri mereka sebagai pokok anggur Allah. Dalam masa Perjanjian Baru sebuah pokok anggur yang besar terbuat dari emas menghiasi tembok luar Rumah Allah. Pelajarilah pasal Yes 5. Apa yang dikerjakan oleh pemilik kebun anggur dalam kebun anggurnya? Oleh karena kisah ini merupakan perumpamaan, apa penafsiran Anda untuk semua yang dilakukannya? Seandainya kita adalah "kebun anggur" Allah, apa yang akan dilakukan-Nya atas kita? Mengapa pemilik kebun anggur itu melakukan segalanya seorang diri? Apa yang diharapkan Allah dari umat-Nya dewasa ini? Baca Matius 21:33-46; 20:1-16. Apa yang ditambahkan oleh pasal-pasal ini terhadap pengertian kita mengenai apa yang dilukiskan Yesaya?
1. Hamba Tuhan
Bacalah dengan saksama pasal Yes 40-66 dan catatlah setiap kata yang mengacu pada "hambaku". Kemudian bagilah acuan ini ke dalam tiga kelompok: yang mengacu kepada "Yakub" atau "Israel"; bagian yang mengenai kesetiaan Yakub atau Israel, dan bagian yang mengacu kepada suatu oknum. Arti dari pengajaran Yesaya mengenai hamba digambarkan sebagai suatu segitiga dengan Israel berada di bagian paling bawah, sisa bangsa yang masih setia di tengah dan Mesias di puncak. Bagaimana hal ini dapat diaplikasikan dengan gereja? Pelajarilah "Hamba" yang terdapat dalam Perjanjian Baru seperti dalam Yohanes 13:1-20; Markus 10:32-45 dan Matius 10:24-42.
Dari pasal Yes 40:1-49:26 kita menemukan hal-hal yang menunjukkan keunikan Allah. Dia bersifat unik:
o sebagai pencipta alam semesta;
o sebagai pemberi hidup kepada manusia;
o sebagai perencana hari depan;
o Allah dari perjanjian dan panggilan;
o satu-satunya Juruselamat dan Penebus.
Cocokkan pasal-pasal yang sesuai dengan pokok-pokok di atas.
3. Kebodohan pemujaan berhala
Ada tiga pasal yang membicarakan tema ini:
o Yes 40:18-24, berhala yang tidak dapat bergerak. Terbelenggu atau tertindih, tidak mempunyai ciri utama kehidupan, yaitu gerak.
o Yes 44:9-20, berhala yang tidak dapat memberikan berkat. Mereka bahkan tidak dapat memberkati para pandai besi dan tukang kayu yang menciptakan mereka!
o Yes 46:1-7, berhala yang menjadi beban. Pada waktu suatu kerajaan jatuh, maka dewa-dewa mereka diangkut ke pembuangan bersama-sama dengan rakyat mereka. Beban yang harus mereka pikul! Catatlah komentar Allah sendiri: tetapi Aku selalu menggendong kamu.
Bukan hanya ketiga pasal di atas yang membicarakan mengenai penyembahan kepada berhala. Carilah pasal-pasal lain. Apa yang diajarkan oleh Yesaya mengenai berhala? Apa hubungannya dengan agama-agama lain? Lihat Kis 19:21-41 dan Efesus 2:11-16.
4. Kedaulatan Allah Kita mudah melupakan bahwa Allah adalah Tuhan dari raja kafir Koresy sebagaimana juga Dia adalah Allah gereja. Perhatikan berbagai hal yang berhubungan dengan Koresy (Yes 44:28; 45:1; 41:25; 46:11) dan lihatlah penggenapan dari nubuatan dalam 2Ko 3:6 dan Ezra 1. Tetapi mengapa harus repot-repot mencari kehendak Allah dalam hidup saya? Lihat Roma 12:1,2.
Survei
Survei: Sebagian besar sarjana berpendapat bahwa ke-66 pasal kitab ini dengan
sendirinya terbagi menjadi dua bagian utama: pasal 1-39 ( Yes 1:1--39:8 )...
