Ayub 8:6 
Konteks| TB (1974) © SABDAweb Ayb 8:6 |
kalau engkau bersih dan jujur 1 , maka tentu Ia akan bangkit demi engkau s dan Ia akan memulihkan rumah yang adalah hakmu. t |
| BIS (1985) © SABDAweb Ayb 8:6 |
jika hatimu jujur, tanpa cela, Allah akan menolongmu dengan segera; dan sebagai imbalan, rumah tanggamu akan dipulihkan. |
| TL (1954) © SABDAweb Ayb 8:6 |
jikalau engkau benar dan suci, niscaya bangkitlah Ia kelak akan membantu engkau, dan didirikan-Nya pula rumah kebenaranmu. |
| MILT (2008) | jika engkau murni dan tulus, sesungguhnya sekarang Dia akan bangkit bagimu dan membuat seluruh tempat kediamanmu dari kebenaranmu. |
| KSI (2000) © SABDAweb Ayb 8:6 |
jika engkau suci dan jujur, pastilah Ia akan bertindak bagimu dan memulihkan kediaman yang menjadi hakmu. |
| FAYH (1989) © SABDAweb Ayb 8:6 |
kalau engkau suci dan benar, maka pastilah Allah akan membela engkau. Ia akan mendengar doamu dan mengabulkannya dan memulihkan engkau serta kebahagiaan rumah tanggamu. |
| ENDE (1969) © SABDAweb Ayb 8:6 |
kalau engkau murni dan lurus hati, nistjaja kini engkau dianugerahiNja, dan Ia akan memulihkan rumah si djudjur. |
| Shellabear Draft (1912) © SABDAweb Ayb 8:6 |
jikalau engkau suci dan benar niscaya bangunlah Ia kelak akan membantu engkau serta menyempurnakan rumah kebenaranmu. |
[+] Bhs. Inggris
[+] Bhs. Indonesia
[+] Bhs. Suku
|
|
| TB ITL © SABDAweb Ayb 8:6 |
|
| TL ITL © SABDAweb Ayb 8:6 |
|
| HEBREW | |
![]() [+] Bhs. Inggris | |
| TB (1974) © SABDAweb Ayb 8:6 |
kalau engkau bersih dan jujur 1 , maka tentu Ia akan bangkit demi engkau s dan Ia akan memulihkan rumah yang adalah hakmu. t |
| TB+TSK (1974) © SABDAweb Ayb 8:6 |
kalau engkau bersih 1 dan jujur, maka tentu Ia akan bangkit 2 demi engkau dan Ia akan memulihkan rumah 3 yang adalah hakmu. |
| Catatan Full Life |
Ayb 8:6 1 Nas : Ayub 8:6 Argumentasi Bildad pada hakikatnya sama dengan yang dikemukakan Elifas. Jikalau Ayub sungguh-sungguh jujur, Allah akan membenarkannya. Karena Ayub tidak dibenarkan oleh Allah maka pasti dia jahat. Bildad melandaskan argumentasinya ini pada kepercayaannya bahwa karena Allah itu adil, Ia tidak akan mendatangkan kesulitan pada orang benar (ayat Ayub 8:3-4,20). Kekeliruan Bildad kemudian dibeberkan Allah sendiri (Ayub 42:7-8) -- dan akhirnya pada penyaliban Kristus, ketika Allah menyerahkan Anak-Nya kepada penderitaan dan kematian (Mat 27:31-50). |
![]() [+] Bhs. Inggris | |


untuk merubah tampilan teks alkitab dan catatan hanya seukuran layar atau memanjang. [