kecilkan semua  

Teks -- 3 Yohanes 1:2 (TB)

Tampilkan Strong
Konteks
1:2 Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja.
Paralel   Ref. Silang (TSK)   Ref. Silang (FULL)   ITL  

Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus

Topik/Tema Kamus: Pekerja Gereja | selebihnya
Daftar Isi

Catatan Kata/Frasa
Full Life , Ende

Catatan Kata/Frasa
Wycliffe

Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry , SH

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)

Full Life: 3Yoh 1:2 - BAIK-BAIK ... SAJA DALAM SEGALA SESUATU. Nas : 3Yoh 1:2 Biasanya, Allah menghendaki bahwa orang percaya itu sehat-sehat dan kehidupan kita disertai berkat-Nya. Dia ingin segala sesuatu ber...

Nas : 3Yoh 1:2

Biasanya, Allah menghendaki bahwa orang percaya itu sehat-sehat dan kehidupan kita disertai berkat-Nya. Dia ingin segala sesuatu beres dengan kita, yaitu bahwa pekerjaan, rencana, maksud, pelayanan, keluarga kita, dsb. berjalan sesuai dengan kehendak dan petunjuk-Nya. Demikianlah, berkat Allah melalui penebusan Kristus dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan jasmaniah dan rohani.

Mengenai kemakmuran, baik yang jasmaniah maupun yang rohani, Alkitab mengajarkan hal-hal berikut:

  1. 1) Kata yang diterjemahkan sebagai "baik-baik" (Yun. _euodoo_) secara harfiah berarti "mempunyai perjalanan baik, dipimpin pada jalan yang baik". Menurut pengertian itu, doa pokok Yohanes ialah bahwa sementara orang percaya menempuh jalan keselamatan, mereka dapat berjalan dalam kehendak Allah dan kebenaran-Nya serta menikmati berkat-Nya (bd. ayat 3Yoh 1:3-4).
  2. 2) Allah menghendaki bahwa kita mendapatkan upah cukup untuk menyediakan rumah, makanan, dan pakaian bagi diri dan keluarga kita, dan masih cukup untuk menolong orang lain sambil ikut menyebarluaskan Injil Kristus (Fili 4:15-19). Kita tahu bahwa Allah mampu memberikan cukup untuk kebutuhan kita (2Kor 9:8-12) dan bahwa Dia berjanji untuk memberikan kepada kita "menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya di dalam Kristus Yesus" (Fili 4:19).
  3. 3) Walaupun kita dapat berdoa supaya Allah menyediakan seluruh kebutuhan jasmaniah kita, kita harus mengakui ajaran Alkitab bahwa Allah mungkin mengizinkan anak-Nya mengalami masa-masa kekurangan.
    1. (a) Kita mungkin mengalami kekurangan agar didorong untuk lebih percaya kepada-Nya dan mengembangkan iman, ketabahan rohani dan pelayanan kita (Rom 8:35-39; 2Kor 4:7-12; 6:4-10; 12:7-10; 1Pet 1:6-7).
    2. (b) Kita mungkin mengalami kesusahan yang amat berat ketika kesaksian kita mengenai Kristus dan pelayanan kita kepada-Nya (Luk 6:20-23; Ibr 10:32-34; 1Pet 2:19-21; Wahy 2:9-10;

      lihat art. PENDERITAAN ORANG BENAR)

      mendatangkan penganiayaan dan penindasan dari dunia.
    3. (c) Kita mungkin menderita kemiskinan disebabkan oleh bencana nasional atau alam seperti peperangan, bencana kelaparan, bencana kekeringan, atau keadaan sosio-ekonomi yang parah (Kis 11:28-30; 2Kor 8:2,12-14).
  4. 4) Kehadiran, pertolongan, dan berkat Allah dalam kehidupan jasmaniah kita berkaitan dengan keberhasilan kehidupan rohani kita. Kita harus mencari kehendak Allah (Mat 6:10; 26:39; Ibr 10:7-9), menaati Roh Kudus (Rom 8:14), tetap terpisah dari dunia (Rom 12:1-2; 2Kor 6:16-18); mengasihi Firman Allah (Yak 1:21; 1Pet 2:2), memohon pertolongan-Nya di dalam doa (Mat 6:9-13; Ibr 4:16), bekerja keras (2Tes 3:6-12), mempercayai Dia untuk memenuhi kebutuhan kita (Mat 6:25-34; 1Pet 5:7), dan hidup berdasarkan prinsip mencari dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya (Mat 6:33;

    lihat cat. --> Mat 6:11;

    lihat cat. --> Luk 11:3;

    lihat cat. --> Kol 4:12;

    [atau ref. Mat 6:11; Luk 11:3; Kol 4:12]

    lihat art. PENYEMBUHAN ILAHI).

