Versi Paralel Tafsiran/Catatan Analisa Kata ITL - draft

Lukas 22:28

Konteks
TB (1974) ©

SABDAweb Luk 22:28

Kamulah yang tetap tinggal bersama-sama dengan Aku 1  dalam segala pencobaan yang Aku alami.

AYT (2018)

Kamu adalah orang-orang yang tetap bersama-Ku dalam pencobaan-pencobaan-Ku.

TL (1954) ©

SABDAweb Luk 22:28

Tetapi kamulah yang bertekun bersama-sama dengan Aku di dalam segala pencobaan atas-Ku;

BIS (1985) ©

SABDAweb Luk 22:28

Dalam segala kesusahan-Ku, kalian selalu bersama-sama dengan Aku.

MILT (2008)

Dan kamu, yang tetap tinggal bersama-Ku dalam pencobaan-pencobaan-Ku.

Shellabear 2011 (2011)

Kamu selalu setia menyertai Aku pada waktu Aku dicobai.

AVB (2015)

Kamu bersama Aku dalam segala penderitaan-Ku.

[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
[+] Kuno

TB ITL ©

SABDAweb Luk 22:28

Kamulah
<5210>
yang tetap tinggal
<1265>
bersama-sama dengan
<3326>
Aku
<1700>
dalam
<1722>
segala pencobaan
<3986>
yang Aku
<3450>
alami.

[<1161> <1510>]
TL ITL ©

SABDAweb Luk 22:28

Tetapi
<1161>
kamulah
<5210>
yang bertekun
<1265>
bersama-sama
<3326>
dengan Aku
<1700>
di
<1722>
dalam segala pencobaan
<3986>
atas-Ku
<3450>
;
AYT ITL
Kamu
<5210>
adalah
<1510>
orang-orang yang tetap
<1265>
bersama-Ku
<3326> <1700>
dalam
<1722>
pencobaan-pencobaan-Ku
<3986> <3450>
.

[<1161>]

[<3588> <3588>]
GREEK
umeiv
<5210>
P-2NP
de
<1161>
CONJ
este
<1510> (5748)
V-PXI-2P
oi
<3588>
T-NPM
diamemenhkotev
<1265> (5761)
V-RAP-NPM
met
<3326>
PREP
emou
<1700>
P-1GS
en
<1722>
PREP
toiv
<3588>
T-DPM
peirasmoiv
<3986>
N-DPM
mou
<3450>
P-1GS
[+] Bhs. Inggris

TB (1974) ©

SABDAweb Luk 22:28

Kamulah yang tetap tinggal bersama-sama dengan Aku 1  dalam segala pencobaan yang Aku alami.

TB+TSK (1974) ©

SABDAweb Luk 22:28

1 Kamulah yang tetap tinggal bersama-sama dengan Aku dalam segala pencobaan yang Aku alami.

Catatan Full Life

Luk 22:24-30 1

Nas : Luk 22:24-30

Kebesaran yang sejati menyangkut roh dalam batin dan hati. Sifat itu terlihat dalam hidup seseorang yang menampakkan kasihnya bagi Kristus dalam kerendahan hati yang tulus (Fili 2:3), dalam kerinduan untuk melayani Allah dan sesama manusia, dan dalam kerelaan untuk dipandang sebagai yang paling tidak penting di dalam Kerajaan Allah.

  1. 1) Kita harus memahami bahwa kebesaran itu bukanlah kedudukan, jabatan, kepemimpinan, kuasa, pengaruh, gelar pendidikan, ketenaran, kemampuan, prestasi atau keberhasilan yang besar. Itu bukanlah apa yang kita kerjakan bagi Allah, tetapi keadaan rohani kita di hadapan Dia (ayat Luk 22:25-27; Mat 18:3-4; 20:25-28).
  2. 2) Kebesaran yang sejati menuntut agar kita menjadi besar dalam hal-hal yang benar. Kita perlu belajar untuk menjadi besar di dalam iman, kerendahan hati, watak yang saleh, hikmat, penguasaan diri, kesabaran, dan kasih (Gal 5:22-23). Itu berarti memiliki kebesaran Kristus yang "mencintai keadilan dan membenci kefasikan" (Ibr 1:9).
  3. 3) Kebesaran yang sejati menyangkut kasih yang sepenuh hati dan penyerahan diri kepada Allah. Itu menuntut untuk terus mengabdi dan setia di manapun Allah memutuskan untuk menempatkan kita. Karena itu, dalam pandangan Allah, yang terbesar di dalam Kerajaan-Nya adalah mereka yang memiliki kasih yang terbesar bagi Dia dan komitmen kepada Firman yang dinyatakan (Luk 21:3; Rom 12:1-2).
  4. 4) Pengabdian diri akan meningkatkan hasil-hasil kita dalam pekerjaan Allah, namun hanya pada tempat di mana Allah telah menempatkan saudara dan di lingkungan karunia-karunia yang telah di berikan-Nya kepada saudara (Rom 12:3-8; 1Kor 12:1-31).


Luk 22:28 2

Nas : Luk 22:28

Yesus mengakui bahwa Ia sangat berterima kasih atas kesetiaan murid kepada-Nya sepanjang hidup-Nya dan dalam keadaan sukar yang melingkungi-Nya. Keinginan terbesar kita harus juga untuk tetap setia kepada-Nya dalam dunia yang memusuhi-Nya dan standar kebenaran-Nya.

[+] Bhs. Inggris



TIP #20: Untuk penyelidikan lebih dalam, silakan baca artikel-artikel terkait melalui Tab Artikel. [SEMUA]
dibuat dalam 2.06 detik
dipersembahkan oleh YLSA