Sebagian besar sarjana berpendapat bahwa ke-66 pasal kitab ini dengan sendirinya terbagi menjadi dua bagian utama: pasal 1-39 (Yes 1:1--39:8) dan pasal 40-66 (Yes 40:1--66:24). Dalam hal-hal tertentu kitab Yesaya adalah seperti suatu Alkitab kecil:
- (1) Kedua bagian besar ini menekankan tema umum penghukuman dan keselamatan, sesuai dengan tema-tema umum di PL dan PB; dan
- (2) dalam kedua bagian Yesaya dan Alkitab, hal yang menyatukannya adalah karya penebusan Kristus.
- (1) Bagian pertama Yesaya (pasal 1-39; Yes 1:1--39:8) berisi empat kelompok besar materi.
- (a) Dalam pasal 1-12 (Yes 1:1--12:6) Yesaya mengingatkan dan mengecam Yehuda karena penyembahan berhala, kebejatan, dan ketidakadilan sosial selama masa kemakmuran yang menyesatkan. Terjalin dengan berita mengenai hukuman yang akan datang adalah beberapa nubuat penting tentang Mesias (mis. Yes 2:4; Yes 7:14; Yes 9:5-6; Yes 11:1-9), bersama kesaksian Yesaya tentang pentahiran dirinya dari dosa dan penugasan ilahi untuk pelayanan kenabian (pasal 6; Yes 6:1-13).
- (b) Dalam pasal 13-23 (Yes 13:1--23:18) Yesaya bernubuat kepada bangsa-bangsa sezaman Yehuda mengenai dosa mereka dan hukuman Allah yang akan datang.
- (c) Pasal 24-35 (Yes 24:1--35:10) berisi bermacam-macam janji bersifat nubuat tentang keselamatan dan hukuman yang akan datang.
- (d) Pasal 36-39 (Yes 36:1--39:8) mencatat aneka cuplikan sejarah dari kehidupan Hizkia yang serupa dengan 2Raj 18:13--20:21.
- (2) Bagian utama kedua (pasal 40-66; Yes 40:1--66:24) berisi berbagai nubuat yang paling akbar dalam Alkitab mengenai kebesaran Allah dan kemegahan rencana penebusan-Nya. Pasal-pasal ini membangkitkan harapan dan hiburan dalam umat Allah pada tahun-tahun terakhir pemerintahan Hizkia (Yes 38:5) dan untuk abad-abad selanjutnya. Bagian ini penuh dengan penyataan nubuat mengenai kuasa dan kemuliaan Allah dan janji-janji-Nya untuk memulihkan kaum sisa di Israel yang benar dan berbuah dan di antara bangsa-bangsa sebagai perwujudan penuh dari kasih penebusan-Nya. Janji-janji dan penggenapannya ini secara khusus dikaitkan dengan tema penderitaan dan berisi "nyanyian hamba" gubahan Yesaya (lih. Yes 42:1-4; Yes 49:1-6; Yes 50:4-9; Yes 52:13--53:12), yang menunjuk kepada titik waktu melewati pengalaman orang buangan Yahudi kepada kedatangan Yesus Kristus di kemudian hari dan kematian-Nya yang mendamaikan (pasal 53; Yes 53:1-12). Sang nabi menubuatkan bahwa datangnya Mesias akan memungkinkan kebenaran bersinar dengan terang dan keselamatan keluar kepada bangsa-bangsa bagaikan obor yang menyala (pasal 60-66; Yes 60:1--66:24). Yesaya mengutuk kebutaan rohani mengenai jalan-jalan Allah (Yes 42:18-25) dan menghargai doa syafaat dan rasa sakit melahirkan oleh umat Allah sebagai perlu agar segala sesuatu dapat digenapi (bd. Yes 56:6-8; Yes 62:1-2,6-7; Yes 66:7-18).
Ciri Khas
Ciri Khas: Delapan ciri utama menandai kitab Yesaya ini.
(1) Sebagian besar kitab ini ditulis dalam bentuk syair Ibrani dan sebagai
karya sastra...