  5. 5) Walaupun jiwa kita dalam keadaan yang cukup baik, itu tidaklah berarti bahwa kita akan otomatis bebas dari kesulitan dalam bidang kehidupan lainnya. Kesengsaraan, kesulitan, dan kebutuhan harus dihadapi dengan doa dan percaya kepada Allah.

Ende: 3Yoh 1:2-5 - -- Dalam suratnja St. Joanes memudji-mudji Gajus karena ramah-tamahnja kepada orang-orang serani, maupun kepada orang-orang asing. Hal ini dikabarkan kep...

Dalam suratnja St. Joanes memudji-mudji Gajus karena ramah-tamahnja kepada orang-orang serani, maupun kepada orang-orang asing. Hal ini dikabarkan kepada St. Joanes oleh beberapa orang serani.

kecilkan semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)

Wycliffe: 3Yoh 1:1-4 - -- I. Pendahuluan (1:1-4) Surat ini memberikan salah satu gambaran sekilas yang paling jelas di dalam Perjanjian Baru mengenai kehidupan gereja pada aba...

I. Pendahuluan (1:1-4)

Surat ini memberikan salah satu gambaran sekilas yang paling jelas di dalam Perjanjian Baru mengenai kehidupan gereja pada abad pertama. Tokoh-tokohnya, Gayus, Diotrefes dan Demetrius, dilukiskan dengan coretan-coretan tebal oleh pena sang rasul. Ciri-ciri kehidupan gereja juga tampak dengan jelas di dalam surat ini. Kebebasan orang-orang percaya sangat menonjol, sedangkan kepribadian dan masalah-masalah doktrin mereka nyata. Surat yang singkat dan sangat pribadi ini membuyarkan pandangan bahwa keadaan pada abad pertama itu sempurna, atau nyaris demikian. Justru sebaliknya, surat ini mengungkapkan sejumlah persoalan dari iman yang sedang bertumbuh dengan pesat.

Wycliffe: 3Yoh 1:2 - Dalam segala sesuatu // Baik-baik // Sehat-sehat // sama seperti jiwamu baik-baik saja // sehat-sehat 2. Dalam segala sesuatu. Mengacu kepada seluruh kalimat secara umum. Baik-baik. Hanya dipakai di sini, di Roma 1:10 dan di I Korintus 16:2. Sehat-seha...

2. Dalam segala sesuatu. Mengacu kepada seluruh kalimat secara umum. Baik-baik. Hanya dipakai di sini, di Roma 1:10 dan di I Korintus 16:2. Sehat-sehat. Paulus kadang-kadang memakai istilah ini untuk kiasan bagi doktrin yang benar, tetapi di sini yang dimaksudkan adalah kesehatan jasmani, seperti di Lukas 5:31; 7:10; 15:27. Mungkin menunjukkan bahwa Gayus sedang sakit. Frasa sama seperti jiwamu baik-baik saja dan sehat-sehat mengacu kepada berkat-berkat temporal, dan ayat ini memberikan contoh kepada kita untuk mendoakan hal-hal tersebut bagi teman-teman kita.

buka semua
Tafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat

Matthew Henry: 3Yoh 1:1-2 - Salam dan Doa Dalam surat ini Rasul Yohanes menyampaikan ucapan selamat kepada Gayus atas kesejahteraan jiwanya (ay. 3 Yohanes 1:1-2), atas kemasyhuran yang dia...

SH: 3Yoh 1:1-4 - Selaras dengan kebenaran (Minggu, 9 Desember 2007) Selaras dengan kebenaran Isu transparan sekarang ini banyak didengang-dengungkan. Pemerintah didesak untuk transparan dalam berbagai kebijakan ya...

