Resource > Jurnal Pelita Zaman >  Volume 13 No. 2 Tahun 1998 >  "TAKLUKKANLAH BUMI DAN BERKUASALAH..." > 
A. KEDUDUKAN MASALAH 
sembunyikan teks

Waktu saya mahasiswa teologi (tabun 60-an), salah satu karya pembaharuan teologi yang sangat digemari adalah Harvey Cox's Secular City. Sekularisasi oleh Cox dikaitkan dengan paham Ibrani akan penciptaan. Paham tersebut "memisahkan alam dari Allah dan membedakan manusia dari alam." Dengan demikian alam dilepaskan dari pesona ilahinya dan dapat dilihat sebagai barang biasa. Hilangnya pesona ilahi dari dunia alam itu "merupakan kondisi mutlak bagi perkembangan ilmu-ilmu alam" dan "membuat alam tersedia bagi manusia untuk digunakan."1334

Cox dan para teolog lain yang berpandangan serupa,1335 cenderung untuk mempertentangkan paham Ibrani akan Pencipta yang transenden dengan paham Yunani atau agama-agama tetangga Israel. Yang terakhir memandang yang ilahi sebagai unsur imanen di dalam dunia, dengan akibat - katanya - bahwa bumi yang sakral tidak begitu saja dapat digunakan manusia.1336 Entah bagaimana, demitologisasi alam umumnya dinilai sebagai sisi positif dari tradisi Yahudi Kristen, dari kepercayaan biblis terhadap Allah pencipta.

1. Krisis lingkungan hidup disebabkan iman penciptaan Yahudi Kristen?

Sementara beberapa teolog membanggakan hubungan antara iman penciptaan Alkitab dan perkembangan ilmu-ilmu dan teknik modern, terbitlah karangan seorang sejarawan di Los Angelos, namanya Lynn White Jr., yang pada dasarnya memiliki pemikiran yang sama namun menilainya secara terbalik. Ia pun berpandangan bahwa ilmu dan teknologi modern berakar dalam ajaran Yahudi - Kristen tentang penciptaan, yang pada gilirannya berakar dalam cerita-cerita penciptaan Alkitab. Dengan mendukung pemikiran itu, Lynn White sekaligus membebankan seluruh masalah kerusakan lingkungan hidup, akibat ilmu dan teknologi modern, kepada iman kepercayaan Kristen itu.

Sambil meringkas cerita-cerita penciptaan, White menulis, "Allah merencanakan semuanya secara eksplisit untuk kepentingan dan kuasa manusia: apa pun dalam dunia ciptaan fisik tidak mempunyai maksud lain daripada melayani keinginan manusia. Dan kendatipun tubuh manusia dibuat dari tanah, ia bukan bagian alam saja: ia dibuat menurut gambar Allah. Khususnya dalam bentuknya yang barat, kekristenan adalah agama yang paling antroposentris yang pernah muncul di dunia...Manusia sedikit banyak berbagi dalam transendensi Allah terhadap alam. Kekristenan, dalam kontras mutlak dengan agama kafir kuno dan agama-agama Asia, tak hanya menciptakan dualisme manusia dan alam tetapi juga menegaskan bahwa telah menjadi kehendak Allah, manusia mengeruk (exploits) alam untuk tujuan manusia sendiri."1337

Perkembangan ilmu dan teknologi yang tadinya oleh beberapa teolog dibanggakan sebagai buah positif dari ajaran penciptaan biblis, tiba-tiba mulai dinilai sebagai buah yang sangat problematis. Perubahan penilaian itu tentu terjadi karena dampak negatif, bahkan katastrofal, dari teknologi modern terhadap lingkungan hidup semakin terasa.

2. Menanggapi tantangan Lynn White

Karangan White yang secara tegas mengaitkan eksploitasi alam dengan warisan Alkitab, cepat tersebar lewat reprints dalam sejumlah Reader dan majalah, dan menjadi bahan diskusi pro dan kontra yang sengit dan berkepanjangan. Misalnya Arnold Toynbee, tanpa acuan eksplisit, menggemakan pandangan White bahwa Kej. 1:28 ("penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut," dst.) memberi izin kepada Adam dan Hawa untuk berbuat semaunya terhadap bumi, dan bersama Kej. 3:19 ("dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu") akhirnya mendorong mekanisasi dan polusi.1338 Bagi Toynbee krisis lingkungan hidup disebabkan oleh agama-agama monoteis yang telah menghilangkan rasa hormat terhadap alam yang ilahi, sehingga tak ada lagi yang dapat menahan ketamakan manusia. Maka menurutnya krisis itu hanya dapat diobati dengan berbalik kembali dari pandangan monoteis ke pandangan panteis yang lebih tua dan pernah juga lebih universal.

Bersama Toynbee dan banyak pakar lain, White pun berkeyakinan bahwa krisis ekologi tak dapat diatasi tanpa perubahan pandangan hidup. Tak cukup menerapkan lebih banyak lagi ilmu dan teknologi. Seandainya benar bahwa ilmu dan teknologi yang mengakibatkan bencana lingkungan hidup, berakar dalam sebuah pandangan Kristen tentang hubungan manusia dengan alam,1339 maka juga pemecahan masalah lingkungan hidup tak dapat lepas dari suatu pandangan hidup yang alternatif tentang hubungan manusia dengan alam. Pada masa White menulis karangannya, para beatniks dalam negara bagian Kalifornia menemukan pandangan alternatif itu dalam Zen Buddhisme atau aliran-aliran agama Asia Timur lainnya. Namun White sendiri meragukan apakah Buddhisme dapat memberi visi yang alternatif itu, khususnya untuk dunia barat. White sendiri mengusulkan suatu visi Kristen yang alternatif, yakni sikap Fransiskus Asisi yang dengan rendah hati melepaskan hegemoni manusia atas segala makhluk dan mendekati mereka sebagai saudara-saudaranya.1340

Justru pilihan White ini mendorong kami untuk bertanya apakah toh tidak ada peluang-peluang istimewa dalam tradisi Yahudi - Kristen yang terekam dalam Alkitab, sebab sikap Fransiskus Asisi - digelari "manusia injili"- justru bertumbuh dari dalam tradisi biblis tersebut. Tradisi Yahudi Kristen ternyata mampu membuahkan pandangan dan sikap lain daripada mendegradasikan alam menjadi materi yang di geladah dan dikeruk secara tak terbatas oleh ilmu dan teknologi manusia. Karangan White sudah menunjuk juga kepada Kekristenan Timur/Yunani yang tetap mampu menghargai alam sebagai sistem simbolis.1341 Melalui alam Allah berbicara kepada manusia.

Namun demikian, kita tidak dapat apriori menolak kemungkinan bahwa tradisi Yahudi - Kristen terkuno, yakni cerita-cerita penciptaan Alkitab, turut menyumbang kepada krisis ekologi modern. Kita tidak boleh menutup mata terhadap interpretasi Alkitab yang harus dipandang kritis dan mungkin harus ditolak. Maka baiklah kita beralih kepada penelitian Alkitab Ibrani, pertama-tama cerita penciptaan dan terutama salah satu ayatnya yang telah menjadi sasaran serangan.



TIP #15: Gunakan tautan Nomor Strong untuk mempelajari teks asli Ibrani dan Yunani. [SEMUA]
dibuat dalam 0.01 detik
dipersembahkan oleh YLSA