Delapan ciri utama menandai kitab Yesaya ini.
- (1) Sebagian besar kitab ini ditulis dalam bentuk syair Ibrani dan sebagai karya sastra tidak dapat dibandingi keindahan, kuasa, dan keanekaragaman dalam syairnya. Kekayaan kosakata Yesaya mengungguli semua penulis PL lainnya.
- (2) Yesaya disebut "nabi injili" karena, dari semua kitab PL, nubuat-nubuatnya tentang Mesias berisi pernyataan yang paling lengkap dan jelas dari Injil Yesus Kristus.
- (3) Penglihatannya tentang salib dalam pasal 53 (Yes 53:1-12) adalah nubuat yang paling khusus dan terinci dalam seluruh Alkitab mengenai kematian Yesus yang mendamaikan bagi orang berdosa.
- (4) Kitab ini menjadi kitab nubuat PL yang paling teologis dan luas; ia menjangkau ke belakang kepada saat Allah menciptakan langit dan bumi serta hidup manusia (mis. Yes 42:5) dan memandang ke depan kepada saat Allah mengakhiri sejarah dan menciptakan langit baru dan bumi baru (mis. Yes 65:17; Yes 66:22).
- (5) Kitab ini berisi lebih banyak penyataan tentang tabiat, keagungan, dan kekudusan Allah daripada kitab nubuat PL lainnya. Allah yang diperlihatkan Yesaya adalah kudus dan mahakuasa, Yang akan menghakimi dosa dan ketidakbenaran dalam umat manusia dan bangsa-bangsa. Ungkapan yang digemari untuk Allah ialah "Yang Mahakudus, Allah Israel".
- (6) Yesaya, yang artinya "Tuhan menyelamatkan", adalah nabi keselamatan. Ia memakai istilah "keselamatan" hampir tiga kali lebih banyak daripada seluruh kitab para nabi lainnya. Yesaya menyatakan bahwa maksud penuh keselamatan Allah akan digenapi hanya dalam kaitan dengan Mesias.
- (7) Yesaya sering kali mengacu kembali kepada peristiwa-peristiwa penebusan sebelumnya dalam sejarah Israel, mis. peristiwa keluaran (Yes 4:5-6; Yes 11:15; Yes 31:5; Yes 43:16-17), pemusnahan Sodom dan Gomora (Yes 1:9), dan kemenangan Gideon atas suku Midian (Yes 9:4; Yes 10:26; Yes 28:21); ia juga mengutip dari nyanyian Musa yang bersifat nubuat dalam Ul 32:1-52 (Yes 1:2; Yes 30:17; Yes 43:11,13).
- (8) Bersama dengan Ulangan dan Mazmur, Yesaya termasuk kitab PL yang paling banyak dikutip dalam PB.
Penggenapan Dalam Perjanjian Baru
Yesaya bernubuat tentang Yohanes Pembaptis sebagai pendahulu yang ditentukan bagi Mesias (Yes 40:3-5; bd. Mat 3:1-3). Berikut ini adalah sebagian dari nubuat-nubuat Yesaya tentang Mesias serta penerapan PB-nya dalam kehidupan dan pelayanan Yesus Kristus: - penjelmaan dan ke-Tuhanan-Nya (Yes 7:14; lih. Mat 1:22-23; Luk 1:34-35; Yes 9:5-6; lih. Luk 1:32-33; Luk 2:11); - masa remaja-Nya (Yes 7:15-16 dan Yes 11:1; lih. Luk 3:23,32 dan Kis 13:22-23); - misi-Nya (Yes 11:2-5; Yes 42:1-4; Yes 60:1-3; Yes 61:1; lih. Luk 4:17-19,21); - ketaatan-Nya (Yes 50:5; lih. Ibr 5:8); - berita dan pengurapan-Nya oleh Roh Kudus (Yes 11:2; Yes 42:1 dan Yes 61:1; lih. Mat 12:15-21); - mukjizat-mukjizat-Nya (Yes 35:5-6; lih. Mat 11:2-5); - penderitaan-Nya (Yes 50:6; lih. Mat 26:67; Mat 27:26,30; Yes 53:4-5,11; lih. Kis 8:28-33); - penolakan-Nya (Yes 53:1-3; lih. Luk 23:18; Yoh 1:11; Yoh 7:5); - rasa malu-Nya (Yes 52:14; lih. Fili 2:7-8); - kematian-Nya yang mendamaikan (Yes 53:4-12; lih. Rom 5:6); - kenaikan-Nya (Yes 52:13; lih. Fili 2:9-11); dan - kedatangan-Nya yang kedua (Yes 26:20-21; lih. Yud 1:14; Yes 61:2-3; lih. 2Tes 1:5-12; Yes 65:17-25; lih. 2Pet 3:13).