SH: 3Yoh 1:1-4 - Dukacita seorang gembala jemaat. (Sabtu, 8 Desember 2001) Dukacita seorang gembala jemaat. Ajaran sesat mengakibatkan perpecahan dalam jemaat. Ini dialami oleh jemaat penerima surat 2 dan 3 Yohanes. Meski...

buka semua
Pendahuluan / Garis Besar

Full Life: 3 Yohanes (Pendahuluan Kitab) Penulis : Yohanes Tema : Bertindak Dengan Setia Tanggal Penulisan: 85-95 M Latar Belakang Yohanes, rasul yang dikasihi, sekali...

Full Life: 3 Yohanes (Garis Besar) Garis Besar Salam Kristen (3Yoh 1:1) I. Pujian bagi Gayus (3Yoh 1:2-8) A. Karena Kesehatan Rohaninya ...

Matthew Henry: 3 Yohanes (Pendahuluan Kitab) Persekutuan kristiani diterapkan dan dihargai melalui surat. Orang Kristen akan diakui ketika orang melihat mereka mewujudkan pengakuan mereka untu...

Jerusalem: 3 Yohanes (Pendahuluan Kitab) SURAT-SURAT KATOLIK PENGANTAR Di dalam Perjanjian Baru tercantum tujuh surat yang bukan karangan Rasul Paulus. Agak segera ketujuh surat ini dijadikan...

Ende: 3 Yohanes (Pendahuluan Kitab) SURAT KETIGA Bentuk surat dan penulisnja Sama seperti surat kedua. Tetapi disini dialamatkan kepada orang lain. Waktu/tempat dan tudjuannja Tudjuannja...

Wycliffe: 3 Yohanes (Pendahuluan Kitab) PENDAHULUAN 3 YOHANES LIHAT PENDAHULUAN II YOHANES

Wycliffe: 3 Yohanes (Garis Besar) GARIS BESAR 3 YOHANES I. Pendahuluan (1-4) A. Salam Pribadi (1) B. Ungkapan Perasaan Pribadi (2-4) II. Kewajiban u...

BIS: 3 Yohanes (Pendahuluan Kitab) SURAT YOHANES YANG KETIGA PENGANTAR Surat Yohanes Yang Ketiga ini ditulis oleh seorang "pemimpin jemaat" kepada seorang pemuka jemaat yang bernama G

SURAT YOHANES YANG KETIGA

PENGANTAR

Surat Yohanes Yang Ketiga ini ditulis oleh seorang "pemimpin jemaat" kepada seorang pemuka jemaat yang bernama Gayus. Penulis surat ini memuji Gayus karena bantuannya kepada orang-orang Kristen lainnya. Ia juga memperingatkan Gayus terhadap seorang laki-laki bernama Diotrefes.

Isi

  1.  Pendahuluan
    3Yoh 1:1-4
  2.  Gayus dipuji
    3Yoh 1:5-8
  3.  Diotrefes disalahkan
    3Yoh 1:9-10
  4.  Demetrius dipuji
    3Yoh 1:11-12
  5.  Penutup
    3Yoh 1:13-14

Ajaran: 3 Yohanes (Pendahuluan Kitab) Tujuan Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran yang ada di dalam Kitab III Yohanes, dan melakukannya di dalam kehidupan sehari-hari. Pendahuluan

Tujuan

Supaya orang-orang Kristen mengerti ajaran yang ada di dalam Kitab III Yohanes, dan melakukannya di dalam kehidupan sehari-hari.

Pendahuluan

Penulis : Kitab III Yohanes ditulis oleh penulis yang sama dari Kitab I dan II Yohanes, yaitu Rasul Yohanes.

Tahun : Tahun penulisan Kitab ini juga sama yaitu, sekitar tahun 90 Masehi dan ditulis dari Kota Efesus.

Penerima :

Isi Kitab: Kitab III Yohanes terdiri dari 1 pasal. Tujuan utama penulisan Kitab III Yohanes ialah, Rasul Yohanes ingin memberi perintah kepada orang-orang Kristen, agar mau menerima dan memberi pertolongan kepada hamba-hamba Tuhan yang sedang dalam perjalanan. Dan juga Rasul Yohanes ingin memperkenalkan kepada Gayus seseorang yang bernama Demetrius.

I. Ajaran-ajaran utama dalam Kitab III Yohanes

Dalam Kitab III Yohanes dapat dilihat tiga macam kepribadian:

  1. Demetrius Demetrius adalah seorang yang karena nama Tuhan Yesus, melayani berkeliling. Demetrius ini mempunyai kesaksian hidup yang baik, dan hidup dalam kebenaran. Pribadi yang pertama ini, mewakili setiap pelayan/hamba Tuhan yang berkeliling.

  2. Gayus Gayus adalah seorang anggota jemaat yang membuka pintu/rumahnya untuk memberi pertolongan kepada hamba-hamba Tuhan yang singgah di desanya.

  3. Diotrefes Diotrefes adalah seorang yang tidak mau menolong dan menerima hamba Tuhan, karena ia terlalu mementingkan diri sendiri, dan ia mau menjadi seorang yang terkemuka. Ia adalah seorang yang sombong. Ini menandakan keadaan hatinya yang tidak memiliki kasih.

    Pendalaman

    Sebagai anak-anak Allah, siapakah dari ketiga pribadi itu yang hendak saudara teladani?

Pertanyaan-pertanyaan yang Dapat Digunakan untuk Tanya Jawab

  1. Siapakah yang menulis Kitab III Yohanes?
  2. Pelajaran rohani apakah yang saudara terima setelah mempelajari Kitab ini?

Intisari: 3 Yohanes (Pendahuluan Kitab) Bagaimana dapat menjadi yakin SIAPA YANG MENULIS SURAT-SURAT INI?Ketiga surat pendek ini sedikit sekali menginformasikan kepada kita mengenai penulis

Bagaimana dapat menjadi yakin

SIAPA YANG MENULIS SURAT-SURAT INI?
Ketiga surat pendek ini sedikit sekali menginformasikan kepada kita mengenai penulisnya. Yang paling mendekati hanyalah sebutan 'penatua' (2 Yoh. 1; 3 Yoh. 1). Namun demikian, ada hal-hal tertentu yang memberikan beberapa bukti seperti yang pernah terjadi beberapa tahun silam ketika orang-orang Kristen mula-mula menyatakan bahwa ketiga surat itu telah ditulis oleh Rasul Yohanes.

1. Gaya dan buah pikiran dalam ketiga surat itu sama. Siapa pun yang telah menulis surat pertama rupa-rupanya menulis pula kedua surat lainnya. Lebih dari pada itu, kita menemukan kata-kata dan pikiran yang sama seperti dalam Injil Yohanes. Seperti kita lihat, walaupun nama Yohanes tidak disebut, banyak pendapat mengatakan mungkin ia ada di belakang surat-surat tersebut. Dalam I Yohanes penulis menegaskan bahwa ia telah menjadi saksi mata kehidupan Yesus (1 Yoh. 1:1-3).
2. Pula, terdapat juga otoritas yang kuat dan jelas dalam surat-surat itu yang menjadi ciri-ciri para wakil khusus Yesus, yaitu para rasul. Ada cerita dari tradisi lama yang mengatakan bahwa Yohanes menghabiskan hari- hari tuanya di Efesus. Jika hal ini benar, maka surat-surat ini ditulis pada masa itu. Bahkan pada saat itu, ia lebih dikenal sebagai seorang 'penatua' dalam arti 'seorang tua yang dihormati'.

UNTUK SIAPA SURAT-SURAT INI?
Surat pertama tidak tertera alamat yang dituju sama sekali dan tidak ditujukan kepada pihak tertentu. Tampaknya surat ini merupakan surat edaran yang ditulis untuk sejumlah gereja yang sedang menghadapi masalah yang sama. Surat yang kedua ditujukan kepada 'seorang ibu yang terpilih' (2 Yoh. 1), dan pendapat yang paling lazim adalah surat ini diberikan kepada seorang ibu Kristen yang anak-anaknya juga hidup dalam kebenaran (2 Yoh. 4). Namun demikian, beberapa orang berpendapat bahwa ini merupakan cara Yohanes berbicara tentang suatu gereja. Surat ketiga ditujukan kepada seorang teman yang bernama Gayus, seseorang yang sedang melakukan suatu pekerjaan istimewa mengatur dan memelihara para pekerja Kristen (3 Yoh. 5-8).