buka semuaAlkiPEDIA Pasal
Penjelasan Singkat
Penjelasan Singkat: Seruan untuk hidup kudus
Isi Pasal
Isi Pasal: Perintah yang khidmat diberikan kepada semua orang supaya sadar akan kewajiban. Tuduhan/dakwaaan terhadap orang yang lalai dan tidak setia.
Garis Besar
Garis Besar: 56:1 Nabi menasihati untuk pengudusan. 56:3 Dia berjanji itu akan untuk semua, tanpa memandang orang. 56:9 Dia mengecam para pemimpin yang buta.
Judul Perikop
Judul Perikop: Keselamatan adalah bagi semua orang ( 56:1-8 ) Pemimpin-pemimpin yang fasik ( 56:9--57:5 )
Tokoh
Tokoh: Allah .
Nama dan Tempat
Kesimpulan
Kesimpulan: Semakin pasti Allah memberi kita pemenuhan janji-janji-Nya, semakin besar kewajiban yang Dia tanggungkan kepada kita untuk menaati...
Fakta
Fakta: ay. 1 . Keselamatan yang besar menyatakan dan dikerjakan oleh Kristus didahului dengan panggilan pertobatan dan iman. Di dalam Kristus, kebenaran...
Storyboard Yesaya 56
Infografis Yesaya 56
Infografis Yesaya 56

buka semuaAI-PEDIA
Ringkasan
Ringkasan: Dalam Yesaya 56 , TUHAN memerintahkan umat-Nya untuk memelihara keadilan dan melakukan kebenaran. Dia menjanjikan keselamatan dan kebenaran-Nya...
Pengantar & Latar Belakang
Pengantar & Latar Belakang: Latar belakang dari pasal ke-56 dalam Kitab Yesaya adalah sebagai berikut:
Konteks Historis :
Pasal ini ditulis oleh nabi Yesaya pada masa...
Konteks Historis:
Pasal ini ditulis oleh nabi Yesaya pada masa pemerintahan raja Yosia dari Kerajaan Yehuda sekitar abad ke-7 SM. Pada saat itu, Yehuda sedang mengalami masa kebangkitan rohani di bawah kepemimpinan raja Yosia. Namun, bangsa Israel juga sedang menghadapi ancaman dari bangsa Babel yang sedang naik daun.
Konteks Budaya:
Pada masa itu, masyarakat Israel masih sangat dipengaruhi oleh praktik-praktik pagan dan penyembahan berhala. Nabi Yesaya berusaha untuk mengingatkan umat Allah agar tetap setia kepada Allah dan meninggalkan penyembahan berhala.
Konteks Literatur:
Pasal 56 ini termasuk dalam bagian "Kitab Yesaya" yang terdiri dari 66 pasal. Kitab ini merupakan salah satu kitab nabi dalam Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama. Yesaya adalah salah satu nabi terbesar dalam sejarah Israel.
Konteks Teologis:
Pasal 56 berbicara tentang pentingnya hidup yang benar dan setia kepada Allah. Nabi Yesaya menekankan bahwa Allah tidak memandang status sosial atau latar belakang seseorang, tetapi Dia melihat hati dan perbuatan mereka. Allah menghendaki umat-Nya untuk hidup dalam kebenaran dan keadilan.
Dalam ayat-ayat sebelumnya, Yesaya mengingatkan umat Allah tentang pentingnya memelihara Sabat dan hidup dengan integritas. Ia juga menegaskan bahwa Allah akan memberikan berkat kepada mereka yang setia dan hidup dalam kebenaran-Nya. Yesaya juga mengkritik para pemimpin yang korup dan tidak adil dalam pemerintahan.
Demikianlah latar belakang singkat dari pasal 56 dalam Kitab Yesaya. Semoga ini membantu Anda memahami konteks historis, budaya, literatur, dan teologis dari pasal ini.
Topik
Topik: Berikut adalah beberapa topik penting dalam Kitab Yesaya pasal 56 :
1. Keadilan dan kebenaran (ayat 1 ): TUHAN memerintahkan umat-Nya untuk...
1. Keadilan dan kebenaran (ayat 1): TUHAN memerintahkan umat-Nya untuk memelihara keadilan dan melakukan kebenaran.
2. Keselamatan dan kebenaran TUHAN (ayat 1): TUHAN menjanjikan bahwa keselamatan-Nya akan segera datang dan kebenaran-Nya akan segera dinyatakan.
3. Diberkati bagi yang memelihara keadilan dan kebenaran (ayat 2): Orang yang melakukan keadilan dan kebenaran akan diberkati oleh TUHAN.
4. Pentingnya memelihara hari Sabat (ayat 2): TUHAN memerintahkan umat-Nya untuk memelihara hari Sabat dan tidak mencemarkannya.
5. Perlindungan bagi orang asing yang bergabung dengan TUHAN (ayat 3): TUHAN menjanjikan perlindungan dan pengakuan bagi orang asing yang bergabung dengan umat-Nya.
6. Penghargaan bagi yang memelihara hari Sabat (ayat 4): TUHAN akan memberikan tanda peringatan dan nama yang abadi bagi mereka yang memelihara hari Sabat dan berpegang pada perjanjian-Nya.
7. Rumah doa bagi semua bangsa (ayat 7): TUHAN berjanji bahwa rumah-Nya akan menjadi rumah doa bagi semua bangsa yang mengasihi dan melayani-Nya.
8. Pengumpulan orang-orang terbuang (ayat 8): TUHAN berjanji untuk mengumpulkan orang-orang terbuang dan juga orang-orang lain yang belum terkumpul.
9. Kritik terhadap para pemimpin yang korup (ayat 10-12): Yesaya mengkritik para pemimpin yang korup dan tidak bertanggung jawab dalam memimpin umat TUHAN.
10. Peringatan terhadap kehidupan yang serakah dan hedonistik (ayat 12): Yesaya memperingatkan tentang bahaya hidup serakah dan hedonistik yang tidak memperhatikan kebutuhan orang lain dan hanya mencari keuntungan sendiri.
Referensi: Yesaya 56:1-12
Nama dan Tempat
Nama dan Tempat: Orang-orang yang tercantum dalam pasal ini :
- TUHAN
- Orang yang melakukan keadilan dan kebenaran
- Anak manusia yang berpegang pada...
- TUHAN
- Orang yang melakukan keadilan dan kebenaran
- Anak manusia yang berpegang pada keadilan dan kebenaran
- Orang asing yang telah menggabungkan diri kepada TUHAN
- Kasim
- Orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN
- Israel yang terbuang
- Orang-orang lain yang akan dikumpulkan oleh TUHAN
Lokasi yang tercantum dalam pasal ini:
- Rumah TUHAN
- Gunung TUHAN
- Rumah doa TUHAN
- Padang
- Hutan
Kata Kunci
Kata Kunci: Kata kunci dalam Kitab "Yesaya" pasal 56 adalah:
1. Keadilan : Perintah untuk menjaga keadilan dan melakukan kebenaran. 2. Keselamatan :...
1. Keadilan: Perintah untuk menjaga keadilan dan melakukan kebenaran.
2. Keselamatan: Allah menyatakan bahwa keselamatan-Nya akan segera datang.
3. Kebenaran: Allah akan segera menyatakan kebenaran-Nya.
4. Hari Sabat: Perintah untuk memelihara hari Sabat dan tidak mencemarkannya.
5. Orang asing: Allah tidak akan memisahkan orang asing yang bergabung dengan-Nya.
6. Kasim: Allah akan memberikan tanda peringatan dan nama yang abadi kepada kasim yang memelihara hari Sabat dan berpegang pada perjanjian-Nya.