APA MASALAH YANG DIHADAPI?
Terdapat dua masalah sekaligus. Seperti jemaat Kristen lainnya, mereka diwabahi oleh guru-guru palsu yang menggiring banyak orang ke jalan sesat. Akibatnya, iman Kristen sejati diguncangkan. Bagaimana mereka dapat memastikan bahwa mereka benar-benar Kristen? Bagaimana mereka dapat memberitakan kebenaran dari kesalahan? Rupanya para guru palsu, dan juga seperti yang dilakukan banyak guru lainnya, menolak ajaran para rasul yang menandaskan bahwa Yesus adalah benar-benar Allah dan benar-benar manusia. Masa kini kita terbiasa dengan orang-orang yang mengatakan bahwa Yesus hanyalah manusia biasa. Anehnya, pada masa itu mereka mempertanyakan apakah Ia sungguh-sungguh manusia. Banyak orang sulit untuk mempercayai bahwa Anak Allah dapat benar-benar hidup di antara kita dalam tubuh manusia. Yohanes mengatakan bahwa pada saat Anda mulai merendahkan Yesus dengan cara apa pun juga, Anda akan kehilangan kabar gembira itu sama sekali.

Pesan

Kepastian - dan ujian terhadap ajaran palsu

Kita mempunyai:

1. Injil yang benar dan asli.
o Anak Allah benar-benar telah datang. 1Yo 4:2, 15; 5:1, 6-10
o Mereka yang telah melihat dan mendengar. 1Yo 1:1-4; 4:6
o Menolak Dia, menolak Allah. 1Yo 2:22-24;5:10-12; 2Yoh 9

2. Janji pengampunan Allah.
o Janji ini sangat jelas. 1Yo 1:9; 2:12
o Sebab Yesus telah mati. 1Yo 2:1, 2; 4:10
o Bagaimanapun perasaan kita. 1Yo 3:19-22

3. Cara hidup baru.
o Kuasa untuk memutuskan dosa. 1Yo 3:4-10;5:4
o Dan mengalahkan Setan. 1Yo 2:13, 14; 3:8,9; 4:4
o Melakukan apa yang Allah kehendaki. 1Yo 2:17, 29; 3:3
o Engkau tidak dapat melakukan kedua-duanya. 1Yo 1:6,7; 2:3-6

4. Roh Kudus mendiami kita.
o Pengertian dari Allah sendiri. 1Yo 2:20, 27
o Keyakinan yang sungguh. 1Yo 3:24; 4:13 5:7-10

5. Kasih baru, satu terhadap yang lain.
o Kristen sejati mengasihi sesamanya. 1Yo 3:14, 23, 24; 4:7, 12, 16, 21; 5:1-3
o Mengasihi berarti menyerahkan diri. 1Yo 3:16; 4:9-11
o Jika kita tidak mengasihi. 1Yo 2:9-11; 3:14, 15, 17; 4:8, 20
o Lakukan terus.1Yo 3:11, 18, lihat 2Yohanes 1:5,6

Penerapan

1.Anda dapat memastikan bahwa Anda adalah anak Allah.
Anda dapat mengalami
- persekutuan dengan Dia dan sesama
- sukacita penuh
- doa yang dijawab
- perasaan memiliki yang mendalam

2. Iman yang sejati akan membawa kita kepada suatu kehidupan yang lain.
Ini berarti
- berhenti dari kebiasaan berbuat dosa
- memiliki kasih yang baru untuk orang lain
- siap untuk melakukan kehendak Allah
Jika kita belum memiliki semua itu, apakah kita sudah benar-benar menjadi Kristen?