7. Rumah doa: Allah akan membawa orang-orang asing yang mengasihi-Nya ke rumah-Nya yang kudus.
8. Kurban: Kurban-kurban bakaran dan sembelihan akan diterima di atas mazbah-Nya.
9. Israel: Allah akan mengumpulkan orang-orang Israel yang terbuang dan juga orang-orang lain yang belum terkumpul.
10. Binatang: Gambaran tentang para penjaga yang buta dan binatang-binatang yang serakah.
11. Anggur dan minuman keras: Gambaran tentang orang-orang yang hidup dalam keserakahan dan kepuasan duniawi.
Pertanyaan Refleksi dan Diskusi
Pertanyaan Refleksi dan Diskusi: Tentu, berikut adalah beberapa pertanyaan refleksi dan pertanyaan diskusi terkait Kitab Yesaya pasal 56 :
1. Apa pesan utama yang ingin...
1. Apa pesan utama yang ingin disampaikan oleh TUHAN melalui nabi Yesaya dalam pasal ini?
2. Mengapa TUHAN menekankan pentingnya memelihara keadilan dan melakukan kebenaran?
3. Apa arti dari "keselamatan-Ku akan segera datang dan kebenaran-Ku akan segera dinyatakan" dalam konteks pasal ini?
4. Mengapa TUHAN memberkati orang yang memelihara hari Sabat dan tidak mencemarkannya? Apa arti pentingnya hari Sabat dalam kehidupan orang percaya?
5. Bagaimana kita dapat menghindari pemikiran negatif seperti "TUHAN pasti akan memisahkan aku dari umat-Nya" atau merasa seperti "sebatang pohon kering"?
6. Apa yang dimaksud dengan "kasim" dalam konteks pasal ini? Mengapa TUHAN memberikan janji khusus kepada mereka?
7. Bagaimana kita dapat menjadi orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN dan melayani-Nya dengan setia?
8. Apa yang dapat kita pelajari dari pernyataan bahwa rumah TUHAN akan menjadi rumah doa bagi segala bangsa?
9. Mengapa TUHAN masih berjanji untuk mengumpulkan orang-orang lain di samping orang-orang Israel yang sudah terkumpul?
10. Apa pesan yang ingin disampaikan oleh TUHAN melalui gambaran anjing-anjing yang serakah dalam pasal ini? Bagaimana kita dapat menghindari sifat serakah dan mencari keuntungan sendiri?
Semoga pertanyaan-pertanyaan ini dapat membantu Anda dalam memahami dan merenungkan pesan yang terkandung dalam Kitab Yesaya pasal 56.
Pelajaran dan Doa
Pelajaran dan Doa: Dari pasal 56 Kitab Yesaya, ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dan terapkan dalam hidup kita:
1. Memelihara keadilan dan melakukan...
1. Memelihara keadilan dan melakukan kebenaran: Allah memanggil kita untuk hidup dengan adil dan benar. Kita harus berusaha untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya dan melakukan apa yang benar di mata-Nya.
2. Menghormati hari Sabat: Allah menginginkan kita untuk menghormati hari Sabat dan tidak mencemarkannya. Ini adalah hari yang ditetapkan oleh Allah untuk kita beristirahat dan menghabiskan waktu bersama-Nya.
3. Mengasihi dan melayani Allah: Allah mengundang orang asing yang menggabungkan diri kepada-Nya untuk melayani dan mengasihi-Nya. Kita harus memiliki kasih dan pengabdian kepada Allah dalam hidup kita.
4. Menjaga perjanjian Allah: Allah berjanji untuk memberkati mereka yang memegang teguh perjanjian-Nya. Kita harus setia dan taat kepada perjanjian-Nya, menjaga firman-Nya dan hidup sesuai dengan ajaran-Nya.
5. Menghargai rumah doa Allah: Allah berjanji untuk membawa orang-orang yang setia kepada-Nya ke rumah-Nya yang kudus. Kita harus menghargai dan menghormati tempat ibadah Allah, serta berpartisipasi dalam ibadah dan persembahan yang benar.
Doa terkait pasal ini dapat mencakup:
1. Memohon kepada Allah untuk memberikan kita kekuatan dan kebijaksanaan untuk hidup dengan adil dan benar di tengah dunia yang penuh dengan ketidakadilan.
2. Memohon kepada Allah agar kita dapat menghormati hari Sabat dengan benar, mengambil waktu untuk beristirahat dan menghabiskan waktu bersama-Nya.
3. Memohon kepada Allah agar kita dapat memiliki kasih dan pengabdian yang tulus kepada-Nya, serta mampu melayani-Nya dengan setia.
4. Memohon kepada Allah agar kita dapat menjaga perjanjian-Nya dengan setia, hidup sesuai dengan firman-Nya, dan taat kepada-Nya dalam segala hal.
5. Memohon kepada Allah agar kita dapat menghargai dan menghormati rumah doa-Nya, serta mengalami sukacita dan berkat dalam ibadah dan persembahan yang kita bawa kepada-Nya.
Semoga doa-doa ini membantu kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah dan mengalami berkat-Nya dalam hidup kita.
5W1H
5W1H: Analisis Yesaya 56 (5W+1H)
What (Apa): Pasal ini berisi pesan pengharapan dan inklusivitas dari Tuhan bagi semua orang, baik orang Israel...
Analisis Yesaya 56 (5W+1H)
What (Apa): Pasal ini berisi pesan pengharapan dan inklusivitas dari Tuhan bagi semua orang, baik orang Israel maupun orang asing, yang memilih untuk mengikuti dan melayani Dia.
Who (Siapa):
- Nabi Yesaya: menyampaikan pesan Tuhan.
- Orang Israel yang terbuang: dijanjikan pemulihan dan pengumpulan kembali.
- Orang asing: diundang untuk bergabung dengan umat Tuhan dan menerima berkat yang sama.
- Kasim: yang sebelumnya dianggap terpinggirkan, dijanjikan tempat dan nama di rumah Tuhan.
- Para penjaga: digambarkan sebagai orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan mementingkan diri sendiri.
When (Kapan): Pesan ini disampaikan pada masa pembuangan bangsa Israel, namun memiliki relevansi abadi bagi semua orang yang ingin mengikuti Tuhan.
Where (Dimana):
- Rumah Tuhan: tempat di mana semua orang, tanpa memandang latar belakang, dapat datang untuk beribadah dan menerima berkat.
- Gunung Kudus: simbol kehadiran dan kemuliaan Tuhan.
Why (Mengapa):
- Untuk menekankan keadilan dan kebenaran: sebagai dasar bagi keselamatan dan berkat Tuhan.
- Untuk menawarkan harapan dan inklusivitas: bagi semua orang yang memilih untuk mengikuti Tuhan, tanpa memandang latar belakang atau status sosial.
- Untuk mengkritik para pemimpin yang tidak bertanggung jawab: dan menyerukan pertobatan.
How (Bagaimana):
- Dengan memelihara hari Sabat: dan menjauhkan diri dari kejahatan.
- Dengan mengasihi nama Tuhan: dan melayani Dia dengan setia.
- Dengan berpegang pada perjanjian Tuhan: dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya.
Kesimpulan: Yesaya 56 merupakan pasal yang penuh harapan dan inklusif, menawarkan keselamatan dan berkat Tuhan bagi semua orang yang memilih untuk mengikuti-Nya. Pesan ini menantang kita untuk hidup dalam keadilan dan kebenaran, serta untuk melayani Tuhan dengan setia.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
Kontak | Partisipasi | Donasi