3.Anda akan menonjol dibandingkan yang lain.
Dunia berada dibawah kuasa Setan
o Anda harus menghindari jalan jalannya
o Setan akan membenci Anda

4.Guru-guru palsu banyak berkeliaran.
o Anda dapat mengenali mereka dari
- apa yang mereka ajarkan
- cara hidup mereka
o Anda mempunyai penangkalnya sebab Anda
- memiliki kebenaran
- dapat menguji kesalahan dengan kebenaran

Tema-tema Kunci

1. Hidup.
Sebagaimana dengan Injil, karunia Allah bagi orang percaya adalah hidup. Lihat 1Yo 1:1, 2; 2:25; 3:14; 4:9; 5:11, 12

2. Terang dan kebenaran.
Kristus datang untuk menunjukkan kepada kita siapa Allah dan jalan jalan-Nya, untuk memberi kita terang (1Yo 1:5-7; 2:8-11). Ini berarti kita mengetahui kebenaran atas banyak haI (1Yo 1:8; 2:21, 27; 5:20 lihat 2Yoh 1, 2, 4; 3 Yoh. 1, 3, 4, 12). Perhatikanlah, kita tidak cukup hanya mengetahui kebenaran, tetapi kita harus melakukannya.

3. Dosa.

Perhatikan bagaimana Yohanes menggambarkan dosa. Dalam pikirannya masalah ini sangatjelas. Lihat 1Yo 1:6, 8-10; 2:1; 3:4-6, 8; 5:16-18

4. Dunia.

Yohanes memakai kata ini lebih dari satu arti. Lihatlah ayat-ayat acuannya (1Yo 2:2, 15-17; 3:13; 4:1, 3-5, 17; 5:4, 5, 19) dan perhatikan terutama hal-hal yang berhubungan dengan dunia yang jahat dan tidak bertuhan, tempat orang Kristen harus hidup.

5. Menetap.

Kata ini yang berarti 'tetap' atau 'tidak kunjung habis', menyatakan hubungan dengan Kristus yang tetap dan terus menerus tidak akan berhenti yang kita miliki sekarang ini dengan Kristus. Lihat 1Yo 2:6, 10, 24, 28; 3:6, 9, 15, 17, 24; 4:12, 13, 15, 16 (lihat 2Yoh 1:2; Yoh 15:1-11).

6. Lahir dari Allah.
Seperti Yesus, Yohanes berbicara tentang 'lahir dari Allah' sebagai awal dari kehidupan Kristen kita. Lihat bagaimana ia menggambarkan hal ini 2:29; ~:1, 2, 9, 10; 4:7; 5:1, 2, 18.

7. Yesus Kristus.

Oleh karena Yesus diserang, Yohanes mengatakan hal-hal yang positif tentang Dia. Pelajari ayat-ayat acuan yang menjelaskan tentang siapa Dia (1Yo 1:1-3; 2:1, 22-24; 1Yo 3:5, 7; 4:2, 3, 9, 14; 5:5, 6, 8) dan apa yang telah dilakukan-Nya untuk kita (1Yo 1:7; 2:2; 3:5, 8; 4:10).

Garis Besar Intisari: 3 Yohanes (Pendahuluan Kitab) III YOHANES [1] 'GAYUS YANG KEKASIH...' 3Yo 1:1-4 [2] ENGKAU MEMPUNYAI REPUTASI BAIK' 3Yo 1:5-8 3Yo 1:5-6Ramah tamah 3Yo 1:7-8Mendukung pe

III YOHANES

[1] 'GAYUS YANG KEKASIH...' 3Yo 1:1-4

[2] ENGKAU MEMPUNYAI REPUTASI BAIK' 3Yo 1:5-8

3Yo 1:5-6Ramah tamah
3Yo 1:7-8Mendukung pelayan-pelayan Allah

[3] 'TIDAK SEMUANYA SEPERTI INI' 3Yo 1:9-10

[4] 'TERUS BERSAMA ALLAH' 3Yo 1:11-12

[5] 'SALAM KEPADA SAHABAT-SAHABAT' 3Yo 1:13-14

Advanced Commentary (Kamus, Lagu-Lagu Himne, Gambar, Ilustrasi Khotbah, Pertanyaan-Pertanyaan, dll)


TIP #34: Tip apa yang ingin Anda lihat di sini? Beritahu kami dengan klik "Laporan Masalah/Saran" di bagian bawah halaman. [SEMUA]
dibuat dalam 0.05 detik
dipersembahkan oleh YLSA